HUKUM PERNIKAHAN JANDA
DALAM MASA
‘IDDAH
MENURUT PANDANGAN ULAMA PALANGKA RAYA
SKRIPSI
Diajukan untuk Melengkapi dan Memenuhi Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Syariah
Oleh:
JAUHARATUN NAFISAH NIM. 1002110329
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PALANGKARAYA FAKULTAS SYARIAH JURUSAN SYARIAH
ii
Yth. Ketua Panitia Ujian Skripsi Fakultas Syariah
IAIN Palangka Raya di-
Palangka Raya
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Setelah membaca, memeriksa dan mengadakan perbaikan seperlunya, maka kami berpendapat bahwa Skripsi Saudari,
NAMA : JAUHARATUN NAFISAH NIM : 100 211 0329
JUDUL : HUKUM PERNIKAHAN JANDA DALAM MASA ‘IDDAH MENURUT PANDANGAN ULAMA PALANGKA RAYA Sudah dapat diujikan untuk memperoleh Gelar Sarjana Syariah.
Demikian atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Pembimbing I,
Dr. H. KHAIRIL ANWAR, M.Ag NIP. 19630118 199103 1 002
Pembimbing II,
MUNIB, M.Ag
iii
PERSETUJUAN SKRIPSI
JUDUL : HUKUM PERNIKAHAN JANDA DALAM MASA
‘IDDAH MENURUT PANDANGAN ULAMA
PALANGKA RAYA
NAMA : JAUHARATUN NAFISAH
NIM : 100 211 0329
FAKULTAS : SYARIAH
PROGRAM STUDI : AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH
JENJANG : STRATA SATU (S1)
Palangka Raya, November 2015
Menyetujui,
Pembimbing I,
Dr. H. KHAIRIL ANWAR, M.Ag NIP. 19630118 199103 1 002
Pembimbing II,
MUNIB, M.Ag
NIP. 19600907 199003 1 002 Mengetahui,
Wakil Dekan Bidang Akademik,
MUNIB, M.Ag
NIP. 19600907 199003 1 002
Dekan Fakultas Syariah,
iv
PENGESAHAN
Skripsi yang berjudul, “HUKUM PERNIKAHAN JANDA DALAM MASA ‘IDDAH MENURUT PANDANGAN ULAMA PALANGKA RAYA”, oleh JAUHARATUN NAFISAH, NIM 100 211 0329 telah dimunaqasyahkan
Tim Munaqasyah Skripsi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya
pada:
Hari : Kamis
Tanggal : 26 November 2015 M 13 Safar 1437 H
Palangka Raya, November 2015
Tim Penguji:
1. Dr. Syarifuddin, M. Ag
Pimpinan Sidang/ Penguji (………)
2. Drs. Surya Sukti, M.A
Penguji I (………)
3. Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag
Penguji II (………)
4. Munib, M.Ag
Sekretaris Sidang/ Penguji (………)
Dekan Fakultas Syaria,
v
HUKUM PERNIKAHAN JANDA DALAM MASA ‘IDDAH MENURUT PANDANGAN ULAMA PALANGKA RAYA Dosen Pembimbing : 1. Dr. H. Khairil Anwar, M. Ag
2. Munib, M. Ag
ABSTRAK
Masalah penelitian ini adalah hukum pernikahan janda dalam masa ‘iddah menurut pandangan Ulama Palangka Raya.Ditemukan fakta bahwa perempuan menyelesaikan perkara sidang perceraian kemudian menikah lagi tanpa menghabiskan masa ‘iddah dengan wajar. Adapun tujuan utama penelitian ini untuk mengkaji masalah mendasar yaitu: (1) Bagaimana hukum pernikahan janda dalam masa ‘iddah menurut pandangan Ulama Palangka Raya? (2) Apa landasan hukum yang digunakan untuk menjawab permasalahan pernikahan janda dalam masa ‘iddah menurut pandangan Ulama Palangka Raya?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum sosiologis atau empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif.Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer.Subjek dalam penelitian ini adalah Ulama Palangka Raya, dan objek dalam penelitian ini adalah pandangan Ulama Palangka Raya terhadap hukum pernikahan dalam masa ‘iddah.Pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, dan pengabsahannya melalui teknik triangulasi sumber.Analisis data melalui tiga tahapan yaitu reduction, display, dan conclusion drawing/ verifications, yaitu menelaah suatu masalah dalam rangka menemukan suatu hukum yang mengandung suatu kemashlahatan.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Hukum pernikahan janda dalam masa ‘iddah menurut pandangan Ulama Palangka Raya adalah haram karena bersifat fasid, yang disebabkan rusaknya salah satu syarat sah nikah dan menyebabkan status dukhul menjadi zina. Adapun masalah ini bertentangan dengan tujuan Hukum Islam (maqasid asy-syari’ah) mengenai pernikahan bahwa, pernikahan dilakukan untuk mencegah terjadinya mafsadat, seperti rusaknya keturunan karena zina. (2) Landasan hukum pernikahan janda dalam masa ‘iddah yang paling utama adalah Al-Qur‟an, dalam Surat At Thalaq ayat 1, 2, 4, 6, dan 7 dan Al Baqarah ayat ke 228, 229, 230, 231, 232, dan 234, hadis, ijma’ ulama dan
qiyas. Dalam ketentuan Hukum Perkawinan di Indonesia ada pula Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI).Hal ini menegaskan bahwa ‘iddah bersifat prinsip dalam Hukum Islam dan juga Hukum Perkawinan yang berlaku di Indonesia.
