LAPORAN AKADEMIK PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI (TANJUNG GARBUS-1) KECAMATAN LUBUK PAKAM
Peneliti :
Ilka Zufria, M.Kom (Ketua) Sriani, M. Kom (Anggota)
Rakhmat Kurniawan, ST., M.Kom (Anggota)
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M)
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SUMATERA UTARA
MEDAN 2020
KLUSTER: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS PROGRAM STUDI NO. REGISTRASI PENDAFTARAN: 213010000032807
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Air memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Peran tersebut dapat terlihat dari tingkat kebutuhan manusia dalam kegiatan sehari-harinya.
Sebagai salah satu contoh, saat ini tingkat kebutuhan air semakin tinggi seiring dengan semakin tingginya tingkat pertambahan penduduk dunia.
Seiring berkembangnya teknologi otomatisasi sistem kendali dan mikrokontroler, berbagai alat yang praktis dan efisien telah banyak diciptakan. Tujuan pembuatan berbagai alat tersebut yaitu untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mempermudah rutinitas yang dilakukan manusia secara umum diera modern seperti saat ini. Untuk menunjang hal tersebut perlu didukung adanya sarana maupun prasarana yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada. Penghematan energi menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia saat ini. Salah satu energi yang memegang peranan dalam kehidupan kita sehari-hari adalah air.
Penggunaan air pada kolam ikan harus dikondisikan seefektif mungkin, agar dapat dilakukan proses penggantian air yang tepat. Artinya air kolam ikan diganti apabila kondisinya sudah keruh, sehingga tidak akan membuang-buang air yang kondisinya masih bersih. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara agar bisa memantau dan mengatur level volume air dalam kolam dan mengatur penggantian air kolam secara otomatis, serta sistem yang dapat mengendalikan pompa secara otomatis untuk mengalirkan air kedalam bak kolam ikan tersebut.
Dalam proposal ini dibuatlah teknologi otomatisasi untuk sistem pendeteksi kondisi air dan ketinggian air serta sistem untuk mengendalikan pompa air, yang dapat diatur secara otomatis sesuai batas atas (maximal) dan batas bawah (minimal) serta dapat melakukan penggantian air kolam secara otomatis apabila air kolam sudah keruh.
Berdasarkan hal tersebut diatas maka dibuatlah sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul : Pelatihan Pembuatan Sistem Pengatur Ketingggian Dan Kekeruhan Air Kolam Bagi Para Peternak Ikan Gurame Di Desa Jatisari (Tanjung Garbus-1) Kecamatan Lubuk Pakam. Teknologi yang dikembangkan pada kegiatan ini,
diharapkan mempunyai beberapa manfaat dan keunggulan yaitu mengatasi permasalahan dalam mendeteksi kondisi air dan ketinggian air serta sistem untuk mengendalikan pompa air. Dimana sistem ini dapat secara otomatis mengisi bak kolam ikan dan mengendalikan pompa air. Dengan adanya sistem otomatis pengendali ketinggian air ini, seseorang tidak perlu lagi meluangkan waktu dan tenaganya untuk mengawasi ketinggian air pada bak kolam ikan.
1.2. Permasalahan Mitra
Permasalahan mitra yang menjadi prioritas dalam proposal ini adalah masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan sistem pengatur ketingggian dan kekeruhan air kolam secara otomatis.
1.3. Solusi yang Ditawarkan
Pembuatan Sistem Pengatur Ketingggian dan Kekeruhan Air Kolam bagi Para Peternak Ikan Gurame yang dapat dilakukan secara otomatis dengan teknologi mikrokontroler. Sehingga para Peternak ikan tidak harus melakukan proses pemantauan ketinggian dan kekeruhan air secara terus menerus dan penggunaan air dapat lebih efisien.
1.4. Tujuan Kegiatan
1.4a. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Jatisari (Tanjung Garbus-1) Kecamatan Lubuk Pakam tentang manfaat teknologi otomatisasi yang dapat mengendalikan ketinggian air dan kekeruha air.
1.4b. Memberikan keterampilan kepada masyarakat Desa Jatisari (Tanjung Garbus-1) Kecamatan Lubuk Pakam mendapatkan keterampilan tentang pembuatan sistem pengatur ketinggian dan kekeruhan air agar lebih memudahkan pekerjaan mereka sebagai peternak ikan gurame.
1.5. Target Luaran yang Dihasilkan
1.5a. Publikasi di Jurnal PkM Terakreditasi (SINTA) 1.5b. HAKI Berupa Teknologi Tepat Guna
1.6. Spesifikasi Produk
Produk yang dihasilkan adalah sistem pengatur ketinggian dan kekeruhan air yang dikendalikan oleh mikrokontroller dan dilengkapi dengan Ultrasonik dan Turbidity sensor.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Mikrokontroler
Mikrokontroler (Pengendali Mikro) adalah sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnya terkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program, atau keduanya), dan perlengkapan input output. Dengan kata lain, mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. (Sriani, 2019).
Mikrokontroler merupakan komputer didalam chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut “pengendali kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini.
