Regresi &
Interpolasi
Regresi &
Interpolasi
Mata Kuliah Matematika Geodesi S1 Departemen Teknik Geomatika
Ladyana Septyadewi 03311640000006
Friska Margaretta Tobing
03311640000025
As Team Leader
Arik Yumna Pratiwi 03311640000012
Ahmad Saifudin 03311640000046
Meet Our Team
Abdul Hafidh Hidayatulloh 03311640000022 Nugraheni Dewi
Mustikawati
03311640000002
Markus Juliano Sinaga 03311640000043 Ananda Ayu Febri
Anggreyni
-Anonymous-1
4
2
3
Regresi
Linear
Regresi
Non-Linear
Pengertia
n
Interpolas
i
Apa itu
Regresi Linear
•
Regresi
merupakan alat ukur
yang digunakan untuk
mengetahui ada tidaknya korelasi
antar variabel.
•
Regresi linier
adalah regresi
yang variabel bebasnya (variabel
X) berpangkat paling tinggi satu.
Untuk regresi sederhana, yaitu
regresi linier yg hanya
Tujuan Regresi
Linear?
Tujuan Regresi
Linear?
untuk melakukan prediksi
yang sangat bergantung
pada kemampuan dalam
menempatkan garis
‘best-fitting’ yaitu garis
dua regresi pada dua set
data yang berkolerasi.
Analisis regresi lebih akurat dalam analisis korelasi karena tingkat
perubahan suatu variabel terhadap variabel lainnya dapat ditentukan).
:
nilai prediksi dari variabel dependen
variable independen
perpotongan garis regresi dengan sumbu y
(\y-intercept")
gradien (kemiringan) dari garis regresi
Persamaan Regresi
Linear
Mencari nilai a dan b
X Y X2 Y2 XY
Contoh Soal 1
Berikut ini data mengenai pengalaman kerja dan
penjualan
X=pengalaman kerja (tahun) Y=omzet penjualan (ribuan)
• Tentukan nilai a dan b dengan menggunakan ketiga cara!
• Buatkan persamaan
regresinya!
• Berapa omzet pengjualan dari seorang karyawan yg pengalaman kerjanya 3,5 tahun
X 2 3 2 5 6 1 4 1
Y 5 8 8 7 11 3 10 4
X Y X2 Y2 XY
Contoh Soal 1
Berikut ini data mengenai pengalaman kerja dan
penjualan
X=pengalaman kerja (tahun) Y=omzet penjualan (ribuan)
• Tentukan nilai a dan b dengan menggunakan ketiga cara!
• Buatkan persamaan
regresinya!
• Berapa omzet pengjualan dari seorang karyawan yg pengalaman kerjanya 3,5 tahun
X 2 3 2 5 6 1 4 1
Y 5 8 8 7 11 3 10 4
Penyelesaian Cara 2
Pendekatan Matriks
Contoh Soal 1
Berikut ini data mengenai pengalaman kerja dan
penjualan
X=pengalaman kerja (tahun) Y=omzet penjualan (ribuan)
• Tentukan nilai a dan b dengan menggunakan ketiga cara!
• Buatkan persamaan
regresinya!
• Berapa omzet pengjualan dari seorang karyawan yg pengalaman kerjanya 3,5 tahun
X 2 3 2 5 6 1 4 1
Y 5 8 8 7 11 3 10 4
Penyelesaian Cara 3
• Dari ketiga cara pengerjaan tersebut diperoleh nilai a = 3,25 dan nilai b = 1,25
• Persamaan regresi linearnya Y=3,25+1,25X • Nilai duga Y, jika X=3,5 adalah
Y=3,25+1,25X
Y=3,25+1,25(3,5) =7,625
Koefisien Determinasi
(R
2)
• Nilai determinasi (R2) sebesar
0,6696, artinya sumbangan atau pengaruh pegalaman
• Kerja terhadap naik turunnya omzet
penjualan adalah sebesar 66,96%. Sisanya 33,04%
• Disebabkan oleh faktor lain yang
Standar Deviasi
S
y/x
= S
xy= S
Jika semua titik observasi berada tepat pada garis regresi, standar deviasinya sama dengan nol. Menunjukkan pencaran data.
Selisih taksir standar berguna mengetahui batasan seberapa jauh
melesetnya perkiraan dalam meramal data.
