• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panduan Aplikasi PKG PKKS AIO Otomatis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Panduan Aplikasi PKG PKKS AIO Otomatis"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

Panduan

Terimakasih telah mendownload Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis.

Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis ini memang tidak saya bagikan gratis, namun

anda dapat memiliki aplikasi lengkapnya dalam bentuk file excel yang akan dikirim ke

email anda. Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis saya bandrol seharga

Rp. 50.000

(lima puluh ribu rupiah)

saja. Harga yang sangat murah jika dibandingkan dengan

manfaat yang akan diperoleh (gampang digunakan, cepat dan akurat).

Cara Order dan Pembayaran:

1.

Transfer ke BNI Cab. Payakumbuh No. Rek: 0167206149 a/n Bpk JAMARIS

2.

Kirimkan bukti transfer (ScreenShot) via email: [email protected]

3.

File Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis dikirimkan ke email anda

Note: Jika setelah kirim bukti transfer belum ada respons/kiriman file, artinya saya

sedang offline. Begitu online, langsung saya dikirimkan ke email anda.

Lihat video Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis di:

https://youtu.be/VCdc-jvqI8A

(2)

Panduan Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis

Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis terdiri dari 5 bagian sheet, yakni HOME, DATA,

NILAI PK, PRINT PKG, PRINT PKKS.

1.

HOME

Bagian HOME memuat Data Penilai (kepala sekolah atau pengawas), Grafik Nilai

dan Data Aktif.

2.

DATA

(3)

3.

NILAI PK

NILAI PK memuat Nilai PK Guru dan PK Kepala Sekolah yang diinput pada kolom

tersedia dengan cara klik. Pada bagian ini nama guru yang dinilai telah terisi

otomatis dari sheet DATA. Penskoran masing-masing komponen dan indikator akan

terlingkari otomatis pada PRINT PKG dan PRINT PKKS. (cell berwarna warna kuning

adalah guru yang sedang dinilai).

4.

PRINT PKG

PRINT PKG memuat hasil Penilaian Kinerja Guru final. Bagian ini tidak ada yang

perlu di utak atik dan tinggal print out, kecuali penggantian lambang kabupaten

tempat anda tinggal. (lihat contoh hasil PRINT PKG).

5.

PRINT PKKS

Sama dengan PRINT PKG, pada PRINT PKKS memuat hasil Penilaian Kinerja Kepala

Sekolah final. Bagian ini tidak ada yang perlu di utak atik dan tinggal print out,

kecuali penggantian lambang kabupaten tempat anda tinggal. (lihat contoh hasil

PRINT PKKS).

Kesimpulan:

Lihat contoh hasil PK Guru dan Kepala Sekolah dari

Aplikasi PKG-PKKS AIO

Aplikasi PKG-PKKS AIO Otomatis terdiri dari 5 bagian sheet, yakni HOME, DATA,

NILAI PK, PRINT PKG, PRINT PKKS. Sheet yang diisi hanya pada HOME, DATA,

(4)

NAMA : JAMARIS, S.Pd.

NIP : 197303041993101001

PANGKAT/GOL. RUANG : PENATA TK.I, III.D

JABATAN : KEPALA SEKOLAH, GURU KELAS

UNIT KERJA : SD NEGERI 23 KAMANG

KECAMATAN : KAMANG BARU

KABUPATEN : SIJUNJUNG

PROVINSI : SUMATERA BARAT

NAMA :

JAMARIS, S.Pd.

UNIT KERJA :

SD NEGERI 23 KAMANG

PENILAIAN KINERJA GURU

SUMATIF

TAHUN 2016

SD NEGERI 23 KAMANG

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SIJUNJUNG

PENILAI

GURU YANG DINILAI

(5)

Sumber:

Pedagogik

1

1. Menguasai karakteristik peserta didik

2 2.

3

3. Pengembangan kurikulum

4

4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik

5

5. Pengembangan potensi peserta didik

6

6. Komunikasi dengan peserta didik

7

7. Penilaian dan evaluasi

Kepribadian

8.

9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10.

Sosial

11. Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif 12.

Profesional

13.

14. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif

Keterangan:

Pemantauanadalah kegiatan untuk menilai kinerja guru melalui pemeriksaan dokumen, wawancara dengan guru yang dinilai, dan/atau wawancara dengan warga sekolah.

Lampiran 1-A

Lembar Pernyataan Kompetensi, Indikator, dan Cara Menilai PK

Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16/2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

BSNP versi 6.0, 11/2008 tentang Kerangka Indikator untuk Pelaporan Pencapaian Standar Nasional Pendidikan: Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Permenegpan & RB Nomor 16/2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnnya.

Kompetensi Cara Menilai

Pengamatan & Pemantauan Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang

mendidik

Pengamatan adalah kegiatan untuk menilai kinerja guru melalui diskusi sebelum pengamatan, pengamatan selama pelaksanaan proses pembelajaran dan diskusi setelah pengamatan.

Pengamatan

Pengamatan Pengamatan

Pengamatan & Pemantauan Pengamatan

Pengamatan

Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional

Pengamatan & Pemantauan

Pengamatan & Pemantauan Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru Pengamatan & Pemantauan

Pengamatan & Pemantauan Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua,

peserta didik, dan masyarakat

Pemantauan

Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu

Pengamatan

(6)

Nama Guru : NIP / Nomor Seri Karpeg : Pangkat / Golongan Ruang : Terhitung Mulai Tanggal :

NUPTK / NRG :

Nama Sekolah dan Alamat : Tgl. mulai bekerja di sekolah ini :

Jabatan :

Tugas di Kelas :

Periode penilaian :

Nama guru : JAMARIS, S.Pd. Nama penilai : JAMARIS, S.Pd.

Tanda tangan : _________________ Tanda tangan : _________________

Tanggal : 18 Bulan Oktober Tahun 2016

PERSETUJUAN

Lampiran 1-B

JAMARIS, S.Pd.

01-10-2013 Penata Tk.I, III.D

197303041993101001, F 355551

3777777777700045, 120271000024 SD Negeri 23 Kamang, Batang Kariang

1 Januari 2016 s.d. 31 Desember 2016 06-03-2013

(Persetujuan ini harus ditandatangani oleh penilai dan guru yang dinilai)

PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/GURU MATA PELAJARAN

Penilai dan guru yang dinilai menyatakan telah membaca dan mamahami semua aspek yang ditulis/ dilaporkan dalam format ini dan menyatakan setuju.

(7)

: Menguasai karakteristik peserta didik bukti (Tidak

terpenuhi)

4

Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Ubahlah nilai PK Guru menjadi Nilai Skala 0 - 100 sesuai Permeneg-PAN&RB, 16/2009 sehingga dapat ditentukan sebutan dan prosentase perolehan angka kreditnya.

1

Hitung nilai kinerja masing-masing komponen dalam skala 1 - 4 dengan jalan melingkari masing-masing indikator.

Masukkan nilai dari masing-masing komponen ke dalam rekapitulasi sehingga diperoleh nilai PK Guru.

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2; 50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.

Nilai untuk kompetensi 1

Indikator

0 0 1.

Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok-olok, minder, dsb.).

Skor maksimum kompetensi 1 = jumlah indikator × 2 Penilaian untuk kompetensi 1

Terpenuhi sebagian

0

Persentase = (total skor/12) × 100%

1

1 Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta

didik di kelasnya.

