ANALISIS PARAMETER CURAH HUJAN DAN SUHU UDARA DI KOTA MAKASSAR TERKAIT FENOMENA PERUBAHAN IKLIM
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan curah hujan, suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin dengan kejadian diare di Kota Jakarta Pusat periode tahun
Penelitian terhadap perubahan curah hujan di wilayah kota Surakarta ini menggunakan data dari 4 stasiun, yaitu : Bandara Adi Soemarmo, Pabelan, Weru, dan Mojolaban.. Tujuan
Hasil penelitian ini berdasarkan nilai Eksponen Hurst menunjukkan bahwa pola data curah hujan Kota Pekanbaru bersifat persistence dan berdasarkan nilai Dimensi
parameter yang dianalisis, perubahan tersebut adalah : tipe iklim berdasarkan Scmidt- Ferguson mengalami perubahan dari relatif basah menjadi cenderung kering; curah hujan bulanan
Pada data ini tidak memiliki data curah hujan bulan kering dan hanya terdapat data curah hujan bulan basah dengan tingkat curah hujan diatas 88 mm - 100 mm, oleh karena
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan curah hujan, suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin dengan kejadian diare di Kota Jakarta Pusat periode tahun
Berdasarkan hasil pemetaan yang tersaji pada Gambar 4, curah hujan maksimum tahunan untuk periode ulang 40 tahunan menunjukkan bahwa secara umum di Kota Manado
Sedangkan hasil yang ingin diperoleh dalam penelitian ini diketahuinya keterkaitan pola TBO curah hujan dengan ragam osilasi curah hujan yang lain seperti osilasi tahunan (AO: