• Tidak ada hasil yang ditemukan

TELAAH PUSTAKA PERUSAHAAN MULTINASIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TELAAH PUSTAKA PERUSAHAAN MULTINASIONAL"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)

1 PENDAHULUAN

Sustainability company, merupakan kapasitas perusahaan untuk terus beroperasi selama jangka waktu yang panjang, tergantung pada sustainability hubungan stakeholder. Pandangan pemangku kepentingan baru dari perusahaan melampaui pada tirple bottom line atau balanced scorecard. Pada saat ini perusahaan multinasional dianggap memiliki potensi besar dalam mempromosikan sustainable development dengan mentransfer teknologi ramah lingkungan dan meningkatkan kesadaran dan mengedukasikan konsumen tentang masalah-masalah sosial dan lingkungan (Levy, 1995). Perdebatan sustainabilty ini dilihat dalam konteks globalisasi telah memicu pertanyaan tentang multinational company terhadap pembangunan sustainability.

Semakin banyak perusahaan telah menambahkan isu-isu sustainability kedalam bisnis mereka, sebagai akibat dari meningkatnya kesadaran dan ekspresi kepedulian sosial dan ekologi dalam masyarakat (Kolk, 2003). Multinational company semakin berupaya mengkomunikasikan integritas lingkungan, keadilan sosial, dan ekonomi bisnis ke dalam bisnis mereka, dengan menerbitkan laporan terpisah atau bersama seperti sosial dan laporan CSR. Kita dapat melihat bahwa perusahaan akan secara bertahap bergerak dari pratek yang didorong dari para pemegang saham terhadap kebijakan sustainability. Sustainability dalam perkembangannya dianggap sebagai konsep yang digunakan perusahaan untuk menunjukkan nilai tambah mereka dan yang distribusikan melalui berbagai pemangku kepentingan. BASF merupakan perusahaan kimia terbesar di dunia asal Jerman, menentukan dalam laporan CSR persentase nilai tambah yang diperoleh dari karyawan, negara, pemegang saham, kreditur, hak minorias dan perusahaan. Dengan demikian perusahaan sekor privat termasuk di dalamnya multinational company, diharapkan turut berpartisipasi dalam keberlangsungan lingkungan sekitar.

Perubahan lingkungan ekonomi yang terjadi saat ini mempengaruhi dunia usaha. Dalam bisnis yang semakin kompetitif, informasi yang termuat dalam laporan tahunan menjadi penting untuk tujuan efisiensi dan alokasi dana yang produktif (Susanto 1992). Perusahaan dituntut untuk semakin transparan dalam

(2)

2 mengungkapkan informasi laporan tahunannya. Informasi yang diungkapkan dalam laporan tahunan berupa pengungkapan wajib (mandatory disclosure) dan pengungkapan sukarela (voluntary disclosure). Di Indonesia informasi yang disajikan dalam laporan tahunan ada dua jenis, yaitu laporan tahunan dengan pengungkapan wajib sebagaimana diatur dalam Ketentuan Bapepam no. Kep-38/

PM / 1996 tanggal 17 Januari 1996 dan laporan tahunan dengan pengungkapan sukarela yaitu pengungkapan informasi melebihi yang diwajibkan karena dipandang relevan dengan kebutuhan pemakai (Hardiningsih 2008: 67).

Kebijakan pengungkapan sukarela untuk setiap perusahaan berbeda-beda antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain. Perbedaan luas pengungkapan sukarela dapat dipengaruhi oleh karakteristik dari masing-masing perusahaan seperti, ukuran perusahaan, jenis industri, budaya perusahaan, struktur perusahaan, proses produksi, sumber daya, jenis usaha, pangsa pasar, dan lainnya (Hardiningsih 2008: 67). Dalam pengungkapan sukarela terdapat beberapa informasi yang dianggap penting untuk diungkapkan kepada pengguna laporan tahunan perusahaan

Multinational company adalah perusahaan yang melibatkan penanaman modal asing dan memiliki aktivitas nilai tambah lebih dari satu negara (Izdihar Bahari, 2012). Definisi tersebut mengambarkan kegiatan multinational company dalam dua karakteristik. Yaitu mengkoordinasikan seluruh masalah dalam satu struktur perusahaan dan memiliki bagian besar dalam transaksi ekonomi yang berhubungan dengan akivitas koordinasi lintas negara. Kedua karakteristik ini membedakan multinational company dari perusahaan lainnya. Ketika disatu sisi terdapat perusahan yang mengkontrol dan mengkoordinaskan produksi melalui banyak perusahaan dan sisi lainnya terdapat pula perusahaan melakukan transaksi ekonomi lintas negara maka multinational company menggabungkan kedua aktivitas tersebut (Eko, 2010).

Multinational company dapat mengkoordinasikan seluruh masalah dalam satu struktur perusahaan dan memiliki peranan penting terhadap sustainability.

Multinational company dinilai kurang bertanggung jawab dalam hal yang berhubungan dengan sosial dan lingkungan. Beberapa tindakan kurang bertanggung jawab multinational company anatara lain di Afrika perusahaan Nestle di boikot dan di protes oleh konsumen dalam penjualan produk bayi,

(3)

3 perusahaan Sport Nike mendapat kritikan keras dari pemerintah karena memperkerjakan anak dibawah umur dalam outsourcing di Asia. Perilaku tidak bertanggung jawab ini dapat menyebabkan banyak hal di dunia ini terjadi, maka perlu dilakukan penelitian.

Penelitian ini berfokus pada perusahaan Unilever salah satu multinational company di dunia, meneliti bagaimana upaya multinational company dalam mempraktikan praktik sustainability, dan juga meneliti sejauh mana praktik sustainability yang sedang diterapkan oleh Unilever. Unilever adalah multinational company yang berkantor pusat di di Rotterdam, Belanda (dengan nama Unilever N.V.) dan London, Inggris (dengan nama Unilever plc.) yang bekerja untuk menciptakan masa depan yang lebih baik setiap harinya, dengan menghasilkan produk-produk ramah lingkungan yang dihasilkan dan layanan yang membantu orang agar merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih menikmati hidup.

Menurut Forbes (2014), majalah bisnis milik Amerika, Unilever merupakan salah satu multinational company yang baik dengan menggunakan bahan-bahan pilihan dalam setiap produk yang dihasilkan. Unilever juga merupakan perusahaan nomor tiga terbaik di dunia. Lebih jauh, Unilever juga telah menerapkan sustainability dalam kegiatan operasinya. Dengan demikian penelitian ini berfolus pada permasalahan bagaimana Unilever sebagai multinational company menerapkan praktik Sustainability pada perusahaan mereka. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengungkapan praktik sustainability yang disajikan oleh multinational company yaitu Unilever, dengan fokus pada webpage website perusahaan-perusahaan yang berada dalam kelompok Unilever. Webpage dijadikan sebagai fokus dalam penelitian ini karena sebagai halaman pembuka pada setiap website, webpage dapat dianggap sebagai sumber informasi mendasar tentang suatu website.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang praktik sustainability di multinational company.

(4)

4 TELAAH PUSTAKA

Hampir banyak praktisi atau investor yang sering mempresepsikan Laporan sustainabality sebagai laporan Corporate Social Responsibility (CSR) saja. Pendapat ini sebenarnya kurang relatif lengkap, meskipun benar informasi mengenai CSR merupakan salah satu informasi yang wajib disampaikan dalam Laporan Keberkanjutan. Sustainability reporting, atau Laporan sustainabality didefinisikan sebagai Laporan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk mengungkapkan kinerja perusahaan pada aspek ekonomi, lingkungan dan sosial, serta upaya perusahaan untuk menjadi perusahaan yang akuntabel bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk tujuan kinerja perusahaan menuju pembangunan sustainability (sustainable development). Tujuan dari Sustainability reporting adalah untuk mengkomuniasikan komitmen dan kinerja ekonomi, lingkungan, dan masyarakat luas secara transparan. Melalui laporan ini para pemangku kepentingan bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan terbuka mengenai segala kegiatan sustainable development yang telah dilakukan oleh perusahaan (Fakhrurroji, 2012).

PERUSAHAAN MULTINASIONAL

Perusahaan Multinasional menurut Dunning (1993) adalah “an enteprise that engages i foreign direct investment (FDI) and owns or, in some way, controls value-added activities in more thah one country.” Perusahaan Multinasional (multinational company) adalah perusahaan yang melibatkan penanaman modal asing dan memiliki aktivitas nilai tambah lebih dai satu negara. Definisi tersebut menggambarkan kegiatan perusahaan multinasional dalam dua karakteristik.

Yaitu mengkoordinasikan seluruh masalah dalam satu struktur perusahaan dan memilik bagian besar dalam transaksi ekonomi yang berhubungan dengan ativitas koordinasi lintas negara. Kedua karakteristik ini membedakan perusahaan multinasional dari perusahaan lainnya. Ketika disatu sisi terdapat perusahaan yang mengotrol dan mengkoordinasikan produksi melalui banyak perusahaan dan disisi lainya terdapat pula perusahaan melakukan transaksi ekonomi lintas negara maka perusahaan multinasional menggabungkan kedua aktivitas tersebut.

(5)

5 Transaksi barang dan jasa multinational company yang melibatkan lebih dari satu negara antara cabang atau subsidiarinya semakin banyak terjadi.

Transaksi hubungan istimewa ini terkadang tidak terpengaruhi keadaan pasar sebagaimana transaksi antara pihak yang tidak memiliki hubungan inti, melainkan lebih sebagai transaksi yang diatur (controlled transaction). Jika harga dalam transaksi ini lebih rendah atau lebih tinggi dibandingkan dengan transaksi pada pasar terbuka (uncontrolled transaction) akan mengakibatkan pajak atas laba akan dialihkan dari suatu negara ke negara lainnya.

Pada dasarnya, multinational company memiliki dua pilihan mengenai model kebijakan sustainability yaitu: menyesuaikan strategi mereka untuk mencocokan profil kelembagaan masing-masing negara atau menetapkan standar global yang memenuhi harapan paling ketat (Rugman,2001). Semakin banyak perusahaan telah menambahkan isu-isu sustainability pada bisnis mereka, sebagai akibat dari meningkatkan kesadaran dan ekspresi kepedulian sosial dan ekologi dalam masyarakat berkembang (Kolk, 2003). Perusahaan multinasional semakin mepublikasikan mengenai integrasi dan tiga prinsip pembangunan sustainability (Elkington, 1998) ekonomi, masyarakat, dan lingkungan hidup kedalam bisnis mereka, dengan menerbitkan laporan terpisah atau bersama seperti Laporan Sosial/ Lingkungan Bertanggung Jawab (Unilever).

SUSTAINABILITY REPORTING.

Sustainability Repoting adalah pelaporan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengukur, mengungkapkan (disclose), serta upaya perusahaan untuk menjadi perusahaan yang akuntanbel bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk tujuan kinerja perusahaan menuju pembangunan yang sustainability. Perusahaan yang telah go public memiliki kewajiban membuat laporan keberlajutan (sustainability report). Di Indonesia Bapepam-LK telah mengeluarkan aturan yang mengharuskan perusahaan publik untuk mengungkapkan pelaksanaan kegiatan CSR di dalam laporan tahunnya. Melalui penerapan sustainability reporting diharapkan perusahaan dapat berkembang secara sustainability (sustainable development) yang didasarkan pada etika bisnis.

Proses peyajian Sustainability Reporting dilakukan 5 mekanisme, yaitu :

(6)

6 1. Penyusunan kebijakan perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan membuat kebijakan yang berkaitan dengan sustainibility development, kemudian mempublikasikan kebijakan tersebut beserta dampaknya.

2. Tekanan pada rantai pemasok (supply chain). Harapan masyarakat pada perusahaan untuk memberik produk dan jasa yang ramah lingkungan juga memberikan tekanan pada perusahaan untuk menetapkan standar kinerja dan sustainability reporting kepada para pemasok dan mata rantainya.

3. Keterlibatan stakeholder

4. Valuntary codes. Dalam mekanisme ini, masyarakat meminta perusahaan untuk mengembangkan aspek-aspek kinerja sustainbility. Apabila perusahaan belum melaksanakan, maka perusahaan harus memeberikan penjelasan.

5. Mekanisme lain dalam rating dan benchmarking, pajak dan subsidi, ijin- ijin yang dapt diperdagangkan, serta kewajiban dan larangan.

Sustainbility Report dapat diterbitkan secara terpisah maupun teintegrasi dalam laporan tahunan (annual report). Beberapa alasan perusahaan menyajikan Sustainability Report terpisah dari annual report, antara lain (KSG, 2012):

a. Sustainbility Report sebagai alat komunikasi bagi manajemen dengan para stakeholder untuk menyajikan pesan bahw perusahaan telah menjalankan sustainable development.

b. Memperoleh image baik (citra positif) dari stakeholder.

c. Pencarian legitimasi dari stakeholder.

Laporan sustainabality memiliki berbagai keunggulan: dari meningkatkan kesadaran karyawan tentang aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan pembangunan sustainability untuk menarik modal jangka panjang dan kondisi pembiayaan yang menguntukan. Dengan demikian, produksi laporan dapat menjadi manfaat dalam dirinya sendiri. Sebuah laporan mengharuskan perusahaan untuk mengambil pendekatan yang lebih sistematis untuk pembangunan sustainability dan menjadi bagian dari proses pembelajaran dalam organisasi.

Selain itu, perusahaan dapat memanfaatkan hasil akhirnya antara sustainability reporting sebagai instrumen untuk meningkatkan sistem manajemen perusahaan.

Sustainability reporting dapat digunakan untuk menunjukan kepatuhan terhadap

(7)

7 peraturan, meningkatkan citra perusahaan. Dari sustainability reporting juga berguna untuk berbagai pemangku kepentingan internal dan esternal dalam membuat keputusan mengenai keterlibatan mereka dengan perusahaan.

CORPORATE SOCIAL RESPONBILITY (CSR)

Menurut Wineberg dan Rudolp (2004) define CSR adalah “CSR is the contribution that a company makes in society through its core business activies, its social investment and philanthropy programs and its engagement in public poliy”. Selanjutnya dikatakan oleh Schermerhon (1993) bahwa CSR adalah merupakan suatu kepedulian organisasi bisnis untuk bertindak dengan cara-cara mereka sendiri dalam melayani kepetingan organisasi dan kepentingan public eksternal. Sedangkan Kotler dan Lee (2005) mengatakan bahwa CSR is a commitment to improve community well being thourgh discretionary business pratices and contribution of corporate resources. Pramuningtyas (2005) berpendapat berbeda, CSR adalah akuntabilitas atas segala tindakan perusahaan dalam mempengaruhi orang-orang, masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan berada. Nuryana (2005) mengatakan perusahaan mengintegrasi kepedulian sosial dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksimereka dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) berdasarkan prinsip kesukarelaan dan kemitraan.

