• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Kegiatan Penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2012.

Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Indramayu diperlukan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan terhadap instrumen yang operasional dalam pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sesuai dengan lingkup kegiatan penyusunan RP3KP, salah satu produk dari kegiatan Penyusunan Penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) Kabupaten Indramayu adalah buku laporan akhir sebagai dokumen yang pada intinya berisikan mengenai hasil rumusan visi misi, konsep, strategi, rencana dan indikasi program yang terkait dengan pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Indramayu. Secara sistematis, buku laporan akhir ini terdiri dari pokok-pokok bahasan sebagai berikut :

Bab 1 PENDAHULUAN

Bab 2 ARAHAN KEBIJAKAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

Bab 3 POTENSI, PERMASALAHAN, DAN KEBUTUHAN PENANGANAN

PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

Bab 4 VISI DAN MISI PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

Bab 5 KONSEP DAN STRATEGI PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

Bab 6 RENCANA PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

Bab 7 INDIKASI PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

Buku laporan antara ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh rangkaian proses penyusunan RP3KP di Kabupaten Indramayu. Akhir kata, Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam setiap proses penyusunan RP3KP di Kabupaten Indramayu.

Indramayu, 2012

(2)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ... 1-1 1.2 Tujuan dan Sasaran ... 1-4 1.3 Landasan Hukum ... 1-4 1.4 Ruang Lingkup ... 1-6 1.5 Keluaran ... 1-7 1.6 Tahapan Pekerjaan ... 1-8 1.7 Sistematika Penyajian ... 1-9 BAB 2 ARAHAN KEBIJAKAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN DAN

PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

2.1 Skenario Pengembangan Wilayah Kabupaten Indramayu Berdasarkan

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ... 2-1 2.1.1 Visi dan Misi Kabupaten Indramayu ... 2-1 2.1.2 Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Indramayu Tahun

2011 -2031 (Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor :

1 Tahun 2012) ... 2-3 2.1.2.1 Luas Dan Batas Wilayah Kabupaten ... 2-3 2.1.2.2 Tujuan, Kebijakan, Dan Strategi Penataan Ruang

Wilayah Kabupaten ... 2-4 2.1.2.3 Kebijakan dan Strategi Penataan Ruang Wilayah

Kabupaten ... 2-4 2.1.3 Rencana Struktur Ruang Wilayah Kabupaten ... 2-7 2.1.4 Rencana Pola Ruang Wilayah Kabupaten ... 2-19

2.1.4.1 Rencana Kawasan Lindung ... 2-19 2.1.4.2 Rencana Kawasan Budidaya Wilayah Kabupaten ... 2-23 2.1.5 Penetapan Kawasan Strategis Kabupaten ... 2-27 2.2 Analisis Implikasi Kebijakan RTRW Kab. Indramayu terhadap

Pengembangan Perumahan dan Permukiman ... 2-29

(3)

BAB 3 POTENSI, PERMASALAHAN, DAN KEBUTUHAN PENANGANAN PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

3.1 Karakteristik Kondisi Sosial-Ekonomi Budaya ... 3-1 3.1.1 Karakteristik Kondisi Sosial-Kependudukan ... 3-1 3.1.1.1 Jumlah Dan Laju Pertumbuhan Penduduk ... 3-1 3.1.1.2 Komposisi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin ... 3-3 3.1.1.3 Kepadatan Penduduk ... 3-6 3.1.1.4 Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia Produktif dan

Non Produktif ... 3-8 3.1.2 Karakteristik Sosial-Budaya Kabupaten Indramayu ... 3-10 3.1.3 Karakteristik Perekonomian ... 3-12 3.1.3.1 PDRB Kabupaten Indramayu ... 3-12 3.1.3.2 Sektor Pertanian... 3-14 3.1.3.3 Sektor Industri ... 3-16 3.1.3.4 Sektor Pertambangan ... 3-17 3.1.3.5 Sektor Pariwisata ... 3-17 3.2 Karakteristik Perumahan dan Kawasan Permukiman ... 3-21 3.2.1 Karakteristik Umum Perumahan Kabupaten Indramayu ... 3-21 3.2.2 Karakteristik Kawasan Permukiman Kabupaten Indramayu ... 3-26 3.3 Karakteristik Ketersediaan dan Kondisi Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU)

Perumahan dan Permukiman ... 3-27 3.3.1 Air bersih ... 3-27 3.3.2 Persampahan ... 3-29 3.3.3 Air Limbah ... 3-29 3.3.4 Drainase ... 3-30 3.3.5 Jaringan Jalan ... 3-31 3.4 Karakteristik Kelembagaan dan Pembiayaan Perumahan dan

Kawasan Permukiman ... 3-32 3.4.1 Kelembagaan Perumahan dan Kawasan Permukiman ... 3-32 3.4.2 Karakteristik Pembiayaan Perumahan dan Kawasan Permukiman... 3-36 3.5 Potensi dan Masalah Terkait Daya Dukung dan Daya Tampung Wilayah ... 3-36

3.5.1 Wilayah Terlarang (Negative List) untuk Pembangunan dan

Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman ... 3-36 3.5.2 Analisis Kesesuaian Lahan Perumahan dan Kawasan Permukiman ... 3-42 3.6 Kebutuhan Pembangunan dan Pengembangan Perumahan Dan

Permukiman ... 3-46 3.6.1 Kebutuhan Berdasarkan Proyeksi Penduduk dan Backlog ... 3-46 3.6.2 Tambahan Kebutuhan Rumah Berdasarkan Jumlah KK ... 3-51 3.6.3 Kebutuhan Pembangunan Rumah Berdasarkan Backlog ... 3-54 3.6.4 Total Kebutuhan Pembangunan Rumah ... 3-56 3.7 Kebutuhan Perumahan Berdasarkan Segmentasi ... 3-58

3.7.1 Segmentasi Berdasarkan Kelompok Rumah Tangga Mampu

dan Tidak Mampu dalam Memenuhi Kebutuhan Rumah ... 3-58

(4)

3.7.2 Segmentasi Berdasarkan Kelompok Rumah Tangga Menengah

Atas dan MBR ... 3-61 3.8 Kebutuhan Penyediaan Rumah Baru ... 3-62 3.8.1 Kebutuhan Pembangunan Rumah oleh Masyarakat (Swadaya) ... 3-62 3.8.2 Kebutuhan Pembangunan Rumah oleh Developer/ Pemerintah... 3-63 3.9 Target Pemenuhan Perumahan Berdasarkan Segmentasi Pasar ... 3-65 3.10 Kebutuhan Peningkatan Kualitas Permukiman ... 3-65 BAB 4 VISI DAN MISI PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN

KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

4.1 Dasar-Dasar Perumusan Visi dan Misi Pembangunan Perumahan dan

Kawasan Permukiman ... 4-1 4.2 Pemetaan Visi dan Misi Pembangunan Kabupaten Indramayu ... 4-3 4.3 Visi dan Misi Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan

Permukiman ... 4-8 4.3.1 Visi Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan

Permukiman ... 4-8 4.3.2 Misi Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan

Permukiman ... 4-11 4.3.3 Tujuan dan Sasaran ... 4-12 BAB 5 KONSEP DAN STRATEGI PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN

DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

5.1 Dasar-Dasar Penetapan Konsep ... 5-1 5.1.1 Arah Perkembangan Fisik ... 5-1 5.1.2 Arahan Perumahan dan Permukiman ... 5-3 5.2 Perumusan Konsep Pembangunan Dan Pengembangan Perumahan Dan

Permukiman ... 5-7 5.2.1 Konsep Pengembangan Rumah Baru ... 5-7 5.2.1.1 Alokasi Ruang Untuk Perumahan Swadaya ... 5-7 5.2.1.2 Alokasi Ruang Untuk Perumahan Formal ... 5-7 5.2.1.3 Alokasi Ruang Untuk Perumahan Vertikal ... 5-8 5.2.2 Konsep Peningkatan Kualitas kawasan Permukiman ... 5-10