vi
THE PERSPECTIVE OF PALANGKA RAYA ISLAMIC RELIGIOUS ADVISER
OF WIDOW MARRIAGE LAW IN THE ‘IDDAH PERIOD Advisors : 1. Dr. H. Khairil Anwar, M. Ag
2. Munib, M. Ag
ABSTRACT
The problem of this research is widow marriage law in the ‘iddah period according to Palangka Raya religious adviser on religious law. The fact is the woman completed the trial court divorce then remarry without spending that ‘iddah period consistently. The objective of this research are: (1) How is the law status widow marriage in the ‘iddah period according to Palangka Raya religious adviser on religious law? (2)What is law used to answer the problem of widow marriage in the ‘iddah period according to Palangka Raya religious adviser on religious law?.
This study is sociological law research or empirical which use descriptive qualitative approach. The data used in this research is primary data. The subject of this research is Palangka Raya religious adviser on religious law. The object of
this research Palangka Raya religious scholars‟ perspective of marriage law in
‘iddah period. The data is collected by interviewing and documentation and validated with source triangulation technique. The data analyzed in three steps are
reduction, display and conclusion drawing/classification.
The result of this research conclude that : (1) According Palangka Raya religious adviser on religious law widow marriage in the ‘iddah period is haram
because it is imperfect which caused damaged to one of the conditions of marriage. It is also caused the status of dukhul becomes adultery. This problem is contradictive to the purpose of Islamic law (Maqasid Syari’ah) regarding marriage, which marriage is done to prevent mafsadat such as damage to offspring because of adultery. (2) The most important widow marriage legals in the waiting period are Al-Qur‟an, Surah At-Thalaq paragraphs 1, 2, 4, 6, dan 7 and Surah Al-Baqarah paragraphs 228, 229, 230, 231, 232, and 234, hadith, ijma’ of Islamic adviser on religious law and qiyas. There is provision of marriage law in Indonesia number 1 of 1974 on marriage and the compilation of Islamic law. This law stressed how important of iddah in Islamic law and Marriage law in Indonesia.
vii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji syukur saya ucapkan kepada Dzat yang Maha
Pengasih dan Maha Penyayang, Allah Swt. yang telah menganugerahkan
keberkahan berupa ilmu yang bermanfaat, sehingga penulis dapat menyelesaikan
skripsi ini dengan baik. Shalawat dan salam saya haturkan kepada Nabi
Muhammad Saw., keluarga, sahabat, serta umat yang mengikuti ajaran beliau
hingga akhir zaman. Semoga Allah Swt. yang Maha Pemurah menganugerahkan
kesempatan kepada kita semua untuk berkumpul dengan Nabi Muhammad
Saw.kelak di Surga-Nya.
