• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL KERJA PRAKTEK DASHBOARD INFORMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PROPOSAL KERJA PRAKTEK DASHBOARD INFORMA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

DASHBOARD INFORMATION SYSTEM

KUALITAS AIR

SUNGAI KOTA YOGYAKARTA BERBASIS

WEBSITE

(Studi Kasus Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta)

Usulan Penelitian untuk Kerja Praktik

Diajukan Oleh:

WAHYU SRI MULYANI (NIM: 3115111328 )

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS BISNIS DAN TEKNOLOGI INFORMASI

(2)

Usulan Penelitian Proyek Kerja Praktik

DASHBOARD INFORMATION SYSTEM

KUALITAS AIR

SUNGAI KOTA YOGYAKARTA BERBASIS

WEBSITE

(Studi Kasus Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta)

Diajukan Oleh :

Wahyu Sri Mulyani (NIM : 3115111328)

Telah Disetujui: Tanggal : ... Februari 2014

Penguji 1

(Umar Zaky, S.Kom)

Penguji 2

(Afwan Anggara, S.Kom)

Mengetahui

Ketua Program Studi Teknik Informatika

(3)

DASHBOARD INFORMATION SYSTEM

KUALITAS AIR

SUNGAI KOTA YOGYAKARTA BERBASIS

WEBSITE

(Studi Kasus Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta)

1. Latar Belakang

Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta merupakan unsur

pendukung tugas kepala daerah bidang lingkungan hidup. Peran penting

Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta adalah peningkatan mutu

lingkungan, dengan pengelolaan dan pengawasan lingkungan daerah

Yogyakarta.

Salah satu tugas Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta

adalah memberikan informasi mengenai kualitas lingkungan hidup berupa

data air sungai, air laut, air sumur, udara, limbah padat, limbah cair, emisi

kendaraan bermotor, sumber pencemaran, dan dokumen izin lingkungan.

Data tersebut diperoleh dari laboratorium lingkungan hidup.

Sistem Informasi yang dimiliki oleh Badan Lingkungan Hidup

Provinsi Yogyakarta pada saat ini adalah berbasis web. Data yang

diperoleh dari laboratorium dapat didownload dari web resmi Badan

Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta dalam bentuk tabel. Akan tetapi

hal tersebut menjadi salah satu masalah, karena kebanyakan masyarakat

tidak dapat membaca hasil laboratorium lingkungan hidup dalam bentuk

tabel. Selain itu Badan Lingkungan Hidup masih memiliki kendala dalam

menyimpulkan data yang ada menjadi sebuah informasi kualitas air sungai

(4)

Badan Lingkungan Hidup Yogyakarta untuk menginformasikan kualitas

lingkungan hidup yang ada di Yogyakarta belum maksimal, sehingga

dibutuhkan suatu Sistem Informasi dengan penyajian dan visualisasi data

yang mudah dipahami. Hal tersebut menjadi salah satu dasar penulis untuk

membuat suatu Sistem Informasi dhasboard mengenai kualitas air sungai

di Kota Yogyakarta.

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah-masalah yang diuraikan dalam latar belakang diatas,

maka didapatkan rumusan masalah sebagai berikut.

1. Bagaimana cara mengelola data kualitas air sungai di Kota Yogyakarta

dalam kurun waktu tertentu menjadi sebuah informasi yang berguna

bagi masyarakat.

2. Bagaimana cara menyampaikan informasi kualitas air sungai di Kota

Yogyakarta ke dalam bentuk visualisasi data yang mudah dipahami

masyarakat.

3. Batasan Masalah

Untuk membatasi masalah yang diangkat, maka penulis memberi batasan

sebagai berikut.

1. Pengukuran kinerja hanya pada bagian kualitas air sungai Kota

(5)

2. Data-data hasil pengujian air yang digunakan hanya pada periode

tertentu, berdasarkan data di Badan Lingkungan Hidup Yogyakarta.

4. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Informasi yang

mudah dipahami oleh masyarakat dengan visualisasi data yang

tersetruktur, jelas, interaktif, atraktif, dan dinamis untuk dipahami oleh

masyarakat. Selain itu Sistem Informasi yang dibangun diharapkan dapat

memberikan informasi secara cepat, dapat membantu identifikasi pola

data, dan dapat membantu pengambilan keputusan secara efektif.

5. Manfaat Penelitian

Penilitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat antara lain bagi:

a. Bagi Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta

1. Memberikan kemudahan bagi petugas untuk memanagement data

kualitas air sungai di Kota Yogyakarta.