S
x/y= S
yx= S
atau
Keterangan :
Sy/x = Sx/y = Selisih taksir standar Y=X = nilai variabel sebenarnya Y’=X’ = nilai variabel yang
diperkirakan
n = jumlah frekuensi
Selisih Taksir Standar
Angka indeks yang digunakan untuk
mengukur ketepatan suatu penduga atau mengukur jumlah variasi titik-titik
X Y X2 Y2 XY Y’
Y-Contoh Soal 2
Berikut hubungan antara variable X dan variable Y:
a) Buatkan persamaan regresinya
b) Tentukan nilai duga Y, bila X=8
c) Tentukan selisish taksis standarnya
X 1 2 3 4 5 6
Y 6 4 3 5 4 2
Penyelesaian
a) Persamaan garis regresi
b) Nilai duga Y, jika X=8
A. Menentukan persamaan regresinya
Langkah 1 :
Menentukan variable X dan
variable Y. Dalam soal ini variable biaya periklanan merupakan
variable X dan tingkat penjualan merupakan variable Y.
Langkah 2 :
Membuat table regresi sederhana
Jawaban :
Latihan Soal 1
Diketahui suatu penelitian terhadap hubungan antara nilai biaya periklanan
dengan tingkat penjualan dari sebuah koperasi
adalah sebagai berikut (dalam ribuan rupiah)Biaya
periklanan PenjualanTingkat
50 40
51 46
52 44
53 55
54 49
a. Tentukan persamaan regresinya
b. Tentukan koefisien korelasi dan koefisien determinasinya?
c. Hitunglah besarnya kesalahan standar estimasi!
Langkah 3 :
Menentukan koefisien a dan koefisien b
Langkah 4:
Menentukan
persamaan regresi linier sederhana
Maka persamaan
regresi dalam soal ini adalah :
Periklana n (X)
Tkt. Penjualan (
Y) X
2 Y2 (XY)
50 40 2500 1600 2000 51 46 2601 2116 2346 52 44 2704 1936 2288 53 55 2809 3025 2915 54 49 2916 2401 2646
A. HJ B. GHN
C. Menentukan besarnya kesalahan standar estimasi Se = ∑Y2 – a ∑Y – b ∑XY) n-2
Se= √( 11078 - (-93,6) (234) – (2,7) (1915)) 5 -2 Se= 4,24
B. Menentukan besarnya koefisien korelasi dan koefisien determinasi Koefisien korelasi :
r = n (∑XY) – (∑X) (∑Y)
[ n (∑X2) – (∑X2)]1/2 [ n (∑Y2) – (∑Y)2]1/2
r = 5(12195) – (260) (234)
[ 5 (13530) – (260)2] 1/2 [ 5 (11078) – (234)2]1/2
Penyelesaian
Konvarians:
X-varians :
Gradien :
b = = = 0,476
Perpotongan dengan y (y-intercept) = 113,36-(0,476x21,6)=1,088
Sehingga diperoleh persamaan regresi: Y=1,088+0,476x
Latihan Soal 2
Hitung regresi linier untuk data panjang aliran sungai (s) vs luas basin (y) dari Kalimantan berikut. Berapa luas basin apabila panjang aliran sungainya 14 km?
S
216 113,
Penyelesaian
Menentukan persamaan Y' = a + bX + e
konstanta a dan koefisien b, kita ikuti langkah sebagai berikut :
Jawaban :
Latihan Soal 3
Sebuah penelitian terhadap pohon Mahoni, dimana akan diteliti apakah ada hubungan antara tinggi pohon dengan
diameter batang pohon, dengan artian apakah ada pengaruh
diameter batang pohon
terhadap tinggi pohon tersebut.Tinggi Pohon (y) Diameter Batang (x)
35 8
Maka dIperoleh :
Persamaan regresi diperoleh :
Y' = -1,3147 + 4,5413X + e
r = 0,886 bernilai positif dan kuat
artinya terdapat hubungan atau korelasi yang kuat antara tinggi pohon mahoni dengan diameter batang pohon mahoni. Semakin besar diameter batang pohon mahoni maka semakin tinggi batang pohon mahoni.
R2 = 0,8862 = 0,785
artinya sekitar 78,5% variasi dari variabel diameter batang pohon mahoni dapat menjelaskan
variasi dari variabel tinggi pohon mahoni.
