1
JURNAL MANAJEMEN INFORMATIKA
Halaman Jurnal: http://jurnal.stmik-dci.ac.id/index.php/jumika/
Halaman LPPM STMIK DCI : http://lppm.stmik-dci.ac.id/
MENUTUP DAN MEMBUKA GORDEN OTOMATIS DENGAN PENGATURAN WAKTU DAN PENGAKTIFAN BLUETOOTH BERBASIS ARDUINO
Dadang Haryanto1, Sri Mulyani 2
Prodi Manajemen Informatika, STMIK DCI, Email : [email protected]1 Prodi Teknik Informatika, STMIK DCI, Email :[email protected]2
ABSTRAK
Aktivitas membuka dan menutup gorden selama ini dilakukan dengan cara manual. Caranya yaitu dengan menghampiri gorden yang akan dibuka atau di tutup.
Cara tersebut akan membutuhkan tenaga sehingga tubuh akan merasa lelah namun dengan teknologi yang semakin maju permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan membuat alat yang bisa membuka dan menutup gorden otomatis dengan pengaturan waktu atau cukup dengan menekan tombol buka/tutup pada smartphone. Penulis menggunakan Arduino UNO, Relay, RTC, dan Bluetooth hc-05 untuk membuat koneksi antara Arduino dengan smartphone. Cara kerjanya yaitu dengan mengatur waktu membuka dan menutup gorden pada RTC atau bisa dengan menyambungkan Bluetooth pada aplikasi yang dibuat untuk smartphone dengan Bluetooth hc-05, setelah tersambung sentuh kata buka/tutup maka gorden akan terbuka atau tertutup secara otomatis.
Kata Kunci: gorden, membuka otomatis, menutu otmatis, Arduino UNO.
I. PENDAHULUAN
Kemajuan teknologi mempunyai pengaruh terhadap aktivitas manusia dan dapat dirasakan dalam dunia industry maupun masyarakat. Salah satunya yaitu pemanfaatan teknologi yang ada, seperti system kendali otomatis. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyak pengguna system kenadali otomatis
yang mengaplikasikan teknologi ini, mulai dari perkantoran, rumah tangga, dan lain-lain.
Penggunaan system kendali otomatis di bidang rumah tangga dapat diaplikasikan pada gorden yang ada di setiap rumah. Kegiatan rumah tangga yang setiap hari dilakukan salah satunya yaitu menutup dan membuka gorden. Kegiatan menutup
dan membuka gorden memang terkesan sederhana, tapi bagi pemilik rumah yang memiliki masalah pada kesehatan yang membatasi ruang geraknya, pasti hak ini sangat merepotkan. Dan apabila pemilik rumah pulang pada malam hari maka rumah akan terlihat dengan gorden yang terbuka. Kejadian tersebut sering ditemukan di kota-kota besar yang pemilik rumahnya sibuk bekerja seharian dan pulang ketika malam hari. Permasalahan tidak hanya sampai disitu, rumah-rumah yang tinggal oleh pemilik dengan keadaan kosong dan gorden tertutup akan menandakan bahwa pemilik rumah sedang tidak berada di rumah untuk waktu yang cukup lama. Kondisi rumah yang ditinggal penghuni juga berpotensi mengundang pelaku tindak criminal yang mengetahui bahwa rumah sedang tidak berpehuni.
II. LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Gorden
Gorden merupakan kain yang digunakan untuk mengurangi atau menghalangi cahaya atau sinar matahari yang masuk dari luar jendela. Adapun tipe-tipe gorden yaitu:
1. Tipe Gorden Drapiers
Gorden drapiers adalah gorden yang memiliki permukaan bergelombang dan panjang gantung yang sama. Tirai ini juga menggunakan bahan yang sangat berat untuk membuat ruangan menjadi lebih hangat.
Gambar 2.1 Tipe Gorden Drapiers
2. Tipe Gorden Sheer
Gorden tipe ini memiliki bahan yang sangat tipis dan cahaya bisa tetap masuk bahkan saat gorden tertutup.
Gambar 2.2 Tipe Gorden Sheer
3. Tipe Rod Pocket
Merupakan gorden yang paling sederhana dan terbuat dari kain yang ringan.