Mikrokonktroler digunakan dalam produk dan alat yang dikendalikan secara automatis, seperti sistem kontrol mesin, remote controls, mesin kantor, peralatan rumah tangga, alat berat, dan mainan. Dengan mengurangi ukuran, biaya, dan konsumsi tenaga dibandingkan dengan mendesain menggunakan mikroprosesor memori, dan alat input output yang terpisah, kehadiran mikrokontroler membuat kontrol elektrik untuk berbagai proses menjadi lebih ekonomis. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka :
1. Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas
2. Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi
3. Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak
Agar sebuah mikrokontroler dapat berfungsi, maka mikrokontroler tersebut memerlukan komponen eksternal yang kemudian disebut dengan sistem minimum. Untuk membuat sistem minimal paling tidak dibutuhkan sistem clock dan reset, walaupun pada beberapa mikrokontroler sudah menyediakan sistem clock internal, sehingga tanpa rangkaian eksternal pun mikrokontroler sudah beroperasi.
Yang dimaksud dengan sistem minimal adalah sebuah rangkaian mikrokontroler yang sudah dapat digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi. Sebuah IC
mikrokontroler tidakakan berarti bila hanya berdiri sendiri. Pada dasarnya sebuah sistem minimal mikrokontroler AVR memiliki prinsip yang sama.
2.2. NodeMCU ESP8266
ESP8266 merupakan modul wifi yang berfungsi sebagai perangkat tambahan mikrokontroler seperti Arduino agar dapat terhubung langsung dengan wifi dan membuat koneksi TCP/IP.modul WiFi serbaguna ini sudah bersifat SoC (System on Chip), sehingga bisa melakukan programming langsung ke ESP8266 tanpa memerlukan mikrokontroller tambahan. Kelebihan lainnya, ESP8266 ini dapat menjalankan peran sebagai adhoc akses poin maupun klien sekaligus. ESP8266 memiliki kemampuan on-board prosesing dan storage yang memungkinkan chip tersebut untuk diintegrasikan dengan sensor-sensor atau dengan aplikasi alat tertentu melalui pin input output hanya dengan pemrograman singkat.
Dengan level yang tinggi berupa on-chip yang terintegrasi memungkinkan external sirkuit yang ramping dan semua solusi, termasuk modul sisi depan, didesain untuk menempati area PCB yang sempit.ESP8266 dikembangkan oleh pengembang asal negeri tiongkok yang bernama “Espressif”. Produk seri ESP8266 memiliki banyak sekali varian. Salah satu varian yang paling sering kita jumpai adalah ESP8266 seri ESP-01. Berikut ini merupakan spesifikasi ESP8266:
a. 802.11 b/g/n
b. Integrated low power 32-bit MCU c. Integrated 10-bit ADC
d. Integrated TCP/IP protocol stack
e. Integrated TR switch, balun, LNA, power amplifier and matching network f. Integrated PLL, regulators, and power management units
g. Supports antenna diversity
h. WiFi 2.4 GHz, support WPA/WPA2
i. Support STA/AP/STA+AP operation modes
j. Support Smart Link Function for both Android and iOS devices
k. SDIO 2.0, (H) SPI, UART, I2C, I2S, IR Remote Control, PWM, GPIO l. STBC, 1×1 MIMO, 2×1 MIMO
m. A-MPDU & A-MSDU aggregation & 0.4s guard interval n. Deep sleep power <10uA, Power down leakage current < 5uA o. Wake up and transmit packets in < 2ms
p. Standby power consumption of < 1.0mW (DTIM3) q. +20 dBm output power in 802.11b mode
r. Operating temperature range -40C ~ 125C
b. FCC, CE, TELEC, WiFi Alliance, and SRRC certified
2.3. Turbidity Sensor
Turbidity Sensor merupakan sensor yang berfungsi mengukur kualitas air dengan mendeteksi tingkat kekeruhannya. Sensor ini mendeteksi partikel tersuspensi dalam air dengan cara mengukur transmitansi dan hamburan cahaya yang berbanding lurus dengan kadar Total Suspended Solids (TTS).
Semakin tinggi kadar TTS, maka semakin tinggi pula tingkat kekeruhan air tersebut.
Sensor ini mendukung dua mode output, digital dan analog sehingga dapat dengan mudah diakses melalui Arduino atau mikrokontroler lainnya. Sensor ini dapat diaplikasikan untuk mengukur tingkat kekeruhan air pada sungai, danau, laboraturium, limbah cair dan sebagainya.
2.4. Sensor Ultrasonik
Gelombang ultrasonik merupakan gelombang yang umum digunakan untuk radar untuk mendeteksi keberadaan suatu benda dengan memperkirakan jarak antara sensor dan benda tersebut. sensor jarak yang umum digunakan dalam penggunaan untuk mendeteksi jarak yaitu sensor ultrasonik. pengertian sensor ultrasonik adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengubah besaran fisis (bunyi) menjadi besaran listrik dan sebaliknya.
Cara kerja sensor ini didasarkan pada prinsip dari pantulan suatu gelombang suara sehingga dapat dipakai untuk menafsirkan eksistensi (jarak) suatu benda dengan frekuensi tertentu. Disebut sebagai sensor ultrasonik karena sensor ini menggunakan gelombang ultrasonik (bunyi ultrasonik). Gelombang ultrasonik adalah gelombang bunyi yang mempunyai frekuensi sangat tinggi yaitu 20.000 Hz. Karena kecepatan bunyi adalah 340 m/s, maka rumus untuk mencari jarak berdasarkan ultrasonik adalah :
Keterangan:
S = jarak antara sensor ultrasonik dengan benda (bidang pantul),
t = selisih antara waktu pemancaran gelombang oleh transmitter dan waktu ketika gelombang pantul diterima receiver.
