• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRO KONTRA REGULASI TEMBAKAU pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PRO KONTRA REGULASI TEMBAKAU pdf"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PRO-KONTRA REGULASI TEMBAKAU

Peraturan Pemerintah (PP) No. 109 Tahun 2012 mengatur tentang

pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif. Selama ini publik mengenalnya

sebagai Rancangan PP Tembakau. PP ini sudah disahkan dan berlaku sejak 24

Desember lalu, sebagai peraturan pelaksanaan Pasal 116 UU No. 36 Tahun 2009

tentang Kesehatan. Pada tahun 2007 pemerintah Indonesia memperkenalkan

Roadmap Industri Tembakau. Roadmap mempertimbangkan tiga prioritas utama

bagi sektor tembakau di Indonesia (ketenagakerjaan, pendapatan negara dan

kesehatan masyarakat) dan menetapkan batas-batas waktu regulasi dari tahun

2007-2020.

Dari sektor perekonomian sudah kita ketahui bersama, bahwa industri

rokok menyumbang sebanyak 78 miliar. Tahun berikutnya, diperkirakan

mencapai 85 hingga 90 miliar. Bahkan target pada 2013 berkisar hingga 100

miliar dan itu baru sumbangan dari cukainya saja, belum termasuk pajaknya.

Akan tetapi, berdasarkan data dan fakta dilapangan mengenai tembakau dan

produk yang mengandung bahan tersebut seperti rokok, secara makro Pemerintah

menghitung bahwa sepanjang 2010 tak kurang 231,27 triliun dikeluarkan

pemerintah dan masyarakat terkait tembakau. Pengeluaran ini terdiri dari 138

triliun untuk pembelian rokok, 2,11 triliun untuk biaya perawatan kesehatan

termasuk rawat inap dam jalan bagi penderita gangguan kesehatan yang

ditimbulkan oleh rokok, 91,16 triliun untuk kehilangan produktivitas karena

kematian premature dan morbiditas disabilitas. Sementara pendapatan Negara dari

Cukai tembakau sepanjang 2010 hanya mencapai 55 triliun.

Dilihat dari sektor ketenagakerjaan, banyak tenaga kerja terserap dalam

industri rokok, dari proses pemanenan dan jumlah buruh pelinting rokok yang

jumlahnya tidak sedikit. Banyak yang menggantungkan hidupnya dari sektor

industri rokok tersebut. Regulasi tersebut secara tidak langsung akan menurunkan

produksi rokok, dan banyak perusahaan rokok yang akan gulung tikar. Jika hal

tersebut terjadi, maka akan sangat banyak buruh yang diberhentikan dan

menciptakan banyak pengangguran. Salah satu isi regulasi itu kemudian

(2)

kehidupan para petani dari tembakau, dan belum ada industri lain yang siap kalau

para petani mengalihkan tanaman. Lalu bagaimana nasib para petani ini?

Di Indonesia, iklan dan promosi rokok amat leluasa dan masif. Masyarakat

dan pemerintah amat permisif terhadap para perokok sehingga meski di sejumlah

daerah merokok di tempat dan angkutan umum dilarang oleh peraturan daerah,

tetap saja para perokok leluasa menyemburkan racun asap rokoknya di mana pun.

Televisi, radio, dan media cetak di Indonesia umumnya juga amat haus akan iklan

rokok. Ini belum termasuk media luar ruang yang masih tetap diizinkan oleh PP

No 109/2012.

Menurut saya beberapa hal yang harus dilakukan agar terjadi win-win solution adalah kenaikan harga rokok karena pajak yang lebih tinggi adalah cara

yang paling efektif, utuk mendorong para perokok agar berhenti merokok. Selain

itu tentunya juga mencegah anak dan remaja agar tidak memulai merokok.

Sebenarnya negara mampu menciptakan aturan pajak khusus, terkait cukai rokok.

Selain itu pemberian bahaya merokok dan larangan merokok pada setiap

bungkus rokok yang harus dilengkapi dengan gambar, karena berdasarkan

penelitian, sebuah himbauan akan lebih diperhatikan jika tidak hanya

mencantumkan dalam bentuk tulisan saja tetapi juga dalam bentuk gambar.

Pemasaran produk tembakau juga lebih diperketat dan dibatasi lagi. Larangan

merokok di tempat umum juga harus ditegakkan. Cara lain yang lebih ampuh

adalah dengan menghambat karir dan kepangkatan para perokok, khususnya di

bidang layanan kesehatan. Para calon mahasiswa fakultas kedokteran,

keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya tidak boleh merokok. Dokter dan

perawat yang merokok tidak akan diterima sebagai karyawan atau PNS baru di

setiap RS dan institusi kesehatan lainnya.

Jadi regulasi tembakau perlu dikaji ulang dan lebih mendalam dengan

melihat dari berbagai sektor, dan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian

atau dampak yang ditimbulkan dari regulasi tersebut. Jika memang diperlukan

regulasi tersebut, diharapkan adanya jaminan pekerjaan dari para buruh yg

jumlahnya sangat banyak tersebut pada pekerjaan baru yang juga mapan dan

Referensi

Dokumen terkait

Ini kerana aras kortisol pada subjek yang menjalani program senaman tidak berbeza secara signifikan antara kedua dua fasa ujian darah walaupun kelihatan aras kortisol

a. Melakukan review terhadap data laporan keuangan. Review di sini dilakukan dengan tujuan agar laporan keuangan yang sudah dibuat tersebut sudah sesuai dengan

Mampu melaksanakan pengendalian sistem pemrosesan dan peralatan yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang bernilai tambah.. Mampu melaksanakan

Tujuan dari skripsi ini adalah merancang suatu perangkat lunak yang dapat membantu pihak petugas seleksi dalam menentukan siapa peserta didik yang layak atau tidak

Berpijak dari penelitian ini, peneliti menyarankan: bagi guru: guru hendaknya menerapkan model pembelajaran Jigsaw dengan baik sehingga hasil belajar dan keterampilan

The content of mercury in Eupatorium inulifolium leaves found very high in Pelangan, reaching up to 2.8 ppm, while mercury contents in the quarry soils at Pelangan

Dengan adanya pengunjung remaja ke objek wisata kebun teh cipasung membawa pengaruh yang sangant baik, karena kebanyakan pengunjung dari luar daerah itu

Beberapa manfaat praktis dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Bagi pemerintah Provinsi Bali, penelitian ini diharapkan sebagai sumber informasi tentang berbagai