• Tidak ada hasil yang ditemukan

NILAI-NILAI RELIGI ISLAM DALAM NOVEL SHOBRUN JAMIL (SABAR YANG INDAH) KARYA HUMAM S. CHUDORI ARTIKEL ILMIAH ADE MUHAMMAD AGUNG NPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "NILAI-NILAI RELIGI ISLAM DALAM NOVEL SHOBRUN JAMIL (SABAR YANG INDAH) KARYA HUMAM S. CHUDORI ARTIKEL ILMIAH ADE MUHAMMAD AGUNG NPM"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

NILAI-NILAI RELIGI ISLAM DALAM NOVEL SHOBRUN JAMIL

(SABAR YANG INDAH) KARYA

HUMAM S. CHUDORI

ARTIKEL ILMIAH

ADE MUHAMMAD AGUNG

NPM 09080281

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT

PADANG

(2)
(3)
(4)

NILAI-NILAI RELIGI ISLAM DALAM NOVEL SHOBRUN JAMIL

(SABAR YANG INDAH) KARYA

HUMAM S. CHUDORI

Oleh

Ade Muhammad Agung

1

, Iswadi Bahardur², Aruna Laila³

1) Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat

2) 3) Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

STKIP PGRI Sumatera Barat

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepribadian tokoh-tokoh yang terdapat pada novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori, seperti tokoh Ning. Ning begitu patuh dan taat dalam menjalankan perintah Allah, Ning merupakan perempuan yang sabar dalam menjalani kehidupan sehari-hari.penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religi Islam yang terdapat dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori. Penelitian ini mengetahui bentuk nilai-nilai religi Islam seperti akidah, syariah, dan akhlak yang ditemukan melalui peristiwa-peristiwa melalui tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan cara: pertama, membaca novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori. Kedua, studi pustaka untuk mendapatkan objek penelitian, buku acuan, dan pedoman atau referensi yang berkaitan dengan keperluan penelitian. Ketiga, Menandai dan mencatat data ke dalam format inventarisasi data. Keempat ,Mengklasifikasikan data sesuai dengan format inventarisasi data. Setelah dilakukan penelitian terhadap novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori didapatkan hasil sebagai berikut: nilai-nilai religi Islam dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu nilai akidah, nilai syariah, dan nilai akhlak. Nilai akidah yang terdapat dalam novel Shubrun Jamil ini ditemukan 2 nilai akidah, yaitu: pertama, percaya kepada Allah, kedua, percaya kepada takdir. Nilai syariah ditemukan 3 nilai syariah yang ada, yaitu: pertama, salat. Kedua, membaca Alquran.Ketiga, berwudhu (mensucikan diri). Nilai akhlak dikelompokan menjadi 2 bagian, yaitu: pertama, akhlak baik, kedua, akhlak tidak baik (buruk).

(5)

THE VALUES of ISLAMIC RELIGION IN NOVEL of SHOBRUN JAMIL

(SABAR YANG INDAH) CREATED BY

HUMAM S. CHUDORI

By

Ade Muhammad Agung

1

, Iswadi Bahardur², Aruna Laila

3

1) A College Student of STKIP PGRI West Sumatra

2) 3) Lecturer of Language and Literature of Indonesian Department

STKIP PGRI West Sumatra

ABSTRACT

The background of this research was based on attitude of participants that included in Shobrun Jamil novel (Sabar yang Indah) created by Humam S. Chudori, such Ning. Ning was very obedient in doing God’s comand, Ning was patient girl in her daily life. This research was purposed to decribe the vvalues of Islamic religion that included in Shobrun Jamil novel (Sabar yang Indah) created by Humam S. Chudori. This research identified the values of Islamic religion such akidah, Moslem law, and behavior found through events experienced by participants who included in this novel. The design of this research was qualitative that used descriptive analysis method. The stages of this research were done by: first, reading Shobrun Jamil novel (Sabar yang Indah) created by Humam S. Chudori. Second, literature study to get object of the research, reference book, or guidance or reference related with the research. Third, point out and make a note of data into inventaritation form. Fourth, classify the data based on inventaritation form. After conducting research toward Shobrun Jamil novel (Sabar yang Indah) created by Humam S. Chudori, the data gotten from this research were: the values of Islamic religion can be divided into 3 parts, such akidah value, Moslem law value, and behavior value. Akidah value that included in Shobrun Jamil novel, found 2 akidah values, such: first, belief to Allah and second belief to destiny. Moslem law value found 3 Moslem law values, such: first, praying. Kedua, reading Alquran. Third, berwudhu (holying his self). Behavior value divided into 2 parts, such: first, good bahavior and second bad behavior.

