• Tidak ada hasil yang ditemukan

TIM PENYUSUN. : Muhammad Ridwan Nur C

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TIM PENYUSUN. : Muhammad Ridwan Nur C"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

i

TIM PENYUSUN

Dosen Pembimbing Lapangan : Nugraheti Sismulyasih, S.Pd., M.Pd

Koordinator Desa : Ahmad Teguh Ramadhan

Editor : Muhammad Ridwan Nur C

Imam Romadhon Kurnia S.B

Anggota Redaksi : Novia Rissita Sari

Atika Ma’rifatul Khasanah Siti Nur Sa’adah

Adila Failasufa Firdani Nisrina Nur Inayati Ayu Isnawaroh Nusrotun Fajriyah Annisa Sella Nabila Adelia Dwi Rahmawati Ilham Wiranata Rismadana Jikha Tiyastanti

(3)

ii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Salam Sejahtera untuk kita semua.

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga rekan-rekan mahasiswa Universitas Negeri Semarang dapat melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Batursari, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Saya selaku Kepala Desa Batursari mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya mewakili seluruh warga di Desa Batursari atas program-program yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 45 hari disini dan manfaat yang diberikan bagi masyarakat di desa kami ini.

Saya berharap kedepannya, selain kegiatan KKN ini, anak-anak mahasiswa UNNES juga dapat mengabdikan diri dan berkontribusi dalam setiap kegiatan yang ada di masyarakat yang ada di daerah masing-masing. Serta berguna bagi seluruh lapisan masyarakat, bangsa dan negara.

Semoga Allah SWT selalu meridhoi segala usaha yang kita lakukan. Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

(4)

iii RINGKASAN

Desa Batursari adalah salah satu desa di Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. Desa Batursari adalah desa yang memiliki potensi-potensi yang dapat dikembangkan. Namun, pengembangan potensi-potensi-potensi-potensi di desa ini memiliki beberapa kekurangan seperti halnya dalam bidang pendidikan, dalam bidang kesehatan, dalam lingkungan sekitar dan dalam bidang ekonomi. Berdasarkan survai yang dilaksanakan oleh Tim KKN pada minggu pertama setelah penerjunan, Tim KKN mengusulkan beberapa program yang dapat memberikan inovasi dan dapat mengembangkan potensi-potensi desa yang ada.

Program Kerja yang di usulkan oleh Tim KKN antara lain sebagai berikut: Aku Sehat, Sosialisasi Sex Education, Sireng (Sinau Bareng), Gesit, TPA, Aku dan Pahlawanku (Memperingati hari sumpah pemuda), KKN Mengajar, Posyandu, Mulang Minton, Kerja Bakti, Gemerlap, Kampung Hijau, Cooking Class, Kebun Gizi. Program-program kerja tersebut ditujukan pada kalangan usia yang berbeda-beda mulai dari anak-anak, dewasa, orang tua hingga lansia.

Total program kerja yang diusulkan oleh Tim KKN adalah 14 program kerja. Selama kurang lebih 45 hari mengabdi, telah di dapatkan beberapa luaran antara lain: Buku Profil Desa, Video Profil Desa, Leafet pembuatan dodol dan kopi biji salak, Kebun Gizi atau tanam-tanaman obat keluarga serta luaran-luaran lain yang akan ditampilkan pada saat expo yang akan diselenggarakan bersama-sama dengan Tim KKN desa lain yang ada di Kecamatan Talun. Penyelenggaraan expo ini dilaksanakan guna untuk memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat produk-produk yang dihasilkan dari Desa Batursari sehingga produk tersebut dapat dikenal oleh masyarakat luas.

(5)

iv DAFTAR ISI Halaman TIM PENYUSUN ... i KATA PENGANTAR ... ii RINGKASAN ... iii DAFTAR ISI... iv PROGRAM PENDIDIKAN ... 1 Aku Sehat ... 1

Sireng (Sinau Bareng) ... 5

Sosialisasi Sex Education ... 9

TPA... 13

Aku dan Pahlawanku ... 17

KKN Mengajar ... 21 PROGRAM EKONOMI ... 25 Cooking Class ... 25 PROGRAM KESEHATAN ... 30 Posyandu... 30 Mulang Minton ... 34 Gesit ... 37

PROGRAM LINGKUNGAN DAN KONSERVASI ... 41

Kerja Bakti... 41 GEMERLAP... 45 Kampung Hijau ... 49 Kebun Gizi... 53 PENUTUP ... 56 LAMPIRAN... 57

(6)

1

PROGRAM PENDIDIKAN

AKU SEHAT

Aku Sehat adalah salah satu program kerja yang menjadi usulan Tim KKN Desa Batursari untuk mengajak anak untuk membiasakan hidup sehat. Program kerja aku sehat ini terdiri dari 2 kegiatan yaitu cuci tangan bersama dan sikat gigi bersama. Aku sehat merupakan program kerja yang mengedukasi siswa untuk membiasakan hidup sehat dengan cara mencuci tangan dan menggosok gigi dengan benar.

(7)

2 LATAR BELAKANG

Aku sehat merupakan salah satu program kerja yang diusulkan oleh Tim KKN Batursari. Aku sehat merupakan program kerja yang berdiri di bidang pendidikan. Sasaran dalam pelaksanaan program kerja ini adalah anak-anak. Anak-anak merupakan usia-usia yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan makanan, dan minuman seperti halnya gorengan, coklat, cikky, ice cream, dan ice-ice lain yang menyejukkan. Karena menyukai hal-hal yang berhubungan dengan makanan dan minuman, anak-anak seringkali jajan dan membeli makanan atau minuman yang mereka inginkan, kemudian anak bermain kembali dengan teman-temannya tanpa melakukan cuci tangan, biasanya anak juga akan memakan sesuatu tanpa menyadari tangan yang digunakan untuk mengambil dan memegang makanan itu kotor atau bersih.

Tidak hanya itu, ketika malam menjelang dan melewati sore, anak-anak yang masih melakukan aktivitas tidak jauh dari makanan. Pada malam hari, anak sering lupa untuk melaksanakan sikat gigi dan langsung tertidur lelap dengan mulut kotor.

Dari kebiasaan anak yang tidak jauh dari makanan dan minuman, menjadi perhatian besar bagi orang tua dan anak itu sendiri. Penyakit-penyakit mudah hadir melalui hal-hal yang kotor, misalnya tangan yang kotor kemudian makan-makanan menggunakan tangan tanpa cuci tangan, sehingga kotoran masuk ke dalam tubuh dan dapat berdampak pada sakit perut, kemudian setelah makan tidak sikat gigi dan langsung tidur pulas dalam keadaan mulut masih kotor sehingga dapat sakit gigi.

Maka Tim KKN Batursari memiliki usulan program kerja Aku Sehat. Perlu diadakan educasi mengenai hidup sehat, educasi tersebut ditujukan

(8)

3

kepada anak-anak untuk membiasakan diri agar dapat hidup sehat melalui cuci tangan dan sikat gigi dengan cara yang benar dan menyenangkan dengan nyanyian.

