• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KERJA (RENJA) Hal i

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA KERJA (RENJA) Hal i"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 i

Karunia-NYA lah, kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun 2022.

Dokumen Rencana Kerja (RENJA) ini secara garis besar menjelaskan dan memaparkan perencanaan perangkat daerah 1 (satu) tahunan dengan berpedoman kepada Dokumen Rencana Strategis (RENSTRA) yang merupakan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah 5 (lima) tahunan serta Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Pemerintah Daerah. Dokumen ini juga berfungsi sebagai bahan evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja Tahun sebelumnya serta Capaian Rencana Strategis (RENSTRA) Perangkat Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun 2021 – 2026. Dokumen Rencana Kerja (RENJA) ini juga memuat dokumen perencanaan dan pengganggaran tahun 2022 dan Perkiraan maju serta proyeksi 1 (satu) tahun kedepan yaitu Tahun 2022.

Dengan segala keterbatasan kami dokumen Rencana Kerja (RENJA) ini tidak mungkin akan selesai tanpa bantuan dari berbagai pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu yang selanjutnya kami haturkan terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada berbagai pihak yang telah membantu dala penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang ini dapat terselesaikan dengan baik.

(3)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 ii

pedoman dalam melaksanakan Pembangunan Daerah khususnya di Kota Bontang.

Bontang,17 November 2021 Kepala Dinas,

dr.Bahauddin, MM Pembina Tk. I (IV/b)

NIP. 196510211998031002

(4)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 iii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. LATAR BELAKANG ... 1

1.2. LANDASAN HUKUM ... 3

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN ... 5

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN ... 6

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH ... 12

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PD DAN CAPAIAN RENSTRA PD ... 12

2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN PERANGKAT DAERAH ... 27

2.3. ISU – ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI PD ... 28

2.4. REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD ... 30

BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH ... 52

3.1 TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL ... 52

3.2 TUJUAN DAN SASARAN RENJA PERANGKAT DAERAH ... 55

3.3 PROGRAM DAN KEGIATAN ... 58

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH ... 59

BAB V PENUTUP ... 99

(5)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 iv

TABEL 2. 1 EVALUASI RENJA DPPKB TW III TAHUN 2021 ... 13

TABEL 2. 2 ANALISIS KINERJA DPPKB 2021-2026 ... 27

TABEL 2. 3 REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL TAHUN 2022 ... 31

TABEL 3. 1 TUJUAN DAN SASARAN DPPKB TAHUN 2021 - 2026 ...56

TABEL 4. 1 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN ...74

(6)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 1 1.1. LATAR BELAKANG

Dengan adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang berdasarkan pada Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkewajiban untuk menyusun Dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah (RENSTRA PD) yang berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memuat Visi dan Misi Kepala Daerah terpilih dalam melaksanakan Pembangunan di Daerah

Didalam RENSTRA Perangkat Daerah merupakan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah 5 (lima) Tahunan yang memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran serta kebijakan Perangkat Daerah dalam mendukung tercapainya Visi dan Misi Perintah Daerah yang termuat didalam dokumen RPJMD.

Rencana Kerja Perangkat Daerah (RENJA PD) merupakan Dokumen Perencanaan 1 (satu) Tahunan yang merupakan penjabaran atau Rencana

(7)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 2

Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang sebagai Organisasi Perangkat Daerah telah menyusun rancangan awal RENJA PD Tahun 2022 yang berpedoman kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan rencana operasional 1 (satu) Tahunan sebagai penjabaran RPJMD.

Untuk memudahkan teknis pelaksanaan RENSTRA PD dijabarkanlah kedalam RENJA PD yang memuat hasil evaluasi pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan program/kegiatan prioritas beserta kerangka pendanaan perangkat daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun berikutnya. Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana telah menyusun RENJA PD yang telah diselaraskan dengan Rancangan Awal RKPD Kota Bontang Tahun 2022. Dokumen tersebut selanjutnya diperbaiki berdasarkan masukan dari hasil forum SKPD dan Musrenbang. RKPD Kota Bontang Tahun 2022 merupakan acuan dalam menyusun Rancangan Akhir RENJA PD Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Tahun 2022.

Dengan demikian program/kegiatannya diarahkan untuk mewujudkan target indikator capaian RKPD, Program dan Kegiatan prioritas yang disertai Pagu Indikatif dalam RENJA PD tersebut, menjadi salah satu bahan dasar bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bontang untuk menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), Rancangan

(8)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 3

Dasar Hukum penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun 2019 adalah :

a. Undang-undang Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 175, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839) Sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3962);

b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

d. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negera Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan

e. Lembaran Negera Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun

(9)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 4

f. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

g. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007;

h. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 69 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pemerintahan Dalam Negeri di Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 1058);

i. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah

(10)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 5

k. Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas Peraturan Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;

l. Peraturan Walikota Bontang Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Kedudukan, Susunan, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana.

m. Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun 2021 – 2026.

n. Rencana Kerja (Renja) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun 2021.

