DAFTAR ISI
Halaman Judul i
Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. LATAR BELAKANG 1
B. LANDASAN HUKUM 4
C. MAKSUD DAN TUJUAN 6
D. SISTEMATIKA PENULISAN 6
BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN 8
A. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI 8
B. SUMBER DAYA DINAS PENDIDIKAN 23
C. KINERJA PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN 25
D. TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN DINAS
PENDIDIKAN 59
BAB III ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI 63 A. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN 63
B. TELAAH, VISI, MISI, DAN PROGRAM KEPALA DAERAH TERPILIH 66
C. TELAAH RENSTRA KEMDIKBUD TAHUN 2008 – 2014 68
D. TELAAH RTRW DAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS 69
E. PENENTUAN ISU-ISU STRATEGIS 71
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 74
A. VISI DAN MISI DINAS PENDIDIKAN 74
B. TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH DINAS PENDIDIKAN 75
C. STRATEGI DAN KEBIJAKAN 77
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK
SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF 83
A. PROGRAM 83
B. KEGIATAN 85
C. INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF 88 BAB VI INDIKATOR KINERJA DINAS PENDIDIKAN MENGACU PADA TUJUAN DAN
SASARAN RPJMD PROVINSI JAWA TENGAH 99
A. ASPEK KETERSEDIAAN 99
B. ASPEK KETERJANGKAUAN 100
C. ASPEK KUALITAS 100
D. ASPEK KESETARAAN 101
E. ASPEK KEPASTIAN 101
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
DINAS PENDIDIKAN
Jalan Pemuda No.134 Semarang 50132 Telpon (024) 3515301 Faximile : (024) 3520071
KEPUTUSAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH
NOMOR : 050.11 / 14486
TENTANG
PENETAPAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2013 – 2018
KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH
Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Keputusan Gubernur
Jawa Tengah Nomor 050/28 Tahun 2014 tentang Pengesahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 maka berdasarkan diktum KELIMA, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah menetapkan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah yang telah disesuaikan dengan hasil verifikasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 disahkan oleh Gubernur;
b. bahwa untuk memberikan arah dalam pelaksanaan pembangunan dan mendukung tujuan pembangunan daerah dibidang pendidikan agar sesuai dengan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah 2013-2018, perlu disusun dan ditetapkan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, perlu diterbitkan Surat Keputusan Kepala Dinas tentang Penetapan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
5. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi Dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah;
10. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 6 Seri D Nomor 2, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 12);
11. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 – 2025
(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 3 Seri E Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9);
12. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 Tahun
2008 tentang Urusan Pemerintahan Yang Menjadi
Kewenangan Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 4 Seri E Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 10);
13. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan;
14. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 – 2018
(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 65);
15. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 87 Tahun 2011 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 Nomor 62);
16. Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 050/28 Tahun 2014 tentang Pengesahan Rencana Strategis Satuan
Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 –
2018.
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERTAMA : Mengesahkan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 – 2018 dengan naskah
KEDUA : Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Tengah Tahun 2013 – 2018 sebagaimana dimaksud dalam
Diktum KESATU digunakan sebagai pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah;
KETIGA : Apabila dalam keputusan ini terdapat kekeliruan maka akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya;
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku mulai tanggal 6 Maret 2014 dan berakhir
sesuai masa berlakunya Rencana Strategis (Renstra) Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 – 2018.
Ditetapkan di : Semarang Pada tanggal : 15 Mei 2014
KEPALA DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI JAWA TENGAH
Drs. NUR HADI AMIYANTO, M.Ed. Pembina Utama Muda
NIP. 19590522 198603 1 009
Salinan : Keputusan ini disampaikan kepada Yth. :
1. Gubernur Jawa Tengah;
2. Inspektur Provinsi Jawa Tengah;
3. Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa
Tengah;
4. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah;
5. Sekretaris, para Kepala Bidang, dan para Kepala UPT dilingkungan Dinas
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 1 BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia yang dijamin
undang-undang, untuk itu setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh
pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa
memandang status sosial, status ekonomi, suku, etnis, agama, dan gender,
sehingga pemerintah berkewajiban untuk memberikan layanan dan kemudahan,
serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga
negara tanpa diskriminasi.
Penyelenggaraan pembangunan pendidikan dilakukan secara demokratis dan
berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia,
nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa, selain itu pembangunan
pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat
melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan
pendidikan.
Di era otonomi daerah saat ini, tuntutan dalam bidang pendidikan adalah untuk
mewujudkan penyelenggaraan pembangunan pendidikan yang menjamin
ketersediaan layanan pendidikan, memperluas keterjangkauan layanan
pendidikan, meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan, mewujudkan
kesetaraan bagi semua warga negara dalam layanan pendidikan dan menjamin
kepastian layanan pendidikan. Kondisi ini menuntut suatu perencanaan
penyelenggaraan pembangunan pendidikan yang akurat, transparan dan
akuntabel, sehingga diharapkan kebijakan, strategi, program maupun kegiatan
pembangunan dapat mengakomodir kebutuhan pemangku kepentingan pendidikan
di daerah.
Tuntutan masyarakat untuk mewujudkan penyelenggaraan pembangunan
pendidikan yang transparan dan akuntabel mengharuskan perencanaan dan
pelaksanaan pembangunan berorientasi pada pemecahan masalah. Oleh karena itu
kecermatan dan ketelitian mengidentifikasi permasalahan/isu-isu strategis di
daerah menjadi faktor penting dalam proses tahapan perencanaan pembangunan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 2
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah serta Peraturan
Gubernur Jawa Tengah Nomor 87 Tahun 2011 tentang Penjabaran Tugas Pokok,
Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Tengah adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah
yang mempunyai tugas pokok membantu Gubernur dalam menyelenggarakan
urusan di bidang pendidikan berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas
pembantuan.
Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Tengah sebagai salah satu SKPD Provinsi menyusun Rencana Strategis Satuan
Kerja Perangkat Daerah atau Renstra SKPD. Renstra SKPD Dinas Pendidikan adalah
dokumen perencanaan SKPD Dinas Pendidikan untuk periode 5 (lima) tahun
kedepan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan,
Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah, Renstra Dinas Pendidikan disusun dengan pendekatan
teknokratik, partisipatif, politik, atas-bawah (top-down) dan bawah-atas
(bottom-up). Oleh karena itu penyusunan Renstra Dinas Pendidikan melibatkan dan
mengakomodasikan masukan dari seluruh pemangku kepentingan berdasarkan
peran dan kewenangan masing-masing. Sehingga diharapkan Renstra ini menjadi
satu kesatuan dalam perencanaan pembangunan nasional dan daerah berdasarkan
kondisi dan potensi yang dimiliki sesuai dinamika perkembangan daerah dan
nasional.
Renstra Dinas Pendidikan dalam tahapan penyusunannya didasari atas analisis
terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal, dengan memperhatikan
adanya kekuatan dan potensi sumber daya, kelemahan yang dimiliki, serta peluang
dan tantangan yang dihadapi. Permasalahan pendidikan dan kondisi aktual yang
dihadapi Dinas Pendidikan saat ini dirumuskan dalam isu-isu strategis dan disusun
berdasarkan skala prioritas. Penjabaran Visi, Misi, dan Tujuan dirumuskan dalam
Strategi, Kebijakan, Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 3
Renstra Dinas Pendidikan disusun dengan berpedoman pada Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah yang telah
ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 serta
mempertimbangkan Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun 2010-2014. Perumusan Indikator Kinerja Dinas Pendidikan mengacu pada
tujuan dan sasaran pada RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Indikator Kinerja
Pendidikan pada Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun 2010-2014. Program dan Kegiatan dalam Renstra Dinas Pendidikan
selanjutnya dijabarkan dalam Rencana Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Tengah yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan
tahunan.
Gambar 1.1.
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 4
B. LANDASAN HUKUM
Dasar hukum Rencana Strategis SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2013 – 2018 adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa
Tengah;
3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005
tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4493);
6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2007 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4548);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan Dan
Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 5
9. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian
dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4663);
10.Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan
Rencana Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2006 Nomor 97, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4664);
11.Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi Dan
Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4737);
12.Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Penataan Struktur
Organisasi dan Tata Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah;
13.Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2007 tentang Wajib Belajar (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4863);
14.Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2007 tentang Pendanaan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
15.Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana diubah dengan PP Nomor 66 Tahun
2012 tentang Perubahan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan;
16.Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah 2005 – 2025 (Lembaran Daerah Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 3);
17.Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas
Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun
2008 Nomor 6);
18.Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 39);
19.Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 14 Tahun 2012 tentang
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 6
20.Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 – 2018 (Lembaran Daerah
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 Nomor 5);
21.Permendiknas Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Kementerian
Pendidikan Nasional Tahun 2010 – 2014;
22.Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan di
Daerah;
23.Peraturan Gubernur Jawa Tengan No. 87 Tahun 2011 tentang Penjabaran Tugas
Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah (Lembaran
Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 Nomor 62).
C. MAKSUD DAN TUJUAN
Rencana Strategis SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tahun 2013-2018
disusun dengan maksud menjabarkan visi, misi dan program SKPD Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah ke dalam perencanaan lima tahunan guna
memberikan arah dalam melaksanakan pembangunan pendidikan di Jawa Tengah.
Sedangkan tujuan penyusunan Rencana Strategis SKPD Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Tengah tahun 2013-2018 adalah :
1. Sebagai dasar dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahunan Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah;
2. Sebagai alat evaluasi dan pengukuran kinerja bagi keberhasilan dalam mencapai
tujuan;
3. Sebagai dasar bagi masyarakat dan stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam
pembangunan pendidikan di JawaTengah;
4. Sebagai instrumen bagi masyarakat dan stakeholder dalam mengukur
keberhasilan kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
D. SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan Rencana Strategis dirumuskan sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan.
Bab ini menguraikan latar belakang, landasan hukum penyusunan,
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 7
Bab II Gambaran Pelayanan SKPD.
Bab ini memaparkan Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, dengan kondisi Sumber Daya Dinas
Pendidikan yang dimiliki dan Kinerja Pelayanan Dinas Pendidikan yang
telah dicapai, serta Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan
Dinas Pendidikan.
Bab III Isu Strategis Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi.
Bab ini terdiri dari Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan
Fungsi Pelayanan Dinas Pendidikan, Telaah Visi, Misi, dan Program Kepala
Daerah terpilih, Telaah Renstra Kemdikbud, serta Penentuan Isu-isu
Strategis yang menjadi permasalahan pembangunan pendidikan di Jawa
Tengah.
Bab IV Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Strategi dan Kebijakan.
Bab ini menjabarkan visi, misi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
tahun 2013-2018, penentuan tujuan dan sasaran jangka menengah, serta
strategi, dan kebijakan yang dipilih dalam mencapai tujuan dan sasaran.
Bab V Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, kelompok Sasaran, dan
Pendanaan Indikatif.
Bab ini memaparkan rencana program dan kegiatan dengan indikator
kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif yang dibutuhkan.
Bab VI Indikator Kinerja Dinas Pendidikan mengacu pada tujuan dan sasaran
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Bab ini menjelaskan hubungan Indikator Kinerja Dinas Pendidikan yang
mengacu pada tujuan dan sasaran Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Bab VII Penutup.
Bab ini menjelaskan dengan singkat fungsi dan peran dari dokumen
Rencana Strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 8 BAB II
GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN
A. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2008 tentang
Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Daerah yang kemudian dijabarkan dengan
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 87 Tahun 2011 tentang Penjabaran Tugas
Pokok, Fungsi Dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah adalah
sebagai berikut :
1. Tugas Pokok dan Fungsi
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mempunyai tugas pokok membantu
Gubernur dalam menyelenggarakan urusan di bidang Pendidikan berdasarkan
asas otonomi daerah dan tugas pembantuan.
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Tengah mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis bidang pendidikan;
b. perencanaan program kerja bidang pendidikan;
c. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang
pendidikan;
d. pelaksanaan tugas di bidang pendidikan dasar, pendidikan menengah,
pendidikan non formal dan perguruan tinggi serta pengembangan pendidik
dan tenaga kependidikan;
e. pembinaan teknis di bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan
Khusus;
f. fasilitasi dan kerjasama dalam pengembangan kapasitas pendidikan;
g. pelaksanaan urusan sekretariat Dinas;
h. pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang pendidikan;
i. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
Dalam menjalankan tugas dan fungsi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Tengah dibantu oleh Sekretariat, Bidang Pendidikan Dasar, Bidang Pendidikan
Menengah, Bidang Pendidikan Non Formal dan Perguruan Tinggi, Bidang
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 9
a. Kepala Dinas
Kepala Dinas memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan
fungsi sebagaimana tugas pokok dan fungsi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Tengah.
Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas dan fungsi Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Tengah membawahi dan dibantu oleh :
1) Sekretariat;
2) Bidang Pendidikan Dasar;
3) Bidang Pendidikan Menengah;
4) Bidang Pendidikan Non Formal dan Perguruan Tinggi;
5) Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
6) UPTD;
7) Kelompok Jabatan Fungsional.
b. Sekretariat
Tugas pokok Sekretariat adalah melaksanakan penyiapan perumusan,
kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas
secara terpadu, dan pelayanan administrasi lingkup dinas, serta pelaksanaan
urusan program, keuangan, dan umum dan kepegawaian.
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di atas, Sekretariat memiliki
fungsi :
1) Pelaksanaan urusan program;
2) Pelaksanaan urusan keuangan;
3) Pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian;
4) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, Sekretariat membawahi
Subbagian Program, Subbagian Keuangan dan Subbagian Umum dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 10
Sub bagian Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan
tugas secara terpadu, pelayanan administrasi dan pelaksanaan urusan
program meliputi : koordinasi perencanaan; pemantauan, evaluasi dan
pelaporan kinerja; pengembangan dan pengendalian mutu pendidikan;
fasilitasi kerjasama bidang pendidikan dengan lembaga mitra regional,
nasional, dan internasional; serta pengelolaan manajemen data dan sistem
informasi pendidikan.
Sub bagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
perumusan kebijakan teknis; pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan
tugas secara terpadu; pelayanan administrasi dan pelaksanaan urusan
keuangan meliputi pengelolaan keuangan, verifikasi, pembukuan dan
akuntansi di lingkungan Dinas.
Sub bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan
penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis; pembinaan, pengkoordinasian
penyelenggaraan tugas secara terpadu; pelayanan administrasi dan
pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian meliputi pengelolaan urusan
surat menyurat, kearsipan dinas, kerumahtanggaan, perlengkapan,
keamanan, perpustakaan dan pengelolaan urusan administrasi kepegawaian,
fasilitasi layanan bantuan hukum, pengelolaan urusan kehumasan dan
protokol serta penataan dan peningkatan kapasitas organisasi dan tata
laksana Dinas.
c. Bidang Pendidikan Dasar
Tugas pokok bidang pendidikan dasar adalah penyiapan perumusan
kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang kurikulum
pendidikan dasar, pengendalian mutu pendidikan dasar, dan sarana dan
prasarana pendidikan dasar.
Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana tersebut diatas, Bidang
Pendidikan Dasar mempunyai fungsi :
1) pembinaan dan implementasi kurikulum pendidikan dasar;
2) pembinaan dan fasilitasi pengendalian mutu pendidikan dasar;
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 11
4) pembinaan dan pengurusan manajemen pendidikan dasar, dan
pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus (PK-LK) setara SD dan
SMP;
5) pembinaan dan fasilitasi pendidikan kesetaraan PAKET A setara SD dan
PAKET B setara SMP;
6) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi tersebut, Bidang Pendidikan
Dasar membawahi dan dibantu oleh Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar, Seksi
Pengendalian Mutu Pendidikan Dasar, dan Seksi Sarana dan Prasarana
Pendidikan Dasar.
Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar mempunyai tugas melakukan penyiapan
bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang
kurikulum pendidikan dasar meliputi : perumusan kebijakan operasional
pendidikan dasar di provinsi sesuai kebijakan nasional, koordinasi dan
sinkronisasi kebijakan operasional dan program pendidikan dasar antar
kabupaten/kota, perencanaan strategis pendidikan dasar sesuai dengan
rencana strategis pendidikan nasional, penyusunan bahan standardisasi dan
implementasi kurikulum, pengembangan kurikulum muatan lokal dan
kurikulum alternatif, sosialisasi kerangka dasar dan struktur kurikulum
pendidikan dasar dan koordinasi atas pengelolaan dan penyelenggaraan
pendidikan dasar.
Seksi Pengendalian Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melakukan
penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan
di bidang pengendalian mutu pendidikan dasar meliputi : pembiayaan
penjaminan mutu pendidikan dasar sesuai kewenangannya, fasilitasi
pelaksanaan sistem dan penilaian hasil belajar, penyusunan alat evaluasi dan
penilaian, pelaksanaan evaluasi pengelola, satuan, jalur, jenjang dan jenis
pada pendidikan dasar, pelaksanaan evaluasi pencapaian standar nasional
pendidikan dan standar pelayanan minimal pendidikan dasar, membantu
pemerintah dalam pelaksanaan akreditasi pendidikan dasar, evaluasi
pelaksanaan dan dampak penjaminan mutu satuan pendidikan dasar,
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 12
kabupaten/kota serta lintas provinsi, melaksanakan kegiatan lomba
kesiswaan tingkat provinsi, pembinaan manajemen Pendidikan Khusus dan
Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) setara SD dan SMP, serta pembinaan
dan fasilitasi pendidikan kesetaraan PAKET A dan PAKET B.
Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar mempunyai tugas melakukan
penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan
di bidang sarana dan prasarana pendidikan dasar meliputi : penyusunan
bahan fasilitasi standardisasi dan pengembangan sarana dan prasarana
pendidikan dasar, bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dasar sesuai
kewenangan provinsi, pengawasan, pendayagunaan bantuan sarana dan
prasarana pendidikan dasar, pembinaan dan fasilitasi lingkup provinsi dan
kabupaten/kota bidang sarana dan prasarana pendidikan dasar.
d. Bidang Pendidikan Menengah
Bidang Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyiapan
perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang
kurikulum pendidikan menengah, pengendalian mutu pendidikan menengah,
sarana dan prasarana pendidikan menengah.