2

Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda.

Total skor untuk kompetensi 1

Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.

(8)

:

Total skor untuk kompetensi 2

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan

menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya.

5.

6.

Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2

4

83,33 12 10 0

0 0

Terpenuhi sebagian Indikator

1.

2.

3.

4.

1 ᬆ

Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi.

ᬅ 2

Nilai untuk kompetensi 2

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik.

Skor

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

1 ᬆ

0 ᬆ

1 ᬆ

1

Seluruhnya terpenuhi

ᬅ 2

Penilaian untuk kompetensi 2

0 0

Persentase = (total skor/12) × 100%

Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.

Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut.

(9)

:

6 Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan

tujuan pembelajaran, b) tepat dan mutakhir, c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik, dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik.

2.

0

1

Total skor untuk kompetensi 3

2 3.

4.

0

3

75,00 0

Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan.

ᬅ 2

8

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2; 50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

Terpenuhi sebagian

Seluruhnya terpenuhi

Persentase = (total skor/8) × 100%

Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2

1. 0

Nilai untuk kompetensi 3

Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi) Pengembangan kurikulum

Indikator

Skor

(10)

:

0

0

0 Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan

rancangan yang telah disusun secara lengkap dan

pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya.

1 Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik

sebagai tahapan proses pembelajaran, bukan semata-mata kesalahan yang harus dikoreksi. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut, sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar.

Penilaian untuk kompetensi 4 Kegiatan pembelajaran yang mendidik

Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik.

ᬅ 1 2.

3.

4. 1 ᬆ

Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, mempraktekan dan berinteraksi dengan peserta didik lain.

Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya.

Guru menggunakan alat bantu mengajar, dan/atau audio-visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.

2 1

0

0 Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan

untuk membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.

Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik.

1

Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik.

1.

Nilai untuk kompetensi 4

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

Total skor untuk kompetensi 4

Persentase = (total skor/22) × 100%

22 1

Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2

Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif.

Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas.

(11)

:

Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan.

7.

0

0 5.

4.

6.

14 0

1

4

11 0

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

1 Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses

pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu.

0

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

1 ᬆ

Nilai untuk kompetensi 5

Persentase = (total skor/14) × 100% Total skor untuk kompetensi 5

0 Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat,

minat, potensi, dan kesulitan belajar masing-masing peserta didik.

1 1.

Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik.

3. 2

2 Memahami dan mengembangkan potensi peserta didik

Seluruhnya terpenuhi

Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing-masing.

Penilaian untuk kompetensi 5

Terpenuhi sebagian

Skor

0 Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran

yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing-masing.

ᬅ 2.

Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing-masing.

Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2

ᬅ 2

78,57 Tidak ada

(12)

: Komunikasi dengan peserta didik

Seluruhnya terpenuhi

ᬅ 0

ᬅ 2

1 ᬆ

Indikator

1.

Terpenuhi sebagian

Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator × 2

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

0

Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk

menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik.

3

Penilaian untuk kompetensi 6

Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat, benar, dan mutakhir, sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum, tanpa mempermalukannya.

Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik, termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka.

3.

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

ᬆ Skor

4. 0

Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik, tanpa menginterupsi, kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/ tanggapan tersebut.

2

Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik.

1 ᬆ

Total skor untuk kompetensi 6

12 9 0

75,00 0

2.

0 1

ᬅ 2

5.

(13)

: Penilaian untuk kompetensi 7

Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2

0

ᬅ 5.

4.

1

80,00 Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan

pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.

3.

8 10

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

Terpenuhi sebagian

0 Penilaian dan evaluasi

Seluruhnya terpenuhi

Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.

Total skor untuk kompetensi 7

Nilai untuk kompetensi 7

2 Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis

penilaian, selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik, tentang tingkat pemahaman terhadap materi

pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 2.

1 ᬆ

Persentase = (total skor/10) × 100%

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

4

0 ᬅ 2

Skor

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

0 0 Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/ kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing-masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan.

1 ᬆ

Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran

selanjutnya, dan dapat membuktikannya melalui catatan, jurnal pembelajaran, rancangan pembelajaran, materi tambahan, dan sebagainya.

Indikator

(14)

:

Nilai untuk kompetensi 8

0 Penilaian untuk kompetensi 8

ᬆ 0

Skor

ᬆ 1

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

10

4

Tidak ada

bukti (Tidak terpenuhi)

Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 3.

4.

ᬅ Indikator

0

Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku, agama, dan gender).

2. 2

1 Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat

sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing-masing. 1.

Persentase = (total skor/10) × 100%

0

90,00 Guru menghargai dan mempromosikan prinsip prinsip

Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia.

Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional

1 ᬆ

0

Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya, suku, agama).

Terpenuhi sebagian

Total skor untuk kompetensi 8 5.

1

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

9 Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa

Indonesia.

(15)

:

ᬆ 0

1

Persentase = (total skor/10) × 100%

0

70,00 Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan

3.

4.

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

Seluruhnya terpenuhi

2 Indikator

2

Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2

Terpenuhi sebagian

1.

Total skor untuk kompetensi 9

0

7 Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat,

termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan.

Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 1 Skor

Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik, sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

0

2 Penilaian untuk kompetensi 9

Nilai untuk kompetensi 9

ᬅ Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta

didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

5.

10

3

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

ᬅ Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara, berpenampilan,

dan berbuat terhadap semua peserta didik, orang tua, dan teman sejawat.

(16)

: Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk

kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya.

Nilai untuk kompetensi 10

Guru menyelesaikan semua tugas administrative dan non-pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan.

Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah.

Persentase = (total skor/16) × 100%

Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru.

Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah.

Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2

ᬆ 2

2 0

Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal, dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan, termasuk proses

pembelajaran di kelas.

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

Jika guru harus meninggalkan kelas, guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal-hal produktif terkait dengan mata pelajaran, dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas.

Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi dan rasa bangga menjadi guru

Skor

0

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

Total skor untuk kompetensi 10

(17)

:

Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil, memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing, tanpa memperdulikan faktor personal.

2 Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif

3.

0

0 1

Indikator

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

5 Terpenuhi

sebagian Penilaian untuk kompetensi 11

Nilai untuk kompetensi 11

Persentase = (total skor/6) × 100%

4

Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif), serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan

pekerjaannya.

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

83,33

Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai, kaya, berasal dari daerah yang sama dengan guru).

Skor maksimum kompetensi 11 = jumlah indikator × 2

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

0

Skor

1

Seluruhnya terpenuhi

Total skor untuk kompetensi 11

6 1.

(18)

:

3

Indikator

1.

4

2

66,67 Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan kesulitan,

dan potensi peserta didik kepada orang tuanya, baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua, teman sejawat, dan dapat menunjukkan buktinya.

0

6 Terpenuhi

sebagian

2.

1

Persentase = (total skor/6) × 100% Penilaian untuk kompetensi 12

Skor

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

0

Seluruhnya terpenuhi

Nilai untuk kompetensi 12

Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 3.

Total skor untuk kompetensi 12

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2; 50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

Komunikasi dengan sesama guru, tenaga pendidikan, orang tua peserta didik, dan masyarakat

2 ᬆ

ᬅ Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat,

berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.

0

(19)

:

Nilai untuk kompetensi 13 2.

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

1

Guru menyusun materi, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi yang tepat, mutakhir, dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran.