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah dimaksudkan sebagai Dokumen Perencanaan yang memuat Program, Kegiatan, Lokasi dan Kelompok Sasaran yang disertai dengan Indikator Kinerja dan Pendanaan yang sesuai dengan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah yang disusun dengan berpedoman kepada Dokumen Rencana Strategis (RENSTRA) Perangkat Daerah serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bontang. Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah bertujuan Mewujudkan Pemerintahan Daerah yang Akuntabel, Transparansi, Efektif, Efisien dan Partisipatif dengan meningkatkan

(11)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 6

Penyajian dokumen Rencana Kerja (RENJA) sekurang - kurangnya dapat disusun menurut sistematika sebagai berikut :

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Pada bagian ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan rancangan Renja Perangkat Daerah agar substansi pada bab-bab berikutnya dapat dipahami dengan baik. Mengemukakan pengertian ringkas tentang Renja Perangkat Daerah, proses penyusunan Renja Perangkat Daerah, keterkaitan antara Renja Perangkat Daerah dengan dokumen RKPD, Renstra Perangkat Daerah dengan Renja K/L dan Renja provinsi/Kabupaten/kota, serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.

1.2. LANDASAN HUKUM

Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Perangkat Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah.

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN

(12)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 7

Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Perangkat Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renja Perangkat Daerah Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja Perangkat Daerah, serta susunan garis besar isi dokumen

BAB II. HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA PERANGKAT

DAERAH

Bab ini memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Perangkat Daerah tahun lalu (tahun n-2) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun n-1), mengacu pada APBD tahun berjalan yang seharusnya pada waktu penyusunan Renja Perangkat Daerah sudah disahkan. Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra Perangkat Daerah berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja Perangkat Daerah tahun - tahun sebelumnya.

2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

(13)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 8

Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008. Jenis indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kinerja pelayanan. Jika Perangkat Daerah yang bersangkutan belum mempunyai tolok ukur dan indikator kinerja yang akan diuji, maka setiap Perangkat Daerah perlu terlebih dahulu menjelaskan apa dan bagaimana cara menentukan tolok ukur kinerja dan indikator kinerja pelayanan masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsi, serta norma dan standar pelayanan Perangkat Daerah yang bersangkutan.

2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI PERANGKAT DAERAH

Berisikan uraian mengenai :

1. Sejauh mana tingkat kinerja pelayanan Perangkat Daerah dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan Perangkat Daerah

2. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi Perangkat Daerah;

3. Dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, terhadap capaian program nasional/internasional,

(14)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 9

Perangkat Daerah; dan

5. Formulasi isu-isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan.

2.4 REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD Berisikan uraian mengenai :

1. Proses yang dilakukan yaitu membandingkan antara rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan;

2. Penjelasan mengenai alasan proses tersebut dilakukan;

3. Penjelasan temuan-temuan setelah proses tersebut dan catatan penting terhadap perbedaan dengan rancangan awal RKPD, misalnya: terdapat rumusan program dan kegiatan baru yang tidak terdapat di rancangan awal RKPD, atau program dan kegiatan cocok namun besarannya berbeda; dan

2.5 PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT

Dalam bagian ini diuraikan hasil kajian terhadap program/kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan, baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan provinsi, LSM, asosiasi-asosiasi, perguruan tinggi maupun dari Perangkat Daerah kabupaten/kota yang langsung

(15)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 10

musrenbang kabupaten/kota (bila sudah dilakukan) BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1. TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL

Telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana dimaksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah.

3.2. TUJUAN DAN SASARAN RENJA PERANGKAT DAERAH Perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Perangkat Daerah yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Perangkat Daerah.

3.3. PROGRAM DAN KEGIATAN Berisikan penjelasan mengenai :

a. Faktor-faktor yang menjadi bahan petimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan

b. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan, antara lain meliputi :

- Jumlah Program dan Jumlah Kegiatan

- Sifat penyebaran lokasi program dan kegiatan (apa saja yang tersebar ke berbagai kawasan dan apa saja yang

(16)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 11

menurut sumber pendanaannya

c. Penjelasan jika rumusan program dan kegiatan tidak sesuai dengan rancangan awal RKPD, baik jenis program/kegiatan, pagu indikatif, maupun kombinasi keduanya

d. Tabel rencana program dan kegiatan berdasarkan hasil pengerjaan

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH BAB V PENUTUP

Berisikan uraian penutup, berupa :

a. Catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan.

b. Kaidah-kaidah pelaksanaan.

c. Rencana tindak lanjut.

Pada bagian lembar terakhir dicantumkan tempat dan tanggal

dokumen, nama Perangkat Daerah dan nama dan tanda tangan kepala Perangkat Daerah, serta cap pemerintah daerah yang bersangkutan.