Dari beberapa definisi diatas dapat dilihat adanya kesamaan bahwa CSR perusahaan atau institusi merupakan kepedulian sosial terhadap masyarakat di lingkunga suatu perusahaan/institusi da bersifat mempengaruhi orang-orang sekitar perusahaan untuk mempunyai citra yang baik terhadap perusahaan mereka dan dalam pekejaan mengutamakan kepentingan stakeholdernya, berdasarkan prinsip kesukarelaan dan kemitraan bukan ditekankan. Hardinsyah et al (2005) dalam Suharti (2008), bedah buku Kontler dan Lee yang diterbitkan pada th 2005, dengan judul Corporate Social Responbilst good for you company and ity, Doing the most good for your company and your couse, oleh Roy Goni. Dalam buku tersebut mengidentifikasi ada enam bentuk CSR :

(8)

8 a. Couse promotion dalam bentuk memberikan kontribusi dana atau penggalangan dana untuk meningkatkan kesadaran akan masalah social tertentu seperti, bahaya narkotika.

b. Couse-related marketing bentuk kontribusi perusahaan dengan menyisihkan seperkian persen dari pendapatan sebagai donasi bagi masalah sosial tertentu yang mempunyai pengaruh negative.

c. Corporate social marketing, perusahaan membantu pengembangan maupun implementasi dari kampanye dengan fokus merubah perilaku tertentu yang mempunyai pengaruh negative.

d. Corporate philantrophy adalah inisatif perusahaan dengan memberikan kontribusi langung kepada suatu aktivitas amal, lebih sering dalam bentuk donasi ataupun sumbangan tunai.

e. Community volunteering dalam akktivitas ini perusahaan memberikan bantuan dan mendorong karyawan, serta mitra bisnisnya untuk secara sukarela terlibat dan membantu masyarakat setempat.

f. Socially responsible business practices, ini adalah sebuah inisiatif dimana perusahaan mengadopsi dan melakukan praktisi bisnis tertentu serta investasi yang ditunjukan untuk mengikatkan kualitas komunitas dan melindungi lingkungan.

METODOLOGI PENELITIAN

Berdasarkan sumber datanya maka penelitian ini tergolong dalam penelitian yang menggunakan data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian analisi isi (content analysis) dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berupa data mengenai studi kepustakaan, membaca literatur berupa buku-buku, jurnal, Website atau sumber lainnya yang berhubungan dan dibutuhkan untuk melengkapi data dalam proses penelitian ini. Oleh karena itu pendekatan kualitatif dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis multinatioanl company dengan praktik-praktik sustainbility. Penelitian menggunakan dua periode penelitian, untuk melihat adakah perubahan data selama penelitian. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, peneliti adalah sebagai instrument kunci.

(9)

9 TEKNIS ANALISIS

Analisis kualitatif dapat didefinisikan sebagai suatu teknik penelitian ilmiah yang ditunjukkan untuk mengetahui gamabaran karakteristik isi dan menarik inferensi dari isi. Analisis isi kualitatif merupakan suatu analisis isi yang lebih mendalam dan detail untuk memahami produk isi media dan mampu menghubungkannya dengan konteks sosial/realitas yang terjadi sewaktu pesan dibuat. Analisis isi menggambarkan secara detail deskripsi dari suatu pesan.

Analisis isi dipakai untuk melihat pesan pada situasi yang berbeda. Situasi ini dapat dapat berupa konteks yang berbeda-budaya,sosial dan politik. Desain analisis isi memasukan pesan dari sumber yang sama, tetapi dalam konteks situasi yang berbeda. Umumnya, penelitian yang berusaha melakukan perbandingan isi pesan antarnegara atau antarbudaya, menggunakan desain penelitian ini.

Penelitian ini diarahkan untuk melihat perbedaan isi pesan yang diakibatkan oleh perbedaan konteks dan situasi yang berbeda. Analisis isi dipakai untuk melihat pesan pada khalayak yang berbeda. Khalayak disini merujuk pada pembaca, pendengar atau pemirsa media yang mempunyai karakteristik berbeda.

Desain analisis isi memasukan pesan dari sumber yang sama, tetapi untuk pemirsa yang berbeda. Analisis isi dipakai untuk melihat pesan dari komunikator yang berbeda. Umumnya, penilitian ini ingin melihat kasus yang sama dan bagaiman komunikator yang menghasilkan isi (content) yang berbeda dari kasus yang sama. (Eriyanto, 2011)

Analisis data ini menggunakan Website https://www.unilever.com/ sebagai pedoman dalam proses pengerjaan sebagai berikut:

1. Indentifikasi Website Unilever

2. Mencari semua Website cabang Unilever yang tersebar di dunia, dengan membuka satu-satu website Unilever.

3. Ada 100 cabang Website Unilever tersebar di lima benua, Afrika, Amerika, Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah

4. Menganalisis bahasa yang digunakan.

5. Ada 42 Website yang menggunakan bahasa Inggris, sebagai bahasa utama 6. Memilih dan mensecreshoot Website cabang Unilever yang menggunakan

bahasa Inggris dalam 2 periode waktu penelitian

(10)

10 7. Mengklasifikasikan setiap tema sustainability yang disajikan di Website,

dengan membuka website laporan sustainability.

8. Mencari isi dari setiap tema sustainability yang telah diklasifikasikan 9. Membandingkan setiap tema tersebut dengan Website utama Unilever.

Tabel 1: Daftar negara yang akan di klasifikasikan NO UNILEVER

DI BENUA NO DAFTAR NAMA

NEGARA WEB SITE

1 Africa

1 Burundi https://www.unilever-ewa.com/

2 Egypt https://www.unileverme.com/

3 Ghana https://www.unileverghana.com/

4 Kenya https://www.unilever.co.ke/

5 Malawi https://www.unilever-ewa.com/

6 Mozambique https://www.unilever-ewa.com/

7 Nigeria https://www.unilevernigeria.com/

8 Rwanda https://www.unilever-ewa.com/

9 South Africa https://www.unilever.co.za/

10 Sudan https://www.unileverme.com/

11 Tanzania https://www.unilever-ewa.com/

12 Uganda https://www.unilever-ewa.com/

13 Zambia https://www.unilever-ewa.com/

14 Zimmbabwe https://www.unilever-ewa.com/

2 Amerika

1 Canada (English) https://www.unilever.ca/

1 USA https://www.unileverusa.com/

3 Asia Pasifik

1 Australia https://www.unilever.com.au/

2 Bangladesh https://www.unilever.com.bd/

3 Malaysia https://www.unilever.com.my/

4 New Zealand https://www.unilever.co.nz/

5 Pakistan https://www.unilever.pk/

6 Philippines https://www.unilever.com.ph/

7 Singapore https://www.unilever.com.sg/

8 Sri Lanka https://www.unilever.com.lk/

(11)

11 Tabel 1: Daftar negara yang akan di klasifikasikan (lanjutan)

NO UNILEVER

DI BENUA NO DAFTAR NAMA

NEGARA WEB SITE

4 Eropa

1 Ireland https://www.unilever.ie/

2 United Kingdom https://www.unilever.co.uk/

5 Timur

Tengah

1 Bahrain https://www.unileverme.com/

2 Egypt https://www.unileverme.com/

3 Iran https://www.unileverme.com/

4 Iraq https://www.unileverme.com/

5 Jordan https://www.unileverme.com/

6 Kuwait https://www.unileverme.com/

7 Lebanon https://www.unileverme.com/

8 Oman https://www.unileverme.com/

9 Palestine https://www.unileverme.com/

10 Qatar https://www.unileverme.com/

11 Saudi Arabia https://www.unileverme.com/

12 Sudan https://www.unileverme.com/

13 Syaria https://www.unileverme.com/

14

United Arab

Emirates https://www.unileverme.com/

15 Yemen https://www.unileverme.com/

(12)

12

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Data

Unilever merupakan salah satu multanitional company terbesar di dunia yang berpusat di Belanda dan London. Unilever sendiri tersebar di lima benua, 100 negara dengan berbagai macam tema sustainability yang mereka punya.

Penelitian ini membahas tentang pratik sustainability yang Unilever terapkan pada setiap negara dan berfokus pada website utama Unilever yaitu https://www.unilever.com/. Unilever pusat sendiri, mereka menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa yang mereka gunakan untuk melaporkan dan menggambarkan segala kegiatan dan pelaporan yang mereka kerjakan. Dari 100 negara yang tersebar di dunia, mereka tidak semuanya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama pelaporan kegiatan mereka. Berdasarkan penelusuran website terdapat 42 negara yang mengggunakan Bahasa Inggris, dan sisanya 58 menggunakan bahasa lokal.

