• Tidak ada hasil yang ditemukan

YRAMA EDUCATION CENTRE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "YRAMA EDUCATION CENTRE"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Proposal

YRAMA EDUCATION CENTRE

(2)

A. Latar Belakang

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Pendidikan yang didapatkan para generasi muda ini ternyata tidak diperoleh secara formal saja. Ada jalur media lain yang dibutuhkan oleh generasi muda untuk menambah pengetahuan, wawasan, bahkan keterampilannya. Salah satunya adalah pendidikan informal.

Beberapa kenyataan yang terjadi pada generasi bangsa ini telah menjadi sebuah hambatan dalam mempersiapkan dirinya untuk menghadapi kehidupan ini. Misalnya, ada yang kesulitan dalam proses belajar mengajar, ada yang terhambat dalam menghadapi ujian akhir. Bahkan, ada yang kesulitan mengembangkan pengetahuan dan wawasannya dalam menghadapi tantangan secara nasional mau-pun internasional.

Kantor Yrama Education Centre

Berawal dari pemikiran tersebut di atas, para pakar dalam bidang pendidikan berusaha keras untuk membuat sebuah media untuk me-ngatasi hal tersebut. Dengan berbagai proses yang dialami, Yrama Widya membentuk sebuah divisi yang diberi nama YRAMA EDUCATION CENTRE (YEC) untuk mengimplementasikan misi Yrama Widya, yakni

“Memba-ngun kerja sama kemitraan dengan lembaga pemerintah terkait untuk mempercepat transformasi dan inovasi di bidang pendidikan...” Yrama Education Centre (YEC) hadir sebagai sebuah media untuk

memberi-kan solusi guna membantu memberimemberi-kan pelayanan dalam peningkatan pengetahuan, wawasan, bahkan kecakapan hidup generasi bangsa, baik siswa maupun guru.

Sejak tahun 2008, YEC terus menerus dipercaya publik dalam mena-ngani dan memberikan solusi yang tepat, khususnya untuk siswa maupun

(3)

guru. Berbagai alternatif pemecahan masalah serta pembekalan wawasan dan pengetahuan pun hadir sebagai ruh dan sema ngat baru dalam menghadapi berbagai hambatan dalam proses belajar dan mengajar.

Untuk menunjang kiprahnya sebagai lembaga informal yang memberikan pelayanan pendidikan dan pelatihan, YEC didukung oleh sumber daya manusia yang tangguh, unggul, dan profesional. Seiring dengan banyaknya dukungan dari berbagai pihak di dunia pendidi-kan, YEC pun mewujud menjadi sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan yang profesional dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kecakapan hidup generasi penerus bangsa.

B. Visi dan Misi YEC

Yrama Education Centre (YEC) mengemban visi menjadi sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan yang unggul, terdepan, dan

ino-vatif. Dengan mengusung misi tersebut diharapkan YEC menjadi referensi utama dalam layanan pendidikan dan pelatihan terbaik demi mempersiapkan generasi bangsa yang cerdas, kreatif, dan inovatif.

C. Program yang Diselenggarakan YEC

Sebagai kepanjangan tangan Penerbit Yrama Widya, Yrama Education Centre (YEC) berusaha melayani publik secara inovatif melalui program-program berikut.

1. Persiapan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional

2. Pembinaan Olimpiade

a. Pembinaan Olimpiade bagi Siswa b. Pembinaan Olimpiade bagi Guru

3. Peningkatan Profesionalisme Guru dan Kepala Sekolah

a. Pendalaman Materi Buku Ajar Berbasis KTSP dan Kurikulum 2013 b. Pembinaan Pembuatan Administrasi Guru

(4)

D. Deskripsi Kegiatan

1. Persiapan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional

Persiapan Ujian Sekolah ini merupakan hal mutlak yang harus dilakukan oleh siswa dan guru SD/MI. Begitu juga dengan persia-pan Ujian Nasional untuk tingkat SMP/MTs dan SMA/MA-SMK/MAK. Salah satu tujuan diadakannya persiapersia-pan ini adalah meningkat-kan kualitas mutu kelulusan siswa di sekolah, menambah dan memperdalam wawasan tentang bidang studi yang diujianmeningkat-kan, serta memberikan tips dan trik dalam menyelesaikan soal UN.

