Penentuan Adulterasi Daging Babi pada Sampel Burger Sapi Menggunakan Metode NIR dan Kemometrik
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Deteksi Gelatin Babi pada Sampel Permen Lunak Jelly Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared
Semua sampel kornet sapi yang diuji dengan metode PCR dapat teramplifikasi dengan menggunakan primer spesifik DNA sapi, sedangkan dengan menggunakan primer spesifik DNA babi
Berdasarkan kurva amplifikasi DNA menggunakan Real-Time PCR dengan metode Hydrolysis Probe, sampel bakso sapi uji yang beredar di wilayah Ciputat yang diperoleh
Kurva amplifikasi Real Time PCR, 5 sampel produk kornet daging sapi di wilayah purwokerto tidak ada yang teramplifikasi atau tidak mengandung daging babi... Kesimpulan : seluruh
Kadar nitrit yang terdapat dalam sampel berada pada kisaran (12,8801 – 41,2282) mg/kg (kornet daging sapi), (27,1831 – 28,1788) mg/kg (daging sapi burger), dan tidak terdapat
Hasil amplifikasi isolat DNA sampel bakso sapi yang divisualisasikan dengan UV-Transilluminator menunjukkan bahwa isolat DNA yang diperoleh pada kontrol positif
Metode klasifikasi kemometrik dapat digunakan untuk menguji keberadaan gelatin babi pada sampel permen lunak jelly yang beredar di pasaran yang juga
Deteksi Gelatin Babi pada Sampel Permen Lunak Jelly Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Kemometrik; Annisa Rahmawati, 102210101050; 2014; 53