Unilever memiliki lebih dari 400 merek dagang, dengan 14 merek diantaranya memiliki total penjualan lebih dari £1 milliar, yakni : Axe, Dove, Omo, Becel, Heartbrand, Hellmann's, Knorr, Lipton, Lux, Magnum, Rama, Rexona, Sunsilk dan Surf. l Unilever N.V. dan Unilever plc, beroperasi dibawah satu nama dan dipimpin oleh dewan direksi yang sama. Unilever dibagi menjadi empat divisi utama, yakni Makanan, Minuman dan Es Krim, Perawatan Rumah Tangga, dan Perawatan Tubuh. Unilever memiliki pusat riset dan pengembangan di Inggris, Belanda, Tiongkok, India, dan Amerika Serikat.

Berbagai produk luar biasa dengan lebih dari 400 merek memberi Unilever tempat yang unik dalam kehidupan konsumen di seluruh dunia. Saat konsumen mencari makanan bergizi seimbang atau es krim yang memanjakan selera, sabun dengan harga yang terjangkau dan dapat melawan penyakit, sampo mewah, atau produk perawatan rumah tangga sehari-hari, ada peluang besar bahwa merek yang mereka pilih adalah salah satu dari merek Unilever. Tujuh dari sepuluh rumah di seluruh dunia setidaknya menggunakan satu produk Unilever, dan rangkaian merek produk rumah tangga Unilever yang terkemuka di dunia termasuk Lipton, Knorr, Dove, Axe, Hellmann’s, dan Omo. Merek lokal tepercaya yang dirancang

(13)

13 untuk memenuhi kebutuhan khusus konsumen di pasar lokal seperti Blue Band, Pureit, dan Suave. Apa pun mereknya, di mana pun mereka beli, Unilever berupaya untuk memastikan bahwa produk tersebut berperan dalam membantu tujuan Unilever sebagai sebuah entitas bisnis, yaitu menjadikan kehidupan sustainability sebagai hal yang lumrah.

Visi Unilever adalah mengembangkan bisnis, seraya menyingkirkan dampak lingkungan dari perkembangan Unilever serta meningkatkan dampak positif bagi masyarakat. Sedangkan tujuan, nilai, dan prinsip perusahaan ini disampaikan demikian, tujuan Perusahaan Unilever menyatakan bahwa untuk bisa sukses perlu "standar perilaku perusahaan tertinggi terhadap siapa saja yang bekerja dengan Unilever, masyarakat yang terlibat dengan Unilever, dan lingkungan yang menerima dampak dari Unilever." Unilever bertujuan untuk membuat dampak positif dalam berbagai cara: melalui merek, operasi dan hubungan komersial, melalui kontribusi sukarela Unilever, dan melalui berbagai cara keterlibatan Unilever dengan masyarakat.Melakukan bisnis, Unilever dengan integritas dan dengan hormat terhadap banyak orang, organisasi, dan lingkungan yang terlibat dengan bisnis Unilever selalu menjadi inti tanggung jawab perusahaan Unilever,

Tujuan Perusahaan Unilever menetapkan aspirasi dalam menjalankan bisnis. Tujuan ini didukung oleh Kode Etik Prinsip Bisnis Unilever yang menjelaskan standar operasional yang diikuti oleh semua orang di Unilever, di mana pun di dunia ini. Kode ini juga mendukung pendekatan Unilever terhadap tata kelola dan tanggung jawab perusahaan. Unilever ingin bekerja sama dengan pemasok yang mempunyai nilai-nilai yang serupa dengan yang Unilever miliki dan bekerja berdasarkan standar yang sama seperti Unilever. Kode Etik Pemasok Unilever, yang selaras dengan Kode Etik Prinsip Bisnis Unilever sendiri, terdiri atas sebelas prinsip yang mencakup integritas dan tanggung jawab bisnis terkait karyawan, konsumen, dan lingkungan. Unilever juga berkomitmen untuk secara terus-menerus meningkatkan cara Unilever mengelola dampak lingkungan dan berusaha mencapai tujuan untuk jangka yang lebih panjang dalam pengembangan bisnis sustainability ( https://www.unilever.com/about/who-we-are/about- Unilever/).

(14)

14 Website Unilever

Sejauh ini, penilitian ini telah mengamati beberapa periode siklus waktu sustainbility pada Website utama nya dan 42 Website lain yang berfokus dengan bahasa inggris. Periode pertama yaitu dimulai sekitar bulan Mei 2017, dengan fokus utama WEB SITE https://www.unilever.com/ yang mengatakan tema sustainability mereka yaitu A Bright Future: A better Business, See How We‟re Taking #CollectiveAction. Dengan pratik sustainability utama yang mereka pilih yaitu Improving the health, We‟re driving a new approach to sustiainable palm oil, dan Helping attract female enggineers to the industry. Unilever juga mengatakan bahwa mereka mengikuti program dari UNITED NATIONS dengan mengatakan pada Website nya THE GLOBAL GOALS For Sustainable Development. Seperti yang dikatakan sebelumnya di pendahuluan bahwa transaksi barang dan jasa multinational company yang melibatkan lebih dari satu negara antara cabang atau subsidiarinya semakin banyak terjadi. Di penelitian ini menunjukkan bahwa benar, Unilever melibatkan banyak negara yang ada dunia, tercatat ada 100 negara di WEB SITE nya, dan 42 negara dengan berbahasa inggris. Unilever menginginkan bahwa dunia akan turut serta dengan program yang disusun oleh United Nations, salah satu yang dapat dilihat bahwa Unilever dengan semua merk dagang yang mereka punya di produksi dengan bahan-bahan ramah lingkungan.

Sustainable Growth: value + value, „we are changing the way business is done‟. Merupakan tema besar Unilever yang diungkapkan pada halaman utama Website pusat Unilever. Webpage ini mengungkapkan Sustainable sourcing, Sustainable sourcing mengadopsi susatainable agriculture dengan menggunakan sustainable farming methods yang berpotensi untuk meningkatkan hasil panen, mengurangi dampak perubahan iklim dan memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi petani, keluarga mereka, dan masyarakat sekitar. Unilever mempercayai bahwa Sustainable sourcing akan memberikan dampak yang sangat signifikan untuk mencapai UN‟s Global for Sustainable Development, terutama untuk pemberatasan kelaparan dan kemisikinan. Tidak hanya sampai disini, pekerjaan Unilever juga menangani tentang dampak dari beberapa Tujuan UN‟s Global for Sustainable Development lainnya, seperti pada pendidikan berkualitas

(15)

15 (Tujuan 4);Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi (8); Tindakan iklim (13);life on land (15); and partnership for the goals (17).

Konversi hutan menjadi perkebunan pertanian merupakan salah satu penyebab utama deforestasi.Dengan menggunakan skala dan advokasi, Unilever membantu mendorong perubahan transformasional sambil menciptakan rantai pasokan inklusif bagi petani kecil, yang memproduksi sekitar 80% makanan yang dikonsumsi di pasar negara berkembang dari Asia Selatan sampai sub-Sahara Afrika.

Sourcing sustainably membantu mengamankan persediaan, dan mengurangi risiko dan ketidakstabilan dalam rantai pasokan bahan baku. Ini juga membuka peluang untuk inovasi: dengan berfokus pada kebutuhan hidup dan preferensi konsumen yang sustainability, Unilever membangun merek yang lebih kuat. Sustainable farming methods juga dapat meningkatkan kualitas produk Unilever, seperti saus, sup, pembalut atau es krim. Lebih lanjut, sektor pertanian sangat penting bagi dunia, dan bagi bisnis kita. Dunia perlu melipatgandakan produksi pangan pada tahun 2050 untuk membantu memberi makan populasi yang bisa melebihi 9 (Sembilan) miliar orang dan banyak bahan mentah yang kita gunakan berasal dari pertanian atau hutan.

Sustainable agriculture merupakan inti pendekatan kita terhadap tantangan iklim dan pembangunan: Unilever percaya bahwa praktik Sustainable agriculture adalah cara penting untuk membantu memenuhi tujuan UN‟s Global for Sustainable Development untuk memberantas kelaparan dan kemiskinan, sambil membuat persediaan bahan-bahan Unilever lebih tahan banting.Sustainable farming methods berpotensi meningkatkan hasil panen, mengurangi dampak perubahan iklim, dan memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi petani, keluarga mereka, dan masyarakat sekitar.