2. Memberikan kemudahan bagi petugas untuk memberikan informasi

tentang kualitas air selama beberapa kurun waktu terhadap

masyarakat.

3. Memberikan kemudahan petugas Badan Lingkungan Hidup untuk

mempertimbangkan keputusan yang diambil dengan keadaan

(6)

b. Bagi Masyarakat

Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui

kualitas air sungai di daerah Yogyakarta, untuk selanjutnya dapat

membantu Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta dalam

meningkatkan kualitas air sungai menjadi lebih baik.

6. Tinjauan Pustaka

Penelitian mengenai dashboard dengan bahasa PHP dilakukan oleh

Johan Dwi Utomo Laboratorium SPK ITS Bandung. Hasil dari penelitian

tersebut adalah penggunaan dashboard dalam bagian logistik dapat

membantu mengukur pencapaian tujuan yakni peningkatan pelayanan

Rumah Sakit dan menganalisa wilayah yang perlu diadakan perbaikan.

Penelitian kedua yang penulis gunakan sebagai bahan acuan adalah

pembuatan dashboard berbasis web juga pernah dilakukan oleh Fandi

Cahyo, Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, ITS

Bandung. Hasil dari penelitian tersebut yaitu mengenai pembuatan

dashboard berbasis web sebagai sarana evaluasi diri berkala untuk

persiapan penilaian akreditasi berdasarkan standar badan akreditasi

nasional perguruan tinggi. Tujuan dari pembuatan dashboard tersebut

adalah membantu pengambilan keputusan yang dilakukan oleh stakholder

yang ada di lingkup program studi sarjana sebelum pelaksanaan penilaian

akreditasi dimulai. Penelitian tersebut didesain menggunakan Microsoft

(7)

Perancangan digital dashboard system untuk menyajikan sensitivity

analysis kinerja keuangan perusahaan juga dilakukan oleh William

Suhaidir dan Dana Indra Sensuse, Fakultas Ilmu Komputer Universitas

Indonesia. Penelitian tersebut membahas tentang perancangan Digital

Dashboard System dan pengambilan keputusan yang dilakukan pada

sebuah PT. Digital Dashboard dirancang untuk dapat menyajikan

sensitivity analysis kinerja keuangan rugi-laba rugi-laba PT tersebut. Pada

penelitian ini, proses perancangan Digital Dashboard dimulai dari

identifikasi variabel, identifikasi userrequirement, perancangan

userinterface hingga proses pengujian. Hasil penelitian ini menunjukan

bahwa Digital Dashboard yang baik harus dapat merepresentasikan data

yang padat dengan tampilan yang efisien, menarik dan mudah untuk

dimengerti. Penelitian ini juga menyatakan bahwa Digital Dashboard

yang baik dapat meningkatkan efektifitas eksekutif perusahaan dalam

proses pengambilan keputusan. Pembuatan Digital Dashboard tersebut

menggunakan beberapa konsep yang saling berkaitan antara lain Executive

Information Management, Decision Support System, Sensitivity Analysis,

Human Computer Interaction,dan Digital Dashboard.

Penelitian yang penulis lakukan mengenai pembuatan dashboard di

Badan Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta memiliki konsep yang

sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Johan Dwi Utomo

Laboratorium ITS SPK Bandung. Perbedaan dengan penelitian Fandi

(8)

yaitu menggunkan Java Server Pages dan didesain dengan Microsoft

Excle. Sedangkan perbedaan penelitian yang dilakukan oleh William

Suhaidir dan Dana Indra Sensuse, Fakultas Ilmu Komputer Universitas

Indonesia adalah pada sistem pengambilan keputusan menggunakan

Decision Support System, tampilan berupa desktop, analisis hasil

keputusan menggunakan Sensitivity Analysis, dan informasi kinerja

organisasi menggunakan Executive Information Management.Saran untuk

penelitian selanjutnya dari penelitian ini adalah penggunaan metode sistem

pengambil keputusan yang lebih efisien untuk menghasilkan informasi

kualitas air sungai yang lebih akurat dan tepat.

7. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem ini antara lain

meliputi proses-proses sebagai berikut:

a. Metode Pengumpulan Data

1. Observasi

Observasi dilakukan untuk memperoleh data mengenai

sistem yang digunakan oleh Badan Lingkungan Hidup Provinsi

Yogyakarta dan kendala yang dihadapinya dengan mengamati

secara langsung sistem yang digunakan.