Untuk menyelenggarakan tugas di atas, Bidang Pendidikan Menengah
mempunyai fungsi :
1) pembinaan dan implementasi kurikulum pendidikan menengah;
2) pembinaan dan fasilitasi pengendalian mutu pendidikan menengah;
3) pembinaan dan dukungan saran dan prasarana pendidikan menengah;
4) pembinaan dan pengurusan manajemen pendidikan menengah, dan
Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) setara SMA;
5) pembinaan dan fasilitasi pendidikan kesetaraan PAKET C setara SMA;
6) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, Bidang Pendidikan
Menengah membawahi dan dibantu Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah,
Seksi Pengendalian Mutu Pendidikan Menengah, dan Seksi Sarana dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 13
Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah mempunyai tugas melakukan
penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, dan pelaksanaan
bidang kurikulum pendidikan menengah, meliputi : perumusan kebijakan
operasional pendidikan menengah di lingkup provinsi sesuai dengan
kebijakan nasional, koordinasi dan sinkronisasi kebijakan operasional dan
program pendidikan menengah antar kabupaten/kota, perencanaan strategis
pendidikan menengah sesuai rencana strategis pendidikan nasional,
penyusunan bahan standarisasi dan implementasi kurikulum di tingkat satuan
pendidikan (KTSP), kurikulum muatan lokal dan kurikulum alternatif,
sosialisasi kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan menengah,
koordinasi atas pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan jenjang
pendidikan menengah sesuai kewenangan.
Seksi Pengendalian Mutu Pendidikan Menengah mempunyai tugas melakukan
penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan
di bidang pengendalian mutu pendidikan menengah, meliputi : pembiayaan
penjaminan mutu pendidikan menengah sesuai kewenangannya, fasilitasi
pelaksanaan sistem evaluasi dan penilaian hasil belajar; penyusunan alat
evaluasi dan penilaian, pelaksanaan evaluasi pengelola, satuan, jalur jenjang
dan jenis pendidikan menengah, pelaksanaan evaluasi pencapaian standar
nasional pendidikan dan standar pelayanan minimal pendidikan menengah,
supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan menengah dalam pengembangan
kapasitas dan mutu pendidikan untuk memenuhi standar pada pendidikan
menengah, evaluasi pelaksanaan dan dampak penjaminan mutu satuan
pendidikan menengah skala provinsi, penyusunan bahan pedoman
pembinaan kesiswaan, mutasi siswa lintas Kabupaten/Kota serta lintas
Provinsi; melaksanakan kegiatan lomba kesiswaan tingkat Provinsi;
penyelenggaraan dan pengelolaan Pendidikan Khusus dan Pendidikan
Layanan Khusus (PK-PLK) setara SMA/SMK, serta pembinaan dan fasilitasi
pendidikan kesetaraan PAKET C.
Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah mempunyai tugas
melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan
pelaksanaan bidang sarana dan prasarana pendidikan menengah meliputi :
penyusunan bahan fasilitasi standardisasi dan pengembangan sarana dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 14
menengah sesuai kewenangannya, pengawasan terhadap standar nasional
sarana dan prasarana pendidikan menengah, pengawasan pendayagunaan
bantuan sarana dan prasarana pendidikan menengah, pengawasan
penggunaan buku pelajaran pendidikan menengah.
e. Bidang Pendidikan Non Formal dan Perguruan Tinggi
Bidang Pendidikan Non Formal dan Perguruan Tinggi mempunyai tugas
melaksanakan penyiapan perumuan kebijakan teknis, pembinaan dan
pelaksanaan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan non formal dan
pendidikan informal meliputi pendidikan masyarakat, pendidikan keaksaraan
pengembangan budaya baca dan pengembangan kemitraan khusus dan
pelatihan, serta fasilitasi dan dukungan sumber daya terhadap perguruan
tinggi.
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Pendidikan
Non Formal dan Perguruan Tinggi mempunyai fungsi :
a. Pembinaan dan pelaksanaan pendidikan anak usia dini dan pendidikan
keaksaraan;
b. Pembinaan dan pelaksanaan pendidikan masyarakat dan pengembangan
kemitraan kursus dan pelatihan;
c. Fasilitasi dan dukungan sumber daya terhadap perguruan tinggi;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, Bidang Pendidikan Non
Formal dan Perguruan Tinggi membawahi dan dibantu Seksi Pendidikan Anak
Usia Dini dan Kesetaraan, Seksi Pendidikan Masyarakat dan Seksi Fasilitasi
Perguruan Tinggi.
Seksi Pendidikan Anak Usia Dini dan Kesetaraan sebagaimana dimaksud
mempunyai tugas, melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis,
pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendidikan anak usia dini dan
pendidikan keaksaraan, meliputi : perencanaan strategis pendidikan anak
usia dini selaras rencana strategis pendidikan nasional, sosialisasi kerangka
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 15
evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan pada pendidikan anak usia
dini skala provinsi.
Seksi Pendidikan Masyarakat sebagaimana dimaksud mempunyai tugas
melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan
pelaksanaan di bidang pendidikan masyarakat, meliputi : perencanaan
strategis pendidikan non formal dan pendidikan informal selaras rencana
strategis pendidikan nasional, fasilitasi penyelenggaraan ujian nasional
pendidikan kesetaraan, pelaksanaan evaluasi pengelola, satuan jalur, jenjang
dan jenis pendidikan non formal skala provinsi, dan pelaksanaan evaluasi
pencapaian standar nasional pada pendidikan non formal skala provinsi, serta
pengembangan budaya baca.
Seksi Fasilitasi Perguruan Tinggi sebagaimana dimaksud mempunyai tugas
melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan
pelaksanaan fasilitasi dukungan sumber daya penyelenggaraan perguruan
tinggi dan pengembangan potensi akademik mahasiswa.
f. Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas
melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan profesi
pendidik, pembinaan tenaga kependidikan, peningkatan mutu tenaga
pendidik dan kependidikan, dan pengembangan pendidikan dan pelatihan,
serta pemberian penghargaan dan perlindungan pendidik dan tenaga
kependidikan formal dan non formal.