(6)

PENDAHULUAN

Karya sastra merupakan sarana yang digunakan oleh pengarang untuk mengungkapkan perasaan, ide, dan segala permasalahan hidup dan kehidupan manusia.Karya sastra mengungkapkan bermacam-macam permasalahan kehidupan manusia, di antaranya masalah psikologi, sosiologi, sejarah, agama, dan lain-lain. Di dalam novel misalnya, memberikan gambaran tentang kehidupan dan permasalahan yang dihadapi manusia.Banyaknilai kemanusiaan yang dapat dimunculkan oleh pengarang dalam peristiwa yang dituturkannya, salah satunya nilai religi.

Karya sastra yang bernilai religi dapat membawa manfaat lebih bagi pembaca karena mampu membangkitkan emosi diri yangmemunculkan kebenaran dalam kehidupan ini.Salah satunya nilai religi yang berkaitan dengan agama Islam. Karya sastra yang menggambarkan nilai religi Islam tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu media dalam menyampaikandakwah yang mulia.

Menurut Semi (1988:22), agama merupakan kunci sejarah, kita baru dapat memahami jiwa suatu masyarakat, bila kita memahami agamanya. Kita tidak mengerti hasil-hasil kebudayaannya, kecuali bila kita paham akan kepercayaan atau agama yang mengilhaminya. Sepanjang segala abad, hasil-hasil pertama karya-karya kebudayaan yang kreatif disebabkan karena ilham agama dan diabdikan kepada tujuan-tujuan agama. Agama merupakan dorongan penciptaan sastra, sebagai sumber ilham, dan sekaligus sering pula menyebabkan karya sastra bernuansa pada agama.

Islam adalah salah satu agama yang unsur-unsur ajarannya sering diungkapkan dalam karya sastra. Sastrawan Indonesia banyak memunculkan karya sastra bernuansa Islam yang bemanfaat sebagai alat (wadah) untuk menegakkan suatu kebenaran. Sebagai agama wahyu terakhir agama Islam merupakan satu sistem aqidah, syariah, dan akhlak yang mengatur hidup dan kehidupan manusia dalam berbagai hubungan. Agama Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan manusia dalam masyarakat termasuk dengan diri manusia itu sendiri, akan tetapi juga dengan alam sekitar/lingkungan hidup (Daud, 2006:51).

Dalam karya sastra yang bernuansa Islami digambarkan tentang permasalahan aqidah, syariah, dan akhlak.Salah satunya adalah novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduri.Novel ini menceritakan kesabaran seorang tokoh wanita yang bernama Ning dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Berkaitan permasalahan aqidahNingmampu menghadapi cobaan yang begitu berat dalam permasalahan hidupnya. Tokoh Ning yakin bahwa AllahSWT pasti memberikan yang terbaik untuknya. Berkaitan dengan masalah syariah Ning adalah seorang wanita yang rajin salat dan mengaji dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan masalah akhlak tokoh Ning digambarkan sebagai seorang wanita yang baik, sopan santun, dan patuh kepada orang tua.

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi untuk meneliti masalah nilai-nilai religi Islam dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduri.Pertama, rangkaian cerita dalam novel Shubron Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduri dapat dijadikan pembelajaran dalam menghadapi permasalahan hidup yang dijalani.Kedua, novel ini adalah sebuah novel perenungan iman yang dapat mencerahkan hati pembaca.Ketiga, pengarang mampu menggabungkan rangkaian cerita dan ayat Alquran dikutip oleh pengarang sebagai acuan dalam penulisan novel ini.Berdasarkan penjelasan latar belakang masalah tersebut,masalah nilai-nilai religi Islam dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduri penting untuk diteliti.

Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran apresiasi sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan menggunakan kurikulum KTSP khususnya di SMA kelas XI/Semester 1 dengan Standar Kompetensi nomor 7 memahami berbagai hikayat, novel Indonesia atau novel terjemahan dengan kompetensi data nomor 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia atau novel terjemahan.

(7)

METODOLOGI PENELITIAN

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Semi (1993:23) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan tidak mengutamakan pada angka-angka, tetapi mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang dikaji.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Ratna (2004:53) mengatakan bahwa metode deskriptif analisis adalah metode yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Secara etimologis deskripsi dan analisis berarti menguraikan.

HASIL PENELITIAN

Hasil penelitian ini dilihat dari nilai-nilai religi Islam,Nilai-nilai religi Islamtergambar pada perilaku tokoh-tokoh yang terdapat pada novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah). Dilihat dari nilai akidah, tokoh yang terdapat pada novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah), misalnya Ningpercaya kepada Allah danpercaya kepada takdir Allah. Dilihat dari nilai syariah, peristiwa yang terdapat pada novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh tersebut patuh dan mentaati aturan-aturan dari Allah, seperti salat, membaca Alquran, dan berwudhu (mensucikan diri).Dilihat dari nilai akhlak peristiwa-peristiwa yang terdapat pada novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) menunjukan bahwa tokoh-tokoh memiliki akhlak yang baik dan akhlak yang tidak baik (buruk).

PEMBAHASAN 1. Nilai akidah

Dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) ini terdapat peristiwa-peristiwa yang menyatakan percaya kepada Allah. Percaya kepada Allah itu terdapat dalam bentuk meyakini bahwa Allah itu ada. Hal itu terlihat dari tokoh Ning yang meyakini bahwa Allah tempat memohon ampun dan meminta pertolongan. Dalam kondisi sakit dan lemah Ning terus memohon ampun kepada Allah dengan cara beristighfar dan menyebut nama-Nya. Ning yakin bahwa istighfar yang terus menerus akan mengurangi rasa sakit yang dialaminya.

Dalam novel ini, selain percaya kepada Allah juga dapat dibuktikan dengan mempercayai takdir Allah. hal itu dapat dilihat dari tokoh Ning yang meyakini bahwa takdir Allah merupakan jalan garis kehidupan yang sudah ditentukan Allah walaupun cobaan hidup banyak dialaminya. Walaupun banyak cobaan hidup yang dialaminya, kesabaran dan keikhlasan hatinya menerima takdir Allah akan membuat keimanannya menjadi kuat.

2. Nilai Syariah

Dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) ini terdapat peristiwa-peristiwa yang bernilai syariah. Dalam aturan Islam syariah berkaitan erat dengan ibadah, ibadah adalah ajaran Islam yang berupa pengabdian atau penyerahan diri yang tujuannya untuk mendekatkan diri pada Allah. jika dikaitkan dengan ibadah maka nilai-nilai syariah yang terdapat dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori terdiri dari salat, membaca Alquran, dan berwudhu (mensucikan diri).

Dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori ditemukan nilai syariah salat wajib dan salat sunah yang dikerjakan oleh tokoh Ning.Ning selalu mengerjakan salat wajib seperti salat shubuh meski dalam keadaan sakit itupun dengan posisi duduk. Selain salat wajib lima waktu sehari semalam, salat tahajjud dan salat hajat yang hukumnya sunah juga dikerjakan oleh tokoh Ning. Setengah bulan sebelum pernikahan adiknya dilangsungkan, setiap malam Ning melaksanakan salat tahajjud dan salat hajjat. Hal ini dilakukan Ning agar permintaannya dikabulkan oleh Allah dan diberikan kekuatan dalam menghadapi kenyataan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa dirinya akan dilangkahi kawin oleh adiknya.

(8)

Selain nilai syariah yang berkaitan dengan salat, membaca Alquran yang merupakan syariah Islam juga terdapat dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah).Hal ini dapat di lihat dari peristiwa yang dialami tokoh Sarmanto.Tokoh Sarmanto merupakan lelaki muslim yang taat mengerjakan syariah Islam. Semenjak beberapa bulan belakangan ini, setiap pagi Sarmanto membaca Alquran. Membaca Alquran sesudah salat shubuh merupakan kebiasaan Sarmanto semenjak ia menderita sakit.

Nilai syariah yang berkaitan dengan berwudhu (mensucikan diri) juga terdapat pada tokoh Ning.Berwudhu bukan saja dilaksanakan sewaktu mau salat, tetapi berwudhu dilakukan Ning disaat ia melaksanakan sujud syukur. Hal ini dilakukan Ning karena ia sangat bersyukur atas kelancaran pernikahan adiknya, ia juga bersyukur karena kakaknya tidak ada yang menanyakan bagaimana perasaannya dilangkahi oleh Darmini. Sebelum sujud Syukur Ning menyempatkan diri untuk berwudhu agar wajahnya tampak lebih bersih, ceria, dan rasa sedih yang begitu dalam menghilang dengan begitu saja.

3. Nilai Akhlak

Pada novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) dapat disimpulkan bahwa terdapat nilai akhlak yaitu akhlak baik dan akhlak tidak baik (buruk). Akhlak baik dapat dilihat dari tokoh Ning ia merupakan anak yang baik dan memiliki tuturan bahasa yang sopan kepada orang tua. Dalam kehidupan sehari-hari Ning selalu membantu ibunya dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Namun, dalam keadaan sakit susah payah ia berusaha bangun dan mengatakan kepada ibunya badannya semua terasa sakit. Dengan tuturan bahasa yang sopan ia meminta maaf kepada ibunya karena tidak bisa membantu. Mendengar perkataan Ning tersebut membuat Yuliana diam dan sedih melihat anaknya yang baik harus menderita sakit.

Selain akhlak yang baik ditunjukan oleh Ning, hal berbeda ditunjukan oleh seorang Patmadi yang memiliki Akhlak tidak baik dengan cara mengaiaya orang lain. Peristiwa ini terjadi ketika Patmadimendorong Ning sampai jatuh di saat Ning mau berangkat ke pasar, sehingga peristiwa ini diceritakan Ning kepada ibunya.Dorongan dari Patmadi membuat Ning kesakitan.Dalam pandangan Islam, akhlak yang buruk merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah.

Kesimpulan

Nilai-nilai akidah yang terdapat dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Chudori adalah sebagai berikut: (1) iman kepada Allah, yaitu percaya kepada Allah, karena hanya Allah tempat mengadu dan tempat memohon perlindungan (2) iman kepada takdir Allah yaitu percaya bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan merupakan kehendak Allah.

Adapun nilai-nilai syariah Islam yang berkaitan dengan ibadah yang terdapat dalam novelShobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduriadalah: (1) melaksanakan salat (2) membaca Alquran (3) berwudhu (mensucikan diri)

Kemudian, nilai akhlak yang terdapat dalam novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduri adalah : (1) akhlak baik meliputi berbicara dengan tuturan bahasa yang baik kepada orang tua, sopan santun, dan suka menolong sesama manusia. (2) akhlak yang tidak baik (buruk) meliputi menganiaya sesama manusia, selalu buat masalah dengan lingkungan sekitar, dan suka mengancam orang lain.

Implikasi

Penelitian novelShobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduri dapat dijadikan referensi pada pembelajaran apresiasi sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terdapat dalam standar kompetensi nomor 7 memahami berbagai hikayat, novel Indonesia/novel terjemahan, dan kompetensi dasar nomor 7.2 yaitu menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/terjemahan.

Guru dapat menggunakan novel untuk memancing kreativitas siswa dalam mengungkapkan informasi yang mereka peroleh. Hasil analisis novel dapat membantu memperluas

(9)

wawasan siswa tentang sebuah karya sastra dan mengembangkan kreatifitas tiap-tiap siswa sehingga bermanfaat untuk memperbaiki perilaku dan mencapai kehidupan yang lebih baik.

Ada beberapa hal yang dapat disampaikan kepada siswa berkaitan dengan novel Shobrun Jamil (Sabar yang Indah) karya Humam S. Choduriyaitu: (1) mengajarkan siswa untuk mengetahui pentingnya nilai-nilai keagamaan khususnya akidah, akhlak, dan syariah (2) mengajarkan siswa untuk sabar dalam menjalani kehidupan dan menghadapi cobaan (3) mengajarkan siswa untuk selalu bersyukur dengan rahmat yang telah diberikan oleh Allah swt.

Saran

Berdasarkan simpulan yang dikemukakan di atas, saran peneliti adalah sebagai berikut: (1) bagi pencipta sastra (pengarang) hendaknya selalu termotivasi untuk menciptakan karya-karya sastra yang religius, yaitu karya-karya yang memuat nilai-nilai ajaran agama di dalamnya dalam rangka menyampaikan nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan ini; (2) bagi pembaca, khususnya kaum muslim (umat Islam) agar mau mempelajari, menggali, memahami, serta mempedomani ajaran-ajaran Islam yang terkandung dalam novel ini untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

KEPUSTAKAAN

Daud, Muhammad Ali. 2006. Pendidikan Agama Islam. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada. Semi, M.Atar. 1988. Anatomi Sastra. Padang : Angkasa Raya.

Semi, M.Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Ratna,Nyoman Kutha. 2004. Teori , Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Referensi

Dokumen terkait

Untuk menganalisis relate pada experiential marketing apakah berpengaruh signifikan terhadap customer value pada konsumen Xing Fu Tang di Galaxy Mall Surabaya3. Untuk

Melalui pendekatan CTL dengan menggunakan metode Coorperative Learning (diskusi kelompok, Inquary literasi , dan tanya jawab dalam kelompok maupun dengan guru )

(2011) menyatakan bahwa litter size pada kambing dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti faktor genetik, faktor umur induk, bobot badan induk, kualitas dan

percampuran harta dan disamping secara tegas juga dapat dinyatakan bahwa mereka tidak menghendaki adanya persatuan untung rugi. Harta benda yang ada di dalam

Tujuan ketiga dalam etika komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi atau kerjasama bisnis antara seseorang dengan orang lain. Melalui jalinan komunikasi bisnis,

Sedangkan dengan obesitas mendapat kontribusi sumbangan zat gizi dari kelompok bahan energi, protein, karbohidrat .lemak dan pangan kacang-kacangan tidak berbeda

Setelah pengkajian kurikulum dan hasil penelitian lain yang telah di- publikasikan selesai dilakukan, tahap selanjutnya adalah melakukan analisis lapangan (observasi) pada

rendahnya kandungan magnetit pada sampel ini disebabkan karena pasir besi sungai Brantas merupakan bahan alam yang sudah pasti masih tercampur dengan