Untuk mengetahui dari mana bahan baku Unilever berasal, memungkinkan Unilever bekerja sama dengan orang lain untuk menciptakan standar yang bertanggung jawab, dan memberi dampak positif pada penghidupan orang-orang yang pekerjaannya dalam our supply cain sangat penting bagi kesuksesan Unilever. Unilever berkomitmen untuk menyediakan 100% bahan baku pertaniannya secara Sustainable.Sourcing sustainably membantu mengamankan persediaan Unilever dengan mengurangi risiko dan ketidakstabilan

(16)

16 dalam our supply cain bahan baku Unilever. Ini juga membuka peluang untuk inovasi: dengan berfokus pada kebutuhan hidup dan preferensi konsumen yang Sustainable, Unilever dapat membangun merek yang lebih kuat. Lampiran 1 menunjukkan daftar wilayah operasi dan Website perusahaan dalam kelompok Unilever.

Periode Waktu Pengumpulan Data

Website Unilver mengalami perubahan-perubahan sepanjang masa pengumpulan data. Oleh karenanya pengumpulan data dibatasi sampai dengan 10 Juli 2017.

Pada tanggal 17 Mei 2017, Unilever melalui WEB SITE nya https://www.unilever.com/, memperbaharui tema sustainability nya menjadi Sustainable Growt: Value + Value, We are changing the way business is done dengan pratik sustainability utama Entering into a joint venture with EAC in Myanmar, New technology to tackle sachet waste, Unilever Young Entrepreneurs Awards. Dari Maret sampai dengan Mei, kurang lebih 2 bulan Unilever telah melakukan dan menerapkan program-program yang mereka buat, sehingga dapat terlihat pada bulan Mei tema nya telah update.

Pada tanggal 25 Mei 2017, Unilever melalui WEB SITE nya https://www.unilever.com/, kembali memperbaharui laporan sustainability nya, kali ini masih tetap dengan Sustainable Growt: Value + Value, We are changing the way business is done, dengan pratik sustainability yang diperbaharui menjadi Doing good, busting myths (How Sustainable Living drive growth), Five thing to know about our sustainable growth (We‟re delivering growth tackling challenging sustainability issues), Unilever Young Entrepreneurs Awards (For ideas that can change the world for the better).

Pembahasan hasil analisis dalam penelitian ini akan didasarkan pada pembagian periode sebagaimana proses pengumpulan data, sehingga terdapat dua periode yang menjadi dasar pembahasan hasil analisis.

(17)

17 Tema Unilever: Periode 1 (17 Mei 2017- 26 Mei 2017)

42 bagian negara Unilever yang tersebar di seluruh dunia, ada 7 tema Sustainability yang mereka gunakan yaitu:

1. Unilever is a proud supporter of the un‟s global goals 2. A bright future: A Better Business

3. We will become „Carbon Positive‟ in our operations by 2030 4. Could be u? Future Leader‟s Applications Now Open

5. 3RD Pond‟s Miracle journey celebrates 100 iconic women 6. Brand with a proose, Unilever meets people‟s everyday needs

while creating a brighter future 7. Mobilising #collectiveaction

Pada tanggal 26 Mei 2017 ada beberapa negara dari 42 bagian telah menjalankan dan mengaplikasikan program-program yang telah mereka buat sebagai tema mereka, dapat dilihat dari beberapa tema mereka yang telah diperbaharui menjadi berikut:

1. Unilever is a proud supporter of the un‟s global goals 2. A bright future: A Better Business

3. 100% Of Our plastic packaging will be recylable by 2025 4. Sustainable Growth : Value + Values

5. Annual Report 2016 is now available

6. Brand with a proose, Unilever meets people‟s everyday needs while creating a brighter future

7. Mobilising #collectiveaction

Pada bagian berikut ini masing-masing tema akan dibahas berdasarkan tema-tema yang telah disampaikan diatas.

1. Unilever is a proud supporter of the un’s global goals

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

(18)

18 Tabel 2: Daftar negara bagian Unilever dengan tema Unilever is a pround

supporter of the un’s global goals Periode 1

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 AFRIKA

1 Angola https://www.unilever-ewa.com/

2 Burundi https://www.unilever-ewa.com/

3 Ghana https://www.unileverghana.com/

4 Kenya https://www.unilever.co.ke/

5 Malawi https://www.unilever-ewa.com/

6 Mozambique https://www.unilever-ewa.com/

7 Nigeria https://www.unilevernigeria.com/

8 Rwanda https://www.unilever-ewa.com/

9 Tanzania https://www.unilever-ewa.com/

10 Uganda https://www.unilever-ewa.com/

11 Zambia https://www.unilever-ewa.com/

2 AMERIKA 1 USA https://www.unileverusa.com/

3 ASIA PASIFIK

1 Malaysia https://www.unilever.com.my/

2 Singapore https://www.unilever.com.sg/

4 EROPA 1 Ireland https://www.unilever.ie/

2 United Kingdom https://www.unilever.co.uk/

Menu utama dalam Webpage dengan tema Unilever is a pround supporter of the un‟s global goals yaitu :

 Unilever Young Entrepreneurs Awards

 Sustainable Development Goals

„The greatest growth opportunity a generation‟,(

https://www.unilever-ewa.com/). Poin ini membahas tentang peluang dari setiap generasi dalam partisipasi untuk mewujudkan prinsip Sustainable Development Goals.

 Want to be a hero for change?

„Heroes for Changes is a volunteer programme in Kenya‟

(https://www.unilever.co.ke/news/news-and-features/2017/want-to-be-

(19)

19 a-hero-for-change.html). Heroes for Change adalah program sukarela di Kenya yang menyediakan platform dan memungkinkan mahasiswa untuk membuat perbedaan dalam komunitas dan masyarakat mereka secara luas dengan menjadi sukarelawan dengan menyediakan waktu mereka untuk menjadi pelopor perubahan.

Di Amerika, Unilever menggunakan tema Unilever is a pround supporter of the un‟s global goals dihalaman webpage awal mereka (https://www.unileverusa.com/). Tapi dengan poin-poin yang berbeda dari negara bagian Unilever lainnya. Poin-poin pada webpage awal Unilever Amerika ada sebagai berikut:

 Unilever Sustainable Living Plan

Poin ini membahas tentang Intruksi mengenai apa itu USLP

 The greatest growth oppotunity in a generation

Poin ini membahas tentang permasalahan,”Mengapa Sasaran Pembangunan Berkelanjutan hadir sebagai peluang besar”

 Baby dove arries to provide superior care for baby Encourages parents to „Trust Their Way‟

2. A bright future: A Better Business

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 3: Daftar negara bagian Unilever dengan tema A bright future: A Better Business Periode 1

Menu utama dalam Webpage dengan tema A bright future: A Better Business yaitu :

 Sustainable Growth: Value + Values

Poin ini membahas program USLP untuk di terapkan pada pratik Sustainable Growth: Value + Values

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 AFRIKA 1 South Africa https://www.unilever.co.za/

2 Zimmbabwe https://www.unilever-ewa.com/

(20)

20

 100% recyclable plastic packaging by 2025

Poin ini membahas komitmen Unilever untuk mendaur ulang plastik.

 Ground-breaking recycling tecnology

Poin ini membahas tentang Unilever yang mengembangkan teknologi baru untuk mengatasi permasalahan limbah plastik.

