• Tidak ada hasil yang ditemukan

UAS NO5 8TEA NETWORK FISTANIA ADE PUTRI MAHARANI JULI2022

N/A
N/A
Tania

Academic year: 2022

Membagikan "UAS NO5 8TEA NETWORK FISTANIA ADE PUTRI MAHARANI JULI2022"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

150.20.0.0/2 4

NAMA : FISTANIA ADE PUTRI MAHARANI

NIM : 061840351385

KELAS : 8 TEA

UAS DATA NETWORK PROTOCOL

5. Sebuah jaringan dengan IP address 150.20.0.0 seperti tergambar dibawah ini.

Rencanakanlah skema pembagian IP Address. Kerjakan dirumah kumpul hari Kamis 20 juli 2022 pukul 16.00 WIB

Jawab :

Pada gambar diatas dibutuhkan 3 buah alamat IP Address untuk backbone area, area 1, dan area 2

Skema pembagian IP Address berdasarkan masing-masing area.

Skema pembagian dilakukan dengan membagi network 150.20.0.0/24 menjadi 4 buah jaringan baru dengan masing masing host jaringan adalah 62 buah IP address.

Sebelum subnetting Prefix : /24

Network address : 10010110.00010100.00000000.00000000 (150.20.0.0) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0) Sesudah Subnetting

Sub Network 1 untuk Backbone area

Prefix /26 ini didapat dari backbone area terdapat 4 subnet yaitu A-B, B-C, C-D dan C-E sehingga 2n=4 didapat n=2 dimana n=2 ini menyatakan banyak angka biner 1 dimulai dari kiri ke kanan dari oktet ketiga pada subnet mask yang mengakibatkan jumlah biner nol sebanyak 6 maka prefix akan didapatkan /32-6 = /26

Prefix : /26

Network address : 10010110.00010100.00000000.00000000 (150.20.0.0) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192)

(2)

00000000 untuk backbone area

00000001 menjadi 150.20.0.1 first host address 00111110 menjadi 150.20.0.62 last host address 00000000 menjadi 150.20.0.0 Network Address 00111111 menjadi 150.20.0.63 Broadcast Address Sub Network 2 untuk area 1

Prefix : /26

Network address didapat dari broadcast sub network 1 backbone plus 1 sehingga 150.20.0.63+1 akan didapat network address yang baru 150.20.0.64

Network address : 10010110.00010100.00000000.01000000 (150.20.0.64) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192) 01000000 untuk area 1

01000001 menjadi 150.20.0.65 first host address 01111110 menjadi 150.20.0.126 last host address 01000000 menjadi 150.20.0.64 Network Address 01111111 menjadi 150.20.0.127 Broadcast Address Sub Network 3 untuk area 2

Prefix : /26

Network address didapat dari broadcast sub network 2 area 1 plus 1 sehingga 150.20.0.127+1 akan didapat network address yang baru 150.20.0.128

Network address : 10010110.00010100.00000000.10000000 (150.20.0.128) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192) 10000000 untuk area 2

10000001 menjadi 150.20.0.129 first host address 10111110 menjadi 150.20.0.190 last host address 10000000 menjadi 150.20.0.128 Network Address 10111111 menjadi 150.20.0.191 Broadcast Address Sub Network 4 untuk jaringan cadangan

Prefix : /26

Network address didapat dari broadcast sub network 3 area 2 plus 1 sehingga 150.20.0.191+1 akan didapat network address yang baru 150.20.0.192

Network address : 10010110.00010100.00000000.11000000 (150.20.0.192) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192) 11000000 untuk area cadangan

11000001 menjadi 150.20.0.193 first host address 11111110 menjadi 150.20.0.254 last host address 11000000 menjadi 150.20.0.192 Network Address 11111111 menjadi 150.20.0.255 Broadcast Address

Sub Network

Network

Address Host Address Broadcast

Address Area Network 1 150.20.0.0/26 150.20.0.1 - 150.20.0.62 150.20.0.63 Backbone 2 150.20.0.64/26 150.20.0.65 - 150.20.0.126 150.20.0.127 Area 1 3 150.20.0.128/26 150.20.0.129 - 150.20.0.190 150.20.0.191 Area 2

(3)

150.20.0.0/26

150.20.0.128/26

150.20.0.64/26

150.20.0.0/24

Summarization, yaitu proses summarization adalah teknik mempersingkat pengalamatan IP address.

