• Tidak ada hasil yang ditemukan

makalah ivan romianda kelompok pengelola

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "makalah ivan romianda kelompok pengelola"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS INOVASI DAN

PENGELOLAAN PENDIDIKAN

DISUSUN SEBAGAI MAKALAH MATA KULIAH INOVASI DAN

PENGELOLAAN PENDIDIKAN SEMESTER 2 PROGRAM STUDIMAGISTER

ADMINISTRASI PENDIDIKAN

FKIP UNIB TAHUN2016

DI SUSUN OLEH

1.

NAMA: MISNUR AGUSTINA

NIM : A2KO15038

2.

NAMA: SARJONO

NIM : A2KO15038

3.

NAMA: IVAN ROMIANDA

NIM : A2KO15031

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa penyusun panjatkan kehadirat Allah ST, atas limpahan rahmat, taufik serta hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas dengan judul “ Upaya peningkatan kualitas pelayanan siswa melalui guru asuh di SMA Negeri 3 Kota Bengkulu “

Tugas ini disusun dalam rangka memenuhi sebagian syarat menempuh Mata Kuliah Inovasi dan Pengelolaan Pendidikan Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu Tahun Akademik 2016/2017

Pengelolaan peserta didik termasuk salah satu substansi pengelolaan pendidikan yang

menduduki posisi strategis karena merupakan pusat layanan pendidikan.

Berbagai macam kegiatan baik yang berada didalam maupun diluar latar institusi persekolahan tertuju kepada peserta didik.Semua kegiatan pendidikan yaitu yang berkenaan dengan manajemen akademik, layanan pendukung akademik, sumberdaya manusia, sumber daya keuangan, sarana prasarana dan hubungan sekolah dengan masyarakat senantiasa diupayakan agar menjadi layanan pendidikan yang andal bagi peserta didik.

Penyusun menyadari baha dalam penyusunan tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penyusun mengharapkan kritik dan saran guna lebih menyempurnakan tugas ini ke depan. Semoga tugas ini menghasilkan nilai tambah pengetahuan bagi kita semua.

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Tujuan ... 1

C. Hasil yang Diharapkan ... 2

D. Metode Penulisan……… 2

BAB IIPELAKSANAAN A. Pengertian ... 3

B. Tujuan pelaksanaan ... 3

C. Fungsi Guru Asuh ... ………... 3

D. Wewenang Guru Asuh... 4

BAB IIIPENUTUP A. Kesimpulan ... 8

B. Saran ………. ... 8

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalahseperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagaipedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapaitujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan,isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Pengelolaan peserta didik termasuk salah satu substansi pengelolaan pendidikan yang menduduki posisi strategis karena merupakan pusat layanan pendidikan.

Berbagai macam kegiatan baik yang berada didalam maupun diluar latar institusi persekolahan tertuju kepada peserta didik.Semua kegiatan pendidikan yaitu yang berkenaan dengan manajemen akademik, layanan pendukung akademik, sumberdaya manusia, sumber daya keuangan, sarana prasarana dan hubungan sekolah dengan masyarakat senantiasa diupayakan agar menjadi layanan pendidikan yang andal bagi peserta didik.

Pengelolaan peserta didik adalah suatu pengaturan terhadap peserta didik di sekolah sejak peserta didik masuk sampai dengan peserta didik lulus, bahkan setelah menjadi alumni di sekolah.

(5)

Dalam rangka membantu peserta didik (siswa) menyelesaikan studinya di sekolah, maka sekolah diharapkan dapat menyediakan pembimbing akademik maupun non akademik yang berkaitan dengan permasalahan siswa didik baik wali kelas, guru BK maupun guru asuh yang di tunjuk untuk membimbing siswa secara individual selama studi nya. Guru Asuh adalah guru mata pelajaran yang ditunjuk dan diserahi tugas membimbing sekelompok siswa yang bertujuan untuk membantu siswa menyelesaikan studinya sesuai dengan kondisi dan potensi individual siswa.

Selama ini wali kelas dan Guru BK di banyak sekolah hanya sebatas pembimbingan siswa kelompok banyak ( 30-40) siswa sehingga pertemuan antara siswa dengan wali kelas atau guru BK masih rendah dan efektifitas peran serta fungsinya menjadi tidak optimal.