Untuk menyelenggarakan tugas di atas, Bidang Pengembangan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan mempunyai fungsi :
a. pembinaan dan pelaksanaan pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan pendidikan dasar;
b. pembinaan dan pelaksanaan pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan pendidikan menengah;
c. pembinaan dan pelaksanaan pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan pendidikan non formal;
d. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 16
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Bidang Pengembangan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan dibantu oleh Seksi Pengembangan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Seksi Pengembangan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Seksi
Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal.
Seksi Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar
mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis,
pembinaan dan pelaksanaan dibidang pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan dasar meliputi : perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga
kependidikan untuk pendidikan dasar, usulan pengangkatan dan penempatan
pendidik dan tenaga kependidikan Pegawai Negeri Sipil untuk satuan
pendidikan pada jenjang pendidikan dasar, usulan pemindahan pendidik dan
tenaga kependidikan antara kabupaten/kota pada jenjang pendidikan dasar,
peningkatan kesejahteraan, penghargaan dan perlindungan pendidik pada
jenjang pendidikan dasar, usulan pengalokasian tenaga potensial pendidik
dan tenaga kependidikan jenjang pendidikan dasar di daerah.
Seksi Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan
Menengah mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan
kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengembangan
pendidik dan tenaga kependidikan untuk pendidikan menengah meliputi :
perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan untuk pendidikan
menengah milik Provinsi, usulan pengangkatan dan penempatan pendidik
dan tenaga kependidikan Pegawai Negeri Sipil untuk pada jenjang
pendidikan menengah milik Provinsi, usulan pemindahan pendidik dan
tenaga kependidikan antara kabupaten/kota pada pendidikan menengah,
peningkatan kesejahteraan, penghargaan dan perlindungan pendidik pada
jenjang pendidikan menengah, usulan pemberhentian pendidik dan tenaga
dan tenaga kependidikan selain karena alasan pelanggaran
perundang-undangan pada jenjang pendidikan menengah milik Provinsi, Usulan
pengalokasian tenaga potensial pendidik dan tenaga kependidikan jenjang
menengah di daerah.
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 17
Seksi Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non
Formal mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan
teknis pembinaan dan pelaksanaan pemberian dukungan sumber daya
terhadap penyelenggaraan pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan pendidikan non formal.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Tengah dalam struktur organisasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
terdapat 3 (tiga) Unit Pelaksana Teknis yaitu UPT Balai Pengembangan
Pendidikan Kejuruan, Balai Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pendidikan, dan Balai Pengembangan Pendidikan Khusus.
a. Balai Pengembangan Pendidikan Kejuruan
Balai Pengembangan Pendidikan Kejuruan mempunyai tugas pokok
melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis
penunjang dinas di bidang pendidikan kejuruan. Untuk melaksanakan tugas
pokok tersebut, Balai Pengembangan Pendidikan Kejuruan memiliki fungsi :
1) penyusunan rencana teknis operasional pelatihan dan pengujian
pendidikan kejuruan;
2) pelaksanaan kebijakan teknis operasional pelatihan dan pengujian
pendidikan kejuruan;
3) pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang pengembangan pendidikan
kejuruan;
4) pengelolaan ketatausahaan;
5) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Dalam menjalankan tugas dan fungsi tersebut, Balai Pengembangan
Pendidikan Kejuruan dibantu oleh Subag Tata Usaha, Seksi Pelatihan, Seksi
Evaluasi dan Pengujian, serta Kelompok Jabatan Fungsional.
Subbag Tata Usaha mempunyai tugas melakukan penyediaan bahan
program, kepegawaian, keuangan, ketatausahaan, rumah tangga dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 18
Seksi Pelatihan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan dan
pelaksanaan kegiatan pelatihan pengembangan pendidikan kejuruan.
Seksi Evaluasi dan Pengujian mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
dan pelaksanaan kegiatan evaluasi dan pengujian pengembangan pendidikan
kejuruan.
Disamping itu, juga terdapat kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas
melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing
berdasarkan perundang-undangan yang berlaku.
b. Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BP TIKP)
mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional
dan/atau kegiatan teknis penunjang Dinas di bidang pengembangan
teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.
Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Balai Pengembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi :
1) penyusunan rencana teknis operasional pengembangan dan
pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan;
2) pelaksanaan kebijakan teknis operasional pengembangan dan
pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan;
3) pemantauan, monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang pengembangan
teknologi informasi dan komunikasi pendidikan pengelolaan
ketatausahaan;
4) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (TIKP)
dibantu oleh Subbagian Tata Usaha, Seksi Pengembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi, Seksi Pemberdayaan Teknologi Informasi dan
Kelompok Jabatan Fungsional.
Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
program, kepegawaian, keuangan, ketatausahaan, rumah tangga dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 19
Seksi Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas
melakukan penyiapan bahan dan pelaksanaan kegiatan pengembangan
teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.
Seksi pemberdayaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi mempunyai tugas
melakukan penyiapan bahan dan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan
teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai
dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
c. Balai Pengembangan Pendidikan Khusus
Balai Pengembangan Pendidikan Khusus mempunyai tugas pokok melakukan
sebagian teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang Dinas di
bidang pengembangan pendidikan khusus.
Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Balai Pengembangan Pendidikan
Khusus menyelenggarakan fungsi :
1) penyusunan rencana teknis operasional pembelajaran dan pengelolaan
sekolah pendidikan khusus;
2) pelaksanaan kebijakan teknis operasional pembelajaran dan pengelolaan
sekolah pendidikan khusus;
3) pemantauan, evaluasi dan pelaporan pendidikan khusus pengelolaan
ketatausahaan;
4) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Balai Pengembangan Pendidikan Khusus dalam melaksanakan tugas pokok
dan fungsinya dibantu oleh Subagian Tata Usaha, Seksi Pembelajaran dan
Evaluasi, Seksi Pengelolaan Sekolah dan Kelompok Jabatan Fungsional.
Subagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan,
program, kepegawaian, keuangan, ketatausahaan, rumah tangga dan
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 20
Seksi Pembelajaran dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan
bahan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi pendidikan
khusus.
Seksi Pengelolaan Sekolah mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
dan pelaksanaan kegiatan pengelolaan sekolah pendidikan khusus.
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai
dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan
perundang-undangan.
2. Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah berdasarkan
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2008 tentang
Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah, berada dan
bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah serta dipimpin
oleh seorang Kepala, kemudian dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh 1
(satu) Sekretaris dengan 3 (tiga) Kepala Sub Bagian, dan 4 (empat) Kepala
Bidang dengan 12 (dua belas) Kepala Seksi. Susunan Organisasi Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Kepala Dinas, membawahkan :
1) Sekretariat;
2) Bidang Pendidikan Dasar;
3) Bidang Pendidikan Menengah;
4) Bidang Pendidikan Non Formal dan Perguruan Tinggi;
5) Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
6) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD);
7) Kelompok Jabatan Fungsional.
b. Sekretaris, membawahkan :
1) Kepala Sub Bagian Program;
2) Kepala Sub Bagian Keuangan;
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 21
c. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, membawahkan :
1) Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar;
2) Kepala Seksi Pengendalian Mutu Pendidikan Dasar;
3) Kepala Seksi Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dasar.
d. Kepala Bidang Pendidikan Menengah, membawahkan :
1) Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah;
2) Kepala Seksi Pengendalian Mutu Pendidikan Menengah;
3) Kepala Seksi Sarana Dan Prasarana Pendidikan Menengah.
e. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dan Perguruan Tinggi,
membawahkan :
1) Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Dan Kesetaraan;
2) Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat;
3) Kepala Seksi Fasilitasi Perguruan Tinggi.
f. Kepala Bidang Pengembangan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan,
membawahkan :
1) Kepala Seksi Pengembangan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan Dasar;
2) Kepala Seksi Pengembangan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan Menengah;
3) Kepala Seksi Pengembangan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan Non Formal.
Di samping itu pada Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang
telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah
Nomor 39 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis
pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dengan susunan sebagai berikut :
a. Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Kejuruan, membawahkan :
1) Kepala Sub Bagian Tata Usaha;
2) Kepala Seksi Pelatihan;
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 22
b. Kepala Balai Pengembangan Teknologi, Informasi Dan Komunikasi
Pendidikan, membawahkan :
1) Kepala Sub Bagian Tata Usaha;
2) Kepala Seksi Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi;
3) Kepala Seksi Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
c. Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Khusus, membawahkan :
1) Kepala Sub Bagian Tata Usaha;
2) Kepala Seksi Pembelajaran dan Evaluasi;
3) Kepala Seksi Pengelolaan Sekolah.
Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah adalah sebagaimana
gambar di bawah ini :
Gambar 2.1
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 23
B. SUMBER DAYA DINAS PENDIDIKAN
1. Sumber Daya Manusia (SDM)
Data Sumber Daya Aparatur pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
tahun 2013 tercatat sebanyak 933 pegawai yang terdiri dari 438 pegawai
laki-laki dan 495 pegawai perempuan yang terdistribusi pada Sekretariat,
Bidang dan UPT dengan sebaran sebagai berikut :
Tabel 2.1
Data Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan
Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2013
No UNIT KERJA JML ORG
Tingkat Pendidikan
SD SMP SMA DIP S1 S2 S3 I. Tenaga Administrasi 382 10 17 136 24 135 61 2
1. Sekretariat 122 6 10 44 5 40 17 0
2. Bidang Pendidikan Dasar 48 0 0 20 5 16 7 0
3. Bidang Pendidikan Menengah 41 0 1 11 3 16 9 1
4. Bidang Pendidikan Non Formal
dan PT 47 0 1 10 2 24 9 1
5. Bidang Peningkatan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan 32 0 1 12 4 10 5 0
6. BP Pendidikan Kejuruan 41 1 3 20 0 10 7 0
7. BP Pendidikan Khusus 14 0 0 1 2 6 5 0
8. BP Teknologi, Informasi, dan
Komunikasi Pendidikan 25 2 0 10 1 10 2 0
9. SLB N 1 Pemalang 8 1 1 4 1 1 0 0
10. SLB N 2 Pemalang 2 0 0 1 0 1 0 0
11. SLB N Surakarta 2 0 0 0 1 1 0 0
12. SLB N Semarang 0 0 0 0 0 0 0 0
II Jab Fungsional 551 0 0 0 133 412 16 0
1. Pengawas Sekolah 17 0 0 0 0 11 6 0
2. Guru SLB : 534 0 0 0 133 401 10 0
- Kares Semarang 186 0 0 0 39 138 9 0
- Kares Magelang 41 0 0 0 18 23 0 0
- Kares Pati 20 0 0 0 0 20 0 0
- Kares Surakarta 190 0 0 0 49 140 1 0
- Kares Banyumas 13 0 0 0 4 9 0 0
- Kares Pekalongan 84 0 0 0 13 71 0 0
JUMLAH 933 10 17 133 147 547 77 2
Sumber : Data Kepegawaian Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Berdasarkan data tersebut diatas, struktur pegawai di lingkungan Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah cukup baik, karena sebagaian besar telah
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 24
dan S3 sebanyak 79 orang (8,47%). Khusus untuk pegawai administrasi
pada SLB N Semarang terdata kosong karena masuk sebagai pegawai
administrasi pada Balai Pengembangan Pendidikan Khusus (BP-Diksus)
Semarang.
Ditinjau dari pangkat/golongan distribusi pegawai berada antara golongan I
sampai dengan IV, dengan proporsi golongan terbesar berada pada golongan
III. Secara keseluruhan proporsi golongan pegawai terdeskripsikan pada
tabel berikut ini :
Tabel 2.2
Data Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan
Menurut Golongan Tahun 2013
No UNIT KERJA
GOLONGAN
JUMLAH
I II III IV
I. Tenaga Administrasi 11 79 229 63 382
1. Sekretariat 8 39 66 9 122
2. Bidang Pendidikan Dasar 0 3 39 6 48
3. Bidang Pendidikan Menengah 0 3 27 11 41
4. Bidang Pendidikan Non Formal dan PT 0 3 35 9 47
5. Bidang Peningkatan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan 0 1 26 5 32
6. BP Pendidikan Kejuruan 1 18 6 16 41
7. BP Pendidikan Khusus 0 4 6 4 14
8. BP Teknologi, Informasi, dan Komunikasi
Pendidikan 1 4 17 3 25
9. SLB N 1 Pemalang 1 4 3 0 8
10. SLB N 2 Pemalang 0 0 2 0 2
11. SLB N Surakarta 0 0 2 0 2
12. SLB N Semarang 0 0 0 0 0
II Jab Fungsional 0 74 363 114 551
1. Pengawas Sekolah 0 0 2 15 17
2. Guru SLB : 0 74 361 99 534
- Kares Semarang 0 14 115 57 186
- Kares Magelang 0 25 16 0 41
- Kares Pati 0 0 20 0 20
- Kares Surakarta 0 24 155 11 190
- Kares Banyumas 0 7 6 0 13
- Kares Pekalongan 0 4 49 31 84
JUMLAH 11 153 592 177 933
Sumber : Data Kepegawaian Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Bermodal SDM dengan kualifikasi dan kompetensi yang beragam, setiap
personel memiliki tugas dan tanggungjawab dalam mendukung akselerasi
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 25
2. Sumber Daya Aset.
Sumber daya aset ini merupakan hasil dari modal yang dimiliki oleh Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang tersebar pada Kantor Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Balai Pengembangan Pendidikan Kejuruan
(BP-Dikjur), Balai Pengembangan Pendidikan Khusus (BP-Diksus) dan Balai
Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BP-TIKP).
Adapun rincian data aset Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah adalah
sebagai berikut :
Tabel 2.3
Data Aset Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2013
No Nama Barang Jumlah Harga (Rp.) Keterangan
1. Tanah 9 bidang 104.450.682.852 9 Tanah bangunan
2. Bangunan Gedung 186 unit 93.559.004.417 180 Gedung kantor 1 Rumah Dinas 5 Mushola/Masjid 3. Alat Angkutan 21 unit 1.742.086.452 Roda 4 :
1 Sedan
14 station wagon Roda 2 :
2 Merk Yamaha 4 Merk Honda 4. Alat-alat Kantor/
Rumah Tangga
23.403 unit 35.540.946.445
5. Alat-alat Studio 880 unit 3.818.374.313
6. Buku-buku/ Alat Perpustakaan
101.553 set 3.634.042.977
7. Barang-barang bercorak kesenian/ kebudayaan
630 unit 194.827.500
Sumber : Data Aset Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
C. KINERJA PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN
Pembangunan pendidikan adalah bidang pembangunan yang menempati posisi
strategis bagi pengembangan sumber daya manusia berkualitas sebagai modal
dasar pembangunan secara menyeluruh. Keberhasilan pembangunan pendidikan
akan mampu memberikan kontribusi bagi terciptanya insan yang mandiri dan
bermartabat. Oleh karena itu tugas utama pembangunan pendidikan adalah
memberi konstribusi yang berarti bagi pemecahan permasalahan bangsa.
Pendidikan pada hakekatnya bertujuan mengembangkan potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 26
Sejalan dengan tujuan tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertekad
mewujudkan insan Jawa Tengah yang bemoral, kompetitif dan berwawasan
kebangsaan yang dibangun melalui pendidikan formal dan pendidikan non formal
yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperhatikan keadilan dan
kesetaraan gender.
1. Aspek Pelayanan Umum
a. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan upaya pembinaan yang
ditujukan bagi anak sejak lahir hingga usia enam tahun melalui pemberian
rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan
jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan untuk memasuki jenjang
pendidikan selanjutnya. Jenis pelayanan PAUD meliputi : (1) Taman
Penintipan Anak (TPA) dengan sasaran anak usia 0-2 tahun, (2) Kelompok
Bermain (KB) dengan sasaran anak usia 3-4 tahun, dan (3) Taman
Kanak-kanak/Raudlotul Athfal (TK/TKLB/RA) dengan sasaran anak usia 5-6 tahun.
1) Perkembangan TK/TKLB/RA
Sejalan dengan perkembangan penduduk dan meningkatnya peran
serta masyarakat di Jawa Tengah, pembangunan pendidikan anak usia
dini, khususnya TK/RA mengalami peningkatan cukup signifikan mulai
tahun 2008 s.d. 2012, dengan data sebagaimana tabel berikut ini :
Tabel 2.4
Data Perkembangan TK/TKLB/RA di Jawa Tengah
Tahun 2008 – 2012.
No Komponen 2008 2009 2010 2011 2012
1. Sekolah 14.530 14.727 15.408 16.932 17.387
2. Siswa 501.365 558.685 650.551 689.131 688.389
3. Kelas 25.688 20.515 32.688 37.365 40.905
4. Kondisi Ruang
Kelas :
- Baik 14.628 16.955 19.612 20.482 22.064
- Rusak Ringan 4.150 3.933 3.266 2.548 2.215
- Rusak Berat 1.138 1.955 2.041 4.174 3.915
5. Guru 35.688 40.013 42.613 44.667 47.478
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 27
2) Angka Partisipasi Kasar PAUD
Angka Partisipasi Kasar PAUD di Provinsi Jawa Tengah selama kurun
waktu 2008-2012 juga mengalami peningkatan dari 59,22% pada
Tahun 2008 menjadi 70,50% pada Tahun 2012. Kondisi ini
menunjukkan bahwa kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anak
meningkat. Apabila dibandingkan dengan capaian nasional, APK PAUD
Jawa Tengah berada diatas capaian nasional sebesar 63%,
selengkapnya sebagaimana Gambar 2.2
Gambar 2.2
Angka Partisipasi Kasar PAUD Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008 – 2012
59.22
62.04
68.41 68.59
70.5
52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72
2008 2009 2010 2011 2012
Tahun
P
e
r
s
e
nt
a
s
e
3) Kualifikasi Pendidik PAUD
Kualifikasi pendidik salah satunya ditunjukkan melalui indikator
kualifikasi S1/D4 pendidik. Selama kurun waktu tahun 2008-2012
persentase pendidik TK/TKLB/RA yang memiliki kualifikasi S1/D4
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 28 Gambar 2.3
Persentase Pendidik PAUD Berkualifikasi S1/D4
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 – 2012
11.30 12.00
18.83 20.99
30.01
-5.00 10.00 15.00 20.00 25.00 30.00 35.00
2008 2009 2010 2011 2012
tahun
pe
rs
e
nt
a
s
e
b. Pendidikan Dasar (DIKDAS)
Jenjang Pendidikan Dasar (DIKDAS) merupakan program prioritas dalam
rangka menuntaskan wajib belajar 9 tahun di Jawa Tengah. Sasaran Dikdas
adalah anak usia 7-12 tahun untuk jenjang SD/SDLB/MI dan anak usia
13-15 tahun untuk jenjang SMP/SMPLB/MTs.