3. We will become ‘Carbon Positive’ in our operations by 2030 Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 4: Daftar negara bagian Unilever dengan tema We will become

‘Carbon Positive’ in our operations by 2030 Periode 1

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 AFRIKA 1 Egypt https://www.unileverme.com/

2 Sudan https://www.unileverme.com/

2 AMERIKA 1 Canada (English) https://www.unilever.ca/

3 ASIA

PASIFIK

1 Bangladesh https://www.unilever.com.bd/

4 TIMUR

TENGAH

1 Bahrain https://www.unileverme.com/

2 Egypt https://www.unileverme.com/

3 Iran https://www.unileverme.com/

4 Iraq https://www.unileverme.com/

5 Jordan https://www.unileverme.com/

6 Kuwait https://www.unileverme.com/

7 Lebanon https://www.unileverme.com/

8 Oman https://www.unileverme.com/

9 Palestine https://www.unileverme.com/

10 Qatar https://www.unileverme.com/

11 Saudi Arabia https://www.unileverme.com/

12 Sudan https://www.unileverme.com/

13 Syaria https://www.unileverme.com/

14

United Arab

Emirates https://www.unileverme.com/

15 Yemen https://www.unileverme.com/

Menu utama dalam Webpage dengan temaWe will become „Carbon Positive‟ in our operations by 2030 yaitu :

Lipton Tea “Extra Strong” is free of harmul additives

(21)

21 Salah satu produk Unilever, Lipton Tea diproduksi bebas dari zat aditf berbahaya.

 Unilever releases fist of its kind human rights report

Unilever merilis laporan pertama mereka yang menjelaskan pekerjaan Unilever tentang hak asasi manusia, di mana Unilever berbagi beberapa keberhasilan, bersamaan dengan permasalahan yang telah Unilever pelajari sepanjang jalan.

 Unilever lnaugurates 1 billion AED Personal Care Liquids Plant Merupakan salah satu kegiatan Unilever terbesar di Timur Tengah wilayah Afrika Utara.

4. Could be u? Future Leader’s Applications Now Open

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 5: Daftar negara bagian Unilever dengan tema Could be u? Future Leader’s Applications Now Open Periode 1

Menu utama dalam Webpage dengan tema Could be u? Future Leader‟s Applications Now Open yaitu :

Menu utama ini diperbaharui 26 Mei 2017 Sustainable Growth : Value + Values

Dengan pratik sustainability sebagai berikut:

 Discover how we are changing the way business is done Kemajuan dari pratik Sustainable yang Unilever jalankan.

 Our drive to break stereotypes

Bagaimana #UNSTEREOTYPE bertujuan mengubah cara pandang kita melihat perbedaan jenis kelamin.

 100% recyclable plastic packaging by 2025

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 ASIA PASIFIK 1 Australia https://www.unilever.com.au/

2 New Zealand https://www.unilever.co.nz/

(22)

22 Unilever berkomitmen untuk dapat memdaur ulang plastik pada tahun 2025

5. 3RD Pond’s Miracle journey celebrates 100 iconic women Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 6: Daftar negara bagian Unilever dengan tema 3RD Pond’s Miracle journey celebrates 100 iconic women Periode 1

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 ASIA PASIFIK 1 Pakistan https://www.unilever.pk/

Menu utama dalam Webpage dengan tema 3RD Pond‟s Miracle journey celebrates 100 iconic women yaitu :

Dengan pratik sustainability sebagai berikut:

 Greatest growth opportunity

Unilever melalui program SDGs, menyediakan peluang besar untuk seriap wanita.

 The Unilever young Entrepreneurs Awards 2017

Unilever menyelenggarakan penghargaan pengusaha muda 2017

3rd Pond‟s Miracle Journey 100 ikon wanita di Gala

6. Brand with a proose, Unilever meets people’s everyday needs while creating a brighter future

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 7: Daftar negara bagian Unilever dengan tema Brand with a proose, Unilever meets people’s everyday needs while creating a brighter future Periode 1

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 ASIA PASIFIK 1 Philippines https://www.unilever.com.ph/

Menu utama dalam Webpage dengan tema Brand with a proose, Unilever meets people‟s everyday needs while creating a brighter future yaitu :

(23)

23

 Surf misis walastik program

Melalui program Surf misis walastik Unilever memperkuat upaya penanggulangan limbah.

 Unilever Philippines Names new Chaieman Plans Further expansion in the country

Unilever Filipina telah menunjuk Benjie Yap sebagai pimpinan baru di Unilever.

 Optimizing disaster relief efforts

Unilever mengoptimalkan upaya penanggulangan bencana dengan melibatkan mahasiswa senior dari University of Philippines College mengikuti Arsitektur Desain.

7. Mobilising #collectiveaction

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 8: Daftar negara bagian Unilever dengan tema Mobilising #collectiveaction Periode 1

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 ASIA PASIFIK 1 Sri Lanka https://www.unilever.com.lk/

Menu utama dalam Webpage dengan tema Mobilising #collectiveaction yaitu :

Unilever Sri Lanka‟s „Project Saubhagya Celebrates 14 Years of Empowering Rural Women entrepreneurs

Saubhagya merayakan 14 tahun pemberdayaan perempuan pedesaan.

 Unilver Sri Lanka wins big at SLIM awards 2017

Tim Unilever Sri Lanka sangat bangga karena dapat mengumpulkan penghargaan 'FMCG Brand of the Year' di SLIM Nielsen People's Awards

 „People Management in a repily transforming business worls‟

Direktur Sumber Daya Manusia & Korporasi Unilever Sri Lanka, Sumeet Verma mengungkapkan pemikirannya, bahwa manajemen masyarakat dalam dunia bisnis cepat berubah.

(24)

24 Tema UNILEVER: Periode 2 (27 Mei 2017- 10 Juli 2017)

Pada tanggal 10 Juli 2017 ada beberapa negara dari 42 bagian telah menjalankan dan mengaplikasikan program-program yang telah mereka buat sebagai tema mereka, dan sekarang menurut hasil penelitian Unilever yang tadi nya memiliki 7 tema, menambah 1 tema lagi menjadi 8, dapat dilihat dari beberapa tema mereka yang telah diperbaharui menjadi berikut:

1. Sustainable Growth : Value + Values

2. Unilever is a pround supporter of the un‟s global goals 3. A bright future: A Better Business

4. We will become „Carbon Positive‟ in our operations by 2030 5. 100% Of Our plastic packaging will be recylable by 2025 6. Annual Report 2016 is now available

7. Brand with a proose, Unilever meets people‟s everyday needs while creating a brighter future

8. Mobilising #collectiveaction Tema Unilever: Periode 2

1. Sustainable Growth : Value + Values

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 9: Daftar negara bagian Unilever dengan tema Sustainable Growth : Value + Values Periode 2

Menu Utama dalam Webpage Unilever dengan tema Sustainable Growth : Value + Values yaitu :

 Vaseline named the word no. 1 hand and body care brand

 Unilever young Entrepreneurs Awards

 Why advertisers must #unstereotype

Vaseline named the word no. 1 hand and body care brand

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 AMERIKA 1 USA https://www.unileverusa.com/

2 ASIA PASIFIK 1 Australia https://www.unilever.com.au/

2 New Zealand https://www.unilever.co.nz/

(25)

25 Vaseline merupakan merek nomor satu di dunia dalam perawatan tangan dan tubuh. Kurang lebih, ini adalah pertama kalinya Vaseline secara resmi ditetapkan oleh Nielsen Retail Measurements, yang memastikan telah menjual banyak unit produk tangan dan perawatan tubuh lainnya. Pada tahun 2016, Nielsen melihat penjualan Vaseline dari 21 negara di Eropa, Afrika, Amerika dan Asia, dan menemukan bahwa Vaseline mencapai 470 juta unit penjualan pada tahun ini. Pertumbuhan Vaseline didorong oleh pasar negara berkembang, dengan hasil yang kuat di India, Indonesia, Thailand, Afrika Selatan dan Kerajaan Arab Saudi (KSA) dalam beberapa tahun terakhir.