Gambar 2.3 Tipe Gorden Rod Pocket
4. Tipe Pleat
Gambar 2.4 Tipe Gorden Pleat
2.2 Arduino Uno R3
Arduino Uno R3 merupakan papan pengembang mikrokontroler yang dapat diakses oleh semua pengguna yang berbasis chip ATmega328P.
Gambar 2.5 Arduino Uno R3
2.3 IDE Arduino
IDE atau lntegrated Development Environment merupakan sebuah perangkat Iunak yang digunakan untuk mengembangkan apIikasi mikrokontroler mulai dari menuliskan source program, kompilasi dan upload.
Gambar 2.6 IDE Arduino
2.4 Modul Bluetooth HC-05 Modul Bluetooth HC-05 adalah modul komunikasi nirkabel dengan frekuensi 2.4GHz, yang dapat dipilih sebagai koneksi slave atau master.
Gambar 2.7 Modul Bluetooth HC-05
2.5 Modul RTC DS3231
RTC adalah singkatan dari Real Time Clock. ModuI RTC adalah sistem pengingat waktu dan tanggal yang menggunakan baterai sebagai sumber energi untuk menjaga modul tetap berjalan. Modul RTC dapat memperbarui waktu dan tanggal secara teratur, dan dapat menerima waktu dan tanggal bila diperlukan.
Gambar 2.8 Modul RTC DS3231
2.6 Modul Relay
Modul relay adalah satu atau lebih sakelar yang dioperasikan secara elektrik, komponen elektromekanis, dan sekumpulan kontak sakelar.
Gambar 2.9 Modul Relay
2.7 Motor Servo atau Motor AC Motor servo merupakan motor DC dengan sistem umpan balik tertutup, dimana posisi rotor akan diinformasikan ke rangkaian kendali pada motor servo. Sedangkan motor AC atau arus bolak-balik merupakan mesin yang memiliki fungsi untuk mengubah listrik menjadi gerak.
Gambar 2.10 Motor servo
Gambar 2.11 Motor AC
2.8 Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman yang dipakai ialah bahasa C yang merupakan bahasa pemrogramaan yang dapat dikatakan berada diantara bahasa berderajat rendah dan berderajat tinggi.
III. ANALISIS MASALAH 3.1 Analisis Sistem
Analisis yaitu penelitian yang lebih rinci dengan melakukan suatu percobaan terhadap suatu masalah, hambatan serta kebutuhan suatu system.
3.2 Analisis Masalah Penggunaan Dengan membuka dan menutup gorden secara manual terkadang pemilik yang rumah yang bekerja dan pulang pada malam hari keadaan rumah akan tampak dengan gorden yang terbuka selain itu bagi pemilik yang tidak memungkinkan untuk membuka dan menutup gorden atau sedang tidak berada di rumah.
Dengan dibuatnya simulasi menutup dan membuka gorden
otomatis diharapkan dapat mencegah kerugian yang dijelaskan diatas.
Dengan mengaplikasikan system pengaturan waktu dan intruksi suara ini dapat lebih mudah digunakan serta membantu orang-orang yang berkegiatan di luar rumah dalam waktu yang cukup lama.
3.3 Analisis Masalah Penggunaan Adapun proses menutup dan membuka gorden adalah sebagai berikut :
1. Pada proses menutup dan membuka gorden dilakukan oleh manusia.
2. Menutup dan membuka gorden dilakukan dengan menarik kain gorden agar tertutup dan terbuka.
3.4 Flowchart Menutup dan Membuka Gorden secara Manual
Gambar 3.1 Flowchart Manual
Analisis : Dimulai dengan menghampiri gorden lalu mengecek kondisinya apakah akan dibuka atau ditutup. Jika keadaan gorden sedang tertutup maka buka gorden dengan menariknya untuk mendapatkan cahaya masuk. Apabila keadaan sudah gelap atau keadaan malam hari maka tarik kembali gorden agar menutup.
Definisi otomatis :
1. Dengan menggunakan Real Time Clock (RTC)
Dimulai dengan pengaturan waktu pada Real Time Clock (RTC).
Apabila waktu menunjukan waktu terbuka maka gorden akan terbuka dengan sendiri nya dan saat waktu menunjukan tertutup maka gorden akan bergerak kembali untuk menutup.