Berikut Algoritma membaca data ultrasonik:
1. Beri tegangan positif pada pin Trigger selama 10µS, maka sensor akan mengirimkan 8 step sinyal ultrasonik dengan frekuensi 40kHz
2. Selanjutnya, sinyal akan diterima pada pin Echo
3. Rumus untuk menghitung jaraknya adalah S = (0.034 *t) /2 cm.
2.5. Metode
Metode penelitian yang dilakukan untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan serta perancangan alat adalah sebagai berikut:
1. Studi literatur
Pada tahap ini pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari literatur yang berhubungan dengan perancangan alat dan komponen pendukung lainnya, pemahaman tentang logika fuzzy yang menjadi dasar teknologi untuk diterapkan pada sistem pengendali ketinggian dan kekeruhan air pada kola mikan gurame.
2. Perancangan perangkat keras
Rangkaian yang akan dirancang meliputi rangkaian sistem mikrokontroler, rangkaian pengendali sensor dan komponen lainnya pada alat yang akan dibuat.
3. Perancangan perangkat lunak
Setelah perancangan perangkat keras yang meliputi sistem mikrokontroler dan sensor selesai maka akan dilakukan perancangan perangkat lunak yang terdiri dari diagram alir dan listing program.
4. Pengujian alat
Setelah perangkat keras dan perangkat lunak selesai dibuat, maka tahap berikutnya adalah pengujian alat. Jika hasil pengujian tidak sesuai dengan yang diharapkan, akan dilakukan perbaikan hingga tujuan utama dapat tercapai.
2.6. Penelitian Relevan
Steven Bandong, Hesky Stevy Kolibu, Verna Albert Suoth (2015), memaparkan dalam sebuah jurnal dengan judul Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu dan Ketinggian Air Untuk Pemijahan Ikan dengan Menggunakan Logika Fuzzy. Dalam jurnal tersebut
dijelaskan bahwa pemijahan ikan memerlukan kondisi lingkungan tertentu untuk dapat terjadi pemijahan yang maksimal. Jika keadaan lingkungan tidak terpenuhi maka pemijahan ikan tidak akan terjadi. Salah satu kondisi lingkungan yang harus terpenuhi adalah suhu dan ketinggian air, sehingga dalam penelitian tersebut digunakan program fuzzy diunggah ke mikrokontroller Atmega328 untuk mengontrol suhu dan ketinggian air.
Sriani (2019), memaparkan dalam jurnal dengan judul Pemanfaatan Sistem Pengendali water Level Control Untuk Budidaya Ikan Gurame pada Kolam Terpal Menggunakan Logika Fuzzy Berbasis Mikrokontroler. Dalam jurnal tersebut dijelaskan tentang teknologi otomatisasi sistem kendali dan mikrokontroler merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mendeteksi kondisi air dan ketinggian air serta sistem untuk mengendalikan pompa air secara otomatis. Adapun proses otomatisasi dalam pengatur ketinggian air ini sangat penting agar dapat menghemat kebutuhan air pada kolam ikan.
Pada penelitian tersebut digunakan logika Fuzzy berbasis mikrokontroler untuk melakukan pengendalian tersebut.
BAB III
METODE PELAKSANAAN
3.1. Tempat dan Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jatisari (Tanjung Garbus-1) Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang pada bulan Juni s/d September 2021.
3.2. Subyek Sasaran
Masyarakat Peternak Ikan Desa Jatisari (Tanjung Garbus-1) Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.
3.3. Tahapan Pelaksanaan a. Persiapan
Pada tahap ini, kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
1. Observasi lanjutan di lapangan dan berdiskusi dengan Peternak Ikan dan masyarakat Desa Jatisari Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, yang bertujuan memberikan informasi tentang maksud dan tujuan program kegiatan masyarakat yang akan dilaksanakan, melakukan pendataan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan mendiskusikan tempat dan jadwal pelaksanaan kegiatan.
2. Penyusunan buku pegangan yang berisi materi pelatihan
b. Sosialisasi
Pada tahap ini, kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
1. Sosialisasi kegiatan yang akan dilaksanakan dan penyebaran undangan pada peserta pelatihan.
2. Pemberian penyuluhan kepada peserta pelatihan tentang pentingnya manfaat pembuatan sistem pengatur ketinggian dan kekeruhan air secara otomatis.
3.4. Praktik Lapangan
Pada tahap ini kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
1. Memperlihatkan cara mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat sistem pengatur ketinggian dan kekeruhan air kepada peserta pelatihan.
2. Memberikan keterampilan cara merakit alat yang dapat melakukan pengendalian pengatur ketinggian dan kekeruhan air kepada peserta pelatihan.
3. Praktik membuat alat yang dapat melakukan proses pengatur ketinggian dan kekeruhan air yang telah disediakan.
3.5. Evaluasi Kegiatan
Pada tahap ini kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
1. Mengadakan diskusi dengan peserta pelatihan tentang hambatan dan kesulitan yang dihadapi selama membuat alat yang dapat melakukan kendali secara otomatis dalam mengatur ketinggian dan kekeruhan air pada kolam ikan.
2. Meminta saran kepada peserta pelatihan untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan.
3.6. Jadwal Kegiatan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini direncanakan akan berlangsung selama empat bulan dengan jadwal seperti terlihat pada table berikut ini:
No Jadwal Kegiatan Bulan
Juni Juli Agust Sept 1 Persiapan Kegiatan
2 Sosialisasi Kegiatan 3 Perakitan dan ujicoba 4 Evaluasi Kegiatan 5 Pelaksanaan FGD 6 Pelaksanaan PkM
7 Pelaporan Hasil Kegiatan
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Arsitektur Sistem
Pada diagram blok pada gambar 3.1 merupakan gambar keseluruhan sistem pengatur ketinggian dan kekeruhan air yang menjelaskan tentang alur kerja keseluruhan sistem.