Sasaran persiapan Ujian Sekolah/Madrasah ini adalah siswa dan guru-guru SD, SMP, dan SMA yang mengampu bidang studi yang diujiankan. Adapun pemateri yang kami sediakan untuk melakukan persiapan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional adalah sebagai berikut.

Ujian Nasional SMA/MA 1. Bahasa Indonesia Yadi Mulyadi, S.S.

2. Bahasa Inggris Otong Setiawan Dj., M.Pd. 3. Matematika IPA Sukino Suparmin, M.Si. 4. Matematika IPS Suwah Sembiring, M.M. 5. Fisika Marthen Kanginan, M.Si.

Sunardi, MIL, M.Sc. 6. Kimia Dr. Haris Watoni

Dini Kurniawati, S.Si. 7. Biologi Nunung Nurhayati, S.Si. 8.

Ekonomi

Kinanti Geminastiti, M.Pd. Lia Malyani, S.Pd.

Keuis Jamilah, S.Pd. 9. Sosiologi Muhamad Taupan, S.Pd. 10. Geografi Upi Supriatna, M.Pd.

Jaka Firman, S.Pd.

No. Mata Pelajaran Pemateri

Ujian Sekolah/Madrasah SD/MI 1. Matematika Lilis Juarni, S.Si. 2. IPA Resti Wijayanti, S.Pd. 3. Bahasa Indonesia Ani Andriyani, S.Pd.

Ujian Nasional SMP/MTs

1. Matematika Hadi Nurdiansyah, S.Pd. 2.

IPA

Muhammad Zainudin, S.Pd. Resti Wijayanti, S.Pd. Meta Juniarti, S.Pd. 3. Bahasa Indonesia Ani Andriyani, S.Pd. 4. Bahasa Inggris Otong Setiawan Dj., M.Pd.

(5)

2. Pembinaan Olimpiade

Pembinaan olimpiade yang dilakukan ada dua jenis, yaitu persiapan pembinaan olimpiade bagi siswa dan persiapan bagi guru untuk mempersiapkan siswa menuju olimpiade sains na-sional. Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan percepatan peningkatan mutu pendidikan. Dengan iklim pertandingan/kompetisi siswa, seko-lah dan pemerintah daerah dipacu untuk menjadi yang terbaik de ngan cara yang sehat dan cerdas di bidang sains. Ukuran keberhasilan terlihat jelas, karena dengan kompetisi akan ada peringkat juara. Melalui OSN, siswa dibina agar memiliki keung-gulan secara intelektual dan mampu berkompetisi dalam bidang ke ilmuan dengan peserta olimpiade utusan daerah maupun ne-gara lain sehingga terbina semangat untuk menjadi yang ter-baik. Selain itu, siswa akan mempunyai daya penalaran sesuai dengan sistematika kaidah metode ilmiah sehingga diharapkan mampu berpikir, bersikap, dan bertindak secara ilmiah.

a. Tim pemateri Olimpiade berfoto bersama dengan Dra. Titik Krisnawati, M.Pd.

b. Peserta pembinaan Olimpiade sedang berdiskusi dengan pembina : Upi Supriatna, M.Pd. (Kebumian) Dr. Pratama Rahardja (Ekonomi)

(6)

Pembinaan olimpiade bagi siswa dan guru ini meliputi bidang yang diolimpiadekan. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut.

No. Mata Pelajaran Pembina Keterangan

Olimpiade SD

1. Matematika ™ Lilis Juarni, S.Si. Praktisi pendidikan, penulis buku

2. IPA ™ Nunung Nurhayati, S.Si.

™ Sunardi, MIL, M.Sc.

Praktisi pendidikan, guru, penulis buku Olimpiade SMP

1. Matematika ™ Sukino Suparmin, M.Si.

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Al Azhari Masta, M.Si.

