ANALISIS RISIKO BIAYA DAN WAKTU
Studi K
asus“Proyek Peningkatan Jalan Gumelem
-
Sikucing”
SKRIPSI
Di ajukan untuk melengkapi sebagian persyaratan guna
mencapai Derajat Strata-1 (S-1) Jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik
Disusun Oleh :
Nama : Anik Priyanti
NIM : 1543100351
JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS WIDYA DHARMA
KLATEN
- i -
PENGANTAR
Sesuai dengan judul proposal Tugas Akhir ini, maka bahan – bahan yang akan
disajikan merupakan sebagian dari keseluruhan Analisa Resiko Biaya dan Waktu,
yang dapat melengkapi syarat lulusnya sebagai sarjana. Hal ini dirasakan sangat perlu
karena seorang sarjana harus mampu melakukan penelitian dengan cara – cara yang
sistematik, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada bagian ini hanya akan disajikan uraian – uraian kualitatif yang perlu
dipahami agar seorang peneliti dapat melakukan penelitian dengan persiapan yang
baik, penyiapan lingkungan yang sesuai, pelaksanaan penelitian yang runtut
(sistematis), dan memasyarakatkan hasil penelitian dengan cara yang mudah
dimengerti. Bagian kuantitatif yang menitik beratkan pada perancangan dan analisis
hasil – hasil penelitian akan diberikan di bagian lain.
Uraian – uraian yang terdapat di dalam diktat ini, merupakan hasil rangkuman
dari berbagai sumber, diantaranya mengacu pada Pedoman Penulisan Skripsi yang
diterbitkan oleh Universitas Widya Dharma Klaten, dan lebih banyak dari
pengalaman penulis selama ini. Dengan demikian, apabila contoh – contoh yang
diberikan menyangkut bidang keairan, maka hal tersebut dimaksudkan agar lebih
dapat dipahami lebih rinci. Mudah – mudahan diktat ini dapat memberi manfaat.
Klaten, 24 Februari 2018
- iii - 4.6
4.7
Pembahasan Hasil Analisis
Respon Risiko
48
52
4.8
BAB V
5.1
5.2
Pustaka
Lampiran
Diskusi Hasil Penelitian
Kesimpulan
Kesimpulan
Saran
62
74
77
78
ABSTRACT
The road improvement project of Gumelem-Sikucing line has a total length 1 kilometers approximately will cross the wide range of region, such as mountainous area, residential area, coastal area, and crossing area. The fact of previous research says that there are still many occurences of several cases that interfere with the progress of the construction phase, such as accidents and improper implementation of construction method are leading to economic losses on the project and project can not be delivered on a predetermined time, because of that reason, peforming risk anlaysis will essential to anticipate all sorts of risks that may occur during construction phase.
The purpose of this study are to assess the risk factors which may occur during construction and to find out the proper risk response strategy to manage the higest risks. Conducting literature study of previous research (another project) to get an overview about the possible risks factors, then the risk factors will be assessed by respondents through questionnaires survey. Respondents in this study are project manager and site manager who involved in road improvement project of Gumelem-Sikucing. Risk factors which has been assessed by respondents, then Probability Impact Matrix analysis was conducted as the next step of analysis to discover the risk factors level. Once the highest level of risk factors has been discovered, interview process with respondent was performed to determining the risk response.
ABSTRACT
Proyek peningkatan jalan jalur Gumelem-Sikucing dengan total panjang 1 kilometer kira-kira akan melintasi berbagai wilayah, seperti daerah pegunungan, daerah pemukiman, daerah pesisir, dan persimpangan. Faktanya penelitian sebelumnya mengatakan masih banyak kejadian dari beberapa kasus itu mengganggu kemajuan tahap konstruksi, seperti kecelakaan dan tidak semestinya penerapan metode konstruksi menyebabkan kerugian ekonomi pada proyek dan proyek tidak dapat disampaikan pada waktu yang telah ditentukan, oleh karena itu ikhtisar risiko penting untuk mengantisipasi segala macam risiko yang mungkin terjadi terjadi selama tahap konstruksi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai faktor risiko yang mungkin terjadi selama konstruksi dan untuk mengetahui strategi respon risiko yang tepat untuk mengelola risiko paling tinggi. Melakukan studi literatur terhadap penelitian sebelumnya (proyek lain) untuk mendapatkan gambaran umum tentang kemungkinan faktor risiko, maka faktor risiko akan dinilai oleh responden melalui survei kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah manajer proyek dan manajer lapangan yang terlibat dalam proyek peningkatan jalan Gumelem-Sikucing. Faktor risiko yang telah dinilai oleh responden, maka analisis Probability Impact Matrix dilakukan sebagai langkah analisis selanjutnya untuk mengetahui tingkat faktor risiko. Begitu tingkat faktor risiko tertinggi ditemukan, proses wawancara dengan responden dilakukan untuk menentukan respons risiko.