(17)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 12

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH DAN CAPAIAN RENSTRA PERANGKAT DAERAH

Berdasarkan Rencana Strategis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang Tahun 2021-2026, Tugas pokok Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang berdasarkan. Peraturan Walikota Bontang Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Kedudukan, Susunan, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana melaksanakan urusan Pemerintahan Wajib Non Pelayanan Dasar azas desentraliasi dan tugas pembantuan di Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Kota Bontang pada tahun 2021 melaksanakan 9 program, 22 kegiatan dan 50 sub-kegiatan dengan rincian sebagai berikut :

(18)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 13

Bersambung

K Rp K Rp K Rp

1 2 3 4 11

2.08

URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

9.184.744.058,00 1.275.024.879,00 1.934.464.473,00 1.947.781.149,00 5.157.270.501,00 56,15%

2.08.01

PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA

Persentase Capaian Penyelengaraan Urusan Pemerintahan dan Layanan Kantor

100 % 7.973.970.714,00 25 1.262.672.679,00 50 1.884.646.705,00 75 1.875.369.069,00 75 5.022.688.453,00 75,00% 62,99% DPPKB

2.08.01.2.01 Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Meningkatnya perencanaan dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah DPPKB

100 % 2.346.081,00 - 0,00 50 0,00 75 646.090,00 75 646.090,00 75,00% 27,54% DPPKB

2.08.01.2.01.01 Penyusunan Dokumen

Perencanaan Perangkat Daerah Jumlah Dokumen 5 Doc 577.001,00 - 0,00 - 0,00 5 577.000,00 5 577.000,00 100,00% 100,00% DPPKB

2.08.01.2.01.02 Koordinasi dan Penyusunan

Dokumen RKA-SKPD Jumlah Pengadaan 200 Lembar 1.199.990,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

2.08.01.2.01.06

Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Jumlah Laporan 2 Laporan 569.090,00 - 0,00 - 0,00 2 69.090,00 2 69.090,00 100,00% 12,14% DPPKB

K

10=6+7+8+9

5 6 7 8

Perangkat Daerah Tahun berjalan yang dievaluasi (2021)

Realisasi Kinerja Pada Triwulan I & II Perangkat Daerah Tahun berjalan yang dievaluasi

(2020)

Perangkat Daerah

Tahun 2021 (%)

Perangkat Daerah Penanggung

Jawab

K Rp I (JAN - MAR) II (APRIL - JUNI) III (JULI - SEPTEMBER) K Rp

11=10/5x100%

No. Kode Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan

(output)

Rp

(19)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 14

Bersambung

(20)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 15

Bersambung

(21)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 16

Bersambung

K Rp K Rp K Rp

1 2 3 4 11

Jumlah Fotocopy 50 Lembar - 5000 10000 10000 20000%

Jumlah Map 100 Lembar - 100 313 313 313,00%

Jumlah Spanduk 10 Lembar - - - - 0,00%

Jumlah Ucapan ke Media 4 Media - 4 4 4 100,00%

2.08.01.2.06.09 Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD

Jumlah penugasan koordinasi dan konsultasi

70 OH 208.800.000,00 15 0,00 48 81.829.198,00 64 16.091.100,00 64 97.920.298,00 91,43% 46,90% DPPKB

2.08.01.2.07

Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah

Persentase Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah DPPKB

100 % 152.879.822,00 25 48.925.821,00 50 0,00 75 0,00 75 48.925.821,00 75,00% 32,00% DPPKB

2.08.01.2.07.05 Pengadaan Mebel Jumlah Jenis Pengadaan

Mebelair yang tersedia 5 Jenis 152.879.822,00 5 48.925.821,00 5 0,00 5 0,00 5 48.925.821,00 100,00% 32,00% DPPKB

2.08.01.2.08 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

Persentase Kegiatan

Jasa Penunjang DPPKB 100 % 1.237.047.000,00 25 178.792.630,00 50 308.629.637,00 75 296.155.945,00 75 783.578.212,00 75,00% 63,34% DPPKB

2.08.01.2.08.01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah Materai 600 Lembar 3.300.000,00 600 3.300.000,00 - 0,00 - 0,00 - 3.300.000,00 0,00% 100,00% DPPKB

56,38% DPPKB Penyediaan Barang Cetakan dan

Penggandaan

K

10=6+7+8+9

5 6 7 8

2.08.01.2.06.05 40.407.482,00 0,00 14.082.400,00 8.700.000,00 22.782.400,00

Rp

K I (JAN - MAR) II (APRIL - JUNI) III (JULI - SEPTEMBER) K Rp

11=10/5x100%

Rp

(22)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 17

Bersambung

K Rp K Rp K Rp

1 2 3 4 11

Jumlah Perbaikan

Komputer 10 Unit - - 2 2 20,00% DPPKB

Jumlah Perbaikan

Laptop 22 Unit - - 11 11 50,00%

Jumlah Perbaikan

Laptop 25 Unit - - 10 10 40,00%

2.08.01.2.08.04 Penyediaan Jasa Pelayanan Umum

Kantor Jumlah Pegawai Non PNS 30 Orang 1.198.272.000,00 30 175.492.630,00 30 308.629.637,00 30 276.550.945,00 30 760.673.212,00 100,00% 63,48% DPPKB

2.08.01.2.09

Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

Persentase Kegiatan Pemeliharaaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan DPPKB

100 % 473.962.700,00 - 0,00 50 51.699.400,00 75 143.566.600,00 75 195.266.000,00 75,00% 41,20% DPPKB

2.08.01.2.09.01

Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan dan Pajak Kendaraan Perorangan Dinas atau Kendaraan Dinas Jabatan

Jumlah Unit yang

terpelihara 5 Unit 286.512.700,00 - 0,00 3 50.659.250,00 5 137.783.400,00 5 188.442.650,00 100,00% 65,77% DPPKB

Jumlah kendaraan dinas/operasional yang diperpanjang perizinannya (Roda 2))

17 Unit - 6 6 6 35,29%

Jumlah kendaraan dinas/operasional yang diperpanjang perizinannya (Roda 4)

9 Unit - 1 6 6 66,67%

Jumlah kendaraan dinas/operasional yang diperpanjang perizinannya (Roda 6)

2 Unit - - - - 0,00%

Jumlah Unit yang

terpelihara (Roda 2) 19 Unit - 8 17 17 89,47%

DPPKB Penyediaan Jasa Pemeliharaan,

Biaya Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan

2.08.01.2.09.02 25.806.000,00 0,00 1.040.150,00 5.783.200,00 6.823.350,00 26,44%

2.08.01.2.08.03 Penyediaan Jasa Peralatan dan 35.475.000,00 0,00 0,00 19.605.000,00 19.605.000,00 55,26%

Perlengkapan Kantor

K

10=6+7+8+9

5 6 7 8

Rp

K I (JAN - MAR) II (APRIL - JUNI) III (JULI - SEPTEMBER) K Rp

11=10/5x100%

Rp

(23)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 18

Bersambung

Jumlah Unit yang

terpelihara (Roda 4) 12 Unit - 9 15 15 125,00%

2.08.01.2.09.06 Pemeliharaan Peralatan dan Mesin

Lainnya Jumlah Paket 2 Paket 12.144.000,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

2.08.01.2.09.11

Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Pendukung Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya

Jumlah Jenis Sarana dan

Parasarana 5 Jenis 149.500.000,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

Persentase Partisipasi Perempuan di Lembaga Pemerintah

47,78 - - 56 56 117,20%

Persentase Anggaran Gender pada Belanja Langsung APBD

0,0163 - - 0,030 0,03 187%

2.08.02.2.01

Pelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) pada Lembaga Pemerintah Kewenangan Kabupaten/Kota

Persentase Kegiatan Pelembagaan PUG pada Lembaga Pemerintah Kabupaten/Kota

100 % 380.181.719,00 - 0,00 - 0,00 75 4.288.620,00 75 4.288.620,00 75,00% 1,13% DPPKB

2.08.02.2.01.02

Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG Kewenangan Kabupaten/Kota

Jumlah perangkat daerah yang dikoordinasikan

31 OPD 28.029.300,00 - 0,00 - 0,00 31 4.288.620,00 31 4.288.620,00 100,00% 15,30% DPPKB

2.08.02.2.01.04 Sosialisasi kebijakan Pelaksanaan PUG termasuk PPRG

Jumlah kegiatan

responsif gender 2 Kegiatan 352.152.419,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

2.08.02 380.181.719,00 0,00 0,00 4.288.620,00 4.288.620,00 1,13% DPPKB

PROGRAM PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

(24)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 19

Bersambung

2.08.03 PROGRAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN

Persentase tertanganinya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan

100 % 486.062.399,00 100 12.352.200,00 100 16.910.930,00 100 18.621.703,00 100 47.884.833,00 100,00% 9,85% DPPKB

2.08.03.2.02

Penyediaan Layanan Rujukan Lanjutan bagi Perempuan Korban Kekerasan yang Memerlukan Koordinasi Kewenangan Kabupaten/Kota

Tersedianya layanan

UPTD PPA 100 % 486.062.399,00 33 12.352.200,00 66 16.910.930,00 100 18.621.703,00 100 47.884.833,00 100,00% 9,85% DPPKB

Jumlah kegiatan koordinasi dan sinkronisasi

4 Kegiatan 2 3 4 4 100,00%

Persentase Rasio KDRT 20 % - - 0,0041 0 0,02%

2.08.04 PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELUARGA

Persentase Layanan

Pembelajaran Keluarga n/a % 132.099.074,00 - 0,00 - 6.612.838,00 - 7.918.257,00 - 14.531.095,00 #VALUE! 11,00% DPPKB

2.08.04.2.02

Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga dalam Mewujudkan KG dan Hak Anak yang Wilayah Kerjanya dalam Daerah Kabupaten/Kota

Terlaksananya layanan Puspaga, SDM, Jejaring antar lembaga penyedia layanan

99.999.546,00 - 0,00 - 0,00 0,00 - 0,00 #DIV/0! 0,00% DPPKB

2.08.04.2.02.03

Penguatan Jejaring antar Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Daerah Kabupaten/Kota