™ Praktisi pendidikan, penulis buku

™ Dosen UPI dan penulis buku

2. Fisika ™ Marthen Kanginan, M.Si.

3. Biologi ™ Dr. Ramadani Eka Putra

™ Dr. Indra Wibowo

Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI), Dosen ITB

4. IPS ™ Upi Supriatna, M.Pd.

™ Kumaedi, M.Pd

Dosen UPI Olimpiade SMA

1. Matematika ™ Sukino Suparmin, M.Si.

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Al Azhari Masta, M.Si.

™ Praktisi pendidikan, penulis buku

™ Dosen UPI dan penulis buku

2. Fisika ™ Dr. Syamsu Rosyid

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Ketua Tim Pembina Olimpiade Fisika (TPOF),

Dosen UI

™ Praktisi pendidikan dan penulis buku

3. Biologi ™ Dr. Ramadani Eka Putra

™ Dr. Indra Wibowo

(7)

4. Kimia ™ Dr. Haris Watoni

™ Ismunaryo Munandar, M.Si

™ Dosen dan penulis buku

™ Dosen UI dan penulis buku

5. Astronomi

™ Rhorom Priyatikno, M.Si. Ketua Bidang Pelatihan TPOA (Tim Pembina Olimpiade

Astronomi), LAPAN, Dosen ITB

6. Geografi ™ Upi Supriatna, M.Pd. Dosen UPI

7. Kebumian ™ Dr. Djoko Wiratmo Dosen ITB

8. Ekonomi ™ Dr. Pratama Rahardja Dosen UI

9. Komputer ™ Hanson Prihartono, M.T. Dosen UII

3. Peningkatan Profesionalisme Guru

a. Pendalaman Materi Buku Ajar Berbasis KTSP dan Kurikulum 2013

Berlakunya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 semakin memacu guru untuk meningkatkan kreativitas dalam kegiatan belajar mengajar. Peningkatan profesionalisme guru ini di antaranya berkaitan dengan pendalaman materi. Yrama Education Centre menyediakan fasilitas bagi guru dalam mendalami materi, baik berbasis KTSP maupun Kuriku-lum 2013.

Pendalaman materi ini terkait dengan seluruh mata pelajaran yang ada di tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA-MA/SMK. Pendalaman materi ini dilakukan oleh dosen, guru, pakar akademisi, dan penulis buku masing-masing pelajaran.

(8)

b. Pembinaan Pembuatan Administrasi Guru

Untuk mendukung kegiatan mengajar, guru sudah sewajarnya membuat administrasi. Yrama Education Centre menyedia-kan fasilitas bagi guru dalam membuat administrasi guru. Adapun hal-hal yang dapat dibina adalah sebagai berikut.

1) Pembuatan RPP dan Silabus

2) Pembuatan Program Semester (Prosem) dan Program

Tahunan (Prota)

3) Pembuatan CD Pembelajaran Terintegrasi IT

4) Pembuatan Soal Ujian Kenaikan Kelas (UKK)

c. Pembinaan Penulisan Karya Tulis Ilmiah

Kemampuan melakukan penelitian merupakan salah satu indikator kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh seorang guru. Melalui kompetensi ini, guru diharapkan mampu melakukan pemecahan masalah secara sistematis, empiris dan terkontrol. Kegiatan penelitian yang sudah rutin dilakukan di sekolah adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Pemateri penyusunan perangkat pembelajaran: Abu Anam, S.Pd. (Ketua MGMP Kimia), Dr. Haris Watoni (Penulis buku Kimia), Yogia S. Meliala (Pimpi-nan Yrama Widya) Drs. H. Mahmud BM, M.Pd. (Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar), Amin Fathurohman, M.Si (Pemateri Penyusunan Perangkat Pem-belajaran Kimia)

(9)

PTS merupakan penelitian tentang mutu pembelajaran maupun mutu sekolah secara umum. Kegiatan ini dilakukan oleh manajemen sekolah (kepala sekolah dan wakil kepala sekolah) serta praktisi pendidikan dalam lingkup kajian sekolah. Sementara itu, PTK merupakan penelitian tentang masalah pembelajaran di dalam kelas. Melalui kegiatan ini, guru akan mampu meng-identifikasi kelemahan-kelemahan dalam pembelajaran dan mengadakan perbaikan terhadap proses serta hasil pembelajaran. Sebagai salah satu indikator profesionalisme seorang guru, PTK diharapkan mampu membantu guru meningkatkan kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional. Oleh sebab itu, PTK dipandang sebagai langkah efektif dalam memperbaiki kuali-tas pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan.

d. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Pengembangan keprofesian berkelanjutan harus dilakukan ber-dasarkan kebutuhan guru yang bersangkutan. Kebutuhan yang dimak-sud adalah kebutuhan untuk mencapai dan/atau meningkatkan kom-petensinya di atas standar kompetensi profesi guru. Hal ini nantinya juga sekaligus berimplikasi pada perolehan angka kredit untuk kenai-kan pangkat/jabatan fungsional guru.

Pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan unsur uta-ma yang kegiatannya juga diberikan angka kredit untuk pengemban-gan karier guru, selain kedua unsur utama lainnya, yaitu pendidikan dan pembelajaran/pembim bingan dan tugas tambahan dan/atau tu-gas lain yang relevan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan terdiri atas tiga komponen, yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan

(10)

Pengembangan diri merupakan upaya-upaya yang dilakukan oleh seorang guru dalam rangka meningkatkan profesionalis-menya. Kegiatan pengembangan diri terdiri atas dua jenis, yaitu diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Kegiatan pengem-bangan diri ini dimaksudkan agar guru mampu mencapai dan/atau meningkatkan kompetensi profesi guru yang mencakup: kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Publikasi ilmiah adalah karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi guru ter-hadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan secara umum. Publikasi ilmiah mencakup 3 kelompok kegiatan, yaitu presentasi pada forum ilmiah; sebagai pemrasaran/narasumber pada seminar, lokakarya ilmiah, koloqium atau diskusi ilmiah; publikasi ilmiah hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal.

Karya inovatif adalah karya yang bersifat pengembangan, modifikasi atau penemuan baru sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan, sains/teknologi, dan seni.

(11)

e. Pelatihan Model Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Portofolio

Pendidikan yang berorientasi pada aspek pengetahuan saja sudah tidak lagi relevan. Orientasi pendidikan zaman sekarang adalah memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar sepanjang hayat; baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, mau-pun sikap. Menurut Unesco, pendidikan juga harus bersandar pada empat pilar pendidikan sebagai berikut.

1) Learning to know, yakni mempelajari pengetahuan.

2) Learning to do, yakni menggunakan pengetahuan untuk mengembangkan keterampilan.

3) Learning to be, yakni belajar menggunakan pengetahuan dan keterampilannya untuk hidup.

4) Learning to live together, yakni belajar untuk menyadari bahwa adanya saling ketergantungan sehingga diperlukan

adanya saling menghargai antara sesama manusia.

Keempat pilar merupakan landasan dalam membentuk kompetensi siswa. Kompetensi merupakan pengetahuan, kete-rampilan, nilai dan sikap yang memfasilitasi pembelajar dalam berfikir dan bertindak sesuai dengan situasi yang dihadapi. Se-seorang yang kompeten dapat diandalkannya dalam menghadapi tuntutan kehidupan.

Pembentukan kompetensi harus bersifat komprehensif atau menyeluruh terhadap proses maupun produk belajar. Produk yang baik akan dihasilkan melalui proses yang baik pula. Pentingnya pembentukan kompetensi membuat seorang pendidikan harus cermat dan tepat dalam memilih model pembelajaran yang akan digunakan. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah model pembelajaran berbasis portofolio.

Model pembelajaran berbasis portofolio dirancang untuk membantu peserta didik memahami teori secara mendalam mela-lui pengalaman belajar praktik-empirik. Prinsip dasar dalam model ini memiliki landasan yang kuat seperti prinsip belajar siswa aktif, kelompok belajar kooperatif, pembelajaran partisipatorik, dan reactive teaching. Siswa juga dapat membelajarkan kembali (Re-edukasi) materi yang sudah dipelajari serta merefleksi pengalaman belajarnya.

Model pembelajaran portofolio memiliki langkah-langkah sebagai berikut.