PELAKSANAAN

Program kerja Aku sehat merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada minggu ke-2 yaitu pada hari Selasa, 15 Oktober 2019. Lokasi pelaksanaan kegiatan adalah SDN 01 Batursari dengan alokasi waktu pukul 08.00 sd 11.00 WIB. Anak-anak memiliki antusias yang tinggi dengan membawa pasta gigi, sikat gigi, botol air mineral dan membawakan air untuk cuci tangan bersama.

Kendala yang dihadapi dalam melakukan kegiatan ini adalah awal kegiatan, siswa dapat dikondisikan dan tertib. Namun, di tengah kegiatan siswa mulai ramai dan kurang kondusif karena cuaca panas. Oleh sebab itu, siswa diarahkan untuk pindah ke tempat yang sejuk di sekitar lapangan dan akhirnya siswa dapat dikondisikan dengan tertib kembali. Selain itu, dengan menggunakan sound mic, suara pemateri dapat menjangkau seluruh siswa dan terdengar jelas. Kendala lainnya ialah karena keterbatasan air di SD N 01 Batursari sehingga hanya sebagian siswa yang mempraktekan cuci tangan dengan air di sekitar kamar mandi pada akhir kegiatan.

KERJASAMA MITRA

Dalam melaksankan program kerja aku sehat ini Tim KKN Batursari bekerjasama dengan SDN 01 Batursari terkait dengan waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan dan sasaran program kerja aku sehat ini.

(9)

4 LUARAN

Luaran dari program kerja ini adalah anak-anak mampu mempunyai kesadaran diri untuk melakukan cuci tangan setelah makan dan sebelum makan. Selain mencuci tangan, target luaran dari program kerja ini adalah anak mampu membiasakan diri untuk hidup sehat melalui menyikat gigi mereka. Selain itu, luaran lainnya adalah anak mampu menghafalkan gerakan-gerakan memcuci tangan dengan benar dengan sebuah nyanyian saat mencuci tangan.

(10)

5

SIRENG (SINAU BARENG)

Bimbingan belajar merupakan kegiatan pembelajaran tambahan yang diberikan kepada anak maupun orang dewasa. Program kerja Sireng (Sinau Bareng) yang dilaksanakan di desa Batursari ditujukkan hanya untuk anak-anak sekolah dasar mulai dari kelas 1 SD sampai kelas 6 SD. Sireng di desa Batursari dilaksakan satu minggu sekali di tiga tempat yang dilaksanakan di dedung TPQ yaitu di dukuh Jambangan Batur (Gabungan dari Jambangan Batur dan Jambangan Pucang), Jambangan Larangan (Gabungan Jambangan larangan dengan Jambangan Ndeso), dan di dukuh Njelun.

(11)

6 LATAR BELAKANG

Belajar menjadi suatu kewajiban bagi seorang manusia. Terkhusus pada anak-anak Sekolah Dasar yang masih duduk di bangku sekolah, belajar menjadi makanan sehari-hari. Belajar di kelas bersama guru adalah hal utama yang dilakukan oleh anak. Belajar Matematika, belajar Bahasa Inggris, belajar Bahasa Indonesia, belajar IPA, belajar Bahasa Jawa, anak mempelajari semua itu.

Akan tetapi, pada kurikulum yang baru ini, semua mata pelajaran yang disebutkan diatas digabung menjadi satu kesatuan, yaitu tematik. Pembelajaran tematik ini membuat anak harus belajar mandiri, aktif dan kreatif. Fenomena di lapangan, anak merasa kesulitan dalam mengerjakan soal-soal latihan di dalam buku tematik tersebut. Mendapatkan Pekerjaan Rumah-pun anak merasa masih belum paham dan belum bisa menguasai materi yang diajarkan. Bahkan, merasa ketakutan untuk membaca di depan umum.

Sireng atau sinau bareng merupakan salah satu program kerja yang diusulkan oleh Tim KKN Batursari yang berada pada bidang pendidikan. Sireng atau sinau bareng merupakan sebuah bimbingan belajar yang diberikan kepada anak-anak khususnya anak pada jenjang Sekolah Dasar dari kelas 1 sampai kelas 6.

Pada program usulan dari Tim KKN Batursari ini, mahasiswa KKN berharap agar anak-anak yang berada pada jenjang Sekolah Dasar dapat bersama-sama belajar pada satu tempat dan sesuai dengan tingkatan masing-masing. Kemudian, didampingi oleh mahasiswa KKN dalam belajar sehingga, dalam mengerjakan soal ada yang tidak mengerti maka dibahas

(12)

7

bersama-sama. Selain itu, untuk kelas rendah dapat dibaca bersama-sama melalui dikte dari mahasiswa KKN.

PELAKSANAAN

Program kerja ini dilaksanakan pada 3 hari yaitu hari Minggu, Senin dan Selasa. Program kerja ini dilaksanakan mulai dari minggu pertama

sampai dengan minggu keenam. Program kerja sireng atau sinau bareng ini

terlaksana dengan lancar.

Antusias dari anak sangatlah tinggi. Ketika terdapat pengumuman bahwa bimbingan belajar atau sinau bareng hanya 1 hari karena dibagi menjadi 3 wilayah, mereka sedikit kecewa kenapa tidak setiap hari saja ada bimbingan belajar atau sinau bareng. Selain itu, ada anak yang sepulang sekolah membawa PR mereka dan dikerjakan bersama, padahal tidak jadwal sinau bareng.

Kendala yang dihadapi pada pelaksanaan program kerja ini adalah banyaknya siswa dan keterbatasan Tim KKN sehingga membuat sedikit kewelahan dalam pelaksanaan sireng atau sinau bareng. Terdapat juga beberapa siswa MTs yang mengikuti kegiatan sireng atau sinau bareng Selain dari Sumber Daya Manusia dari Tim KKN Batursari yang jumlahnya kurang, juga terdapat kendala pada tempat pelaksanaan kegiatan sireng atau sinau bareng ini. Karena pembagiannya berdasarkan kelas-kelas dan anak-anak yang mengikuti banyak kemudian tempat yang digunakan kurang luas, sehingga harus lebih keras dalam mengelola suara agar bisa di dengar oleh anak-anak pada kelas tersebut.

(13)

8 KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja sireng atau sinau bareng ini, Tim KKN Batursari bekerja sama dengan guru ngaji yang ada di madrasah atau TPA. Bentuk kerjasama tersebut adalah untuk menginformasikan kepada anak-anak bahwa terdapat sireng atau sinau bareng pada hari Minggu, Senin dan Selasa di berbagai tempat yang berbeda.