2 1.

Guru menyertakan informasi yang tepat dan mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

3.

6 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2

4

Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu

Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan

kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya, untuk mengidentifikasi materi pembelajaran yang dianggap sulit, melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan.

Terpenuhi sebagian

Total skor untuk kompetensi 13

83,33 Penilaian untuk kompetensi 13

Seluruhnya terpenuhi Tidak ada

bukti (Tidak terpenuhi)

0

0

0

5 1

Persentase = (total skor/6) × 100%

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

Indikator

(20)

Penilaian untuk kompetensi 14 :

Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik, lengkap, dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri.

Total skor untuk kompetensi 14

1

Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100%

2

ᬆ Guru memiliki jurnal pembelajaran, catatan masukan dari

kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya.

Indikator

1.

3

1

0 2

0

2.

3.

Guru melakukan penelitian, mengembangkan karya inovasi, mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar, konferensi), dan aktif dalam melaksanakan PKB.

Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.

Nilai untuk kompetensi 14 5.

6.

0

0

Skor

Terpenuhi sebagian

8 12 66,67

(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;

Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk

mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam

perencanaan, pelaksanaan, penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya.

Tidak ada bukti (Tidak

terpenuhi)

50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)

4.

2

0

0

Seluruhnya terpenuhi Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif

ᬅ 2

(21)

:

Batang Kariang, 18 Oktober 2016 Guru yang dinilai, Penilai, Kepala Sekolah,

JAMARIS, S.Pd. JAMARIS, S.Pd. JAMARIS, S.Pd. Kecamatan

Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan

Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan masyarakat

Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata

pelajaran yang diampu 4

Guru Kelas

3 Desa/Kelurahan/Nagari

PERIODE PENILAIAN

1 JANUARI 2016 s.d. 31 DESEMBER 2016

Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru Program Keahlian yang diampu

Nama Instansi, Instansi Sekolah Telp/Fax

Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif 3

50

C. Sosial

KOMPETENSI NILAI *)

Pangkat/Jabatan/Gol. Ruang

JAMARIS, S.Pd.

Nama NIP

Tempat, Tanggal Lahir

Lampiran 1-C

Penata Tk.I, Guru Muda, III.D

Kemajuan

Jumlah (Hasil Penilaian Kinerja Guru)

Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional

3 Kegiatan pembelajaran yang mendidik

Menguasai karakteristik peserta didik

REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN

Atar, 4 Maret 1973

23 tahun, 01 bulan

TMT sebagai guru 01-10-1993

Kabupaten/Kota Masa Kerja

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik Formatif

Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif b.

S1 - PGSD

SD Negeri 23 Kamang

9.

3 4 4 Komunikasi dengan peserta didik

8.

3 Penilaian dan evaluasi

Jenis Kelamin

Pendidikan Terakhir/Spesialisasi

(tanggal, bulan, tahun) (tanggal, bulan, tahun)

10.

Pengembangan potensi peserta didik

D. Profesional a.

197303041993101001

4

(22)

:

Batang Kariang, 18 Oktober 2016 Guru yang dinilai, Penilai, Kepala Sekolah,

Telp/Fax

Pendidikan Terakhir/Spesialisasi S1 - PGSD Pangkat/Jabatan/Gol. Ruang

Lampiran 1-D

b. SD Negeri 23 Kamang

50

---56

Perolehan angka kredit (untuk pembelajaran) yang dihitung berdasarkan rumus berikut ini :

19,50

Konversi nilai PK GURU ke dalam skala 0 – 100 sesuai dengan Permenneg

PAN & RB No. 16 Tahun 2009 dengan rumus :

Nilai PKG (100) =

Nilai PKG (100) =

100%

BAIK

89,29

TMT sebagai guru

Angka Kredit satu tahun =

50

Atar, 4 Maret 1973

x NIP

Masa Kerja 23 tahun, 01 bulan

Nama JAMARIS, S.Pd.

100

x 100

Penata Tk.I, Guru Muda, III.D

Guru Kelas

Kecamatan

Provinsi Sumatera Barat

Laki-laki 01-10-1993

Kelurahan/Nagari

Nilai PK Guru Kelas/Mata Pelajaran

---4

4

Berdasarkan hasil konversi ke dalam skala nilai sesuai dengan peraturan tersebut, selanjutnya ditetapkan sebutan dan persentase angka kreditnya

Nilai PKG Tertinggi Kabupaten/Kota

FORMAT PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT PK GURU KELAS/MATA PELAJARAN

a.

197303041993101001

Kamang Tempat, Tanggal Lahir

Kamang Baru Nama Instansi, Instansi Sekolah

100-4-8-10 Sijunjung Jenis Kelamin

Nilai PKG

---Angka Kredit satu tahun =

(23)

Nama Guru : NIP / Nomor Seri Karpeg : Pangkat / Golongan Ruang : Terhitung Mulai Tanggal :

NUPTK / NRG :

Nama Sekolah dan Alamat : Tgl. mulai bekerja di sekolah ini :

Periode penilaian :

: JAMARIS, S.Pd. Nama penilai :

Tanda tangan : _________________ Tanda tangan : _________________

Tanggal : 18 Bulan Oktober Tahun 2016

Batang Kariang, 18 Oktober 2016 Guru yang dinilai, Penilai, Kepala Sekolah,

JAMARIS, S.Pd. JAMARIS, S.Pd. JAMARIS, S.Pd.

NIP. 197303041993101001 NIP. 197303041993101001 NIP. 197303041993101001 Penilai dan guru yang dinilai menyatakan telah membaca dan mamahami semua aspek yang ditulis/ dilaporkan dalam format ini dan menyatakan setuju.

Nama guru JAMARIS, S.Pd.

LAPORAN DAN EVALUASI

PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/GURU MATA PELAJARAN

JAMARIS, S.Pd.

197303041993101001, F 355551 Penata Tk.I, III.D

01-10-2013

3777777777700045, 120271000024 SD Negeri 23 Kamang, Batang Kariang 06-03-2013

1 Januari 2016 s.d. 31 Desember 2016

PERSETUJUAN

(24)

NAMA :JAMARIS, S.Pd.

NIP : 197303041993101001

PANGKAT/GOL. RUANG : PENATA TK.I, III.D

JABATAN : KEPALA SEKOLAH, GURU KELAS

UNIT KERJA : SD NEGERI 23 KAMANG

KECAMATAN : KAMANG BARU

KABUPATEN : SIJUNJUNG

PROVINSI : SUMATERA BARAT

NAMA :M. NASIR, S.Pd.

NIP : 196405271985021005

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

TAHUN 2016

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

DATA KEPALA SEKOLAH

PENILAI

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SIJUNJUNG

SD NEGERI 23 KAMANG

(25)

A. PETUNJUK PENILAIAN 1.

2.

3.

▪ ▪ ▪ ▪

▪ ▪

4.

5.

6.

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (IPPKS)

b.

Bukti-bukti ini dapat diperoleh melalui pengamatan, wawancara dengan pemangku kepentingan pendidikan (guru, komite, siswa, mitra dunia usaha dan dunia industri).

Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada masing-masing kriteria berdasarkan kelengkapan dan keabsahan bukti yang releven dan teridentifikasi.

b.

c.

d.