1) Mengidentifikasi Masalah: Pada tahap ini guru dan siswa mendiskusikan tujuan dan mencari masalah di lingkungan

(12)

2) Memilih Masalah untuk Kajian Kelas: Berdasarkan perolehan hasil wawancara dan temuan informasi tersebut, kelompok kecil supaya membuat daftar masalah, yang selanjutnya secara demokratis ditentukan masalah yang akan dikaji.

3) Mengumpulkan Informasi tentang Masalah yang akan Dikaji oleh Kelas: Pada langkah ini, masing-masing kelompok kecil

bermusyawarah dan berdiskusi serta mengidentifikasi sumber-sumber informasi yang akan banyak memberikan banyak informasi sesuai dengan masalah yang akan dikaji. Setelah menentukan sumber-sumber informasi, kelompok membagi ke dalam tim-tim peneliti , yang tiap tim peneliti hendaknya mengumpulkan informasi dari salah satu sumber yang telah diidentifikasi.

4) Mengembangkan Portofolio Kelas: Portofolio yang dikembangkan meliputi dua seksi, yaitu :

a) Seksi penayangan, yaitu portofolio yang akan ditayangkan sebagai bahan presentasi kelas pada saat

show-case;

b) Seksi dokumentasi, yaitu portofolio yang disimpan pada sebuah map jepit, yang berisi data dan informasi

leng-kap setiap kelompok portofolio.

5) Penyajian Portofolio (Show-Case): Setelah portofolio kelas selesai, kelas dapat menyajikannya dalam kegiatan show-case

(gelar kasus) Kegiatan ini akan memberikan pengalaman yang sangat berharga kepada mahasiswa dalam hal menyaji-kan gagasan-gagasan kepada orang lain, dan belajar meyakinmenyaji-kan mereka agar dapat memahami dan menerima ga-gasan tersebut. Langkah ini diadakan hanya di hadapan para mahasiswa dan beberapa dosen yang dapat hadir, meng-ingat terbatasnya waktu.

Selain sebagai model pembelajaran, portofolio juga menjadi asesmen (penilaian). Penilaian portofolio adalah suatu prose-dur pengumpulan informasi mengenai perkembangan dan kemampuan siswa melalui portofolionya. Asesmen portofolio me-ngandung tiga elemen penting yaitu: (1) sampel karya siswa, (2) evaluasi diri, dan (3) kriteria penilaian yang jelas dan terbuka.

(13)

E. Rancangan Kegiatan

Yrama Education Centre (YEC) telah melakukan berbagai kegiatan, mulai dari persiapan ujian sekolah dan ujian nasional; pembinaan

olimpiade bagi siswa dan guru; serta peningkatan profesionalisme guru melalui pendalaman materi, pembinaan administrasi guru, pembi-naan penulisan PTK/PTS, dan Pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan YEC untuk bulan Januari - April 2015 adalah sebagai berikut.

No. Tanggal Tempat Kegiatan Penyelenggara Pemateri

1. 10 Januari 2015 SMA GAMA,

Kab. Sleman

Pembinaan Olimpiade Biologi bagi Guru SMA/ MA

™ YEC

™ MGMP Biologi SMA

Kab. Sleman

Dr. Ramadhani Eka Putra (TOBI)

2. 17 Januari 2015 SMAN 1 Jetis,

Kab. Bantul

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika ™ Fisika ™ Kimia ™ Biologi ™ YEC ™ Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal Kab. bantul

™ Dr. Ramadhani Eka Putra (TOBI)

™ Sukino Suparmin, M.Si.

™ Dr. Syamsu Rosyid

™ Ismunaryo Munandar, M.Si.

™ Amin Faturrohman, M.Si.

3. 30 Januari 2015 MAN 1 Yogyakarta Bedah SKL se-Provinsi DIY

™ Matematika ™ Fisika ™ Kimia ™ Biologi ™ Bahasa Indonesia ™ Bahasa Inggris ™ Ekonomi ™ Geografi ™ YEC ™ MKKS Yogyakarta

™ Sukino Suparmin, M.Si.

™ Martini, M.Pd.

™ Sunardi, MIL., M.Sc. ™ Dini Kurniawati, S.Si. ™ Resti Wijayanti, S.Pd. ™ Yadi Mulyadi, S.S.

™ Otong Setiawan Dj., M.Pd.

™ Lia Malyani, S.Pd. ™ Keuis Jamilah, S.Pd.

(14)

4. 31 Januari 2015 SMAN 1 Ngaglik, Kab. Sleman

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika ™ Fisika ™ Kimia ™ Biologi ™ Astronomi ™ Geografi ™ Kebumian ™ Ekonomi ™ Komputer ™ YEC ™ Dinas Pendidikan

Pemuda dan Olahraga Kab. Sleman

™ Dr. Ramadhani Eka Putra (TOBI)

™ Sukino Suparmin, M.Si.

™ Dr. Syamsu Rosyid

™ Ismunaryo Munandar, M.Si.

™ Rhorom Priyatikno, M.Si.

™ Upi Supriatna, M.Pd. ™ Dr. Djoko Wiratmo ™ Dr. Pratama Rahardja ™ Hanson Prihartono, M.T. 5. 11 Februari 2015 SMAN 1 Tambun Selatan, Bekasi Pembinaan profesional-isme guru: Metodologi Pembelajaran ™ YEC ™ MGMP Fisika, Kab. Bekasi Drs. Sukadi, MIL. 6. 20 Februari 2015

MAN Karawang Bedah SKL se-Kabupaten

Karawang ™ Matematika ™ Fisika ™ Kimia ™ Biologi ™ Bahasa Indonesia ™ Bahasa Inggris ™ Ekonomi ™ Geografi ™ Sosiologi ™ YEC ™ MKKS Purwakarta ™ Edi Kusnaedi, M.Pd.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Nunung Nurhayati, S.Si.

™ Yadi Mulyadi, S.S. ™ Otong Setiawan Dj., M.Pd. ™ Lia Malyani, S.Pd. ™ Keuis Jamilah, S.Pd. ™ Muhamad Taupan, S.Pd. ™ Drs. Sukadi, MIL.

(15)

7. 11-12 Maret 2015

SMAN 1 dan 2 Lubuk Pakam

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika

™ Fisika

™ Kimia

™ Biologi

™ YEC

™ Dinas Pendidikan Kab.

Deli Serdang

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Dr. Indra Wibowo

™ Nunung Nurhayati, S.Si.

8. 13 Maret 2015 SMA Methodist 1,

Medan

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika ™ Fisika ™ Kimia ™ Biologi ™ YEC ™ Yayasan Methodist Medan ™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Dr. Indra Wibowo

™ Nunung Nurhayati, S.Si.

9. 13 Maret 2015 SMAN 3, Medan Pembinaan Olimpiade

Sains bagi Guru Matema-tika SMA/MA ™ YEC ™ MGMP Matematika, Kota Medan Suwah Sembiring, M.M. 10. 25-26 Maret 2015 SMAN 1 Cikarang Utara, Kab. Bekasi

™ Bedah SKL Fisika

™ Praktikum Listrik

™ YEC

™ Dinas Pendidikan Kab.

Bekasi

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dadan, M.Pd. (P4TK IPA,

Band-ung)

11. 20-21 April 2015 Kab. Langsa, Prov.

Nanggroe Aceh Darussalam

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika

™ Fisika

™ Kimia

™ YEC

™ Dinas Pendidikan Kab.

Langsa

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Dr. Ramadhani Eka Putra

(16)

12. 22-23 April 2015 Kab. Lhokseumawe, Prov. Nanggroe Aceh Darussalam

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika

™ Fisika

™ Kimia

™ Biologi

™ YEC

™ Dinas Pendidikan Kab.

Lhokseumawe

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Dr. Ramadhani Eka Putra

™ Dr. Indra Wibowo

13. 24-25 April 2015 Kab. Aceh Utara,

Prov. Nanggroe Aceh Darussalam

Pembinaan Olimpiade Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika

™ Fisika

™ Kimia

™ Biologi

™ YEC

™ Dinas Pendidikan Kab.