Skripsi yang berjudul “HUKUM PERNIKAHAN JANDA DALAM MASA ‘IDDAH MENURUT PANDANGAN ULAMA PALANGKA RAYA” sebagai tugas akhir dalam rangka penyelesaian studi di Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Palangka Raya. Tidak pernah terlepas dari bantuan berbagai pihak,
dan sudah sepantasnya saya mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga
kepada:
1. Yang tercinta dan yang terkasih Ayahanda H. Muhammad Mahlan HD (alm)
dan Ibunda Dra. Hj. Murniati, yang membesarkan, mengayomi, dan tulus
memprioritaskan perkembangan pendidikan anak-anaknya agar mampu
menggapai keberkahan dunia dan akhirat. Penghormatan dan syukur yang
tidak terhingga karena saya terlahir dari darah daging ayahanda dan ibunda
viii
2. Yang terhormat bapak Dr. Ibnu Elmi AS Pelu, S.H., M.H., selaku Rektor
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, semoga Allah Swt. selalu
merahmati dan membalas kebaikan perjuangan beliau untuk memajukan IAIN
Palangka Raya menjadi yang terdepan di bumi Kalimantan Tengah.
3. Yang terhormat bapak H. Syaikhu, M.HI., selaku Dekan Fakultas Syari‟ah
IAIN Palangka Raya, semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan agar
beliau terus memajukan dan mengembangkan Fakultas Syari‟ah agar menjadi
yang terbaik.
4. Yang terhormat bapak Eka Suriansyah, M.SI., selaku dosen penasehat
akademik yang telah memberikan bimbingan dan pembelajaran kepada
penulis selama menempuh pendidikan di IAIN Palangka Raya.
5. Yang terhormat bapak Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag., dan bapak Munib,
M.Ag., selaku pembimbing I dan pembimbing II, tanpa bimbingan dan arahan
serta kesabaran bapak sekalian dalam proses pembuatan skripsi ini penulis
tidak akan mampu menyelesaikannya dengan baik. Semoga Allah Swt.
senantiasa memberkahi perjuangan bapak sekalian dengan pahala amal
jariyah.
6. Yang terhormat dosen IAIN Palangka Raya, terkhusus pada
dosen-dosen Fakultas Syari‟ah yang banyak menyumbangkan ilmu bermanfaat
kepada penulis. Semoga Allah Swt. menghitung amal di setiap jerih payah
yang Bapak Ibu korbankan demi menunjang keilmuan penulis.
7. Yang penulis sayangi kakak-kakak yang selalu memberikan motivasi dan
ix
Hj. Nazemah Ziyadah, Hj. Nazilah Ziyarah (Hj. Rafi‟ah), Hafiz Riyadli,
S.Kom., dan Azhari Ziyadi, S.Pd.I. semoga Allah Swt. selalu memberikan
keridhaan atas segala jalan yang kita tempuh.
8. Yang penulis sayangi Rahmad Hidayat, S.Pd.I dengan tanpa lelah memberikan
waktu, tenaga, pikiran, dorongan, dan motivasi untuk menyelesaikan skripsi
ini. Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan kemudahan untuk kita berdua.
9. Yang selalu penulis ingat, rekan-rekan seperjuangan, teman-teman AHS 2010,
keluarga baru di dunia perkuliahan, Desi, Santi, Humai, Fuan, Aim, Bari, Ifit,
Jumaidi, Yakin, Indra, Zarkasi, dan Andri, terima kasih untuk waktu yang kita
lewati bersama. Terima kasih juga kepada Nidya Ananda Putri dan Erlina
Widiyantari atas waktu yang telah diluangkan untuk membantu penulis
menyelesaikan skripsi ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari
kesempurnaan, sehingga penulis mengharapkan saran dan kritik yang bertujuan
untuk perkembangan substansi dalam skripsi ini.Akhirnya, dengan berserah diri
kepada Allah Swt. dan mengucap syukur, semoga karya sederhana ini dapat
memberikan banyak manfaat bagi pembaca, khususnya bagi penulis.
Palangka Raya, November 2015
x
PERNYATAAN ORISINALITAS
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul “HUKUM PERNIKAHAN JANDA DALAM MASA ‘IDDAH MENURUT
PANDANGAN ULAMA PALANGKA RAYA” adalah benar karya saya sendiri
dan bukan hasil penjiplakan dari karya orang lain dengan cara yang tidak sesuai
dengan etika keilmuan.
Jika kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran maka saya siap
xi
MOTTO
ماِ تَ تَ لْأِ تَ لْأِا اِ مطٌ لْأِ فُ تَ م اِ رَّ اِ رَّلا م تَ تَ م اِ تَ اِ
لْأِا م فُ رُّلتَ تَ
“Tindakan imam terhadap rakyatnya harus dikaitkan
dengan kemaslahatan.”
xii
PERSEMBAHAN
Tiada Dzat lain selain
Allah Swt
.
tempat segala syukur
atas terselesaikannya Skripsi ini.
