RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
Mata Kuliah : Teknologi Penyiaran/Broadcasting Kode : AKTP3417 Semester : IV 3 Sks Program Studi : Teknologi Pendidikan
Dosen Pengampu : Mastur, M.Pd
Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah ini :
Memiliki mind set dan menguasai pengetahuan dasar (basic knowledge) bidang Teknologi Pendidikan. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini akan membahas tentang teknologi dalam broadcasting baik dalam radio maupun televisi. Mata kuliah dasar broadc asting merupakan mata kuliah syarat beberapa mata kuliah lanjutan sepertu Jurnalisme Media dan Sinematografi. Dalam beberapa mata kulia h syarat tersebut, dibutuhkan pemahaman dasar tentang broadcasting secara jelas. Sehingga mahasiswa dapat lebih mudah memahami mate ri yang disampaikan dalam mata kuliah lanjutan tersebut.
Selain itu, dasar broadcasting juga akan membahas tentang berbagai materi terkait dunia penyiaran. Di antaranya adalah sistem telekomunikasi (frekuensi, sistem satelit), teknik audio dan video, keahlian tradisi oral/lisan dalam bidang broadcasting (senam mulut dan olah vocal), manajemen pengelolaan radio dan televisi, dasar-dasar pemrograman, karakteristik radio siar, karakteristik televisi, teknik editing, penyutradaraan, iklan, kebijakan penyiaran, dan sebagainya.
Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan Mata Kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat: a. memahami karakteristik media radio dan televisi
b. mengelaborasikan karakteristik media penyiaran dalam menyusun program siaran radio dan televisi c. Memahami sistem operasi satelit dan jaringan siaran radio dan televisi di Indonesia
Learning Outcome yang diharapkan yaitu:
LO.1 Mahasiswa memiliki kemampuan untuk menjelaskan mekanisme dasar penyiaran baik dari sisi teknologi dan kebijakan yang berkaitan dengan konten penyiaran.
LO. 1.1 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep definisi penyiaran dan bagaimana radio dan televisi berkembang sebagai media penyiaran di dunia maupun di Indonesia
LO. 1.2 Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik-karakteristik dari media penyiaran baik radio maupun televisi dalam rangka memahami bagaimana mekanisme memproduksi konten yang baik bagi kedua bentuk media yang ada.
LO.1.3 Mahasiswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasikan kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan isi media massa dan mekanisme pengelolaannya, baik di televisi maupun radio
LO. 2 Mahasiswa mampu mempraktikkan dan mengaplikasikan kebijakan terkait dengan produk penyiaran serta secara efektif mengkomunikasikan pesan dalam mengaplikasikannya dalam mekanisme produksi siaran radio dan televisi sebagai salah satu bentuk aktivitas dalam proses komunikasi massa.
LO. 2.1 Mahasiswa mampu menjelaskan langkah-langkah ideal dalam memproduksi content media massa dan pengaturan waktu di dalamnya.
LO. 2.2 Mahasiswa mampu membuat script, storyboard, shoot list, maupun transkrip naskah sebagai rangkaian dari proses produksi televisi dan radio dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya.
LO. 2.3 Mahasiswa mampu menggunakan kamera dan mengoperasikan software editing dalam rangkaian proses produksi dan post produksi radio dan televisi
Rencana Program Pembelajaran dan Kegiatan Semester
Mg Materi Pembelajaran Bentuk Pembelajaran Kompetensi Indikator Penilaian Bobot Nilai 1. Gambaran Umum Mata
Kuliah
- Kontrak Kuliah. - RPKPS.
- Definisi dan sejarah Broadcasting
- Pembagian kelompok tugas radio dan televisi.
- Tatap muka dan diskusi - Pembagian RPKPS - Penjelasan tentang MK Dasar Broadcasting - Penjelasan tentang kontrak kuliah - Penjelasan tentang mekanisme tugas - Mahasiswa memahami tujuan dan manfaat matakuliah Dasar Broadcasting dan mekanisme
penyelenggaraan kuliah yang akan berjalan. - Mahasiswa mampu merencanakan tugas kelompok (radio dan tv produk)
- Mahasiswa mampu mendeskripsikan sistem dasar dalam penyiaran
Dapat memahami broadcasting dan sistem, serta mekanisme sistem dalam dunia broadcast, bagaimana sistem perkuliahan serta ruang lingkup mata kuliah.
0 % 2. Sejarah Broadcasting di AS dan Indonesia - Kuliah - Studi Kasus Mahasiswa mampu memahami sejarah perkembangan broadcasting baik di AS sebagai lokasi awal perkembangan broadcast, dan di Indonesia. Pemahaman mahasiswa mengenai sejarah perkembangan dunia broadcast.