Jumlah jejaring lembaga

penyedia layanan 1 Lembaga 99.999.546,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

DPPKB Koordinasi dan Sinkronisasi

Pelaksanaan Penyediaan Layanan Rujukan Lanjutan bagi Perempuan Korban Kekerasan Kewenangan Kabupaten/Kota

2.08.03.2.02.02 486.062.399,00 12.352.200,00 16.910.930,00 18.621.703,00 47.884.833,00 9,85%

(25)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 20

Bersambung

2.08.04.2.03

Penyediaan Layanan bagi Keluarga dalam Mewujudkan KG dan Hak Anak yang Wilayah Kerjanya dalam Daerah Kabupaten/Kota

Tersedianya layanan bagi keluarga dalam mewujudkan KG

100 % 32.099.528,00 - 0,00 20 6.612.838,00 33 7.918.257,00 33 14.531.095,00 33,00% 45,27% DPPKB

2.08.04.2.03.01

Pelaksanaan Penyediaan Layanan Komprehensif bagi Keluarga dalam Mewujudkan KG dan Perlindungan Anak yang Wilayah Kerjanya dalam Daerah Kabupaten/Kota

Jumlah layanan Puspaga 15 Pasangan 32.099.528,00 - 0,00 3 6.612.838,00 8 7.918.257,00 8 14.531.095,00 53,33% 45,27% DPPKB

2.08.06 PROGRAM PEMENUHAN HAK ANAK

(PHA) Predikat Kota Layak Anak Nindya Predikat 112.403.306,00 - 0,00 Nindya 11.979.000,00 Nindya 9.298.500,00 Nindya 21.277.500,00 #VALUE! 18,93% DPPKB

2.08.06.2.01

Pelembagaan PHA pada Lembaga Pemerintah, Nonpemerintah, dan Dunia Usaha Kewenangan Kabupaten/Kota

Jumlah lembaga pemerintah, non pemerintah, dan dunia usaha yang telah mendapatkan pelembagaan PHA

30 Lembaga 30.267.163,00 - 0,00 30 3.654.000,00 30 5.718.000,00 30 9.372.000,00 100,00% 30,96% DPPKB

2.08.06.2.01.02

Koordinasi dan Sinkronisasi Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak Kewenangan Kabupaten/Kota

Jumlah kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelembagaan pemenuhan Hak Anaka

5 Kegiatan 30.267.163,00 - 0,00 5 3.654.000,00 5 5.718.000,00 5 9.372.000,00 100,00% 30,96% DPPKB

2.08.06.2.02

Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Hidup Anak Kewenangan Kabupaten/Kota

Persentase lembaga penyedia layanan yang bekerjasama dalam peningkatan kualitas hidup anak

75 % 82.136.143,00 - 0,00 33 8.325.000,00 75 3.580.500,00 75 11.905.500,00 100,00% 14,49% DPPKB

(26)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 21

Bersambung

2.08.06.2.02.01

Penyediaan Layanan Peningkatan Kualitas Hidup Anak Kewenangan Kabupaten/Kota

Jumlah kegiatan layanan peningkatan kualitas hidup anak

3 Kegiatan 82.136.143,00 - 0,00 1 8.325.000,00 3 3.580.500,00 3 11.905.500,00 100,00% 14,49% DPPKB

2.08.07 PROGRAM PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK

Persentase Layanan Anak yang memerlukan perlindungan khusus

100 % 100.026.846,00 100 0,00 100 14.315.000,00 100 32.285.000,00 100 46.600.000,00 100,00% 46,59% DPPKB

2.08.07.2.01

Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak yang Melibatkan para Pihak Lingkup Daerah Kabupaten/Kota

Penurunan Tingkat Kekerasan terhadap Anak

20 % 53.927.046,00 - 0,00 - 0,00 43 23.120.000,00 43 23.120.000,00 215,00% 42,87% DPPKB

2.08.07.2.01.02

Koordinasi dan Sinkronisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Kewenangan Kabupaten/Kota

Jumlah kegiatan sosialisasi perlindungan khusus anak yang terlaksana

40 Kegiatan 53.927.046,00 - 0,00 - 0,00 33 23.120.000,00 33 23.120.000,00 82,50% 42,87% DPPKB

2.08.07.2.02

Penyediaan Layanan bagi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus yang Memerlukan Koordinasi Tingkat Daerah Kabupaten/Kota

Persentase penyelesaian

kasus anak 100 % 46.099.800,00 - 0,00 - 14.315.000,00 100 9.165.000,00 100 23.480.000,00 100,00% 50,93% DPPKB

2.08.07.2.02.01

Penyediaan Layanan Pengaduan Masyarakat bagi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Tingkat Daerah Kabupaten/Kota

Jumlah kasus anak yang

terselesaikan 80 Kasus 46.099.800,00 - 0,00 - 14.315.000,00 77 9.165.000,00 77 23.480.000,00 96,25% 50,93% DPPKB

