• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KER"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL ILMIAH

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA

TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT MUGI

Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan Memenuhi Persyaratan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jenjang Pendidikan Strata Satu

JurusanManajemenSDM

Diajukan oleh :

MARDIYANTO LUKMAN PRABOWO 2011.40.3099

Pembimbing Materi :Dr. Asrul, S.E., M.M

Pembimbing Teknis :Dr. Drs. H. M. Machmud, M.Sc., A.P.U

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI MULIA PRATAMA

BEKASI

(2)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah variabel Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT MUGI serta untuk mengetahui variabel manakah yang berpengaruh secara dominan diantara dua variabel Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap kinerja karyawan pada PT MUGI. Sampel menggunakan metode Purposive Sampling yaitu dengan memilih langsung seluruh karyawan sebanyak 30 orang.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara langsung kepada pihak – pihak yang terlibat dengan masalah yang sedang dibahas serta memberikan kuesioner kepada karyawan yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Data dianalisis dengan menggunakan Metode Kualitatif dan Metode Kuantitatif yang menggunakan lima rumus yaitu Analisa Regresi Berganda, Analisa Korelasi Berganda, Uji T-test, Uji F serta Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama Kepuasan kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT MUGI dibuktikan oleh hasil penelitian yaitu :Kepuasan Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan

kinerja karyawan (Y) pada PT Mugi. Hal ini terlihat dari hasil analisis dengan menggunakan koefisien regresi linear berganda, diperoleh nilai sebesar:Ye= 22,27 -0,55 X1 + 0,12 X2. Kesimpulan dari analisis dengan menggunakan rumus koefisien regresi linear berganda adalah bila kepuasan kerja (X1=0) tidak di efektifkan dan

pemberian motivasi kerja (X2 = 0) tidak ditingkatkan, maka tingkat kinerja karyawan

yang dapat dicapai hanya 22,27 satuan. Sedangkan apabila kepuasan kerja ditingkatkan efektivitasnya sebesar 100 satuan (X1=100) akan mengakibatkan kinerja

karyawan meningkat sebesar 55 satuan dengan asumsi pemberian motivasi kerja tetap (X2=0). Selanjutnya apabila pemberianmotivasi kerja bertambah sebesar 100 satuan

(X2=100) akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 12 satuan dengan asumsi

pemberian kepuasan kerja tetap (X1=0). Kemudian nilai koefisien korelasi antara

kepuasan kerja (X1) dan kinerja karyawan (Y) sebesar 0,23. Hasil ini menunjukkan

bahwa terdapat hubungan yangpositif antara kepuasan kerja dan kinerja karyawan dan nilai koefisien korelasi antaramotivasi kerja (X2) dan kinerja (Y) sebesar 0,47.Hasil

(3)

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Karyawan merupakan aset perusahaan yang sangat berharga yang harus dikelola

dengan baik oleh perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang optimal. Salah

satu hal yang harus menjadi perhatian utama perusahaan adalah kepuasan kerja para

karyawannya, karena karyawan yang dalam bekerja mereka tidak merasakan

kenyamanan, kurang dihargai, tidak bisa mengembangkan segala potensi yang

mereka miliki, maka secara otomatis karyawan tidak dapat fokus dan berkonsentrasi

secara penuh terhadap pekerjaannya.

Selain kepuasan kerja, perusahaan juga harus memperhatikan mengenai

bagaimana menjaga dan mengelola motivasi pegawai dalam bekerja agar selalu tinggi

dan fokus pada tujuan perusahaan.

Dalam hal ini penulis lebih memfokuskan permasalahan pada kondisi yang

dialami oleh karyawan PT MUGI, apakah karyawan merasa puas dan termotivasi

terhadap bidang kerjanya, karena karyawan rentan sekali mengalami penurunandalam

kinerjanya.

B. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah:

a. Untuk menjelaskan pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan.

(4)

c. Untuk menjelaskan pengaruh Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap

Kinerja Karyawan.

C. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang penulis harapkan dari penelitian ini adalah:

a. Bagi perusahaan

1. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan

motivasi kerja sehingga sehingga dapat mendorong motivasi karyawan dalam

bekerja untuk mendapatkan hasil kinerja yang lebih baik lagi.

2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan masukan untuk

pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia.

b. Bagi penulis

Penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman

berharga dalam menerapkan teori – teori yang didapat di bangku kuliah dan

sebagai awal informasi penelitian lanjutan, serta sebagai salah satu syarat untuk

memperoleh gelar Strata 1 pada STIE Mulia Pratama.

METODE PENELITIAN

Metode Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data tersebut, penulis melakukan dua pendekatan, yaitu :

(5)

Dalam metode ini penulis mempelajari, menggunakan dan memanfaatkan buku –

buku bacaan, bahan – bahan perkuliahan untuk mendapatkan teori yang akan

digunakan dalam penelitian dan penyusunan skripsi ini.

b. Penelitian Lapangan(Field Research)

Untuk mengembangkan metode ini diperlukan penelitian lapangan sebagai objek

yang akan diteliti dengan cara sebagai berikut :

1. Pengamatan(Observation)

Pengumpulan data secara langsung dilapangan dimana penulis melakukan

pengamatan dan penelitian secara langsung pada objek penelitian.

2. Wawancara(Interview)

Mengadakan tanya jawab dengan pihak – pihak terkait guna memperoleh data

– data yang berhubungan dengan objek penelitian.

3. Daftar Pertanyaan(Quesioner)

Pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan melalui daftar pertanyaan

yang diberikan kepada responden, yaitu karyawan PT MUGI.

Metode Analisis Data

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan

motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, maka analisis data yang digunakan :

a. Metode Kualitatif

Analisis kualitatif yaitu suatu analisis di mana data yang diperoleh mengenai

(6)

antara teori dari literatur dengan kenyataan yang diperoleh penulis selama penelitian

dilakukan.

b. Metode Kuantitatif

Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus :

1. Analisa Koefisien Regresi Linear Berganda

Yaitu untuk mengukur seberapa jauh pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja

terhadap kinerja karyawan.

2. Analisa Koefisien Korelasi Berganda

Dalam hal ini, koefisien korelasi berganda untuk mengetahui seberapa kuat

hubungan antara Kepuasan kerja dan Motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.

3. Uji t –test

Uji t dilakukan untuk menguji kebenaran hipotesis 1 dan 2 yang menunjukkan

pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

4. Uji f

Uji f dilakukan untuk menentukan kebenaran hipotesis 3 yang menunjukkan

pengaruh secara bersama-sama variabel bebas terhadap variabel terikat.

5. Uji Koefisien Determinasi Berganda

Analisis ini untuk mengetahui kontribusi variabel x1dan x2terhadap variabel y.

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Analisis Koefisisen Regresi Linear Berganda

(7)

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2 (Pers.1)

143512 = 2087 b0 + 146375 b1 + 141445 b2 (Pers.2)

139769 = 2032 b0 + 141445 b1 + 138046 b2 (Pers.3)

Untuk mencari nilai b0, b1, b2 penulis menggunakan cara menyamakan dan

menghilangkan harga b0terlebih dahulu.

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2 x 2087/2087

143512 = 2087 b0 + 146375 b1 + 141445 b2 x 30/2087

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2

2062,94 = 30 b0 + 2104,09 b1 + 2033,37 b2

- 2,94 = 0 - 17,09 b1 - 1,37 b2 (Pers.4)

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2 x 2032/2032

139769 = 2032 b0 + 141445 b1 + 138046 b2 x 30/2032

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2

2063,51 = 30 b0 + 2088,26 b1 + 2038,08 b2

- 3,51 = 0 - 1,26 b1 - 6,08 b2 (Pers.5)

Langkah selanjutnya adalah mencari nilai b2 dengan cara menyamakan dan

menghilangkan harga b1dengan menggunakan persamaan 4 dan persamaan 5.

- 2,94 = 0 - 17,09 b1 - 1,37 b2 x 17,09/17,09

(8)

- 2,94 = 0 - 17,09 b1 - 1,37 b2

- 47,60 = 0 - 17,09 b1 - 82,46 b2

44,66 = 0 + 81,09 b2

44,66 = 81,09 b2

b2 = 44,66/81,09

b2 = 0,55

Selanjutnya gunakan persamaan 4 kembali untuk mencari nilai b1.

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2

- 2,94 = 17,09 b1 - 1,37(0,55)

- 2,94 = 17,09 b1 - 0,75

17,09 b1 = 2,94 - 0,75

17,09 b1 = 2,19

b1 = 2,19/17,09

b1 = 0,12

Setelah nilai b1 dan nilai b2diketahui, kemudian mencari nilai b0 dengan cara

memasukkan nilai dan nilai ke dalam persamaan 1 berikut ini.

2060 = 30 b0 + 2087 b1 + 2032 b2

2060 = 30 b0 + 2087(0,55) + 2032(0,12)

2060 = 30 b0 + 1147,85 + 243,84

2060 = 30 b0 + 1391,69

(9)

30 b0 = 668,31

b0 = 668,31/30

b0 = 22,27

Setelah mengetahui nilai b0, b1, dan b2, maka akan didapatkan persamaan

garis koefisien regresi linear berganda Ye= 22,27 - 0,55 X1 + 0,12 X2.

2. Analisis Koefisien Korelasi Linear Berganda (Ry12)

(10)
(11)

Ry12= 2

3. Analisis Koefisien Determinasi Kd = R2y12 x 100 %

Kd = (0,50)2 x 100 %

Kd = 0,25 x 100 %

Kd = 25 %

4. Analisis Statistik Uji t

a. Kepusan Kerja (X1) dan Kinerja Karyawan (Y)

(12)

hitung

b. Motivasi kerja (X2) dan Kinerja (Y)

(13)

5. Analisis Statistik Uji f

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Berdasarkan uraian dan penjelasan yang telah dikemukakan pada bab-bab

sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Kepuasan Kerja (x1) dan Motivasi Kerja (x2) memiliki pengaruh yang positif

dalam meningkatkan kinerja karyawan (y) pada PT Mugi. Hal ini terlihat dari

hasil analisis dengan menggunakan koefisien regresi linear berganda, diperoleh

(14)

menggunakan rumus koefisien regresi linear berganda adalah bila kepuasan kerja

(X1=0) tidak di efektifkan dan pemberian motivasi kerja (X2 = 0) tidak

ditingkatkan, maka tingkat kinerja karyawan yang dapat dicapai hanya 22,27

satuan. Sedangkan apabila kepuasan kerja ditingkatkan efektivitasnya sebesar 100

satuan (X1=100) akan mengakibatkan kinerja karyawan meningkat sebesar 55

satuan dengan asumsi pemberian motivasi kerja tetap (X2=0). Selanjutnya apabila

pemberianmotivasi kerja bertambah sebesar 100 satuan (X2=100) akan

meningkatkan kinerja karyawan sebesar 12 satuan dengan asumsi pemberian

kepuasan kerja tetap (X1=0).

2. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus koefisien korelasi

linear berganda (Ry12) didapat nilai sebesar 0,50. Hasil ini menunjukkan bahwa

terdapat hubungan yang cukup kuatantara kepuasan kerja dan motivasi kerja

terhadap kinerja karyawan pada PT Mugi.Sementara itu dari nilai koefisien

determinasi dapat diketahui bahwa besarnya kontribusi kepuasan kerja dan

motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan adalah 25% dan sisanya

75% dipengaruhi oleh faktor lain.

3. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik uji t,

keberartian pengaruh dan hubungan kepuasan kerjaterhadapkinerja karyawan

diperoleh nilai thitung(1,28) < nilai ttabel(2,05). Kesimpulannya adalah Ho diterima

dan Haditolak, artinya : “Kepuasan kerjakurang mempunyai hubungan

yangkuatterhadap kinerja karyawan pada PT Mugi“. Sedangkan berdasarkan

(15)

pengaruh dan hubunganmotivasi kerja terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai

thitung (3,22) > nilai ttabel (2,05). Kesimpulannya adalah Ho ditolak dan

Haditerima, artinya :“Motivasi kerja mempunyai pengaruh yang kuatterhadap

kinerja karyawan pada PT Mugi“.

4. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan analisis uji F diperoleh nilai

Fhitung (2) < nilai Ftabel (2,02), maka kesimpulannya adalahHo diterima dan

Haditolak, artinya :“Kepuasan kerja dan Motivasi kerja secara bersamakurang

mempunyai hubungan yang kuat terhadap kinerja karyawan pada PT Mugi“.

Saran

Untuk mencapai tujuan PT MUGI terhadap kinerja karyawannya ada

beberapa saran yang ingin disampaikan sebagai berikut :

1. Disarankan kepada perusahaan untuk selalu memberikan peluang berupa kenaikan

gaji, memfasilitasi karyawan untuk mempererat hubungan sesama rekan kerja.

2. Disarankan kepada perusahaan untuk selalu memperhatikan absensi karyawannya,

meningkatkan pemberian pelatihan, melakukan motivasi yang berkala, dan

memberikan kesempatan yang lebih luas untuk promosi pada karyawannya.

3. Karena didapati hasil penelitian bahwa kepuasan kerja dan motivasi kerja secara

bersamakurang mempunyai hubungan yang kuat terhadap kinerja karyawan.

Maka untuk penelitian di masa yang akan datang sebaiknya perusahaan lebih

fokus terhadap pengukuran kepuasan karyawan dan pemberian motivasi yang

(16)

MUGI, pada dasarnya banyak faktor didalam meningkatkan kinerja karyawan,

namun alangkah lebih baiknya jika perusahaan juga menjadikan kepuasan dan

motivasi sebagai tolak ukur dalam menilai kinerja karyawan.

DAFTAR PUSTAKA

Dessler, Gark.2006.Manajemen Personalia (Terjemahan Moh. Masud).Jakarta:Erlangga.

Hany, T. H.2003.Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia.Yogyakarta:BPFE.

Manulang. 2003.Pengantar Ekonomi Perusahaan.Yogyakarta:Ghalia.

Martoyo, Susilo.2002.Manajemen Sumber Daya Manusia.Yogyakarta:BPFE.

Nitisoemito, Alex.2002.Manajmen Personalia.Yogyakarta:Ghalia.

Simamora.2005.Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi II.Jakarta:Intermedia.

Sugiyono.2004.Stastistik Untuk Penelitian.Bandung:Alfabeta.

Sutarto.2008.Dasar-Dasar Organisasi / Cet.18.Yogyakarta:BPFE.

Referensi

Dokumen terkait

Udang Putih (Litopenaeusvannamei) Ditinjau dari Segi Hubungan Panjang dan Berat Relevansi Kurikulum dan Proses Pembelajaran Program Studi S1 Pendidikan Fisika 4. Universitas

[r]

Wawancara terstruktur digunakan sebagai teknik pengumpulan data, bila peneliti atau pengumpul data telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang

 Perhatian ekstra apa saya yang ibu/bapak berikan bagi para siswa untuk membantu mereka mempersiapkan ujian..  Apakah ibu/bapak memberi semangat atau menenangkan para siswa

[r]

Dari beberapa polinomial khusus yaitu polinomial Hermite, polinomial Bessel, polinomial Laguerre dan polinomial Legendre, dapat juga dicari fungsi eigen dari operator

Dengan demikian, pada kesempatan tugas perancangan desain interior ini penulis tertarik untuk membuat fasilitas perpustakaan untuk desainer yang mampu memfasilitasi

Mahasiswa diharapkan dapat mengerti, memahami dan menguasai teori - teori dasar dari bermain, urgensi kegiatan bermain bagi siswa, tahapan perkembangan bermain, jenis