3. Orientasi media berdasarkan UU Penyiaran - Kuliah - Diskusi - Studi kasus: mahasiswa masing-- Mahasiswa mampu memahami aturan hukum dan legal formal lainnya yang melingkupi praktik
Nilai masing mengumpulkan paper mengenai sistem frekuensi penyiaran di indonesia untuk minggu depan penyiaran di Indonesia - Mahasiswa mampu memahami mekanisme media sebagai institusi profesional yang memiliki keunikan dan orientasi tersendiri. 4. Teknologi dan Frekuensi
Penyiaran
- Pembagian frekuensi dalam dunia penyiaran. - Teknologi dan frekuensi
analog vs digital - HDTV - Kuliah - Diskusi tugas (presentasi mahasiswa) - Mahasiswa mampu memahami mengapa dan bagaimana institusi penyiaran memiliki batasan area. - Mahasiswa mampu mengilustrasikan apakah sistem broadcasting yang telah berjalan sudah efektif atau tidak
quiz 5% (Q1)
5. Karakteristik media dan program radio
- Kuliah
- PjBL: workshop proposal produksi tv dan radio, temaL kampanye anti korupsi
- Mahasiswa mampu memahami pentingnya manajemen wakti pada radio dan televisi - Mahasiswa mampu
mengintegrasikan karakter dari radio penyiaran dan sistem pemrogramannya dalam rangka merencanakan
Mg Materi Pembelajaran Bentuk Pembelajaran Kompetensi Indikator Penilaian Bobot Nilai produk kampanye anti
korupsi di radio 6. Peralatan produksi Radio
Teknik pengoperasian peralatan radio
- Kuliah
- Praktikum dengan asisten, fokus pada teknologi suara (sound system dan sound effect) - Mahasiswa mampu mendeskripsikan teknologi di bidang penyiaran yang mendukung proses produksi karya audio dan video
- Mahasswa mampu untuk menggunakan software dan hardware untuk aktivitas penyiaran 7. Studi lapangan - Praktikum
berdasarkan observasi
- Mahasiswa mampu menganalisis dan memberikan presentasi atas bagaimana proses produksi media
penyiaran di Indonesia dilihat dari tiga orientasi media massa
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi praktik media massa dari sudut pandang institusi (ideologi dan visi misi)
Mahasiswa diminta untuk mengunjungi beberapa institusi media penyiaran di Surabaya dan membuat laporan dalam kelompok sehubungan dengan aktivitas penyiaran di institusi yang dikunjungi. 10% (T1)
Nilai (UTS) - Pengumpulan karya
radio dan laporan produksi (proyek kelompok kecil) 10% (T2) - Peer assessment kelompok kecil 10% (P1) 9 Peralatan produksi TV
broadcast dan Teknik pengoperasian kamera profesional
Seminar yang berfokus pada tata Suara, Karakteristik media radio, IT Sound,
Ilustrasi, Narasi, Sound effect, dan teknik penggunaan kamera
- Mahasiswa mampu mengenali teknologi yang berkaitan dengan produksi siaran televisi - Mahasiswa mampu
mendeskripsikan software dan hardware untuk aktivitas penyiaran televisi 10 Perencanaan siaran - Dasar-dasar premrograman - Presentasi kebutuhan program siaran - Seminar - Diskusi kelompok - Mahasiswa mampu menjelaskan dasar produksi penyiaran televisi - Mahasiswa mampu menunjukkan kebutuhan dasar produksi penyiaran teievisi, termasuk
hotclock dan pengaturan prime time
Mg Materi Pembelajaran Bentuk Pembelajaran Kompetensi Indikator Penilaian Bobot Nilai
warna menganalisis
teknik-teknik yang digunakan pada produk penyiaran yang telah
dipublikasikan. - Mahasiswa mampu
mengidentifikasi keseimbangan warna sebagai kebutuhan dasar atas karya televisi yang ideal
12 Video editing - Praktikum dengan asisten
- Mahasiswa mampu mengunakan hardware dan software yang dibutuhkan dalam karya video
13 Proses produksi program TV 1: pengambilan gambar
Project Based Learning (PjBL)
- Mahasiswa mampu menggunakan kamera untuk mengambil gambar dan suara yang ideal bagi produk televisi.
14 Proses Produksi program TV 2: editing
Project Based Learning (PjBL)
- Mahasiswa mampu menggunakan software editing dalam rangka menyempurnakan karya video yang ada.