1) Angka Partisipasi Sekolah (APS)
Capaian Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada tiap kelompok umur
pendidikan dasar dari tahun ke tahun mengalami fluktuatif. APS
penduduk usia 7-12 tahun pada tahun 2008 sebesar 98,83% meningkat
menjadi 98,87% pada tahun 2012. APS penduduk usia 13-15 tahun
mengalami peningkatan dari 84,27% pada tahun 2008 menjadi 89,59%
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 29 Gambar 2.4
Angka Partisipasi Sekolah (APS) jenjang Dikdas
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 - 2012
98.83 98.8 98.95 98.62 98.87
84.27 84.59 85.33
88.39 89.59
75 80 85 90 95 100 105
2008 2009 2010 2011 2012
APS 7-12 TH APS 13-15 TH
2) Angka Partisipasi Kasar (APK)
Angka Partisipasi Kasar (APK) Dikdas di Jawa Tengah selama kurun
waktu 2008-2012 mengalami peningkatan dari 92,62% pada tahun
2008 menjadi 100,50% pada tahun 2012. Kondisi ini menunjukkan
bahwa Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun di Jawa
Tengah telah berhasil diatas capaian nasional sebesar 99,47%,
selengkapnya sebagaimana Gambar 2.5
Gambar 2.5
Angka Partisipasi Kasar Wajar Dikdas Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008 – 2012
92.62
96.93
99.40 99.72
100.50
88.00 90.00 92.00 94.00 96.00 98.00 100.00 102.00
2008 2009 2010 2011 2012
Tahun
P
e
rs
e
nt
a
s
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 30
3) Perkembangan SD/SDLB/MI
Dengan pertumbuhan penduduk usia 7-12 tahun di Jawa Tengah yang
secara umum menurun mengakibatkan jumlah siswa SD/MI juga
mengalami penurunan sehingga sebagian lembaga SD/SDLB/MI di
Kabupaten/Kota dilakukan regrouping. Data perkembangan SD/SDLB/MI
di Jawa Tengah tahun 2008-2012 sebagaimana tabel berikut ini :
Tabel 2.5
Data Perkembangan SD/SDLB/MI di Jawa Tengah
Tahun 2008 – 2012.
No Komponen 2008 2009 2010 2011 2012
1. Sekolah 23.775 23.480 22.847 23.520 23.358
2. Siswa 3.972.889 3.853.288 3.743.925 3.709.232 3.669.968
3. Kelas 146.875 147.900 147.911 148.277 148.388
4. Kondisi Ruang
Kelas :
- Baik 71.137 80.638 87.778 93.672 94.204
- Rusak Ringan 44.232 38.843 35.323 33.197 34.655
- Rusak Berat 33.355 31.477 27.566 22.946 20.338
5. Guru 230.721 236.126 233.451 225.311 241.749
6. Fasilitas :
- Perpustakaan 5.441 7.427 8.088 9.654 10.379
- UKS 6.493 8.785 11.008 12.295 12.466
Sumber : Data Profil Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
4) Perkembangan SMP/SMPLB/MTs
Jumlah lembaga pendidikan ini cukup menggembirakan, hal ini terlihat
dari perkembangan jumlah sekolah, jumlah siswa, jumlah kelas dan
jumlah guru SMP/SMPLB/MTs di Jawa Tengah. Data perkembangan
SMP/SMPLB/MTs di Jawa Tengah tahun 2008-2012 sebagaimana tabel
berikut ini :
Tabel 2.6
Data Perkembangan SMP/SMPLB/MTs di Jawa Tengah
Tahun 2008 – 2012.
No Komponen 2008 2009 2010 2011 2012
1. Sekolah 4.195 4.324 4.448 4.541 4.679
2. Siswa 1.555.653 1.574.741 1.631.457 1.606.619 1.624.843
Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018 31
No Komponen 2008 2009 2010 2011 2012
4. Kondisi Ruang
Kelas :
- Baik 35.313 36.806 37.440 38.876 40.274
- Rusak Ringan 5.447 5.083 5.271 5.833 6.239
- Rusak Berat 2.227 2.007 1.873 1.679 1.644
5. Guru 99.367 105.653 108.642 112.703 113.174
6. Fasilitas :
- Perpustakaan 2.928 2.998 3.099 3.337 4.034
- Laboratorium 4.151 4.255 4.315 4.428 4.874
- UKS 1.660 2.561 2.655 2.810 3.227
Sumber : Data Profil Pendidikan Provinsi Jawa Tengah
5) Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia Sekolah
Rasio ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolah menunjukkan jumlah
sekolah jenjang pendidikan tertentu per 10.000 penduduk usia sekolah.
Rasio ini mengindikasikan sejauhmana ketersediaan sekolah sudah
mampu menampung semua penduduk usia sekolah.
Berdasarkan data rasio ketersediaan sekolah untuk SD/MI per 10.000
penduduk usia 7-12 tahun, pada kurun waktu Tahun 2008-2012
mengalami peningkatan dari 63,35 menjadi 64,07. Kondisi tersebut
menunjukkan bahwa ketersediaan SD/MI di Jawa Tengah cukup
memadai. Pada kurun waktu yang sama rasio ketersediaan SMP/MTs per
10.000 penduduk usia 13-15 tahun meningkat dari 21,93 menjadi 26,63.
Namun demikian kondisi tersebut menunjukkan bahwa jumlah SMP/MTs
relatif kurang memadai, karena idealnya mencapai rasio 52,08. Data
selengkapnya terlihat dalam Tabel 2.8
Tabel 2.7
Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap 10.000 Jumlah Penduduk
Jenjang Dikdas di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2008 – 2012
No Komponen 2008 2009 2010 2011 2012
1. SD/MI
- Sekolah 23.775 23.480 22.847 23.520 23.358
- Jumlah Penduduk 7-12 tahun
3.753.089 3.710.248 3.637.446 3.693.871 3.645.929
- Rasio SD/MI per 10.000 penduduk 7-12 tahun