• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PSIKOLOGI LINGKUNGAN TERHADAP P

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PSIKOLOGI LINGKUNGAN TERHADAP P"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

PENGARUH PSIKOLOGI DAN LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU EKONOMI DI MASYARAKAT

Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia mengenai Pembuatan Karya Tulis Ilmiah

Oleh

Mardella Maulida Nurdayana (113100200) Shafaira Ghea Natyari (113100210) Reky Wiryanto Bongso (113100207)

Administrasi Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis

(2)

Kata Pengantar

Puji syukur kami haturkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan karunia-Nya kami dapat menyelesaiakan makalah yang berjudul “Pengaruh Psikologi dan Lingkungan Terhadap Perilaku Ekonomi Di Masyarakat”. Meskipun banyak hambatan yang kami alami dalam proses pengerjaannya, tetapi berkat adanya kemudahan mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan, kami berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.

Tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing kami, Ibu Hera Meganova Lyra, M. Hum. yang telah membantu dan membimbing kami dalam menysusun makalah ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang juga sudah memberi kontribusi baik langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan makalah ini.

Makalah ini kami susun dengan tujuan untuk mengkaji dan mengetahui efek dari kondisi psikologi lingkungan terhadap daya beli atau perilaku ekonomo dimasyarakat.Selain itu, makalah ini juga disusun untuk memenuhi kebutuhan informasi dan data dalam mata kuliah ekonomi maupun psikologi.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematikanya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan wawasan kami. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran untuk menyempurnakan makalah ini.

Akhirnya, kami mengharapkan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca.

(3)

Daftar Isi

Kata Pengantar...2

Bab 1...4

1.1 Latar Belakang...4

1.2 Rumusan Masalah...5

1.3 Tujuan Penulisan...5

1.4 Sumber Data...5

Bab 2...6

2.1 Pengertian Psikologi...6

2.2 Pengertian Lingkungan...7

2.3 Pengertian Perilaku Ekonomi...7

2.3.a. Pengertian Perilaku...7

2.3.c. Pengertian Perilaku Ekonomi...9

Bab 3...10

3.1 Keterkaitan Psikologi dengan Lingkungan...10

3.2 Keterkaitan Antara Psikologi dan Lingkungan dengan Perilaku Ekonomi Masyarakat...11

3.3 Efek Psikologi dan Lingkungan Terhadap Perilaku Ekonomi...11

Bab 4...12

4.1 Kesimpulan...12

4.2 Saran...12

(4)

Bab 1

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Makhluk hidup tidak akan pernah lepas dari kebutuhan. Terutama manusia. Manusia memiliki kebutuhan hidup yang tidak ada batasnya. Kebutuhan tersebut semakin bervariasi seiring dengan berkembangnya zaman dan secara alami, menjadikan manusia lebih konsumtif dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi perilaku konsumtif manusia. Pengaruh langsung dari konsumen, lingkungan, trend, kebutuhan, dan faktor lainnya. Secara tidak langsung, perilaku konsumtif manusia mempengeruhi sirkulasi perdagangan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara. Jika angka pertumbuhan ekonomi suatu bangsa meningkat, tidak dapat dipastikan bahwa tingkat kesejahteraan rakyatnya juga meningkat. Hal ini dikarenakan peningkatan kebutuhan manusia dan pertumbuhan ekonomi negara sangat berkontradiksi dengan sumber daya yang semakin menipis. Akibatnya, biaya kebutuhan hidup manusia pun semakin bertambah.

(5)

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan urian singkat dalam latar belakang penulisan diatas, maka diambil susun beberapa point masalah, yaitu:

1. Bagaimana keterkaitan antara psikologi dengan lingkungan? 2. Bagaiamana keterkaitan antara psikologi dan lingkungan

dengan perilaku ekonomi masyarakat?

