• Tidak ada hasil yang ditemukan

VALIDASI METODE ANALISIS KADAR SAKARIN SECARA SPEKTROFOTOMETRI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "VALIDASI METODE ANALISIS KADAR SAKARIN SECARA SPEKTROFOTOMETRI."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

VALIDASI METODE ANALISIS KADAR SAKARIN SECARA SPEKTROFOTOMETRI

Desiana Nur Fajari, Regina Tutik P.

Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta e-mail: [email protected]

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui linearitas, daerah kerja, batas deteksi, batas kuantitasi, presisi dan akurasi dari metode analisis kadar sakarin secara spektrofotometri. Selain itu juga untuk menentukan kadar sakarin dalam pemanis merk point. Kristal sakarin dilarutkan dalam akuades. Larutan kemudian diukur menggunakan Spektrofotometer pada panjang gelombang 190 – 400 sebanyak 2x untuk menentukan panjang gelombang maksimum. Pengukuran absorbansi pada berbagai konsentrasi dilakukan 3x untuk penentuan kurva kalibrasi dan uji linearitas. Pengukuran absorbansi 7 buah blanko untuk penentuan batas deteksi dan batas kuantitasi dilakukan 3x. Pengukuran untuk uji presisi dilakukan 11x. Pengukuran untuk uji akurasi dilakukan 8x. Pengukuran absorbansi untuk penentuan kadar sakarin pada pemenis merk point dilakukan 8x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji linearitas diperoleh hubungan antara konsentrasi dan absorbansi pada Y = 0,00659 X – 0,00562 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9988. Daerah kerja pada konsentrasi analit sebesar (31,20182 – 122,24886) ppm. Batas deteksi pada konsentrasi analit 2,67 ppm dan batas kuantitasi pada konsentrasi analit 8,89 ppm. Presisi metode ini adalah sebesar 0,88273% sehingga mempunyai presisi yang baik. Akurasi metode ini adalah sebesar 100,06% sehingga mempunyai akurasi yang baik. Metode yang diuji memenuhi ketentuan persyaratan yang tergolong valid sehingga dapat digunakan untuk analisis kadar sakarin.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dibatasi pada validasi metode penentuan kadar sakarin pada minuman ringan menggunakan KCKT dengan detektor UV dengan parameter linieritas, presisi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode analisis tersebut memiliki validitas yang baik, meliputi: akurasi, presisi, dan linearitas untuk penetapan kadar ampisilin dan

Validasi metode analisis meliputi liniearitas, batas deteksi (LOD), batas kuantitasi (LOQ), keseksamaan ( precission ), dan kecermatan ( accuracy ), serta dilakukan penetapan

Pada prosesnya, validasi metode analisis ini yang terdiri dari pengujian linieritas, akurasi (kecermatan), presisi (keseksamaan), batas deteksi dan batas kuantitasi, spesifisitas dan

Validasi metode analisis penentuan kadar asam humat menggunakan spektrofomometer ultra violet dengan beberapa parameter uji akurasi, presisi, batas deteksi dan batas

Untuk menguji keabsahan dari metode ini dilakukan uji validasi dengan parameter akurasi, presisi, limit deteksi dan limit kuantitasi Selanjutnya metode ini digunakan untuk

Validasi metode analisis penentuan kadar asam humat menggunakan spektrofomometer ultra violet dengan beberapa parameter uji akurasi, presisi, batas deteksi dan batas

Pada metode spektrofotometer UV-Vis dilakukan validasi metode analisis meliputi linieritas, batas deteksi dan batas kuantitasi, presisi, serta akurasi, yang kemudian