• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH

(Allium Sativum L), METFORMIN DAN GLIBENKLAMID

TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA MENCIT

DIABETES YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Oleh:

NURUL SYAZWANI BINTI RAMLI

080100315

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2011

(2)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH

(Allium Sativum L), METFORMIN DAN GLIBENKLAMID

TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA MENCIT

DIABETES YANG DIINDUKSI ALOKSAN

KARYA TULIS ILMIAH

Karya Tulis Ilmiah ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk

memperoleh kelulusan Sarjana Kedokteran

Oleh:

NURUL SYAZWANI BINTI RAMLI

080100315

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2011

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.), Metformin dan Glibenklamid terhadap Kadar Gula Darah pada Mencit Diabetes yang Diinduksi Aloksan Tahun 2011

NAMA : NURUL SYAZWANI BINTI RAMLI

NIM : 080100315

Pembimbing

(dr Tri Widyawati, MSi)

Penguji I

(dr Isti Ilmiati Fujiati, MSc)

Penguji II

(dr T. Ibnu Alferalli, Sp PA)

Mengetahui:

Universitas Sumatera Utara Fakultas Kedokteran

Dekan

Prof. Dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp. PD, KGEH NIP: 19540220 198011 1 001

(4)

ABSTRAK

Latar belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit fisiologis

berupa perubahan homeostasis glukosa yang menyebabkan kadar glukosa darah (KGD) di atas normal. Kondisi ini sering disebut hiperglikemik. Salah satu obat herba alternatif yang diyakini memiliki khasiat hipoglikemik adalah bawang putih (Allium sativum l.). Senyawa alliin dan allisin berfungsi sebagai agen anti-diabetes melalui mekanisme perangsangan pancreas untuk mengeluarkan insulin lebih banyak.

Tujuan: Mengkaji pengaruh pemberian ekstrak bawang putih dibanding

metformin dan glibenklmid terhadap KGD mencit diabetes yang diinduksi aloksan.

Metoda. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental Randomized Pre

and Post Test Control Group Design. Sampel terdiri dari dua puluh ekor mencit Mus Musculus L. Strain DDW jantan berusia 3-4 bulan yang dibagi dalam lima kelompok, yaitu satu kelompok kontrol negatif (K1), satu kelompok kontrol positif (K2), dan tiga kelompok perlakuan (P1,P2dan P3). Pada kelompok kontrol (K1 dan K2) diberikan plasebo sedangkan untuk kelompok perlakuan masing-masing diberikan ekstrak bawang putih dosis 350 mg/kg BB (P1), metformin dosis 65mg/kg BB (P2) dan glibenklamid dosis 0.65 mg/kg BB (P3) selama 10 hari. Pengukuran KGD dilakukan sebanyak 3 kali yaitu sebelum induksi, setelah induksi dan setelah perlakuan (pemberian placebo, ekstrak bawang putih, metformin dan glibenklamid). Data yang diperoleh dianalisa dengan Uji T Dependen.

Hasil: Pada kelompok perlakuan dengan ekstrak bawang putih, dan

metformin, menunjukkan terdapat perbedaan rerata KGD mencit sebelum dan sesudah diberi perlakuan yaitu dari 284.00 ± 15.12 menjadi 109.75 ± 9.91 pada mencit diabetik diberi bawang putih dan dari 281.50 ± 92.42 menjadi 105.75 ± 17.91 pada mencit diabetik yang diberi metformin. Terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah pemberian ekstrak bawang putih, p=0.000 dan metformin, P=0.028. Uji one way anova antar kelompok dengan lanjutan uji Post-Hoc didapati perbandingan antara kelompok bawang putih (P1) dengan kelompok metformin (P2) menunjukkan nilai signifikansi p=1 (P>0,05) yang menunjukkan bahawa tidak ada perbedaan yang bermakna dari peningkatan KGD mencit pada pemberian ekstrak bawang putih dan metformin selama 10 hari.

Kesimpulan: Ekstrak bawang putih (Allium sativum l.) dosis 350

mg/kgBB dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit diabetes yang diinduksi Aloksan. Tidak dijumpai perbedaan rerata penurunan yang signifikan antara kelompok bawang putih dan metformin.

(5)

ABSTRACT

Background:Diabetes Mellitus (DM) is a physiological disease of glucose homeostasis changes that cause blood glucose levels (KGD) above normal. This condition is often called hyperglycemic. One alternative by herbal remedy that is believed to have hypoglycemic properties is garlic (Allium sativum l.). It contains Allisin and alliin serves as an anti-diabetic agents through a mechanism of insulin stimulation of the pancreas to release more.