2.14

URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA

3.494.384.337,00 12.250.475,00 221.429.499,00 722.454.275,00 - 956.134.249,00 27,36%

(27)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 22

Bersambung

2.14.02 PROGRAM PENGENDALIAN PENDUDUK

Rata-rata jumlah anak

per keluarga 2 Rasio 171.291.400,00 - 0,00 - 24.500.000,00 44.237.000,00 - 68.737.000,00 0,00% 40,13% DPPKB

2.14.02.2.02

Pemetaan Perkiraan Pengendalian Penduduk Cakupan Daerah Kabupaten/Kota

Pemenuhan data

pengendalian penduduk 100 % 171.291.400,00 - 0,00 - 24.500.000,00 44.237.000,00 - 68.737.000,00 0,00% 40,13% DPPKB

2.14.02.2.02.11 Penyediaan Data dan Informasi Keluarga

Sarana dan Prasarana

Balai Penyuluh KB 6 Unit 17.463.700,00 - 0,00 6.500.000,00 7.955.500,00 - 14.455.500,00 0,00% 82,77% DPPKB

2.14.02.2.02.12 Pencatatan dan Pengumpulan Data Keluarga

Jumlah dokumen data

keluarga 1 Doc 20.144.400,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

2.14.02.2.02.13

Pengolahan dan Pelaporan Data Pengendalian Lapangan dan Pelayanan KB

Jumlah Data

Pengendalian Lapangan 1 Data 15.897.900,00 - 0,00 - 0,00 15.881.500,00 - 15.881.500,00 0,00% 99,90% DPPKB

2.14.02.2.02.14

Pembinaan dan Pengawasan Pencatatan dan Pelaporan Program KKBPK

Jumlah kegiatan pembinaaan dan Pengawasan Pencatatan

2 Kegiatan 117.785.400,00 - 0,00 18.000.000,00 20.400.000,00 - 38.400.000,00 0,00% 32,60% DPPKB

2.14.03 PROGRAM PEMBINAAN KELUARGA

BERENCANA (KB) Rasio Akseptor 70 % 3.127.200.882,00 12.250.475,00 160.569.499,00 612.707.275,00 - 785.527.249,00 0,00% 25,12% DPPKB

(28)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 23

Bersambung

2.14.03.2.01

Pelaksanaan Advokasi,

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pengendalian Penduduk dan KB Sesuai Kearifan Budaya Lokal

Jumlah Pelaksanan Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi KIE Pengendalian Penduduk dan KB (Monev)

85 % 2.209.003.975,00 25 6.483.100,00 40 51.905.012,00 85 379.869.300,00 85 438.257.412,00 100,00% 19,84% DPPKB

2.14.03.2.01.02

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program KKBPK Sesuai Kearifan Budaya Lokal

Jumlah kegiatan KIE,

Program KKBPK 1 Kegiatan 291.747.960,00 - 0,00 1 11.530.982,00 1 43.546.600,00 1 55.077.582,00 100,00% 18,88% DPPKB

2.14.03.2.01.06

Pelaksanaan Mekanisme Operasional Program KKBPK melalui Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorcam), Rapat Koordinasi Desa (Rakordes), dan Mini Lokakarya (Minilok)

Jumlah pelaksanaan Kegiatan Operasional Program KKBPK

1 Kegiatan 260.148.873,00 1 6.483.100,00 - 40.374.030,00 1 72.486.000,00 1 119.343.130,00 100,00% 45,87% DPPKB

Jumlah Kelompok KB

Teladan 7 Kelompok - - 7 7 100,00% 15,92% DPPKB

Jumlah monitoring dan

evaluasi program KKBPK 3 Doc - - 3 3 100,00%

Jumlah pengelola KB

Teladan 9 Orang - - 9 9 100,00%

2.14.03.2.02

Pendayagunaan Tenaga Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB)

328.880.000,00 20 5.767.375,00 45 46.709.625,00 85 100.875.225,00 85 153.352.225,00 #DIV/0! 46,63% DPPKB Pengendalian Program KKBPK

2.14.03.2.01.08 1.657.107.142,00 0,00 0,00 263.836.700,00 263.836.700,00

(29)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 24

Bersambung

2.14.03.2.02.01

Pembinaan IMP dan Program KKBPK di lini lapangan oleh PKB/PLKB

Jumlah kegiatan pembinaan IMP dan Program KKBPK

90 Orang 256.880.000,00 30 5.767.375,00 100 46.709.625,00 120 41.175.225,00 120 93.652.225,00 133,33% 36,46% DPPKB

2.14.03.2.02.04 Penggerakan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP)

Jumlah wilayah kader PPKBK dan sub PPKBK yang dibina

90 Orang 72.000.000,00 - 0,00 - 0,00 90 59.700.000,00 90 59.700.000,00 100,00% 82,92% DPPKB

2.14.03.2.03

Pengendalian dan Pendistribusian Kebutuhan Alat dan Obat Kontrasepsi Serta Pelaksanaan Pelayanan KB Di Daerah Kabupaten/Kota