Gambar 4.1 Arsitektur Sistem Water Level Control
4.2. Kebutuhan Alat
Berikut ini merupakan kebutuhan alat yang akan digunakan pada sistem pengendali water level control.
No Item
1 Pembelian Alat Prototype
a. Turbidity Sensor
b. Ultrasonic K20 Sensor Kit c. DC Brushless Waterpump 12V d. SSR 2 Channel 5V
e. Timah Solder 0.6 NodeMCU ESP8266
Access Point
Ultrasonic Sensor Turbidity Sensor
Sumber Daya Listrik
Sistem Kontroler dengan Logika
Fuzzy
Kran Valve
Mesin Pompa Air Air
Kolam
Box X8 Baut JP 3/4"
Kabel Jumper 20P (F-F) Kabel Jumper 20P (M-F) Kabel Jumper 20P (M-M) PSU 5V 5A
PSU 12V 20A PCB Bolong IC Pipa 3/4"
Elbow 3/4" Drat Dalam Socket 3/4" Drat Luar Socket 3/4" Drat Dalam Valve Solenoid 3/4"
Silicon Sealant
Colokan Listrik 5 Lubang Phillips Box Container Lion Star
Kabel Listrik NYA 2x1.5mm DC Konektor (F)
DC Konektor (M) Steker
Solder Flux
Selotip Kabel Listrik
2 Pembelian Alat Penerapan
Turbidity Sensor Pompa Celup Maxon PSU 12V 20A Motor DC 12V 10A NodeMCU ESP8266 SSR 4 Channel 5V
TCRT5000 Sensor Module Ultrasonic K20 Sensor Kit Ball Valve PVC 2 Inch
DC Step Down XL4015 Pompa Oli
Mata Bor Besi Dormer 6mm Mata Bor Tuner L 6mm/3mm Mata Bor Tuner G 6mm/3mm SSR 1 Channel 5V
SSR 2 Channel 5V
Kabel Listrik NYYHY 2x1.5mm Socket Pipa PVC 1/2 Inch Pipa PVC 1/2 Inch
Lem Pipa Kaleng 100gr T PVC 2 Inch
Elbow PVC 2 Inch Pipa PVC 2 Inch Box X8
Kaki Box X8
Kabel AWG24 (Red/Black/Green/Blue - @ 20 Meter) Molex Mini JST 4 Pin
Molex Mini JST 3 Pin Molex Mini JST 2 Pin Lem Bening Super
Custom Motor Case Waterproof Panel Box Metal
PCB Bolong IC
a. Perancangan Sistem
Perancangan sistem menggunakan metode fuzzy memperlukan beberapa tahap agar keputusan yang menjadi output dari sistem sesuai dengan perhitungan metode fuzzy. Tahap tersebut adalah fuzzifikasi, inferensi fuzzy dan defuzzifikasi. Pada gambar 4 menunjukkan bahwa tahapan pada kontrol fuzzy memiliki fungsi yang saling berhubungan dengan tahapan yang lain sehingga tahapan yang dihasilkan akan menjadi input dari tahapan
berikutnya sampai menjadi output akhir dari sistem. Berikut ini adalah gambar perancangan sistem kerja alat menggunakan metode fuzzy
Start
Inisialisasi
Menghubungkan Ke Access Point
Ya
Terhubung?
Tidak
Ultrasonic Read Tu rbidity Read
Air C ukup Air Bersih
Air C ukup Air Keruh Tidak
Air Kurang Air Bersih Tidak
Air Kurang Air Keruh Tidak Ya
A X
Y Ya
Gambar 4.2 Flowchart Kinerja Sistem
A
Buka Valve Pembuangan
Air
Ultrasonic Read
Air Minimal?
Tutup Valve, Hidupkan
Pompa Ya Tidak
X Y
Gambar 4.3 Lanjutan Flowchart Kinerja Sistem
Adapun berdasarkan flowchart diatas cara kerja sistem pengendali water level control pada tahap awal mulai sistem bekerja terjadi proses inisialisasi dan sistem akan otomatis terhubung ke Access Point melalui Wireless AP Outdoor jika terhubung maka secara otomatis ultrasonic sensor dan turbidty sensor akan membaca kondisi alam dan mengecek kondisi air. Dalam hal ini maka metode fuzzy akan mengkondisikan proses sistem pada air, dimana jika air cukup dan air bersih maka ultrasonic sensor dan turbidty sensor akan membaca kondisi ketinggian dan kekeruhan air dan dalam kondisi ini maka kran valve tidak akan terbuka. Jika kondisi air cukup dan air keruh maka secara otomatis kran valve akan terbuka dan membuang air yang ada dikolam hingga air yang tersisa dikolam tinggal 3 cm kemudian kran valve akan tertutup dan pompa air akan hidup secara otomatis dan air pada tangki akan mengalirkan air ke kolam ikan hingga ketinggian air mencapai 14 cm dan jika sudah sesuai maka pompa akan mati. Kemudian jika air kurang dan air bersih maka dengan otomatis pompa air pada tangka akan hidup dan secara otomatis akan mengalirkan
air sampai mencapai batas maksimal air. Kemudian Jika air kurang dan air keruh maka secara otomatis kran valve akan terbuka dan membuang air yang ada dikolam hingga air yang tersisa dikolam tinggal 3 cm kemudian kran valve akan tertutup dan pompa air akan hidup secara otomatis dan air pada tangki akan mengalirkan air ke kolam ikan hingga ketinggian air mencapai 14 cm dan jika sudah sesuai maka pompa akan mati.
b. Merakit Prototype
Prototype digunakan sebagai alat demonstrasi Ketika sosialisasi alat kepada masyarakat. Protoype yang dibuat memanfaatkan 2 (dua) Box Plastik sebagai purwarupa kolam dan sebagai sumber air bersih. Sensor dan Mikrokontroler yang digunakan pada purwarupa ini sama dengan sensor yang digunakan pada alat aktual. Aktuator pada purwarupa ini menggunakan Pompa DC 12V yang berperan sebagai pengisi air pada kolam, dan solenoid valve sebagai pintu kendali pembuangan air pada kolam. Cara kerja pada purwarupa ini sama dengan alat aktual yang akan diterapkan nntinya.
