• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PEMENUHAN STANDAR TINGKAT KEBISINGAN RUANG KELAS DI SMPN 23 BANDUNG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI PEMENUHAN STANDAR TINGKAT KEBISINGAN RUANG KELAS DI SMPN 23 BANDUNG."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3.1 Diagram alur berfikir Kesimpulan perpustakaan.upi.edu
Gambar 3.2 Diagram Paragidma Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebun Tebu Lampung Barat dan sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII A dan Kelas VIII

Berdasarkan hasil penghitungan data angket siswa diperoleh skor tertinggi 65.52, skor terendah 53.79, dan skor rata-rata sebesar 60.91, dengan demikian sikap siswa kelas

Dari kelembaban yang didapatkan dari hasil pengukuran tersebut, didapatkan bahwa kelembaban udara yang terjadi pada sampel ruang kelas eksisting melampaui batasan kelembaban

sebagai kelas eksperimen, dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel dalam penelitian adalah siswa. kelas VIII C dan VIII E SMPN 1

Penelitian ini dilakukan di MTsN Bandung Tulungagung (sejarah MTsN Bandung: lihat lampiran 5). Kelas yang dipilih sebagai sampel penelitian adalah kelas VII-C dan

Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Sumbergempol. Kelas yang dipilih sebagai sampel penelitian adalah kelas VIII F dan kelas VIII C. Penelitian ini dilaksanakan dengan

Populasi penelitian ini adalah ruang luar bangunan hunian yang menghadap ruas jalan kelas II, fungsi jalan lokal. Sampel pengukuran tingkat kebisingan

Myopia berdasaerfak faktor genetika Myopia pada siswa-siswi kelas IX SMPN 1 Rancaekek Berdasarkan Genetikabukan dari faktor keturunan adalah 49 responden 63,6% sedangkan untuk yang