Nilai 15 Screening rough cut dan peer
assesment kelompok besar
Project Based Learning (PjBL)
- Mahasiswa mampu melaporkan secara akademis dan obyektif perkembangan proses produksi yang terjadi - Mahasiswa mampu
untuk menilai skill serta kinerja dan motivasi mahasiswa yang bersangkutan maupun teman satu kelompok secara profesional
10% (P2)
16 UAS Pengumpulan karya
audiovisual dan laporan produksi
- 25%
F. Perencanaan Penilaian
1. Quiz (Q1+Q2) = 10%
2. Laporan Kunjungan lapang (T1) = 10% 3. Tugas UTS (radio product (T2) final report T3) = 10%
4. Ujian Tengah Semester (UTS) = 20% 5. Progress report/consultation (P3) = 5%
6. Peer assessment (P1+P2) = 20%
7. Ujian Akhir Semester (TV product final report, UAS) = 25%
Total 100%
G. Expected Learning Outcome Expected learning Outcomes Quiz Midterm Test Field Trip Report Proposal Pitching Progress Report Presentation Peer Assessment Final Assignment Competence Critical Thinking Communication Skill Team work
H. Perencanaan Dan Deskripsi Komponen Penilaian 1. Laporan Kunjungan Lapang
Waktu : Minggu 6-7 (tentative, TANGGAL 19 OKT-25 OKT) Bobot : 10%
Deskripsi :
Mahasiswa Dasar Broadcasting harus merencanakan kunjungan lapang satu hari ke beberapa institusi media penyiaran besar, terut ama di Surabaya. Program studi lapangan dilaksanakan pada saat pertemuan terakhir menjelang Ujian Tengah Semester. Tujuan dari diadakannya studi lapangan ini adalah memberikan gambaran secara nyata aktivitas produksi pemrogaman pada media siar yaitu radio dan tele visi.
penyiaran yang dilakukan oleh institusi tersebut dalam bentuk travellogue (maksimal 500kata dengan foto kegiatan).
Pada saat studi lapangan, para mahasiswa diharuskan untuk mengamati proses produksi yang dilakukan dan manajemen waktu di media. Terdapat 2 kelompok besar lokasi yang dapat dikunjungi dalam studi lapangan ini, yaitu:
1. Radio Hardrock FM dan JTV yang menempati satu komplek yaitu Graha Pena, Surabaya. 2. Radio Trijaya FM dan SCTV.
3. RADIO SUARA SURABAYA
2. Tugas/Proyek Kelompok Waktu : Week 1-14 Bobot : 35%
Deskripsi :
Pada pertemuan minggu pertama, mahasiswa akan dibagi menjadi dua kategori kelompok: kelompok kecil (kelompok radio) dan kelompok besar (kelompok televisi). Kelompok kecil terdiri atas setengah dari kelompok besar, tergantung dari banyaknya mahasiswa yang terdaftar dalam kelas yang ada. Sebagai contoh, dalam kelas berisi 50 mahasiswa, akan ada 10 kelompok kecil dan 5 kelompok besar. Mahasiswa dalam kelompok kecil akan memproduksi karya audio untuk radio , dimana kelompok besar akan memproduksi karya audiovisual untuk televisi dengan tema Kampanye Anti Korupsi. Keduanya akan dikirimkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi untuk diseleksi dan dipublikasi dalam Kanal KPK (informasi lanjut atas Kanal KPK visit www.kpk.go.id/kanalkpk).
Tugas Satu: Proyek Karya Audio untuk Radio dan Pengumpulan Laporan Produksi
Mahasiswa diminta untuk merencanakan produk audio kreatif dalam mengkampanyekan isu-isu anti korupsi dalam dua alternatif bentuk: drama berdurasi maksimal 15 menit atau Iklan Layanan Masyarakat berdurasi 3 menit. Konsultasi dimulai dari brainstorming ide dan tema, pembuatan skrip, pembuatan storyboard, perencanaan shooting, editing, dan seterusnya. Produk yang telah selesai dari semua kelompok dikumpulkan dalam bentuk softcopy dalam satu DVD yang sama (jika memungkinkan) dengan format .mp3 (format selain .mp3 tidak akan diterima dan mendapatkan nilai NOL). SEKALI LAGI, SATU KELAS HANYA MENGUMPULKAN SATU DVD.
Selain itu, mahasiswa juga harus mengumpulkan laporan tertulis (dalam bentuk hardcopy, template terlampir) per masing-masing kelompok.
Berkaitan dengan karya audio yang dikumpulkan:
Semua nama file harus dituliskan dengan sistematika sebagai berikut: Nama ketua kelompok-Judulproyek.mp3
Contoh: delfia-hatingcorruptedtime.mp3
KARYA YANG TELAT DIKUMPULKAN TIDAK AKAN DITERIMA DAN MENDAPATKAN NILAI NOL. Kecuali: mahasiswa yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan tugas sakit pada hari H, atau file yang sudah dikumpulkan tidak dapat dibuka, mahasiswa boleh memberikan surat permohonan penerimaan karya dengan menjelaskan duduk permasalahannya.
