• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEJARAH ISLAM dan KEMUHAMMADIYAHAN bagi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SEJARAH ISLAM dan KEMUHAMMADIYAHAN bagi "

Copied!
218
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Agus Miswanto, S.Ag., MA
    • M. Zuhron Arofi, M.Pd.I
  • Sekolah: Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Mata Pelajaran: Studi Islam
  • Topik: Sejarah Islam dan Kemuhammadiyahan
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2012
  • Kota: Magelang

I. SEKILAS SEJARAH ISLAM ERA KLASIK DAN DINASTIK

Bab ini memberikan gambaran umum mengenai sejarah Islam dari masa Rasulullah hingga era dinasti. Dalam konteks pendidikan, pemahaman tentang sejarah ini penting untuk membentuk karakter dan identitas siswa dalam memahami warisan budaya Islam. Selain itu, pengetahuan tentang sejarah ini dapat membantu siswa dalam memahami konteks sosial dan politik yang membentuk perkembangan Islam.

1.1 ISLAM MASA RASULULLAH SAW

Bagian ini membahas kehidupan Rasulullah, mulai dari kelahirannya, perjalanan dakwah, hingga tantangan yang dihadapi. Pemahaman tentang perjuangan Rasulullah sangat relevan dalam konteks pendidikan karakter, di mana siswa diajarkan nilai-nilai ketekunan, kejujuran, dan kepemimpinan.

1.2 DAKWAH ISLAM DAN REAKSI QURAISY

Di sini dijelaskan tentang berbagai tahap dakwah Rasulullah dan penentangan dari kaum Quraisy. Materi ini penting untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan dan menegakkan kebenaran.

1.3 PENDUDUK MADINAH MASUK ISLAM DAN PERISTIWA HIJRAH

Peristiwa hijrah menjadi momen penting dalam sejarah Islam. Dalam konteks pembelajaran, ini mengajarkan siswa tentang pentingnya komunitas dan solidaritas dalam membangun masyarakat yang harmonis.

1.4 PEMBINAAN MASYARAKAT DAN TANTANGAN BARU DI MADINAH

Pembinaan masyarakat oleh Rasulullah di Madinah menunjukkan pentingnya nilai-nilai sosial seperti persaudaraan dan keadilan. Siswa diajarkan untuk memahami bagaimana nilai-nilai ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1.5 HAJI WADA DAN AKHIR HAYAT RASULULLAH

Haji Wada merupakan pidato terakhir Rasulullah yang berisi pesan-pesan penting. Materi ini dapat digunakan untuk mendiskusikan etika dan tanggung jawab sosial dalam konteks pendidikan.

II. GERAKAN PEMBAHARUAN DAN REFORMASI DI DUNIA ISLAM

Bab ini membahas tentang berbagai tokoh dan gerakan pembaharuan dalam sejarah Islam. Pemahaman tentang pembaharuan ini penting untuk mengajarkan siswa tentang dinamika pemikiran dan adaptasi dalam konteks modern.

2.1 PENGERTIAN PEMBAHARUAN

Definisi pembaharuan dalam konteks Islam membantu siswa memahami konsep perubahan yang positif dan relevansi dalam kehidupan mereka.

2.2 RUANG LINGKUP PEMBAHARUAN

Menggambarkan ruang lingkup pembaharuan memberikan siswa perspektif tentang bagaimana pemikiran dan praktik Islam dapat berkembang seiring waktu.

2.3 TOKOH PEMBAHARU PADA PERIODE KLASIK SAMPAI MODERN

Membahas tokoh-tokoh penting dalam pembaharuan Islam memberikan inspirasi bagi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman.

III. LATAR BELAKANG, PENDIRI, LAMBANG, DAN TUJUAN MUHAMMADIYAH

Bab ini menguraikan tentang Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam yang berfokus pada pendidikan dan reformasi. Pemahaman tentang Muhammadiyah penting untuk siswa agar mereka menyadari peran organisasi dalam konteks sosial dan pendidikan.

3.1 LATAR BELAKANG BERDIRINYA MUHAMMADIYAH

Menjelaskan faktor-faktor yang melatarbelakangi berdirinya Muhammadiyah membantu siswa memahami konteks sejarah dan sosial yang relevan.

3.2 PENDIRI MUHAMMADIYAH: KH AHMAD DAHLAN

Mempelajari tokoh pendiri Muhammadiyah memberikan inspirasi bagi siswa untuk berkontribusi dalam masyarakat.

3.3 LAMBANG MUHAMMADIYAH

Lambang Muhammadiyah memiliki makna simbolis yang dapat digunakan untuk mengajarkan siswa tentang identitas dan nilai-nilai organisasi.

3.4 MAKSUD DAN TUJUAN MUHAMMADIYAH

Tujuan Muhammadiyah yang berorientasi pada pendidikan dan sosial memberikan siswa pemahaman tentang pentingnya berkontribusi dalam masyarakat.

IV. AMAL USAHA MUHAMMADIYAH

Bab ini menjelaskan berbagai amal usaha yang dilakukan oleh Muhammadiyah dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan. Ini memberikan contoh nyata bagi siswa tentang bagaimana tindakan sosial dapat dilakukan.

4.1 PENDAHULUAN

Pendahuluan menjelaskan pentingnya amal usaha dalam konteks organisasi dan masyarakat.

4.2 BIDANG KEAGAMAAN

Amal usaha di bidang keagamaan mengajarkan siswa tentang pentingnya praktik spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

4.3 BIDANG PENDIDIKAN

Kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh Muhammadiyah memberikan siswa contoh konkret tentang peran pendidikan dalam masyarakat.

4.4 BIDANG KEMASYARAKATAN

Amal usaha di bidang kemasyarakatan menunjukkan kepada siswa pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

V. LANDASAN TEOLOGIS DAN IDEOLOGIS MUHAMMADIYAH

Bab ini menguraikan landasan teologis dan ideologis Muhammadiyah yang menjadi dasar bagi setiap amal usaha yang dilakukan. Ini penting untuk membekali siswa dengan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai yang dianut.

5.1 PENGERTIAN

Menjelaskan pengertian landasan teologis dan ideologis memberikan siswa pemahaman tentang dasar-dasar ajaran Muhammadiyah.

5.2 MUQADDIMAH ANGGARAN DASAR

Muqaddimah anggaran dasar memberikan siswa wawasan tentang tujuan dan prinsip-prinsip organisasi.

5.3 KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH

Kepribadian Muhammadiyah sebagai organisasi memberikan siswa model perilaku yang dapat dicontoh.

5.4 MATAN KEYAKINAN DAN CITA-CITA HIDUP MUHAMMADIYAH (MKCHM)

Matan keyakinan dan cita-cita hidup memberikan siswa panduan dalam membangun visi dan misi pribadi.

Referensi Dokumen

  • Ateisme ( A. Bakir Ihsan )
  • Manajemen Dakwah Muhammadiyah ( A. Rosyad Sholeh )
  • Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jilid I ( A. Syalabi )
  • Wacana Falsafah Ilmu ( Abdul Rahman Haji Abdullah )
  • Inti Dasar Hukum Dagang Islam ( Abdullah Sidik )

Referensi

Dokumen terkait

Pemilihan umum berfungsi sebagai sarana untuk menegakkan pemerintahan yang demokratis karena melalui Pemilu rakyat dapat memilih para wakilnya secara langsung,

Hipotesis dalam penelitian yang hendak dibuktikan dalam penelitian ini adalah : ada hubungan signifikan antara pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, dan

Pemerintahan Khalifah Ali dapat dikatakan sebagai pemerintahan yang tidak stabil karena adanya pemberontakan dari sekelompok kaum muslimin sendiri.Pemberontakan pertama

Pertama, mengenai pengangkatan empat orang sahabat Nabi terkemuka itu menjadi Khalifah dipilih dan di angkat dengan cara yang berbeda. Karena Rasulullah SAW tidak pernah menunjuk

1abda rasulullah$ “ &rang yang paling rugi ' sengsara pada hari kiamat ialah orang yang punya kesempatan untuk menuntut ilmu pengetahuan , tetapi tidak mau menuntutnya.. an orang

Sedangkan pihak yang mendukung dan menganggapnya sebagai harapan berasal dari segelintir orang yang sejak awal telah mempunyai cita-cita untuk mendirikan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel electronic money memiliki nilai marginal effect sebesar -9,5% maka probabilitas tidak sesuai pola perilaku konsumsi

Faktor lingkungan juga menyebabkan mahasiswi UIN Maliki Malang tidak terjerumus pada gaya hidup hedonis yang tinggi, karena lingkungan kampus yang islami sehingga mahasiswi