Gambar 4.4 Prototype Tangki Air
Gambar 4.5 Prototype Kolam Ikan yang dilengkapi dengan Ultrasonik dan Turbidty Sensor
Gambar 4.6 Uji Coba Prototype
c. Memprogram Mikrokontroler ESP8266 dengan Turbidity Sensor dan Sensor Ultrasonic.
Melakukan proses memprogram mikrokontroler untuk Sistem Monitoring Kondisi Kolam dan Sistem Pengisian Kolam. Dalam hal ini mikrokontroler yang digunakan pada purwarupa ini merupakan mikrokontroler yang sama dengan alat aktual nantinya.
Mikrokontroler yang digunakan adalah ESP8266 yang diprogram dengan menggunakan Arduino IDE. Mikrokontroler pada Sistem Monitoring ini akan mendapatkan nilai kekeruhan air melalui Turbidity Sensor dan ketinggian air melalui sensor Ultrasonic. Jika kondisi air mencapai nilai kekeruhan yang telah ditentukan, maka akan diaktifkan mode
“cleaning”dimana mikrokontroler akan melakukan tahapan “cleaning” sebagai berikut:
1. Memberikan input High pada Aktuator untuk membuka saluran pembuangan air.
2. Membaca ketinggian air sampai pada batas minimal yang telah di tentukan.
3. Menutup saluran pembuangan air dengan memberikan Input Low pada aktuator.
4. Mengirimkan sinyal ke Sistem Pengisian Air.
5. Membaca ketinggian air pada kolam
Jika air sudah mencapai ketinggian maksimal yang ditentukan dan tingkat kekeruhan air masih diatas batas maksimal, maka akan terjadi looping mulai dari langkah pertama hingga langkah kelima. Jika air sudah mencapai ketinggian maksimal dan tingkat
kekeruhan air sudah mencapai nilai yang telah ditentukan (jernih), maka mikrokontroler akan mengirimkan sinyal ke sistem pengisian air untuk menutup saluran pengisian air.
(a) (b) (c)
Gambar 4.7 (a). Mikrokontroler ESP8266, (b). Turbidity Sensor, (c). Sensor Ultrasonic.
d. Alat Terapan
Membuat Aktuator Untuk Sistem Pembuangan dan Pengisian Air. Aktuator dalam sistem pembuangan air menggunakan stop keran pvc dengan ukuran 2 (dua) inci. Stop keran akan terhubung oleh sebuah Motor DC 12V 10A yang berfungsi untuk memutar tuas stop keran tersebut. Pada aktuator ini akan dipasang 2 (dua) buah sensor Infrared yang berfungsi mendeteksi posisi tuas dalam kondisi terbuka atau tertutup. Selain itu, sensor Infrared juga berfungsi sebagai pengirim sinyal untuk menghentikan putaran motor Ketika stop keran sudah sampai pada posisi terbuka maksimal ataupun tertutup maksimal.
e. Survey Lapangan
Adapun pada proses pelaksanaan survey kelapangan dapat dibagi menjadi dua tahapan:
1. Audiensi dengan Kepala Desa Tanjung Garbus I ( Jatisari) untuk persetujuan pelaksanan PkM dengan melibatkan masyarakat budidaya bibit ikan gurami
2. Cek lokasi kolam dengan mengukur luas kolam, ketinggian, besaran pipa pembuangan air, sumber air pengisian kolam dan jarak antara sumber air ke kolam tujuan pengisian.
Gambar 4.8 Survey Lapangan
f. Agenda Pelaksanaan Kegiatan PkM
1. Sosialisasi dan Demonstrasi Purwarupa/Prototype alat pengendali Air dengan memanfaatkan simulasi dengan 2 box plastik.
2. Sosialisasi dan Demostrasi alat pengendali air yang sebenarnya pada 1 kolam yang sudah dirakit dan dirancang dengan alat-alat yang sudah disediakan.
3. Mensimulasikan perakitan dan pemasangan alat pengendali air kolam pada kolam kepada masyarakat yang ditunjuk sekaligus menghibahkan alat tersebut menjadi milik si pemilik kolam.
DAFTAR PUSTAKA
Steven Bandong, dkk (2015), Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu Dan Ketinggian Air Untuk Pemijahan Ikan Dengan Menggunakan Logika Fuzzy, Program Studi Fisika, FMIPA, UNSRAT Manado.
Sriani, (2019) Pemanfaatan Sistem Pengendali Water Level Control Untuk Budidaya Ikan Gurame Pada Kolam Terpal Menggunakan Logika Fuzzy Berbasis Mikrokontroler, Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.
M. Syafik Mukhlis, (2015), Sistem Mikrokontroler Atmega328 Sebagai Pengontrol Suhu dan Level Air, Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Pakuan.