1
BAB 1
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Dewasa ini pembangunan desa tertinggal menjadi perhatian Pemerintah
Republik Indonesa. Bukanlah rahasia umum apabila pembanguanan sarana dan
prasarana insfrastruktur sangat mendukung untuk kemajuan desa, mempermudah
akses air dalam pertanian, memperbaiki jalan untuk mempermudah akses
pendidikan, kesehatan dan juga tahapan memperbaiki perekonomian masyarakat
desa. Terlepas dari kegiatan infrastruktur pembangunan tahapan peningkatan
(improvement) sangat diperlukan untuk selalu menjaga kondisi jalan tetap
berfungsi sebagaimana mestinya bukan menghambat akses jalan apabila terdapat
lubangan dan genangan yang lalai dari tahap peningkatan (improvement).
Peningkatan (Improvement) memiliki manfaat yang sangat besar terutama
untuk mempertahankan eksistensi dari suatu jalann yang sangat membantu
bertumbuhnya ekonomi, dan juga sebagai bukti bahwa pemerintah memberikan
bukti serius dalam menangani masalah peningkatan jalan. Jalan dusun/desa tidak
dibiarkan terbengkalai jalan dirawat ketika sudah ada dalam masa peningkatan
dan mendesain ulang apa yang seharusnya dikerjakan pada tahap pelaksanaan
kegiatan peningkatan. Karena idealnya bahwa setiap dusun atau desa selayaknya
mempunyai akses jalan yang sehat. Dengan tujuan memudahkan segala kesulitan
2
Mengingat studi Kasus yang akan dibahas adalah peningkatan jalan Desa
terpencil yang ada di Gumelem-Sikucing Kabupaten Pekalongan. Pekalongan
terkenal dengan kota Batik di kotanya. Akan tetapi milihat lebih jauh ke dalam,
pekalongan mempunyai daya tarik dalam wisata. Pemerintah dewasa ini
memperhatikan bahwa inilah Argo wisata dan hutan lindung yang harus dibuka
untuk umum dengan tujuan pariwisata. Pemerintah sadar bahwa akses jalan desa
yang dilalui para wisata harus melewati Gumelem, maka Gumelem-Sikucing
beruntung karena mendatkan kesempatan untuk mengadakan peningkatan
(improvement).
Mengingat banyaknya tantangan yang harus dihadapi selain cuaca, dan
banyak nya truck bermuatan material yang sering melintasi jalan desa menjadikan
hal tersebut sebagai tantangan bagi para kontraktor. Meskipun ditinjau dari sisi
nilai proyek bukanlah proyek yang fantastis istimewa. Akan tetapi risiko yang
ditimbulkan amatlah bisa merugikan apabila tidak di pahami dari berbagai faktor
risiko.
Dalam Skripsi ini penulis mengajukan Analisis risko biaya dan waktu pada
studi Kasus proyek (Studi Kasus Proyek Peningkatan Jalan Gumelem-Sikucing
Kabupaten Pekalongan). Tahap peningkatan juga dapat menjadikan para
kontraktor rugi, baik rugi secara finansial maupun tenaga. Namun, apabila setiap
faktor risiko dianalisis dengan baik dan benar, di sikapi dengan manajemen dan
cara yang benar maka akan sangat membantu para kontraktor dalam
menyelesaikan proyek secara maksimal, berkualiatas, tapat waktu dan
3
I.2 Rumusan Masalah
Proyek peningkatan jalan (Jalan Gumelem-Sikucing Kabupaten
Pekalongan) secara umum merupakan bangunan jalan transportasi darat, yang
terdiri dari bagian bawah lapisan keras dan juga lapisan atas berupa cor beton.
Permasalahan yang akan diangkat sebgai bahan kajian dalam Skripsi ini adalah
bagaimana cara menilai besaran risiko pada pelaksanaan Peningkatan jalan
Gumelem-Sikucing.
Pada tahap rumusan masalah ini adalah dengan mengevaluasi proyek
Gumelem-Sikucing dengan tanpa memperhatikan risiko (mengidentifikasi risiko
dari faktor persiapan sampai finisihing) dan cara / strategi yang harus diambil
guna mencegah terjadinya kegagalan finansial, waktu dan tenaga.
Penelitian ini termasuk tipe penelitian eksplanatori atau penjelasan. Tujuan
utama penelitian eksplanatori atau disebut juga penelitian kausal adalah
mengidentifikasikan hubungan sebab-akibat antara berbagai variabel. Studi
eksplanatori meninjau apakah semua variabel bebas berpengaruh sama besarnya
terhadap variabel terikat, ataukah ada variable bebas yang paling dominan
4
I.3
Batasan Masalah
Pada Skripsi ini, penulis akan melakukan analisis risko biaya dan waktu
yang mungkin timbul pada saat pengerjaan proyek peningkatan jalan
Gumelem-Sikucing. Untuk membatasi masalah maka masalah yang akan
di bahas adalah segala faktor risiko dalam proyek pembangunan jalan kali
keting yang dimungkinkan timbul dan bisa di hindari agar kegagalan
dalam bidang apapun tidak terjadi. Untuk membatasi ruang lingkup
penelitian ini, maka diperlukan batasan masalah sebagai berikut :
1. Studi kasus yang akan digunakan berdasarkan SPK dari:
Kegiatan : Peningkatan jalan dan jembatan pedesaan
Pekerjaan : Peningkatan jalan Gumelem-Sikucing, Kecamatanamatan
Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan
2. Penelitian termasuk tipe penelitian eksplanatori/ Penjelasan
I.4 Manfaat Skripsi
Manfaat Skripsi ini adalah sebgai berikut:
1. Spesifik bagi penulis:
a. Memberi gambaran secara umum bagi penulis dalam hal analisis
risko biaya dan waktu agar dapat menjegah terjadinya kegagalan
b. Mempu mencari, mengetahui dan menganalisa dan mendata ke
5
2. Bagi Universitas Widya Dharma Klaten
a. Menyiapkan sumber daya manusia yang terempil, handal, dan
memiliki dedikasi tinggi sehingga tetap eksis dalam era globalisasi
b. Sebagai dasar evaluasi sistem pendidikan dalam upaya
meningkatkan dan mengembangkan mtu pendidikan.
I.5
Tujuan Skripsi
Tujuan penulisan Skripsi dengan judul “ Analisis risko biaya dan waktu”
Studi Kasus Proyek Peningkatan Jalan Gumelem-Sikucing Kabupaten
Pekalongan) adalah sebagai berikut :
1. Menilai besaran risiko pada pelaksanaan Peningkatan jalan
Gumelem-Sikucing, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten.
Pekalongan
2. Mengetahui respon risiko pada proyek tersebut.
I.6
Keaslian Penelitian
Berdasarkan penelusuran terhadap judul penelitian Skripsi yang ada pada
fakultas Teknik Sipil, universitas Widya Dharma Klaten adalah tidak ada sepsifik
ataupun persamaan judul mengenai analisis risko biaya dan waktu (studi Kasus
Proyek Peningkatan Jalan Gumelem-Sikucing, Kabupaten Pekalongan).