B. RUMUSAN MASALAH

Rumusan masalah dalam penulisan ini sebagai berikut :

1. Apatujuan di bentuk nya guru asuh bagi siswa di sekolah

2. Apafungsi guru asuh sebagai Pembimbing Akademik dan Non Akademik? 3. Bagaimana wewenang dan kewajiban guru asuh ?

4. Apakah indikator keberhasilan program guru asuh di sekolah?

C. HASIL YANG DIHARAPKAN

Dengan adanya program guru asuh ini ada beberapa hasil yang diharapkan dari keterlaksanaan program yaitu :

1. Kurang nya siswa yang mengalami masalah atau kendala yang berarti selama studi yang dapat menghambat siswa dalam menyelesaikan studi nya di sekolah.

(6)

4. Berhasilnya siswa yang menjadi anak asuh nya dalam mencapai cita-cita nya 5. Keberlanjutan program di tahun pelajaran berikut nya

D. METODE PENULISAN

(7)

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengartian Guru Asuh

Pengelolaan peserta didik atau siswa termasuk salah satu subtansi pengelolaan pendidikan dan menduduki posisi strategis karena merupakan pusat layanan pendidikan.

Ada bermacam kegiatan baik yang berada didalam maupun diluar institusi persekolahan yang tertuju kepada peserta didik.Semua kegiatan kependidikan yaitu berkenaan dengan manajemen akademik, layanan pendukung akademik, sumber daya manusia, sumber daya keuangan, sarana prasarana dan hubungan sekolah dengan masyarakat, senantiasa diupayakan agar menjadi layanan pendidikan yang andal bagi peserta didik.

Selama ini wali kelas dan Guru BK di banyak sekolah hanya sebatas pembimbingan siswa kelompok banyak ( 30-40) siswa sehingga pertemuan antara siswa dengan wali kelas atau guru BK masih rendah dan efektifitas peran serta fungsinya menjadi tidak optimal.

Dalam rangka membantu peserta didik (siswa) menyelesaikan studinya di sekolah, maka sekolah diharapkan dapat menyediakan pembimbing akademik maupun non akademik yang berkaitan dengan permasalahan siswa didik baik wali kelas, guru BK maupun guru asuh yang di tunjuk untuk membimbing siswa secara individual selama studi nya.

Guru asuh adalah salah satu guru mata pelajaran yang ditunjuk dan di serahi tugas yang di

SK-kan oleh Kepala Sekolah mendampingi Wali kelas Dan Guru BK dalam rangka membantu dan

membimbing siswa asuhan nya menghadapi permasalahan akademik dan non akademik , juga untuk

membantu siswa agar dapat menyelesaikan studinya secara baik sesuai dengan kondisi dan potensi

(8)

B. Tujuan Pelayanan Pembimbingan Guru asuh

Bantuan yg diberikan oleh para guru asuh kepada individu-individu siswa asuhan nya dimaksudkan agar siswa dapat mengembangkan pandangan, mengambil keputusan & menanggulangi konsekuensinya sendiri dalam menyelesaikan studinya di sekolah.

Dalam hal ini guru asuh memegang peranan yang cukup penting dalam mengembangkan bakat, minat , krativitas dan kemampuan siswa yakni potensi besar yang harus difasilitasi dengan baik oleh sekolah.

Bakat siswa adalah potensi dasar yang dibawa siswa sejak lahir, minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu sedangkan kreativitas adalah kesanggupan siswa untuk mencipta dan kemampuan adalah kesanggupan siswa untuk melakukan sesuatu.Hal ini harus dapat dikelola dan dibina dengan baik oleh guru asuh dalam kelompok kecil anak asuhnya agar siswa tersebut dapat berkembang dengan optimal.

Ada beberapa tujuan di bentuk nya guru asuh ini antara lain :

1 Memahami kemampuan potensial yang dimiliki siswa asuhannya serta memanfaatkan potensi itu sebaik-baiknya dalam mengikuti dan menyelesaikan studinya.

2 Memahami kendala dan kesulitan yang dihadapi siswa asuhan nya dan mampu memecahkan atau mengatasinya secara tepat hingga kendala dan kesulitan itu tidak menjadi hambatan bagi siswa mengikuti dan menyelesaikan studinya.

3 Memahami dan memanfaatkan bimbingan yang disediakan untuk menanggulangi kesulitan yang dihadapi siswa

4. Memahami dan menerapkan prosedur dan peraturan yang berlaku yang dapat memberikan kemudahan untuk mengikuti dan menyelesaikan studinya.