Berkaitan dengan laporan produksi:
Mahasiswa mengumpulkan laporan sebanyak 750 kata (+/- 10%) dengan struktur sebagai berikut (lihat lampiran): 1. Halaman judul 2. Executive summary 3. Daftar Isi 4. Pendahuluan 5. Produk 6. Produksi 7. Posproduksi 8. Rekomendasi 9. Bibliography
10Lampiran (kuesioner, hasil penelitian, transkrip FGD/ wawancara, storyboard dll) diluar 750 kata yang ada. Tugas Dua: Proyek Karya Audio Visual untuk Televisi dan Pengumpulan Laporan Produksi
Mahasiswa memproduksi maksimal 15 menit feature televisi, 30 menit maksimal drama televisi, maksimal 4 menit video klip, dan maksimal 30 menit film dokumenter atau film fiksi (sesuaikan dengan kemampuan dan motivasi kelompok anda). Sama seperti tugas pertama, karya audio visual yang ada harus memiliki tema anti korupsi Produk yang akan dikumpulkan harus berformat .mov dalam satu
disertai dengan laporan tertulis di print di kertas A4 . Berkaitan dengan karya audio yang dikumpulkan:
Semua nama file harus dituliskan dengan sistematika sebagai berikut: Nama ketua kelompok-Judulproyek.mp4
Contoh: delfia-hatingcorruptedtime.mp4
KARYA YANG TELAT DIKUMPULKAN TIDAK AKAN DITERIMA DAN MENDAPATKAN NILAI NOL. Kecuali: mahasiswa yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan tugas sakit pada hari H, atau file yang sudah dikumpulkan tidak dapat dibuka, mahasiswa boleh memberikan surat permohonan penerimaan karya dengan menjelaskan duduk permasalahannya.
Berkaitan dengan laporan produksi:
Mahasiswa mengumpulkan laporan sebanyak 1000 kata (+/- 10%) dengan struktur sebagai berikut (lihat lampiran): 1.Halaman judul 2.Executive summary 3.Daftar Isi 4.Pendahuluan 5.Produk 6.Produksi 7.Posproduksi 8.Rekomendasi 9.Bibliography
10Lampiran (kuesioner, hasil penelitian, transkrip FGD/ wawancara, storyboard dll) diluar 1000 kata yang ada.
3. Konsultasi progress report
Waktu : Minggu 1 sampai 14, dalam kelas maupun di luar kegiatan kelas Bobot : 5%
Mahasiswa, baik mewakili kelompok kecil maupun kelompok besar perlu untuk melaporkan kemajuan dari produksi yang sedang berjalan untuk memastikan bahwa karya yang ada sesuai dengan tema, sesuai dengan durasi, serta format, serta memiliki ide kreatif yang unik. Saat berkonsultasi, mahasiswa harus membawa dokumen tertulis, baik berupa judul, tema, ringkasan ide, skrip, storyboard atau dokumen yang lain. Jika tidak terpenuhi maka dosen tidak akan menandatangani lembar konsul yang dibawa oleh mahasiswa. Mahasiswa harus membawa form konsultasi setiap membuat janji temu dengan dosen.
I. Sumber Pustaka
Sumber Pustaka Utama:
Boyd, Andrew. 2001. Broadcast Journalism: techniques of radio and television news (5th ed). Focal Press: Oxford.
Hoeg, Wolfgang & Lauterbach, Thomas (Eds). 2001. Digital audio broadcasting: principles and applications. John Wiley & Sons: England. Keith, Michael, C. . The radio station: Broadcast, satellite and internet (8th ed). Focal Press: Amsterdam.
Ribber, Fossard. 2005. Writing and producing for television and film. New Delhi: Sage Publication Sumber Pustaka tambahan:
Astuti, Santi Indra. 2005. Jurnalisme Radio, Teori dan Praktik. Bandung. Sembiosa Rekatama Media Arnheim, Rudolf. 1957. Film as Art. University of California Press
Barus, Sedia Willing. 2011. Jurnalistik: Petunjuk Teknis Menulis Berita. Jakarta: Penerbit Erlangga
Garrat, G R M. 2006. The early history of radio: From Faraday to Marconi. The Institute of Engineering and Technology: London. Geller, Valerie. 2007. Creating powerful radio: Getting, keeping and growing audiences. Focal Press: Oxford
Morrissan. 2008. Jurnalistik televisi mutakhir. Jakarta: Kencana Media Group Rusnandi, Rahmawati. 2011. Berkarier di Dunia Broadcast Televisi dan Radio. Bekasi: Laskar Aksara
Warren, Steve. 2005. Radio: the book (4th ed). Focal Press: Amsterdam. www.kpk.go.id/kanalkpk