3. Apa dampak dari dari perubahan lingkungan terhadap perilaku ekonomi masyarakat?

1.3 Tujuan Penulisan

Penulisan makalah ini dilakukan untuk memenuhi tujuan-tujuan yang bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai informasi mengenai korelasi antara psikologi, lingkungan, dan ekonomi. Adapun tujuan penulisan secara terperinci sebagai berikut:

1. Mengetahui keterkaitan antara kondisi psikologi, lingkungan, dan perilaku ekonomi dalam masyarakat.

2. Mengetahui dampak perubahan lingkungan terhadap perilaku ekonomi dalam masyarakat

1.4 Sumber Data

(6)

Bab 2

Tinjauan Pustaka

2.1 Pengertian Psikologi

Pada dasarnya, manusia terbagi atas dua unsur, yaitu jiwa dan raga. Kedua unsur tersebut merupakan satu ikatan yang tidak bisa dilepaskan satu sama lain. Jiwa akan mempengaruhi kondisi raga seseorang, begitu juga sebaliknya. Mengesampingkan hal tersebut, ketika berbicara kejiwaan maka secara tidak langsung arah pembahasan akan menuju konsep dari ilmu kejiwaan atau psikologi.

Menurut Wikipedia Indonesia (2013), psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: Psyche yang berarti jiwa dan logia yang artinya ilmu sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secarailmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku.

(7)

2.2 Pengertian Lingkungan

Dalam kamus lingkungan hidup yang disusun Michael Allaby (1979(, lingkungan hidup itu diartikan sebagai: the physical, chemical and biotic condition surrounding and organism. Sedangkan menurut Prof. Dr. Ir. Otto Soemarwoto (1977), seorang ahli ilmu lingkungan (ekologi), Lingkungan adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita.

Menurut Wikipedia Indonesia (2013), Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.

Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).

2.3 Pengertian Perilaku Ekonomi

2.3.a. Pengertian Perilaku

(8)

Secara singkat menurut Heri Purwanto, perilaku adalah pandangan-pandangan atau perasaan yang disertai kecendrungan untuk bertindak sesuai sikap objek tadi.

2.3.b. Pengertian Ekonomi

Menurutu Wikipedia Indonesia (2013) ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dankonsumsi terhadap barang dan jasa.

Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

(9)

2.3.c. Pengertian Perilaku Ekonomi

(10)

Bab 3

Pembahasan

3.1 Keterkaitan Psikologi dengan Lingkungan

Sebagaimana yang telah dipaparkan dalam kajian pustaka mengenai konsep psikologi yang membahas mengenai kejiwaan dan lingkungan menganai kondisi keruangan, dapat disusun sebuah konsep korelasi antara psikologi dan lingkungan. Lingkungan merupakan fundamental kehidupan manusia. Mereka berkembang dan tumbuh, mengenal alam, kehidupan, dan berbagai unsur lainnya dari lingkungan. Ketika manusia berada dilingkungan, maka lingkungan itu akan menjadi faktor eksternal yang dapat mempengurhi kondisi kejiwaan seseorang. Contoh, ketika seorang yang tidak suka membaca berkumpul dalam lingkungan yang hobi membaca, maka secara tidak langsung dia akan terpengaruhi untuk membaca. Jadi, lingkungan akan merubah kondisi psikologi seseorang.

(11)

3.2 Keterkaitan Antara Psikologi dan Lingkungan dengan Perilaku Ekonomi Masyarakat

Setelah membahas keterkaitan psikologi dan lingkungan, maka selanjutnya adalah mencari keterkaitan ketiga unsur tersebut. Psikologi dan lingkungan memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan. Lalu, bagaimana kedua unsur sebelumnya berkorelasi dengan perilaku ekonomi? Sederhananya adalah manusia hidup didalam suatu lingkungan hidup. Lingukan hidup itu tidak pernah sama dalam artian setiap lingkungan hidup memiliki karakteristiknya masing-masing. Karakteristik tersebut memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kondisi psikis seseorang. Contoh, ketika hidup dilingkungan metropolitan yang serba mewah maka gaya hidup dan perilaku manusia akan berubah menjadi lebih trendy dan hedonis.