(cukup tinggi)
Pengujian Koefisien Regresi :
> Hipotesis Uji
Ho : b = 0 Ha : b ≠ 0
> Taraf Signifikansi
Pilih nilai signifikansi a = 5%
> Daerah Kritis
dengan nilai a = 5% dan derajat bebas n-2=8-2=6, maka diperoleh nilai t-tabel pada 5%/2 = 2,5% yaitu 2,447.
Statistik Uji
> Keputusan
nilai t-hitung = 4,6805 > t-tabel = 2,447 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
> Kesimpulan
Dengan tingkat signifikansi 5% cukup menjelaskan bahwa ada pengaruh diameter batang pohon mahoni terhadap tinggi pohon mahoni.
Apa itu
• Regresi Non-Linear adalah metode untuk mendapatkan model linear yang
menyatakan hubungan variable dependen (Y) dan independen (X).
• Tidak seperti regresi linear yang dibatasi oleh waktu menaksir/meramal, regresi non-linear dapat
mengestimasi model
hubungan variable dependen dan independan dalam
bentuk non linear dengan keakuratan yang lebih baik.
Regresi
Non-Linear
Macam-Macam
Regresi
Non-Linear:
Model Polinom
Model Eksponen
Model Geometris
Model Logistik
5
Model Polinom
1
dimana ci adalah konstanta (bil. bulat positif)
Polinom Derajat 2 (Kuadratik)
Polinom Derajat 2 (Kuadratik)
Untuk polinom derajat dua, k=2 mempunyai model kuadratik (parabola), dengan bentuk umum:
Dalam model statistis parabola ditulis:
= Peubah Statis
= Koefisien regresi/pramaeter yang tidak diketahui
= Rerata Y dan X
Jadi, taksiran untuk model parabola kuadratik dapat ditulis dengan;
dengan koefisien dan ditentukan berdasarkan data hasil pengamatan. Jika menyatakan data hasil pengamatan data hasil pengamatan dalam sebuah sampel berukuran n, metode kuadratik terkecil memberikan nilai-nilai dan dengan cara menyelesaikan persamaan normal berikut
Model Polinom
1
Polinom Derajat 3 (Kubik)
Polinom Derajat 3 (Kubik)
Persamaan Umum:
dengan koefisien a, b, c dan d dihitung dari data hasil pengamatan.
Persamaan-persamaan di atas dapat diselesaikan secara serentak dengan menggunakan metode eliminasi, juga dengan metode Cramer.
Model eksponen adalah salah satu model yang juga banyak digunakan apabila situasi tidak memungkinkan model linear atau polinom.
Model Eksponen
Model Eksponen
2
Persamaan Umum:
Model tersebut dapat dikembalikan kepada model linear apabila diambil logaritmanya.
Dalam logaritma menjadi:
Apabila diambil , maka
Sama halnya dengan model
eksponen, model geometri juga dapat dikembalikan kepada model linear
Model Geometri
Model Geometri
3
Persamaan Umum:
Jika dikembalikan dalam logaritma menjadi:
Koefisien a dan b dapat dicari dengan:
Untuk , persamaan diatas dapat ditulis sebagai
Model Logistik
Model Logistik
4
Bentuk paling sederhana model logistic dapat ditaksir oleh
Jika diambil logaritmanya, maka didapat:
Koefisien a dan b dapat dicari dengan:
Untuk , persamaan diatas dapat ditulis sebagai
Model Hiperbola
Model Hiperbola
5
Bentuk paling sederhana model logistic dapat ditaksir
yang ternyata merupakan bentuk linier dalam variable-variabel X dan
Penyelesaian
Pertama-tama kita perhatikan nilai-nilai yang perlu untuk menghitung a dan b pada model ini.
Contoh Soal 1
Diketahui data model geometric. Tentukan model regresi
geometriknya!X Y
20 150
35 126
60 105
100 100
150 92
300 97
500 97
800 62
1200 58
1300 40
1500 38
1600 35
X Y log X log Y log X log Y log2 X
20 150 1.301029996 2.176091259 2.831160001 1.69267905
35 126 1.544068044 2.096910013 3.237771743 2.384146126
60 105 1.77815125 2.021189299 3.593980279 3.161821869
100 100 2 2 4 4
150 92 2.176091259 1.963787827 4.273381526 4.735373168
300 97 2.477121255 1.986771734 4.921474491 6.136129711
500 97 2.698970004 1.986771734 5.362237316 7.284439084
800 62 2.903089987 1.792391689 5.203474367 8.427931473
1200 58 3.079181246 1.763427994 5.429914407 9.481357146
1300 40 3.113943352 1.602059991 4.98872406 9.696643201
1500 38 3.176091259 1.579783597 5.017536872 10.08755569
1600 35 3.204119983 1.544068044 4.947379275 10.26638486
Contoh Soal 1
Dari hitungan dalam table didapatkan:
Contoh Soal 2
Seorang peneliti ingin mengetahui hubungan antara dosis obat
tertentu (X) dengan kadar Creatinin Ginjal (Y) kelinci percobaan, dari hasil peneitiannya diperoleh hasil pada table disamping!
Tentukan model regresi polinom berderajat dua!
No Dosis Obat (X)
Kadar Kreatin (Y)
1 1 10
64 199 356 2278 15704 803 4055
No Dosis Obat
64 199 356 2278 15704 803 4055
Penyelesaian
Dari table kita dapat persamaan normal:
Setelah persamaan simultan ini diselesaikan, diperoleh
, , dan
Jadi, persamaan regresi parabola dapat ditulis:
64 199 356 2278 15704 803 4055
No X Y X2 X3 X4 XY X2Y
Latihan Soal 1
Diketahui data penjualan suatu produk dari mulai diproduksi
sampai produk tersebut berumur 24 bulan (2 tahun) serta
keuntungannya ditunjukkan oleh table disamping.
Bulan
10 15510
11 26500
12 40350
13 77510
14 111950
15 165300
16 311600
17 627480
18 804250
19 1540980 20 2314250 21 3923250 22 6010500 23 12334230 24 15975210 300 44303145
Tentukan
Latihan Soal 2
Kedai Burger Enak pada hari pertama pembukaan memiliki jumlah pengunjung yang
berbeda pada setiap
menitnya. Pada menit-menit pertama pembukaan,
terdapat banyak pengunjung yang tertarik untuk melihat-lihat dan membeli di toko tersebut. Data pengunjung diberikan sebagai berikut:
X = menit setelah toko dibuka Y = jumlah pengunjung took
Menit
(X) Pengunjung (Y)
5 150
Tentukan
persamaan regresi Model Geometrik dari data pada latihan soal 2!
Latihan Soal 3
IN
T
E
R
P
O
L
A
S
I
Apa itu
Interpolasi
?
?
Interpolasi
adalah perkiraan suatu nilai tengah dari satu set nilai yang diketahui. Interpolasi dalam arti luas merupakan upaya mendefinisikansuatu fungsi dekatan suatu fungsi analitik yang tidak diketahui atau pengganti fungsi yang tak mungkin diperoleh persamaan analitiknya.
Seorang mahasiswa diminta untuk melakukan eksperimen di Lab Sensor dan Telekontrol untuk mengukur tegangan keluaran sensor PIR (passive infrared) yang dapat
digunakan untuk mendeteksi orang dengan jarak tertentu. Hasilnya berupa tabel dan grafik berikut ini.
Jar
Jarak/d (m) V
Si mahasiswa kebingungan karena dia tidak mengukur tegangan keluaran pada jarak yang diminta dosennya tersebut. Dia juga tidak bisa lagi melakukan eksperimen karena semua alat yang digunakan sudah dikembalikan.
Dalam kasus ini, kita dapat melakukan 2 cara untuk memperoleh data yang tidak terdapat dalam himpunan data diskrit yang ada, yaitu dengan membuat kurva yang mencakup titik yang hendak dicari.
"kalau jarak obyeknya adalah
Interpolasi
Interpolasi
Regresi
Regresi
kurva yang terjadi dipaksakan untuk melewati
titik-titik data yang tersedia bentuk kurvanya mengikuti fungsi tertentu yang belum tentu melewati titik-titik data yang tersedia
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Jarak/d (m) V
Pengantar
Umumnya data
engineering
banyak
yang berupa tabulasi
,
dikarenakan
pada kenyataannya data yang bisa
diperoleh adalah bersifat
diskrit
atau
juga karena
keterbatasan dalam
pengukuran
sehingga hanya
sebagian data yang dapat
disimpan/dicatat.
X Y0.2 10.1
0.3 12.5
0.4 14.2
0.5 17.8
0.6 19.3
Contoh Berupa Tabulasi
Beberapa cara dalam
meng
interpretasi
kan
manipulasi data
diskrit
:
1
Numerical Interpolation Curve Fitting
Numerical
Differentiation
Interpolasi
Interpolasi
: Metode yang digunakan
untuk menaksir harga (-harga) yang
terletak
diantara titik-titik data
dalam table yang terbebas dari
kesalahan
Untuk (
n
+1) titik data,
ada satu
dan hanya satu polinom
yang
melewati semua titik data (derajat
polinom
n
atau kurang dari
n
).
linear
kuadratik
kubik
Interpolasi berbeda dengan
ekstrapolasi, namun keduanya sama-sama digunakan untuk menaksir.