LUARAN

Luaran dari program kerja ini adalah anak-anak sekolah dasar, sekolah menengah memiliki tambahan pembelajaran diluar sekolah. Kemudian dengan hal tersebut dapat meningkatkan pemahaman anak-anak dalam pembelajaran yang sebelumnya belum terlalu dipahami, dengan dampingan mahasiswa KKN anak-anak dapat memahaminya. Selain itu dalam program kerja sireng atau sinau bareng ini anak begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

(14)

9

SOSIALISASI SEX EDUCATION

Sosialisasi mengenai sex education merupakan sebuah program kerja untuk mengedukasi anak-anak mengenai pencegahan pelecehan seksual di kalangan anak-anak maupun di kalangan remaja, pengetahuan mengenai apa yang boleh disentuh dan tidak oleh orang lain, dan memberikan informasi mengenai dampak buruk pergaulan bebas.

(15)

10 LATAR BELAKANG

Pada usia anak-anak maupun remaja memiliki rasa penasaran yang tinggi sehingga pada usia tersebut rasa ingin mencoba pun bermunculan. Selain rasa penasaran yang tinggi, maraknya pelecehan seksual pada kalangn anak-anak membuat orang tua perlu semakin waspada. Tidak hanya orang tua yang perlu waspada, anak-anakpun perlu paham akan bagian-bagian yang diperbolehkan untuk di perlihatkan atau disentuh oleh orang lain dan bagian-bagian yang tidak diperbolehkan. Selain dari permasalahan tersebut, fenomena yang terjadi di Desa Batursari ini, maraknya pernikahan dini. Pernikahan dini ini terjadi pada usia remaja, pada jenjang SMP atau MTs. Pernikahan dini ini dikarenakan kecelakaan yang terjadi pada remaja.

Berdasarkan dari fenomena tersebut Tim KKN Batursari mengusulkan program kerja Sosialisasi Sex Education. Program kerja sosialisasi sex education ini digunakan untuk mengedukasi anak-anak mengenai pencegahan pelecehan seksual di kalangan anak-anak maupun di kalangan remaja,

PELAKSANAAN

Program kerja sosialisasi sex education merupakan salah satu program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini dilaksanakan pada 3 tempat dan pada 3 jenjang. Program kerja ini dilaksanakan di SDN 01 Batursari, SDN 03 Batursari, di MTs Al-Fattah, serta di karang taruna. Pada jenjang Sekolah Dasar, sosialisasi Sex Education menggunakan lagu “Jangan Sentuh Aku”. Pada jenjang Sekolah Dasar, kegiatan sosialisasi ditujukan untuk seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 6 dengan bernyanyi bersama-sama, dan menjelaskan mengenai bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. Siswa kelas 1-6 sangat berantusias dengan nyanyian baru. Selepas

(16)

11

pelaksanaan sosialisasi tersebut, anak-anak masih terus-terusan menyanyikan nyanyian “Jangan Sentuh Aku”.

Pada jenjang Menengah atau Madrasah, pelakasanaan sosialisasi Sex Education dengan judul “Bahaya Pernikahan Dini”. Kegiatan sosialisasi ini menjelaskan mengenai dampak-dampak, penyebab, cara mencegah pernikahan dini pada kalangan remaja. Antusias dari anak-anak sama tingginya, ketika Tim KKN bertanya mengenai pernikahan mereka saling bersautan dalam menjawabnya.

Pada karang taruna, pelaksanaan sosialisasi NAPZA dan wajib belajar oleh Tim BKKBN Talun. Pelaksanaan diikuti oleh beberapa karang taruna yang ada di Desa Batursari.

Kendala dari pelaksanaan program kerja ini adalah pada jenjang sekolah dasar, kurang pahamnya anak mengenai makna dari lagu tersebut, sehingga hanya adu nyanyian saja. Pada jenjang sekolah menengah siswa terlalu antusias dalam penjelasan materi, sehingga Tim KKN Batursari yang saat itu berjumlah 3 orang untuk melaksanakan sosialisasi merasa kewelahan dalam pengkondisian siswa. Pada karangtaruna, karena dilaksanakan pada hari aktif, yang menghadiri hanya beberapa orang saja.

KERJASAMA MITRA

Dalam melaksanakan program kerja sosialisasi sex education ini, Tim KKN Batursari bekerjasama dengan SDN 01 Batursari, SDN 03 Batursari, dan MTs Al-Fattah Talun terkait waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan, jenjang kelas yang mengikuti kegiatan serta jumlah Tim KKN yang diperbolehkan ikut dalam pelaksanaan kegiatan. Bekerjasama juga dengan Tim BKKBN Talun untuk melaksanakan sosialisasi pada karang taruna.

(17)

12 LUARAN

Luaran dari program kerja ini adalah anak-anak pada jenjang sekolah dasar mampu memahami keadaan dirinya sendiri, yaitu bagian-bagian tubuh yang seharusnya boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh. Selain memahami, anak-anak dapat mengimplementasikan hal-hal yang telah disosialisasikan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pada jenjang sekolah menengah, luaran dari program kerja ini adalah remaja mampu memahami batas-batas pergaulan mereka, selain itu memberikan kesadaran akan hukum di Indonesia yang mengatur mengenai pernikahan dini, serta lebih memperjelas kembali dampak dari hal tersebut.

(18)

13 TPA

Program kerja TPA merupakan program kerja yang dilaksanakan untuk membatu mengajar membaca Al-Qur’an kepada anak-anak mulai dari jilid 1 hingga jilid 6. Dengan adanya program kerja ini, dapat meningkatkan rasa religious pada anak-anak. Mengajar di TPA juga didampingi oleh ustadz dan ustadzah yang sudah mengajar disana.

(19)

14 LATAR BELAKANG

Desa Batursari merupakan desa yang memiliki masyarakat yang sebagian besar beragama islam. Pada sore hari, anak-anak melaksanakan ngaji atau madrasah diniyah di tempat TPA. Pada hari Kamis, tepatnya pada kamis malam, warga batursari melaksanakan tahlilan bersama. Tahlilan ini diikuti oleh jama’ah laki-laki. Kemudian, pada hari Jum’at, warga batursari melaksanakan kegiatan tahlilan. Tahlilan ini berbeda dengan tahlilan pada hari kamis, karena tahlilan ini diikuti oleh jama’ah perempuan di Desa Batursari.

Dari kegiatan tersebut dapat dilihat bahwa di Desa Batursari memiliki rasa religiusitas yang tinggi. Masyarakat-masyarakat di Desa Batursari mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan agama. Pada madrasah diniyah sendiri memiliki murid sekitar 25 pada setiap madrasah dan ustad/ustadzah sendiri berjumlah 3 orang. Untuk membaur ke dalam masyarakat Tim KKN Batursari mengusulkan program TPA untuk membantu mengajar pada TPA yang ada di Desa Batursari.

PELAKSANAAN

Program kerja TPA ini merupakan program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini dilaksanakan setiap hari Rabu. Pelaksanaan program kerja ini dibagi menjadi 3 tempat TPA yaitu berada di Jambangan Larangan, Jambangan Batur dan Njelun. Pelaksanaan program kerja ini dimulai dari minggu kesatu sampai minggu keenam.

Antusias dari anak-anak sangatlah tinggi, ketika Tim KKN datang ke tempat TPA langsung disambut antusias. Anak-anak mengantri untuk membaca dengan KKN, sedangkan ustadzah dan ustadz hanya mendampingi dan mempersilahkan KKN untuk menyimak bacaan dan membaca.

(20)

15

Kendala dari program kerja ini adalah banyaknya anak-anak yang ada di TPA tersebut. Anak-anak yang ada di TPA tersebut menginginkan untuk membaca jilid atau iqro dengan mahasiswa KKN, sedangkan mahasiswa KKN yang mendapatkan tugas di TPA tersebut sejumlah 3-4 orang sehingga merasa kewelahan dalam mengajarnya. Selain itu, anak-anak yang sudah membaca atau yang belum membaca kurang bisa tenang sehingga tidak kondusif dalam mengajar. Kemudian, anak-anak yang sedang membaca memiliki suara yang lirih sehingga tidak kedengaran oleh mahasiswa KKN yang menyimaknya.

KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja TPA ini, Tim KKN Batursari bekerja sama dengan ustad/ustadzah yang mengajar di TPA tersebut dalam menentukan hari apa saja yang dapat dibersamai oleh mahasiswa KKN. LUARAN

Luaran dari program kerja ini yaitu berupa mengajar membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode Qiro’ati. Adapun target-target yang dicapai antara lain anak dapat membaca Al-Qur’an dengan benar dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, kemudian dapat menulis potongan-potongan ayat Al-Qur’an dengan benar, dan belajar tertib dalam membaca.

(21)

16 DOKUMENTASI

(22)

17

AKU DAN PAHLAWANKU

Aku dan Pahlawanku merupakan program kerja dari Tim KKN Batursari untuk peringatan hari Sumpah Pemuda. Program kerja ini dilaksakan di 2 SD yaitu SDN 01 Batursari dan SDN 03 Batursari pada waktu yang bergantian. Program kerja ini dilaksanakan untuk meningkatkan sikap nasionalisme siswa.

(23)

18 LATAR BELAKANG

Sumpah pemuda, merupakan sebuah peristiwa penting pada masa lampau. Peringatan sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober. Peringatan tersebut dilaksanakan guna mengginggat peristiwa yang terjadi pada tanggal tersebut serta hasil dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Namun, untuk memperingati hari-hari besar tidak semua sekolahan melaksanakan. Ada yang memperingati, dan ada pula yang tidak memperingati, baik dengan diadakannya upacara atau memperingati dengan adanya lomba atau hal yang lain. Seperti halnya pada 2 SD yang ada di Desa Batursari ini. Pada SDN 01 ataupun SDN 03 Batursari tidak ada peringatan hari sumpah pemuda. Biasanya pada SD tersebut memperingati hari besar seperti halnya hari kemerdekaan Republik Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus.

Dengan adanya fenomena tersebut, Tim KKN Batursari mengusulkan program kerja Aku dan Pahlawanku untuk memperingati hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2019. Aku dan pahlawanku dilaksanakan pada 2 tempat pada waktu yang berbeda yaitu di SDN 01 dan SDN 03. PELAKSANAAN

Program kerja “Aku dan Pahlawanku” merupakan program kerja Tim KKN Batursari. Program kerja ini terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya lomba antar-kelas dan pemutaran film. Di dalam kegiatan lomba antar-kelas kita membagi permianan menjadi 2 kelompok, yaitu permainan lomba untuk siswa kelas 1-3 dan permainan lomba untuk siswa kelas 4-6. Lomba-lomba terdiri dari permaianan ular-ularan, menebak judul lagu nasional, Salome (satu lobang rame-rame), permainan bakiyak, menebak nama tokoh nasional,

(24)

19

estafet air. Selain lomba, kegiatan lainnya adalah menonton film yang bertemakan nasionalisme bersama-sama.

Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti perlombaan. Ketika ada permainan yang 1 kelompok hanya 5 orang, anak-anak berebut menunjuk dirinya untuk bermain permainan tersebut.

Kendala yang dihadapi saat melaksanakan program kerja “Aku dan Pahlawanku” ini ialah masih banyak siswa yang sulit untuk ditertibkan dalam mengikuti setiap susunan acara yang telah dibuat, sehingga Tim KKN Batursari merasa kewelahan.

KERJASAMA MITRA

Dalam melaksankan program kerja aku dan pahlawanku ini Tim KKN Batursari bekerjasama dengan SDN 01 Batursari dan SDN 03 Batursari terkait dengan waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan dan sasaran program kerja aku dan pahlawanku ini serta jenis-jenis lomba yang diberikan kepada siswa

LUARAN

Luaran dari program kerja “Aku dan Pahlawanku” ialah dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme yang tinggi pada anak agar lebih menghargai perjuangan para pahlawan yang mendahului kita. Dengan tumbuhnya semangat nasionalisme yang tinggi pada anak, anak dapat memiliki jiwa patriotisme dan semangat bela negara.

(25)

20 DOKUMENTASI

(26)

21

KKN MENGAJAR

Program KKN Mengajar merupakan salah satu program kerja Tim KKN Batursari dalam bentuk pengabdian ke sekolah dengan tujuan untuk membantu dalam proses belajar mengajar di sekolah. Program kerja KKN Mengajar dilaksanakan di SDN 03 Batursari dalam bentuk kegiatan mengajar mata pelajaran UN (IPA, Bahasa Indonesia, Matematika), memberikan pelatihan kepramukaan, latihan upacara dan tanam bibit.

(27)

22 LATAR BELAKANG

Program kerja KKN Mengajar merupakan program kerja usulan sekolahan kepada Tim KKN Batursari sebagai pengganti program kerja Aku Sehat. Selain itu, program kerja KKN Menggajar ini juga untuk membantu guru-guru dalam memberikan tambahan pelajaran kepada siswa, khususnya pada kelas VI. Sehingga pada program kerja ini sasarannya hanya untuk SDN 03 Batursari.

Program kerja KKN Mengajar terdiri dari beberapa kegiatan antara lain adalah memberikan tambahan pelajaran kepada kelas VI untuk mata pelajaran UN (Matematika, IPA, Bahasa Indonesia), memberikan pelatihan kepramukaan, memberikan pelatihan upacara bendera dan menanam bibit untuk kelas IV-VI.

PELAKSANAAN

Program kerja KKN mengajar merupakan program kerja Tim KKN Batursari. Program kerja ini terdiri dari beberapa kegiatan. Program kerja ini dilaksanakan pada minggu ketiga hingga minggu kelima. Pelaksanaan program kerja ini pada hari Jum’at dan hari Sabtu. Pada hari Jum’at 18 Oktober 2019, KKN Mengajar dilaksanakan setelah senam sehat, kemudian dilanjutkan mengajar mata pelajaran UN. Pada hari Sabtu tanggal 19 Oktober 2019, program kerja KKN Mengajar melaksanakan kegiatan melatih kepramukaan kelas IV-VI dan melatih upacara benderan untuk kelas VI. Pada hari Jum’at tanggal 25 Oktober 2019 Tim KKN Batursari dalam program KKN Mengajar mengajak siswa-siswi kelas IV-VI untuk menanam bibit cabe, tomat dan bunga matahari. Selanjutnya KKN Mengajar melatih anak-anak untuk mengikuti lomba, paduan suara, menyimak, menulis halus, dll.

(28)

23

Kendala dari pelaksanaan program kerja KKN Mengajar adalah waktu saat pelaksanaan kegiatan, saat pelaksanaan KKN Mengajar mata pelajaran UN hanya diberi waktu hingga istirahat, sehingga waktunya kurang maksimal pada 3 mata pelajaran. Pelaksanaan KKN Mengajar pelatihan kepramukaan dan pelatihan upacara, Lapangan SDN 03 Batursari tidak ada pohon sehingga waktu pelatihan siswa-siswi merasakan kepanasan. Pelaksanaan KKN Mengajar menanam bibit tanaman, airnnya dan tanahnya tandus, sehingga harus mengantri dengan kelas lain untuk memberikan air. KERJASAMA MITRA

Dalam melaksankan program kerja KKN Mengajar ini Tim KKN Batursari bekerjasama dengan SDN 03 Batursari terkait dengan apa saja yang akan diberikan, waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan dan sasaran program kerja KKN Mengajar.

LUARAN

Luaran dari program kerja “KKN Mengajar” untuk memberikan bantuan mengajar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Ujian Nasional. Selain memberikan bantuan mengajar pada siswa kelas 6, KKN juga memberikan pelatihan PBB, Upacara, dan Penanaman serta perawatan tumbuhan di dalam pot.

(29)

24 DOKUMENTASI

(30)

25

PROGRAM EKONOMI

COOKING CLASS

Program kerja Cooking Class (Pelatihan pembuatan dodol salak dan kopi biji salak) merupakan program kerja unggulan KKN desa Batursari 2019. Program kerja ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi alam yang ada sebagai penghasil ekonomi di masyarakat. Kegiatan Cooking Class ini dilaksanakan saat ibu-ibu desa Batursari melaksanakan tahlilan rutin di hari Jumat. Di dalam kegiatan Cooking Class ibu-ibu desa Batursari akan diajarkan tentang proses memasak dodol salak dan kopi salak, proses pengemasan, dan penjualan.

(31)

26 LATAR BELAKANG

Desa Batursari memiliki potensi alam berupa banyaknya tanaman salak yang ada di desa ini. Tanaman salak ini menjadi penunjang ekonomi warga. Buah dari tanaman salak ini hanyalah dijual kepada warga sekitar, diambil oleh para pedagang, dan selebihnya dijual sendiri ke pasar.

Melimpahnya buah salak yang dihasilkan oleh Desa Batursari ini, sayangnya belum terdapat olahan-olahan salak yang pernah dibuat oleh Desa ini. Sehingga, Tim KKN Batursari mengusulkan program kerja cooking class.

Program kerja cooking class merupakan salah satu program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini dirancang untuk memanfaatkan potensi alam yang ada di Desa Batursari ini. Program kerja ini antara lain adalah pembuatan dodol salak dan kopi biji salak untuk memanfaatkan potensi alam yang ada di desa ini. Program kerja cooking class ini merupakan program kerja unggulan dari Tim KKN Batursari.

PELAKSANAAN

Program kerja cooking class ini merupakan program kerja Tim KKN Batursari. Program kerja ini dilaksanakan secara bertahap. Program kerja bertahap ini, dimulai dengan percobaan pembuatan dodol pada minggu pertama. Kemudian, diberi masukkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan mengenai dodol yang menjadi percobaan pertama.

Setelah mendapat masukan dari dosen pembimbing lapangan mengenai olahan dodol, pada percobaan kedua dodol salak berhasil lebih baik dari percobaan kedua. Pada percobaan kedua, Tim KKN Batursari membagikan hasil pembuatan dodol kepada ibu-ibu yang ada di posyandu.

(32)

27

Kemudian, mulai pembuatan kopi biji salak. Pelaksanaan program kerja cooking class dilaksanakan dari minggu pertama hingga minggu enam.

Demo pembuatan dodol dan kopi biji salak yaitu pada jama’ah tahlilan di Desa Batursari. Pada pelaksanaan demo cara pembuatan kopi biji salak dan dodol salak, ibu-ibu sangat antusias melihat dan memperhatikan bahan-bahan dan cara-cara pembuatannya. Selain itu, ibu-ibu berebut untuk membawa kopi biji salak dan dodol salak pulang, bahkan ada yang tidak mendapatkan dan meminta untuk dibuatkan atau diajari membuat.

Kendala dalam pelaksanaan program kerja ini antara lain yaitu Waktu, dalam melakukan penyuluhan pembuatan dodol salak dan kopi biji salak waktu yang dimiliki mahasiswa KKN hanyalah terbatas, yaitu setelah ibu-ibu melakukan ngaji dan saat ibu-ibu memakan hidangan yang telah disajikan, kemudian ibu-ibu tahlilan yaitu masyarakat desa Batursari mempunyai kegiatan lain. Selain itu, Niat ibu untuk membuat usaha dodol dan kopi kurang jika membuat dodol karena pagi sampai sore bekerja. Terakhir adalah ruangan yang kurang mencukupi jadi ada beberapa ibu yang tidak bisa mendengarkan penjelasan penyuluhan pembuatan dodol dalak dan kopi biji salak.

KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja cooking class ini, Tim KKN Batursari bekerjasama dengan ibu-ibu penjual salak yang juga salah satu pemilik kebun salak di Desa Batursari. Selain dengan ibu-ibu penjual salak, Tim KKN Batursari juga bekerjasama dengan ibu-ibu jama’ah tahlil dan bapak-bapak jama’ah tahlil yang ada di Desa Batursari untuk memberi pelatihan dalam bentuk leafet pembuatan dodol dan kopi biji salak.

(33)

28 LUARAN

Luaran dari program kerja Cooking Class adalah dapat mengembangkan potensi yang dimiliki oleh desa, meningkatkan ekonomi masyarakat di desa Batursari, dapat memberikan inovasi baru untuk olahan buah dan kopi biji salak, sehingga dapat menambah penghasilan masyarakat Desa Batursari.

(34)
(35)

30

PROGRAM KESEHATAN

POSYANDU

Posyandu merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Program posyandu di Desa Batursari dilaksanakan bergilir di setiap dukuh. Tim KKN Batursari mengadakan program senam bersama sesuai dengan jadwal posyandu lansia di desa Batursari.

(36)

31 LATAR BELAKANG

Posyandu merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan kegiatan rutinan yang ada di Desa Batursari. Di Desa Batursari terdapat dua sasaran untuk pelaksanaan posyandu, sasarannya yaitu untuk balita dan ibu hamil serta untuk lansia.

Pendampingan posyandu bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan menunjang tercapainya masyarakat sehat sejahtera. Membantu untuk mensukseskan kegiatan posyandu agar berjalan lancar. Kegiatan posyandu balita dan ibu hamil antara lain yaitu kelompok kerja atau POKJA yang terdiri dari pendaftaran, penimbangan, pengisian buku KMS, immunisasi dan pemerikasaan kesehatan yang lain.

Kemudian posyandu untuk lansia yaitu pendaftaran, penimbangan, pengukuran tinggi badan, dan pengecekan gula darah. Kemudian untuk meningkatkan partisipasi lebih, dilaksanakan senam sehat lansia yang waktunya bersamaan dengan posyandu lansia. Hal tersebut dilaksanakan untuk menambah minat partisipasi warga Batursari dalam melaksanakan hidup sehat.

PELAKSANAAN

Program kerja posyandu merupakan salah satu program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini dilaksanakan dari minggu pertama hingga minggu keenam. Program kerja ini merupakan program kerja untuk mensukseskan kegiatan posyandu yang sudah ada di desa. Selain itu, juga memberikan senam sehat pada lansia yang dilaksanakan tanggal 24 Oktober 2019 tempatnya di balai desa.

(37)

32

Kendala dalam pelaksanaan program kerja ini adalah kurangnya minat dari warga untuk mengecek kesehatan, sehingga dalam pelaksanaan posyandu perlu menunggu lebih lama untuk warga dating ke tempat posyandu. Selain itu, saat pelaksanaan senam lansia partisipasi lansia juga sangat sedikit sehingga perlu dijemput dan yang mengikuti tidak semuanya lansia, melainkan ada yang ibu-ibu yang sedang menunggu anaknya sekolah di TK.

KERJASAMA MITRA

Dalam melaksanakan program kerja posyandu, Tim KKN Batursari melakukan kerjasama ibu bidan yang ada di Batursari. Ibu bidan tersebut biasanya melaksanakan posyandu. Kemudian kerjasama juga dengan kader posyandu, bentuk kerjasamanya adalah menginformasikan kegiatan posyandu dan senam lansia kepada masyarakat di Batursari.

LUARAN

Dengan adanya program pendampingan ini, maka dapat

meningkatkan rasa antusias penduduk Desa Batursari dalam mengikuti program posyandu dan menjaga kesehatan tubuh untuk mendukung aktifitas yang dilakukan. Diharapkan juga terjadi peningkatan status gizi dan penurunan gula darah dan angka kematian. Kesehatan merupakan asset penting, maka kegiatan posyandu sangat saying untuk dilewatkan oleh warga Desa Batursari.

(38)

33 DOKUMENTASI

(39)

34

MULANG MINTON

Di desa Batursari terdapat lapangan badminton yang sangat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Tim KKN Batursari berkeinginan untuk mengembangkan menjadi lapangan menjadi multifungsi dan menambah fungsi lapangan badminton tersebut menjadi lapangan tonis. Program kerja ini bertujuan agar masyarakat setempat selain dapat bermain badminton di lapangan tersebut juga dapat bermain olahraga tonis.

(40)

35 LATAR BELAKANG

Masyarakat Desa Batursari memiliki semangat tinggi dalam bidang olahraga. Di Desa Batursari ada beberapa olahraga yang diminati oleh masyarakat, seperti Badminton, Volly dan Senam. Di desa ini terdapat 2 lapangan badminton yaitu di dukuh Njelun dan di dukuh Jambangan.

Lapangan badminton yang sering digunakan oleh masyarakat di Batursari adalah lapangan badminton yang berada di dukuh Njelun, sedangkan di dukuh Jambangan lebih menggunakan lapangan volley. Tim KKN Batursari ingin memperkenalkan olahraga baru dengan memanfaatkan lapangan ada kemudian dimodifikasi.

Program kerja Mulang Minton adalah program kerja yang diusulkan oleh Tim KKN Batursari untuk memperkenalkan olahraga baru. Dengan mengembangkan menjadi lapangan menjadi multifungsi dan menambah fungsi lapangan badminton tersebut menjadi lapangan tonis, Dengan adanya lapangan tonis, peralatan tonis dan adanya sosialisasi mengenai permainan tonis diharapkan masyarakat batursari menambah cabang olahraga yang diminati.

PELAKSANAAN

Program kerja mulang minton merupakan salah satu program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini merupakan program kerja untuk menambah fungsi dari lapangan badminton dan memperkenalkan olahraga baru kepada masyarakat Batursari. Program kerja ini dilaksanakan pada minggu kelima.

(41)

36

Kendala yang dialami selama pelaksanaan program kerja ini adalah lapangan yang akan dijadikan lapangan tonis mepet dengan bangunan konveksi, sehingga kurang lebar.

KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja ini, Tim KKN Batursari bekerjasama dengan masyarakat Desa Batursari, khususnya masyarakat dukuh Njelun dalam memberikan sosialisasi permainan tonis.

LUARAN

Luaran dari program kerja Mulang Minton adalah masyarakat bisa lebih mengenal olahraga lain. Selain itu dengan diadakannya program kerja ini, masyarakat bisa lebih mempunyai minat untuk berolahraga supaya membiasakan hidup sehat.

(42)

37 GESIT

Gesit merupakan program kerja “Senam Sehat” dilaksanakan seminggu sekali yaitu pada hari Jumat. Program kerja Senam Sehat dilaksanakan di 2 SD yaitu SDN 01 Batursari dan SDN 03 Batursari yang dilaksanakan secara bergilir. Tujuan dari kegiatan Senam Sehat yaitu untuk membiasakan olahraga senam dan meningkatkan kebugaran jasmani siswa SD di desa Batursari.

(43)

38 LATAR BELAKANG

Kebugaran tubuh sebagai salah satu penunjang semangat belajar. Ketika tubuh sehat dan bugar maka belajarpun menjadi menyenangkan. Gesit merupakan nama lain dari program kerja senam sehat. Senam sehat merupakan salah satu kegiatan yang diusulkan oleh Tim KKN Batursari yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa di Sekolah Dasar.

Pada Desa Batursari terdapat 2 SD yaitu pada SDN 01 Batursari dan SDN 03 Batursari. Pada SDN 01 Batursari setiap hari jum’at sudah terdapat senam sehat yang menjadi instruktur adalah siswa-siswi kelas XI. Pada SDN 03 Batursari belum terdapat pelaksanaan senam seperti di SDN 01 Batursari. Dengan hal tersebut Tim KKN Batursari memiliki program kerja senam sehat yang dilaksanakan di kedua SD tersebut secara bergantian.

PELAKSANAAN

Program kerja Gesit ini merupakan program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja Gesit atau Senam sehat ini dilaksanakan pada setiap hari Jum’at. Pelaksanaan program ini dimulai dari minggu kedua sampai

minggu enam. Pelaksanaan program kerja gesit ini dilaksanakan secara

bergantian setiap minggu, dimulai dari SDN 01 Batursari.

Dalam pelaksanaan program kerja ini, Tim KKN Batursari memberikan gerakan-gerakan senam yang belum pernah dilakukan oleh siswa-siswi. Saat pelaksanaan senam berlangsung, siswa-siswi memiliki antusias yang tinggi. Dengan rasa antusias dari siswa-siswi, mereka menginginkan untuk mengulangi senam terus menerus.

(44)

39

Kendala dalam pelaksanaan program kerja ini adalah terbatasnya waktu yang digunakan untuk melaksanakan senam. Waktu yang diberikan dari SD hanya sampai pukul 08.00 sedangkan antusias yang tinggi dari siswa-siswi yang mengikuti senam sehat menginginkan untuk diulang kembali gerakan tersebut. Selain itu, keterbatasan waktu pelaksanaan. Karena bergantian melaksanakan senam sehat, pada minggu berikutnya SD tersebut menanyakan adanya senam yang dipimpin oleh Tim KKN Batursari. KERJASAMA MITRA

Dalam melaksankan program kerja senam sehat ini Tim KKN Batursari bekerjasama dengan SDN 01 Batursari dan SDN 03 Batursari terkait dengan waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan dan sasaran program kerja gesit atau senam sehat ini.

LUARAN

Luaran dari program kerja ini yaitu mengajak anak untuk menjaga kesehatan tubuh dengan cara membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Selain itu untuk menjaga semangat dalam mengikuti setiap proses pembelajaran yang berlangsung di dalam ataupun di luar kelas.

(45)

40 DOKUMENTASI

(46)

41

PROGRAM LINGKUNGAN DAN KONSERVASI

KERJA BAKTI

Program Kerja Bakti di desa Batursari dilaksanakan setiap hari minggu guna untuk membersihkan lingkungan dan membangun masjid. Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan meliputi kegiatan membersihkan jalan, menyapu sekitar halaman rumah, membersihkan kantor kepala desa, dan lain sebagainya.

(47)

42 LATAR BELAKANG

Pada setiap hari Minggu, Desa Batursari melaksanakan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan. Membersihkan lingkungan antara lain yaitu membersihkan jalan, lingkungan sekitar, dan halaman rumah warga. Akan tetapi, saat ini salah satu dukuh di Desa Batursari sedang ada renovasi masjid, sehingga untuk pelaksanaan kerja bakti di Desa Batursari lebih terfokuskan pada renovasi masjid tersebut. Program kerja ini dilakukan guna Meningkatkan silaturahmi dan komunikasi antarwarga desa, serta meningkatkan budaya hidup bersih. Melalui program kerja ini masyarakat Batursari dapat menjadi lebih semangat dalam pelaksanaan renovasi masjid. Selain itu, mahasiswa KKN Batursari menjadi lebih dekat dengan warga desa melalui gotong royong dalam kerja bakti ini.

PELAKSANAAN

Program kerja kerja bakti merupakan program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini dilaksanakan pada hari minggu. Selain bekerja bakti untuk pembangunan masjid, Tim KKN bersama dengan warga desa membersihkan lingkungan sekitar.

Kendala dari program kerja kerja bakti ini adalah kurangnya dokumentasi saat pelaksanaan program kerja ini, terutama saat di masjid. Kemudian, partisipasi dari warga sekitar tidak sebanyak dari perkiraan. KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja ini, Tim KKN Batursari bekerjasama dengan masyarakat di Desa Batursari dengan mengikuti kegiatan kerja bakti di Desa Batursari.

(48)

43 LUARAN

Luaran dari program kerja kerja bakti adalah untuk bersama-sama menjaga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, memberikan bantuan tenaga untuk membersihkan lingkungan sekitar agar bersih dan nyaman, serta menjaga silahturahmi dengan masyarakat sekitar.

(49)
(50)

45 GEMERLAP

Program kerja gemerlap merupakan program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja gemerlap merupakan singkatan dari gerakan mengurangi sampah plastic. Program kerja gemerlap adalah program kerja yang mengedukasi anak-anak tentang pemanfaatan sampah plastik. Program gemerlap dilaksanakan dalam bentuk pembuatan ekobrik yang nantinya hasil dari ekobrik tersebut dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berguna.

(51)

46 LATAR BELAKANG

Plastik adalah barang yang mudah ditemui. Seperti halnya bungkus makanan kecil, bungkus belanjaan dan masih banyak lagi. Padahal sifat plastic untuk terurai dengan tanah butuh waktu yang cukup lama. Memanfaatkan plastic menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan. Dikalangan anak-anak yang memiliki kebiasaan yang tidak jauh dari makanan seperti jajanan kecil, membuat kami Tim KKN Batursari memiliki usulan program kerja gemerlap.

Gemerlap merupakan program kerja dalam pemanfaatkan sampah plastic. Germerlap merupakan singkatan dari greakan mengurangi sampah plastic. Sampah plastic tersebut dibuat sebagai ekobrik, yang mana ini dapat mengedukasi anak-anak dalam memanfaatkan sampah plastic dari bungkus makanan yang dibeli oleh anak-anak.

PELAKSANAAN

Program kerja gemerlap merupakan program kerja dari Tim KKN Batursari. Program kerja ini dilaksanakan pada hari minggu tanggal 03 November 2019 setelah melaksanakan program kerja sireng. Dalam pelaksanaan program kerja ini, anak-anak diminta untuk membawa botol plastic yang sudah tidak ada isinya, sampah plastic dan gunting. Pelaksanaan program kerja gemerlap ini berjalan dengan lancar. Anak-anak membawa gunting masing-masing dan membawa sampah plastic banyak. Anak-anak memiliki antusias yang tinggi meskipun dalam menggunting bertanya mengenai pelaksanaan ekobrik ini mau digunakan untuk apa saja.

Kendala dari program kerja gemerlap ini adalah kegiatan memotong-motong plastic sampah terlalu lama sehingga membuat anak menjadi bosan.

(52)

47

Hal ini menjadi sulit saat mengajak anak membuat ekobrik. Dalam pembuatan ekobrik membutuhkan waktu yang lama.

KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja gemerlap ini, Tim KKN Batursari bekerjasama dengan anak-anak di Desa Batursari untuk membawa gunting, sampah plastic dan botol plastic.

LUARAN

Luaran dari program kerja gemerlap adalah mengajak anak untuk dapat mengetahui fungsi lain dari sampah plastic, selain itu mengajak anak-anak untuk meminimalisir limbah plastik di lingkungan masyarakat

(53)
(54)

49

KAMPUNG HIJAU

Program kerja kampung hijau merupakan program kerja menanam pohon di desa. Program kerja ini merupakan program kerja wajib dari universitas. Pada program kerja ini Tim KKN Batursari memiliki target sasaran yaitu masyarakat umum. Program kerja kampung hijau meliputi kegiatan penanaman pohon di setiap rumah warga dan di lahan kosong yang berada di desa Batursari.

(55)

50 LATAR BELAKANG

Desa Batursari merupakan desa yang masih dikelilingi oleh banyaknya tanaman hijau. Di desa ini memiliki banyak lahan yang masih kosong yang kemudian dikelola oleh kelompok tani. Sedangkan program kerja kampong hijau merupakan program kerja tanam pohon di desa. Program kerja ini adalah program kerja dari universitas yang sifatnya wajib dilaksanakan oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN.

Program kerja kampong hijau merupakan program kerja tanam pohon yang akan dilaksanakan di dukuh Jambangan. Kegiatan dari program kerja ini adalah menanam bibit pohon bersama dengan bapak carik dan kelompok tani yang ada di Desa Batursari.

PELAKSANAAN

Program kerja kampong hijau merupakan program kerja wajib. Program kerja ini dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 08 November 2019 di dukuh Jambangan. Program kerja ini dihadiri oleh bapak carik sebagai perangkat desa di Batursari. Selain bapak carik, kelompok tani juga ikut hadir untuk mensukseskan pelaksanaan program kerja ini. Program kerja ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan ucapan terima kasih mengalir dari bapak carik dan dari bapak-bapak kelompok tani karena telah memberi bibit yang dapat tumbuh dan menghijaukan Desa Batursari ini.

Kendala dari program kerja kampong hijau ini adalah kelompok tani yang hadir hanya berjumlah 4 orang, sehingga tidak semua mendapatkan bibit tanaman yang dibawa oleh Tim KKN Batursari.

(56)

51 KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan program kerja kampong hijau Tim KKN Batursari bekerja sama dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Brebes untuk mengambil bibit yang digunakan untuk tanam pohon. Selain dengan DLH Tim KKN Batursari juga bekerjasama dengan kelompok tani yang ada di Desa Batursari untuk merawat pohon yang telah di tanam bersama-sama. LUARAN

Luaran dari program kerja Kampung Hijau adalah mereboisasi pohon yang sudah di tebang, mengurangi pencemaran udara, menambah pepohonan di desa Batursari, pemanfaatan lahan kosong. Selain itu, Tim KKN Batursari dengan adanya program kerja ini dapat berkomunikasi langsung dengan kelompok tani yang ada di Desa Batursari.

(57)
(58)

53 KEBUN GIZI

Program kebun gizi merupakan program wajib yang disarankan dari kecamatan Talun untuk dilaksakan disetiap desa yang ada di kecamatan Talun. Program kerja kebun gizi akan dilaksanakan dengan membuat kebun kecil berukuran 3 meter x 4 meter di lahan kososng milik warga. Kebun tersebut nantinya diisi dengan tanaman-tanaman herbal seperti rempah-rempah, sereh, lidah mertua, dan kumis kucing.

(59)

54 LATAR BELAKANG

Program kerja kebun gizi merupakan program kerja wajib dari Kecamatan Talun. Program kerja ini merupakan program kerja menanam tanaman-tanaman herbal disuatu lahan yang ada di Desa Batursari. Penaman kebun gizi pada lahan dengan ukuran 3 meter x 4 meter. Tujuan dari program kerja ini adalah untuk memberitahukan kepada masyarakat jenis tanaman-tanaman herbal dan manfaat dari tanaman-tanaman tersebut untuk kehidupan sehari-hari.

PELAKSANAAN

Program kerja merupakan program kerja wajib dari Kecamatan Talun. Program kerja ini dilaksnakan pada hari Kamis tanggal 31 Oktober 2019. Pelaksanaan kebun gizi ini diikuti oleh ibu-ibu PKK. Tempat pelaksanaan kebun gizi yaitu di lahan kosong yang berada di belakang kantor kelurahan. Pelaksanaan kebun gizi berjalan dengan lancar. Tanaman dari Tim KKN ditanam oleh ibu-ibu, selain itu dengan antusiasnya ibu-ibu mencangkul tanah sendiri saat menanam karena dirasa kurang dalam lubangnya.

Kendala dari program kerja ini adalah pada saat itu hujan masih beum turun, sehingga tanah untuk menanam pohon tandus dan keras ketika dicangkul. Selain itu, ketika menunggu ibu-ibu PKK datang ke lokasi, membutuhkan waktu yang lama.

KERJASAMA MITRA

Dalam pelaksanaan kebun gizi ini bekerjasama dengan bapak lurah untuk menentukan tempat pelaksanaan dan bekerjasama dengan ibu-ibu PKK di Batursari.

(60)

55 LUARAN

Luaran dari program kerja “Kebun Gizi” ialah pengadaan tanaman obat-obatan, mengedukasi masyarakat tentang manfaat dari tanaman obat keluarga.

(61)

56 PENUTUP Simpulan

Program Kuliah Kerja Nyata di Desa Batursari Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan selama 45 hari memiliki beberapa program kerja yang telah terlaksana. Program-program kerja tersebut antara lain Aku Sehat, Sosialisasi Sex Education, Sireng (Sinau Bareng), Gesit, TPA, Aku dan Pahlawanku (Memperingati hari sumpah pemuda), KKN Mengajar, Posyandu, Mulang Minton, Kerja Bakti, Gemerlap, Kampung Hijau, Cooking Class, Kebun Gizi. Adapun luaran dari program kerja Tim KKN Batursari adalah Buku Profil Desa, Video Profil Desa, Leafet pembuatan dodol dan kopi biji salak, Kebun Gizi atau tanam-tanaman obat keluarga.

Saran

Berdasarkan Kuliah Kerja Nyata yang sudah dilaksanakan, didapatkan saran sebagai berikut:

a. Kerjasama yang erat dengan masyarakat diperlukan untuk menyukseskan program kerja yang dijalankan.

b. Ketika terdapat kendala pada saat KKN berlangsung, hendaknya melakukan konsultasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan.

(62)

57 LAMPIRAN 1. Leafet Pembuatan Dodol dan Kopi Biji Salak

(63)

Referensi

Dokumen terkait

Single sex schools adalah sekolah yang terdiri dari siswa dengan jenis kelamin yang sama dan coeducational schools adalah sekolah yang terdiri dari siswa dengan jenis kelamin

Hal ini disebabkan karena produktivitas produksi yang rendah, karena keterbatasan dari sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan produksi serta belum adanya dilakukan

12 Sedangkan tujuan instruksional khusus (TIK) bertitik tolak dari perubahan tingkah laku, serta dapat diamati dan diukur. Perumusan TIK bersumber dari TIU

Electrical Arc Frunance Slag atau limbah dari pembakaran atau peleburan baja yang merupakan limbah dari hasil proses pembakaran dari pabrik baja dapat

Pajak penghasilan terkait pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi 0.. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang

[r]

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa parameter yang diamati, seperti perkecambahan, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah buku, jumlah mata tunas, waktu

Bahkan bila kita amati masih banyak lagi film-filam yang dikonsumsi oleh pemirsa (mad’u) seperti film Rahasia Illahi, Demi Masa, Insyaf, Taubat, dan masih banyak lagi film yang