Skripsi ini berbeda dengan yang lain, tidak hanya membeberkan secara
6
improvement yang dilakukan pada Proyek peningkatan jalan Gumelem-Sikucing,
Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Oleh karena itu, keaslian Skripsi ini dapat dipertanggungjawabkan dan
sesuai dengan asas-asas keilmuan yang harus dijunjung tinggi yaitu, kejujuran,
rasional, objektif serta terbuka. Hal ini merupakan implikasi etis dari proses
menemukan kebenanran ilmiah sehingga dengan demikian Skripsi ini dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya secara ilmiah, keilmuan dan terbuka yang
76
BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN
5.I Kesimpulan
1. Risiko dengan nilai level tinggi pada masing-masing wilayah adalah
sebagai berikut:
a. Wilayah dekat Pegunungan, dan sumber material yang melewati
Pantai : Kekurangan jumlah tenaga kerja, kesalahan estimasi waktu,
terjadinya kecelakaan kerja, komunikasi tidak lancar antar pekerja,
keterlambatan material dari supplier, desain tidak lengkap, keadaan
cuaca tidak menentu, tenaga kerja mogok, kebakaran, kesalahan
estimasi biaya.
b. Wilayah pemukiman : Keadaan cuaca tidak menentu,
keterlambatan proses pembebasan lahan, Tanah Longsor, kebakaran,
banjir, tanah longsor, metode konstruksi tidak sesuai, desain tidak
sesuai dengan keadaan dilapangan, pemindaahan rumah penduduk
yang terkena dampak, kesalahan estimasi waktu, keterlambatan dalam
mendapatkan akses ke lokasi proyek, aksi protes dari masyarakat
setempat, kegiatan konstruksi mengakibatkan kemacetan, kesalahan
77
c. Wilayah Perlintasan/jembatan: Kesalahan estimasi waktu,
rendahnya stabilitas tanah, keterlambatn dalam menyelesaikan
pekerjaan dan mengembalikan akses ke lokasi, keadaan cuaca tidak
menentu, tidak tersedianya akses tranportasi menuju proyek, aksi
protes dari masyarakat setempat, konstruksi jembatan runtuh akibat,
robohnya pondasi jembatan, konstruksi jembatan runtuh akibat
robohnya balok melintang, kesalahan estimasi biaya.
2. Perencanaan respon yang dilakukan untuk menangani setiap risiko
yang termasuk dalam kategori risiko tinggi dan risiko sedang, dengan
mengetahui terlebih dahulu dari penyebab terjadinya setiap risiko,
setelah itu ditentukan strategi mitgasi yang diperlukan untuk
mengurangi probabilitas dan dampak yang diakibatkan oleh setiap
risiko. Dimana secara garis besar respon risiko tersebut dapat
dijelaskan sebagai berikut:
a. Untuk menangani risiko kesalahan estimasi waktu
dilakukan dengan menyusun penjadwalan proyek yang
disesuaikan dengan resource yang ada.
b. Dalam menangani risiko kesalahan estimasi biaya langkah
mitigasi yang diberikan adalah melakukan survei harga
pendahuluan sebelum mengajukan penawaran.
c. Dalam menangani risiko yang terkait dengan lingkungan
78
banjir, dilakukan dengan mencari informasi terkait dengan
data cuaca dari BMKG setempat, serta mencari informasi
mengenai muka air tertinggi pada saat banjir terjadi.
d. Risiko terkait dengan desain perencanaan, seperti desain
yang tidak lengkap, perubahan desain, dan desain yang
tidak sesuai denga kondisi dilapangan, langkah mitigasi
yang dilakukan adalah dengan melakukan survai bersama
pemilik proyek dan konsultan perencanan untuk
mendapatkan data awal proyek yang lebih akurat
e. Risiko yang berhubungan dengan pembebasan lahan,
seperti keterlambatan dalam proses pembebasan lahan,
Tanah Longsor, dan pemindahan tempat tinggal penduduk
yang terkena dampak proyek, langkah mitigasi yang
dilakukan adalah dengan melakukan proses pembebasan
lahan sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
f. Risiko pada lingkup sosial seperti, aksi protes dari
masyarakat setempat, dalam menangani risiko tersebut
langkah mitigasi yang dilakukan adalah dengan memnuhi
permintaan masyarakat, serta melakukan survai AMDAL
untuk mengetahui dampak lingkungan yang dihasilkan oleh
79
5.II Saran
Tentunya hasil penelitian tugas akhir ini masih belum sempurna.
