APLIKASI PENGGUNAAN GEN SITOKROM B DENGAN TEKNIK POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) SEBAGAI PENDETEKSI CAMPURAN DAGING TIKUS PADA PRODUK BAKSO
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Identifikasi spesifik jenis hewan dengan teknik multipleks PCR memperlihatkan hasil yang sangat baik untuk deteksi cemaran tikus pada produk olahan daging terutama
Identifikasi spesifik jenis hewan dengan teknik multipleks PCR memperlihatkan hasil yang sangat baik untuk deteksi cemaran tikus pada produk olahan daging terutama
Penelitian ini bertujuan untuk mencari fragmen putative gen Carbonic anhydrase pada tanaman bayam raja ( Amaranthus viridis L.) yang mempunyai tipe fotosintesis C 4
Deteksi dan identifikasi parasit malaria unggas diketahui dari konstruksi primer dengan target gen cytochrome b ( cyt-b ) yang ditemukan pada genome mitokondrial parasit dan
Tujuan Penelitian: Mendeteksi adanya campuran daging babi pada produk bakso yang beredar di Pasar Wage Purwokerto menggunakan metode PCR dan analisis
Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahap yaitu pemilihan subjek uji, isolasi DNA, analisis kemurnian isolat DNA, dan identifikasi alel gen CYP2A6*9 pada produk PCR yang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik PCR menggunakan primer p131 dan p408, proses amplifikasi region PRE-1 pada bakso yang mengandung daging babi menghasilkan
Hal ini menyebabkan terjadinya misspriming (penempelan primer ditempat lain yang tidak diinginkan) dan menghasilkan pita DNA dengan ukuran yang bervariasi [19]. Berdasarkan analisis