• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KKN PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN KKN PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERB"

Copied!
152
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Thomas Edy Rahardjo
    • Rendi Redona
    • Avelino Pereira Da Silva
    • Nunun Septaria
    • Wayan Gunakse
    • Ramona Mokodompit
    • Vicky Donny Vernando
    • Raymond Richard. M
    • Susi Sugiarti
    • Aspentri
    • Herwindra Puspasari
  • Pengajar:
    • Arif Dwi Saputra, SS.,MM.Par
  • Sekolah: Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta
  • Mata Pelajaran: Hospitality
  • Topik: Kita Tingkatkan Pengembangan Masyarakat Berbasis Pariwisata Lewat Kegiatan Perbaikan Lingkungan Desa Bersama Masyarakat
  • Tipe: laporan
  • Tahun: 2014
  • Kota: Yogyakarta

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang, tujuan, dan manfaat dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. KKN ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan masyarakat berbasis pariwisata melalui perbaikan lingkungan. Dalam konteks ini, pengembangan pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan pentingnya pariwisata sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengembangan yang terencana, pariwisata dapat berfungsi sebagai alat untuk pelestarian alam dan budaya. Dusun Klurak Baru, yang terletak dekat dengan Candi Prambanan, memiliki potensi yang perlu dikembangkan untuk menarik wisatawan.

1.2. Tujuan

Tujuan KKN adalah untuk menciptakan iklim yang mendukung pengembangan masyarakat di Klurak Baru. Ini meliputi pemberdayaan ekonomi, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pariwisata, dan peningkatan kualitas lingkungan untuk kenyamanan wisatawan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi program KKN secara umum.

1.3. Manfaat

Manfaat dari KKN ini meliputi peningkatan keterampilan masyarakat dalam pariwisata, pengembangan program yang inovatif, serta peningkatan kerjasama antara STP AMPTA Yogyakarta dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktis yang berharga.

II. KERANGKA KONSEP KEGIATAN

Bagian ini membahas teori yang mendasari kegiatan KKN, termasuk konsep pengembangan masyarakat dan pariwisata. Kerangka konsep ini menjadi acuan dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan pariwisata.

2.1. Tinjauan Teoritis

Tinjauan ini mencakup definisi dan konsep pengembangan masyarakat serta pariwisata. Pengembangan masyarakat diartikan sebagai proses meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasi aktif. Pariwisata, di sisi lain, didefinisikan sebagai kegiatan yang melibatkan perjalanan dan interaksi dengan budaya lokal.

2.2. Fokus KKN

Fokus kegiatan KKN ini adalah pada pengembangan empat pilar: ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. Setiap pilar memiliki tujuan spesifik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Klurak Baru secara keseluruhan.

2.3. Metode Pelaksanaan Kegiatan

Metode pelaksanaan mencakup analisis situasi dan deskripsi rencana kegiatan. Tim KKN melakukan observasi dan pengumpulan data untuk merumuskan rencana yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

III. HASIL KEGIATAN

Bagian ini menyajikan hasil dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama KKN. Setiap kegiatan diuraikan dengan tujuan, indikator keberhasilan, dan deskripsi pelaksanaan.

3.1. Gambaran Umum Lokasi KKN

Gambaran umum lokasi mencakup deskripsi tentang Klurak Baru, yang merupakan daerah dengan potensi pariwisata tinggi. Lokasi ini memiliki sejarah yang kaya dan berbagai aktivitas ekonomi yang mendukung pengembangan pariwisata, seperti kerajinan tangan.

3.2. Narasi Kegiatan KKN

Narasi kegiatan menjelaskan berbagai program yang dilaksanakan, termasuk pendataan usaha, pelatihan, dan kegiatan lingkungan. Setiap kegiatan dirancang untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan serta ekonomi lokal.

IV. PEMBAHASAN HASIL KEGIATAN KKN

Pembahasan ini menganalisis hasil dari kegiatan KKN, termasuk keberhasilan yang dicapai dan tantangan yang dihadapi. Evaluasi dilakukan untuk melihat dampak dari kegiatan terhadap masyarakat.

4.1. Analisis dan Pembahasan

Analisis menunjukkan bahwa kegiatan KKN berhasil dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan lingkungan dan pariwisata. Namun, beberapa kegiatan masih memerlukan perhatian lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya.

4.2. Evaluasi Hasil Kegiatan KKN Secara Umum

Evaluasi mencakup faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanaan KKN. Ditemukan bahwa dukungan masyarakat dan kerjasama dengan pemerintah lokal menjadi kunci keberhasilan, sementara kurangnya sumber daya dan keterlibatan masyarakat menjadi tantangan.

V. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Kesimpulan merangkum hasil dari kegiatan KKN dan memberikan rekomendasi untuk kegiatan di masa mendatang. Rekomendasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas program KKN dan memberdayakan masyarakat lebih lanjut.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan menegaskan bahwa KKN telah berhasil dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pariwisata dan lingkungan. Kegiatan yang dilakukan memberikan dampak positif dan membuka peluang baru bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata.

5.2. Rekomendasi

Rekomendasi mencakup perlunya pelatihan lanjutan dan pembinaan bagi masyarakat, serta peningkatan kerjasama antara pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan program. Selain itu, penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Gambar

Tabel 2.1 Kerangka Implemantasi Kebijakan Pariwisata
Tabel 2.2
Gambar 2.1 Struktur Organisasi KKN Kelompok 1 STP AMPTA Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan agenda rutin dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Alauddin Makassar di

Kissya (2013) setelah ikan lompa yang dilindungi cukup besar dan siap untuk panen (sekitar 5—7 bulan setelah terlihat pertama kali), Kewang dalam rapat rutin seminggu sekali