• Tidak ada hasil yang ditemukan

15/03/2018. Analisis Tugas. Analisis Tugas. Prio Handoko, S.Kom., M.T.I.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "15/03/2018. Analisis Tugas. Analisis Tugas. Prio Handoko, S.Kom., M.T.I."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Prio Handoko, S.Kom., M.T.I.

Program Studi Teknik Informatika Universitas Pembangunan Jaya Jl. Boulevard - Bintaro Jaya Sektor VII Tangerang Selatan – Banten 15224

Definisi Analisis Tugas

“Suatu metode untuk manganalisis pekerjaan manusia: apa yang telah diketahui, apa yang dikerjakan, dengan apa mereka bekerja, dan apa yang harus diketahui”.

Contoh: tugas apa saja yang harus dilakukan ketika mencuci mobil?

Analisis Tugas

Kapankah analisis tugas dikatakan selesai?

Mengapa analisis tugas dibutuhkan?

Analisis tugas memasukkan elemen manusia (material) secara langsung pada perancangan secara sistematis dan terbuka sehingga dapat diperiksa secara teliti

Analisis Tugas

(2)

Istilah yang digunakan dalam analisis tugas:

Sasaran (external task)

Tugas (internal task)

Aksi (action)

Rencana (method)

Analisis Tugas

Analisis tugas digunakan untuk:

1.Manual dan pengajaran

Mengajarkan cara melakukan task.

• Menyusun manual atau materi ajar.

• Membantu user menjelaskan sistem ke pihak lain.

2.Menangkap kebutuhan dan merancang sistem

• Memandu perancangan sistem baru.

• Membantu perancangan dalam memilih model internal untuk sistem yang sesuai dengan harapan user.

• Meramalkan penggunaan sistem baru.

Kegunaan Analisis Tugas

3.Merancang antarmuka detail

• Mengklasifikasi tugas atau objek yang digunakan dalam perancangan menu.

• Menghubungkan antar objek dengan aksi (OOP).

Kegunaan Analisis Tugas

Tehnik analisis tugas dibagi menjadi 3 bagian:

1.dekomposisi tugas,

2.analisis berbasis pengetahuan, 3.tehnik berbasis relasi entitas.

(3)

Dekomposisi tugas memisahkan tugas kedalam urutan sub-tugas, bertujuan untuk menjelaskan aksi yang dilakukan manusia, menstrukturkan tugas di dalam hierarki sub-tugas dan menjelaskan urutan dari sub- tugas menggunakan metode HTA (Hierachical Task Analysis)

Dekomposisi tugas dapat menghasilkan dampak yang lebih besar dari sebuah pendekatan spesifik analisis tugas.

Dekomposisi Tugas

Contoh:

Dekripsi tekstual HTA dalam rangka membersihkan rumah.

Dekomposisi Tugas

Urutan skenario penggunaan HTA:

Dekomposisi Tugas Dekomposisi Tugas

(4)

Analisis berbasais pengetahuan dilakukan dengan mendaftarkan semua objek dan aksi yang terlibat dalam tugas, kemudian membangun taksonominya.

Analisis ini bertujuan untuk:

1. memahami pengetahuan (knowledge) yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas;

2. digunakan untuk membantu membuat materi pengajaran;

dan

3. menilai jumlah pengetahuan pada tugas yang berbeda.

Analisis Berbasis Pengetahuan

Relasi Berbasis Entitas Analisis berbasais entitas berasosiasi dengan basis data pada model entitas basis data, mewakili sistem contoh tabel dan atribut pada analisis tugas, menekankan pada objek, aksi dan hubungan di antaranya.

Analisis ini juga melakukan pengklasifikasian dan pengujian pada objek dan aksi tetapi tidak pada kemiiripannya melainkan pada relasi antara aksi dan

Relasi Berbasis Entitas: Objek Objek pada relasi berbasis entitas dibagai menjadi 3 grup:

1. Objek konkret: sesuatu yang sederhana; gelas, teko 2. Aktor: memasak, mengaduk

3. Objek komposit:

Objek memiliki atribut. Contoh: dispenser memiliki tombol on/off

(5)

Relasi Berbasis Entitas: Aksi Mengubah kondisi sesuatu (patient) menggunakan sesuatu (instrument) dana dilakukan oleh seseorang (agent).

1. Agent – yang melakukan aksi 2. Patient – yang diubah oleh aksi

3. Instrument – yang digunakan dalam melakukan aksi

Relasi Berbasis Entitas: Contoh Objek & Aksi

Relasi Berbasis Entitas: Kejadian (Event) Kejadian (event) adalah saat sesuatu berlangsung atau terjadi

1. Kinerja aksi: ‘bawahan membuat kue’

2. Kejadian spontan (kejadian yang bukan merupakan tanggung jawab agent dan tidak berasosiasikan

Relasi Berbasis Entitas: Hubungan (Relationship) Hubungan (relationships) merupakan suatu hubungan antar objek, aksi, dan kejadian sebagai berikut:

1. object-object

2. action-object: patient dan instrument 3. actions and event

(6)

Sumber informasi untuk membuat analisis tugas:

1. Dokumentasi

• Manual dan Dokumentasi

• Manual Konseptual 2. Observasi 3. Wawancara 4. Analisis Awal

5. Pengurutan dan Klasifikasi Prio Handoko, S.Kom., M.T.I.

Program Studi Teknik Informatika Universitas Pembangunan Jaya Jl. Boulevard - Bintaro Jaya Sektor VII Tangerang Selatan – Banten 15224

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa Analisis Efektivitas Penggunaan Electronic Data Interchange (EDI) Dalam Mendeteksi Kesalahan Data Barang Ekspor/Impor Pada Kantor

etanol gel terbakar. Adapun data yang telah diperoleh dapat dilihat pada tabel 4.1. Tabel 4.1 Data Hasil Analisa Etanol Gel terbadap warna nyala, lama waktu nyala, temperatur

Pengisian tabel produksi kotor jagung (kolom C) terisi secara otomatis berdasarkan data yang telah diinput pada sumber data SKPG tahunan..

> 0,5. Signifikansi penelitian ini adalah 0,05. Dari Tabel 3.2 diperoleh nilai KMO sebesar 0,602 berarti data lebih dari cukup untuk analisis faktor. Berdasarkan analisis dengan

BAN-S/M Provinsi Maluku 2018 11 Dari data Tabel 4 dapat dijelaskan bahwa dari 140 orang asesor yang melaksanakan tugas di tahun 2018, asal instansi asesor BAN-S/M

Berdasarkan tabel 6.6 dapat diperolah usulan perbaikan dari faktor lingkungan, mesin, metode dan manusia dengan metode 5W+1H indikator kecekatan dalam melayani pesanan bahan

Hasil uji hipotesis antara gaya kepemimpinan dan sistem kompensasi terhadap kepuasan kerja menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan t hitung sebesar 3,870 sedangkan t tabel 2,92 (t

Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis jalur.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kontrak psikologis mempengaruhi keinginan