Hasil Penilaian dinyatakan rentang nilai 1 sampai dengan 100 yang dibedakan menjadi empat kategori penilaian yaitu ‘Amat Baik’, ‘Baik’, ‘Cukup’, ‘Sedang’ dan ‘Kurang’ dengan ketentuan sebagai berikut:

Bukti yang teramati (tangible evidences) seperti: Dokumen-dokumen tertulis.

Kondisi srana/prasarana (hardware dan/atau software) dan lingkungan sekolah.

Untuk menentukan nilai akhir diperlukan konversi dari Skor penilaian yang memiliki rentangan 6 sampai dengan 24 menjadi Nilai Kinerja Kepala Sekolah/Madrasah (NKKS/M) dengan rentangan 25 sampai dengan 100 dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

91 – 100 NKKS

76 – 90

Skor 3 diberikan apabila kepala sekolah mampu menunjukkan bukti-bukti yang lengkap dan cukup meyakinkan bahwa kepala sekolah yang bersangkutan berkinerja sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

Skor 2 diberikan apabila kepala sekolah menunjukkan bukti-bukti yang kurang lengkap dan cukup meyakinkan bahwa yang bersangkutan berkinerja sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

Skor 1 diberikan apabila ditemukan bukti yang sangat terbatas dan kurang meyakinkan atau tidak ditemukan bukti bahwa kepala sekolah yang bersangkutan berkinerja sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

Lampiran 3A

Kategori Amat Baik

Baik Cukup Sedang Foto, gambar, slide, video.

Produk-produk siswa.

Bukti yang tak teramati (intangible evidences) seperti" Sikap dan perilaku kepala sekolah.

Budaya dan iklim sekolah.

Penilaian kinerja kepala sekolah merupakan penilaian berbasis bukti dan menggunakan pendekatan 360°. Bukti-bukti dapat berupa data, dokumen, kondisi lingkungan fisik sekolah, perilaku dan budaya dan lain-lain yang dapat diidentifikasi oleh penilaian melalui pengkajian, pengamatan, dan penggalian informasi dari pihak-pihak yang terkait di sekolah seperti guru, pegawai, komite sekolah, dan peserta didik.

Penilai harus mencatat semua bukti yang teridentifikasi pada tempat yang disediakan pada masing-masing kriteria penilaian. Bukti-bukti yang dimaksud dapat berupa:

a.

Kurang 61 – 75

51 – 60 Cukup50

Skor penilaian dinyatakan dengan angka 4, 3, 2, atau 1 dengan ketentuan sebagai berikut:

(26)

B. FORMAT IDENTITAS DIRI

IDENTITAS KEPALA SEKOLAH YANG DINILAI

a. Nama : JAMARIS, S.Pd.

NIP/No. Seri Karpeg : 197303041993101001 / F 355551 Tempat/Tanggal Lahir : Atar, 4 Maret 1973

Pangkat/Jabatan/Golongan : Penata Tk.I, Kepala Sekolah, III.D TMT sebagai guru/Kepala Sekolah : 01-10-1992 / 06-03-2013

NUPTK/NRG : 3777777777700045 / 120271000024

Masa Kerja : 23 tahun, 01 bulan

Jenis Kelamin : Laki-laki

Pendidikan Terakhir/Spesialisasi : S1 - PGSD Program Keahlian yang diampu : Guru Kelas

b. Nama Instansi/Sekolah : SD Negeri 23 Kamang

Telp / Fax :

-Desa/Kelurahan : Kamang

Kecamatan : Kamang Baru

Kabupaten/Kota : Sijunjung

Provinsi : Sumatera Barat

IDENTITAS PENILAI

a. Nama : M. NASIR, S.Pd.

NIP : 196405271985021005

b. SK. Penugasan (Jika ada) :

Nomor :

-Tanggal SK :

-Berlaku sampai dengan :

-Batang Kariang, 18 Oktober 2016

Penilai, Kepala Sekolah yang dinilai,

M. NASIR, S.Pd. JAMARIS, S.Pd.

(27)

KOMPETENSI : KEPRIBADIAN DAN SOSIAL (PKKS 1)

*

* * * Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai kepala sekolah/madrasah

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

Tersedia media untuk menyampaikan pendapat, kritik dan saran (kotak saran atau media elektronika lainnya).

Memiiki notulen dan daftar hadir dalam penyusunan program sekolah.

Memiliki media informasi tentang pengelolaan keuangan sekolah.

Memiliki sistem informasi manajemen yang bisa diakses oleh seluruh warga sekolah.

3 NO

4.

5.

BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI

2 3 ᬈ Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dan tantangan sebagai kepala sekolah/madrasah

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

Memiliki sikap dan sifat: sabar, tenang, bijaksana dan berjiwa besar.

Memiliki kemampuan menghadapi masalah. Memiliki kemampuan memecahkan masalah. *

*

Berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekolah (gotong royong, kerja bakti kebersihan lingkungan).

Berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan tempat tinggal (pengurus RT, RW dll).

4 Berakhlak mulia,

mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah

Sikap akhlak mulia selalu ditunjukkan dengan:

Rajin melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya.

Sikap perilaku teladan (kejujuran, disiplin waktu, tata tertib sekolah, kebersihan).

Memiliki buku catatan kegiatan sosial (contoh:

mengunjungi/memberi bantuan pada warga sekolah yang sakit).

Mengembangkan budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

*Adanya pengakuan dari warga sekolah terhadap keteladanannya.

Melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai kepala sekolah dengan penuh kejujuran, ketulusan, komitmen, dan integritas

Ditunjukkan dengan bukti-bukti sebagai berikut:

*

* * *

*

Jujur (tidak ada temuan dan penyimpangan dalam pelayanan sekolah).

Bekerja penuh ketulusan, tidak mengeluh, tidak pamrih dan bekerja tepat waktu.

Memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Menunjukan integritas yang tinggi dalam melaksanakan tupoksi yang dibuktikan dalam buku catatan kasus dan solusinya.

Memiliki kemampuan mengelola tantangan baru. Berpartisipasi dalam

kegiatan sosial kemasyarakatan

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut: Berperan aktif dalam pelaksanaan program pemerintah dibidang sosial kemasyarakatan (donor darah, bencana alam dan lainnya).

Berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan

(28)

* * * *

Menerima saran dan masukan dari berbagai pihak yang sifatnya membangun/untuk kebaikan sekolah. 6.

7.

1.

2. Bertindak dengan jujur, tulus dan komitmen terhadap keputusan yang telah diatur 3.

4. Mampu mengendalikan diri dan menyelesaikan masalah dan tantangan sebagai kepala sekolah. Deskripsi Kinerja yang telah dilakukan:

24

3,43

Jumlah Skor

Skor Rata-rata = Jumlah Skor : 7 Tanggap dan peduli terhadap kepentingan orang atau kelompok lain

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut: Simpati/tenggang rasa terhadap orang lain Empati/sambung rasa kepada orang lain

Peduli terhadap kepentingan orang atau kelompok Objektif dalam mengatasi konflik internal sekolah. Mengembangkan dan

mengelola hubungan sekolah/madrasah dengan pihak lain di luar sekolah dalam rangka

mendapatkan dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan

sekolah/madrasah

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

Rencana kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat.

Melakukan pendekatan dalam rangka memperoleh dukungan dari lembaga pemerintah, swasta, Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), dan masyarakat. Memelihara hubungan kerjasama dengan lembaga swasta, pemerintah dan masyarakat.