C. Fungsi Guru Asuh

Ada beberapa fungsi di bentuk nya guru asuh ini antara lain :

(9)

 Membantu siswa pada kegiatan orientasi di lingkungan sekolah dengan memperkenalkan siswa pada beberapa hal seperti : peraturan dan tata tertib sekolah, guru dan personalia sekolah, perpustakaan sekolah, laboratorium sekolah, kantin sekolah, bimbingan dan konseling sekolah, layanan kesehatan, dan organisasi peserta didik

 Memberikan pertimbangan tentang mata pelajaran peminatan atau lintas minat (wajib dan Pilihan) yang dapat diambil pada semester yang akan berlangsung kepada siswa bimbingannya dengan memahami kebutuhan belajarnya.

 Memberikan pertimbangan tentang banyaknya ekstrakurikuler atau pun organisasi internal dan eksternal yang dapat diambil atau diikuti pada semester yang akan berlangsung sesuai dengan keinginan siswanya

 Membantu siswa menyalurkan minat dan bakatnya untuk meningkatkan kemampuan akademiknya.

 Membantu siswa dalam memahami dan menjembatani materi pelajaran dan manfaat mempelajari ilmu yang diambilnya sekemampuannya jika siswa mengalami kendala maka guru asuh bekerjasama dengan guru mata pelajaran bersangkutan untuk mengatasi kendala tersebut.

D. Wewenang Guru Asuh

Secara umum tugas guru asuh adalah sebagai berikut :

 Menerima dan memberikan penjelasan kpd siswa tentang cara belajar di sekolah.  Mengidentifikasi masalah yg dihadapi siswa tentang kesulitan/kebutuhan dlm

menggunakan sarana akademik.

 Memberikan pengarahan tentang pentingnya studi individual, studi kelompok diskusi dan melatih diri untuk berfikir secara analitis serta mengadakan pengawasan.

(10)

 Menerima laporan yang menyangkut kesulitan-kesulitan dalam mengikuti kegiatan akademik siswa

 Mendorong agar siswa senang & gemar berdiskusi, seminar atau penulisan ilmiah dalam meningkatkan kemampuan dirinya.

Wewenang Guru Asuh

• Memberikan nasihat kepada siswa yang dibimbingnya.

• Membantu memecahkan masalah akademik dan non akademik siswa yang dibimbingnya.

• Membantu siswa mengembangkan kemampuan akademiknya.

• Membantu mengatasi masalah yang menghambat kelancaran studi siswa yang dibimbingnya.

• Meneruskan permasalahan siswa yang bukan wewenangnya kepada yang berwenang untuk menangani masalah tersebut.

E. Kewajiban Guru Asuh

1 Mempunyai wawasan akademik yang luas berupa penguasaan kurikulum program atau mata pelajaran yang diikuti oleh siswa bimbingannya.

2 Memahami dan mengerti situasi akademik jurusan yang terkait. 3 Mengetahui berbagai program kesiswaan.

4 Menetapkan dan membuat jadwal pertemuan dengan siswa bimbingannya secara rutin.

5 Menjalin hubungan keakraban akademik dan profesional dengan siswa bimbingannya. 6 Mengikuti, mengamati, dan mengarahkan perkembangan studi siswa yang

dibimbingnya secara berkala.

7 Mencatat dan mengevaluasi program yang dijalani siswa yang dibimbingnya secara berkala.

8 Jika akan meninggalkan tugas, Guru Asuh harus melapor kepada Wali kelas dan Kepala Sekolah serta menitipkn siswa asuhannya jika terjadi permasalahan.

(11)

Dalam Penerapan Planning untuk Inovasi Pengelolaan Pendidikan dalam substansi kesiswaan yang dilakukan adalah :

1. Kepala Sekolah mensosialisasikan Program Guru Asuh kepada Guru, Komite Sekolah dan Orang Tua/Wali Siswa

2. Rencana Pembuatan SK Guru Asuh pada awal semester

3. Pembahasan dan Pengesahan Rencana Program Guru Asuh Dalam RKAS/RAPBS Sekolah

ORGANIZING (Pengorganisasian)

Dalam Penerapan organizing untuk Inovasi Pengelolaan Pendidikan dalam substansi kesiswaan yang dilakukan adalah :

1. Pembuatan SK Guru Asuh pada awal semester

2. Pembahasan dan Pengesahan Program Guru Asuh Dalam RKAS/RAPBS Sekolah 3. Rapat pada Tingkat Wakil dan Tim Kecil

4. Rapat Ulang pada Tingkat Guru Asuh ACTUATING (Pelaksanaan Tindakan )

Dalam Penerapan actuating untuk Inovasi Pengelolaan Pendidikan dalam substansi kesiswaan yang dilakukan adalah :

1. Sosialisasi SK secara menyeluruh 2. Pembagian SK Guru Asuh

3. Pelaksanaan Kegiatan Guru Asuh pada semester berjalan berupa : • Pemanggilan siswa oleh guru asuh yang bersangkutan • Pengisian Biodata pribadi siswa

• Pelaksanaan semua kegiatan guru asuh

CONTROLLING (Pengawasan Kegiatan )

Dalam Penerapan controlling untuk Inovasi Pengelolaan Pendidikan dalam substansi kesiswaan yang dilakukan adalah :

1. Pemantauan langsung (direct control) oleh Wakil Kepala dan Kepala Sekolah

2. Pemantauan tidak langsung (Indirect control) oleh sekolah melalui fihak lainnya seperti siswa dan guru BK

3. Meminta Laporan Individual secara lengkap dari Guru Asuh akan kemajuan anak asuh nya

4. Monitoring selama pelaksanaan kegiatan

(12)

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Untuk dapat memberikan layanan yang baik kepada siswa maka guru asuh perlu memahami karakteristik peserta didik terutama dalam rangka melaksanakan praktek pendidikan di sekolah

Guru asuh sebagai bagian dari pelaksana kegiatan melakukan bimbingan kelompok kecil yang melihat peserta didik atau siswa sebagai pribadi yang memiliki diri sendiri dan kebebasan dalam mewujudkan dirinya untuk mencapai kedewasaan. Memandang siswa sebagai suatu subjek yang utuh bukan objek atau sasaran yang dapat diperlakukan dan dibentuk dengan semena-mena oleh pendidiknya.

Fungsi, Tugas dan wewenang seorang guru asuh yang tertuang dalam job description nya haruslah di laksanakan dengan penuh kesadaran dalam membina dan membimbing siswa mencapai cita-citanya.

Guru asuh juga perlu melihat setiap siswa memiliki perkembangan, dan dalam setiap proses perkembangan tersebut terdapat tahapan-tahapannya. Oleh karena itu setiap siswa yang berada dalam tahap perkembangan tertentu menuntutperlakuan tertentu pula dari guru asuh terhadap dirinya.

B. SARAN

a. Diperlukannya sosialisasi kepada guru, siswa, orangtua/wali, komite dan fihak lain yang terkait dengan pelaksanaan program guru asuh secara lebih berkesinambungan b. Pengajuan program untuk legitimasi kepada fihak yang lebih tinggi dalam hal ini

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan sistem informasi manajemen kesiswaan/peserta didik adalah mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses pembelajaran di lembaga

Koperasi menyediakan alat tulis dan makanan bagi peserta didik maupun guru dan staff karyawan. Dengan adanya koperasi ini sangat membantu bagi warga sekolah karena

Mampu membuat program sekolah yang berkaitan dengan peserta didik baik akade-mik maupun non akademik dalam rangka pengembangan potensinya secara optimal.. (contoh : program

Saran untuk Sekolah Diharapkan lebih membanyak lagi menyediakan yg berkaitan dengan media pembelajaran supaya peserta didik lebih mudah memahami pelajaran lebih

* Membantu menyediakan data yang akurat yang berkaitan dengan Program Keahlian Administrasi Perkantoran, baik untuk kepentingan internal maupun eksternal.. * Membantu Ketua

Dengan adanya portal ini diharapkan sekolah ini dapat menyediakan informasi yang lebih cepat dan akurat pada siswa maupun masyarkat yang juga dapat membantu dalam

Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMA Bakti Ibu 8 ini dapat membantu pihak sekolah dalam mengelola data-data sekolah yang berkaitan dengan akademik secara

* Membantu menyediakan data yang akurat yang berkaitan dengan Program Keahlian Administrasi Perkantoran, baik untuk kepentingan internal maupun eksternal.. * Membantu Ketua