• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengertian dan fungsi MSDM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengertian dan fungsi MSDM"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

PERTEMUAN 8

MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA

(2)

Pengertian dan fungsi MSDM

Manajemen : seni untuk menyelesaikan pekerjaan

melalui orang lain

Fungsi manajemen:

Perencanaan: menetapkan apa yg akan dilakukan

Pengorganisasian: merancang dan menugaskan kelompok

kerja

Penyusunan personalian: penarikan;

seleksi;pengembangan;pemberian kompensasi;dan penilaian prestasi

Pengarahan: motivasi; kepemimpinan;integrasi dan

pengelolaan konflik

(3)

Manajemen MSDM

: perencanaan,

pengorganisasian,pengarahan dan

pengawasan kegiatan-kegiatan

pengadaan, pengembangan, pemberian

konpensasi, pengintegrasian,

pemeliharaan dan pelepasan

(4)

Menurut French (1974) manajemen SDM:

penarikan, seleksi, pengembangan,

penggunaan dan pemeliharaan sumberdaya

manusia oleh organisasi

Manajemen SDM: penarikan, seleksi,

pengembangan, pemeliharaan dan

(5)

Fungsi-fungsi Personalia

Pemel iharaan

Seleksi

Pengem bangan

(6)

Fungsi pokok bidang SDM

Untuk menjalin kerjasama dalam

pengembangan dan administrasi

berbagai kebijaksanaan yg

mempengaruhi orang-orang yang

membentuk organisasi

Untuk membantu para manajer

(7)

Fungsi personalia

Kegiatan personalia

Penarikan 1. Analisis pekerjaan 2. Perencanaan SDM 3. Proses penarikan

 Saluran penarikan  Blangko lamaran

Seleksi 1. Proses seleksi

 Test seleksi

(8)

lanjutan

Pengembangan 1. Penilaian prestasi 2. Konseling

3. Disiplin 4. Latihan

5. Pengembangan manajemen 6. Pengembangan organisasi

Pemeliharaan 1. Pemberian konpensasi

 Evaluasi pekerjaan  Pengupahan

(9)

lanjutan

Lanjutan pemeliharaan 2.Hubungan perburuhan

 Perundingan kolektif  Perjanjian kerja

3.Pelayanan karyawan

 Rekreasi

4.Keamanan dan kesehatan

(10)

Penerapan MSDM di jasa

makanan

Tujuan orang bekerja tidak semata-mata

mencari uang(gaji yg tinggi)

Hasil penelitian di AS ternyata uang

menduduki urutan terakhir alasan orang

bekerja

1. Adanya rasa aman

2. Adanya rasa memiliki

3. Ada yg mengarahkan atau membimbing

4. Ada kesempatan promosi

(11)

Penetuan jumlah pegawai yg

dibutuhkan

Dalam pengoprasian pelayanan makanan

pertimbangan dan kebijakan yg berpengaruh

terhadap kebutuhan pegawai:

 Jumlah atau banyaknya makanan yg akan

diproduksi

 Perkiraan jumlah orang yang akan dilayani

 Besarnya ruangan produksi dan pelayanan

(12)

Meja yg tersedia

Waktu pelayanan

Sistem pelayanan makanan: cafetaria,

kantin dsb

(13)

Rekruitment dan seleksi tenaga

kerja

Recruitment (penarikan): proses

pencarian para calon karyawan

(14)

Kendala-kendala recruitment:

1. Kebijakan promosi: karyawan lama diberi

kesempatan pertama untuk mengisi lowongan kerja yang dipromosikan

2. Kebijakan konpensasi;organisasi mempunyai range upah untuk berbagai pekerjaan yg

berbeda , mempengaruhi minat pencari kerja 3. Kebijakan status karyawan: honorer, musiman

atau sementara atau part time

(15)

Saluran-saluran penarikan karyawan

 Walk – ins: pelamar datang sendiri ke perusahaan

untuk mengisi blangko lamaran

 Rekomendari dari karyawan

 Pengiklanan

 Agen penempatan tenaga kerja

 Lembaga-lembaga pendidikan

(16)

Evaluasi penarikan karyawan

Jumlah pelamar

Jumlah usul tentang pelamar yg diajukan

untuk diterima

Jumlah penerimaan

(17)

Blangko lamaran kerja

 Data pribadi

 Pendidikan dan keterampilan

 Pengalaman kerja

 Status pekerjaan

 Keanggotaan organisasi, penghargaan dan hobi

 Refenrensi

(18)
(19)
(20)

 Penerimaan pendahuluan: organisasi memilih para

karyawan dan para pelamar dengan wawancara pendahuluan, penulisan aplikasi

 Tes-tes penerimaan

 Tes psikologis

 Tes kecerdasan  Tes kepribadian  Tes bakat

 Tes minat  tes prestasi

(21)

Wawancara seleksi: percakapan formal

dan mendalam yg dilakukan untuk

mengevaluasi hal yg dpt diterima atau

tidaknya seorang pelamar

Teknik yg paling banyak digunakan

Tipe wawancara

(22)

Tipe

Wawancara

Jumlah

Pewawancara

Jumlah

Pelamar

Individual

1

1

Kelompok

2≤

1

(23)

Tujuan wawancara

 Bagi perusahaan dapat memperoleh informasi pribadi

pelamar sebanyak-banyaknya, sedangkan untuk

pelamar mendapat informasi tentang pekerjaan yang akan diembannya

 Dapat mengevaluasi karateristik pribadi pelamar :

sikap, kemampuan berbicara, kepribadian dan kemampuan berkomunikasi secara keseluruhan

 Dapat menilai seberapa jauh motivasi, kelincahan,

(24)

Memberi kesempatan bagi pelamar

untuk mengetahui keadaan sekitar

tempat kerja

Memberi kesempatan untuk

(25)

Proses wawancara

Evaluasi

Terminasi

Pertukaran informasi

Pengarahan (penciptaan hubungan)

(26)

Persiapan wawancara

 Tentukan tujuan wawancara

 Siapan garis besar topik wawancara

 Jadwalkan waktu wawancara yg tepat untuk kedua

belah pihak

 Berikan informasi kepada pelamar tentang tujuan

dan jenis wawancara yg akan dilakukan

 Kaji seluruh informasi yg diperlukan tentang pelamar  Ciptakan kondisi ideal agar proses wawancara terjadi

(27)

Contoh pertanyaan wawancara

di bidang jasa makanan

 Pernahkan anda punya pengalaman masak-memasak

pada pelayanan makanan untuk orang banyak ?

 Apakah anda senang memasak?

 Bagaimana anda menilai pekerjaan anda sendiri

selama lima terakhir ?

 Bagaimana anda menjelaskan tentang diri anda

sendiri?

 Apa motivasi anda dalam bekerja?

 Apa anda yakin dapat melaksanakan pekerjaan

(28)

 Apa anda bekerja karena terpaksa?

 Mengapa anda ingin bekerja dibidang pelayanan

makanan?

 Di mana anda bekerja selama ini?

 Pekerjaan apa yang paling anda sukai? Mengapa?  Pekerjaan apa yang tidak anda sukai?mengapa?

 Bila anda belum pernah bekerja, pelajaran apa yang

paling anda sukai di sekolah/kuliah?

 Faktor apa yg dapat menghalangi anda bekerja

(29)

Apakah gaji awal yang kami tawarkan

kira-kira dapat memenuhi kebutuhan anda?

Mata pelajaran/kuliah apa saja yang pernah

anda dapatkan yg berhubungan dgn

pelayanan makanan?

Apakah ada yang ingin anda tanyakan

tentang pekerjaan ini?