Fokus pada bagian ini adalah menghasilkan perpaduan sempurna antara produk untuk kebutuhan konsumen tertentu. Misalnya, di India, Vaseline memprioritaskan ukuran kemasan yang lebih kecil untuk mendorong masa percobaan dan berhasil. Merek Vaseline sekarang menyumbang lebih dari 35% di pasar. Menurut VP Global Vaseline Marcela Melero, masih banyak potensi pertumbuhan kedepannya."Ke depan, Unilever berharap dapat terus melakukan penetrasi di pasar negara berkembang dengan berfokus pada komunikasi merek lokal yang sesuai tujuan dan memprioritaskan produk yang tepat dengan harga dan harga yang tepat untuk negara kita," katanya. "Menjadi merek No.1 membantu membawa wewenang untuk kredibilitas kita dalam penyembuhan kulit dan mengingatkan kita betapa banyak kepercayaan orang terhadap Vaseline di seluruh dunia." (https://www.unilever.com.au/vaseline/vaseline-named -the -word no-1 –hand-and-body-care-brand.html)

Unilever young Entrepreneurs Awards

Unilever young Entrepreneurs Awards adalah bagaimana mendukung dan merayakan anak muda yang penuh inspirasi dari seluruh dunia, produk atau layanan yang ada yang mengatasi beberapa tantangan sustainabality terbesar di planet ini.

Kompetisi 2017 ditutup pada tanggal 30 Juni. Unilever mencatat ada 1.339 peserta dari seluruh 128 negara. Ini data untuk melihat begitu banyak pembuat perubahan muda yang menangani beberapa tantangan sustainabality terbesar di planet ini (https:// www.unilever.com.au /about/unilever-young-entrepreneurs- awards/). Yang disosialisasikan dalam kegiatan ini yaitu:

(26)

26 1. Farm to table

Bagaimana kita bisa mengubah sistem pangan kita sehingga mereka menciptakan nilai dan meningkatkan penghidupan bagi petani dan menjamin keamanan pasokan untuk jangka panjang sambil menjaga lingkungan? Dan apa yang bisa mengubah cara kita membuat atau mengkonsumsi makanan dan minuman sehingga bisa meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat?

2. Kesempatan bagi wanita

Jutaan wanita di seluruh dunia menghadapi diskriminasi dan kurangnya kesempatan. Mungkinkah young Entrepreneurs menyediakan akses terhadap keterampilan dan pelatihan, menciptakan kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi secara aktif, aman dan adil dalam ekonomi, atau membantu perempuan keluar dari kemiskinan?

3. Limbah

Apakah ada pengusaha di luar sana dengan inisiatif cerdik yang membantu mengatasi limbah untuk mengurangi, penggunakan kembali atau mendaur ulang limbah selama siklus produksi pra produksi, produksi dan konsumsi? Inisiatif yang bisa menunjukkan bisnis yang jelas (finansial), konsumen (manfaat), sosial dan lingkungan?

4. Air

Kelangkaan air, polusi air dan sanitasi dan kebersihan semuanya menimbulkan tantangan besar bagi perkembangan masyarakat. Mungkinkah inovasi menemukan cara untuk melestarikan atau mengurangi jumlah orang air dan bisnis yang digunakan, atau melakukan terobosan yang akan meningkatkan kebersihan dan akses terhadap sanitasi?

Why advertisers must #unstereotype

Aline Santos, EVP Pemasaran Global dan Kepala Keanekaragaman &

Inklusi, menjelaskan bagaimana kita menanamkan pola pikir yang tidak bermutu pada iklan dan bisnis kita secara keseluruhan. Aline sangat antusias untuk

(27)

27 memberdayakan wanita agar bisa menjalani potensi penuh mereka di rumah, di tempat kerja dan di masyarakat.

Aline Santos,”Kita semua ingat ketika periklanan penuh dengan kecantikan yang sempurna, pria maskulin dan penggambaran gender stereotip”. Itu tidak lama yang lalu dan, dalam banyak kasus, itu belum hilang. Tapi sebenarnya, dunia telah berubah. Hidup kita telah berubah. Dan identitas gender telah berubah. Lebih banyak orang berpegangan pada label dan kotak tradisional berdasarkan pada siapa atau apa mereka atau lebih tepatnya siapa atau apa tujuannya. Bagi banyak orang, keragaman merubah keseragaman. Airbrushing dan idealisme membuat jalan bagi kehidupan nyata.

Dengan kata lain, stereotip menjadi kuno dan tidak relevan. Namun pengiklan bisa melakukan lebih banyak lagi untuk mengikuti (https:// www.unilever.com.au /about/why-advertisers-must#untereostype/).

2. Unilever is a pround supporter of the un’s global goals

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 10: Daftar negara bagian Unilever dengan tema Unilever is a pround supporter of the un’s global goals Periode 2

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 AFRIKA

1 Angola https://www.unilever-ewa.com/

2 Burundi https://www.unilever-ewa.com/

3 Ghana https://www.unileverghana.com/

4 Kenya https://www.unilever.co.ke/

5 Malawi https://www.unilever-ewa.com/

6 Mozambique https://www.unilever-ewa.com/

7 Nigeria https://www.unilevernigeria.com/

8 Rwanda https://www.unilever-ewa.com/

9 Tanzania https://www.unilever-ewa.com/

10 Uganda https://www.unilever-ewa.com/

11 Zambia https://www.unilever-ewa.com/

2 ASIA PASIFIK 1 Malaysia https://www.unilever.com.my/

2 Singapore https://www.unilever.com.sg/

3 EROPA 1 Ireland https://www.unilever.ie/

2 United Kingdom https://www.unilever.co.uk/

(28)

28 Menu Utama dalam Webpage Unilever dengan tema Unilever is a pround supporter of the un‟s global goals yaitu :

 Unilever takes part in port Sunlight races

 Unilever UK sites to be powered by 100% renewable wind energy

 Unilever unveils home grown, world-first innovation in Laundry with Persi Powergems.

Unilever takes part in port Sunlight races

Lebih dari 80 karyawan Unilever berpartisipasi dalam Lintasan Jalan Sunlight Desa Port. Lebih dari 1.700 pelari menerjang kondisi cuaca yang terik untuk ikut serta dalam acara tahunan di Port Sunlight Village pada hari Minggu 18 Juni 2017. BTR Port Sunlight Village Road Race diselenggarakan dengan Port Sunlight Village Trust (PSVT) bersama Unilever sebagai sponsor.Sekarang di tahun keenam, acara ini semakin populer, dan acara tahun ini melihat banyak keluarga berpaling pada Hari Ayah untuk ambil bagian, termasuk hampir 300 anak muda yang ikut dalam Fun Run 1K mereka sendiri. Balapan 5K dan 10K membawa pelari ke jalur yang indah dari jalan-jalan bersejarah yang dipenuhi pepohonan di Port Sunlight Village.Awalnya dibangun pada tahun 1888 oleh Lever Brothers, salah satu perusahaan pendiri Unilever, Desa ini dikembangkan secara khusus untuk menampung pekerja di pabrik sabun. Tahun ini, Unilever mensponsori perlombaan untuk tahun keempat berturut-turut dan memiliki tim dengan 85 pelari ambil bagian, dengan beberapa pelari berlatih saat istirahat makan siang mereka sebagai bagian dari inisiatif Couch to 5K.

Acara ini terbukti sukses sehingga setelah secara resmi memulai balapan dan menghadirkan hadiah dan piala pemenang, Kepala Unilever Port Sunlight Cameron Jones memasuki semangat hari ini dan berjanji untuk ikut serta dalam lomba 5K pada acara tahun depan.

Unilever UK sites to be powered by 100% renewable wind energy

Lima belas situs UK sekarang menggunakan listrik dari sumber angin terbaru sebagai bagian dari kontrak baru dengan Eneco. Sejak April tahun ini, Unilever Inggris telah menjadi penerima manfaat khusus dari energi yang

(29)

29 dihasilkan di peternakan angin berbasis Skotlandia yang berpusat di Skotlandia dengan turbin 23 di Lochluichart yang dimiliki oleh perusahaan energi renewable sources , Eneco UK.Sebanyak 165GWh atau 87% dari hasil pertanian telah dibeli oleh Unilever UK dengan kelebihan daya di tempat itu (24GWh) yang dijual dengan tarif eceran untuk masyarakat lokal di daerah sekitarnya.