Memanfaatkan dukungan masyarakat untuk meningkatkan SDM kependidikan yang profesional, manajemen yang efektif dan profesional, dan lingkungan pendidikan yang kondusif.

1 ᬆ 3 4

1 2 3 ᬈ

*

*

*

*

5. Peduli terhadap orang lain dengan memberikan ide-ide dan solusi serta memberikan bantuan terhadap korban bencana alam.

(29)

KOMPETENSI : KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN (PKKS 2)

Konsisten dalam memegang teguh tujuan sekolah berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru. Konsisten dalam memegang teguh tujuan sekolah berkaitan dengan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan.

Evaluasi program berkaitan dengan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran. Program tindak lanjut berkaitan dengan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran.

Memiliki bukti dokumen sebagai berikut:

*

* Memegang teguh tujuan sekolah dengan menjadi contoh dan bertindak sebagai pemimpin pembelajaran 5.

Program penciptaan suasana sekolah yang mendorong semua warga sekolah untuk terus menerus belajar.

2.

4. Menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran

Program berkaitan dengan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran. Pelaksanaan program berkaitan dengan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran.

Konsisten dalam memegang teguh tujuan sekolah berkaitan dengan prestasi akademik dan non akademik siswa (peningkatan KKM, ekstrakurikuler). *

3.

*

*

*

Pelaksanaan program pengembangan SDM melalui berbagai cara: pelatihan, seminar, KKG, KKKS dan studi lanjut.

Pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah/Penelitian Tindakan Kelas. Bertindak sesuai dengan

visi dan misi sekolah/ madrasah

Ditunjukkan dengan bukti sebagai berikut:

Program sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah. Penerapan program sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah.

Pengambilan keputusan dan bukti berani menghadapi tantangan/resiko untuk tercapainya visi dan misi sekolah.

Evaluasi program sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah.

Merumuskan tujuan yang menantang diri sendiri dan orang lain untuk mencapai standar yang tinggi

1

Specific (tujuan yang fokus pada pencapaian standar).

ᬅ Dokumen rumusan tujuan sekolah yang memuat sesuai prinsip SMART berikut:

Measurable (dapat diukur). Achievable (dapat dicapai). Realistic (berbasis kondisi nyata). Time Bound (target waktu yang jelas). Mengembangkan

sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar (learning organization)

Memiliki 4 bukti dokumen sebagai berikut: Program pengembangan SDM.

KRITERIA BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI

*

1 2 ᬇ

2

*

Ditunjukkan dengan 4 bukti berikut, Kepala sekolah:

3

4

(30)

Menerapkan kepemimpinan yang dapat memotivasi warga sekolah dalam mencapai tujuan sekolah (contoh: memberi apresiasi terhadap prestasi yang dicapai warga sekolah).

Menerapkan kepemimpinan yang kreatif (contoh: mendorong munculnya ide-ide baru berkaitan hemat energi, pelestarian lingkungan).

1

Evaluasi program kurikulum dokumen 1 dan dokumen 2 KTSP.

2

*

*

1 2

Ditunjukkan dengan 4 bukti dokumen sebagai berikut: Ditunjukkan dengan 4 bukti dokumen sebagai berikut:

Program kurikulum dokumen 1 (mata pelajaran, muatan lokal, pengembangan diri, pengaturan beban belajar, ketuntasan belajar, kenaikan kelas, kelulusan, pendidikan kecakapan hidup, pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global), dokumen 2 (silabus dan RPP) yang melibatkan stakeholder sekolah sesuai dengan visi, misi dan tujuan sekolah.

Pelaksanaan program kurikulum dokumen 1 dan dokumen 2 KTSP.

*

Berkomunikasi dengan baik dan bertindak secara efektif untuk membangun rasa saling percaya diantara warga sekolah.

Berkomunikasi dengan baik dan bertindak secara efektif untuk memfasilitasi kerja sama yang baik. Berkomunikasi dengan baik dan bertindak secara efektif untuk menciptakan iklim kerja dan kolaborasi yang kuat diantara warga sekolah.

Ditunjukkan dengan 4 bukti dokumen sebagai berikut: Program sekolah yang melibatkan semua warga sekolah berkaitan dengan sekolah sebagai organisasi pembelajar (pengembangan keprofesionalan

berkelanjutan GTK , program remedial teaching).

Pelaksanaan program sekolah yang melibatkan semua warga sekolah berkaitan dengan sekolah sebagai organisasi pembelajar.

Mengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah

* *

*

Menjadi inspirasi warga sekolah berkaitan keteladanan penerapan nilai-nilai karakter (contoh; jujur, disiplin). Ditunjukkan dengan 4 bukti dokumen sebagai berikut: Berkomunikasi dengan baik dan bertindak secara efektif untuk membangun lingkungan kerja yang baik. Menerapkan kepemimpinan yang inovatif (contoh: memfasilitasi implementasi ide-ide baru berkaitan hemat energi, pelestarian lingkungan).

Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif

Evaluasi program sekolah yang melibatkan semua warga sekolah berkaitan dengan sekolah sebagai organisasi pembelajar.

Program tindak lanjut sekolah yang melibatkan semua warga sekolah berkaitan dengan sekolah sebagai organisasi pembelajar.

kepemimpinan yang inspiratif

(31)

Program tindak lanjut yang berkaitan dengan pengembangan peserta didik baik akademik maupun non akademik.

Pelaksanaan program sekolah yang berkaitan dengan peserta didik baik akademik maupun non akademik. Eevaluasi program sekolah yang berkaitan dengan peserta didik baik akademik maupun non akademik.

Deskripsi Kinerja yang telah dilakukan: Skor Rata-rata = Jumlah Skor : 10

3 4

31

1 ᬆ

8. Menyusun kurikulum sesuai dengan visi dan misi serta tujuan sekolah dan melaksanakan dalam PBM. 9. Mengembangkan potensi siswa secara optimal baik yang pandai dan yang lambat belajar.

1.

Menjaga hubungan yang harmonis dalam mengajak dan berperan serta dalam menciptakan inovasi pembelajaran.

5.

Jumlah Skor

Kegiatan di sekolah baik kurikuler maupun ekstra kurikuler, dilakukan berdasarkan visi dan misi yang telah disusun bersama.

2. Telah merumuskan tujuan sekolah yang akan dicapai melalui program tahunan yang setiap tahun ditargetkan semakin tinggi seperti meningkatkan KKM dan standar kelulusan.

Membagi tugas kepada guru dan memonitoring serta evalusinya secara berkala. 4.

*

*

* 10. Mengelola peserta didik

dalam rangka pengembangan kapasitasnya secara optimal

Ditunjukkan dengan 4 bukti dokumen sebagai berikut: Program sekolah yang berkaitan dengan peserta didik baik akademik maupun non akademik dalam rangka pengembangan potensinya secara optimal (contoh: program pengenalan bakat minat dan program extrakurikuler).

Membimbing guru dalam merencanakan pembelajaran, memantau PBM dan mengevaluasi kegiatan serta menindaklanjuti hasil pemantauan.

6. Memberikan bimbingan bagaimana berkolaborasi dalam pembelajaran dan tugas lain.

3,10

*

7. Gigih dan bekerja keras dalam mencapai keberhasilan dengan ikut bersama-sama guru dan memberikan contoh dan tindakan yang baik.

