• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Adulterasi Daging Babi pada Sampel Burger Sapi Menggunakan Metode NIR dan Kemometrik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penentuan Adulterasi Daging Babi pada Sampel Burger Sapi Menggunakan Metode NIR dan Kemometrik"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Spektrum training set lengkap Pada Gambar 1 menunjukkan bahwa pada   spektrum  training   set  terjadi   kesamaan karakteristik   antar   sampel   pada    masing-ma-sing   konsentrasi
Gambar   2.  Grafik   hasil   pemetaan   (a)   model LDA dan (b) model SVM

Referensi

Dokumen terkait

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Deteksi Gelatin Babi pada Sampel Permen Lunak Jelly Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared

Semua sampel kornet sapi yang diuji dengan metode PCR dapat teramplifikasi dengan menggunakan primer spesifik DNA sapi, sedangkan dengan menggunakan primer spesifik DNA babi

Berdasarkan kurva amplifikasi DNA menggunakan Real-Time PCR dengan metode Hydrolysis Probe, sampel bakso sapi uji yang beredar di wilayah Ciputat yang diperoleh

Kurva amplifikasi Real Time PCR, 5 sampel produk kornet daging sapi di wilayah purwokerto tidak ada yang teramplifikasi atau tidak mengandung daging babi... Kesimpulan : seluruh

Kadar nitrit yang terdapat dalam sampel berada pada kisaran (12,8801 – 41,2282) mg/kg (kornet daging sapi), (27,1831 – 28,1788) mg/kg (daging sapi burger), dan tidak terdapat

Hasil amplifikasi isolat DNA sampel bakso sapi yang divisualisasikan dengan UV-Transilluminator menunjukkan bahwa isolat DNA yang diperoleh pada kontrol positif

Metode klasifikasi kemometrik dapat digunakan untuk menguji keberadaan gelatin babi pada sampel permen lunak jelly yang beredar di pasaran yang juga

Deteksi Gelatin Babi pada Sampel Permen Lunak Jelly Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Kemometrik; Annisa Rahmawati, 102210101050; 2014; 53