BIODATA PELAKSANA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
A. Biodata Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat 1. Nama lengkap : Ilka Zufria, M.Kom
2. NIP : 19850604 201503 1 006
3. Tempat/Tanggal Lahir : Medan, 04 Juni 1985 4. Jenis Kelamin : Laki-laki
5. Bidang Keahlian : Sistem Informasi
6. Kantor/Unit Kerja : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan 7. Alamat Kantor : Jln. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate
Kota : Medan Kode Pos: 20371
Telepon : (+6261) 6615683; 6622925
Faksimile : (+6261) 6615683
Email : [email protected]
8. Alamat Rumah : Jln. Usman Siddiq, Gg.Iqra, No. 68, Pasar IV
Timur Kel. BandarKhalipah
9. Kabupaten : Deli Serdang Kode Pos:20362
Telepon : -
Faksimile : -
No. HP. : +6281397238909
10. Pendidikan (S1 ke atas) No Perguruan
Tinggi Kota & Negara Jenjang Pendidikan
Tahun
Lulus Bidang Studi 1. UPI “YPTK”
Padang
Padang, Indonesia S2 2009 Ilmu Komputer (Sistem Informasi
2. UPI “YPTK”
Padang
Padang, Indonesia S1 2006 Sistem Informasi 11. Publikasi
Karya Ilmiah dalam 5 tahun terakhir, terutama yang relevan dengan usulan kegiatan.
Karya Ilmiah
1. Ilka Zufria, (2015), “.SISTEM PENGAMANAN DATA MENGGUNAKAN ALGORITMA ENKRIPSI AES(ADVANCE ENCRYPTION STANDARD)”, Konferensi Nasional KeTIK Tahun 2015
2. Ilka Zufria, (2016), “Pemanfaatan Media Digital (E-Learning) Dalam Memaksimalkan Proses Belajar Mengajar (PBM) Di Perguruan Tinggi”,Jurnal Nizhamiyah Vol VI. No.1 Januari – Juni 2016
3. Ilka Zufria, (2016), “Rancang Bangun Konten Web untuk Layanan Pendaftaran dan Pembelajaran pada Lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)”, The International Seminar on Raudhatul Athfal Teacher's Education
4. Ilka Zufria, (2016),” Simulasi Visual Penerapan Metode Breadth First Search (BFS) Pada Penyelesaian Masalah State dan Space”, Konferensi Nasional KeTIK Tahun 2016
5. Ilka Zufria, (2017), “Web-Based Applications in Calculation of Family Heritage (Science of Faroidh)”, Jurnal Query Vol.1 No.1, April 2017
B. Biodata Anggota 1 Pengabdian Kepada Masyarakat Nama Lengkap dan gelar : Sriani, M.Kom
NIP : BLU1100000108
Pangkat/Jabatan : Penata Muda Tk. I/Asisten Ahli Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat dan tanggal lahir : Medan Senembah, 3 Juli 1984
Alamat : Dusun III Desa Medan Senembah Tanjung Morawa No. Telephone/HP : 081361639884
Email : [email protected]
Riwayat Pendidikan :
1. Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan Senembah Tamat Tahun 1996 2. SLTP Negeri 2 Medan Senembah Tamat Tahun 1999 3. SMK Nur Azizi Tanjung Morawa Tamat Tahun 2002
4. D-I AMIK MBP Medan Tamat Tahun 2003
5. D-III STMIK Triguna Dharma Medan Tamat Tahun 2011 6. S-1 STMIK Triguna Dharma Medan Tamat Tahun 2012
7. S-2 UPI “YPTK” Padang Tamat Tahun 2015
C. Biodata Anggota 2 Pengabdian Kepada Masyarakat
Nama Lengkap dan gelar : Rakhmat Kurniawan. R, M.Kom
NIP : 198503162015031003
Pangkat/Jabatan : Penata Muda Tk. I/Asisten Ahli Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat dan tanggal lahir : Medan, 16 Maret 1985
Alamat : Jl. Karya Tani Gg. Melinjo No. 8 Medan Johor No. Telephone/HP : 08566296036
Email : [email protected]
Riwayat Pendidikan :
1. SD Nasional Khalsa Medan Tamat Tahun 1996 2. SMP Kemala Bhayangkari I Medan Tamat Tahun 1999
3. SMA Negeri 13 Medan Tamat Tahun 2002
4. S-1 STT Harapan Medan Tamat Tahun 2006
5. S-2 UPI “YPTK” Padang Tamat Tahun 2012
BUKU CATATAN KEGIATAN PENELITIAN ( LOG BOOK )
Judul : PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I)
KECAMATAN LUBUK PAKAM
Kluster : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS PROGRAM STUDI
No. Register : 213010000032807 Nama Peneliti (Ketua) : Ilka Zufria, M.Kom
Fakultas / Prodi. : Sains dan Teknologi/ Ilmu Komputer
Alamat / Telp. : Jln. Lapangan Golf No 120, Durin Jangak, Kec. P.Batu, Kab.Deli Serdang
/ 0813 9723 8909
Tahun Anggaran : 2021
Nama Peneliti (Ketua) : Ilka Zufria, M.Kom NIP / NIDN : 198506042015031006
Fakultas / Prodi. : Sains dan Teknologi/ Ilmu Komputer Nama Peneliti (Anggota) : Sriani, M.Kom
NIP / NIDN : 1100000108
Fakultas / Prodi. : Sains dan Teknologi/ Ilmu Komputer Nama Peneliti (Anggota) : Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP / NIDN : 198503162015031003
Fakultas / Prodi. : Sains dan Teknologi/ Sistem Informasi
Judul Penelitian : PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR
KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA
JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
Kluster : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS PROGRAM STUDI
Dana Penelitian : 75.000.000 Lokasi Penelitian : -
Mitra Penelitian : -
Jangka Waktu Penelitian : Dari Juni s.d September 2021
LOG BOOK Lembar ke 1 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Rabu/ 08 Juni 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Persiapan Pelaksanaan PkM
- Rapat Tim Persiapan Pelaksanaan PkM
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Koordinasi Peneliti dengan Tim Perakitan Alat
4. Uraian Kegiatan - Menentukan Tim yang akan bekerja dalam belanja alat dan merakit alat
- Menentukan Tempat dan Waktu Untuk Belanja alat dan merakit
- Menentukan alat yang akan dijadikan sebagai prototype dan alat pengendali air
5. Hasil yang Diperoleh - Terpenuhinya tim perakitan alat
- Terpenuhinya Tempat dan Waktu Perakitan - Terpenuhinya Daftar alat yang akan disediakan
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan dimilikinya Tim perakitan alat maka penyusunan persiapan berjalan lancar 8. Rencana Kegiatan Selanjutnya - Belanja Bahan
Medan, 08 Juni 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 2 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Selasa/ 15 Juni 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Belanja Bahan Tahap 1
- Melaksanakan Pembelian ATK untuk kebutuhan penelitian
- Melaksanakan Pemesanan dan Pembelian alat turbudity sensor, Ultrasonic sensor, NodeMCU ESP8266, dll untuk Prototype.