Terkendalinya dan terdistribusinya Alat, Obat Kontrasepsi dan Pelayanan KB

589.316.907,00 0,00 61.954.862,00 131.962.750,00 - 193.917.612,00 #DIV/0! 32,91% DPPKB

Jumlah Peserta 43 Orang - 43 43 43 100,00%

Jumlah sarana

transportasi 3 Unit - 1 1 1 33,33%

Jumlah Peserta 43 Orang - 298 398 398 925,58%

Peningkatan kesertaan keluarga dalam Keluarga Berencana

100 % - 71,1 71,3 71,3 71,30%

2.14.03.2.03.06 Penyediaan Sarana Penunjang Pelayanan KB

Jumlah sarana

Penunjang pelayanan KB 15 Jenis 22.270.489,00 - 0,00 15 22.170.500,00 - 0,00 - 22.170.500,00 0,00% 99,55% DPPKB

108.687.000,00 26,85% DPPKB

Peningkatan Kompetensi Pengelola dan Petugas Logistik Alat dan Obat Kontrasepsi Serta Sarana Penunjang Pelayanan KB

2.14.03.2.03.02 82.621.677,00 0,00 10.273.000,00 19.230.750,00 29.503.750,00 35,71% DPPKB

Peningkatan Kesertaan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

2.14.03.2.03.03 404.794.379,00 0,00 4.555.000,00 104.132.000,00

(30)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 25

Bersambung

2.14.03.2.03.08

Pembinaan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di Fasilitas Kesehatan Termasuk Jaringan dan Jejaringnya

Jumlah Faskes dan Bidan

yang mengikuti Lomba 39 Faskes 70.600.362,00 - 0,00 39 24.956.362,00 39 8.600.000,00 39 33.556.362,00 100,00% 47,53% DPPKB

2.14.03.2.03.09

Promosi dan Konseling Kesehatan Reproduksi, Serta Hak-Hak Reproduksi di Fasilitas Kesehatan dan Kelompok Kegiatan

Jumlah Faskes dan Bidan

yang mengikuti Lomba 100 Orang 9.030.000,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00% 0,00% DPPKB

2.14.04

PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN KELUARGA SEJAHTERA (KS)

Persentase pemberdayaan Kelompok Kegiatan Bangga Kencana

51 % 195.892.055,00 - 0,00 79 36.360.000,00 86 65.510.000,00 86 101.870.000,00 168,63% 52,00% DPPKB

2.14.04.2.01

Pelaksanaan Pembangunan Keluarga Melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga

Tersedianya kelompok Tribina dan UPPKS yang dibina dan dibentuk

60 % 95.795.000,00 - 0,00 20 36.360.000,00 40 20.860.000,00 40 57.220.000,00 66,67% 59,73% DPPKB

2.14.04.2.01.04

Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS)

Jumlah pelatihan teknis

yang dilaksanakan 4 Kegiatan 42.260.000,00 - 0,00 - 0,00 1 9.460.000,00 1 9.460.000,00 25,00% 22,39% DPPKB

2.14.04.2.01.08

Promosi dan Sosialisasi Kelompok Kegiatan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (Menjadi Orang Tua Hebat, Generasi Berencana, Kelanjutusiaan Serta Pengelolaan Keuangan Keluarga)

Jumlah peserta Duta

GenRe 12 Orang 53.535.000,00 - 0,00 12 36.360.000,00 12 11.400.000,00 12 47.760.000,00 100,00% 89,21% DPPKB

(31)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 26

2.14.04.2.02

Pelaksanaan dan Peningkatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan Tingkat Daerah Kabupaten/ Kota dalam Pembangunan Keluarga Melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga

Persentase organisasi kemasyarakatan yang berperan aktif melalui pembinaan, ketahanan dan kesejahteraan keluarga

80 % 100.097.055,00 - 0,00 - 0,00 100 44.650.000,00 100 44.650.000,00 125,00% 44,61% DPPKB

2.14.04.2.02.02

Pendayagunaan Mitra Kerja dan Organisasi Kemasyarakatan dalam Penggerakan Operasional Pembinaan Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS)

Jumlah mitra kerja dan organisasi

kemasyarakatan yang diberdayagunakan

4 Organiasasi 100.097.055,00 - 0,00 - 0,00 4 44.650.000,00 4 44.650.000,00 100,00% 44,61% DPPKB

Faktor pendorong keberhasilan kinerja:

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

(32)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 27

Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Dalam kaitan dengan hal tersebut Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana berkewajiban memenuhi target capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Gambaran kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang dalam pencapaian target pelayanan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana tahun 2019-2021 dapat dilihat pada Tabel 2.2 berikut ini :