Beberapa faktor yang mempengaruhi hasil penelitian proyek belum
terlaksana dan responden hanya mengisi kuisioner berdasarkan
pengalaman dari proyek-proyek sebelumnya. Saran untuk penelitian
sejenis berikutnya adalah harus benar dan tepat dalam memilih
responden yang mempunyai pengalaman lebih lama dan benar pada
bidangnya, serta memiliki waktu yang cukup agar responden dapat
80
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik..PT Asdi Mahasatya. Jakarta.
Australian Standard. (2004). AS/NZS 4360 : 2004 Risk Management.
NSW: Standard Association of Australia.
Berenson, M. L. (2012). Basic Business Statistics: Concepts and Applications,Twelfth Edition. Pearson Education, Inc., New Jersey.
Black L, dan Repenning, N. (2001). Why firefighting is never enough: Preserving high-quality product development. Sys.Dyn.Rev, 17(1), hal.33-62
Boateng, P., Chen, Z,. Ogunlana, S., Ikediashi, D. (2012). "A System Dynamics Approach To Risks Description in Megaprojects Development".Organization, Technology And Management In Construction, hal.593-603.
Carmelita,A.,Saragih, A., Yunita, A., Novita., Paramita, C.R. (2014).
Pemogokan dan Penutupan Perusahaan, Makalah Hubungan Industrial, Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya ,Malang.
California High Speed Authority. (2012). Revised Business Plan.
California
Chen, T.T. dan Leu, S.S. (2014)."Fall risk assessment of cantilever bridge projects using Bayesian network". Safety Science, hal.161-171.
Department of Transport and Main Roads (2014). Rail Construction.: Moreton Bay Regional Council. Queensland
Duncan, W. R. (1996). A Guide to The Project Management Body of Knowledge. Upper Derby, USA: Project Management Institute.
81
Flanagan, R. (1993). Risk management and construction. Blackwell Scientific. Oxford
Frederika, A. (2010). "Analisis Percepatan Pelaksanaan Dengan Menambah Jam Kerja Optimum Pada Proyek Konstruksi". Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol.14, hal.113-126.
Fouladgar, M.M., Chamzini, A.Y., Zavadkas, E.K. (2012). Risk evaluation on tunneling projects. Archives of Civil and Mechanical Engineering , hal.1-12.
Guizhen, H. dan Arthur, P.J. (2015). "Environmental risks of high-speed railway in China: Public participation, perception and trust".
EnvironmentalDevelopment 14, hal.37-52.
International Journal of Project Management, hal.235-240.
Iacob, V.S dan Dumbrava, V. (2013). "Using Probability – Impact Matrix in Analysis and Risk Assessment Projects". Journal of Knowledge Management, Economics and Information Technology, hal.76-96.
Ilyas, T. (2006). "Mitigasi Gempa dan Tsunami Di Daerah Perkotaan".
Seminar Bidang Kerekayasaan Fatek-Unstrat, hal.1-23.
Isnaini, R., Rohman., A. Nurcahyo, C.B. (2010). "Analisis Dan Respon Risiko Pada Proyek Pembangunan Galangan Kapal Kabupaten Lamongan". Jurnal TeknikITS, hal.1-23.
Junhu, T dan Yajie, W. (2013)."Risk Management Methods of High-speed Railway Construction". International Conference on Information Management, Innovation Management and Industrial Engineering, hal.237-239.
Keegan, T.R. (2007). Methodology For Risk Analysis Of Railway Ground Hazards.: The University Of Alberta. Ottawa.
82
Connection" Di Blok Mahakam. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XX, hal. 1-8. Surabaya.
Labombang, M. (2011). "Manajemen Risiko Dalam Proyek Konstruksi".Jurnal SMARtek, Vol.9, No.1, hal.39-46. Lin, W., Yaqi, L.,
Lin, W., Yaqi, L., Enmao, W. (2011). "Research on Risk Management of Railway Engineering Construction". International Conference on Risk andEngineering Management, hal.174-180.