Objective: Assessing the impact of garlic extract compared to metformin and glibenklmid against KGD aloksan-induced diabetic mice.

Methods:This study is a Randomized experimental study of the Pre and

Post Test Control Group Design. The sample consisted of twenty mice Mus musculus L. Strain DDW 3-4 months old males who were divided into five groups, namely a negative control groups (K1), a positive control group (K2), and three treatment groups (P1, P2 and P3). In the control groups (K1 and K2) they were given a placebo while for each treatment group were given a dose of garlic extract 350 mg/kg BW (P1), metformin dose of 65mg/kg BW (P2) and glibenclamide dose of 0.65 mg/kg BW (P3) for 10 days. KGD measurements performed 3 times ie before induction, after induction and after treatment (placebo, garlic extract, metformin and glibenclamide). Data obtained were analyzed with Dependent T Test.

Results: In the group treated with garlic extract, and metformin, suggesting there are differences in the average KGD mice before and after treatment is given from 284.00 ± 15.12 to 109.75 ± 9.91 in diabetic mice were given garlic and from 281.50 ± 92.42 to 105.75 ± 17.91 in the diabetic mice given metformin. There are significant differences before and after administration of garlic extract, p = 0.000 and metformin, P = 0028. One-way ANOVA test between groups with advanced post-hoc test comparisons between groups were found garlic (P1) with the metformin group (P2) indicates a significance value of p = 1 (P> 0.05) which shows that there was no significant difference of improvement KGD mice on administration of garlic extract and metformin for 10 days.

Conclusion: Extracts of garlic (Allium sativum l.) dose of 350 mg / kg body weight can lower blood glucose levels in Aloksan–induced diabetic mice. There were no significant difference in mean reduction between garlic and metformin groups.

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur terhadap Allah SWT, yang tidak henti-hentinya memberikan kurnia-Nya sehingga penelitian ini telah selesai disusun tepat pada waktunya. Adapaun judul Karya Tulis Ilmiah ini adalah “Pengaruh Pemberian

Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.), Metformin dan Glibenklamid terhadap Kadar Gula Dara pada Mencit Diabetes yang Diinduksi Aloksan Tahun 2011”. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah salah satu syarat

untuk mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Saya menyadari bahwa keberhasilan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak, khususnya dr. Tri Widyawati, M Si selalu dosen pembimbing. Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga terutamanya kedua orang tua saya, Tuan Ramli bin Hassan dan Puan Noria binti Abdul Ghani, serta rakan-rakan mahasiswa yang telah banyak memberikan masukan dan bantuan untuk penelitian ini.

Akhir kata, saya sadar bahwa penulisan ini masih jauh dari sempurna, disebabkan berbagai keterbatasan yang saya miliki. Untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk dijadikan perbaikan di masa yang akan datang dan penulis juga mengharapkan semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya.

Kepala Batas, 12 Disember 2011,

(7)

DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PENGESAHAN... ii ABSTRAK... iii ABSTRACT... iv KATA PENGANTAR ... v DAFTAR ISI... vi

DAFTAR TABEL... viii

DAFTAR GAMBAR... ix BAB 1 PENDAHULUAN... 1.1 Latar Belakang... 1.2 Rumusan Masalah... 1.3 Tujuan Penelitian... 1.4 Manfaat Penelitian... 1 1 3 3 4 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA...

2.1 Diabetes Mellitus... 2.2 Epidemiologi... 2.3 Faktor Resiko... 2.4 Klasifikasi... 2.5 Patofisiologi... 2.5.1 Diabetes Tipe 1... 2.5.2 Diabetes Tipe 2... 2.6 Gejala Klinis... 2.7 Diagnosis... 2.7.1 FPG Test... 2.7.2 OGTT... 2.8 Penatalaksanaan... 2.8.1 Edukasi...

2.8.2 Terapi Medis Gizi... 2.8.3 Latihan Jasmani... 2.8.4 Pengelolaan Farmakologis... 2.9 Komplikasi... 2.9.1 Komplikasi Akut... 2.9.2 Komplikasi Kronik... 2.10 Tanaman Bawang Putih (Allium Sativum L.) ... 2.10.1 Pengenalan Bawang Putih... 2.10.2 Metabolit Sekunder : Organo Sulfur... 2.10.3 Aktivitas Biologi dan Manfaat Bawang Putih... 2.10.4 Toksisitas dan Efek Samping...

5 5 5 6 6 8 8 9 10 12 12 13 15 16 16 17 18 23 23 24 25 25 28 33 35 BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL...

3.1 Kerangka Konsep Penelitian... 3.2 Variabel Penelitian...

37 37 37

(8)

3.3 Definisi Operasional... 3.4 Hipotesis...

38 40 BAB 4 METODE PENELITIAN...

4.1 Jenis dan Rancangan Penelitian... 4.2 Waktu dan Tempat Penelitian... 4.3 Populasi dan Sampel Penelitian... 4.4 Metode Pengumpulan Data... 4.5 Metode Pengolahan dan Analisa Data...

41 41 41 41 43 53 BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN...

5.1 Hasil Penelitian... 5.1.1 Deskripsi Lokasi Penelitian... 5.1.2 Deskripsi Karakteristik Sampel... 5.1.3 Analisa Hasil Penelitian...

5.1.3.1 Penilaian KGD Sebelum dan Setelah Induksi Aloksan... 5.1.3.2 Penilaian KGD Sebelum dan Setelah Perlakuan... 5.1.3.3 Persentasi Penurunan dan Deskriptif Rerata KGD... 5.1.3.4 Hasil Uji Beda Dua Mean Dependen Pada Tiap Dua Kelompok Berpasangan... 5.1.3.5 Hasil Uji Beda > Dua Mean Pada Kelompok Independen... 5.2 Pembahasan...

5.2.1 Diabetes Mellitus... 5.2.2 Induksi Aloksan... 5.2.3 Ekstrak Bawang Putih... 5.2.4 Obat Anti Diabetik Oral (Metformin dan

Glibenklamid)... 5.2.5 Perbedaan Rerata Kadar Gula Darah Mencit...

54 54 54 54 55 55 56 57 58 59 62 62 62 63 64 64 BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN...

6.1 Kesimpulan... 6.2 Saran... 68 68 68 DAFTAR PUSTAKA... 69 LAMPIRAN... 73

(9)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

2.1 Tabel Hasil Tes FPG dan Interprestasi... 13 2.2 Tabel Hasil OGTT dan Interprestasi... 14 2.3 2.4 2.5 5.1 5.2 5.3

Tabel Hasil OGTT Diabetes Kehamilan dan Interpretasi... Obat Hipoglikemik Oral... Farmakokinetik Insulin Eksogen Berdasar Waktu Kerja... Persentasi Perubahan dan Deskriptif Rerata KGD Pada Tiap Kelompok Mencit Selama 10 Hari Perlakuan ………... Hasil Uji Beda Dua Mean Dependen Pada Tiap Dua

Kelompok Berpasangan... Hasil Uji Beda > Dua Mean Pada Kelompok

Independen... 14 20 21 57 58 60

(10)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

2.1 Bawang Putih ... 26

2.2 γ-glutamil-S-alk(en)il-L-sistein... 28

2.3 Sturktur Kimia Alliin... 28

2.4 Jalur Pemecahan γ-glutamil-S-alk(en)il-L-sistein... 29

2.5 Reaksi pembentukan allicin... 30

2.6 Derivat allil sulfida... 31

3.1 Kerangka Konsep Penelitian... 37

5.1 KGD Mencit Sebelum dan Setelah Induksi Aloksan... 55

Referensi

Dokumen terkait

Sebuah Tesis yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) pada Program Studi Pendidikan Kimia,. Sekolah

Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh tidak terdapatnya pengaruh yang bermakna p=0,871 dan r=-0,21 antara jenis kelamin dengan kejadian hipertensi pada lansia.Hasil

Ritzer, George., Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.. Riyanto CM, Armada., Dialog

Alternatif pilihan jawaban pada skala kecerdasan emosional yang digunakan dalam penelitian ini dibedakan menjadi empat pilihan jawaban yaitu Alternatif pilihan jawaban

[r]

Penelitianbertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk Nitrogen terhadap kandunganNeutral Detergent Fiber (NDF) dan Acid Detergent Fiber (ADF) rumput Gajah (

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar pada peserta didik mata pelajaran matematika materi mengidentifikasi sifat bangun ruang

1) Dipersyaratkan keharusan adanya persiapan mental untuk cara belajar ini. Misalnya, siswa lamban mungkin bingung dalam usahanya mengembangkan pikirannya jika