2. Dengan menggunakan Intruksi Bluetooth
Dimulai dengan memberikan intruksi dengan menekan tombol pada aplikasi smartphone yang sudah terhubung dengan perangkat Bluetooth HC-05. Apabila perangkat mendapat intruksi “1” atau “buka”
maka gorden akan terbuka sesuai dengan intruksi dan apabila intruksi
“0” atau “tutup” maka gorden akan bergerak menutup.
IV. PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dari aplikasi yang akan di bangun. Pada tahap ini akan membahas mengenai perangkat keras dan perangkat lunak
yang digunakan dalam pembuatan
“Menutup dan Membuka Gorden Otomatis dengan Pengaturan Waktu dan Pengaktifan Voice berbasis Arduino”.
1. Kebutuhan perangkat keras Perangkat yang digunakan untuk membangun perangkat ini adalah :
a. Arduino Uno R3 b. Modul RTC DS3231 c. Modul Bluetooth HC-05 d. Kabel jumper
e. Relay f. Breadboard g. Mikro servo h. Kabel USB tipe A
2. Kebutuhan Perangkat Lunak Perangkat lunak yang digunakan untuk membangun perangkat ini adalah :
a. Arduino 1.8.13 Windows b. Fritzing
c. Sistem Operasi Windows d. Microsoft Visio
e. Microsoft Word 2013 f. Microsoft Powerpoint 2013
4.2 Rancangan Sistem
1. Rancangan Sistem RTC DS3231
Gambar 4.1
Perancangan modul RTC
Penjelasan :
a. Kabel warna hitam menghubungkan GND di Arduino dengan pin GND di RTC.
b. Kabel warna merah menghubungkan VCC di RTC dengan pin 5V di arduino.
c. Kabel warna biru menghubungkan SDA di RTC dengan pin A4 (analog) di arduino.
d. Kabel warna hijau menghubungkan SCL di RTC dengan pin A5 (analog) di arduino.
2. Perancangan Modul Bluetooth HC-05
Gambar 4.2
Perancangan modul Bluetooth Penjelasan :
a. Kabel warna merah menghubungkan VCC di Bluetooth dengan pin 5V di arduino.
b. Kabel warna hitam menghubungkan GND di Bluetooth dengan pin GND di arduino.
c. Kabel warna hijau menghubungkan TX di Bluetooth dengan pin RX di arduino.
d. Kabel warna kuning menghubungkan RX di Bluetooth dengan pin TX di arduino.
3. Perancangan Modul Relay
Gambar 4.3 Perancangan Modul Relay
Penjelasan :
a. Kabel warna hitam menghubungkan GND di relay dengan pin GND di arduino.
b. Kabel warna merah menghubungkan VCC di relay dengan pin 5V di arduino.
c. Kabel warna ungu menghubungkan IN di relay dengan pin digital 7 di arduino.
4. Perancangan Motor Servo
Gambar 4.4 Perancangan Motor Servo
Penjelasan :
a. Kabel warna kuning menghubungkan pulse di motor servo dengan pin digital 5 di arduino.
b. Kabel warna merah menghubungkan VCC di motor servo dengan pin NC pada relay.
c. Kabel warna hitam menghubungkan GND di motor servo dengan pin GND di arduino.
5. Perancangan Perangkat Keras
Gambar 4.5
Rancangan Perangkat Keras
V. IMPLEMENTASI 5.1 Implementasi
Implementasi program merupakan proses akhir dari implementasi sistem yang dirancang.Pada tahap ini merupakan tahapan dimana sistem dioperasionalkan dan dianggap sebagai upaya untuk mewujudkan sistem yang dirancang.
5.2 Perangkat Keras (Hardware) 1. Perangkat keras yang digunakan
:
a. Laptop : Laptop digunakan sebagai penghubung dan pengoperasian arduino, dimana spesifikasi laptop yang digunakan penulis yaitu : b. Processor AMD Quad-core A4-
5000 (1.5 GHz) c. RAM 4 GB d. Hardisk 500GB e. Monitor 14”
f. Keyboard g. Mouse
h. Arduino : digunakan untuk menghubungkan beberapa perangkat keras yang lain agar bisa beroperasi dengan baik.