Kesepakatan baru dibangun berdasarkan kesepakatan yang ada dengan Eneco di Belanda, di mana sejak Tahun Baru sebuah peternakan angin di Laut Utara telah membantu kekuatan kantor dan pabrik Unilever. Kontrak terakhir juga menyusul sambutan yang hangat dari pengumuman Unilever Inggris untuk menggunakan biometana untuk memberi daya lima situs di Inggris dan Irlandia.

Kedua kemitraan tersebut berarti semua situs manufaktur Unilever di Inggris menghasilkan 100% listriknya dari sumber renewable sources atau sumber terbarukan bersertifikat yang akan membantu memberikan nilai jangka panjang dan memajukan komitmen pengurangan karbon perusahaan yang lebih luas. Baru minggu lalu, Unilever mengungkapkan bahwa di seluruh bisnisnya, 63% energi grid yang digunakan dihasilkan dari sumber yang renewable sources .

Yvette Edwards, Direktur Bisnis dan Komunikasi Sustainability, mengatakan, "Ini merupakan awal yang menarik di tahun ini di Inggris di mana kita berada dalam sebuah perjalanan untuk memperbaiki sustainability situs kita. Langkah terakhir dalam mengamankan pasokan energi yang dihasilkan dari dalam negeri dan sustainability merupakan tonggak penting dalam membantu kita memenuhi ambisi kita yang memberanikan perusahaan menjadi karbon positif pada tahun 2030. Ini membuat semua lebih penting karena ada kelebihan pasokan yang akan dijual ke tempat terdekat. Masyarakat, sehingga memajukan visi kita untuk membuat kehidupan yang sustainability tetap berjalan normal. "(

https://www.unilever.co.uk/unilever-uk-sites-to-be-powered-by-100%-renewabl- win- energy.html)

Unilever berkomitmen untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan dalam mewujudkan program energi sustainability dan juga masyarakat setempat melalui kemitraan Unilever dengan Koperasi Energi dengan tarif 'Highlands and Mearns Wind'. Pada akhir November 2015, Unilever menggaris bawahi rencana mereka untuk menjadi karbon positif, menghilangkan bahan bakar fosil dari

(30)

30 operasinya dan secara langsung mendukung pembangkit energi yang lebih renewable sources. Melalui rencana yang telah dibuat, yang merupakan bagian dari Sustainable Living Plan, Unilever akan: Memakai 100% sumber daya dari total energi yang dimiliki Unilever di seluruh operasi Unilever dari sumber yang dapat diperbaharui pada tahun 2030. Sumber semua listrik yang dibeli dari grid atau penyedia dari sumber yang dapat diperbaharui pada tahun 2020.

Menghilangkan batubara dari campuran energi pada tahun 2020. Mendukung generasi energi yang lebih renewable sources dari pada yang dikonsumsi perusahaan agar tersedia bagi pasar dan masyarakat di tempat perusahaan beroperasi. 15 situs Unilever Inggris akan sumber energi angin renewable sources dari Eneco sebagai bagian dari kontrak tiga tahun. Beberapa situs juga memiliki kapasitas untuk menghasilkan listrik sendiri dari gas alam.

Unilever unveils home grown, world-first innovation in Laundry with Persi Powergems.

Unilever hari ini (23/06/2017) mengumumkan peluncuran Persil Powergems, sebuah terobosan baru dalam deterjen cuci, untuk salah satu merek terbaik yang dicintai di negara ini. Persil Powergems adalah inovasi unik, dengan lebih dari 20 paten, dan investasi 18 juta euro dalam pengembangannya, dipimpin dari pusat Litbang Unilever di Port Sunlight, Wirral. Persil Powergems formulasi merupakan inovasi terobosan pertama dalam kategori cucian selama satu dekade.

Peluncuran ini mencerminkan investasi dan komitmen Unilever yang signifikan terhadap litbang dan manufaktur yang dipimpin oleh ilmu pengetahuan di Utara Barat. Setelah perkembangannya di Port Sunlight, Persil Powergems akan diproduksi di lokasi pabrik pertama William Lever di Warrington. Unilever melihat peluang besar untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan ini di merek laundry lainnya di pasar internasional di masa depan.

Dalam menciptakan Powergems, tim R & D Unilever berusaha menciptakan produk laundry dari awal, menggunakan bahan aktif 100%

sementara dua kali lebih pekat daripada washing powder. Dengan melakukannya, mereka telah menciptakan deterjen deterjen yang telah diuji secara baik dengan pembeli yang telah melihat dulu produknya. Powergems formulasi permata terkonsentrasi baru menghilangkan noda secara efektif. Powergems unique gem

(31)

31 format menggunakan bahan kimia lebih sedikit per pencuci dan hanya mengandung bahan aktif, untuk memastikannya dua kali terkonsentrasi seperti Persil‟s current powder format saat ini. Hasilnya, konsumen akan bisa menggunakan lebih sedikit produk untuk mendapatkan hasil yang cemerlang. Dalam pengujian dengan konsumen, 92% orang mengatakan bahwa Powergems melebihi harapan mereka dan 74% diberi nilai produk sebagai baru dan berbeda dibandingkan dengan deterjen lain yang tersedia

3. A bright future: A Better Business

Tema ini digunakan oleh Unilever di negara-negara sebagai berikut:

Tabel 11: Daftar negara bagian Unilever dengan tema A bright future: A Better Business Periode 2

NO BENUA NO NEGARA WEB SITE

1 AFRIKA 1 South Africa https://www.unilever.co.za/

2 Zimmbabwe https://www.unilever-ewa.com/

Menu Utama dalam Webpage Unilever dengan A bright future: A Better Business yaitu :

 Sharing best pratice in fighting forced labour

 New dove antiperspirants

 Partnership gives one milion learnes a brighter future

Sharing best pratice in fighting forced labour

Pekerjaan Unilever di bidang ini mencakup penambahan pedoman untuk mencegah perdagangan manusia dan kerja paksa ke dalam kerangka kebijakan Unilever. Pada tahun 2017, Unilever juga menerbitkan Pernyataan Hukum Perbudakan Inggris Unilever, yang menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk mencegah, mendeteksi dan merespons perbudakan dan perdagangan manusia dalam bisnis Unilever dan seluruh rantai nilai Unilever yang diperluas.

Sebagai tambahan, Unilever adalah anggota pendiri Kelompok Kepemimpinan untuk Perekrutan yang Bertanggung Jawab, yang bertujuan untuk bekerja menuju model bisnis baru dalam perekrutan pekerja imigran yang bertanggung jawab, yang menangani masalah-masalah seperti mengidentifikasi lebih banyak suku/etis

Referensi

Dokumen terkait

HMJ Pendidikan Matematika UNDIKSHA mengadakan Gema Lomba Matematika yang jumlah pesertanya adalah kurang dari sama dengan 2014 orang yang terdiri dari peserta laki – laki yang

Berdasarkan data sebaran ukuran panjang total, diketahui bahwa ikan Louhan di Danau Matano memiliki struktur populasi yang lengkap mulai anak ikan yang berukuran

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, untuk mencari hubungan antara variabel kecerdasan emosional (x) dengan variabel strategi coping

Intinya, yang diinginkan dengan ini adalah, jika ada tombol diklik maka fungsi stacksatu() dipanggil, dan di dalam fungsi stacksatu() tersebut dipanggillah fungsi

DAFTAR NAMA PESERTA YANG LULUS SELEKSI ADMINISTRASI.. LOKASI UJIAN

h. Meminta data dan informasi untuk kelengkapan bahan laporan pelaksanaan kegiatan dan periodik di bidang kerjasama; dan.. Memperbaiki serta meminta data/informasi

Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kenerjanya sebagai

Rancangan form rekam medik berfungsi menampilkan data rekam medik pasien. Cara menampilkan nama pasien dengan memasukan nama pasien atau no rekam medik pasien. Rekam medik