Latihan Soal UAS KImia Kelas 11 Semester 1

158 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

1. Pada konfigurasi elektron 24Cr, terdapat elektron tidak berpasangan sebanyak ....

A. 6 D. 3

B. 5 E. 2

C. 4

2. Ion berikut yang mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d7 4s2adalah ....

A. 24Cr2+ D.

28Ni2+

B. 25Mn2+ E.

29Cu2+

C. 27Co2+

3. Jika bilangan kuantum utama atom adalah tiga maka atom tersebut akan memiliki ....

A. hanya elektron s dan p B. hanya elektron s

C. hanya elektron s, p, dan d D. elektron s, p, d, dan f E. hanya elektron p

4. Konfigurasi elektron dari ion 26Fe3+ adalah ....

A. [Ar] 3d3 4s2 B. [Ar] 3d5 C. [Ar] 3d6 D. [Ar] 3d6 4s2 E. [Ar] 3d4 4s1

5. Suatu unsur X memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6

3s2 3p3. Rumus senyawa yang mungkin akan terbentuk

antara unsur X dengan kalsium (20Ca) adalah ....

A. CaX D. Ca2X3

B. Ca2X E. Ca3X2

C. CaX2

6. Ion-ion berikut berada dalam satu periode dalam tabel periodik. Di antara ion tersebut yang memiliki jari-jari terbesar adalah ....

A. 3Li+ D.

8O2–

B. 4Be2+ E.

9F–

C. 7N3–

7. Menurut teori tolakan elektron ( SEPR), bentuk molekul CO2, PCl5, dan SF6 adalah ....

A. segitiga datar, tetrahedral, oktahedral B. linear, segitiga bipiramid, oktahedral C. linear, tetrahedral, segitiga bipiramid D. segitiga datar, segitiga bipiramid, oktahedral E. tetrahedral, oktahedral, segitiga bipiramid 8. Struktur molekul amonia berbentuk ....

A. planar B. linear C. piramid

D. segiempat E. tetrahedral

9. Di antara senyawa berikut yang memiliki bentuk linear adalah ....

A. BeCl2 D. SO2

B. NO2 E. OF2

C. SCl2

10. Bentuk geometri metil CH3+ adalah ....

A. linear B. segitiga datar C. tetrahedral D. segiempat E. piramid

11. Unsur M memiliki struktur elektron terluar s2 p1. Jika unsur itu membentuk molekul MX3 maka hibridisasi

yang terjadi pada unsur M adalah ....

A. s2p D. sp3

B. sp E. dsp3

C. sp2

12. Di antara senyawa berikut yang memiliki momen dipol adalah ....

A. CS2 D. SnCl2

B. H2S E. CCl4

C. SO3

13. Di antara molekul berikut yang memiliki momen dipol paling besar adalah ....

A. HCl D. HBr

B. H2 E. HF

C. HI

14. Di antara molekul berikut yang nonpolar adalah ....

A. HCl D. NH3

B. CHCl3 E. SO2

C. CO2

15. Contoh senyawa kovalen polar adalah ….

A. KCl D. HCl

B. NaCl E. CH4

C. CCl4

16. Gaya antaraksi antarmolekul lemah disebabkan oleh dipol terinduksi dinamakan ….

A. gaya ionik B. gaya ligan C. ikatan hidrogen D. gaya kordinasi E. gaya van der Waals

Di unduh dari : Bukupaket.com

/$7,+$162$/0$1',5,

8/$1*$1$.+,56(0(67(5*$1-,/

7$+813(/$-$5$1

$ODPDW%XNXSDNHWFRP

0DWD3HODMDUDQ.,0,$

+DUL7JO

.HODV

;,VHEHODV

:DNWX

(2)

17. Di antara spesi berikut yang memiliki ikatan hidrogen intramolekul adalah ....

A. C6H6 D. OH–

B. H2O E. NH4+

C. HF2–

18. Senyawa H2O memiliki titik didih pada 100oC,

sedangkan H2Se memiliki titik didih –42oC pada

tekanan 1 atm. Gejala ini dapat dijelaskan oleh .... A. gaya van der Waals

B. ikatan kovalen C. ikatan ionik D. berat molekul E. ikatan hidrogen

19. Ikatan hidrogen paling kuat terdapat dalam senyawa ….

A. NH3 D. HCl

B. H2O E. HF

C. H2S

20. Di antara proses berikut yang merupakan proses endoterm adalah ....

A. pembentukan ion Cl– dari Cl 2

B. pembentukan air dari es

C. pembentukan ion Na+ dari Na(s)

D. reaksi H+(aq) + OH(aq)

H 2O(A)

E. reaksi CH4(g) + •Cl(g)

•CH3(g) + HCl 21. Perubahan entalpi pembentukan air terdapat pada

reaksi .... Jika es yang berubah menjadi uap air dalam satuan kkal/mol, perubahan entalpinya adalah ....

A. 11,9 D. 9,1

B. –11,9 E. 124,7

C. –9,1

23. Diketahui: NaOH(aq) + HCl(aq)

NaCl(aq) + H2O(A)

Δ

H = –56 kJ mol–1.

Jika 100 mL larutan HCl 0,25 M direaksikan dengan 200 mL larutan NaOH 0,15 M, perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi itu adalah ….

A. –0,56 kJ D. –2,80 kJ

Jika

Δ

H pembakaran asetilen menurut reaksi: 2C2H2(g) + 5O2(g)

4CO2(g) + 2H2O(A)

Δ

H = –a kJ

Menurut hukum Hess,

Δ

H pembentukan asetilen adalah ....

26. Untuk reaksi antara klor dan nitrogen monoksida: Cl2(g) + 2NO(g)

2NOCl(g)

diketahui bahwa peningkatan konsentrasi kedua pereaksi dua kali lipat, laju reaksi meningkat delapan kali lebih cepat. Jika hanya konsentrasi Cl2 yang dinaikkan dua kali, laju reaksi meningkat dua kali. Orde reaksi terhadap NO adalah ....

A. 0 D. 3

B. 1 E. 4

C. 2

27. Laju reaksi A

Produk, adalah laju= k [A]n. Jika satuan konsentrasi A adalah mol L–1, dan satuan k adalah mol L–1s–1, orde reaksi adalah ....

Orde reaksi terhadap A dan B berturut-turut adalah ....

A. 2 dan 4 D. 1 dan 2

B. 2 dan 2 E. 1 dan 1

C. 2 dan 1

29. Pada reaksi: A + B

C diperoleh data:

Orde reaksi total adalah ....

A. 1 D. 4

No. Laju Reaksi

(M s–1)

(3)

30. Jika suhu campuran reaksi dinaikkan dari 25oC sampai 75oC maka ....

A. laju reaksi menurun, tetapi nilai tetapan laju tidak berubah

B. baik laju maupun tetapan laju menurun

C. laju reaksi meningkat, tetapi nilai tetapan laju tetap D. laju reaksi dan tetapan laju meningkat

E. laju reaksi tetap, tetapi nilai tetapan laju menurun 31. Bahan yang digunakan sebagai katalis heterogen

biasanya logam transisi yang ....

A. turut dalam pembentukan mekanisme reaksi B. berubah secara kimia pada akhir reaksi C. memengaruhi hasil reaksi

D. berubah sifat fisisnya di akhir reaksi E. berubah menjadi logam stabil

32. Dalam suatu percobaan, mangan(I )oksida dipakai sebagai katalis pada penguraian H2O2, dan gas oksigen yang dihasilkan ditampung dalam suatu wadah. Dari hasil percobaan itu diperoleh informasi bahwa katalis dapat ....

A. menambah jumlah gas oksigen

B. mempercepat laju penguraian serta menambah jumlah gas oksigen

C. mempercepat laju penguraian tanpa menambah jumlah gas oksigen

D. mempercepat laju reaksi dan memperpanjang waktu reaksi

E. mangan(I )oksida berkurang sejalan dengan berkurangnya pereaksi

33. Grafik berikut menyatakan perubahan energi reaksi terhadap jalannya reaksi, yang dikatalisis dan tanpa dikatalisis.

Energi reaksi manakah yang prosesnya dikatalisis?

A. p D. s

B. E. t

C. r

34. Menurut persamaan kimia berikut:

CaCO3(s) + HCl(aq)

CaO(s) + H2O(A) + CO2(g) pembentukan CO2(g) lebih cepat jika CaCO3 berupa .... A. kerikil

B. tepung C. granula D. bongkahan E. lempengan

35. Dalam reaksi kesetimbangan berikut: A2(g) + 2B2(g)

U

2AB2(g) + kalor

Kesetimbangan dapat digeser ke kiri dengan cara ....

A. menurunkan tekanan dan suhu B. menaikkan tekanan dan suhu

C. menurunkan tekanan dan menaikkan suhu D. meningkatkan tekanan dan menurunkan suhu E. menambah gas A2 berlebih

36. Pada suhu tetap, perbandingan konsentrasi gas 2 3

[SO ] [SO ]

dalam keadaan kesetimbangan menurut reaksi: 2SO2(g) + O2(g)

U

2SO3(g)

akan berbanding lurus dengan ….

A.

[ ]

37. Campuran satu mol karbon dioksida dan satu mol hidrogen mencapai kesetimbangan pada suhu 25oC dan

tekanan total 0,1 atm menurut reaksi: CO2(g) + H2(g)

U

CO(g) + H2O(g)

Analisis akhir menunjukkan terdapat 0,16% karbon monoksida. Tetapan kesetimbangan reaksi itu adalah .... A. 1,0 × 10–3

B. 1,0 C. 3,6 × 10–2

D. 100 E. 1,0 × 10–5

38. Pada 298K, terbentuk kesetimbangan antara: N2O4(g)

U

2NO2(g).

Jika tekanan total dalam kesetimbangan itu adalah P dan derajat disosiasi N2O4 adalah a, tekanan parsial

NO2 dalam campuran adalah ....

A. 2

39. Pada pembentukan amonia menurut proses Haber-Bosch: N2(g) + 3H2(g)

U

2NH3(g)

Δ

H= – 92 kJ

Pernyataan yang salah adalah ….

A. jika suhu dinaikkan, amonia berkurang B. jika tekanan diperbesar, amonia bertambah C. reaksi ini sangat penting sebagai bahan utama

pabrik urea

D. industri amonia memakai udara sebagai salah satu bahan dasarnya

E. penambahan katalis dapat menggeser kese-timbangan ke kanan

p q

r

s t

(4)

40. Pada persamaan reaksi

2CO(g) + O2(g)→ 2CO2(g)

Δ

H= + 136,6 kkal

Menyatakan bahwa pada pembakaran 1 mol CO terjadi perubahan entalpi sebesar ....

7. Reaksi: 2NO(g) + Cl2(g)

2NOCl(g) dipelajari pada

–10oC. Hasilnya ditabulasikan pada tabel berikut. A. + 136,6 kkal

B. – 68,3 kkal C. + 68,3 kkal D. – 136 kkal E. – 34,2 kkal

B.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.

1. Jika ditemukan unsur dengan nomor atom 121, pada golongan dan periode berapa unsur tersebut ditempat-kan dalam tabel periodik?

2. Gambarkan perubahan geometri yang terjadi pada reaksi berikut:

a. BF3(g) + F–(aq)

BrF 4–(aq)

b. C2H2(g) + H2(g)

C2H4(g) c. PCl5(g) + Cl–(aq)

PCl

6–(aq)

d. SF2(g) + F2(g)

SF4(g)

3. Fosfor triklorida, PCl3 adalah cairan tidak berwarna dan uapnya sangat iritasi. Jelaskan ikatan dalam molekul PCl3 menurut teori ikatan valensi (gunakan model hibridisasi).

4. Suatu kalorimeter berisi 75 g air pada 17oC. Cuplikan besi sebanyak 75,5 gram pada 63,5oC ditempatkan dalam kalorimeter tersebut menghasilkan suhu akhir sistem 19,7oC. Hitung kapasitas kalor kalorimeter. Kalor jenis air 4,184 J g–1K–1 dan kalor jenis besi 0,45 J g–1K–1.

5. Nilai

Δ

Ho untuk reaksi berikut:

2Fe(s) + 3

2 O2(g)

Fe2O3(s)

Δ

H

o = –823,4 kJ

3Fe(s) + 2O2(g)

Fe3O4(s)

Δ

Ho = –1120,5 kJ

Gunakan data ini untuk menghitung

+

Ho untuk

reaksi berikut:

3Fe2O3(s)

2Fe3O4(s) + 12O2(g)

6. Sulfuril klorida, SO2Cl2 terurai ketika dipanaskan. SO2Cl2(g)

SO2(g) + Cl2(g)

Dalam suatu percobaan, konsentrasi awal sulfuril korida adalah 0,0248 mol L–1. Jika tetapan lajunya 2,2 × 10–5 s–1,

berapakah konsentrasi SO2Cl2 setelah 4,5 jam? Reaksi adalah orde pertama.

a. Bagaimana hukum kecepatannya? b. Berapa nilai tetapan kecepatannya? 8. Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut:

2NO(g) + Br2(g)

U

2NOBr(g)

Gunakan prinsip Le Chatelier untuk meramalkan pengaruh terhadap posisi kesetimbangan jika: a. tekanan NO dinaikan,

b. konsentrasi Br2 ditambah, dan c. ditambah gas inert.

9. Pada 1200K, Kc= 2,5 × 104 untuk reaksi:

H2(g) + Cl2(g)

U

2HCl(g)

Jika 0,50 mol H2 dan 0,50 mol Cl2 dimasukkan ke dalam

tabung, berapa jumlah mol HCl yang terdapat dalam kesetimbangan?

10. Andaikan 93,0 g HI(g) ditempatkan ke dalam labu, kemudian dipanaskan sampai 600K. Pada suhu ini, kesetimbangan dicapai antara HI, H2, dan I2:

2HI(g)

U

H2(g) + I2(g) K = 38,6

Tekanan total dalam labu diukur sebesar 6,45 atm a. Hitung konsentrasi HI, H2, dan I2 dalam

kesetimbangan. b. Hitung volume labu?

0,10 0,10 0,20

NO o

(mol L–1)

Laju Awal (mol L–1s–1)

Cl2 o (mol L–1)

0,10 0,20 0,20

0,18 0,35 1,45

–10oC.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...