Arduino yang digunakan yaitu Arduino R3 sebanyak 1(satu) buah.
i. Module Real Time Clock (RTC) : digunakan sebagai pengaturan waktu agar gorden terbuka dan tertutup sesuai yang telah ditentukan. Modul yang digunakan yaitu RTC DS3231 3V sebanyak 1(satu) buah
j. Modul Bluetooth : berfungsi untuk menerima intruksi suara yang diberikan melalui perangkat. Adapun Bluetooth yang digunakan yaitu Bluetooth HC-05 sebanyak 1(satu) buah.
k. Modul Relay : digunakan sebagai switch atau saklar untuk mengaktifkan penggerak gorden. Adapun relay yang digunakan yaitu Relay 5VDC.
l. Kabel jumper : digunakan sebagai penghubung antara komponen satu dengan yang lainnya.
m. Sumber tegangan : Arduino Uno dapat diaktifkan melalui koneksi USB atau dengan catu daya eksternal. Sumber daya dipilih secara otomatis. Untuk sumber daya ekternal atau non-USB dapat berasal dari adaptor AC- DC atau baterai
5.3 Perangkat Lunak (Software) 2. Perangkat lunak yang digunakan
:
a. Proses pembuatan aplikasi (coding) menggunakan bahasa C dengan bantuan IDE atau Arduino Software.
b. Menggunakan system operasi Windows 10 sebagai system operasi yang digunakan.
c. Menggunakan Microsoft Office 2013 sebagai alat bantu pengolahan kata dalam pembuatan laporan tugas akhir.
d. Menggunakan Fritzing sebagai alat bantu dalam simulasi rancangan Arduino Uno.
5.3 Instalasi Perangkat
Instalasi perangkat adalah proses perancangan setiap bagian komponen-komponen hardware untuk membentuk membuka dan menutup gorden secara otomatis.
1. Rangkaian Modul RTC
Gambar 5.1 Rangkaian Modul RTC
2. Rangkaian Modul Bluetooth HC- 05
Gambar 5.2
Rangkaian modul Bluetooth HC-05
3. Rangkaian Perangkat
Gambar 5.3 Rangkaian Perangkat Keras
4. Aplikasi Pengaktifan Bluetooth
Gambar 5.4
Aplikasi Pengaktifan Bluetooth
VI. KESIMPULAN 6.1 Simpulan
Dari hasil penelitian setelah melakukan perancangan dan realisasi terhadap alat, baik pengujian berupa setiap modul maupun secara keseluruhan. Maka dapat diambil kesimpulan :
1. Module RTC dapat mengatur waktu gorden terbuka dan tertutup.
2. Modul Bluetooth dapat membaca intruksi Bluetooth pada smartphone yang diberikan kepada perangkat agar gorden dapat bekerja.
3. Arduino uno yang digunakan sebagai pengendali utama, alat ini dapat bekerja dalam menjalankan program atau perintah yang diberikan.
6.2 Saran
Adapun saran pengembangan tentang penerapan alat Menutup dan Membuka Gorden otomatis dengan Pengaturan Waktu dan Pengaktifan Bluetooth berbasis Arduino penulisan ini adalah sebagai berikut :
1. Alat ini dapat dikembangkan untuk penelitian selanjutnya dengan menggunakan suara.
2. Alat ini bisa dikembangkan untuk peneliatian selanjutnya dengan ditambahkan module seperti sensor cahaya dan
module LCD untuk
menampilkan informasi.
DAFTAR PUSTAKA
Basith, Muhammad Abdul,
“Penerapan Sensor Ultrasonik HC-SR04 Pada Sistem Pengukur Volume Pada Mobil Tangki Air Bersih” Other thesis, Politeknik Negeri Sriwijaya. Mei 2018
Ivana Yunisa Cahyono, “Pembuka Kap dan Bagasi Mobil Menggunakan Smartphone Berbasis Bluetooth” Proyek Akhir, Universitas Negeri Yogyakarta.
2018
Jenis-jenis Gorden diakses pada tanggal 07-12-2020
https://www.99.co/blog/indonesia/tip e-gorden-jendela/
modul RTC DS3231 diakses pada tanggal 07-12-2020
https://arduino.rezaervani.com/2019/
03/02/modul-rtc-ds3231/
Setiawardhana, Sigit Wasista, Delima Ayu. (2019) 19 Jam Belajar Cepat Arduino Edisi Revisi, Jakarta. Bumi Aksara. (Hal 1)