TABEL 2. 2 ANALISIS KINERJA

DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA BONTANG

NO. INDIKATOR KINERJA

Kondisi pada awal periode RPJMD

Target Renstra PD

Realisasi

Capaian Catatan Analisis 2019 2020 2020

Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 1 PARTISIPASI ANGKATAN

KERJA PEREMPUAN 68,24 20,03 20,04 69,24 2 PARTISIPASI PEREMPUAN

DI LEMBAGA PEMERINTAH 1633* 49,05 49,06 1607*

3 PARTISIPASI PEREMPUAN

DILEMBAGA SWASTA 1756* 50,03 50,04 1756*

Bersambung

(33)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 28

RPJMD 2019 2020 2020 Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

4 RASIO KDRT 0,37 1,00 1,00 0,04

5

PENYELESAIAN PENGADUAN PERLINDUNGAN

PEREMPUAN DAN ANAK

100 100 100 100 6

CAPAIAN

PENYELENGGARAAN KOTA LAYAK ANAK

Madya

(783,9) Madya Nindya Madya (783,9)

Urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana 7 RASIO RATA-RATA ANAK

DALAM KELUARGA 2,03 1,89 1,89 2,02 8 RASIO AKSEPTOR KB PER

100 ORANG 68,82 79 79 71,75

9 CAKUPAN PESERTA KB

AKTIF (PUS 32.569) 68,82 79,3 79,4 71,75 10

KELUARGA PRA SEJAHTERA DAN SEJAHTERA I

21,09 42,3 42,4 21,09 2.3. ISU – ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI

PERANGKAT DAERAH

Beberapa permasalahan yang dihadapi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dalam pelayanan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana adalah:

1. Data Peran Aktif Perempuan

(34)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 29

perkembangan yang terjadi saat ini begitu cepat di Kota Bontang, hal ini menyebabkan pelayanan peran aktif perempuan secara faktual belum mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan yang diinginkan contoh keterlibatan perempuan dalam politik sebanyak 30% di parlemen belum terpenuhi.

Faktor penyebab masalah ini adalah sebagian masyarakat masih kurang memahami pentingnya peran aktif perempuan di berbagai sektor pembangunan antara lain bidang eksekutif, legislatif, yudikatif dan di dunia usaha dan industri.

2. Perlindungan Perempuan dan Anak

Perlindungan perempuan dan anak pada hakekatnya merupakan Hak Azasi Manusia yang telah diatur oleh undang-undang dan berdasarkan ratifikasi piagam PBB tentang hak-hak perempuan dan anak dalam obyek dan subyek pembangunan.

Dalam pelayanan perlindungan perempuan dan anak, masalah yang dihadapi sering terjadi karena masih kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan perempuan dan anak yang mengalami tindak kekerasan baik di rumahtangga, lingkungan sekitarnya, tempat pendidikan, lokasi kerja, dan tidak ditunjang dengan dokumen data lain.

Akibat dari permasalahan ini, data permasalahan tindakan perlindungan

(35)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 30

Program Keluarga Berencana adalah pembangunan kependudukan dan keluarga kecil berkualitas memiliki peran sangat penting dalam mencapai peningkatan sumber daya manusia (SDM). Pengendalian kuantitas penduduk merupakan salah satu prioritas pembangunan karena akan dapat menjamin tercapainya penduduk tumbuh seimbang di masa yang akan datang. Pengendalian kuantitas penduduk harus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatakan kualitas keluarga kecil yang yang dilaksanakan melalui pembangunan Keluarga Berencana dan berbagai pembangunan lainnya.

Permasalahan yang paling dominan pada pelayanan keluarga berencana adalah masih rendahnya pelaporan atas terjadinya kegagalan program KB.

Rendahnya pelaporan kegagalan program KB disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam pelaporan kegagalan program KB. Akibat dari hal ini, validasi data dari peristiwa kegagalan program KB belum memberikan kontribusi positif terhadap akurasi pelayanan pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

2.4. REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD

Dari rancangan awal yang telah disusun pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bontang membandingkan antara

(36)

RENCANA KERJA (RENJA) 2022 31

Gambar

TABEL 2. 2   ANALISIS KINERJA

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah ( Renja OPD ) Kantor Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Tahun 2021, merupakan dokumen perencanaan yang berisi rencana

RENJA Sekretariat DPRD Tahun Anggaran 2021 adalah dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan untuk mencapai sasaran pembangunan dalam bentuk kerangka

Rancangan Rencana Kerja (Renja) Satuan Kerja Perangkat Daerah adalah Dokumen Perencanaan Tahunan pada level Satuan Kerja Perangkat Daerah dan disusun sebagai penjabaran Rencana

Rencana Kerja atau yang disebut dengan Renja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur adalah dokumen perencanaan

Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang Tahun 2013 disusun guna menyediakan dokumen perencanaan tahunan Satuan Kerja

Dokumen RENJA (Rencana Kerja) Dinas Lingkungan Hidup Tahun ' 2022 memuat program, kegiatan, sub kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran yang disertai indikator

Rencana Kerja (Renja) Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 dimaksudkan menetapkan dokumen perencanaan yang memuat program dan

Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2019 merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan