• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4. ANALISA DAN PEMBAHASAN"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1. Sejarah Perusahaan

PT “X” berdiri pada tahun 1985 dan merupakan perusahaan distributor yang mendistribusikan produk dari sejumlah produsen ke seluruh wilayah di Indonesia. Namun demikian, cikal bakal PT “X” sebagai perusahaan distribusi telah dimulai sejak tahun 1948. Saat ini PT “X” telah menjadi salah satu perusahaan distribusi terbesar di Indonesia, yang mengkhususkan diri pada pendistribusian produk kebutuhan sehari-hari, meliputi beragam kategori, yaitu Food, Beverages, and delicacies. Masing-masing kategori mencakup lebih dari satu merek.

4.1.2. Aktifitas Distribusi Perusahaan

PT “X” memiliki jaringan distribusi yang luas, baik di kota besar maupun kota kecil di seluruh Indonesia. Saat ini divisi penjualan PT “X” dibedakan atas 2 divisi, yaitu divisi 1 dan divisi 2, yang menjual produk food dan non food. Pasar tradisional dilayani oleh tim grosir dan tim pengecer. Sedangkan pasar modern dilayani oleh tim supermarket, minimarket dan hypermarket.

Pada tahun 2001 PT “X” mendirikan pusat distribusi logistik tersendiri yang menyediakan jasa gudang/penyimpanan bagi para produsen dan memiliki jaringan pengiriman yang luas ke seluruh Indonesia. Hal ini menjamin ketepatan waktu pengantaran ke setiap kota dan pulau di Indonesia. PT “X” juga berpengalaman dalam menangani beragam kategori produk mulai dari produk- produk dengan siklus hidup pendek (seperti susu fermentasi) yang membutuhkan pengawasan rumit sampai ke produk-produk inovatif (seperti minuman kesehatan) yang membutuhkan proses penanganan khusus.

PT “X” sangat menyadari pentingnya teknologi dan melakukan investasi yang cukup tinggi untuk pengembangan sistem informasi dengan memilih perusahaan konsultan IT yang kredibel sebagai mitra strategis. Melalui server database yang tersentral di kantor pusat Jakarta, seluruh laporan dapat

(2)

dipublikasikan secara berkala (harian, mingguan, bulanan dan tahunan). Sejak 2004 PT “X” telah mengembangkan proyek business intelligence yang akan memainkan peranan penting dalam perangkat analisa. Proyek ini menyediakan cara yang lebih mudah untuk menggali informasi apapun yang dibutuhkan sampai ke jenjang terendah.

4.1.3. Struktur Organisasi

Struktur organisasi perusahaan sangat dibutuhkan dalam setiap perusahaan karena dapat menunjukkan keadaan perusahaan dan system pengendalian internal perusahaan. Demikian struktur organisasi perusahaan adalah:

Kepala Wilayah

Regional Human  Operasional 

Logistik  Finance & Acc. 

Logistik 

Kepala Gudang

Kepala Cabang

Sales Manager

Salesman

Sales Manager

Staff Adm

Kepala

ASP Kasir Adm. Entry Adm. Manual

Kabag. Pbk.

Staff Pbk.

Kabag. Keu

Staff Keu Kepala Wilayah

Human Resourse manager Operasional Manager

Logistik Manager Finance & Acc. Manager

Logistik Wilayah

Kepala Gudang

Branch Manager

Sales Manager

Salesman

Supervisor Operasional

Staff Adm

Kepala Personalia

Sopir Kasir Adm. Entry Adm. Manual

Kabag. Pbk.

Staff Pbk.

Kabag. Keu.

Staff Keu.

Gambar 4.1. Struktur Organisasi PT. “X”

Sumber : Internal Perusahaan “X”

4.1.4. Job Description

• Kepala Wilayah

Bertugas dan bertanggung jawab atas semua situasi dan kondisi pencapaian target penjualan dan target laba pada wilayahnya.

• Operasional Manager

Bertugas untuk menghandle para supervisor operasional dan memastikan Standard Operasional Procedure perusahaan telah dijalankan dengan baik dan benar. Menyusun cara kerja pelaksanaan Standard Operasional Procedure yang sudah ditentukan.

(3)

• Branch Manager

Bertugas atas tanggung jawab semua situasi dan kondisi pencapaian target penjualan pada setiap area atau cabang.

• Sales Manager

Bertugas mengelola tim penjualan wilayah (saleman dan sopir) untuk mencapai target penjualan perusahaan. SM bertanggung jawab atas pencapaian Target penjualan perusahaan, mengeksekusi Program Kerja Penjualan Dengan Baik Dan Benar, menumbuhkan Budaya Pajang Dan Rawat Produk Di Tim Penjualan, Membina Dan Menjaga Hubungan Baik Dengan Pelanggan.

• Supervisor Operational (SO)

bertugas untuk memastikan bahwa segala aktivitas penjualan pada wilayahnya harus berjalan dengan baik. Dan menjaga bahwa Standard Operasional Procedure perusahaan telah dijalankan dengan baik dan benar pada wilayah tersebut.

• Staf Administrasi (ADM)

Bertugas atas segala sesuatu kegiatan administrasi pada bagian penjualan.

Terutama pembuatan faktur-faktur ataupun pengecekan apakah penjualan tersebut dapat diterima atau tidak. Dalam hal ini administrasi ada dua, yaitu administrasi entri dan administrasi manual. administrasi entri bertugas input data pada software perusahaan, sedangkan administrasi manual menggunakan dokumen manual untuk mencocokan terhadap administrasi entri.

• Kasir

Bertugas untuk menerima pembayaran atas faktur penjualan customer.

Kasir bertanggung jawab terhadap Supervisor Operasional.

• Salesman

Bertugas untuk mencari customer sebanyak-banyaknya. Salesman bertanggung jawab terhadap Sales Manager dan kepala bagian penjualan.

• Sopir

Sopir merupakan ssistem pembantu penjualan. sopir bertugas membantu salesman dalam berjualan keliling serta membantu proses pengiriman dan

(4)

penagihan penjualan. sopir bertanggung jawab atas Supervisor Operasional.

4.2. Kebijakan dan Prosedur pada siklus penjualan

Dalam menggunakan teknik compliance audit sangat diperlukan adanya standard atas segala siklus penjualan tersebut. Compliance audit sendiri fungsinya menganalisa apakah kebijakan dan prosedur perusahaan telah dilaksanakan dengan benar sesuai yang telah ditetapkan. Maka tahapan pertama adalah harus mengetahui Standard Operational Procedure perusahaan. Berdasarkan dokumen Standard Operational Procedure, dapat diketahui kebijakan dan prosedur perusahaan untuk masing-masing area di siklus penjualan. Kebijakan dan prosedur pada masing-masing area di siklus penjualan sebagai berikut:

4.2.1. Kebijakan dan Prosedur Sales Order dan Shipping 4.2.1.1. Kebijakan dan Prosedur Sales Order

Aktivitas pada tahap sales order ini dapat pada flowchart di lampiran 1, ada beberapa kebijakan dan prosedur yang dimiliki perusahaan, yaitu:

Kebijakan Sales Order:

1. Salesman mengisi Surat Pesanan Pelanggan (SPL) berdasarkan order dari Customer.

2. Entri Order dari Customer harus menggunakan Surat Pesanan Pelanggan (SPL).

3. Kartu Pelanggan/ SPL harus ditandatangani / stempel oleh Customer.

4. Pada saat proses Surat Pesanan Pelanggan (SPL) dientri menjadi Order dilakukan proses pengecekan terhadap:

• Penjatahan barang setiap

• Stock yang tersedia

• Limit Kredit Customer per salesman

• Limit Kredit Customer per wilayah

• Status customer

• Double Bon

(5)

• Rute ( Untuk report penyimpangan Salesman)

Prosedur Sales Order:

1. Salesman mengisi surat pesanan pelanggan sesuai order dari customer, menandatangani Surat Pesanan Pelanggan dan menyerahkan ke administrasi manual.

2. Administrasi manual menerima Surat Pesanan Pelanggan (SPL) dari salesman dan memeriksa dengan kartu Kunjungan. Kartu kunjungan merupakan checklist data customer yang didatangi oleh salesman.

3. Administrasi entri terima SPL yang telah diperiksa administrasi manual dan entri ke dalam system.

4. Administrasi entri melakukan verifikasi SPL ketika entri data system mengenai penjatahan barang, stock yang tersedia, limit kredit, status customer, double bon. Jika terjadi masalah segera dilaporkan pada SO untuk ditindaklanjuti.

4.2.1.2. Kebijakan dan Prosedur Shipping

Aktivitas pada tahap shipping ini dapat pada flowchart di lampiran 1, ada beberapa kebijakan dan prosedur yang dimiliki perusahaan, yaitu:

Kebijakan Shipping

1. Pengiriman barang harus menggunakan faktur (RPC dan Faktur Penjualan) 2. Faktur penjualan harus ditandatangani oleh Administrasi , Sopir, Salesman,

Customer. Sopir adalah Asisten pembantu penjualan.

3. Tandatangan customer harus sesuai dengan specimen.

4. Faktur Penjualan tidak boleh dicetak ulang

5. Sopir mengisi “Form Kiriman Sopir” untuk mengantisipasi adanya barang BS yang belum diinformasikan oleh salesman ke sopir. Form ini ditandatangani oleh sopir, Customer, Administrasi . Pengaplikasian form ini dilakukan di bagian administrasi .

6. Pengembalian order expired dalam waktu 1 hari

(6)

7. Atas barang yang tidak terkirim sebagian atau seluruhnya, Faktur Penjualan harus dibatalkan dan diberi keterangan / alasan batal oleh sopir.

8. Order yang dibatalkan hanya order yang tanggalnya sama dengan tanggal aplikasi

9. Faktur yang dibatalkan hanya faktur yang tanggalnya sama dengan tanggal aplikasi

Prosedur Shipping

1. Dalam pembuatan RPC harus dilengkapi dengan nomor mobil kiriman. RPC adalah Rekapitulasi Penjualan Customer. RPC berguna untuk rekapan sopir bahwa dalam sehari sopir mendatangi berapa customer dan digunakan juga staff gudang untuk muat barang per mobil.

2. Serahkan faktur penjualan yang dilampiri dengan RPC per customer sebagai bukti terima sopir.

3. Muat barang sesuai dengan RPC per barang

4. Setelah selesai muat barang, sopir kepala gudang tanda tangani RPC per barang dan beri nama jelas.

5. Penyerahan barang ke customer beserta Faktur Penjualan yang harus ditandatangani dan distempel oleh customer.

6. Pada saat customer menerima barang, cocokan jumlah barang dengan Faktur Penjualan jika tidak sesuai maka semua barang harus dikembalikan. Jika sesuai maka customer harus tandatangan, stempel (jika ada) dan tulis nama jelas pada Faktur Penjualan di bagian tanda tangan customer

7. Jika ada barang yang ditolak customer maka, tarik kembali semua barang yang tertera pada Faktur penjualan, ambil kembali Faktur Penjualan dan pada Faktur penjualan tersebut diberi keterangan “BATAL” dan diberi alasan batal beserta tandatangan,stempel (jika ada) dan nama jelas.

8. Serahkan rangkap Faktur Penjualan pada administrasi manual

9. Administrasi manual periksa kecocokan atas faktur kembali dengan RPC

(7)

10. Administrasi mencocokkan tanda tangan pada faktur Penjualan dengan specimen yang ada. Bila sesuai maka diverifikasi, bila tidak sesuai beri tanda untuk diperiksa ke customer.

4.2.2. Kebijakan dan Prosedur Penagihan Piutang Usaha

Tahapan pada siklus penjualan yang kedua adalah Penagihan dan Piutang Usaha yaitu merupakan tahap penagihan atas faktur penjualan yang telah dikirimkan kepada customer. Aktivitas dalam siklus ini dapat dilihat pada flowchart di Lampiran 2. Kebijakan dan prosedur pada tahapan ini yaitu:

Kebijakan Penagihan Piutang Usaha

1. Semua faktur jatuh tempo harus ditagih tepat waktu dan harus tertagih 100%

2. Salesman tidak boleh melakukan penjualan lagi jika ada tagihan yang belum tertagih

3. Faktur tidak tertagih, harus ada alasan tidak tertagih dan diotorisasi oleh Sales Manager

4. Faktur tidak tertagih yang tidak diserahkan kembali (hilang) harus dibayar kontan dan membuat berita acara kehilangan.

5. Serah terima nota tagihan harus menggunakan Tanda Terima Bukti Tagih (TTBT) dan ditandatangani oleh salesman.

6. Semua bon faktur harus tertagih 100%, jika tidak tertagih maka diberi stempel tanggal peminjaman di belakang faktur dan hanya boleh diserahkan kembali ke salesman pada tanggal jatuh tempo.

7. Semua hasil tagihan harus disetor 100% dipotong dengan biaya operasional

Prosedur Penagihan Piutang Usaha

1. Salesman mengisi Bon Faktur. Bon faktur ditandatangani dan diberi nama jelas oleh salesman dan disetujui oleh Sales Manager

2. Salesman melakukan penagihan ke customer sesuai dengan nominal yang tertera di bon faktur tagihan.

3. Pelunasan dapat dilakukan dengan tunai ataupun kredit. Jika ada potongan pembayaran sesuai dengan kebijakan perusahaan.

(8)

4. Bila faktur tidak tertagih maka salesman memberikan alasan tidak tertagih pada faktur penjualan tersebut.

5. Salesman memeriksa kelengkapan keterangan hasil penagihan yang harus ditulis. Lampirkan dokumen yang terkait dalam pembayaran faktur yang dilunasi.

6. Salesman mengembalikan seluruh bukti tagih kepada administrasi manual.

7. Administrasi manual menerima seluruh bukti tagih dari salesman dan dilakukan pengecekan atas jumlah faktur yang ditagih harus sesuai dengan tanda terima tagihan. Jika tidak sesuai salesman harus menyelesaikannya pada hari itu juga.

4.2.3. Kebijakan dan Prosedur Penerimaan Kas

Tahapan pada siklus penjualan yang ketiga adalah Penagihan kas yaitu merupakan tahap yang mengatur pencatat kas yang masuk dari hasil penagihan.

Aktivitas yang terjadi pada tahap penerimaan kas ini dapat dilihat pada flowchart di lampiran 3. Beberapa kebijakan dan prosedur pada tahap ini, yaitu:

Kebijakan Penerimaan Kas

1. Jenis Kas / Bank pada perusahaan:

ƒ Tabungan Perusahaan : Rekening atas nama Sales Manager yang dipakai sebagai account penampung transferan uang dari wilayahnya dan tidak boleh digunakan utnuk kepentingan pribadi sales manager

ƒ Kas Kecil : Kas yang dipakai untuk keperluan biaya perusahaan

2. Cetak laporan mutasi kas bank untuk klarifikasi hasil entri, jika ada salah lakukan koreksi penerimaan kas/bank

3. Mutasi penerimaan kas bank harus berdasarkan fisik uang yang diterima baik itu penerimaan secara fisik maupun berdasarkan rekening bank.

4. Bukti penerimaan kas harus ditandatangani dan diberi nama jelas oleh Supervisor Operasional pada kolom “disetujui oleh”

5. Harus dilakukan pencetakan buku tabungan perusahaan minimal 1 bulan sekali dan sebelum tanggal 28 pada bulan berjalan.

(9)

Prosedur Penerimaan Kas

1. Kasir menerima yang hasil tagihan salesman. Jika berupa uang maka hitung dengan benar dan teliti.

2. Penerimaan kas adalah hasil tagihan dikurangi dengan ongkos sales yang telah ditetapkan. Ongkos sales seperti bensin, uang parkir,dan uang dagang semua itu sudah ada ketentuannya berdasarkan rute yang ditetapkan.

3. Kasir entri transaksi kas bank sesuai dengan penerimaan dari tabungan perusahaan ataupun kas kecil.

4. Kasir mencetak dan menandatangani serta beri nama jelas pada bukti penerimaan kas, laporan mutasi kas bank dan daftar transaksi kas bank jika ada penerimaan transaksi kas bank.

5. Kasir harus mencetak bukti penerimaan kas/bank dan ditandatangi oleh Supervisor Operasional (SO)

6. Pada akhir bulan bagian administrasi melakukan pencetakan buku tabungan perusahaan minimal 1 bulan sekali dan sebelum tanggal 28 pada bulan berjalan.

4.3. Program audit siklus penjualan

Setelah mendapatkan Standard Operational Procedure dan telah menetapkan kebijakan prosedur pada setiap siklus maka akan ada pengujian compliance audit atas tiap tahapan siklus diatas sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. Pada siklus penjualan ini akan diambil beberapa sampel dokumen untuk melakukan compliance audit program. Program audit pada siklus penjualan:

4.3.1. Program audit Sales Order dan Shipping 4.3.1.1. Program audit untuk Sales Order

1. Ambil sampel SPL dan lakukan pengecekan terhadap Surat Pesanan pelanggan (SPL) yang belum dientri oleh admin. Apakah yang dicatat oleh salesman telah sesuai dengan pesanan customer? Sudah ada tanda tangan Customer dan salesman itu sendiri atau belum? Cek juga kelengkapan atas SPL tersebut.

(10)

2. Dari SPL tersebut dilakukkan pengecekan apakah yang dientri oleh admin telah sama dengan Surat Pesanan Pelanggan dari salesman. Selain itu juga dicocokan dengan adm.manual. Periksa Form klarifikasi oleh administrasi manual

3. Melihat kartu kunjungan untuk pengecekan kemana saja salesman mengunjungi customer. Setelah itu pengecekan otorisasi administrasi atas pengecekan jatah barang, stock barang, status customer, limit kredit customer, double bon. Untuk rute dapat di cek dari kartu kunjungan dan faktur SPL tiap salesman. Apakah area yang dikunjungi telah sesuai rute yang ditetapkan oleh perusahaan?

4.3.1.2. Program audit untuk Shipping

1. Periksa dokumen pengiriman, pastikan bahwa setiap pengiriman selalu ada surat jalan dan Faktur penjualan. Contoh faktur penjualan pada Lampiran 8.

2. Memastikan bahwa tanda tangan Administrasi , Sopir, Salesman, Customer telah ada pada faktur penjualan. Untuk tandatangan customer dilakukan pengecekan kesamaan terhadap specimen. Contoh specimen perusahaan dapat dilihat pada lampiran 7, dan bukti verifikasi pada lampiran 14.

3. Pengecekan pada faktur penjualan setiap salesman. Tidak boleh dicetak ulang untuk menghindari double bon

4. Pemeriksaan kelengkapan Form Kiriman sopir yang apakah sudah lengkap beserta otorisasi dari sopir, Customer, Administrasi . Contohnya dapat dilihat pada Lampiran 6.

5. Memeriksa RPC apakah nomor dan jenis mobil telah tercatat dengan jelas.

Contoh RPC dapat dilihat pada lampiran 9.

6. Periksa kelengkapan faktur penjualan harus dilampiri RPC per customer 7. Melihat apa sudah dilakukan pengecekan fisik ketika muat barang dan

dicocokkan dengan RPC per barang harus sama. Pengecekan dilakukan dengan melihat otorisasi sopir pada Faktur penjualan yang menandakan bahwa sudah dilakukan cek fisik.

8. Setelah selesai muat barang, periksa tanda tangan dan nama jelas sopir pada RPC.

(11)

9. Pengecekan atas tandatangan customer dan stempel pada Faktur penjualan.

Atas otorisasi terima barang ataupun jika tolak barang harus ada keterangan

“BATAL” pada Faktur penjualan beserta alasan batal.

10. Pengecekan atas barang yang tidak terkirim, pastikan bahwa barang dikembalikan seluruhnya beserta alasan oleh sopir.

11. Pengecekan Order yang dibatalkan tanggal faktur harus sama dengan tanggal pembatalan.

4.3.2. Program audit untuk penagihan piutang usaha

1. Ambil sampel data customer, klarifikasi ke admin apakah periode bulan mei atas faktur sudah tertagih semua dengan tepat waktu atau belum? Pastikan bahwa Salesman tidak boleh dagang jika ada tagihan yang belum tertagih.

2. Pengecekan terhadap faktur tidak tertagih, sudah terdapat alasan tidak tertagih dan otorisasi oleh SM atau belum?

3. Periksa dokumen Tanda Terima Bukti Tagih (TTBT) sudah ditandatangani salesman atau belum? TTBT dapat dilihat pada lampiran 11.

4. Pengecekan terhadap Bon faktur yang telah diisi oleh salesman. Cek tandatangan dan nama jelas dan otorisasi oleh SM sudah ada atau belum? Bon faktur dapat dilihat pada Lampiran 10.

5. Memeriksa data hasil penagihan dan dicocokkan dengan dokumen yang terkait atas hasil penagihan tersebut.

4.3.3. Program audit untuk Penerimaan Kas

1. Mengambil sampel dokumen penerimaan kas dari customer, Klarifikasi pada admin atas klarifikasi hasil entri ada yang salah atau tidak?

2. Klarifikasi pada Kasir atas penerimaan kas bank harus berdasarkan fisik uang yang diterima baik itu penerimaan secara fisik maupun berdasarkan rekening bank. Cek juga perhitungan atas penerimaan kas, yaitu hasil tagihan dikurangi dengan ongkos sales.

3. Cek pada penerimaan kas apakah sudah lengkap tanda tangan serta nama jelas kasir yang menerima.

(12)

4. Pemeriksaan bukti penerimaan kas/bank apakah sudah ditandatangani dan diberi nama jelas dan ditandatangani oleh SO. Bukti penerimaan kas/bank dapat dilihat pada lampiran 12 dan 13.

5. Klarifikasi atas pencetakan buku tabungan perusahaan sudah dilaksanakan minimal 1 bulan sekali dan sebelum tanggal 28 pada bulan berjalan atau belum?

4.4. Hasil penerapan atas Audit Program pada siklus penjualan

Setelah menerima SOP, menetapkan standar, membuat prosedur analisis, maka tahap berikutnya adalah menerapkan Audit Program. Dalam menerapkan Audit Program tersebut menggunakan Nonprobability Sampling. Sampel adalah subjek yang dipilih dari populasi untuk penyelidikan. Dalam penelitian ini akan dilakukan dengan metode purposive sampling. Purposive sampling merupakan pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria tersebut tersebut berdasarkan pertimbangan (judgement) atau jatah (quota) tertentu. Pada penelitian ini lebih dikhususkan dengan menggunakan Judgement sampling. Jadi sampel yang dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu, dan jika dianggap perlu maka akan dilakukan pencarian bukti tambahan.

Pengambilan Sampel

Berdasarkan purposive sampling kriteria pengambilan sampel tersebut yang akan diambil merupakan transaksi pada minggu pertama bulan Mei.

Selain batasan penelitian hanya pada minggu pertama juga ada beberapa pertimbangan perusahaan untuk melakukan compliance audit yaitu karena pada awal bulan transaksi yang terjadi belum sepadat akhir bulan, jika transaksi yang sedikit tersebut telah ditemukan ketidakpatuhan terhadap kebijakan dan prosedur perusahaan, bagaimana dengan transaksi yang lebih padat?

Sampel yang diambil sebanyak 150 transaksi, hal ini diambil dengan asumsi 10% dari rata-rata total transaksi penjualan perusahaan setiap bulannya yaitu 1500 transaksi. Dari hasil 150 transaksi tersebut dipertimbangkan dan diyakini dapat mewakili dalam pengambilan keputusan atas hasil analisa audit kepatuhan berdasarkan program audit yang telah dijabarkan diatas.

(13)

4.4.1. Hasil Penelitian Sales Order dan Shipping 4.4.1.1. Hasil penelitian pada tahap Sales Order

Pada tahap ini dilakukan penelitian dengan meminta sampel pada Surat Pesanan Pelanggan (SPL). SPL yang diminta adalah SPL sebelum dientri oleh administrasi . SPL ini dibuat oleh Salesman atas permintaan order customer. Pada tahap ini dilakukan pengecekan sebanyak 150 SPL. Hasil penelitian:

Tabel 4.1. : Hasil Penelitian tahap Sales Order Compliance Audit

Tahap Sales Order Atrribut

No SPL No. Tanggal Salesman Customer 1 2 3

1 002/V/P1/11 2 Mei 2011 Didit Tk. Buana √ √ √ 2 008/V/P1/11 2 Mei 2011 Budi Arifin √ √ √ 3 011/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Tk. Prima X √ X 4 021/V/P1/11 2 Mei 2011 Budi Tk. Sumber Makmur √ √ √ 5 023/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Kampung Laut √ √ √ 6 025/V/P1/11 2 Mei 2011 Didit Sumber Urip √ √ √ 7 026/V/P1/11 2 Mei 2011 Didit Mursih √ √ √ 8 027/V/P1/11 2 Mei 2011 Didit Kasmi √ √ √ 9 028/V/P1/11 2 Mei 2011 Didit Bu Harti √ √ √ 10 029/V/P1/11 2 Mei 2011 Didit Flora Tk √ √ √ 11 030/V/P1/11 2 Mei 2011 Budi Nouval √ √ √ 12 031/V/P1/11 2 Mei 2011 Budi Pian √ √ √ 13 032/V/P1/11 2 Mei 2011 Budi Jago Toko √ √ √ 14 036/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Ibu Watri √ √ √ 15 037/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Mba Indri √ √ √ 16 038/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Hj Istiqomah √ √ √ 17 040/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Hj Sofah √ √ √ 18 041/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Bp Boedi √ √ √ 19 042/V/P1/11 2 Mei 2011 Agus Andrianto Umi √ √ √ 20 045/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Lauza √ √ √ 21 046/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Ibu Dwik √ √ √ 22 047/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Arofah √ √ √ 23 048/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Sri Haryani √ √ √ 24 049/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Fajar Suryani √ √ √ 25 050/V/P1/11 2 Mei 2011 Steffen Tukini √ √ √ 26 051/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Tk. Semar √ √ √ 27 053/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Novela √ √ √

(14)

28 055/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Wati (Tk. Laris) √ √ √ 29 056/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Warung Pojok √ √ √ 30 057/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Juminten √ √ √ 31 058/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi 5 /Kios Sunar √ √ √ 32 059/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Paryono √ √ √ 33 060/V/P1/11 3 Mei 2011 Dodi Bu Suwardi √ √ √ 34 061/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Bu Bayu (My Cafe) X √ √ 35 062/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Pak Gun √ √ √ 36 063/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Bu Tri √ √ √ 37 064/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Isdiati √ √ √ 38 065/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Syafira Tk √ √ √ 39 066/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Pesat Jaya √ √ √ 40 067/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Tutik √ √ √ 41 068/V/P1/11 3 Mei 2011 Hendrianto Maryono √ √ √ 42 069/V/P1/11 3 Mei 2011 Arianto Iswandi √ √ √ 43 070/V/P1/11 3 Mei 2011 Arianto Yani Bu Yani √ √ √ 44 071/V/P1/11 3 Mei 2011 Arianto Tk Andri √ √ √ 45 072/V/P1/11 3 Mei 2011 Arianto Candra √ √ √ 46 073/V/P1/11 3 Mei 2011 Arianto Tripoly √ √ √ 47 074/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Pak Edi Wahyono √ √ √ 48 075/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Sido Muncul √ √ √ 49 077/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Bu Hadi √ √ √ 50 078/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Supangat √ √ √ 51 079/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Habib/ Pojok √ √ √ 52 080/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Bunga Jati √ √ √ 53 081/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Ratmi √ √ √ 54 082/V/P1/11 3 Mei 2011 Sutrisno Bu Yayat √ √ √ 55 083/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Atun √ √ √ 56 084/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Nur(Bu) √ √ √ 57 085/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Ratno √ √ √ 58 086/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Tk Eky √ √ √ 59 087/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Dewi √ √ √ 60 088/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Titut √ √ √ 61 089/V/P1/11 3 Mei 2011 Didik Bapak Ratno √ √ √ 62 092/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Kios Tumiyah √ √ √ 63 093/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Pak Suwanto √ √ √ 64 094/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Wanto √ √ √ 65 095/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Perkasa √ √ √ 66 096/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Iin √ √ √ 67 097/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Nikmat Rasa/ Wachidatun √ √ √

(15)

68 098/V/P1/11 4 Mei 2011 Budi Suhendar √ √ √ 69 099/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Erika √ √ √ 70 100/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Tk Parsiman √ √ √ 71 101/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Wartel Ijo √ √ √ 72 102/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Pak Ipung/Stasiun Ijo √ √ √ 73 103/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Mbak Wati √ √ √ 74 105/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Pak Wito √ √ √ 75 106/V/P1/11 4 Mei 2011 Hendrianto Baihaiqi √ √ √ 76 107/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Bu Yanto √ √ √ 77 108/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Dika / Dariman √ √ √ 78 109/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Suwondo √ √ √ 79 110/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Wr Soni √ √ √ 80 111/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Toko Supri √ √ √ 81 112/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Wr Mulia Sari √ √ √ 82 113/V/P1/11 4 Mei 2011 Didik Yeni √ √ √ 83 114/V/P1/11 4 Mei 2011 Didit Wartel Diniya √ √ √ 84 115/V/P1/11 4 Mei 2011 Didit Diva √ √ √ 85 116/V/P1/11 4 Mei 2011 Didit Aneka √ √ √ 86 117/V/P1/11 4 Mei 2011 Didit Kartini √ √ √ 87 119/V/P1/11 4 Mei 2011 Arianto Suyono √ √ √ 88 120/V/P1/11 4 Mei 2011 Arianto Maya √ √ √ 89 121/V/P1/11 4 Mei 2011 Arianto Sido Muncul √ √ √ 90 122/V/P1/11 4 Mei 2011 Arianto Luwes(Kodriyah) √ √ √ 91 123/V/P1/11 4 Mei 2011 Sutrisno Kiswati √ √ √ 92 124/V/P1/11 4 Mei 2011 Sutrisno 67 √ √ √ 93 125/V/P1/11 4 Mei 2011 Sutrisno Viva √ √ √ 94 126/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Sulastri √ √ √ 95 127/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Rinda √ √ √ 96 128/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Edi √ √ √ 97 129/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Barokah √ √ √ 98 130/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Pak Suji √ √ √ 99 131/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Bu Sri(Buah) √ √ √ 100 132/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Bu Sodiq √ √ √ 101 135/V/P1/11 5 Mei 2011 Steffen Wartel Hendi √ √ √ 102 136/V/P1/11 5 Mei 2011 Steffen Purwanto √ √ √ 103 137/V/P1/11 5 Mei 2011 Steffen Asri/Ummah √ √ √ 104 139/V/P1/11 5 Mei 2011 Dodi Nasi'ah √ √ √ 105 140/V/P1/11 5 Mei 2011 Dodi Umi √ √ √ 106 141/V/P1/11 5 Mei 2011 Dodi Sri Darwati √ √ √ 107 142/V/P1/11 5 Mei 2011 Dodi Kasin √ √ √

(16)

108 144/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Sukirman √ √ √ 109 145/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno 297 √ √ √ 110 146/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Gito √ √ √ 111 147/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Aulia √ √ √ 112 148/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Sampurna √ √ √ 113 149/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Fauziah √ √ √ 114 150/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Ruwati √ √ √ 115 151/V/P1/11 5 Mei 2011 Sutrisno Wr. Tegal √ √ √ 116 155/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Umi (Chiki) √ √ √ 117 156/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Tumini √ √ √ 118 157/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Mutiah √ √ √ 119 158/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Sanni √ √ √ 120 159/V/P1/11 5 Mei 2011 Agus Andrianto Novan √ √ √ 121 160/V/P1/11 5 Mei 2011 Hendrianto Ibu Umi √ √ √ 122 161/V/P1/11 5 Mei 2011 Hendrianto Mbak Fitri √ √ √ 123 162/V/P1/11 5 Mei 2011 Hendrianto Rudi Tk √ √ √ 124 163/V/P1/11 5 Mei 2011 Hendrianto Titik √ √ √ 125 164/V/P1/11 5 Mei 2011 Hendrianto Sunarto √ √ √ 126 165/V/P1/11 6 Mei 2011 Didit Waluyo Tk √ √ √ 127 167/V/P1/11 6 Mei 2011 Didit Warni Bu √ √ √ 128 168/V/P1/11 6 Mei 2011 Didit Garuda Atk √ √ √ 129 169/V/P1/11 6 Mei 2011 Didit Yuni √ √ √ 130 170/V/P1/11 6 Mei 2011 Didit Budi √ √ √ 131 171/V/P1/11 6 Mei 2011 Didit Ragil √ √ √ 132 172/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Rafii √ √ √ 133 173/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Sekar √ √ √ 134 174/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Isdiati √ √ √ 135 176/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Putra Makmur √ √ √ 136 179/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Purnawan √ √ √ 137 180/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Ulfa Tk √ √ √ 138 181/V/P1/11 6 Mei 2011 Didik Yanto/Sahabat √ √ √ 139 182/V/P1/11 6 Mei 2011 Hendrianto Mbak Asih √ √ √ 140 183/V/P1/11 6 Mei 2011 Hendrianto Sri √ √ √ 141 184/V/P1/11 6 Mei 2011 Hendrianto Muchdori √ √ √ 142 185/V/P1/11 6 Mei 2011 Hendrianto Yunita √ √ √ 143 186/V/P1/11 6 Mei 2011 Hendrianto Dwi √ √ √ 144 190/V/P1/11 6 Mei 2011 Agus Andrianto Mbak Yuli √ √ √ 145 191/V/P1/11 6 Mei 2011 Agus Andrianto Agus √ √ √ 146 192/V/P1/11 6 Mei 2011 Agus Andrianto Sido Sowan √ √ √ 147 193/V/P1/11 6 Mei 2011 Agus Andrianto Sahudi √ √ √

(17)

148 194/V/P1/11 6 Mei 2011 Sutrisno Pak Bambang √ √ √ 149 195/V/P1/11 6 Mei 2011 Sutrisno Santoso √ √ √ 150 196/V/P1/11 6 Mei 2011 Sutrisno Ning √ √ √

Keterangan: 

√  Telah sesuai  X  Ada ketidakpatuhan 

Hasil Temuan

Sebagaimana dapat dilihat di Tabel 4.1, ditemukan beberapa ketidakpatuhan pada 150 sampel yang telah diambil. Adapun hasil temuannya adalah sebagai berikut:

1. Pada SPL nomor 011/V/P1/11, terjadi ketidakpatuhan terhadap atribut nomor 1 dan 3. Ketidakpatuhan pada atribut nomor 1 dikarenakan tidak ada nomor SPL dan otorisasi atau tanda tangan customer pada SPL tersebut, sedangkan pada atribut nomor 3, ketika pengecekan rute diketahui bahwa terjadi ketidakpatuhan atas rute yang telah ditetapkan hari itu. Hal ini dapat dilihat pada Lampiran 4.

2. Pada SPL nomor 061/V/P1/11, atribut 1 tidak dijalankan. Ketidakpatuhan yang terjadi yaitu pada SPL salesman lupa menulis nomor SPL dan tanggal SPL itu tersebut. Hal ini dapat dilihat pada Lampiran 5

Bukti Tambahan

Atas temuan yang sudah diidentifikasi diatas, maka perlu dicari bukti tambahan untuk dapat mengetahui apakah kelalaian atas temuan diatas memang tidak sengaja atau disengaja dan memiliki unsur-unsur kecurangan lainnya. Oleh karena itu, maka diputuskan untuk mengambil sampel kembali untuk transaksi yang ditangani oleh salesman yang bersangkutan itu. Setelah itu, akan dilakukan pengecekan lebih lanjut apakah kesalahan tersebut memang dikarenakan kelalaian atau ternyata ditemukan kecurangan. Pengambilan sampel dilakukan pada 5 transaksi yang ditangani oleh salesman yang bersangkutan. Hasil pencarian bukti tambahan:

(18)

Tabel 4.1.1. : Hasil Pencarian bukti tambahan Sales Order Compliance Audit 

Tahap Sales Order  Atrribut 

No  Salesman  SPL No.  Customer  Tanggal  1  2 3 1  Agus Andrianto  032/V/P2/11  Tk. Kodjan  9 Mei 2011  √  √ √ 2  Agus Andrianto  033/V/P2/11  Tk. Serba Lengkap  9 Mei 2011  √  √ √ 3  Agus Andrianto  034/V/P2/11  Om Ok  9 Mei 2011  √  √ √ 4  Agus Andrianto  035/V/P2/11  Bp. Haji   9 Mei 2011  √  √ √ 5  Agus Andrianto  035/V/P2/11  Budi herman  9 Mei 2011  √  √ √ 6  Hendrianto  056/V/P2/11  Tk. Laris manis  9 Mei 2011  √  √ √ 7  Hendrianto  057/V/P2/11  Tk. Mataram  9 Mei 2011  √  √ √ 8  Hendrianto  058/V/P2/11  Dedek  9 Mei 2011  √  √ √ 9  Hendrianto  059/V/P2/11  dodi nino  9 Mei 2011  √  √ √ 10  Hendrianto  060/V/P2/11  Bu Tenten  9 Mei 2011  √  √ √

Keterangan: 

√  Telah sesuai  X  Ada ketidakpatuhan 

Temuan atas Bukti Tambahan

Sebagaimana yang dapat dilihat di Tabel 4.1.1, salesman Agus Andrianto dan Hendrianto didapati tidak melakukan kesalahan yang sama ketika menghandle customer pada transaksi-transaksi yang lain. Kesalahan yang dilakukan salesman Agus Andrianto dan Hendrianto pada temuan pertama ternyata dikarenakan kelalaian mereka dan bukan merupakan kecurangan.

Kesimpulan tahap Sales Order

Melihat temuan-temuan yang sudah diidentifikasi diatas ternyata terjadi beberapa ketidakpatuhan atas Standard Operational Procedure perusahaan.

Ketidakpatuhan yang terjadi adalah ketidakpatuhan terhadap otorisasi, yaitu salesman lupa untuk meminta tanda tangan customer pada SPL tersebut dan terkadang beberapa salesman melanggar rute yang telah terjadi. Kesalahan yang terjadi dikarenakan kelalaian salesman dan tidak ada unsur-unsur kecurangan.

Atas segala ketidakpatuhan tersebut pihak manajemen dapat menegur atau memberi sanksi kepada salesman yang bersangkutan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan perusahaan.

(19)

4.4.1.2. Hasil penelitian pada tahap Shipping

Pada tahap ini, penelitian dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 150 transaksi atas dokumen pengiriman kepada beberapa customer.

Tabel 4.2. : Hasil Penelitian tahap Shipping Compliance Audit

Tahap Shipping Atrribut

No Tanggal Salesman Customer 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 2 Mei 2011 Didit Waluyo Tk √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 2 2 Mei 2011 Didit Warni Bu √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 3 2 Mei 2011 Didit Garuda Atk √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 4 2 Mei 2011 Didit Yuni √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 5 2 Mei 2011 Didit Budi √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 6 2 Mei 2011 Didit Ragil √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 7 2 Mei 2011 Didik Rafii √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 8 2 Mei 2011 Didik Sekar √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 9 2 Mei 2011 Didik Isdiati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 10 2 Mei 2011 Didik Putra Makmur √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 11 2 Mei 2011 Didik Purnawan √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 12 2 Mei 2011 Didik Ulfa Tk √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 13 2 Mei 2011 Didik Yanto/Sahabat √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 14 2 Mei 2011 Hendrianto Mbak Asih √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 15 2 Mei 2011 Hendrianto Sri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 16 2 Mei 2011 Hendrianto Muchdori √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 17 2 Mei 2011 Hendrianto Yunita √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 18 2 Mei 2011 Hendrianto Dwi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 19 2 Mei 2011 Sutrisno Pak Bambang √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 20 2 Mei 2011 Sutrisno Santoso √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 21 3 Mei 2011 Hendrianto Pak Wito √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 22 3 Mei 2011 Hendrianto Baihaiqi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 23 3 Mei 2011 Didik Bu Yanto √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 24 3 Mei 2011 Didik Dika / Dariman √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 25 3 Mei 2011 Didik Suwondo √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 26 3 Mei 2011 Sutrisno Gito √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 27 3 Mei 2011 Sutrisno Aulia √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 28 3 Mei 2011 Andrianto Bu Budi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 29 3 Mei 2011 Budi Tk. Buana √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 30 3 Mei 2011 Sutrisno Arifin √ √ √ √ X √ √ √ -- -- --

(20)

31 3 Mei 2011 Agus Andrianto Bp Boedi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 32 3 Mei 2011 Steffen Tk. Makmur √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 33 3 Mei 2011 Agus Andrianto Hj Sofah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 34 3 Mei 2011 Dunam Bu Doddy √ X √ √ √ √ √ √ -- -- -- 35 3 Mei 2011 Agus Andrianto Umi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 36 3 Mei 2011 Steffen Lauza √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 37 3 Mei 2011 Budi Nouval √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 38 3 Mei 2011 Budi Pian √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 39 3 Mei 2011 Budi Jago Toko √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 40 3 Mei 2011 Agus Andrianto Ibu Watri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 41 3 Mei 2011 Agus Andrianto Mba Indri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 42 3 Mei 2011 Agus Andrianto Hj Istiqomah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 43 3 Mei 2011 Steffen Ibu Dwik √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 44 3 Mei 2011 Steffen Arofah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 45 3 Mei 2011 Steffen Sri Haryani √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 46 3 Mei 2011 Steffen Fajar Suryani √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 47 3 Mei 2011 Steffen Tukini √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 48 3 Mei 2011 Dodi Tk. Semar √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 49 3 Mei 2011 Hendrianto Bu Bayu (My Cafe) √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 50 3 Mei 2011 Didik Wati (Tk. Laris) √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 51 3 Mei 2011 Arianto Warung Pojok √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 52 3 Mei 2011 Sutrisno Juminten √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 53 3 Mei 2011 Dodi 5 /Kios Sunar √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 54 3 Mei 2011 Dodi Paryono √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 55 3 Mei 2011 Agus Andrianto Mbak Yuli √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 56 3 Mei 2011 Agus Andrianto Agus √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 57 3 Mei 2011 Agus Andrianto Sido Sowan √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 58 3 Mei 2011 Agus Andrianto Sahudi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 59 3 Mei 2011 Sutrisno Ning √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 60 4 Mei 2011 Dodi Bu Suwardi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 61 4 Mei 2011 Dodi Novel √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 62 4 Mei 2011 Hendrianto Pak Gun √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 63 4 Mei 2011 Hendrianto Bu Tri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 64 4 Mei 2011 Hendrianto Pesat Jaya √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 65 4 Mei 2011 Hendrianto Tutik √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 66 4 Mei 2011 Hendrianto Maryono √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 67 4 Mei 2011 Arianto Iswandi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 68 4 Mei 2011 Arianto Yani Bu Yani √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 69 4 Mei 2011 Arianto Tk Andri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 70 4 Mei 2011 Arianto Candra √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- --

(21)

71 4 Mei 2011 Arianto Tripoly √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 72 4 Mei 2011 Sutrisno Edi Wahyono √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 73 4 Mei 2011 Sutrisno Sido Muncul √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 74 4 Mei 2011 Sutrisno Bu Hadi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 75 4 Mei 2011 Sutrisno Supangat √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 76 4 Mei 2011 Sutrisno Habib/ Pojok √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 77 4 Mei 2011 Sutrisno Bunga Jati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 78 4 Mei 2011 Sutrisno Ratmi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 79 4 Mei 2011 Sutrisno Bu Yayat √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 80 4 Mei 2011 Didik Atun √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 81 4 Mei 2011 Didik Nur(Bu) √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 82 4 Mei 2011 Didik Ratno √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 83 4 Mei 2011 Didik Tk Eky √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 84 4 Mei 2011 Didik Dewi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 85 4 Mei 2011 Didik Titut √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 86 4 Mei 2011 Didik Bapak Ratno √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 87 4 Mei 2011 Arianto Tk. Simpang √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 88 4 Mei 2011 Didit Bu Arif √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 89 4 Mei 2011 Didit Tk. Matahari √ √ √ √ X √ √ √ √ √ √ 90 4 Mei 2011 Hendrianto Isdiati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 91 4 Mei 2011 Hendrianto Syafira Tk √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 92 4 Mei 2011 Sutrisno 67 √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 93 4 Mei 2011 Sutrisno Viva √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 94 5 Mei 2011 Didit Sumi √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 95 5 Mei 2011 Budi Tk. Kembang Jaya √ √ √ √ √ √ √ √ X √ X 96 5 Mei 2011 Budi Kios Tumiyah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 97 5 Mei 2011 Budi Pak Suwanto √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 98 5 Mei 2011 Budi Wanto √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 99 5 Mei 2011 Budi Perkasa √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 100 5 Mei 2011 Budi Iin √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 101 5 Mei 2011 Budi Nikmat Rasa √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 102 5 Mei 2011 Budi Suhendar √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 103 5 Mei 2011 Hendrianto Erika √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 104 5 Mei 2011 Hendrianto Tk Parsiman √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 105 5 Mei 2011 Hendrianto Wartel Ijo √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 106 5 Mei 2011 Hendrianto Pak Ipung √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 107 5 Mei 2011 Hendrianto Mbak Wati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 108 5 Mei 2011 Hendrianto Pak Wito √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 109 5 Mei 2011 Hendrianto Baihaiqi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 110 5 Mei 2011 Didik Bu Yanto √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- --

(22)

111 5 Mei 2011 Didik Dika / Dariman √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 112 5 Mei 2011 Didik Suwondo √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 113 5 Mei 2011 Didik Wr Soni √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 114 5 Mei 2011 Didik Toko Supri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 115 5 Mei 2011 Didik Wr Mulia Sari √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 116 5 Mei 2011 Didik Yeni √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 117 5 Mei 2011 Didit Wartel Diniya √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 118 5 Mei 2011 Didit Diva √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 119 5 Mei 2011 Didit Aneka √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 120 5 Mei 2011 Didit Kartini √ √ √ √ X √ √ √ -- -- -- 121 5 Mei 2011 Arianto Suyono √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 122 5 Mei 2011 Arianto Maya √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 123 5 Mei 2011 Arianto Sido Muncul √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 124 5 Mei 2011 Arianto Luwes(Kodriyah) √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 125 5 Mei 2011 Sutrisno Kiswati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 126 6 Mei 2011 Steffen Wartel Hendi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 127 6 Mei 2011 Steffen Purwanto √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 128 6 Mei 2011 Steffen Asri/Ummah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 129 6 Mei 2011 Dodi Nasi'ah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 130 6 Mei 2011 Dodi Umi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 131 6 Mei 2011 Dodi Sri Darwati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 132 6 Mei 2011 Dodi Kasin √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 133 6 Mei 2011 Sutrisno Sukirman √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 134 6 Mei 2011 Sutrisno 297 √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 135 6 Mei 2011 Sutrisno Gito √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 136 6 Mei 2011 Sutrisno Aulia √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 137 6 Mei 2011 Sutrisno Sampurna √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 138 6 Mei 2011 Sutrisno Fauziah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 139 6 Mei 2011 Sutrisno Ruwati √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 140 6 Mei 2011 Sutrisno Wr. Tegal √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 141 6 Mei 2011 Agus Andrianto Umi (Chiki) √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 142 6 Mei 2011 Agus Andrianto Tumini √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 143 6 Mei 2011 Agus Andrianto Mutiah √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 144 6 Mei 2011 Agus Andrianto Sanni √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 145 6 Mei 2011 Agus Andrianto Novan √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 146 6 Mei 2011 Hendrianto Ibu Umi √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 147 6 Mei 2011 Hendrianto Mbak Fitri √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 148 6 Mei 2011 Hendrianto Rudi Tk √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 149 6 Mei 2011 Hendrianto Titik √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- -- 150 6 Mei 2011 Hendrianto Sunarto √ √ √ √ √ √ √ √ -- -- --

(23)

Keterangan: 

√  Telah sesuai 

X  Ada ketidakpatuhan 

‐‐  Tidak ada aktivitas 

Hasil Temuan

Sebagaimana dapat dilihat di Tabel 4.2, ditemukan beberapa ketidakpatuhan pada 150 sampel yang digunakan. Adapun hasil temuannya sebagai berikut:

1. Pada transaksi nomor 34 yaitu Bu Doddy, terjadi ketidakpatuhan atas atribut nomor 2. Dari hal tersebut, dicurigai ada ketidakpatuhan karena pada tanda tangan yang tertera di Faktur Penjualan tidak sesuai dengan specimen.

Specimen merupakan tanda tangan customer yang di data pada saat awal masuk database langganan.

2. Dari tabel diatas terjadi ketidakpatuhan atas beberapa transaksi pada atribut nomor 5. Dari 150 sampel yang diambil, sebanyak 9 transaksi yang melanggar atribut nomor 5, yaitu nomor 3,4,5,6,30,88,89,94,120. Atribut nomer 5 adalah Pada RPC ditemukan ketidakpatuhan terhadap keterangan penulisan nomor dan jenis truk. Nomor dan jenis truk yang dicatat dianggap kurang jelas karena kurang lengkap penulisannya. Dan dari tabel diatas kesalahan tersebut terjadi karena ketidakpatuhan salesman bernama didit dan sutrisno. Contohnya, pada transaksi nomor 3 yaitu Garuda Atk, atribut nomor 5 bermasalah. Ditemukan bahwa plat nomor yang dicatat kurang lengkap. Seharusnya seperti

“Mitsubishi Fuso – H 9899 CY” pada transaksi ini yang dicatat hanya

“Mitsubishi – 9899”. Keterangan atas penulisan jenis dan nomor truk yang telah dicatat diatas dianggap kurang lengkap dan kurang jelas.

3. Pada transaksi nomor 95, terjadi pembatalan order dan barang pun dikembalikan. Dalam hal ini, terjadi ketidakpatuhan pada atribut nomor 9 dan 11. Pada Faktur Penjualan tersebut tidak ditemukan adanya keterangan alasan atas pembatalan dari customer. Tanggal pembatalan juga berbeda dengan tanggal Faktur Penjualan tersebut. Atas temuan diatas maka terjadi ketidakpatuhan terhadap prosedur perusahaan.

(24)

Bukti Tambahan

Pada tahap ini tidak perlu dilakukan pecarian bukti tambahan pada ketidakpatuhan terhadap atribut nomor 5 karena kesalahan tersebut murni merupakan kelalaian para salesman dalam pencatatan jenis dan nomor mobil pada RPC.

Ketidakpatuhan atas atribut ke 2 pada transaksi nomor 34 terjadi karena adanya tanda tangan yang tidak sesuai dengan specimen. Specimen merupakan tanda tangan persetujuan awal ketika akan menjadi langganan perusahaan. Oleh karena itu dilakukan pengecekan atas transaksi-transaksi sebelumnya dengan melihat apakah tanda tangan customer (Bu Doddy) sama dengan tanda tangan ketika transaksi sebelumnya. Jika berbeda maka perlu dilakukan klarifikasi terhadap customer tersebut.

Ditemukan juga ketidakpatuhan pada transaksi nomor 95 yaitu Tk.

Kembang Jaya atas atribut ke 9 dan 11. Ketidakpatuhan atas atribut ke 9 dikarenakan alasan pembatalan atas suatu transaksi tidak disertakan pada Faktur Penjualan. Oleh karena itu perlu dilakukan klarifikasi pada salesman yang bersangkutan, mengapa tidak ada alasan atas pembatalan transaksi tersebut.

Ketidakpatuhan atas atribut ke 11 dikarenakan ternyata tanggal pembatalan baru diterima perusahaan keesokan harinya, hal ini melanggar kebijakan yang sudah ditetapkan perusahaan. Oleh karena itu perlu dilakukan klarifikasi kembali pada salesman yang bersangkutan, mengapa sampai ada perbedaan tanggal pembatalan dengan tanggal faktur. Selain itu juga melakukan klarifikasi terhadap customer itu sendiri apakah benar-benar toko tersebut membatalkan transaksi serta pengecekan apakah ada kecurangan yang dilakukan oleh salesman itu sendiri.

Temuan atas Bukti Tambahan

Pengecekan atas transaksi nomor 34 dilakukan terhadap 5 transaksi sebelum temuan kecurigaan diatas. Hasil temuan tersebut menyatakan bahwa tanda tangan atas temuan diatas tidak pernah sama dengan tanda tangan sejenis pada transaksi sebelumnya. Maka perlu dilakukan klarifikasi kepada customer yang bersangkutan. Apakah tanda tangan tersebut benar-benar ditandatangani oleh toko Bu Doddy tersebut. Setelah diklarifikasi ternyata diketahui yang

(25)

menandatangani atas faktur penjualan tersebut adalah pegawai yang bekerja di toko Bu Doddy. Bu Doddy mengatakan bahwa ia sedang ada kegiatan di luar toko sehingga yang menandatangani atas faktur penjualan tersebut adalah pegawai dari toko Bu Doddy tersebut.

Pada Transaksi nomor 95 atas Tk. Kembang Jaya telah dilakukan klarifikasi oleh salesman yang bersangkutan (Budi). Budi mengatakan bahwa lalai dalam meminta alasan atas pembatalan transaksi tersebut. Dan mengenai tanggal pembatalan yang tidak sesuai dengan tanggal faktur penjualan, Budi mengatakan bahwa ketika akan pengembalian faktur atas bukti pembatalan sudah melewati batas waktu pengembalian karena kemalaman dan lupa melapor atas pembatalan tersebut. Dan setelah diklarifikasi ke Tk. Kembang jaya tersebut memang membatalkan transaksi tersebut.

Kesimpulan tahap Shipping

Dari hasil temuan yang telah didefinisikan diatas ketidakpatuhan terjadi pada beberapa atribut, yang pertama adalah atribut nomor 5 yaitu pengecekan RPC mengenai kelengkapan informasi mengenai jenis dan plat nomor truk.

Ketidakpatuhan ini murni kesalahan oleh salesman karena tidak mencatat dengan lengkap dan jelas. Untuk mengurangi ketidakpatuhan ini dapat dengan memberikan teguran dan penjelasan kembali atas cara pencatatan nomor dan jenis truk yang benar. Sehingga tidak terulang kembali kesalahan pencatatan tersebut.

Pada ketidakpatuhan atas atribut nomor 2 ditemukan tanda tangan customer berbeda dengan database tanda tangan perusahaan atau specimen tersebut. Dalam hal ini harus dilakukan klarifikasi pada salesman yang bersangkutan, mengapa terjadi perbedaan atas tanda tangan customer tersebut.

Salesman juga diharapkan lebih memperhatikan siapa yang menandatangani faktur penjualan tersebut sehingga jika suatu waktu administrasi curiga terhadap tandatangan customer, mereka dapat membuktikan dan menyelesaikan dengan cepat.

Pada transaksi nomor 95 terjadi ketidakpatuhan atas atribut nomor 9 dan 11. Ketidakpatuhan yang terjadi ini murni karena kesalahan dan kelalaian yang dilakukan oleh salesman. Pembatalan yang terjadi setelah tanggal faktur penjualan

(26)

tidak dapat dilakukan. Oleh sebab itu salesman yang bersangkutan harus menanggung penalty atas seluruh kerugian yang diterima perusahaan.

4.4.2. Hasil penelitian pada Penagihan Piutang Usaha

Pada tahap ini dilakukan penelitian dengan meminta sampel atas transaksi penagihan pada beberapa customer. Pada tahap ini dilakukan pengecekan sebanyak 150 transaksi. Hasil penelitian:

Tabel 4.3. : Hasil Penelitian tahap Penagihan Piutang Usaha Compliance Audit

Tahap Penagihan Piutang Usaha Atrribut

No Tanggal Salesman Customer 1 2 3 4 5

1 2 Mei 2011 Andrianto Bu Budi √ √ √ √ √

2 2 Mei 2011 Budi Tk. Buana √ √ √ √ √

3 2 Mei 2011 William Arifin √ √ √ √ √

4 2 Mei 2011 Dunam Bu Doddy √ √ √ √ √

5 2 Mei 2011 Steffen Tk. Makmur √ √ √ √ √

6 2 Mei 2011 Agus Andrianto Hj Sofah √ √ √ √ √ 7 2 Mei 2011 Agus Andrianto Bp Boedi √ √ √ √ √

8 2 Mei 2011 Agus Andrianto Umi √ √ √ √ √

9 2 Mei 2011 Steffen Budiman √ √ √ √ √

10 2 Mei 2011 Budi Nouval √ √ √ √ √

11 2 Mei 2011 Budi Pian √ √ √ √ √

12 2 Mei 2011 Budi Jago Toko √ √ √ √ √

13 2 Mei 2011 Agus Andrianto Ibu Watri √ √ √ √ √ 14 2 Mei 2011 Agus Andrianto Mba Indri √ √ √ √ √ 15 2 Mei 2011 Agus Andrianto Hj Istiqomah √ √ √ √ √

16 2 Mei 2011 Steffen Ibu Dwik √ √ √ √ √

17 2 Mei 2011 Steffen Arofah √ √ √ √ √

18 2 Mei 2011 Steffen Sri Haryani √ √ √ √ √

19 2 Mei 2011 Steffen Fajar Suryani √ √ √ √ √

20 2 Mei 2011 Steffen Tukini √ √ √ √ √

21 3 Mei 2011 Dodi Tk. Semar √ √ √ √ √

22 3 Mei 2011 Hendrianto Bu Bayu (My Cafe) √ √ √ √ √ 23 3 Mei 2011 Didik Wati (Tk. Laris) √ √ √ √ √ 24 3 Mei 2011 Arianto Warung Pojok √ √ √ √ √

25 3 Mei 2011 Sutrisno Juminten √ √ √ √ √

(27)

26 3 Mei 2011 Dodi 5 /Kios Sunar √ √ √ √ √

27 3 Mei 2011 Dodi Paryono √ √ √ √ √

28 3 Mei 2011 Dodi Bu Suwardi √ √ √ √ √

29 3 Mei 2011 Dodi Novel √ √ √ √ √

30 3 Mei 2011 Hendrianto Pak Gun √ √ √ √ √

31 3 Mei 2011 Hendrianto Bu Tri √ √ √ √ √

32 3 Mei 2011 Hendrianto Isdiati √ √ √ √ √

33 3 Mei 2011 Hendrianto Syafira Tk √ √ √ √ √ 34 3 Mei 2011 Hendrianto Pesat Jaya √ √ √ √ √

35 3 Mei 2011 Hendrianto Tutik √ √ √ √ √

36 3 Mei 2011 Hendrianto Maryono √ √ √ √ √

37 3 Mei 2011 Arianto Iswandi √ √ √ √ √

38 3 Mei 2011 Arianto Yani Bu Yani √ √ √ √ √

39 3 Mei 2011 Arianto Tk Andri √ √ √ √ √

40 3 Mei 2011 Arianto Candra √ √ √ √ √

41 3 Mei 2011 Arianto Tripoly √ √ √ √ √

42 3 Mei 2011 Sutrisno Edi Wahyono √ √ √ √ √ 43 3 Mei 2011 Sutrisno Sido Muncul √ √ √ √ √

44 3 Mei 2011 Sutrisno Bu Hadi √ √ √ √ √

45 3 Mei 2011 Sutrisno Supangat √ √ √ √ √

46 3 Mei 2011 Sutrisno Habib/ Pojok √ √ √ √ √

47 3 Mei 2011 Sutrisno Bunga Jati √ √ √ √ √

48 3 Mei 2011 Sutrisno Ratmi √ √ √ √ √

49 3 Mei 2011 Sutrisno Bu Yayat √ √ √ √ √

50 3 Mei 2011 Didik Atun √ √ √ √ √

51 3 Mei 2011 Didik Nur(Bu) √ √ √ √ √

52 3 Mei 2011 Didik Ratno √ √ √ √ √

53 3 Mei 2011 Didik Tk Eky √ √ √ √ √

54 3 Mei 2011 Didik Dewi √ √ √ √ √

55 3 Mei 2011 Didik Titut √ √ √ √ √

56 3 Mei 2011 Didik Bapak Ratno √ √ √ √ √

57 3 Mei 2011 Arianto Tk. Simpang √ √ √ √ √

58 3 Mei 2011 Handy Bu Arif √ √ √ √ √

59 3 Mei 2011 Roberto Tk. Matahari √ √ √ √ √

60 4 Mei 2011 Didit Sumi √ √ √ √ √

61 4 Mei 2011 Budi Tk. Kembang Jaya √ √ √ √ √

62 4 Mei 2011 Budi Kios Tumiyah √ √ √ √ √

63 4 Mei 2011 Budi Pak Suwanto √ √ √ √ √

64 4 Mei 2011 Budi Wanto √ √ √ √ √

65 4 Mei 2011 Budi Perkasa √ √ √ √ √

(28)

66 4 Mei 2011 Budi Iin √ √ √ √ √

67 4 Mei 2011 Budi Nikmat Rasa √ √ √ √ √

68 4 Mei 2011 Budi Suhendar √ √ √ √ √

69 4 Mei 2011 Hendrianto Erika √ √ √ √ √

70 4 Mei 2011 Hendrianto Tk Parsiman √ √ √ √ √ 71 4 Mei 2011 Hendrianto Wartel Ijo √ √ √ √ √

72 4 Mei 2011 Hendrianto Pak Ipung √ √ √ √ √

73 4 Mei 2011 Hendrianto Mbak Wati √ √ √ √ √

74 4 Mei 2011 Hendrianto Pak Wito √ √ √ √ √

75 4 Mei 2011 Hendrianto Baihaiqi √ √ √ √ √

76 4 Mei 2011 Didik Bu Yanto √ √ √ √ √

77 4 Mei 2011 Didik Dika / Dariman √ √ √ √ √

78 4 Mei 2011 Didik Suwondo √ √ √ √ √

79 4 Mei 2011 Didik Wr Soni √ √ √ √ √

80 4 Mei 2011 Didik Toko Supri √ √ √ √ √

81 4 Mei 2011 Didik Wr Mulia Sari √ √ √ √ √

82 4 Mei 2011 Didik Yeni √ √ √ √ √

83 4 Mei 2011 Didit Wartel Diniya √ √ √ √ √

84 4 Mei 2011 Didit Diva √ √ √ √ √

85 4 Mei 2011 Didit Aneka √ √ √ √ √

86 4 Mei 2011 Didit Kartini √ √ √ √ √

87 4 Mei 2011 Arianto Suyono √ √ √ √ √

88 4 Mei 2011 Arianto Maya √ √ √ √ √

89 4 Mei 2011 Arianto Sido Muncul √ √ √ √ √

90 4 Mei 2011 Arianto Luwes(Kodriyah) √ √ √ √ √

91 4 Mei 2011 Sutrisno Kiswati √ √ √ √ √

92 4 Mei 2011 Sutrisno 67 √ √ √ √ √

93 4 Mei 2011 Sutrisno Viva √ √ √ √ √

94 5 Mei 2011 Agus Andrianto Sulastri √ √ √ √ √

95 5 Mei 2011 Agus Andrianto Rinda √ √ √ √ √

96 5 Mei 2011 Agus Andrianto Edi √ √ √ √ √

97 5 Mei 2011 Agus Andrianto Barokah √ √ √ √ √ 98 5 Mei 2011 Agus Andrianto Pak Suji √ √ √ √ √ 99 5 Mei 2011 Agus Andrianto Bu Sri(Buah) √ √ √ √ √ 100 5 Mei 2011 Agus Andrianto Bu Sodiq √ √ √ √ √

101 5 Mei 2011 Steffen Wartel Hendi √ √ √ √ √

102 5 Mei 2011 Steffen Purwanto √ √ √ √ √

103 5 Mei 2011 Steffen Asri/Ummah √ √ √ √ √

104 5 Mei 2011 Dodi Nasi'ah √ √ √ √ √

105 5 Mei 2011 Dodi Umi √ √ √ √ √

(29)

106 5 Mei 2011 Dodi Sri Darwati √ √ √ √ √

107 5 Mei 2011 Dodi Kasin √ √ √ √ √

108 5 Mei 2011 Sutrisno Sukirman √ √ √ √ √

109 5 Mei 2011 Sutrisno 297 √ √ √ √ √

110 5 Mei 2011 Sutrisno Gito √ √ √ √ √

111 5 Mei 2011 Sutrisno Aulia √ √ √ √ √

112 5 Mei 2011 Sutrisno Sampurna √ √ √ √ √

113 5 Mei 2011 Sutrisno Fauziah √ √ √ √ √

114 5 Mei 2011 Sutrisno Ruwati √ √ √ √ √

115 5 Mei 2011 Sutrisno Wr. Tegal √ √ √ √ √

116 5 Mei 2011 Agus Andrianto Umi (Chiki) √ √ √ √ √ 117 5 Mei 2011 Agus Andrianto Tumini √ √ √ √ √ 118 5 Mei 2011 Agus Andrianto Mutiah √ √ √ √ √

119 5 Mei 2011 Agus Andrianto Sanni √ √ √ √ √

120 5 Mei 2011 Agus Andrianto Novan √ √ √ √ √

121 5 Mei 2011 Hendrianto Ibu Umi √ √ √ √ √

122 5 Mei 2011 Hendrianto Mbak Fitri √ √ √ √ √

123 5 Mei 2011 Hendrianto Rudi Tk √ √ √ √ √

124 5 Mei 2011 Hendrianto Titik √ √ √ √ √

125 5 Mei 2011 Hendrianto Sunarto √ √ √ √ √

126 6 Mei 2011 Didit Waluyo Tk √ √ √ √ √

127 6 Mei 2011 Didit Warni Bu √ √ √ √ √

128 6 Mei 2011 Didit Garuda Atk √ √ √ √ √

129 6 Mei 2011 Didit Yuni √ √ √ √ √

130 6 Mei 2011 Didit Budi √ √ √ √ √

131 6 Mei 2011 Didit Ragil √ √ √ √ √

132 6 Mei 2011 Didik Rafii √ √ √ √ √

133 6 Mei 2011 Didik Sekar √ √ √ √ √

134 6 Mei 2011 Didik Isdiati √ √ √ √ √

135 6 Mei 2011 Didik Putra Makmur √ √ √ √ √

136 6 Mei 2011 Didik Purnawan √ √ √ √ √

137 6 Mei 2011 Didik Ulfa Tk √ √ √ √ √

138 6 Mei 2011 Didik Yanto/Sahabat √ √ √ √ √

139 6 Mei 2011 Hendrianto Mbak Asih √ √ √ √ √

140 6 Mei 2011 Hendrianto Sri √ √ √ √ √

141 6 Mei 2011 Hendrianto Muchdori √ √ √ √ √

142 6 Mei 2011 Hendrianto Yunita √ √ √ √ √

143 6 Mei 2011 Hendrianto Dwi √ √ √ √ √

144 6 Mei 2011 Agus Andrianto Mbak Yuli √ √ √ √ √

145 6 Mei 2011 Agus Andrianto Agus √ √ √ √ √

(30)

146 6 Mei 2011 Agus Andrianto Sido Sowan √ √ √ √ √ 147 6 Mei 2011 Agus Andrianto Sahudi √ √ √ √ √

148 6 Mei 2011 Sutrisno Pak Bambang √ √ √ √ √

149 6 Mei 2011 Sutrisno Santoso √ √ √ √ √

150 6 Mei 2011 Sutrisno Ning √ √ √ √ √

 

Keterangan: 

√  Telah sesuai  X  Ada ketidakpatuhan 

Bukti Wawancara

Pada program audit nomor 1 disebutkan, diperlukan klarifikasi ke admin apakah periode bulan mei atas faktur sudah tertagih semua dengan tepat waktu atau belum? Menurut pendapat bagian administrasi perusahaan (Bu Tutik):

“Waktu bulan Mei semua transaksi penagihan sudah ditagih dengan baik kok, sesuai dengan waktu yang ditetapkan perusahaan ini, gak ada masalah yg terjadi.”

Hasil Temuan

Sebagaimana dapat dilihat di Tabel 4.3, tidak ditemukan ketidakpatuhan terhadap atribut yang telah dirancang. Hal ini berarti tidak ada ketidakpatuhan terhadap Standard Operational Procedure yang telah ditetapkan perusahaan. Dari 150 sampel yang diambil secara acak, aktivitas transaksi penagihan piutang usaha telah berjalan dengan baik.

Kesimpulan tahap Penagihan Piutang Usaha

Dari hasil temuan diatas dapat disimpulkan bahwa Standard Operational Procedure yang ditetapkan oleh perusahaan sudah cukup baik. Hal itu dapat dilihat dari tidak ada ketidakpatuhan pada tahap penagihan piutang usaha ini.

Dengan kata lain kepatuhan atas Standard Operational Procedure oleh para karyawan telah berjalan dengan baik sesuai kebijakan perusahaan.

(31)

4.4.3. Hasil penelitian pada Penerimaan Kas

Pada tahap ini dilakukan penelitian dengan meminta sampel atas transaksi penagihan pada beberapa customer. Pada tahap ini dilakukan pengecekan sebanyak 150 transaksi. Hasil penelitian:

Tabel 4.4. : Hasil Penelitian tahap Penerimaan Kas Compliance Audit

Tahap penerimaan kas Atrribut No Tanggal Kasir Salesman Customer 1 2 3 4 5

1 2 Mei 2011 Shinta Andrianto Bu Budi √ √ √ √ √ 2 2 Mei 2011 Shinta Budi Tk. Buana √ √ √ √ √ 3 2 Mei 2011 Shinta William Arifin √ √ √ √ √ 4 2 Mei 2011 Shinta Steffen Budiman √ X √ √ √ 5 2 Mei 2011 Shinta Steffen Tk. Makmur √ √ √ √ √ 6 2 Mei 2011 Shinta Agus Andrianto Hj Sofah √ √ √ √ √ 7 2 Mei 2011 Shinta Agus Andrianto Bp Boedi √ √ √ √ √ 8 2 Mei 2011 Shinta Agus Andrianto Umi √ √ √ √ √ 9 2 Mei 2011 Shinta Steffen Lauza √ √ √ √ √ 10 2 Mei 2011 Shinta Budi Nouval √ √ √ √ √ 11 2 Mei 2011 Shinta Budi Pian √ √ √ √ √ 12 2 Mei 2011 Shinta Budi Jago Toko √ √ √ √ √ 13 2 Mei 2011 Shinta Agus Andrianto Ibu Watri √ √ √ √ √ 14 2 Mei 2011 Rini Agus Andrianto Mba Indri √ √ √ √ √ 15 2 Mei 2011 Rini Agus Andrianto Hj Istiqomah √ √ √ √ √ 16 2 Mei 2011 Rini Steffen Ibu Dwik √ √ √ √ √ 17 2 Mei 2011 Rini Steffen Arofah √ √ √ √ √ 18 2 Mei 2011 Rini Steffen Sri Haryani √ √ √ √ √ 19 2 Mei 2011 Rini Steffen Fajar Suryani √ √ √ √ √ 20 2 Mei 2011 Rini Steffen Tukini √ √ √ √ √ 21 3 Mei 2011 Shinta Dodi Tk. Semar √ √ √ √ √ 22 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Bu Bayu (My Cafe) √ √ √ √ √ 23 3 Mei 2011 Shinta Didik Wati (Tk. Laris) √ √ √ √ √ 24 3 Mei 2011 Shinta Arianto Warung Pojok √ √ √ √ √ 25 3 Mei 2011 Shinta Sutrisno Juminten √ √ √ √ √ 26 3 Mei 2011 Shinta Dodi 5 /Kios Sunar √ √ √ √ √ 27 3 Mei 2011 Shinta Dodi Paryono √ √ √ √ √ 28 3 Mei 2011 Shinta Dodi Bu Suwardi √ √ √ √ √ 29 3 Mei 2011 Shinta Dodi Novel √ √ √ √ √

(32)

30 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Pak Gun √ √ √ √ √ 31 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Bu Tri √ √ √ √ √ 32 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Isdiati √ √ √ √ √ 33 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Syafira Tk √ √ √ √ √ 34 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Pesat Jaya √ √ √ √ √ 35 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Tutik √ √ √ √ √ 36 3 Mei 2011 Shinta Hendrianto Maryono √ √ √ √ √ 37 3 Mei 2011 Shinta Arianto Iswandi √ √ √ √ √ 38 3 Mei 2011 Shinta Arianto Yani Bu Yani √ √ √ √ √ 39 3 Mei 2011 Shinta Arianto Tk Andri √ √ √ √ √ 40 3 Mei 2011 Shinta Arianto Candra √ √ √ √ √ 41 3 Mei 2011 Shinta Arianto Tripoly √ √ √ √ √ 42 3 Mei 2011 Shinta Sutrisno Edi Wahyono √ √ √ √ √ 43 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Sido Muncul √ √ √ √ √ 44 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Bu Hadi √ √ √ √ √ 45 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Supangat √ √ √ √ √ 46 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Habib/ Pojok √ √ √ √ √ 47 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Bunga Jati √ √ √ √ √ 48 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Ratmi √ √ √ √ √ 49 3 Mei 2011 Rini Sutrisno Bu Yayat √ √ √ √ √ 50 3 Mei 2011 Rini Didik Atun √ √ √ √ √ 51 3 Mei 2011 Rini Didik Nur(Bu) √ √ √ √ √ 52 3 Mei 2011 Rini Didik Ratno √ √ √ √ √ 53 3 Mei 2011 Rini Didik Tk Eky √ √ √ √ √ 54 3 Mei 2011 Rini Didik Dewi √ √ √ √ √ 55 3 Mei 2011 Rini Didik Titut √ √ √ √ √ 56 3 Mei 2011 Rini Didik Bapak Ratno √ √ √ √ √ 57 3 Mei 2011 Rini Arianto Tk. Simpang √ √ √ √ √ 58 3 Mei 2011 Rini Handy Bu Arif √ √ √ √ √ 59 3 Mei 2011 Rini Roberto Tk. Matahari √ √ √ √ √ 60 4 Mei 2011 Shinta Didit Sumi √ √ √ √ √ 61 4 Mei 2011 Shinta Budi Tk. Kembang Jaya √ √ √ √ √ 62 4 Mei 2011 Shinta Budi Kios Tumiyah √ √ √ √ √ 63 4 Mei 2011 Shinta Budi Pak Suwanto √ √ √ √ √ 64 4 Mei 2011 Shinta Budi Wanto √ √ √ √ √ 65 4 Mei 2011 Shinta Budi Perkasa √ √ √ √ √ 66 4 Mei 2011 Shinta Budi Iin √ √ √ √ √ 67 4 Mei 2011 Shinta Budi Nikmat Rasa √ √ √ √ √ 68 4 Mei 2011 Shinta Budi Suhendar √ √ √ √ √ 69 4 Mei 2011 Shinta Hendrianto Erika √ √ √ √ √

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen yaitu persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi kredibilitas memiliki pengaruh tidak

Hari kesebelas, saya mendapatkan tugas untuk membantu bagian produksi perangkat lunak untuk membuat user manual yang nantinya user manual ini ditujukan kepada

36 28 Februari 2019 Pada magang pada hari ke-36 membuat ini saya kembali ke tableau untuk membuat dashboard produk, dengan membuat beberapa worksheet yaitu urutan

ODP Pole adalah sebuah kotak terminal kabel fiber optik yang di pasang pada tiang kabel telepon yang berfungsi sebagai tempat untuk membagi core serat optic dari kabel utama

Austin dalam How to do things with words (1962:100) menyatakan bahwa tindak ilokusi adalah “ The act of saying something” maksudnya tindak lokusi adalah tuturan

Kota Singaraja dalam melaksanakan pengamatan objek langit malam sebagai persiapan menuju Olimpiade Astronomi., sedangkan manfaat kegiatan bagi guru-guru Fisika SMA

Penetapan kinerja yang mencerminkan capaian kinerja strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram dalam mengatasi permasalahan dan isu pembangunan yang berkembang

ABSTRAKSI : Pada zaman seperti saat ini, dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, kebutuhan terhadap informasi-informasi berbasiskan komputer sangat dibutuhkan.