(32)

KOMPETENSI : PENGEMBANGAN SEKOLAH (PKKS 3)

*

* * *

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut: *

Melaksanakan pengembangan

sekolah/madrasah sesuai dengan rencana jangka panjang, menengah, dan jangka pendek sekolah menuju tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut: *

Mewujudkan peningkatan kinerja sekolah yang signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah dan standard nasional pendidikan

Inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang manajerial.

Mengembangkan struktur organisasi

sekolah/madrasah yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut: * Struktur organisasi yang efektif dan efisien sesuai

dengan kebutuhan pengembangan sekolah.

ᬆ 3 4

Deskripsi tugas setiap komponen dalam struktur organisasi.

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

Rencana Pengembangan Sekolah (RPS)/Rencana Kerja Sekolah (RKS), dalam rangka mencapai visi, misi dan tujuan sekolah (contoh: membentuk Tim Pengembang Sekolah, membuat sk dan daftar hadir).

NO SKOR

4.

Pendelegasian tugas untuk memonitor pelaksanaan tugas setiap komponen dalam struktur organisasi. Evaluasi pelaksanaan tugas setiap komponen dalam struktur organisasi sesuai dengan kebutuhan pengembangan sekolah.

Inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah

3. 1 4

1. 1

2 Identifikasi kekuatan dan kelemahan sebagai bahan

penyusunan rencana pengembangan sekolah. Identifikasi peluang dan tantangan sebagai bahan untuk mendiagnosis jenis kebutuhan yang diperlukan dalam perbaikan mutu sekolah.

Penyusunan rencana pengembangan sekolah dan pembekalan semua unsur di sekolah dalam

pembuatan rencana pengembangan sekolah (contoh: pelatihan TPS dan pembuatan EDS).

*

* 2.

1 2

Pelaksanaan tindak lanjut Program Sekolah. Program Sekolah meliputi Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) & rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) dalam rangka mencapai visi, misi dan tujuan sekolah.

Pelaksanaan Program Sekolah. Evaluasi Program Sekolah.

1 2

* Kinerja sekolah sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang manajerial (peningkatan kinerja secara efektif dan efisien dibidang sarana prasarana, pengelolaan, PTK serta pembiayaan).

*

Kinerja sekolah sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang akademik (contoh: peningkatan kinerja secara efektif dan efisien dibidang standar isi, SKL, standar proses, standar penilaian).

BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI

Menyusun rencana pengembangan

(33)

* * *

*

21 Program evaluasi pelaksanaan kegiatan sekolah.

Pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah. Melakukan monitoring,

evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan

sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat

Merencanakan dan menindaklanjuti hasil monitoring, evaluasi, dan pelaporan

Melaksanakan penelitian tindakan sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah/madrasah

3

Program penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah.

* Pelaksanaan penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah.

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

Program monitoring pelaksanaan kegiatan sekolah.

* Program tindak lanjut penelitian tindakan

sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah.

5.

6.

Sistem monitoring, evaluasi dan pelaporan dengan prosedur yang tepat.

*

7.

Sistem pelaksanaan program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan.

Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

Evaluasi program penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah. * Ditunjukkan dengan 4 bukti sebagai berikut:

* Program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan (contoh: program tindak lanjut sesuai dengan hasil monitoring, evaluasi, pelaporan).

* Pelaksanakan program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan.

*

Skor Rata-rata = Jumlah Skor : 7 Deskripsi Kinerja yang telah dilakukan:

Evaluasi pelaksanaan program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan.

Jumlah Skor

3,00

2. Mengevaluasi semua jenis kegiatan yang telah dilakukan dan menindaklanjutinya baik untuk melengkapi saran dan prasarana maupun pembelajaran.

3. Temuan dari hasil supervisi akademik adalah pada umumnya guru belum mampu mengembangkan RPP sesuai dengan standar proses pendidikan, maka solusinya adalah kepala sekolah membimbing secara terorganisasi melalui penelitian tindakan sekolah (TTS).

(34)

KOMPETENSI : MANAJEMEN SUMBER DAYA (PKKS 4)

5. ᬈ

ᬈ 3

3 Mengelola lingkungan

sekolah yang menjamin keamanan, keselamatan, dan kesehatan

Mengelola ketatausahaan sekolah/ madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah

Program tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan NO

1.

* Pelaksanaan program pengelolaan dan

pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah secara optimal untuk kepentingan pembelajaran.

*

KRITERIA BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI

Mengelola dan

mendayagunakan pendidik dan tenaga kependidikan secara optimal

1 2

1 2

3 4

ᬈ Program pengelolaan dan pendayagunaan sarana dan

prasarana sekolah secara optimal untuk kepentingan pembelajaran.

Program berwawasan lingkungan yang menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan.

*

ᬈ * Program pengelolaan dan pendayagunaan PTK

secara optimal.

1 * Pelaksanaan program pengelolaan dan

pendayagunaan PTK secara optimal).

2 SKOR

1 ᬆ

3

2 * Evaluasi pengelolaan keuangan sekolah sesuai prinsip

efisien, transparan, dan akuntabel. *

Program perencanaan pengelolaan keuangan sekolah sesuai prinsip efisien, transparan, dan akuntabel. * Pelaksanaan program perencanaan pengelolaan

keuangan sekolah sesuai prinsip efisien, transparan, dan akuntabel.

* Pelaporan pengelolaan keuangan sekolah sesuai prinsip efisien, transparan, dan akuntabel.

* Pelaksanaan program berwawasan lingkungan yang menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan. * Evaluasi pelaksanaan program berwawasan

lingkungan yang menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan.

* Program tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan program berwawasan lingkungan yang menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan.

1 3.

4.

Mengelola dan

mendayagunakan sarana dan prasarana sekolah/ madrasah secara optimal untuk kepentingan pembelajaran

Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip-prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas

* Evaluasi pelaksanaan program pengelolaan dan pendayagunaan PTK secara optimal.

* Program tindak lanjut pengelolaan dan pendayagunaan PTK secara optimal.

Evaluasi pelaksanaan program kerja ketatausahaan sekolah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah. *

2.

Evaluasi pelaksanaan program pengelolaan dan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah secara optimal untuk kepentingan pembelajaran.

* Program tindak lanjut pengelolaan dan

pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah secara optimal untuk kepentingan pembelajaran.

*

*

3 * Program kerja ketatausahaan sekolah dalam

mendukung pencapaian tujuan sekolah).

(35)

1 ᬆ

Jumlah Skor

3 Mengelola sistem informasi

sekolah/ madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan

Mengelola layanan-layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung

kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah

Memanfaatkan teknologi secara efektif dalam kegiatan pembelajaran dan manajemen

* Memfasilitasi guru memanfaatkan teknologi secara efektif dalam kegiatan pembelajaran (contoh: pemanfaatan barang bekas menjadi alat peraga pembelajaran, memfasilitasi penggunaan OHP, LCD dan multimedia).

* Memfasilitasi tenaga administrasi sekolah memanfaatkan teknologi secara efektif dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi sekolah (contoh: pemanfaatan komputer dan internet dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi sekolah).

