Pemaparan Hasil FGD
STANDAR PROSES
Tim Perumus FGD Standar Proses
• Ketua: Drs. Rasoki Lubis, M.Pd.
(Kepala LPMP Provinsi Sumatera Barat)
• Sekretaris: Susanti Sufyadi
(Pembelajaran Pembinaan SD Kemendikbud)
• Anggota:
1. Prof. Dr. Siswandari, M.Stats. (Kepala LPPKS Solo)
2. Prof. Dr. Wasir Talib
(Kepala LPMP Provinsi Sulawesi Selatan) 3. Matius Biu Sarra
Tim BSNP dan Tim Ahli
• Tim BSNP
- Prof. Dr. Ipung Yuwono, M.Sc. - Dr. Khomsiyah, Ak.CA
- Prof. Dr. Zaki Suud, M.Eng.
• Tim Ahli
- Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim
Hasil FGD
A. Sosialisasi Standar Proses
• Sangat setuju untuk melaksanakan sosialisasi
standar proses melalui:
- Wadah KKG, MGMP, KKKS, MKPS.
- In house training pada satuan pendidikan.
- Lembaga UPT Kemendikbud (LPMP, P4TK, LPPKS,LP3TKKPTK).
• Strategi dan Metode Sosialisasi:
- Pertemuan Rutin dalam KKG, MGMP, KKKS, MKPS, mengundang narasumber dengan metode partisipatori.
- In house training mengakomidir kebutuhan sekolah.
- Web Based dengan media infografis dan
B. Pelatihan Guru dalam Pembelajaran
Hal yang harus diperhatikan:
• Standar kompetensi guru perlu direviu kembali, Standar
kompetensi guru dijabarkan sampai penjelasan indikator kinerja dan dinyatakan dalam beberapa tingkatan.
• Upayakan melaksanakan in house training agar pelatihan
dapat diperkuat dengan pendampingan dan sifatnya tersistem (whole school approach).
• Model pelatihan dirancang berdasarkan hasil analisis
• Materi pelatihan diberikan secara utuh meliputi:
Penjabaran Standar Proses; Pengembangan RPP berbasis pendekatan saintifik; Pengembangan instrumen penilaian; dan real teaching.
• Modul pelatihan dikembangkan untuk berbagai
tingkatan pada satuan pendidikan (SD,SMP,SMA, SMK) dan merujuk pada hasil UKG.
• Pelatihan dilaksanakan mengikuti standar pada setiap
tingkatan yang telah ditetapkan.
• Pelaksanaan pelatihan di monitor dan dievaluasi secara
C. Penyusunan Pedoman Pengawasan Hal-hal yang perlu diperhatikan:
• Perumusan tujuan pengawasan proses
pembelajaran harus dirumuskan dengan jelas.
• Ditetapkan etika pengawasan; metode
pengawasan; instrumen pengawasan.
• Pemerintah Daerah mengangkat pengawas
D. Peran Sekolah dan Disdik dalam Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Sarpras Sekolah
• Peran Sekolah:
- Menginventarisir sarpras
- Mengindentifikasi kebutuhan
- Sekolah mengoptimalkan pelibatan publik. - Melaksanakan pelatihan pembuatan bahan
• Peran Dinas Pendidikan:
Melakukan pemetaan kondisi sarana dan prasarana pendukung pembelajaran agar Pemda dapat memberikan bantuan yang sesuai untuk satuan pendidikan.
E. Hal yang perlu diperhatikan untuk
memperbaiki standar proses pembelajaran
• Penegasan tentang adanya peningkatan:
• Monitoring (Pelaku, peran, prosedur, metode,
tindak lanjut)