Cara menggambar Clean Up Dan Sisip

60 

Teks penuh

(1)
(2)

Mendeskripsikan gambar yang asli

Mengambar

Menggambar (Inggris: drawing) adalah kegiatan kegiatan membentuk imajinasi, dengan

menggunakan banyak pilihan teknik dan alat.

Bisa pula berarti membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan dari alat gambar.

Pelakunya populer dengan sebutan Penggambar/juru gambar (inggris:draftsman) yang merupakan

(3)

Mendeskripsikan gambar yang asli

Perkembangan perangkat lunak grafis membuat kegiatan menggambar bisa pula dilakukan dengan sentuhan penuh alat-alat komputer.

(4)

Mendeskripsikan gambar yang asli

Berikut daftar perangkat lunak yang

memungkinkan kegiatan menggambar :

Microsoft Expression Inkscape

Adobe Photoshop Adobe Illustrator Paint Shop Pro Corel Painter Pixia

Kolourpaint

(5)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

"Clean-Up" merujuk kepada proses

penyempurnaan karya seni kasar animasi 2D.

Tujuan bersih-bersih adalah untuk menciptakan animasi dengan halus, garis konsisten seni dan garis berat sebelum ditransfer ke cels untuk

(6)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Kadang-kadang animator menandai catatan pada seni bersih-bersih dengan pensil atau tinta, dalam warna-warna yang tidak akan ditransfer ke sel-sel, pada baris dibersihkan bekerja -

(7)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Clean up dan sisip

Menggambar clean up adalah membersihkan gambar dengan cara menjiplak pada animasi.

(8)

Menu Disk Cleanup yang kita jumpai pada

Windows dapat membantu kita dalam membersihkan hard disk kita dari file-file yang sebenarnya tidak kita perlukan, kita juga bisa menghapus permanen file-file yang tidak kita perlukan, seperti:

File yang masih tersimpan di Recycle Bin - File-file sementara (temporary)

- Chaced halaman web yang tidak kita perlukan

- File-file download yang tersimpan sementara di dalam hard disk.

(9)

 Ketika kita menjalankan Disk Cleanup

sebagai bagian rutin dari "Maintenance Wizard", kita bisa mengatur tipe-tipe file yang akan kita hapus.Bila kita menjalankan Disk Cleanup

sebagai program tersendiri, Disk Cleanup bisa membuat kita menghitung ruang hard disk yang akan kita dapatkan dengan menghapus file-file yang tidak kita perlukan, juga bisa menampilkan deskripsi dan isi file-file tersebut.

(10)

Kita juga bisa menghapus file komponen windows yang tidak kita perlukan seperti file

tema desktop misalnya.Disk Cleanup juga bisa digunakan untuk meng-uninstall program yang ingin kita hapus.

(11)

Membuat gambar clean up dan sisip

DESKRIPSI UNIT: Unit ini mendeskripsikan

ketrampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memperhalus gambar kunci dan untuk membuat gambar tiga dimensi untuk

meyakinkan bahwa laporan kreatif itu

sepenuhnya terpenuhi dalam produksi pada industri budaya.

(12)

1. Menemukan syarat-syarat gambar yang asli,

1.1 Semua syarat gambar asli yang terdapat pada lembaran-lembaran model, gambar kunci dan instruksi sutradara atau camera sheet.

1.2 Semua lembaran model dikumpulkan yang sesuai untuk referensi.

(13)

1.3 Semua gambar kunci yang menunjukkan masalah atau kesalahan menurut orang yang cocok, diperiksa.

1.4 Semua penggalan animasi yang berlawanan dengan camera sheet, yang

menunjukkan masalah atau kesalahan pada personil yang relevan, diperiksa

(14)

2 Membuat gambar-gambar asli

2.1 Gambar-gambar asli itu dipastikan dibuat dalam batasan produksi.

2.2 Gambar asli disesuaikan dengan kunci animasi.

(15)

2.3 Desain yang disetujui / lembaran-lembaran model dipastikan tercermin persis dalam gambar-gambar asli yang dianggap sebagai standar yang disepakati.

(16)

2.5 Gambar asli diidentifikasi dan disimpan dengan aman

(17)

2.6 Gambar kunci asli dibagikan

kepada personil yang relevan bilamana diperlukan.

2.7 Pembetulan pada gambar asli dilakukan seperlunya setelah berkonsultasi dengan

personil yang sesuai.

(18)

3. Mengidentifikasi syarat-syarat gambar tiga dimensi.

3.1Pemeriksaan gambar kunci asli, yang menunjukkan masalah atau kesalahan dengan orang yang relevan, dilakukan.

3.2 Semua pecahan animasi pada camera sheet, yang menunjukkan masalah atau

kesalahan dengan personil yang sesuai, diidentifikasi.

