• Tidak ada hasil yang ditemukan

No. 56 Tahun 2008

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "No. 56 Tahun 2008"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN BUPATI NOMOR 56 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR TETAP / STANDAR

OPERATING PROCEDURE (SOP) PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN SUMBAWA.

BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal I

Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kabupaten Sumbawa.

2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Sumbawa 3. Bupati adalah Bupati Sumbawa

4. Perangkat Daerah adalah Unsur Pembantu Bupati dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

5. Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu selanjutnya disingkat KPPT adalah Perangkat Daerah mempunyai tugas pokok dan fungsi melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang pelayanan perizinan terpadu.

6. Izin adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan Peraturan Daerah atau peraturan lainnya yang merupakan bukti legalitas, menyatakan syah atau diperbolehkan seseorang atau badan hukum untuk melakukan usaha atau kegiatan tertentu.

7. Perizinan adalah pemberian legalitas kepada seseorang atau badan hukum, baik dalam bentuk izin maupun tanda daftar perusahaan.

(2)

BAB II

SISTEMATIKA PROSEDUR TETAP/STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)

PELAYANAN PERIZIZNAN TERPADU

Pasal 2

( 1 ) Sistematika Prosedur Tetap/Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan Perizinan Terpadu adalah sebagai berikut :

a. BAB I : PENDAHULUAN

Memuat uraian tentang latar belakang, maksud dan tujuan, dasar dan landasan hukum.

b. BAB II : GAMBARAN UMUM PROSEDUR TETAP/STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)

Memuat pengertian, pentingnya dan kegunaan SOP.

c. BAB III : PEDOMAN PENYUSUNAN PROSEDUR TETAP / STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PELAYANAN PERIZINAN

Memuat sistem, prosedur dan peta prosedur.

d. BAB IV : PROSEDUR TETAP / STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PELAYANAN PERIZINAN

Memuat klasifikasi jenis pelayanan, prosedur tetap/standard operating procedure (SOP).

e. BAB V : PENUTUP

(3)

( 3 ) Klasifikasi jenis pelayanan periziznan sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat (1) huruf d Peraturan Bupati ini, sebagaimana tercantum dalam lampiran II.

BAB III

KETENTUAN PENUTUP Pasal 3

Pada saat berlakunya Peraturan Bupati ini, maka semua peraturan yang telah dikeluarkan dan mengatur hal yang sama dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 4

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tangal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Sumbawa.

Ditetapkan di Sumbawa Besar pada tanggal 15 Nopember 2008

BUPATI SUMBAWA TTD

JAMALUDDIN MALIK

di Undangkan di Sumbawa Besar Pada tanggal 15 Nopember 2008

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian SOP (Standard Operating Procedure)/Standarisasi Prosedur Pelayanan adalah mekanisme proses penerbitan perizinan yang digunakan sebagai pedoman bagi aparatur

3.2 Memahami prosedur pekerjaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) pada program studi keahlian teknik grafika.. 4.2 Melaksanakan prosedur pekerjaan sesuai dengan

Hasil penelitian Soobaroyen (2006) menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sistem pengendalian manajemen; standar prosedur pengoperasian (standard operating procedure/SOP),

dapat dilihat pada Peta Rencana Blok Pemanfaatan Ruang Perkotaan Temon sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.b. Paragraf

(2) Bagan susunan Organisasi Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa adalah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini, sebagaimana tercantum pada Lampiran

Prosedur Tetap (Protap), atau yang juga dikenal sebagai Standard Operating Procedure (SOP), adalah prosedur tertulis yang telah disahkan oleh pejabat berwenang dan

(2) Format Surat Permohonan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (l) tercantum dalam Lampiran IV Peraturan Bupati ini. Pasal

Pada dokumen ini berisi tentang SOP (Standard Operating Procedure) dari perusahaan kami untuk pemilihan sub-kontraktor