* Memfasilitasi guru dan tenaga administrasi sekolah dalam kreatifitas, inovasi sehingga pembelajaran dan manajemen sekolah semakin efektif sesuai dengan tuntutan perubahan.

7.

* 3

*

1. Membagi tugas kepada guru sesuai dengan keterampilan dan keahliannya secara profesional, baik tugas mengajar, tugas tambahan, pembimbing kegiatan ekstra, lomba-lomba dan tugas mengikuti pelatihan maupun mendatangkan narasumber yang dibutuhkan oleh guru, tata usaha, pengelola aset, petugas perpustakaan maupun penjaga sekolah.

2. Melengkapi saran dan prasarana secara terus menerus yang dilengkapi dengan fasilitas internet, telepon, laptop, desktop dan bel otomatis sesuai dengan rencana pengembangan sekolah jangka

Program tindak lanjut dari hasil evaluasi program layanan-layanan khusus sekolah yang mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah.

3

8.

Program tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan program sistem informasi sekolah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan. * Program sistem informasi sekolah dalam mendukung

penyusunan program dan pengambilan keputusan.

Skor Rata-rata = Jumlah Skor : 8 Deskripsi Kinerja yang telah dilakukan:

1 2 ᬈ

Pemanfaatan teknologi secara efektif dalam kegiatan pembelajaran dan manajemen sekolah.

* Pelaksanaan program sistem informasi sekolah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan.

*

* Pelaksanaan program layanan layanan khusus sekolah yang mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah.

*

25 * Program layanan-layanan khusus sekolah yang

mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah.

Evaluasi program layanan layanan khusus sekolah yang mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah.

Evaluasi pelaksanaan program sistem informasi sekolah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan.

(36)

KOMPETENSI : KEWIRAUSAHAAN (PKKS 5)

Menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi

pengembangan sekolah/madrasah

Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin pembelajaran

1

1 1.

Memotivasi warga sekolah untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing

Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi

sekolah/madrasah * Mengatasi dan menemukan solusi terbaik dalam setiap

permasalahan yang dihadapi sekolah (menangani konflik antar guru, konflik antar siswa).

* Mengembangkan budaya konsisten dan pantang menyerah dalam mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi sekolah.

SKOR

NO KRITERIA BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI

*

Menerapkan kreatifitas dan inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan sekolah.

Memotivasi guru dalam melaksanakan pembelajaran (contoh: menjadi contoh dalam berkata, bersikap dan bertindak yang memotivasi misal memberi dorongan, memberi pujian, betutur kata positif).

* Memotivasi tenaga administrasi sekolah dalam bekerja. (contoh: menjadi contoh dalam bersikap dan bertindak yang memotivasi misal memberi dorongan, memberi pujian, betutur kata positif).

* Memberikan contoh kedisiplinan dan kinerja guru untuk mewujudkan visi dan misi sukses sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin pembelajaran.

* Aktif dalam forum pertemuan ilmiah untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin pembelajaran (contoh: seminar pendidikan, karya tulis ilmiah).

* Aktif dalam forum musyawarah/kelompok kerja kepala sekolah, KKG dan organisasi profesi lainnya.

*

2

* Berperilaku konsisten dan pantang menyerah dalam menangani setiap permasalahan yang dihadapi sekolah (menegakkan kedisiplinan dalam menangani guru dan karyawan yang tingkat kehadirannya rendah).

Membudayakan kreatifitas dan inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan sekolah. * Mengembangkan budaya kreatif, inovatif yang

bermanfaat bagi pengembangan sekolah. *

2

* Mengembangkan budaya silaturahmi, kekeluargaan Memberikan keteladanan dan aktif dalam kegiatan PKB (ada karya inovasi pendidikan, publikasi ilmiah, pengembangan diri).

*

Memfasilitasi kreatifitas dan inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan sekolah.

3. * Memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala sekolah (antusias dalam melaksanakan tugas sebagai guru, kepala sekolah). * Memotivasi siswa untuk sukses (menjadi contoh dalam

(37)

* *

Jumlah Skor

Skor Rata-rata = Jumlah Skor : 5 3,40

3

17

1 2 ᬈ

5. Menerapkan nilai dan prinsip-prinsip kewirausahaan dalam mengembangkan sekolah/madrasah

Deskripsi Kinerja yang telah dilakukan:

1. Mencari dan memilih gagasan-gagasan baru untuk melakukan perubahan di bidang PBM, wawasan pendidik dan tenaga pendidik serta di bidang ekstrakurikuler.

2. Mengoptimalkan pembimbingan dalam membuat RPP, melaksanakan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif, penilaian yang benar sesuai dengan standar.

* Mengembangkan sekolah dengan menerapkan prinsip-prinsip Inovatif dan kreatif.

Kemandirian dan rasa percaya diri yang kuat. Kerja keras dan pantang menyerah.

(38)

KOMPETENSI : SUPERVISI PEMBELAJARAN (PKKS 6)

* * *

* Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat Menyusun program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru

3,33

Jumlah Skor

Skor Rata-rata = Jumlah Skor : 3

10 KRITERIA BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI

1

3 ᬈ

Deskripsi Kinerja yang telah dilakukan:

1

* Menindaklanjuti hasil penilaian supervisi akademik dengan mengefektifkan dan lebih mengaktifkan KKG sekolah, mengirim guru dalam pelatihan-pelatihan.

* Menindaklanjuti hasil penilaian supervisi akademik dengan menyelenggarakan workshop dan mengundang nara sumber yang kompeten sesuai dengan hasil evaluasi supervisi akademik.

1 2

2

* Menindaklanjuti hasil penilaian supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru (efektivitas metode pembelajaran, relevansi media pembelajaran, efektivitas teknik penilaian).

Jadwal pelaksanaan dan istrumen supervisi akademik.

Menilai dan

menindaklanjuti kegiatan supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru

Khusus supervisi akademik, kepala sekolah telah menyusun program setiap tahun dan menjadwalkan beberapa kegiatan supervisi:

1. Supervisi perangkat pembelajaran di awal tahun pembelajaran, Supervisi PBM di tengah semester I dan semester II, dan Supervisi penilaian menjelang akhir semester I dan akhir semester II.

ᬆ 3

1. Menyusun program tahunan supervisi akademik dalam 4

rangka meningkatkan profesionalisme guru yang meliputi:

* Membagi tugas pelaksanaan supervisi akademik kepada guru senior yang memenuhi syarat (membuat tim pelaksana supervisi akademik, guru senior yang sesuai mata pelajaran dan pangkatnya lebih tinggi).

* Memanfaatkan hasil penilaian supervisi akademik dalam rangka evaluasi program sekolah di bidang akademik (evaluasi pengembangan silabus yang terintegrasi dengan nilai karakter, alokasi dana penambahan alat peraga dan multimedia). 2.

3.

* Pendelegasian dan pembagian tugas supervisor kepada guru senior.

Dikomunikasikan pada bulan pertama di awal tahun. Fokus pada perbaikan proses dan hasil belajar.

* Mengembangkan instrumen supervisi yang relevan dengan tuntutan perubahan dan sesuai dengan perkembangan kurikulum dari pemerintah (ada muatan nilai-nilai karakter).

Mengevaluasi pelaksanakan supervisi akademik.

3 * Menerapkan prosedur, pendekatan, dan teknik

supervisi yang tepat (ada pra observasi, observasi dan post observasi).