(19)

4. Membuat gambar tiga dimensi.

4.1Gambar-gambar tiga dimensi dipastikan bahwa diproduksi dalam batasan produksi.

4.2 Gambar tiga dimensi itu dipastikan bahwa persis menunjukkan:

-Informasi yang terkandung dalam pecahan-pecahan animasi.

-Kesepakatan dengan design / lembaran-

lembaran model.

-Persetujuan standarisasi.

(20)

4.3 Gambar asli kunci pada gambar-gambar tiga dimensi dipahami dengan cermat dan

akurat.

4.4 Diikuti pecahan soundtrack yang tersedia.

4.5 Gambar-gambar tiga dimensi pada personil yang relevan disediakan bilamana diperlukan.

(21)

4.6 Gambar tiga dimensi itu dikoreksi seperlunya setelah berkonsultasi dengan personil yang relevan

(22)

BATASAN VARIABEL

1.Storyboard dapat mencerminkan serangkaian gaya animasi yang meliputi :

- Gambar - Puppetry

- Digital imaging

- Teknik dan gaya grafik yang luas

(23)

2. Perintah software meliputi :

- Gambar - Puppetry

- Digital imaging

(24)

3. Jenis-jenis produksi dapat meliputi: - Ciri-ciri film

- Film pendek - Iklan

- Video musik

- Produksi televisi

(25)

4.Personil yang relevan meliputi: - Desainer produksi

- Supervisor

- Kepala bagian

- Pengarah fotografi - Sutradara

(26)

- Produser

- Pengarah teknis - Staf teknik lain

- Staf spesialis lain - Desainer

- Manajer studio

- Personil produksi animasi - Artist visual

(27)

5. Elemen-elemen yang dianimasikan meliputi : - Karakter

- Latar

- Property misal furniture

(28)

6. Detail untuk gambar kunci dapat ditemukan pada :

- Storyboard

- Layout gambar - Layout gambar - Kamera sheet

- Penggalan soundtrack

(29)

7. Image yang dianimasikan dapat berupa:

- Pencitraan yang digambar tangan - Bentuk-bentuk dan ‘action’ yang dibuat melalui komputer

(30)

8. Penggalan mungkin dapat menunjukkan:

- Jumlah dimensi yang diperlukan - Jejak ‘action’ dan penyertaan

(31)

9. Gambar-gambar kunci asli dan tiga dimensi dapat: :

- Diproduksi dalam berbagai macam gaya grafis

- Melibatkan banyak gaya dan teknik grafis

(32)

PANDUAN PENILAIAN

1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang Penilaian harus meliputi bukti pengetahuan utama dan ketrampilan pada bidang-bidang berikut :

(33)

1.1 Visualisasi dan pemahamankonsep kreatif. 1.2 Memahami skrip, spesifikasi dan instruksi. 1.3 Prinsip dan teknik produksi animasi.

1.4 Gambar pada skala.

(34)

1.5 Prinsip dan teknik animasi

1.6 Komposisi dan pembuatan film

1.7 Memahami elemen artistik produksi

1.8 Mengenal metode dan teknik animasi saat ini 1.9 Menjaga integritas design

(35)

1.10 Gambar hidup dan terjemahan ke karakter yang dianimasikan

1.11 Teori warna, garis, dimensi, kedalaman dan penerapannya pada layar kaca.

1.12 Karakter gambar 1.13 Gambar kartun

1.14 Prosedur kerja atau campuran keduanya.

(36)

2.Konteks penilaian

2.1 Penilaian mungkin dapat terjadi pada tempat kerja, diluar tempat.

2.2 Penilaian diluar tempat kerja harus dilakukan dengan lingkungan

kerja yang disimulasikan mendekat tempat kerja.

(37)

2.3 Penilaian dapat menggunakan beberapa metode untuk menilai kemampuan dan

pengetahuan utama yang mendukung penerapan, dan dapat mencakup:

2.3.1 Contoh kerja atau aktivitas kerja yang disimulasikan.

2.3.2 Pertanyaan lisan / wawancara yang ditujukan untuk mengevaluasi proses yang digunakan dalam mengembangkan dan

(38)

2.3.3 Laporan / buku catatan kemajuan.

2.3.4 Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.3.5 Bukti portfolio yang menggambarkan

proses yang digunakan dalam mengembangkan dan mewujudkan konsep kreatif.

(39)

3. Aspek penting penilaian

Bukti berikut ini penting untuk menilai kompetensi dalam unit ini:

3.1 Pengembangan gambar-gambar asli dan

tiga dimensi yang memenuhi persyaratan praktis termasuk dalam jenis produksi dan batasan

sumber, khususnya batasan anggaran.

(40)

1. Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi.

2. Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi. 3. Merencanakan dan mengorganisir

aktivitas-aktivitas.

4. Bekerja dengan orang lain dan kelompok.

5. Menggunakan ide-ide dan teknik matematika. 6. Memecahkan masalah.

7. Menggunakan teknologi

(41)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Tracing, berawal dari kata trace, yang

bermaksud menelusuri atau penelusuran. Dalam grafis, tracing bermakna menggambar ulang

dengan memakai acuan/patrun.

(42)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Misalnya, Adobe Illustrator, Macromedia

Freehand, Corel Draw, Zara X ataupun software khusus tracing seperti Corel Trace dan bahkan Adobe Illustrator keluaran CS versi 1 ke atas sudah menanamkan tool live trace di

(43)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Dalam terminologi komputer grafis, vector adalah sekumpulan objek dalam garis atau

bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki resolusi

bebas. Karena itu, vector bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa kehilangan

(44)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Berbicara tracing, bukan pada tempatnya bila kita membahas tracing dalam konotasi sempit sebagai plagiat atau menjiplak

(45)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Tracing adalah teknik penggambaran cepat, baik secara manual atau digital. Tracing adalah

jawaban untuk tuntutan proses produksi yang berpacu dengan waktu.

Tanpa tracing, barangkali tak akan ada printing tekstil, screen printing, atau air brush style

(46)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Proses pecah warna pada printing tekstil butuh tracing, menggambar motif pada kain batik

butuh kemampuan tracing, sampai untuk masking airbrush sekalipun dibutuhkan kemampuan tracing.

Dari keterangan singkat ini bisa kita simpulkan, pengertian tracing tidaklah sesempit arti

(47)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Teknik Tracing dan Penerapannya

Manual Tracing.

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar,

saya sering mendapat pelajaran peta buta. Guru memberi saya tugas untuk menjiplak gambar

peta dari atlas.

(48)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Dari beberapa artikel yang saya baca dan gambaran di atas, dulu tracing memang

dilakukan dengan meletakkan gambar asli

dibawah kertas kalkir, lembaran acetate, mika susu/kodaktris, boleh kertas doorslag, atau

kertas roti. Lalu kita menggambar menggunakan tinta cina, rapido, atau tinta afdek yang pekat.

Proses manual ini banyak kita lakukan pada proses pecah warna untuk film sablon juga

(49)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Digital Tracing.

Tracing digital saat ini banyak kita kerjakan dengan bantuan computer.Gambar asli di-scan, lalu dijiplak lewat bantuan piranti lunak

semacam Adobe Illustrator, Adobe Freehand, Adobe Photoshop, Coreldraw atau Corel

(50)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Studio animasi tradisional saat itu juga

menggunakan cara ini untuk memindahkan

gambar kunci dan inbetween animator ke lembar shell acetate. Pekerjaan ini ditangani oleh ahli

khusus yang disebut clean up animator.

Kadangkala, tracing dilakukan dengan bantuan proyektor. Banyak dijumpai pada teknik

(51)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Bisa dengan bantuan mouse saja, atau kalau punya uang bisa memakai graphic tablet, yakni pena stylus dengan digitizer pad, semacam

Genius atau Wacom.

(52)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Bila kita melakukan tracing digital dengan

(53)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Bila diterapkan pada penggarapan illustrasi, hasilnya “cartoon like” diluar natural, gaya ini digandrungi belakangan ini seiring dengan murahnya harga perangkat Komputer dan Graphic Tablet.

Tracing yang dilakukan dengan bantuan aplikasi berbasis bitmap semacam Photoshop,

photopaint atau Painter, kita sebut tracing

(54)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

karena simulasi warna overprint dapat langsung terlihat.File yang dihasilkan cenderung lebih

berat, tidak scalable, jadi kita harus bekerja

pada proporsi 1:1, tapi untuk urusan gradasi dan effect, bitmap ini lebih smooth.

Bila diterapkan pada illustrasi lebih bagus

(55)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Disamping tracing yang masih menggunakan kekuatan otak dan tangan, sebenarnya ada

aplikasi yang dapat melakukan tracing mandiri, semacam Corel trace dan Live Trace-nya Adobe Illustrator.

(56)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Barangkali untuk menjawab pertanyaan, mengapa foto harus ditracing lagi untuk

(57)

Cara Menggambar Clean Up & Sisip

Tracing bukanlah masalah menjiplak dalam arti sempit, tracing adalah teknik penggambaran

ulang baik manual atau digital. Dalam illustasi, tracing adalah style yang membutuhkan

(58)
(59)
(60)

SMK NEGERI 2 CIKARANG BARAT

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...