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Menyediakan bahan – bahan yang akan digunakan untuk kebutuhan alat (Protoytpe)
- Menyediakan bahan – bahan awal lainya.
4. Uraian Kegiatan Kordinasi dengan tim perakit alat dalam merakit alat untuk prototype/purnarupa
5. Hasil yang Diperoleh
- Terpenuhinya bahan – bahan yang dibutuhkan untuk tahap awal perakitan alat
- Dimilikinya bahan – bahan yang dibutuhkan untuk survey lapangan dan wawancara kepada Kepala Desa - Dimiliki Bahan untuk kebutuhan awal PkM
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan dimilikinya kelengkapan bahan, persiapan pelaksanaan PkM berjalan lancar
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Perakitan awal alat untuk peraga/ Protype sistem pengendali air.
Medan, 15 Juni 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 3 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Kamis/ 24 Juni 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Perakitan awal alat untuk peraga/ Protype sistem pengendali air.
- Melaksanakan perakitan alat turbudity sensor, ultrasonic, dll
- Koordinasi tim perakitan dengan pakar dalam merakit alat protoype.
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Merakit alat hingga membuat program
mikrokontroller untuk pengendali prototype alat.
4. Uraian Kegiatan Kordinasi dengan tim perakit alat dalam merakit alat untuk prototype/purnarupa dan
5. Hasil yang Diperoleh
- Terpenuhinya bahan – bahan yang dibutuhkan untuk tahap awal perakitan alat
- Dimilikinya program pengendalian protoype - Dimiliki Bahan untuk kebutuhan awal PkM
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan dimilikinya kelengkapan bahan, persiapan pelaksanaan PkM berjalan lancar
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Pengujian alat prototype/purwarupa
Medan, 24 Juni 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 4 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Senin/ 28 Juni 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Pengujian alat prototype/purwarupa
- Melaksanakan pengujian dengan menggunakan 2 box plastik yang berisikan air bersih dan air keruh - Pengujian untuk membuka pipa pembuangan air di
saat air keruh
- Pengujian untuk pemberhentian mesin pompa air, di saat air mencapai batas ketinggian.
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Alat prototype sebagai purwarupa/ simulasi berjalan lancar sebelum alat di pasang secara ril di kolam
4. Uraian Kegiatan Kordinasi dengan tim perakit alat dalam menguji keberhasilan alat dan program.
5. Hasil yang Diperoleh
- Sensor dapat merespon untuk menandakan kekeruhan air dan ketinggian air
- Keberhasilan program dapat berjalan pada alat prototype
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan keberhasilan alat protoype (alat untuk purwarupa), pelaksanaan PkM berjalan lancar 8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Rapat koordinasi dengan tim untuk Audiensi dengan Kades
Medan, 28 Juni 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 5 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Senin/ 26 Juli 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Rapat Koordinasi Tim Untuk Persiapan Audiensi - Rapat koordinasi dengan tim untuk persiapan
menjumpai Kepala Desa, Audiensi dan Wawancara - Permohonan persetujuan pelaksanaan kegiatan PkM - Permohonan Kesepatakan teknis, tempat, dan peserta
PkM
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Kesepakatan Tim dan persiapan untuk Audiensi dengan Kepala Desa.
4. Uraian Kegiatan Kordinasi dengan keseluruhan tim untuk memulai audiensi
5. Hasil yang Diperoleh
- Sudah ditentukan waktu audiensi
- Sudah ditentukan, pertanyaan dan uraian yang dimohonkan kepada Kepala Desa
- Sudah tersedia transportasi ke kantor Kepala Desa Tanjung Garbus I
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan kesepakatan jadwal Audiensi, agar
Pelaksanaan PkM dapat didukung sepenuhnya oleh Kepala Desa dan perangkat Desa
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Pelaksanaan Audiensi dengan Kepala Desa Tanjung Garbus-I
Medan, 26 Juli 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 6 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Selasa/ 27 Juli 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Audiensi dengan Kepala Desa Tanjung Garbus I
- Pertemuan dengan Kepala Desa dan perangkat Desa - Menyampaikan perihal kegiatan PkM tentang Sistem
Pengatur Kendali Air Kolam
- Memohon persetujuan dan dukungan dari Kepala Desa Bapak Basuki
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Meminta persetujuan Kepala Desa Tanjung Garbus-I untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan PkM
4. Uraian Kegiatan Menuju Kantor Desa Tanjung Garbus I dan
Melaksanakan audiensi, bincang-bincang dengan Kepala Desa.
5. Hasil yang Diperoleh
- Persetujuan pelaksanaan Kegiatan PkM
- Dukungan untuk menyampaikan ke Masyarakat khususnya pembudidaya bibit ikan gurame.
- Memfasilitasi kegiatan PkM di Balai Desa
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan kesepakatan dan persetujuan Kepala Desa, maka kegiatan PkM dapat terlaksana.
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Survey Lokasi Kolam yang akan diintalasi alat
Medan, 27 Juli 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 7 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Rabu/ 28 Juli 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Survey Lokasi Kolam yang akan diinstalasi Alat - Pertemuan dengan Pemilik Kolam yang akan
dipasangkan alat sistem pengatur air
- Meninjau kolam dan mengukur beberapa jarak dan ukuran pipa
- Menentukan titik intalasi listrik untuk pemasangan alat
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Persetujuan pemilik kolam yang akan diinstalasi, serta survey kondisi real kolam sehingga nantinya
disesuaikan dengan perakitan alat dengan kolam sebenarnya.
4. Uraian Kegiatan Bertemu pemilik kolam, tinjau lokasi kolam, pengukuran dan penentuan titik instalasi listrik 5. Hasil yang Diperoleh
- Persetujuan oleh pemilik kolam untuk dapat dilaksanakannya PkM
- Dukungan untuk meneyediakan kebutuhan listrik, dll.
- Mendukung agar kegiatan dan pemasangan alat berjalan lancar
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan kesepakatan dan dukungan Pemilik Kolam, maka kegiatan PkM dapat terlaksana.
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Pembelian Alat dan Bahan tahap 2
Medan, 28 Juli 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 8 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Senin/ 02 Agustus 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Belanja Alat dan Bahan Tahap 2
- Melaksanakan Pemesanan dan Pembelian alat turbudity sensor, Ultrasonic sensor, NodeMCU ESP8266, dll untuk Perakitan system kendali air dengan kondisi sebenarnya
- Melakukan pembelian alat dan bahan pendukung lainnya seperti Pipa, alat-alat instalasi listrik, dll
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Menyediakan bahan – bahan yang akan digunakan untuk kebutuhan alat pada kolam sebenarnya - Menyediakan bahan – bahan lanjutan lainya.
4. Uraian Kegiatan Kordinasi dengan tim perakit alat dalam pemesanan dan belanja bahan untuk kebutuhan instalasi sistem pada kolam yang sebenarnya.
5. Hasil yang Diperoleh
- Terpenuhinya bahan – bahan yang dibutuhkan untuk tahap lanjutan perakitan alat
- Dimilikinya bahan – bahan pendukung lainnya untuk instalasi pada kolam sebenarnya
- Dimiliki Bahan untuk kebutuhan inti PkM
6. Hambatan - Tidak ada / lancar
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan dimilikinya kelengkapan bahan inti, persiapan pelaksanaan PkM berjalan lancar
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Perakitan alat/sistem kendali untuk kolam yang sebenarnya.
Medan, 02 Agustus 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev:
LOG BOOK Lembar ke 9 ________________________________________________________________________
Judul Penelitian :
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM PENGATUR KETINGGGIAN DAN KEKERUHAN AIR KOLAM BAGI PARA PETERNAK IKAN GURAME DI DESA JATISARI(TANJUNG GARBUS-I) KECAMATAN LUBUK PAKAM
1. Hari/Tanggal / Bulan / tahun Rabu/ 4 Agustus 2021
2. Nama Kegiatan / Sub Kegiatan
Perakitan inti alat untuk sistem pengendali air pada kolam yang sebenarnya
- Melaksanakan perakitan alat turbudity sensor, ultrasonic, dll
- Koordinasi tim perakitan dengan pakar dalam merakit alat inti untuk kolam sebenarnya.
3. Tujuan Kegiatan / Sub Kegiatan (sesuai program)
- Merakit alat hingga membuat program
mikrokontroller untuk pengendali alat untuk kolam sebenarnya.
4. Uraian Kegiatan Kordinasi dengan tim perakit alat dalam merakit alat untuk kolam yang sebenarnya
5. Hasil yang Diperoleh
- Terpenuhinya bahan – bahan yang dibutuhkan untuk tahap inti perakitan alat
- Dimilikinya program pengendalian protoype - Dimiliki Bahan untuk kebutuhan inti pelaksanaan
PkM
6. Hambatan - Perakitan memerlukan waktu kurang lebih 1 minggu
7. Kesimpulan dan Saran
- Dengan dimilikinya kelengkapan bahan, persiapan pelaksanaan PkM berjalan lancar
8. Rencana Kegiatan Selanjutnya Rapat koordinasi tim untuk persiapan pelaksanaan PKM
Medan, 4 Agustus 2021 Mengetahui/menyetujui
Ketua Peneliti, Anggota Anggota
Ilka Zufria, M. Kom Sriani, M.Kom Rakhmat Kurniawan R, ST, M.Kom NIP. 198506042015031006 NIP. 1100000108 NIP. 198503162015031003
Catatan Monev: