TANGGAL
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
BULAN 2014 JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusathttp://www.kemsos.go.id/ Next Media Indonesia Jurnal Nasional Seputar Indonesia Kompas Jakarta Globe Koran Tempo Investor Daily Republika The Jakarta Post Sinar Harapan Suara Pembaruan Harian Pelita Bisnis Indonesia Indopos Koran Jakarta Sriwijaya Post Pos Kota Rakyat Merdeka Pikiran Rakyat Radar Banten Bali Post Majalah Gatra Majalah Tempo Detik.com Vivanews Tribun Timur Jawa Post Overview:
Jumlah Media Meliput : 1 Media Volume Pemberitaan : 6 Artikel Leading Media : Media Indonesia
Leading Isu : Raskin, Pekerja Migran, BPJS, Penyandang Disabilitas, Bencana Alam, OdMK
Sentimen Isu : Negatif
Pada pemberitaan hari ini tidak terdapat isu dengan sentiment negatif Positif :
Validasi Data raskin Terbentur Anggaran, Anak Jalanan belum Masuk JKN Netral :
Pemberitaan pada hari ini di dominasi oleh sentimen isu bertendensi netral
Catatan :
Pemberitaan pada hari ini di dominasi oleh sentimen isu bertendensi netral. Sementara untuk isu bertendensi positif terkait dengan pemberitaan Kemensos salah satunya adalah Validasi Data raskin Terbentur Anggaran seputar pemberitaan Pemerintah mengakui ada kekisruhan data penerima program subsidi beras bagi masyarakat miskin (raskin). Pasalnya, Kementerian Sosial tidak memiliki anggaran untuk memvalidasi data penerima di lapangan. Akibatnya, acap kali data penerima tidak diperbaharui dengan kondisi di lapangan. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan program yang telah berjalan 15 tahun itu tidak efektif sehingga disarankan agar program raskin didesain ulang (Media Indonesia, Jumat, 4/4).
Berikut adalah kutipan pernyataan narasumber pada pemberitaan;
Andi ZA Dulung, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos)
“Kemensos sejak 2013 sudah meminta dana operasional karena selama ini tidak ada dana operasional, tapi belum diberikan. Dana operasional ini untuk memeriksa dan mengawasi pelaksaan pembagian raskin di lapangan. Ada keluhan masyarakat bisa diperiksa.”
Next Prev
Persentase pembagian isu dominan di media pada hari ini: Raskin, Pekerja Migran, BPJS, Penyandang Disabilitas, Bencana Alam, Orang dengan Masalah
0 1
Beras Masyarakat Miskin (Raskin)
Pekerja Migran Badan Perencana Jaminan Sosial
(BPJS)
Penyandang Disabilitas
Bencana Alam Orang dengan Masalah Kejiwaan (OdMK) 1 1 1 1 1 1 Media Indonesia 100%
Next
Prev Chart
Beras Masyarakat Miskin (Raskin)
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
1 Media Indonesia, hal 4,
Vei/Ghe/X-5 Validasi Data raskin Terbentur AnggaranPemerintah mengakui ada kekisruhan data penerima program subsidi beras bagi masyarakat miskin (raskin). Pasalnya, Kementerian Sosial tidak memiliki anggaran untuk memvalidasi data penerima di lapangan. Akibatnya, acap kali data penerima tidak diperbaharui dengan kondisi di lapangan. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan program yang telah berjalan 15 tahun itu tidak efektif sehingga disarankan agar program raskin didesain ulang (Media Indonesia, Jumat, 4/4).
Andi ZA Dulung, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos)
“Kemensos sejak 2013 sudah meminta dana operasional karena selama ini tidak ada dana operasional, tapi belum diberikan. Dana operasional ini untuk memeriksa dan mengawasi pelaksaan pembagian raskin di lapangan. Ada keluhan masyarakat bisa diperiksa.”
Lukita Dinarsyah Tuwo, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) “Deviasi yang ada kita minimalisasi. Masukan KPK juga akan menjadi bahan evaluasi program raskin.” Beras Masyarakat Miskin (Raskin) Positif
Next
Prev Chart
Badan Perencana Jaminan Sosial (BPJS)
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
2 Media Indonesia, hal 15,
fat/H-1 Anak Jalanan belum Masuk JKNDirektur Kesejahteraan Sosial Anak Kementerian Sosial (Kemensos) Edi Suhartono mengakui masalah anak jalanan, gelandangan dan pengemis belum terjangkau program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena terkendala kelengkapan identitas dan surat-surat kependudukan. Karena itu, perlu dibuat sistem baru agar program itu bisa menjangkau penerima manfaat dalam hal ini anak jalanan. Saat ini terdapat 1,779 juta anak jalanan yang belum teregristrasi untuk program JKN.