Lokobal, A. dan Marthin D.J. (2014). "Manajemen Risiko Pada Perusahaan Jasa Pelaksana Konstruksi Di Propinsi Papua". Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol.4, No.2, hal.109-118.
Love, P.E.D., Holt,G.D., Shen, L.Y., Li,H., Irani,Z. (2002). "Using systems dynamics to better understand change and rework in construction project management systems". International Journal of Project Management, hal.425-436.
Lu, S.T. dan Kuo, Y.C. (2010). "Risk Assessment Model For The Railway Reconstruction Project In Taiwan". International Conference on MachineLearning and Cybernetics , hal.1017-1022.
Mulcahy,R. (2010). Risk Management Tricks of The Trade for Project ManagersSecond Edition. RMC Publications, Inc. Munang, A., Faisal
Munang, A., Faisal R.M., Mansur, A. (2016). "Evaluasi dan Perencanaan Mitigasi Resiko Proyek Pembangunan Jalur Ganda Kereta-Api SemarangBojonegoro". Jurnal Teknoin, Vol.22, hal.1-10.
Ochieng, E.G. dan Price, A.D.F. (2009). "Managing cross-cultural communication in multicultural construction project teams" : The case of Kenya and UK. International Journal of Project Management , Progo. (2001). Penyusunan Sistem Informasi Penanggulangan Bencana Alam Tanah Longsor di Kabupaten Kulon Progo.UGM.Yogyakarta.
Patuguran-83
Purwokerto, Tugas Akhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
Rachmadi. dan Hidayat, H. (2001). Rekayasa Jalan Rel, Bahan Kuliah, ITB.Bandung
Rosyidi,P. dan Atmaja,S. (2005). Prasarana Transportasi Jalan Rel,
Bahan Kuliah; Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Sandhyavitri, A. dan Saputra,N. (2013), "Analisis Risiko Jalan Tol Tahap Pra Konstruksi (Studi Kasus Jalan Tol Pekanbaru-Dumai)".
Jurnal Teknik Sipil Vol.0, No.1, hal.1-19.
Sucita,I.K. dan Broto, A.B. (2011). "Indentifikasi dan Penanganan Risiko K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung". Jurnal Poli Teknologi,
Vol.10, No.1, hal.83-92.
Sukaarta, I.W. dan Sompie, B.F. (2012). "Analisis Risiko Proyek Pembangunan Dermaga Study Kasus Dermaga Pehe Di Kecamatan Siau Barat Kabupaten Kepulauan Sitaro". Jurnal Ilmiah Media Engineering, Vol. 2, No. 4,November 2012, hal.257-266.
Smith, N.J. (1995). Engineering Project Management. Blackweell Science. London
Soliostio. dan Susanto, T.V. (2014). Penyebab dan Cara Mengatasi Kegagalan Proyek Konstruksi Pada Tahap Perencanaan Hingga Pelaksanaan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Tugas Akhir, Universitas Atma Jaya.Yogyakarta.
The Institute of Risk Management. (2002). Risk Management Standards. Institute of Risk Management. London
Trismara, R. N., Dikun, S., Hendriono, A. (2011). Manajemen Risiko Proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Di Kalimantan Tengah DenganSkema KPS (Kerjasama Pemerintah Dengan Swasta),
Tesis Magister.,Universitas Indonesia. Depok.
Wardhana, W. dan Wiguna, I.P.A. (2014). "Analisis Risko Untuk Menentukan Biaya Kontijensi Pada Pelaksanaan Konstruksi Proyek Jalan Tol SurabayaMojokerto Seksi IB". Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXI, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, hal.1-9.
84
Zhao, X.,. Hwang, B.G., Yu, G.S. (2013). "Identifying the critical risks in underground rail international construction joint ventures: Case study of Singapore". International Journal of Project Management , hal,554-556.
Zhang, X., Yang, H., Huang, H.J., Zhang, H.M. (2005). "Integrated scheduling of daily work activities and morning-evening commutes with bottlenect congestion". Transportation Research, hal.41-60. Zou, G.M.,Zhang, M.,Wang,J.Y.,Patrick, X.W., (2006). "Identifying key risks in construction projects: life cycle and stakeholder