Contoh sebelumnya, dapat menghasilkan sebuah konsep. Ketika seseorang hidup dilingkungan yang mewah maka mereka akan lebih konsumtif dan lebih sering membeli barang-barang mewah. Tentu saja bagi produsen, hal ini merupakan lahan empuk untuk usaha. Jadi, secara sederhana, perilaku ekonomi seseorang akan mengikuti lingkungannya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi, dan kemampuan beradatasi itulah yang merubah kondisi psikologi seseorang terhadap perilaku ekonomi.

3.3 Efek Psikologi dan Lingkungan Terhadap Perilaku Ekonomi

Efek psikolog dan lingkungan terhadap perlaku ekonomi itu tidak begitu signifikan. Secara sederhana, efek yang timbul dari konsep diatas dapat dirinci sebagai berikut:

(12)

Bab 4

Penutup

4.1 Kesimpulan

Sebagai kesimpulan dalam penyusunan makalah ini, maka kami akan menyusun sebuah kesimpulan. Jadi, psikologi, lingkungan, dan perilaku ekonomi merupakan satu-kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kondisi psikologis seseorang dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, dan lingkungan mempengaruhi perilaku ekonomi seseorang. Ketiga unsur tersebut berkaitan satu sama lain.

4.2 Saran

(13)

Daftar Pustaka

Colman, Andrew M.. 2012. A Dictionary of Psychology Oxford Reference. Inggris: Oxford University Press

Hadjam, M. Noor Rochman dan Arif Nasiruddin. 2003. PERANAN KESULITAN EKONOMI, KEPUASAN KERJA DAN RELIGIUSITAS TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS. Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada, 2003, NO. 2, 72 – 80

Otto Soemarwoto, Permosalohan Lingkungan Hidup, dalam Seminar Segi-segi Hukum Pengelolaan Lingkungan Hidup, Binacipta, 1977.

Rahardja, Prathama dan Mandala Manurung. 2004. Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Univeristas Indonesia.

Samuelson, Paul A. dan William D. Nordhaous. 1995. ECONOMICS. Amerika Utara: McGraw – Hill, Inc.

Wikipedia. 2013. Ekonomi (online), http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi, 10 Desember 2013

Wikipedia. 2013. Lingkungan (online), http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan, 10 Desember 2013

Referensi

Dokumen terkait

Keempat, dengan fungsi penetapan agenda ( agenda setting ) yang dimilikinya, media massa memiliki kesempatan yang luas untuk memberitakan ide atau karya

Jika ingin melihat pada sejarah bangsa ini, seperti yang ditulis sebelumnya, pada masa pemerintahan Sukarno seni dijadikan sebagai cara untuk menguatkan rasa nasionalisme

Oleh karena itu, untuk kebaikan pengembangan sistem selanjutnya, maka penulis menyarankan beberapa hal, diantaranya: Perlu adanya pengecekan dan perbaikan sistem

 “ Entropi dari sistem tertutup yang tidak berada dalam kesetimbangan akan cenderung bertambah, mendekati nilai maksimalnya dalam kesetimbangan ” = Panas tidak akan berpindah

Nilai mitrimum dari perputaran persediaan adalah 0,161, nilai maksrrnumnya adalah 5,395 dengan rata - rata perputaran persedjaan yang diperoleh perusahaan da tahuo

Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui peningkatan hasil belajar IPA materi sifat-sifat cahaya dengan menerapkan model pembelajaran STAD pada siswa kelas V

Data hasil pengukuran berfluktuasi yang mungkin disebabkan oleh galat acak dari sistem pengukuran atau kelakuan stokastik dari sistem yang diukur. Apapun alasannya,

Dialog berikut berkaitan pakatan murni yang mungkin berlaku pada tahun 1957.. Orang Melayu : Demi kemerdekaan,