• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL BUAH TANAMAN SAWO (Achras zapota L.) TERHADAP MENCIT JANTAN SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL BUAH TANAMAN SAWO (Achras zapota L.) TERHADAP MENCIT JANTAN SKRIPSI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL BUAH

TANAMAN SAWO (Achras zapota L.) TERHADAP

MENCIT JANTAN

SKRIPSI

Diajukan untuk melengkapi salah satu syarat untuk memperoleh

gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi

Universitas Sumatera Utara

OLEH:

MARINA PUTRI SEBAYANG 081524032

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

PENGESAHAN SKRIPSI

UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL BUAH TANAMAN SAWO (Achras zapota L.) TERHADAP MENCIT JANTAN

OLEH:

MARINA PUTRI SEBAYANG 081524032

Dipertahankan di hadapan Panitia Penguji Fakultas Farmasi

Universitas Sumatera Utara Pada tanggal: Desember 2010 Disetujui oleh:

Pembimbing I, Panitia Penguji

(Drs. Saiful Bahri, MS., Apt.) (Dr. Rosidah, M.Si, Apt.) NIP. 195208241983031001 NIP. 195103261978022001

Pembimbing II, (Drs. Saiful Bahri, MS., Apt.) NIP. 195208241983031001

(Drs. Awaluddin Saragih, M.Si., Apt.) (Dr. Edy Suwarso, SU., Apt.) NIP. 195008221974121002 NIP. 130935857

(Dra. Suwarti Aris, M.Si., Apt.) NIP. 195107231982032001

Disahkan oleh: Dekan Fakultas Farmasi

(3)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah yang telah diberikan selama ini, serta shalawat dan salam untuk Rasul Allah Muhammad SAW yang telah membawa umatnya kejalan yang berilmu pengetahuan seperti saat ini. Alhamdulillah, skripsi yang berjudul UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL BUAH TANAMAN SAWO (Achras zapota L.) TERHADAP MENCIT JANTAN dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.

Dalam menyelesaikan skripsi tentunya banyak pihak yang memberikan bantuan, untuk itu rasa hormat dan terima kasih yang sedalam-dalamnya saya berikan untuk kedua orangtua saya tercinta, Ayahanda Firman Sebayang dan Ibunda Maryati Ginting juga kepada abang dan adik tercinta, Amri Sahbana Sebayang dan Amru Aginta Sebayang. Terima kasih atas segala kasih sayang, doa, dukungan dan semangat yang tak henti-hentinya diberikan selama ini.

Dengan segala ketulusan hati penulis juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Drs.Saiful Bahri, MS., Apt. dan Drs. Awaluddin Saragih, M.Si., Apt. yang senantiasa memberikan bimbingannya dengan sabar selama ini.

Penulis juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra., Apt. selaku dekan Fakultas Farmasi USU yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan dalam menyelesaikan skripsi ini.

2. Drs. Muchlisyam, M.Si., Apt. selaku pembimbing akademik

3. Dr. Rosidah M.Si, Apt., Dr. Edy Suwarso, SU., Apt., Dra. Suwarti Aris M.Si., Apt. selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan dan saran atas skripsi ini.

4. Dosen-dosen beserta staf Laboratorium Obat Tradisional dan Laboratorium Farmakologi Fakultas Farmasi USU.

(4)

5. Teman-teman mahasiswa/i farmasi terutama ekstensi ’08 yang senantiasa memberi semangat, doa dan dukungannya selama ini sehingga penelitian dan penyusunan skripsi ini dapat diselesaikan.

6. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah membantu penyusunan skripsi ini.

Disadari, bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini, sehingga diharapkan adanya masukan atau saran dari para pembaca. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang farmasi dan kesehatan.

(5)

ABSTRAK

UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL BUAH TANAMAN SAWO (Achras zapota L.)

TERHADAP MENCIT JANTAN

Tanaman sawo (Achras zapota L.) merupakan tumbuhan tropis yang cukup luas penyebarannya di Indonesia. Getah dari buah atau buah sawo yang masih muda sering digunakan masyarakat untuk mengatasi diare. Khasiatnya sebagai antidiare ini diduga karena adanya kandungan tanin dalam jumlah yang cukup besar pada buah sawo yang masih muda.

Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi simplisia terhadap kadar air, kadar abu total, kadar abu yang tidak larut dalam asam, kadar sari yang larut dalam etanol, kadar sari yang larut dalam air. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengetahui adanya senyawa alkaloid, flavonoid, glikosida, steroid/triterpenoid dan tanin pada buah sawo muda. Pengujian efek antidiare ekstrak etanol buah sawo terhadap mencit jantan dilakukan dengan metode induksi minyak jarak. Ekstrak etanol buah sawo diberikan secara oral dengan dosis 1 g, 2 g, dan 2,5 g/ kg BB. Pengamatan meliputi jumlah mencit diare, konsistensi feses, frekuensi defekasi, bobot feses, serta jangka waktu terjadinya diare. Respon yang terjadi pada tiap mencit diamati selama 6 jam selang waktu 30 menit.

Pemeriksaan simplisia buah sawo menghasilkan kadar air 15,33%, kadar abu total 1,89%, kadar abu yang tidak larut asam 0,95%, kadar sari yang larut dalam etanol 37,45%, kadar sari yang larut dalam air 38,01%. Hasil skrining fitokimia simplisia buah sawo menunjukkan adanya flavonoid, glikosida, dan tanin. Hasil pengujian efek antidiare ekstrak etanol buah sawo pada dosis 2,5 g/kg BB sebanding dengan Loperamid HCl 2 mg/kg BB.

(6)

ABSTRACT

ANTI-DIARRHEAL ACTIVITY FROM THE FRUIT OF SAPODILLA (Achras zapota L.) ETHANOLIC EXTRACT

IN MALE MICE

Sapodilla plant (Achras zapota L.) is a widely growing tropical fruit in Indonesia. Indonesian often use the fruit latex or unripe fruit to stop diarrhea. The anti-diarrhea effect probably because of a large number of tannin content in unripe fruit.

The characterization of sapodilla simplex including the water content, total ash content, insoluble ash in acid content, concentrate alcohol-soluble content, concentrate water-soluble content. The phytochemical screening is use to evaluate alkaloids, flavonoids, glycoside, steroids/triterpenoids and tannin content in unripe fruit. The effect of sapodilla ethanolic extract was studied using castor oil-induced diarrhea model in mice. Sapodilla ethanolic extract was given orally at doses 1 g, 2 g, and 2.5 g/kg BW. The observations of anti-diarrhea included total number of diarrhea in mice, the consistency of the faeces, the frequency of defecacy, the weight of faeces, and the diarrhea duration. The respons which come from each mice monitored every 30 minutes during 6 hours.

The characterization showed that sapodilla simplex had 15.33% water content, 1.89% total ash content, 0.91% insoluble ash in acid content, 37.45% concentrate alcohol-soluble content, 38.01% concentrate water-soluble content. Phytochemical analysis of sapodilla ethanolic extract revealed the presence of flavonoid, glycosides, and tannin. Anti-diarrhea effect of sapodilla ethanolic extract at 2.5 g/kg BW showed the same effect with Loperamide 2 mg/kg BW.

(7)

DAFTAR ISI Halaman JUDUL ... i LEMBAR PENGESAHAN... ii ABSTRAK ... iii ABSTRACT ... iv DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN ... x BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 3 1.3 Hipotesis ... 3 1.4 Tujuan Penelitian ... 3 1.5 Manfaat ... 4

1.6 Kerangka Konsep Penelitiaan ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... Error! Bookmark not defined. 2.1 Uraian Tumbuhan ... 5

2.1.1 Sistematika Tumbuhan ... 6

2.1.2 Khasiat... 6

2.1.3 Kandungan Kimia ... 7

(8)

2.4 Diare ... 9 2.4.1 Patofisiologi Diare ... 10 2.4.2 Klasifikasi Diare ... 10 2.4.3 Terapi ... 12 2.4.4 Obat-obat Diare ... 14 2.5 Loperamid Hidrokloridum ... 15 2.6 Minyak Jarak... 16

BAB III METODE PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined. 3.1 Alat dan Bahan ... 17

3.1.1 Alat ... 17

3.1.2 Bahan ... 17

3.2 Pembuatan Pereaksi ... 18

3.2.1 Larutan Pereaksi Mayer ... 18

3.2.2 Larutan Pereaksi Dragendroff ... 18

3.2.3 Larutan Pereaksi Bouchardat ... 18

3.2.4 Larutan Pereaksi Molish ... 18

3.2.5 Larutan Pereaksi Besi (III) klorida 1% ... 19

3.2.6 Larutan Pereaksi Timbal (II) Asetat 0,4 M ... 19

3.2.7 Larutan Pereaksi Natrium Hidroksida 2 N ... 19

(9)

3.2.10 Larutan Pereaksi Asam Klorida 2 N ... 19

3.3 Pengumpulan dan Pengolahan Sampel ... 19

3.3.1 Pengumpulan Sampel ... 19

3.3.2 Identifikasi Sampel ... 20

3.3.3 Pengolahan Sampel ... 20

3.4 Pemeriksaan Karakterisasi Simplisia ... 20

3.4.1 Pemeriksaan Makroskopik ... 20

3.4.2 Pemeriksaan Mikroskopik... 20

3.4.3 Penetapan Kadar Air ... 21

3.4.4 Penetapan Kadar Sari yang Larut Dalam Air ... 21

3.4.5 Penetapan Kadar Sari yang Larut Dalam Etanol ... 22

3.4.6 Penetapan Kadar Abu Total ... 22

3.4.7 Penetapan Kadar Abu yang Tidak Larut Dalam Asam 22

3.5 Skrining Fitokimia Simplisia Buah Sawo ... 23

3.5.1 Pemeriksaan Alkaloid ... 23 3.5.2 Pemeriksaan Flavonoid ... 23 3.5.3 Pemeriksaan Glikosida ... 23 3.5.4 Pemeriksaan Tanin ... 24 3.5.5 Pemeriksaan Saponin ... 24 3.5.6 Pemeriksaan Steroid/triterpenoid ... 24

(10)

3.7 Pengujian Efek Antidiare ... 25

3.7.1 Penyiapan Hewan Coba ... 25

3.7.2 Penyiapan Bahan ... 26

3.7.2.1 Pembuatan Suspensi CMC Na 0,5% (b/v) ... 26

3.7.2.2 Pembuatan Suspensi Loperamid HCl dari Tablet Imodium® ... 26

3.7.2.3 Pembuatan Suspensi Ekstrak Buah Sawo dengan Berbagai Konsentrasi ... 26

3.7.3 Prosedur Percobaan ... 26

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 28

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 36

5.1 Kesimpulan ... 36

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1.1 Kerangka Konsep Penelitian ... 4

4.1 Jumlah Mencit yang Mengalami Diare Setiap 30 Menit ... 28

4.2 Profil Konsistensi Feses Mencit ... 30

4.3 Profil Frekuensi Defekasi ... 31

4.4 Bobot Total Feses ... 32

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1 Bagan Kerja Penelitian ... 38

2 Tumbuhan Sawo ... 39

3 Hasil Identifikasi Tumbuhan ... 41

4 Mikroskopik Serbuk Simplisia Buah Sawo ... 42

5 Perhitungan Hasil Pemeriksaan Karakterisasi Simplisia Buah Sawo ... 43

6 Hewan Percobaan ... 47

7 Mencit dalam Wadah Pengamatan dan Kandang Mencit ... 48

8 Feses Mencit dalam Berbagai Konsistensi ... 49

9 Hasil Pengujian Efek Antidiare ... 50

10 Volume Maksimum Larutan Sediaan Uji yang Dapat Diberikan pada Hewan Uji ... 54

11 Perhitungan Konversi Dosis ... 55

12 Perhitungan Volume Pemberian Ekstrak Sawo Dosis 1g, 2 g, 2,5 g/kg BB dan Loperamid 2 mg/kg BB ... 57

13 Hasil Uji Statistik ... 59

Referensi

Dokumen terkait

Fraksi larut n-heksan ekstrak etanol 50% daun sendok (Plantago mayor L.) diduga mempunyai efek antidiare dengan pemberian oral pada mencit jantan yang diinduksi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiare fraksi larut air ekstrak etanol 50% daun sendok ( Plantago mayor L.) pada hewan uji mencit jantan

- untuk mengetahui efek antidiare ekstrak rimpang kunyit terhadap mencit Swiss Webster jantan dalam memperbaiki konsistensi feses menjadi lebih padat.. 1.4

Untuk mengetahui efek antidiare dari ekstrak ethanou daging buah sauak (. ) pada hewan coba mencit Swiss Webster jantan, dengan

Streptococcus mutans merupakan bakteri yang sering ditemukan pada gigi yang berlubang.Ekstrak etanol kulit sawo manila ( Achraz zapota ) merupakan salah satu bahan

Pembuatan larutan uji untuk uji skrining fitokimia dilakukan dengan cara melarutkan sebanyak 250 mg ekstrak etanol buah sawo manila ( Achras zapota L) dilarutkan 50

UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN BAYAM MERAH (Althernanthera strigosa Hask.) TERHADAP

Ekstrak etanol buah sawo (Manilkara zapota) terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan konsentrasi yang efektif dalam menghambat