• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG AGUNG (MUSA PARADISIACA) SEBAGAI PENGIKAT TABLET METFORMIN RIA M. RAHMATIKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG AGUNG (MUSA PARADISIACA) SEBAGAI PENGIKAT TABLET METFORMIN RIA M. RAHMATIKA"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG AGUNG (MUSA PARADISIACA) SEBAGAI PENGIKAT TABLET METFORMIN

RIA M. RAHMATIKA 2443010184

PROGRAM STUDI S1 FAKULTAS FARMASI

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG AGUNG (MUSA PARADISIACA) SEBAGAI PENGIKAT TABLET METFORMIN

RIA M. RAHMATIKA 2443010184

Pisang agung memiliki daya tahan simpan yang cukup lama karena memiliki kulit yang tebal. Bagian pisang yang belum dimanfaatkan maksimal adalah kulitnya. Limbah kulit pisang mengandung zat gizi yang cukup tinggi terutama vitamin, mineral serta nutrisi, salah satunya pektin. Pektin di bidang farmasi dimanfaatkan sebagai bahan pengikat tablet. Pektin didapat dari ekstraksi kulit pisang agung dengan air mendidih. Pektin diuji kualitatif, kadar air, kadar abu dan penetapan kadar. Bahan aktif yang digunakan adalah Metformin Hidrokorida. Tiap formula mengandung 500 mg Metformin Hidroklorida. Dalam penelitian ini dibuat 3 formula dengan perbedaan pengikat dengan konsentrasi yang sama yaitu pektin 5%, gelatin 5% dan PVP K-30 5%. Komposisi tablet Metformin Hidroklorida meliputi SSG, laktosa, magnesium stearat dan talk. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang agung untuk menghasilkan pektin yang akan digunakan dalam bidang farmasi serta mengetahui pengaruh penggunaan pektin dari limbah kulit pisang agung sebagai pengikat terhadap mutu fisik tablet Metformin. Tablet diuji mutu fisik meliputi keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, waktu hancur, persen obat lepas dan persen efisiensi disolusi. Mutu fisik tablet memenuhi persyaratan. Kadar obat memenuhi persyaratan farmakope yaitu tablet Metformin Hidroklorida mengandung tidak kurang dari 95% dan tidak lebih dari 105%. Persentase obat yang dilepaskan pada menit ke-30 berturut-turut untuk formula 1, 2 dan 3 adalah 84,08%, 82,33% dan 83,18%. Hasil %ED30 untuk formula 1, 2 dan 3 masing-masing adalah

147,17%, 140,33% dan 145,55%. Dapat disimpulkan bahwa pektin dari limbah kulit pisang agung dapat dijadikan sebagai bahan pengikat pada tablet Metformin Hidroklorida.

Kata kunci : Gelatin, Metformin hidroklorida, Pektin Kulit Pisang Agung, Pengikat, PVP K-30

(6)

ABSTRACT

UTILIZATION OF BANANA PEEL (MUSA PARADISIACA) WASTE AS A BINDER METFORMIN TABLET

RIA M. RAHMATIKA 2443010184

Bananas supreme durability store has long since to have a thick banana peel. Part banana maximum untapped is the banana peel. Banana peel waste contains high enough nutrients, especially vitamins, minerals and nutrients, one of pectin. Pectin in the pharmaceutical field is used as a binder tablet. Pectin obtained from the extraction of the great banana skin with boiling water. Pectin is tested qualitatively, moisture content, ash content and assay. The active ingredient used is Metformin Hydrochloride. Each formula contains 500 mg of metformin. In this study, three formulas with different binders with the same concentration is 5% pectin, 5% gelatin and 5% PVP K-30. Composition of Metformin Hydrochloride tablets include SSG, lactose, magnesium stearate and talc. Tablets prepared by wet granulation method. This research aims to utilize waste the great banana skin to produce pectin that will be used in the pharmaceutical field and know the influence of pectin from the great banana peel waste as binding on the physical quality of Metformin tablets. Tablet physical quality tested include weight uniformity, friability, hardness, disintegration time, percent off and percent the requirements. The physical quality of the tablet meets the requirements. Levels of drug meets the requirements of Metformin Hydrochloride tablets pharmacopeia which contains not less than 95% and not more than 105%. The percentage of drug released at the 30 minute in a row for the formula 1, 2 and 3 were 84,08%, 82,33% and 83,18%. Results %ED30 for formula 1, 2

and 3 respectively are 147,17%, 140,33% dan 145,55%. It can be concluded that the pectin from the great banana peel waste can be used as a binder in Metformin Hydrochloride tablets.

Keywords : Binder, Gelatin, Grand Banana Peel Pectin, Metformin hydrochloride, PVP K-30

(7)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga skripsi dengan judul PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG AGUNG (MUSA

PARADISIACA) SEBAGAI PENGIKAT TABLET METFORMIN dapat

terselesaikan. Penyusunan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu selama proses pembuatan naskah skripsi ini:

1. Allah SWT yang selalu menyertai selama pengerjaan naskah skripsi ini.

2. Orang tua dan adik saya yang telah memberikan dukungan secara materi, moral dan spiritual juga memberikan semangat agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

3. Dr. Lannie Hadisoewignyo, M.Si., Apt. sebagai dosen pembimbing I dan Senny Y. Esar, S.Si., M.Si., Apt. sebagai dosen pembimbing II serta penasehat akademik yang telah banyak meluangkan waktu dan tenaga dalam memberikan bimbingan, serta senantiasa memberikan saran, dukungan moral serta petunjuk yang sangat berguna hingga terselesaikannya skripsi ini.

4. Drs. Teguh Widodo, M.Sc., Apt. sebagai ketua penguji dan Dra. Emi Sukarti, M.Si, Apt. sebagai penguji II yang telah memberikan bimbingan, serta senantiasa memberikan saran, dukungan moral serta petunjuk yang sangat berguna hingga terselesaikannya skripsi ini.

(8)

5. Para Pemimpin Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, yang telah menyediakan fasilitas dan pelayanan yang baik selama pengerjaan skripsi ini.

6. Seluruh dosen Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang telah memberikan ilmu tentang kefarmasian.

7. Pak Samsul, Pak Heri dan seluruh laboran yang telah membantu dalam pengerjaan skripsi ini hingga selesai.

8. PT. Dexa Medica yang telah membantu menyumbangkan bahan untuk penelitian ini berupa Metformin Hidroklorida.

9. Teman-teman Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, khususnya Maya, Ika Lestari, Ika Puspita, Pingkan, Komang Yogi, Laras, Dwi Suci, Sheila serta teman-teman lainnya yang telah menemani selama masa perkuliahan hingga penyelesaian skripsi ini. 10. Teman-teman Unit Kegiatan Mahasiswa 1 Universitas Katolik Widya

Mandala Surabaya khususnya Hebby, Arwandyas, Yoshua, Iradat, Tirza, Louice, Ivan, Jemmy, Julie, Elvira, Dickna, Lucia, Eka, Angga serta teman-teman lainnya.

11. Bapak, Ibu, serta teman-teman Lembaga Pengembangan dan Kerja Sama (LPKS) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya khususnya Ibu Caecilia, Bapak Justinus, Bapak Andre, Ibu Ina, Ibu Tuti, Ibu Eli, Niluh, Angga, David, Daud dan Weilly.

12. Teman-teman dari Fakultas dan Universitas lain khususnya Adin, Alvin, Fachrizal, Derijo, Septavian, Donny, Gardhanu serta teman-teman lainnya.

13. Sahabatku Fara, Fenny, Henny dan Sinta yang selalu ada saat suka maupun duka dengan tulus memberikan dukungan dan semangat. 14. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

(9)

Dengan keterbatasan pengalaman, pengetahuan maupun pustaka yang ditinjau, penulis menyadari kekurangan dalam penulisan naskah skripsi ini. Akhir kata penulis sangat mengharapkan kritik dan saran agar naskah skripsi ini dapat lebih disempurnakan. Semoga penelitian ini dapat memberikan sumbangan yang berguna bagi kepentingan masyarakat.

Surabaya, 25 Agustus 2015

(10)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 6

1.3. Tujuan Penelitian ... 6

1.4. Manfaat Penelitian ... 6

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1. Tinjauan tentang Pisang ... 7

2.1.1. Karakteristik Pisang Agung ... 8

2.1.2. Klasifikasi Pisang Agung ... 8

2.1.3. Tanaman Pisang Agung ... 9

2.1.4. Pektin dari Kulit Buah ... 9

2.2. Tinjauan Tentang Tablet ... 11

2.2.1. Keuntungan Sediaan Tablet ... 11

2.2.2. Persyaratan Sediaan Tablet ... 12

2.2.3. Bahan Tambahan dalam Pembuatan Tablet .... 12

2.3. Tinjauan tentang Metode Granulasi Basah... 15

2.4. Tinjauan tentang Mutu Fisik Granul ... 17

2.4.1. Kadar Air ... 17

(11)

Halaman

2.4.2. Waktu Alir dan Sudut Diam... 18

2.4.3. Carr’s Index ... 19

2.4.4. Hausner Ratio ... 20

2.5. Tinjauan Tentang Mutu Fisik Tablet ... 21

2.5.1. Uji Keragaman Bobot ... 21

2.5.2. Uji Kekerasan Tablet ... 22

2.5.3. Uji Kerapuhan Tablet ... 23

2.5.4. Uji Waktu Hancur ... 24

2.6. Tinjauan tentang Bahan yang digunakan dalam Penelitian ... 24 2.6.1. Metformin HCl ... 24 2.6.2. Laktosa Monohidrat ... 27 2.6.3. Magnesium Stearat... 28 2.6.4. Talk ... 29 2.6.5. Gelatin ... 30 2.6.6. PVP K-30 ... 31

2.6.7. Sodium Starch Glycollate (SSG) ... 31

2.6.8. Pektin Kulit Pisang Agung ... 32

BAB 3. METODE PENELITIAN ... 34

3.1. Jenis penelitian ... 34

3.2. Alat dan Bahan ... 34

3.2.1. Alat ... 34

3.2.2. Bahan ... 34

3.3. Metode Penelitian ... 35

3.4. Tahapan Penelitian ... 36

(12)

Halaman

3.4.3. Uji Mutu Fisik Granul ... 42

3.4.4. Uji Mutu Fisik Tablet ... 44

3.4.5. Penetapan Kadar ... 46

3.4.6. Uji Disolusi ... 50

3.5. Analisis Data ... 54

BAB 4. HASIL PERCOBAAN dan BAHASAN ... 55

4.1. Hasil Determinasi Tanaman Pisang Agung ... 55

4.1.1. Hasil Determinasi Batang Tanaman Pisang Agung ... 56

4.1.2. Hasil Determinasi Daun Tanaman Pisang Agung ... 56

4.1.3. Hasil Determinasi Buah Tanaman Pisang Agung ... 57

4.2. Hasil Uji Pektin ... 59

4.3. Uji Hasil Uji Mutu Fisik Granul ... 65

4.4. Hasil Uji Mutu Fisik Tablet ... 66

4.4.1 Hasil Uji Keragaman Bobot ... 66

4.4.2. Hasil Uji Kekerasan Tablet ... 67

4.4.3. Hasil Uji Kerapuhan Tablet ... 69

4.4.4. Hasil Uji Waktu Hancur Tablet ... 70

4.4.5. Hasil Uji Penetapan Kadar Tablet ... 72

4.4.6 Hasil Uji Disolusi ... 77

BAB 5. SIMPULAN dan SARAN ... 90

DAFTAR PUSTAKA ... 91

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

A. Hasil Determinasi Tanaman Pisang Agung ... 98

B. Sertifikat Analisis Metformin Hidroklorida ... 99

C. Sertifikat Analisis PVP K-30 ... 100

D. Sertifikat Analisis Laktosa Monihidrat ... 101

E. Sertifikat Analisis Magnesium Stearat ... 102

F. Sertifikat Analisis Talk ... 103

G. Spektrum FT-IR Pektin dari Limbah Kulit Pisang Agung dan Pektin Standar ... 104

H. Hasil Kadar Air Pektin dari Limbah Kulit Pisang Agung ... 106

I. Hasil Kadar Pektin dari Limbah Kulit Pisang Agung ... 107

J. Hasil Rendemen Pektin dari Limbah Kulit Pisang Agung .... 108

K. Uji Mutu Fisik Granul ... 109

L. Hasil Uji Keseragaman Bobot Tablet Metformin Hidroklorida ... 110

M. Hasil Uji Kekerasan Tablet Metformin Hidroklorida ... 114

N. Hasil Uji Kerapuhan Tablet Metformin Hidroklorida ... 117

O. Hasil Uji Waktu Hancur Tablet Metformin Hidroklorida ... 118

P. Hasil Penetapan Kadar Tablet Metformin Hidroklorida ... 119

Q. Hasil Disolusi Metformin Hidroklorida ... 120

R. Hasil Uji Disolusi Produk Innovator ... 126

S. Hasil Uji Disolusi Produk Generik ... 128

T. Contoh Perhitungan ... 130

U. Tabel F (0,05) ... 139

(14)

Lampiran Halaman W. Hasil Uji Statistik Kekerasan Tablet Formula 1 antar

Replikasi ... 141 X. Hasil Uji Statistik Kekerasan Tablet Formula 2 antar

Replikasi ... 142 Y. Hasil Uji Statistik Kekerasan Tablet Formula 3 antar

Replikasi ... 143 Z. Hasil Uji Statistik Kekerasan Tablet antar Formula

Replikasi I ... 144 AA. Hasil Uji Statistik Kekerasan Tablet antar Formula

Replikasi II ... 145 AB. Hasil Uji Statistik Kekerasan Tablet antar Formula

Replikasi III ... 146 AC. Hasil Uji Statistik Kerapuhan Tablet Formula 1 antar

Replikasi ... 147 AD. Hasil Uji Statistik Kerapuhan Tablet Formula 2 antar

Replikasi ... 148 AE. Hasil Uji Statistik Kerapuhan Tablet Formula 3 antar

Replikasi ... 149 AF. Hasil Uji Statistik Kerapuhan Tablet antar Formula

Replikasi I ... 150 AG. Hasil Uji Statistik Kerapuhan Tablet antar Formula

Replikasi II ... 151 AH. Hasil Uji Statistik Kerapuhan Tablet antar Formula

Replikasi III1 ... 152 AI. Hasil Uji Statistik Penetapan Kadar Tablet Formula 1 antar

Replikasi ... 153

(15)

Lampiran Halaman AJ. Hasil Uji Statistik Penetapan Kadar Tablet Formula 2 antar

Replikasi ... 154

AK. Hasil Uji Statistik Penetapan Kadar Tablet Formula 3 antar Replikasi ... 155

AL. Hasil Uji Statistik Penetapan Kadar Tablet antar Formula Replikasi I ... 156

AM. Hasil Uji Statistik Penetapan Kadar Tablet antar Formula Replikasi II ... 157

AN. Hasil Uji Statistik Penetapan Kadar Tablet antar Formula Replikasi III ... 158

AO. Hasil Uji Statistik % ED30 ... 159

AP. Hasil Uji Statistik % Obat Terlepas (t=30 menit) (Q30) ... 160

AQ. Gambar Kulit Pisang Agung ... 161

AR. Proses Pembuatan Pektin dari Limbah Kulit Pisang Agung .. 162

AS. Proses Penetapan Kadar Pektin ... 164

(16)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1. Hubungan antara Sudut Diam dan Sifat Alir ... 19

2.2. Hubungan antara Kompresibilitas dengan Kemampuan Alir 20 2.3. Hubungan antara Hausner Ratio dengan Kemampuan Alir .. 21

2.4. Physical Property Metformin HCl ... 25

2.5. Perbandingan Kandungan Pektin dari Beberapa Bahan ... 33

3.1. Formula Tablet Metformin ... 36

3.2. Pengenceran Larutan Baku Kerja Metformin HCl ... 47

3.3. Uji Akurasi untuk Penetapan Kadar Metformin HCl dalam Tablet ... 48

3.4. Pengenceran Larutan Baku Metformin HCl ... 51

3.5. Uji Akurasi untuk Uji Disolusi Metformin HCl dalam Tablet ... 51

3.6. Kondisi Alat Disolusi ... 53

3.7. Spesifikasi Tablet Metformin HCl ... 54

4.1. Hasil Determinasi Tanaman Pisang Agung Semeru ... 55

4.2. Hasil Uji Pektin dari Limbah Kulit Pisang Agung ... 60

4.3. Perbandingan Gugus Fungsi Pektin Standar dan Pektin Limbah Kulit Pisang Agung ... 64

4.4. Hasil Uji Mutu Fisik Granul ... 65

4.5. Hasil Uji Keragaman Bobot ... 67

4.6. Hasil Uji Kekerasan Tablet Metformin Hidroklorida ... 68

4.7 Hasil Uji Kerapuhan Tablet ... 69

4.8. Hasil Uji Waktu Hancur Tablet ... 71

4.9. Hasil Pembuatan Kurva Baku Metformin HCl dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 73

(17)

Tabel Halaman 4.10. Hasil Akurasi dan Presisi Penetapan Kadar Formula 1

dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 75 4.11. Hasil Akurasi dan Presisi Penetapan Kadar Formula 2

dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 75 4.12. Hasil Akurasi dan Presisi Penetapan Kadar Formula 3

dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 76

4.13. Hasil Uji Penetapan Kadar Metformin Hidroklorida dalam Tablet ... 76

4.14. Hasil Pembuatan Kurva Baku Disolusi Metformin HCl dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 77 4.15. Hasil Akurasi dan Presisi Disolusi Formula 1 dalam

Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 79

4.16. Hasil Akurasi dan Presisi Disolusi Formula 2 dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 80 4.17. Hasil Akurasi dan Presisi Disolusi Formula 3 dalam

Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 81 4.18. Hasil Uji Disolusi Tablet Metformin Hidroklorida ... 82

4.19. Hasil uji disolusi berdasarkan % obat yang terlepas dalam t = 30 menit (Q30) ... 83

4.20. Hasil Uji Disolusi berdasarkan % Efisiensi Disolusi (t=30 menit) (%ED30) ... 84

(18)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1. Buah Pisang Agung (Musa paradisiaca) ... 7

2.2. Struktur Kimia Metformin HCl ... 17

2.3. Struktur Kimia Laktosa Monohidrat ... 28

2.4. Struktur Kimia Magnesium Stearat ... 29

2.5. Talk ... 30

2.6. Struktur Kimia Gelatin ... 31

2.7. Struktur Kimia PVP K-30 ... 31

2.8. SSG ... 32

4.1. Lingkar dan Tekstur Batang Tanaman Pisang Agung ... 56

4.2. Bagian Atas dan Bawah Daun Tanaman Pisang Agung ... 57

4.3. Satu Tandan dengan 13 Buah Tanaman Pisang Agung ... 58

4.4. Panjang dan Tebal Kulit Buah Tanaman Pisang Agung ... 58

4.5. Penampang Irisan Buah Tanaman Pisang Agung ... 58

4.6. Buah Tanaman Pisang Agung Sebelum dan Setelah Dikupas ... 59

4.7. Hasil Spektrum FT-IR Pektin Standar dan Pektin Limbah Kulit Pisang Agung ... 64

4.8. Panjang Gelombang Serapan Maksimum Metformin HCl dalam Larutan Dapar Fosfat 6,8 dengan Konsentrasi 4 µg/ml ... 72

4.9. Kurva Hubungan Konsentrasi vs Absorbansi Larutan Baku Kerja Metformin Hidroklorida dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 74

(19)

Gambar Halaman 4.10. Kurva Hubungan Konsentrasi vs Absorbansi Larutan Baku

Kerja Metformin Hidroklorida dalam Larutan Dapar Fosfat pH 6,8 ... 79

4.11. Profil Pelepasan Formula 1, 2 dan 3, Produk Innovator dan Sediaan Generik ... 85

Referensi

Dokumen terkait

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Magister Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Dasar. oleh

perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Apakah kepuasan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah PT Bank Rakyat Indonesia

Teori ini sering dikenal dengan teori dua faktor, yaitu faktor motivasional dengan faktor hygiene atau pemeliharaan. Teori ini dikemukakan oleh Frederick

Hasil pengamatan dari penelitian yang telah dilakukan meliputi uji stabilitas fisik sediaan sebelum dan sesudah penyimpanan dipercepat (pengukuran pH, penentuan

Pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan terhadap barang rampasan negara dari tindak pidana dibidang kehutanan, yang amar putusannya menyatakan barang dirampas untuk negara

” tujuannya untuk mengetahui mengapa kelengkapan equipment pada Kitchen memiliki peran penting dalam kelancaran pelaksanaan operasional kitchen pada hotel sudamala suites

S dengan masalah keperawatan mual pada gangguan system reproduksi kanker ovarium post kemoterapi dengan aroma terapi lemon di Ruang Teratai Rumah Sakit Prof

Sehingga kerjasama tersebut merupakan hubungan hukum perdata antara pemilik modal dengan Apoteker Pengelola Apotik dalam pendirian Apotik Futuh Farma di Labuhan Haji