Interpolasi berbeda dengan
x1 xi x2 x3
y1
yi
y2 y3
x1 x2 x3 x
e
y
1
y
e
y
2
y
3
Interpolasi
Interpolasi
Ekstrapolasi
Ekstrapolasi
Xi terletak diantara simpul-simpul yang ada
Xe tidak terletak diantara simpul-simpul yang ada atau berada di luar simpul.
IN
T
E
R
P
O
LA
S
I
LI
N
E
A
R
Linear?
Apa
itu
?
?
Menentukan titik-titik antara dari 2 buah titik dengan menggunakan garis lurus.
Menentukan titik-titik antara dari 2 buah titik dengan menggunakan garis lurus.
Interpolasi Linear
(x-x
1) + y
2
Persamaan garis lurus yang melalui
2 titik P1(x1,y1) dan P2(x2,y2) dapat dituliskan dengan:
Persamaan Interpolasi Linear
Algoritma Interpolasi Linear
Menentukan dua titik P1 & P2
dengan koordinatnya (x1, y1) dan (x2, y2)
Menentukan nilai x dari titik yang
akan dicari
Menghitung nilai y
dengan:
(
x – x
1) +
y
2
1
Menampilkan
nilai titik yang baru Q(x,y)
2
Interpolasi Linear
Interpolasi Linear merupakan interpolasi dua buah titik
dengan sebuah garis lurus.
Misal diberikan dua buah titik, (x0, y0) dan (x1, y1).
Polinom yang menginterpolasi kedua titik itu adalah
persamaan garis lurus yang berbentuk:
P(x) = a
0+ a
1x
Koefisien a0 dan a1 dicari dengan proses subsitusi dan eliminasi. Dengan mensubstitusikan (x0, y0) dan (x1, y1) ke dalam persamaan
. . . (1) . . . (2)
Kemudian, eliminasi kedua persamaan tersebut:
Substitusikan nilai a1 ke dalam persamaan 1
Dengan melakukan manipulasi aljabar untuk menentukan nilai p1(x) dapat dilakukan sbb:
Diketahui:
Ditanya: Prediksi jumlah penduduk Purworejo tahun 1995.
Ingat:
Misalkan x=1995
196.800
Jadi, diperkirakan jumlah penduduk Purworejo pada tahun 1995 adalah 196.800 orang
Contoh Soal 1
Perkirakan atau prediksi
jumlah penduduk Purworejo pada tahun 1995
berdasarkan data tabulasi berikut:
Tahun Jumlah
Penduduk
1990 187.900
Diketahui:
2.2513
Ditanya: tentukan nilai ln(9.2) sampai 5 angka bena kemudian dibandingkan dengan nilai sejati ln(9.2)=2.2192
Ingat:
2.21884
Galat = nilai sejati ln(9.2) – nilai ln(9.2) interpolasi linear
Galat = 2.2192 – 2.21884 = 3,6 x 10-4
Contoh Soal 2
Dari data:
ln(9.0) = 2.1972, ln(9.5) = 2.2513,
Tentukan ln(9.2) dengan interpolasi linier sampai 4 desimal.
Bandingkan hasil yang
Diketahui: x = 45
Ditanya: Perkiraan jarak henti kecepatan 45 mil/jam.
Ingat:
Jadi, Jarak henti yang dibutuhkan kendaraan yang melaju dengan kecepatan 45 mil/jam adalah 77.5 feet.
Contoh Soal 3
Jarak yang dibutuhkan sebuah kendaraan untuk berhenti
adalah fungsi kecepatan. Data percobaan berikut ini
menunjukkan hubungan antara kecepatan dan jarak yang
dibutuhkan untuk
menghentikan kendaraan.Kecepatan (mil/jam
Perkirakan jarak henti yang dibutuhkan bagi sebuah
0 5 10 15 20 25 30 35 t (sekon)
v
Latihan soal
1
The upward velocity of a rocket is given as a function of time in Table 1.
Find the velocity at t=16 seconds using linear interpolation.
T (s) V[t] (m/s)
0 0