10010110.00010100.00000000.00000000 10010110.00010100.00000000.01000000 10010110.00010100.00000000.10000000 10010110.00010100.00000000.11000000

Prefik baru hasil summarization adalah 150.20.0.0/24 Gambar 2

Skema pembagian IP Address untuk Backbone area.

Skema pembagian dilakukan dengan membagi network 150.20.0.0/26 menjadi 4 buah jaringan baru dengan masing-masing host jaringan adalah 62 buah IP address.

Sebelum subnetting Prefix : /26

Network address : 10010110.00010100.00000000.00000000 (150.20.0.0) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192) Sesudah Subnetting

Sub Network 1 untuk B dengan A

Mempunyai 2 buah IP Address sehingga 2h - 2 = 2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32- 2 = /30

Prefix : /30

Network address : 10010110.00010100.00000000.00000000 (150.20.0.0) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 00000000

00000001 menjadi 150.20.0.1 first host address 00000010 menjadi 150.20.0.2 last host address 00000000 menjadi 150.20.0.0 Network Address 00000011 menjadi 150.20.0.3 Broadcast Address

(4)

Sub Network 2 untuk B dengan C

Mempunyai 2 buah IP Address sehingga 2h - 2 = 2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32- 2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.3+1 menjadi 150.20.0.4

Network address : 10010110.00010100.00000000.00000100 (150.20.0.4) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 00000100

00000101 menjadi 150.20.0.5 first host address 00000110 menjadi 150.20.0.6 last host address 00000100 menjadi 150.20.0.4 Network Address 00000111 menjadi 150.20.0.7 Broadcast Address Sub Network 3 untuk C dengan D

Mempunyai 2 buah IP Address sehingga 2h - 2 = 2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32- 2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.7+1 menjadi 150.20.0.8

Network address : 10010110.00010100.00000000.00001000 (150.20.0.8) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 00001000

00001001 menjadi 150.20.0.9 first host address 00001010 menjadi 150.20.0.10 last host address 00001000 menjadi 150.20.0.8 Network Address 00001011 menjadi 150.20.0.11 Broadcast Address Sub Network 4 untuk C dengan E

Mempunyai 2 buah IP Address sehingga 2h - 2 = 2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32- 2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.11+1 menjadi 150.20.0.12

Network address : 10010110.00010100.00000000.00001100 (150.20.0.12) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 00001100

00001101 menjadi 150.20.0.13 first host address 00001110 menjadi 150.20.0.14 last host address 00001100 menjadi 150.20.0.12 Network Address 00001111 menjadi 150.20.0.15 Broadcast Address

Sub Network

Network

Address Host Address Broadcast

Address Area Network 1 150.20.0.0/30 150.20.0.1 - 150.20.0.2 150.20.0.3 B dengan A 2 150.20.0.4/30 150.20.0.5 - 150.20.0.6 150.20.0.7 B dengan C 3 150.20.0.8/30 150.20.0.9 - 150.20.0.10 150.20.0.11 C dengan D

(5)

Summarization

10010110.00010100.00000000.00000000 10010110.00010100.00000000.00000100 10010110.00010100.00000000.00001000 10010110.00010100.00000000.00001100

Prefik baru hasil summarization adalah 150.20.0.0/28 Gambar 3

Skema pembagian IP Address untuk Area 1

Skema pembagian dilakukan dengan membagi network 150.20.0.64/26 menjadi 4 buah jaringan baru dengan melakukan subnetting lagi pada network address 150.20.0.64/26.