Edi Suhartono, Direktur Kesejahteraan Sosial Anak Kementerian Sosial (Kemensos) “Namun, kami berasumsi anak jalanan relatif hampir semuanya belum teregister. Kami kesulitan mendata anak karena anak jalanan rata-rata tidak mempunyai KTP atau akta kelahiran. Problem kita, begitu disampaikan kepada BPJS, ditolak karena mereka tidak punya KTP.” Badan Perencana Jaminan Sosial (BPJS) Positif
Next
Prev Chart
Bencana Alam
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
3 Media Indonesia, hal 10,
ST/JS/Ant/N-1 Banjir Bandang Rusak Rumah di TrenggalekBanjir bandang menerjang ratusan rumah di perkampungan nelayan sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (3/4) malam. Belum ada laporan mengenai korban jiwa ataupun estimasi kerugian akibat meluapnya permukaan air sungai di kawasan muara di sekitar salah satu pelabuhan terbesar di Jawa Timur itu. Namun, satu rumah penduduk yang berada di tepi bantaran sungai dikabarkan roboh tergerus banjir bandang.
Sobirin, tokoh warga Desa Prigi
“Separuh rumah di daerah sawahan itu ambruk. Kondisi (perumahan) penduduk yang lain belum tahu karena keadaan masih banjir.”
Bencana
Next
Prev Chart
Pekerja Migran
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
4 Media Indonesia, hal 15,
DIKA DANIA KARDI Kasus Satinah belum TuntasSetelah diat dilunasi, Satinah harus menjalani dua persidangan lagi sebelum dibebaskan. Pemerintah sebenarnya tahu di belakang tuntutan diat ada mafia. Arab Saudi juga telah menetapkan batas maksimum diat. Namun, pemerintah mengabaikan itu semua. Pembayaran uang diat untuk membebaskan Satinah dari hukuman pancung di Arab Saudi masih diproses. Setelah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jateng itu dibebaskan, ia akan dipulangkan ke Tanah Air.
Michael Tene, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI
“Ini masih dalam proses. Seperti yang kita tahu selain duta besar, sejak minggu lalu tim satgas khusus yang diutus presiden dipimpin mantan Menteri Agama Maftuh Basyuni berada di sana (Arab Saudi) untuk membantu negosiasi memperjuangkan nasib Satinah. Menko Polhukam juga mengungkapkan, pemerintah akan memenuhi pembayaran diat (sebesar 7 juta riyal atau Rp21 miliar).”
Pekerja
Next
Prev Chart
Penyandang Disabilitas
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
1 Media Indonesia, hal 6,
HERA KHAERANI Daftar Panjang DiskriminasiKomnas HAM memperhitungkan ada sekitar 2,5% calon pemilih yang merupakan penyandang disabilitas dan sedikitnya 5% calon pemilih yang masuk kategori rentan tidak mendapat hak pilih. Masalah sosialisasi soal bagaimana cara mencoblos belum menyentuh masyarakat dengan kebutuhan khusus. Komnas HAM melihat belum terfasilitasinya masyarakat yang tergolong rentan kehilangan suara. Diskriminasi Daftar diskriminasi, menurut Irwan, masih sangat panjang. Masalah sosialisasi soal bagaimana cara mencoblos juga belum menyentuh masyarakat dengan kebutuhan khusus. Komnas HAM juga melihat belum terfasilitasinya masyarakat yang tergolong rentan kehilangan suara.
Irwan Dwi Kustanto, Wakil Direktur Eksekutif Mitra Netra
“Sebenarnya kami sudah menyodorkan template bilik suara untuk mengatasi masalah itu, bahkan sudah digunakan da lam beberapa pemilu kada. Sayang karena dalih biaya, dalam pemilihan anggota DPR dan DPRD malah belum bisa digunakan.”
Maneger Nasution, komisioner Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM “Secara persentase memang terlihat tidak besar, tapi sebagai warga negara mereka punya hak yang sama yang belum terpenuhi.”
Penyandang
Next
Prev Chart
Orang dengan Masalah Kejiwaan (OdMK)
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
2 Media Indonesia, hal 6,
redaksi Harapan Baru bagi ODDMPemilu untuk memilih wakil rakyat dan pemimpin bangsa jelas sebuah peristiwa besar yang tidak bisa diabaikan. Undang-undang menjamin semua warga negara berhak memberikan suara. Namun, tidak bisa dimungkiri, keberadaan kaum marginal sering terabaikan.
Penderita gangguan jiwa dan skizofrenia ialah dua kelompok yang kerap terlupakan dan dilupakan. Organisasi Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) sempat meminta KPU tidak mencoret para penderita gangguan jiwa atau orang dengan disabilitas mental (ODDM) dari DPT Pemilu 2014. Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) juga terus melakukan advokasi.
Bagus Utomo, Ketua Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) “Kami tetap melakukan advokasi agar suara-suara mereka bisa didengar.”
Orang dengan Masalah Kejiwaan (OdMK)