SKOR NO

(39)

a. : JAMARIS, S.Pd. : 197303041993101001 Tempat, Tanggal Lahir : Atar, 4 Maret 1973

Pangkat/Jabatan/Gol. Ruang : Penata Tk.I, Kepala Sekolah, III.D

TMT sebagai guru :

Masa Kerja : 23 tahun, 01 bulan Jenis Kelamin : Laki-laki

Pendidikan Terakhir/Spesialisasi : S1 - PGSD Program Keahlian yang diampu : Guru Kelas

b. Nama Instansi, Instansi Sekolah : SD Negeri 23 Kamang

Telp/Fax :

Kelurahan/Nagari : Kamang

Kecamatan : Kamang Baru

Kabupaten/Kota : Sijunjung

Provinsi : Sumatera Barat

Kepribadian dan Sosial

Kepemimpinan Pembelajaran

Pengembangan Sekolah/Madrasah

Manajemen Sumber Daya

Kewirausahaan

Supervisi Pembelajaran

TOTAL SKOR #

Batang Kariang, 18 Oktober 2016

Kepala Sekolah yang dinilai, Penilai,

JAMARIS, S.Pd. M. NASIR, S.Pd.

NIP. 197303041993101001 NIP. 196405271985021005

REKAPITULASI HASIL PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

PKKS 3 3

Nama NIP

KODE

4

5

3,00

19,39

3,43

PKKS 5

PKKS 6

3,13 SKOR

RATA-RATA NO

NKKS = (Total Skor Rata-rata/ 24) x 100 = 0,81 x 100 = .... 80,78

PKKS 4

2 3,10

1

01-10-1992

PKKS 1

PKKS 2

6

3,40

(40)

Nama Guru :JAMARIS, S.Pd.

NIP / Nomor Seri Karpeg : 197303041993101001 / F 355551 Pangkat/ Jabatan/ Gol. Ruang : Penata Tk.I, Kepala Sekolah, III.D Terhitung Mulai Tanggal :

NUPTK / NRG : 3777777777700045, 120271000024 Nama Sekolah dan Alamat : SD Negeri 23 Kamang, Batang Kariang Tgl. mulai bekerja di sekolah ini :

Periode penilaian : 1 Januari 2016 s.d. 31 Desember 2016

Nama guru : JAMARIS, S.Pd. Nama penilai : M. NASIR, S.Pd.

Tanda tangan : Tanda tangan :

Tanggal :

Batang Kariang, 18 Oktober 2016

Penilai, Kepala Sekolah yang dinilai,

M. NASIR, S.Pd. JAMARIS, S.Pd.

NIP. 196405271985021005 NIP. 197303041993101001

18 Bulan Oktober Tahun 2016

PERSETUJUAN

FORMAT PERSETUJUAN PENILAIAN KINERJA GURU

DENGAN TUGAS TAMBAHAN SEBAGAI KEPALA SEKOLAH

(Persetujuan ini harus ditandatangani oleh penilai dan guru yang dinilai)

Penilai dan guru yang dinilai menyatakan telah membaca dan mamahami semua aspek yang ditulis/ dilaporkan dalam format ini dan menyatakan setuju.

01-10-2013

(41)

a. Nama guru yang dinilai :JAMARIS, S.Pd.

NIP : 197303041993101001

Tempat, Tanggal Lahir : Atar, 4 Maret 1973

Pangkat/Jabatan/Gol. Ruang : Penata Tk.I, Kepala Sekolah, III.D

TMT :

Tahun mulai bekerja sebagai guru :

Masa Kerja sebagai guru : 23 tahun, 01 bulan Mulai mengemban tugas tambahan : 06-03-2013 Masa kerja tugas tambahan : 2 Tahun 10 Bulan Jenis Kelamin : Laki-laki

Pendidikan Terakhir/Spesialisasi : S1 - PGSD Program Keahlian yang diampu : Guru Kelas

b. Nama Sekolah/madrasah : SD Negeri 23 Kamang

Alamat :

Kelurahan/Nagari : Kamang

Kecamatan : Kamang Baru

Kabupaten/Kota : Sijunjung

Provinsi : Sumatera Barat

Telp/Fax :

---=

--- =

---Batang Kariang, 18 Oktober 2016

Guru yang dinilai, Penilai, Pengawas Sekolah,

JAMARIS, S.Pd. M. NASIR, S.Pd. M. NASIR, S.Pd.

Baik Baik Nilai PK Guru Dengan Tugas Tambahan

4,88 89,29 80,78 50,00 19,39

Total perolehan angka kredit Tahun 2016

• Pembelajaran/Pembimbingan

• Tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah

sebutan: x 100

sebutan:

• Tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah • Pembelajaran/Pembimbingan

• Tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah

100%

Konversi nilai PK GURU ke dalam skala 0 – 100 sesuai dengan Permenneg PAN & RB No. 16 Tahun 2009 dengan rumus :

14,63

19,50

(100-4-8-10)

25% Sebutan dan prosentase angka kredit sesuai dengan Permenneg PAN dan RB No.16 Tahun 2009

(100-4-8-10)

4

(AKK−AKPKB−AKP) x NPK

4

FORMAT REKAPITULASI HASIL PENILAIAN KINERJA GURU

100%

AK satu tahun =

(AKK−AKPKB−AKP) x (JM/JWM) x NPK

4 AK satu tahun =

DENGAN TUGAS TAMBAHAN SEBAGAI KEPALA SEKOLAH

x Nilai PKG

Nilai PKG Maksimum Nilai PKG (skala 100) =

Perolehan angka kredit (pembelajaran/pembimbingan) per tahun bagi guru dengan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah

Perolehan angka kredit tugas tambahan per tahun sebagai Kepala Sekolah

Referensi

Dokumen terkait

Memiliki penasehat akademik yang dapat mendeteksi potensi peserta didik (bisa dengan tes bakat disertai data prestasi belajar), memberikan bimbingan akademik dan non

Traskrip akademik adalah dokumen resmi sebagai bukti sah tentang rangkuman kumpulan kegiatan akademik yang telah diikuti sesuai dengan kurikulum yang berlaku untuk program studi

Transkrip akademtk adalah dokumen resmi sebagai bukti sah tentang rangkuman kumpulan kegiatan akademik yang telah diikuti sesuai dengan kurikulum yang berlaku untuk program studi

Penilaian Portofolio adalah teknik penilaian yang dilakukan dengan cara menilai hasil karya peserta didik yang berupa kumpulan tugas, karya, prestasi

Perwalian adalah proses konsultasi Mahasiswa kepada Dosen Wali, baik dalam bidang akademik maupun non akademik untuk menunjang keberhasilan studi dan perkembangan Mahasiswa.

Pemberitahuan informasi mengenai kegiatan-kegiatan akademik atau non akademik yang berkaitan dengan kampus menggunakan mading dirasa kurang efisien dan efektif dikarenakan

Kerjasama yang dilaksanakan harus meliputi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan akademik (Tri Dharma Perguruan Tinggi) dan non- akademik dalam rangka pencapaian

Chek list dokumen: No Dokumen Chek list 1 Peningkatan KKM 2 Hasil UN 3 Program keunggulan dan inovasi baik akademik maupun non akademik 4 Data prestasi akademik dan non