Sebelum subnetting Prefix : /26

Network address : 10010110.00010100.00000000.1000000 (150.20.0.64) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192) Sesudah Subnetting

Sub Network 1 untuk akses layer F

Mempunyai 6 buah IP Address terdiri dari 5 host dan 1 jaringannya sehingga 2h-2=6 didapat h=3. h=3 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-3 = /29

Prefix : /29

Network address : 10010110.00010100.00000000.01000000 (150.20.0.64) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111000 (255.255.255.248) 01000000

01000001 menjadi 150.20.0.65 first host address 01000110 menjadi 150.20.0.70 last host address 01000000 menjadi 150.20.0.64 Network Address 01000111 menjadi 150.20.0.71 Broadcast Address

150.20.0.0/30 150.20.0.4/30

150.20.0.8/30 150.20.0.12/30

150.20.0.0/26

150.20.0.64/26 150.20.0.128/26

150.20.0.0/24

(6)

Sub Network 2 untuk akses layer F

Mempunyai 6 buah IP Address terdiri dari 5 host dan 1 jaringannya sehingga 2h-2=6 didapat h=3. h=3 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-3 = /29

Prefix : /29

Network address 150.20.0.71+1 menjadi 150.20.0.72

Network address : 10010110.00010100.00000000.01001000 (150.20.0.72) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111000 (255.255.255.248) 01001000

01001001 menjadi 150.20.0.73 first host address 01001110 menjadi 150.20.0.78 last host address 01001000 menjadi 150.20.0.72 Network Address 01001111 menjadi 150.20.0.79 Broadcast Address Sub Network 3 untuk D dengan F

Mempunyai 2 buah IP Address jaringannya sehingga 2h-2=2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.79+1 menjadi 150.20.0.80

Network address : 10010110.00010100.00000000.01010000 (150.20.0.80) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 01010000

01010001 menjadi 150.20.0.81 first host address 01010010 menjadi 150.20.0.82 last host address 01010000 menjadi 150.20.0.80 Network Address 01010011 menjadi 150.20.0.83 Broadcast Address Sub Network 4 untuk jaringan cadangan dari D

Mempunyai 2 buah IP Address jaringannya sehingga 2h-2=2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.83+1 menjadi 150.20.0.84

Network address : 10010110.00010100.00000000.01010100 (150.20.0.84) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 01010100

01010101 menjadi 150.20.0.85 first host address 01010110 menjadi 150.20.0.86 last host address 01010100 menjadi 150.20.0.84 Network Address 01010111 menjadi 150.20.0.87 Broadcast Address

Sub Network

Network

Address Host Address Broadcast

Address Area Network 1 150.20.0.64/29 150.20.0.65 - 150.20.0.70 150.20.0.71 Akses layer F 2 150.20.0.72/29 150.20.0.73 - 150.20.0.78 150.20.0.79 Akses layer F 3 150.20.0.80/30 150.20.0.81 - 150.20.0.82 150.20.0.83 D dengan F

(7)

Summarization

10010110.00010100.00000000.01000000 10010110.00010100.00000000.01001000 10010110.00010100.00000000.01010000 10010110.00010100.00000000.01010100

Prefik baru hasil summarization adalah 150.20.0.64/27 Gambar 4

Skema pembagian IP Address untuk Area 2

Skema pembagian dilakukan dengan membagi network 150.20.0.128/26 menjadi 4 buah jaringan baru dengan melakukan subnetting lagi pada network address 150.20.0.128/26.

Sebelum subnetting Prefix : /26

Network address : 10010110.00010100.00000000.10000000 (150.20.0.128) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192) Sesudah Subnetting

Sub Network 1 untuk akses layer G

Mempunyai 14 buah IP Address terdiri dari 13 host dan 1 jaringannya sehingga 2h-2=14 didapat h=4. h=4 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-4 = /28

Prefix : /28

Network address : 10010110.00010100.00000000.10000000 (150.20.0.128) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11110000 (255.255.255.240) 10000000

10000001 menjadi 150.20.0.129 first host address 10001110 menjadi 150.20.0.142 last host address 10000000 menjadi 150.20.0.128 Network Address 10001111 menjadi 150.20.0.143 Broadcast Address

150.20.0.0/30 150.20.0.4/30

150.20.0.8/30 150.20.0.12/30

150.20.0.0/26

150.20.0.80/30 150.20.0.128/26

150.20.0.72/29 150.20.0.64/29

150.20.0.64/26

150.20.0.0/24

(8)

Sub Network 2 untuk akses layer G

Mempunyai 14 buah IP Address terdiri dari 13 host dan 1 jaringannya sehingga 2h-2=14 didapat h=4. h=4 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-4 = /28