Dan suatukebanggaan yang paling indah
denganmemberikan persembahan ini
Kepada Wanita terhangat
Mama Dra. Hj. Murniati
Dan cinta pertamaku..
almarhumH. Muhammad Mahlan HD
xiii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
NOTA DINAS ... ii
PERSETUJUAN SKRIPSI ... iii
PENGESAHAN ... iv
ABSTRAK ... v
KATA PENGANTAR ... vii
PERNYATAAN ORISINALITAS ... x
MOTTO ... xi
PERSEMBAHAN ... xii
DAFTAR ISI ... xiii
DAFTAR TABEL ... xvii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB LATIN ... xviii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 1
xiv
D. Kegunaan Penelitian... 7
1. Kegunaan Teoritis ... 8
2. Kegunaan Praktis ... 8
BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9
A. Penelitian Terdahulu ... 9
B. Deskripsi Teoritik ... 12
1. ‘Iddah ... 12
a. Pengertian ‘Iddah ... 12
b. Perhitungan ‘Iddah ... 18
c. Hikmah ‘Iddah ... 22
d. Hak dan Kewajiban Janda dalam Masa ‘Iddah ... 23
2. Ulama ... 24
a. Pengertian Ulama ... 24
b. Karakteristik Ulama ... 28
c. Tujuan dan Tugas Ulama ... 29
C. Kerangka Pikir dan Pertanyaan Penelitian ... 31
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 35
A. Waktu dan Lokasi Penelitian ... 35
1. Waktu Penelitian ... 35
2. Lokasi Penelitian ... 35
B. Jenis dan Pendekatan Penelitian ... 36
xv
3. Data Penduduk Kota Palangka Raya menurut Jumlah Penduduk Agama ... 47
xvi
2. Landasan Hukum Pernikahan Janda dalam Masa ‘Iddah ... .. 82
BAB V PENUTUP ... .. 94
A. Kesimpulan ... .. 94
B. Rekomendasi ... .. 95
DAFTAR PUSTAKA ... .. 97
LAMPIRAN
xvii
DAFTAR TABEL
TABEL 1 Persamaan dan Perbedaan serta Kedudukan
Penelitian Penulis ... 9
TABEL 2 Jumlah Penduduk Palangka Raya Tahun 2014 ... 46
TABEL 3 Jumlah Pemeluk masing-masing Agama Per
xviii
PEDOMAN TRANSLITERASIARAB-LATIN
Sesuai SKB Menteri Agama RI, Menteri Pendidikan dan Menteri Kebudayaan RI
No. 158/1987 dan N0. 0543b/U/1987
xix
غ Gain G
-ف Fa F -
ق Qaf Q -
ك Kaf K -
ل Lam L -
م Mim M -
ن Nun N -
و Wawu W -
ه Ha H -
أ Hamzah ‟ Apostrof
ي Ya‟ Y -
B. Konsonan Rangkap
Konsonan rangkap, termasuk tanda syaddah, ditulis rangkap. Contoh :
ةّيدحما
ditulis AhmadiyyahC. Ta’Marbuthah di Akhir Kata
1. Bila dimatikan ditulis h, kecuali untuk kata-kata Arab yang sudah terserap
menjadi Bahasa Indonesia, seperti salat, zakat dan sebagainya.
Contoh :
xx
2. Bila tidak dimatikan ditulis t.
Contoh :
ءايلولأا ةمرك
ditulis karamatul-auliya’D. Vokal Pendek
Fathah di tulis a, kasrah ditulis i dan dammah ditulis u
E. Vokal Panjang
Apanjang ditulis ā, i panjang ditulis ī dan u panjang ditulis ū masing-masingdengan tanda penghubung (-) di atasnya.
F. Vokal Rangkap
1. Fathah + ya‟ mati ditulis ai
Contoh :
مكنيب
ditulis bainakum2. Fathah + wawu mati ditulis au
Contoh :
لوق
ditulis qaulG. Vokal-vokal Pendek yang Berurutan dalam Satu Kata Dipisahkan dengan Apostrof (’)
Contoh :
متنأأ
ditulis a’antumثّنؤم
xxi
H. Kata Sandang Alif+Lam 1. Bila diikuti huruf Qamariyah
Contoh :
نأرقلا
ditulis al-Qur’an2. Bila diikuti huruf Syamsiyyah ditulis dengan menggunakan huruf
Syamsiyyah yang mengikutinya, serta menghilangkan huruf l (el)-nya.
Contoh :
ءامسلا
ditulis as-Samā’I. Huruf Besar
Penulisan huruf besar disesuaikan dengan EYD
J. Kata Dalam Rangkaian Frase dan Kalimat 1. Ditulis kata per kata
Contoh:
دورفلاوذ
ditulis żawi al- furūd2. Ditulis menurut bunyi atau pengucapannya dalam rangkaian tersebut.
Contoh:
xxii
DAFTAR PUSTAKA
A. Buku
Al Asqalani, Ibnu Hajar,Fathul Barri 26: Shahih Bukhari, Alih bahasa Amiruddin, Jakarta: Pustaka Azzam, 2008.
Al-Barudi, Syaikh Imad Zaki,Tafsir Wanita, Alih bahasa Samson Rahman, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2003.
Al-Farran, Syaikh Ahmad Musthafa,Tafsir Imam Syafi’i Menyelami
Kedalaman Kandungan Al-Qur’an Jilid 1: Surah al-Fatihah – Surah
Ali ‘Imran, Riyadh: Dar At-Tadmuriyyah, 2006.
Alhafidz, Ahsin W.,Kamus Fiqh, Jakarta: Amzah, 2013.
Ali, Zainuddin, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2009.
Ali, Zainuddin,Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2011.
Al-Mahalli, Imam Jalaluddin dan Imam Jalaluddin Al- Suyuthi, Tafsir Jalalain 1: Berikut Asbaabun Nuzuul Ayat, Alih bahasa Bahrun Abu Bakar, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 1996.
An-Naisaburi dan Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi, Ensiklopedia Hadits 3: Shahih Muslim 1, Alih bahasa Ferdinand Hasmand, dkk, Jakarta: Almahira, 2012.
Ash-Shabuni, Muhammad Ali,Terjemahan Tafsir Ayat Ahkam Ash-Shabuni,
Alih bahasa Mu‟ammal Hamidy dan Imron A. Manan, Surabaya: PT
Bina Ilmu, 2008.
As-Subki, Ali Yusuf,Fiqh Keluarga: Pedoman Berkeluarga dalam Islam, Jakarta: Amzah, 2010.
Azziz Muhammad Azzam, Abdul dan Abdul Wahab Sayyed Hawwas, Fiqh Munakahat: Khitbah, Nikah, dan Talak, Alih bahasa Abdul Majid Khon, Jakarta: Amzah, 2009.
Az-Zuhaili, Wahbah,Fiqih Islam Wa Adillatuhu Jilid 9, Alih bahasa Abdul Hayyie al-Kattani, dkk, Jakarta: Gema Insani, 2011.
xxiii
Bahreisy, Salim dan Said Bahreisy (pengh. dan pent.), Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsir Jilid 6, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 2006.
Dahlan, Abdul Aziz (ed.), Ensiklopedi Hukum Islam, Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 1996.
Departemen Agama RI, Al-Qur’an Bayan: Al-Qur’an dan Terjemahannya disertai Tanda-Tanda Tajwid dengan Tafsir Singkat, t.tm: Bayan
Qur‟an, 2009.
Dewan Penterjemah, Al Qur’an dan Terjemahannya, Madinah: Mujamma‟ Al
Malik Fahd Li Thiba‟at Al Mush-haf, 1971.
Djazuli, A.,Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah yang Praktis, Jakarta: Kencana; 2006, h. 147.
Effendi,Satria,Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer: Analisis Yurisprudensi dengan Pendekatan Ushuliyah, Jakarta: Kencana, 2004. Hady, Samsul, “Refleksi Kepemimpinan Umat Islam”, dalam A. Syafi‟i
Mufid dan Munawar Fuad Noeh (eds.), Beragama di Abad Dua Satu,
Jakarta: Zikru‟l-Hakim, 1997.
Mahmud, Yunus,Hukum Perkawinan dalam Islam, Jakarta: CV Al Hidayah, 1964.
MK, M. Ansyari,Hukum Perkawinan di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Mardani, Hukum Islam: Pengantar Hukum Islam di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Mardalis, Metode Penelitian: Suatu Pendekatan Proposal, Jakarta: Bumi Aksara, 2004.
Moleong, Lexy J.,Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2004.
Musfah, Jejen,Indeks Al-Quran Praktis, Jakarta: Hikmah, 2007.
Prastowo, Andi,Menguasai Teknik-teknik Koleki Data Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: DIVA Press, 2010.
Rasyid, Sulaiman,Fiqh Islam, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 1994.
xxiv
Sabiq, Sayyid,Fiqih Sunnah 3, Alih bahasa M. Ali Nursyidi dan Hunainah M. Thahir Makmun, Jakarta: PT. Pena Pundi Aksara, 2009.
Sa‟dawi, Amru Abdul Karim,Wanita dalam Fikih Al-Qaradhawi, Alih bahasa Muhyiddin Mas Rida, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2009.
Soekanto, Soerjono,Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI-Press, 1986. Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, 2010.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2013.
Syarifuddin, Amir, Garis-Garis Besar Ushul Fiqh, Jakarta: Kencana, 2012. Syarifuddin, Amir,Hukum Pernikahan Islam di Indonesia: ANtara Fiqh
Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta: Kencana, 2009.
Tim Almanar, Fikih Nikah, Bandung: Syamil, 2003.
Tim Baitul Kilmah Jogjakarta, Ensiklopedia Pengetahuan Al-Qur’an dan Hadits, Jakarta: Kamil Pustaka, 2013.
Tim Penyusun, Buletin Khazanah Keilmuan Edisi I Tahun V: Ulama Ensiklopedis, Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbag dan Diklat Kementrian Agama RI, 2013.
Tim Penyusun, Himpunan Peraturan Perundang-Undangan
TentangKompilasi Hukum Islam, Bandung: Fokus Media, 2007.
Tim Penyusun, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1997. Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Skripsi, Palangkaraya: STAIN Palangka
Raya Press, 2007.
Tim Penyusun, Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan & Kompilasi Hukum Islam, Bandung: Citra Umbara, 2011.
Utsman, Sabian,Dasar-dasar Sosiologi Hukum, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.
Widi, Restu Kartiko.Asas Metodologi Penelitian: Sebuah Pengenalan dan
Penuntun Langkah demi Langkah Pelaksanaan Penelitian,
Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010.
Zuhaili, Wahbah,Fiqih Imam Syafi’i: Mengupas Masalah Fiqhiyah
xxv
B. Karya Ilmiah
Benri, “Pengabaian Masa Idah (Studi Kasus di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas”, Skripsi Sarjana, Palangkaraya: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palangkaraya, 2007, t.d.
Munasir, “Penetapan Masa Idah Wanita yang Dicerai dalam Perspektif Empat
Imam Mazhab Fikih dan Hakim Pengadilan Agama Palangkaraya”,
Skripsi Sarjana, Palangkaraya: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palangkaraya, 2014, t.d.
C. Buku Elektronik/ PDF
SKB Menteri Agama RI, Menteri Pendidikan dan Menteri Kebudayaan RINo. 158/1987 dan N0. 0543b/U/1987
D. Situs Internet
____________,
http://www.risalahislam.com/2014/02/pengertian-ulama-yang-sesungguhnya.html?m=1, di akses tanggal 21 Mei 2015.
Fyna Khairunnisa Rahmawati, http://repo.iain-tulungagung.ac.id/768/5/BAB%20IV.pdf, di akses tanggal 16 April 2015.
Insyafli, Integrasi antara Mediasi dan Hakamain Min Jihatil Hakim,
http://www.pa-bengkulukota.go.id/foto/integrasi%20antara%20mediasi%20dan%20h akamain%20min%20jihatil%20hakim.pdf, di akses pada 20 November 2015.
Nurvita Diah Rahayu, Kaidah Fiqhiyah, http://nurvita-diah-rahayu.blogspot.co.id/2012/03/kaidah-fiqhiyah.html, di akses tanggal 20 November 2015.
xxvi
Rosika
Wahyu,http://library.walisongo.ac.id/digilib/gdl.php?mod=browse&op =read&id=jtptiain-gdl-rosikawahy-4561, di akses tanggal 16 April 2015
Tim Admin, Website Resmi Pemerintahan Kota Palangka Raya, http://www.palangkaraya.go.id/statis-7-geografis.html, di akses tanggal 28 Oktober 2015.
Tim Wikipedia,http://id.m.wikipedia.org/wiki/Ulama, di akses tanggal 21 Mei 2015.