5.2.2.1 Konsep Penanganan Lingkungan Permukiman Kumuh

Perkotaan dan Kumuh Perdesaan ... 5-11 5.2.2.2 Konsep Penanganan Lingkungan Permukiman Nelayan/

Pesisir ... 5-15 5.2.2.3 Konsep Penanganan Kawasan Rawan Bencana ... 5-16 5.3 Strategi Pelaksanaan ... 5-17 5.3.1 Strategi Pelaksanaan Pembangunan Perumahan dan Permukiman ... 5-17 5.3.2 Strategi Pengembangan Sistem Pembiayaan Perumahan... 5-19 5.3.3 Strategi Pengembangan Sistem Kelembagaan Perumahan ... 5-19

(5)

BAB 6 RENCANA PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

6.1 Rencana Penanganan Berdasarkan Daya Dukung Pengembangan

Perumahan dan Kawasan Permukiman ... 6-1 6.1.1 Wilayah Yang Tidak Sesuai Untuk Pengembangan Perumahan Dan

Permukiman (Negative List) ... 6-1 6.1.2 Wilayah yang Sesuai Untuk Pengembangan Perumahan dan

Permukiman ... 6-7 6.2 Indikator Kebutuhan Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman . 6-11

6.2.1 Kebutuhan Berdasarkan Proyeksi Penduduk dan Backlog ... 6-11 6.2.2 Tambahan Kebutuhan Rumah Berdasarkan Jumlah KK ... 6-12 6.2.3 Kebutuhan Pembangunan Rumah Berdasarkan Backlog ... 6-15 6.2.4 Total Kebutuhan Pembangunan Rumah ... 6-17 6.3 Kebutuhan Perumahan Berdasarkan Segmentasi ... 6-19

6.3.1 Segmentasi Berdasarkan Kelompok Rumah Tangga Mampu dan

Tidak Mampu dalam Memenuhi Kebutuhan Rumah ... 6-19 6.3.2 Segmentasi Berdasarkan Kelompok Rumah Tangga Menengah

Atas dan MBR ... 6-22 6.4 Rencana Penanganan Perumahan dan Kawasan Permukiman ... 6-23 6.4.1 Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan Baru ... 6-23 6.4.1.1 Rencana Pengembangan Baru secara Swadaya ... 6-23 6.4.1.2 Rencana Pengembangan Baru secara Swadaya ... 6-28 6.4.2 Rencana Perbaikan Kualitas Lingkungan ... 6-29 BAB 7 INDIKASI PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN

KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN INDRAMAYU

7.1 Indikasi Program Non Fisik ... 7-1 7.2 Indikasi Program Fisik ... 7-2

Referensi

Dokumen terkait

Secara umum longsorlahan adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah yang bergerak ke bawah atau keluar lereng. Secara geologi

Berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan software DlgSILENT pada sistem barito setelah masuknya PLTU Pulang Pisau menunjukkan adanya perubahan total daya pasok

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh iklan terhadap citra merek mie instan merek Supermie di Surabaya Selatan khususnya untuk yang membeli produk

Seperti yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, aplikasi yang dibangun adalah aplikasi yang akan mencari solusi terpendek pada permainan pergeseran angka bentuk kotak 4 x

Selain itu penelitian yang orang lain yang terlibat ketika individu ingin dilakukan oleh Young (2007) menunjukkan bermain, 8) berkaitan dengan tindakan illegal, bahwa

Pertimbangan juga harus diberikan kepada tujuan penting lain dari desain pekerjaan: untuk memenuhi tanggung jawab sosial organisasi untuk orang-orang yang bekerja di dalamnya

Waktu yang dibutuhkan untuk proses pembuatan alat adalah 28 jam dan mesin bending pipa ini mempunyai kelebihan yaitu dapat mempercepat proses bending dan juga

Pengolahan data terdistribusi pada sistem komputer saat ini digambarkan sebagai banyak komputer atau processor yang besar maupun kecil dalam jarak yang jauh yang dihubungkan