• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI DAN EKONOMI GERAKAN dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "STUDI DAN EKONOMI GERAKAN dan"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI DAN EKONOMI GERAKAN

(2)

Learning Objectives

Mahasiswa mampu menganalisa gerakan yang tidak efektif dan memberikan solusi berdasarkan prinsip ekonomi gerakan

Learning Outcomes

Pada akhir semester mahasiswa dapat menganalisa dan merancang sistem kerja yang efisien dan efektif dengan

(3)

SISTEM KERJA Manusia

Material

Mesin & Peralatan Lingkungan Fisik Kerja

Metode Kerja yang Efektif & Efisien

Alternatif-alternatif

METODE KERJA (prosedur, langkah,

urutan, proses)

PRODUK JADI

TELAAH METODE KERJA

(4)

Gejala

kompensasi Kelelahan (istirahat sering dan

(5)
(6)
(7)

Yaitu analisa yang dilakukan terhadap beberapa

gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan

pekerjaannya.

Tujuan:

Mengurangi gerakan inefektif

Menghemat pemakaian fasilitas

Pelajari:

Gerakan kerja

(8)
(9)
(10)

Bintang

Kotak

Silinder

Bulat

Segitiga

(11)

Nama Therbligh Lambang Therblig

Mencari (Search) SH Memilih (Select) ST Memegang (Grasp) G Menjangkau (Reach) RE Membawa (Move) M Memegang untuk Memakai

(Hold) H Melepas (Release Load) RL Pengarahan (Position) P Pengarahan Sementara

(Pre Position) PP

Nama Therbligh Lambang Therblig

Memeriksa (Inspect) I Merakit (Assemble) A Lepas Rakit (Disassemble) DA Memakai (Use) U Kelambatan yg tak terhindarkan

(unavoidable delay) UD Kelambatan yang dapat

dihindarkan (avoidable delay) AD Merencana (Plan) Pn Istirahat untuk menghilangkan

fatique (Rest to overcome fatique)

(12)

KELAMBATAN

Kelambatan yang tak terhindarkan (Unavoidable

delay)

– Kelambatan diakibatkan oleh hal-hal di luar kemampuan pengendalian pekerja.

– Listrik padam, alat rusak, dll

Kelambatan yang dapat dihindarkan (Avoidable

Delay)

– Ditimbulkan sepanjang waktu kerja oleh pekerja, baik yang sengaja atau tidak.

(13)

REST TO OVERCOME FATIQUE

Identifikasi fatique yg ditimbulkan:

Posisi tubuh saat kerja

Lingkungan fisik ( bising, suhu, cahaya)

Fasilitas kerja ( meja, kursi)

Gizi makanan yang baik :

• Pekerjaan ringan sekali 2400 kalori

• Pekerjaan ringan 2700 kalori

• Pekerjaan menengah 3000 kalori

(14)

• Analisa gerakan-gerakan kerja setempat dalam suatu stasiun kerja.

• Analisa kegiatan kerja yang berlangsung secara menyeluruh dari satu stasiun kerja ke stasiun kerja berikutnya

• Mempelajari:

– Gerakan Kerja

(15)

Ekonomi Gerakan terkait

dengan

penggunaan anggota tubuh

Ekonomi Gerakan terkait

dengan

pengaturan tata letak tempat kerja

Ekonomi Gerakan terkait

dengan desain peralatan kerja

(16)

Kedua tangan memulai & mengakhiri dalam waktu bersamaan, serta gerakan simetris, dan berlawanan arah

Kedua tangan tidak menganggur pada waktu yang sama, kecuali istirahat

Gunakan anggota tubuh yang diperlukan saja dalam bekerja

Gerakan tubuh balistik, dan hindari gerakan patah-patah & banyak perubahan arah

(17)
(18)
(19)

• Diusahakan peralatan, bahan, dan tubuh mempunyai tempat yang tetap, dan mudah dijangkau

• Tata letak bahan dan peralatan kerja diatur sehingga

memungkinkan urutan gerakan terbaik (hemat tenaga & biaya)

• Tinggi tempat kerja dan kursi harus sesuai dengan posisi kerja (berdiri / duduk), dan ukuran tubuh (antropometri)

• Tempat penyimpanan bahan memanfaatkan prinsip gaya berat.

(20)
(21)
(22)

Peralatan dirancang

memiliki lebih dari

satu kegunaan

Peralatan mudah

dioperasikan,

nyaman dan mudah

disimpan

Peralatan tidak

menimbulkan

(23)

Bagaimana anda

mengaplikasikan

penyederhanaan

Referensi

Dokumen terkait

dr Ketut Suwitra, SpPD-KGH sebagai mantan Ketua Program Studi Ilmu Penyakit Dalam FK Unud/ RSUP Sanglah yang pada masanya telah memberi kesempatan kepada penulis untuk

Data dari lokasi penelitian tersebut menunjukkan bahwa guru di kedua SMP tersebut telah melakukan langkah nyata dalam pembelajaran PAI dalam meningkatkan kesadaran

Pemimpin Tim Tanggap Darurat/ Kebakaran Proses pemilihan Pemilik Aset/Operator, pelatihan anggota Tim Tanggap Darurat/ Kebakaran Lepas Pantai atau kualifikasi dan

BBNI sebagai bank milik pemerintah memiliki eksposur penyaluran kredit yang cukup signifikan, yakni 20% dari total kredit kepada debitur yang memiliki keterkaitan dengan

Kabupaten Rokan Hulu adalah daerah yang kaya akan bahan mineral bukan logam dan batuan, namun hingga kini para pengusaha pertambangan hanya berminat mengurus

Kebijakan puritanisme oleh sultan Aurangzeb dan pengislaman orang-orang Hindu secara paksa demi menjadikan tanah India sebagai negara Islam, dengan menyerang berbagai praktek

Tugas Akhir dengan judul “KAJIAN DAM BREAK WADUK WONOGIRI DENGAN HEC-RAS 4.0 “ diharapkan dapat menjadi salah satu wacana dan solusi untuk memenuhi kebutuhan air

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1144/MENKES/PER/VIII/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan Pasal 619,