(30)

Hal yang dilakukan setelah

wawancara

Membuat intisari dan catatan penting

hasil wawancara

Mengevaluasi kembali pertanyaan yg

telah diajukan dan jawaban yg diterima

Membuat kesimpulan tentang peluang

(31)

Dasar penentuan diterimanya

pelamar

Surat lamaran

Hasil wawancara

Surat rekomendasi tentang pengalaman kerja

Transkip/raport nilai selama pendidikan

Test tertulis

Keadaan fisik dan penampilan

(32)

Kontrak kerja

Tujuan kontak kerja

: Membuat pekerja

baru merasa aman, tentram dan merasa

bertanggung jawab pada pekerjaannya

Isinya

: hak dan kewajiban yang harus

dipenuhi baik oleh pekerja maupun

perusahaan termasuk hak dan kewajiban

pekerjaan setelah melewati masa percobaan

Biasanya diberlakukan untuk pekerja di

(33)

Masa orientasi

Masa/program orientasi adalah

:

(34)

Materi program orientasi

Masalah organisasi

 Sejarah singkat organisasi (nama dan jabatan

para direktur, jabatan karyawan dan departeman, layout fasilitas fisik dsb)

 Kebijakan dan aturan perusahaan

Perkenalan

 Penyelia

 Para pelatih

 Rekan kerja

(35)

Tunjangan-tunjangan karyawan

 Skala pengupahan

 Cuti dan liburan

 Jam istirahat

 Latihan dan pendidikan

 Konseling

 Asuransi

 Program pensiun

(36)

Tugas-tugas jabatan

Lokasi pekerjaan

Tugas-tugas pekerjaan

Kebutuhan keamanan

Fungsi jabatan

Sasaran-sasaran pekerjaan

(37)

Latihan dan pengembangan

karyawan

Tujuan

:

Untuk menutupi gap/kesenjangan antar

kecakapan atau kemampuan karyawan

dengan permintaan jabatan

Untuk meningkatkan efisiensi dan

(38)

Persiapan program latihan dan

pengembangan karyawan

Penilaian dan Identifikasi

kebutuhan

Sasaran lat &

pengembangan

Isi program

(39)

Teknik latihan dan pengebangan

karyawan

Metode program latihan dan

pengembangan karyawan

Metode praktis (

on the job training

)

 Rotasi jabatan

 Latihan instruksi pekerjaan

 Magang

(40)

Teknik presentasi informasi dan metode

simulasi (

off the job training

)

Metode simulasi

 Studi kasus  Role playing

 Busines game: stimulasi pengambilan dalam skala kecil

yang dibuat sesuai dgn situasi yg sebenarnya

 Vestibule training:bentuk latihan yg menggunakan

tenaga pelatih ahli dengan area terpisah yg dibuat sedemikian rupa menyerupai peralatan yang akan digunakan

 Program pengembangan eksekutif (PT atau lembaga

(41)

Teknik presentasi informasi

 Kuliah

 Presentasi video

 Metode konferensi

(42)

Keuntungan dari latihan dan

pengembangan untuk pekerja

Respek pribadi

Termotivasi

Ada harapan untuk maju

Ada harapan untuk mendapatkan

pendapatan lebih besar

Memperoleh peningkatan pengetahuan

(43)

Masalah kepegawaian

Langkah pencegahan masalah

kepegawaian

 Garis wewenang yg jelas

 Lingkup tanggungjawab yg jelas

 Jadwal kerja

 Interupsi yang singkat dan jelas

 Pengawasan yg cukup

(44)

Penanggulangan masalah

kepegawaian

1.

Pemberian nasehat dan bimbingan

(konseling)

2.

Pemindahan pegawai

3.

Penurunan pangkat

4.

Pemberhentian sementara (skorsing)

5.

Pemberhentian pegawai

(45)

Penilaian prestasi kerja

Penilaian prestasi kerja adalah: proses

organisasi dalam mengevaluasi atau menilai

prestasi kerja karyawan

Kegunaan penilaian prestasi kerja:

 Perbaikan prestasi kerja: umpan balik pelaksanaan kerja,

memungkinkan karyawan, manajer dan departemen personalia dapat membetulkan atau memperbaiki prestasi kerja dimasa datang

(46)

 Keputusan-keputusan penempatan: dasar untuk promosi atau transfer

 Kebutuhan latihan dan pengembangan:prestasi kerja dapat dijadikan dasar dalam memilih jenis latihan dan pengembangan yg dibutuhkan

 Perencanaan dan pengembangan karier: umpan balik prestasi mengarah pada pengembangan karier

 Penyimpangan-penyimpangan proses staffing: prestasi kerja mencerminkan kekuatan atau kelemahan dari prosedur staffing yang dilakukan

 Ketidakakuratan informasional

 Kesalahan desain pekerjaan

 Kesempatan kerja yang adil

(47)

Bias dalam penilaian prestasi kerja

 Halo effect: pendapat subyektif penilai terhadap

karyawan

 Kesalahan kecenderungan terpusat: penilaian

rata-rata

 Bias terlalu lunak atau keras: penilainan yang

terlalu rendah/ketat atau terlalu mudah/ tinggi/baik

 Prasangka pribadi: kesukuan, jenis kelamin,

agama, status sosial dsb

(48)

Metode penilaian prestasi kerja

Rating scale

Checklist

Metode peristiwa kritis

Field review methode

Te dan observasi prestasi kerja

(49)

Pemberian kompensasi

Kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima

para karyawan sebagai balas jasa atas kerja mereka

Tujuan pemberian kompensasi:

 Memperoleh personalia yang berkualitas  Mempertahankan para karyawan yang ada  Menjamin keadilan

 Menghargai perilaku yang dinginkan

 Mengendalikan biaya-biaya: kompensasi dapat membantu

(50)

Kendala dalam kebijakan kompensasi

 Suplai dan permintaan tenaga kerja

 Serikat karyawan

 Produktivitas

 Kesediaan untuk membayar

 Kemampuan untuk membayar

 Berbagai kebijakan pengupahan dan penggajian

(51)

Hubungan serikat karyawan

Serikat karyawan: organisasi para

karyawan/pekerja yg dibentuk untuk

mempromosikan atau menyatakan

pendapat , melindungi dan

memperbaiki, melalui kegiatan kolektif,

kepentingan-kepentingan sosial,

(52)

Tipe serikat karyawan

 Craft unions: serikat karyawan dengan jenis

pekerjaan/keterampilan yg sama

 Industrial unions: dibentuk berdasarkan lokasi

pekerjaan yg sama

 Mixed unions: mencakup para karyawan terampil,

tidak terampil, setengah terampil dari suatu lokasi tertentu tidak memandang jenis industri mana

(53)

Tanggapan proaktif manajemen SDM terhadap serikat

karyawan

1. Merancang pekerjaan yang secara pribadi memuaskan para

karyawan

2. Mengembangkan rencana yang memaksimumkan berbagai

berbagai kesempatan individual di samping meminimumkan kemungkinan PHK

3. Memilih para karyawan yg berkualitas

4. Menetapkan standar prestasi kerja yang adil (terbuka),

mempunyai arti dan obyektif

5. Melatih para karyawan dan manajer sehingga memungkinan

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian LKS yang dikemukakan oleh Badjo (1993:8) yaitu LKS ialah lembar kerja yang berisi informasi dan perintah/instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan

Dengan dalih "kepribadian nasional" dan "revolusi belum selesai", seperti yang diindoktrinasikan oleh rezim Demokrasi Terpimpin Soekarno atau

pengalaman yang relatif sama, maka komunikasi akan berjalan dengan lancar. Daerah yang diarsir semakin luas, berarti komunikasi

[r]

Pembelajaran Berbasis Masalah pada Sistem Respirasi untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep, Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Siswa SMA.. Tesis pada

Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Analitis Siswa SMA Pada Konsep Hidrolisis Garam.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Berbeda dengan sesi sebelum nya, data D3 sesi 201503 ini diambilkan dari data dosen e ligibel D1/D2 pada PDDIKTI ses uai dengan kondisi terakhir.. Data D2 yang tidak masuk D3

Pada hari ini, KAMIS Tanggal TIGA Bulan MARET Tahun DUA RIBU ENAM BELAS (03 Februari 2016), Pejabat Pengadaan Barang/Jasa pada SKPD Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu