1 |P a g e
Angka Putus Sekolah
Meskipun angka partisipasi sekolah terus meningkat, namun masih terdapat
sejumlah siswa yang tidak mampu melanjutkan pendidikannya atau putus sekolah.
Susenas 2008 memperkirakan bahwa angka putus sekolah di tingkat pendidikan
menengah dan atas masih relatif tinggi, yaitu masing-masing sekitar 3 persen dan 8
persen, di mana kelompok siswa laki-laki memiliki kecenderung yang lebih tinggi
untuk meninggalkan sekolah dibandingkan siswa perempuan.
Angka Putus Sekolah mencerminkan anak-anak usia sekolah yang sudah tidak bersekolah lagi atau yang tidak menamatkan suatu jenjang pendidikan tertentu, hal ini sering digunakan sebagai salah satu indikator berhasil/tidaknya pembangunan di bidang pendidikan. Penyebab utama putus sekolah antara lain karena kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak sebagai investasi masa depannya; kondisi ekonomi orang tua yang miskin; dan keadaan geografis yang kurang menguntungkan.
Tabel 2.5
Angka Putus Sekolah menurut Kelompok Umur, Jenis Kelamin dan Daerah Tempat Tinggal, Tahun 2006-2008
Kelompok Umur dan
Jenis Kelamin
Perkotaan Perdesaan Perkotaan + Perdesaan
L+P 5.41 2.36 5.82 9.42 6.39 11.05 8.02 4.58 8.44