BAB I PENDAHULUAN
A. Rasional
KEGIATAN ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang diselenggarakan di
luar jam pelajaran yang tercantum dalam struktur program sesuai dengan keadaan
dan kebutuhan sekolah. Salah satu Visi SMPN 2 Pameungpeuk adalah
“Godog,Gadag,Gidig” dan Misinya “Membina peserta didik berlandaskan
keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT, menanamkan akhlak mulia, budi
pekerti luhur serta Mengembangkan pengetahuan dan Keterampilan …”.
Dukungan yang diharapkan pada bidang Ilmu pendidikan lingkungan
hidup dalam rangka ketercapaian visi misi tersebut adalah kemampuannya
berkompetisi, dimana persaingan yang makin tinggi perlu adanya perubahan
paradigma yang semula resource based competitiveness menjadi knowledge based
competitiveness serta mempercepat adaptasi perkembangan iptek secara
global.Pada sektor pendidikan, peran Pendidikan Lingkungan Hidup, yang telah
ditegaskan melalui Undang-undang No. 23 Tahun 1997 tentang lingkungan,
menjadi sangat penting dalam mencapai visi misi tersebut.
Dinas Pendidikan Kab. Garut sebagai pengelola pendidikan pada level
messo di tingkat Kabupaten serta SMPN 2 Pameungpeuk pada level mikro pada
tingkat satuan pendidikan perlu menyikapi dan mengantisipasi perubahan
paradigma pendidikan tersebut yang selalu ditunggu dan dijadikan acuan dalam
kemajuan di sekolah telah mengarah pada perubahan yang tak terbatas (unlimited)
dan pemanfaatan limbah kayu melalui kegiatan ekstrakurikuler kerajinan tangan
merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pembelajaran di SMPN 2
Pameungpeuk.
Melalui ekstrakurikuler kerajinan dapat menumbuh kembangkan bakat
serta memberikan kesempatan pada peserta didik yang memiliki
kemampuan/potensi diri yang bisa dikembangkan dibidang kerajinan, oleh karena
itu perlu kiranya diadakan ekstrakurikuler mata pelajaran tersebut. Dengan
memberi peluang melalui kegiatan belajar yang dilakukan setelah berlangsungnya
kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan ini menjadikan sekolah tetap ada
aktifitas setelah jam pelajaran selesai.
Adapun tujuan yang hendak dicapai dengan mengembangkan kegiatan
ekstrakurikuler antara lain mengembangkan siswa agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur,
memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian
yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan
kebangsaan. Dengan melihat tujuan tersebut, tentunya diperlukan suatu proses
pendidikan yang bisa mengembangkan semua aspek yang diperlukan bagi siswa.
Pendidikan intrakurikuler telah dikembangkan secara maksimal dengan berbagai
macam pembaharuan kurikulum, dengan harapan proses penyelenggaraan
pendidikan dapat berjalan secara efektif, potensi siswa dapat berkembang secara
optimal dan siswa memiliki kemampuan untuk mengembangkan kreativitas dan
imajinasinya.
B. Dasar dan Rujukan
1. Keputusan Mendikbud 0461/U/1984
2. Keputusan Dirjen Dikdasmen 226/C/Kep/O/1992, tentang kegiatan ekstra
kurikuler merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan di samping
jalur OSIS, latihan kepemimpinan dan wawasan wiyatamandala.
3. Kerangka acuan kerja Kegiatan Pengembangan Mutu Pembelajaran
Berbasis muatan lokal
4. Keputusan Kepala SMPN 2 Pameungpeuk tentang ekstrakurikuler.
C. Profil Kegiatan
EKSTRAKURIKULER KERAJINAN TANGAN
Tujuan Memberi kesempatan kepada siswa yang memiliki kompetensi di bidang SENI untuk mengebangkan bakatnya.
Memperluas pengetahuan siswa, yang berkaitan dengan mata pelajaran sesuai dengan program kurikulum yang ada
Terlatihnya siswa SMPN 2 Pameungpeuk dalam memanfaatkan dari berbagai limbah sebagai sumber belajar.
Melalui keikutsertaan pada mata pelajaran PLH diharapkan mampu memanfaatkan berbagai macam limbah terutama limbah kayu.
Target Kinerja
Terampilnya peserta didik peserta ektrakurikuler kerajinan di SMPN 2 Pameungpeuk dalam mengolah limbah, mencari informasi serta menjadikan kerajinan sebagai sumber belajar yang handal
Materi Pemahaman tentang kerajinan.
Pengenalan dan pengoprasian cara kerja alat kerajinan.
Merangkai jenis kerajinan yang sudah ditentukan.
Peserta Siswa SMPN 2 Pameungpeuk yang berminat dan untuk mengikuti eskul kerajinan. .
Penataan ruangan dan fasilitas eskul
Pelaksanaa n
Setiap hari Sabtu pukul 12.00 s.d. 13.30 Wib
Seluruh peserta eskul kerajinan.
Evaluasi Evaluasi persiapan, proses dan hasil
D. Tujuan
Kegiatan ekstrakurikuler bertujuan untuk :
1. Memberi kesempatan kepada siswa yang memiliki kompetensi di bidang
Kerajinan untuk mengebangkan bakatnya.
2. Memperluas pengetahuan siswa, yang berkaitan dengan mata pelajaran
sesuai dengan program kurikulum yang ada
3. Terlatihnya siswa SMPN 2 Pameungpeuk dalam memanfaatkan limbah
sebagai sarana dan sumber belajar
4. Melalui keikutsertaan pada eskul kerajinan diharapkan mampu
memanfaatkan limbah sehingga dapat menunjang keberhasilan dalam
pembelajaran.
E. Materi
1. Pemahaman tentang kerajinan
2. Pengenalan dan pengoprasian cara kerja alat kerajinan
3. Merangkai jenis kerajinan yang sudah ditentukan
F. Target Kinerja/Hasil Kegiatan
Terampilnya peserta didik peserta ektrakurikuler kerajinan di SMPN 2
Pameungpeuk dalam mengolah limbah, mencari informasi serta menjadikan
kerajinan sebagai sumber belajar yang handal
G. Sasaran
Siswa SMPN 2 Pameungpeuk yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
Kerajinan.
BAB II
RENCANA KEGIATAN
A. Jenis Kegiatan
1. Jenis Kegiatan
Ekstrakurikuler kerajinan peserta didik SMP Negeri 2 Pameungpeuk Kab.
Garut.
2. Struktur Program
Kelas Tema Sub Tema WAKTU
VII Pemanfaatan
Kelas Tema Sub Tema WAKTU
VIII
Pemanfaatan limbah tempurung kelapa
Membuat tas dan manic-manik 8X pertemuan
Kelas Tema Sub Tema WAKTU
IX Pemanfaatan
limbah kayu Membuat berbagai miniature 8Xpertemuan
B. Kebutuhan Dana/Fasilitas
1. Meningkatnya pemahaman peserta didik tentang PLH sebagai sarana
pembelajaran yang banyak membantu kelancaran dalam memanfaatkan
2. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik tentang
pemanfaatan pengolahan limbah kayu.
3. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik tentang
pentingnya pemilihan/penerapan model pemelajaran yang relevan
dengan tiap mata pelajaran.
C. Fasilitas
1. Sarana Prasarana penunjang pembelajaran
- R.Media
- Alat-alat kerajinan yang memadai.
2. Tenaga Pengajar
Kegiatan ekstrakurikuler ini dipandu oleh orang-orang yang siap
me-nyampaikan materi kerajinan tangan:
Komar Triwidodo,S.Pd.I.
Ikbal Buldani, S.Pd.
Billy Hari Budiman
D. Waktu Dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Waktu kegiatan : Setiap hari Sabtu mulai pukul 14.00 – 16.00WIB.
Tempat kegiatan : SMPN 2 Pameungpeuk Kabupaten Garut
E. Rencana Anggaran
1. Sumber Dana : BOS
2. Rencana Penggunaan
No Uraian Satuan Volume Tarif Jumlah
1. Honorarium/Upah Bulanan
Pimpinan Pelaksana Kegiatan Keg 3 x 12 100.000 3.600.000
Pelaksana Teknis Kegiatan Keg 1 x 12 25.000 25.000
2. Belanja Barang dan Jasa
Pengrajang kayu mini unit 1 1.800.000 1.800.000
Bor Duduk unit 1 1.500.000 1.500.000
Pemotong kayu unit 1 2.500.000 2.500.000
Gerinda duduk unit 1 500.000 500.000
Bor tangan unit 1 450.000 450.000
Hamplas Lembar 10 10.000 100.000
Lem kayu piece 5 5.000 25.000
Lem korea piece 5 80.000 40.000
Pengadaan bahan limbah M3 5 500.000 500.000
Blower Unit 1 500.000 500.000
Mistar Buah 5 5.000 25.000
Pensil kayu Buah 5 5.000 25.000
Dymer Unit 1 50.000 50.000
Pernis Liter 5 15.000 75.000
Cat kayu Liter 5 20.000 100.000
Jumlah 8.190.000
1 Abdul Jalaludin VIIIB 1 Abdul rahman VIIB
2 Adha Alfariz M VIIIB 2 Anjar VIIB
3 Agung Nugraha VIIIB 3 Aris hermawan VIIB
4 Angga Pratama putra VIIIB 4 Candra kusdiana VIIB
5 Azmi Nnurfajri VIIIB 5 Dani setiawan VIIB
6 Muhammad Fadilah VIIIB 6 Farhah fauziah VIIB
8 Rahmat VIIIB 8 Hanif fajar VIIB
9 Rio rinaldi VIIIB 9 Heri supriyadi VIIB
10 Akmal Rukmana VIII
A
10 Ihsan ahya VIIB
11 Ari Rismana VIIIA 11 Irfan Muhammad VIIB
12 Hasan Sehabudin VIII
A 12 Rian firmansyah VIIB
13 Ikbal Zaenal Mutaqin VIII
A
16 Moch.rizki VIIIA 16 Aditia VII
A
A 18 Agung Muhammad VIIA
19 Restu Ginanjar VIII
A 19 Akmal saeful hayat VIIA
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan
Teknologi sebagai salah satu perkembangan peradaban dan kebudyaan
sudah tidak dapat dihindari terus berkembang seiring dengan kebutuhan
manusia. Perkembangan teknologi tidak mengenal usia dan tempat. Di
Indonesia atau dibelahan dunia manapun akan terimbas dan merasakan
perkembangan teknologi tersebut. Tapi sayang perkembangan teknologi
tersebut tidak dapat ditahan atau dihentikan sejenak bagi mereka yang belum
siap menghadapinya, bahkan muncul wacana “katinggaleun jaman” jika tidak
mampu mengikuti perkembangan terknologi tersebut.
Pentingnya peranan ekstra kurikuler di bidang KERAJINAN selain
memberi ruang dan waktu untuk menumbuh kembangkan minat dan bakat
siswa serta menumbuhkan kecintaan pada Ilmu pengetahuan dan juga
memupuk kesadaran akan dampak yang ditimbulkan sehingga siswa bias
memilih hal-hal yang positif dari pekembangan teknologi tersebut.Semoga
dengan tersalurnya minat dan bakat siswa akan dapat meningkatkan prestasi
di segala bidang.
B. Saran
Perlu adanya dukungan dari sekolah yaitu berupa kelengkapan fasilitas dan
dana pemeliharaannya sehingga peserta didik tidak terganggu aktivitas
belajarnya lantaran sarana penunjang tidak memadai.
KETUA PELAKSANA BENDAHARA SEKERTARIS
Komar Triwidodo,SPd.I. Iqbal Buldani Billy HB
Mengetahui
Kepala Sekolah SMPN 2 Pameungpeuk
Yaya Sunarya,S.Pd.,M.Pd.