Prefix : /28

Network address 150.20.0.143+1 menjadi 150.20.0.144

Network address : 10010110.00010100.00000000.10010000 (150.20.0.144) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11110000 (255.255.255.240) 10010000

10010001 menjadi 150.20.0.145 first host address 10011110 menjadi 150.20.0.158 last host address 10010000 menjadi 150.20.0.144 Network Address 10011111 menjadi 150.20.0.159 Broadcast Address Sub Network 3 untuk E dengan G

Mempunyai 2 buah IP Address jaringannya sehingga 2h-2=2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.159+1 menjadi 150.20.0.160

Network address : 10010110.00010100.00000000.10100000 (150.20.0.160) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 10100000

10100001 menjadi 150.20.0.161 first host address 10100010 menjadi 150.20.0.162 last host address 10100000 menjadi 150.20.0.160 Network Address 10100011 menjadi 150.20.0.163 Broadcast Address Sub Network 4 untuk jaringan cadangan dari E

Mempunyai 2 buah IP Address jaringannya sehingga 2h-2=2 didapat h=2. h=2 ini menyatakan banyaknya biner nol dimulai dari paling kiri dari okted terakhir, menghasilkan prefix /32-2 = /30

Prefix : /30

Network address 150.20.0.163+1 menjadi 150.20.0.164

Network address : 10010110.00010100.00000000.10100100 (150.20.0.164) Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.11111100 (255.255.255.252) 10100100

10100101 menjadi 150.20.0.165 first host address 10100110 menjadi 150.20.0.166 last host address 10100100 menjadi 150.20.0.164 Network Address 10100111 menjadi 150.20.0.167 Broadcast Address

Sub Network

Network

Address Host Address Broadcast

Address Area Network 1 150.20.0.128/28 150.20.0.129 - 150.20.0.142 150.20.0.143 Akses layer G 2 150.20.0.144/28 150.20.0.145 - 150.20.0.158 150.20.0.159 Akses layer G 3 150.20.0.160/30 150.20.0.161 - 150.20.0.162 150.20.0.163 E dengan G

(9)

Summarization

10010110.00010100.00000000.10000000 10010110.00010100.00000000.10010000 10010110.00010100.00000000.10100000 10010110.00010100.00000000.10100100

Prefik baru hasil summarization adalah 150.20.0.128/26 Gambar 5 150.20.0.0/30 150.20.0.4/30

150.20.0.8/30 150.20.0.12/30

150.20.0.0/26

150.20.0.64/26 150.20.0.128/26

150.20.0.80/30 150.20.0.160/30 150.20.0.72/29

150.20.0.64/29 150.20.0.128/28

150.20.0.144/28

150.20.0.0/24

Referensi

Dokumen terkait

They look just like real, live trees and all you have to do is pick out the one you like and have it shipped, or take it home yourself.. Once you get it all set up you can sit back

Penerapan penurunan nilai aset yang dilakukan oleh PT Bank Sulut dalam hal ini aset tetap telah menuju pada kesiapan implementasi penerapannya karena telah ada kebijakan

Uji keunggulan menggambarkan keunggulan karakter- karakter penting yang dimiliki calon varietas dengan varietas pembanding.Lama daya simpan calon varietas UB2 dan

Pejabat sebenarnya adalah manajer karena terikat dengan jabatan dalam sebuah organisasi, tetapi dia harus punya jiwa kepemimpinan, syarat –syarat yang telah diuraikan diatas

Karakteristik pelatih gaya otoriter pada umumnya lebih banyak menggunakan gaya otoriter dalam pembinaan atletnya, sifatnya “perintah”, dan menuntut agar perintah perintahnya

PHES yang menggunakan nilai standar populasi lokal Indonesia dan valid diharapkan dapat mendeteksi adanya ensefalopati minimal pada pasien sirosis sehingga terapi

Berdasarkan kajian naskah kuno di Maluku, dapat disimpulkan dua hal penting yang berkaitan dengan perkembangan Islam di Wilayah Kerajaan Hitu pada abad 16-19

Pihak pertama berjanjiakan mewujudkan target kjnerja yang seharusnya sesuai lamplran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperli yang