2. Wawancara

Wawancara dilakukan di Badan Lingkungan Hidup

(9)

Iwan. Tujuan dari wawancara adalah mengetahui

kebutuhan-kebutuhan sistem informasi yang akan dibangun.

3. Studi Literatur

Studi literatur dilakukan untuk mendalami materi dan

mempelajari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya terkait

pengembangan sistem informasi menggunakan dhasboard.

b. Analisis dan Perancangan

Tahap analisis sistem dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan

sistem dan fitur yang dibutuhkan dalam sistem informasi yang akan

dibuat. Setelah dilakukan analisis, selanjutnya adalah melakukan

perancangan/desain sistem. Tahap perancangan/desain sistem

merupakan pemodelan kinerja sistem dengan menyatukan komponen

yang dibutuhkan dalam sistem sehingga terbentuk secara utuh untuk

memperjelas bentuk sistem informasi yang akan dibangun. Proses

yang terdapat didalamnya adalah pembuatan Data Flow Diagram,

Entity Relationsihp Diagram, Table RelationshipDiagram, dan Design

Interface.

c. Impelentasi Sistem

Tahap impelemtasi yaitu tahap pengkodean yang dilakukan oleh

peneliti dengan menggunkan bahasa pemograman PHP dan database

(10)

dari user apakah penelitian yang penuis lakukan sudah dapat

menyelesaikan masalah yang ada, maka dilakukan tahap pengujian.

8. Jadwal Penelitian

Proses yang ada pada tahap metodologi, selanjutnya dibuat sebuah

penjadwalan. Jadwal pembuatan Dashboard Information System Kualitas

Air Sungai Kota Yogyakarta adalah sebagai berikut.

NO KEGIATAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Observasi

2 Wawancara

3 Studi Literatur

4 Analisis dan

Perancangan Sistem

5 Implementasi Sistem

6 Pengujian

(11)

9. Daftar Pustaka

Cahyo Saputro Fandi, Anggraeni Wiwik, Mukholason, Sistem Informasi Institur Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), September 2012,

Pembuatan Dashboard Berbasis Web Sebagai Sarana Evaluasi Diri

Berkala untuk Persiapan Penilaian Akreditasi Berdasarkan Standar

Badan Akrediatsi Nasional Perguruan Tinggi. Jurnal Teknik ITS Vol 1.

Dwi Utomo Johansyah, Laboratorium Sistem Pendukung Keputusan, Institur Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Pembuatan Dashboard untuk Mengukur Kinerja Managemen Persediaan Studi Kasus Di

Rumah Sakit.

Suhaidir William dan Dana Indra Sensuse, Fakultas Ilmu Komputer,Universitas Indonesia. Perancangan Digital Dashboard System untuk Menyajikan Sensitivity Anlysis Kinerja Keuangan

Perusahaan. Jurnal Of Information System, Volume 6, Issue 2, Oktober 2010.

Referensi

Dokumen terkait

Praktek Kerja Lapangan (PKL) akan menambah kemampuan untuk mengamati, mengkaji serta menilai antara teori dengan kenyataan yang terjadi dilapangan yang pada akhirnya dapat

Tuliskan tinjauan pustaka dari topik tugas akhir. Tinjauan pustaka berisikan penjelasan dari metode/sistem yang dikaji, cara menyelesaikan persoalan, dan teknik yang digunakan. Setiap

Oleh karena itu dalam proposal ini, kami ingin mengajukan judul untuk pembuatan Sistem Informasi Penggunaan dan Perawatan Mobil Dinas Bank Indonesia.. Diharapkan, dengan

Tuliskan tinjauan pustaka dari topik tugas akhir. Tinjauan pustaka berisikan penjelasan dari metode/sistem yang dikaji, cara menyelesaikan persoalan, dan teknik yang digunakan. Setiap

GRATI – Bertepatan dengan acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2016 yang digelar oleh Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur pada hari kamis

Implikasi yang timbul terhadap target capaian program renstra SKPD Dari program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Banten

Berdasarkan analisis dan pengembangan sistem yang telah dilakukan oleh penulis pada Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sum – Sel selama ini, maka penulis dapat

Kerja Praktek adalah kegiatan yang umum dilakukan oleh mahasiswa di beberapa program studi di perguruan tinggi. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, serta memperkaya pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya. Selain itu, kerja praktek juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di kelas ke dalam dunia kerja yang sebenarnya. Mahasiswa dapat mengalami dan mempelajari secara langsung tentang tantangan, tuntutan, serta dinamika dari lingkungan kerja yang sesungguhnya. Hal ini dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus dari perguruan