Aceh Utara

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Dr. Ramadhani Eka Putra

™ Dr. Indra Wibowo

14. 29-30 April 2015 Kota Samarinda Pembinaan Olimpiade

Sains bagi Guru SMA/MA

™ Matematika ™ Fisika ™ Kimia ™ Biologi Pengembangan Keprofe-sian Berkelanjutan (PKS) ™ YEC

™ Dinas Pendidikan Kota

Samarinda

™ Suwah Sembiring, M.M.

™ Marthen Kanginan, M.Si.

™ Dr. Haris Watoni

™ Dr. Ramadhani Eka Putra

™ Dr. Indra Wibowo

(17)

SUSUNAN ACARA

SEMINAR SEHARI PENDALAMAN MATERI OLIMPIADE

NO WAKTU ACARA

11 Maret 2015

1. 08.00 – 09.00 REGISTRASI PESERTA

2. 09.00 – 10.00 PEMBUKAAN

™ Doa

™ Menyayikan lagu Indonesia Raya

™ Sambutan kepala sekolah

™ Sambutan dari Penyelenggara (Yrama Widya - YEC)

™ Sambutan dari Dinas Pendidikan sekaligus membuka acara pembinaan Olimpiade

™ Penutup/pembagian ruangan kelas masing-masing mapel

3. 10.00 – 12.00 KEGIATAN INTI

4. 12.00 – 13.00 ISTIRAHAT, SALAT, MAKAN

5. 13.00 – 16.00 KEGIATAN INTI (LANJUTAN)

6. 16.00 PENUTUP

12 Maret 2015

1. ... ...

(18)

SUSUNAN ACARA

WORKSHOP ”PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN”

BAGI KEPALA SEKOLAH DAN GURU

NO WAKTU ACARA

7 April 2015

1. 08.00 – 09.00 REGISTRASI PESERTA

2. 09.00 – 10.00 PEMBUKAAN

™ Doa

™ Menyayikan lagu Indonesia Raya

™ Sambutan kepala sekolah

™ Sambutan dari Penyelenggara (Yrama Widya - YEC)

™ Sambutan dari Dinas Pendidikan sekaligus membuka acara pembinaan Olimpiade

™ Penutup/pembagian ruangan kelas masing-masing mapel

3. 10.00 – 12.00 MATERI 1

™ Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, Karya Inovatif

™ Refleksi Materi

4. 12.00 – 13.00 ISTIRAHAT, SALAT, MAKAN

5. 13.00 – 16.00 MATERI 2

™ Aplikasi/Praktik Publikasi Ilmiah

™ Resume hasil workshop.

(19)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(20)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(21)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(22)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(23)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(24)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(25)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(26)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(27)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(28)

GALERI KEGIATAN YEC

GALERI KEGIATAN YEC

(29)

Pelatihan dan Pendalaman Materi Olimpiade Sains untuk Guru

(30)

GALERI KEGIATAN YEC

Pelatihan dan Pendalaman Materi Olimpiade Sains untuk Guru

di SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Prov. Nanggroe Aceh Darussalam

(31)

GALERI KEGIATAN YEC

(32)

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk Kepala Sekolah dan

Pembinaan OSN untuk Guru Kota Samarinda

(33)

Jl. Permai 28 No. 99

Margahayu Permai, Bandung (40218)

Referensi

Dokumen terkait

Tim PPM Desa Binaan Universitas Jambi kami bersama dengan petani kelapa sawit Kelurahan Tanjung Johor akan melakukan diversifikasi pangan untuk meningkatkan nilai jual dari jamur

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor risiko keuangan, yaitu, risiko kredit dapat menjadi penjelas hubungan earning

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies siput air tawar yang berpotensi sebagai hospes perantara potensial trematoda di Desa Kalumpang Dalam dan Sungai

Kepemilikan LLIN (83,73%) dan penggunaan LLIN (87,05%) oleh rumah tangga di daerah endemis malaria Kabupaten Kotabaru tergolong tinggi yang dapat mendukung bagi

Bila pertanyaan penelitian tidak atau belum memerlukan hipotesis maka tinjauan kepustakaan cukup sampai pada tahap kerangka pemikiran tentang variabel dan indikator

Mahasiswa dapat menjawab pertanyaan tentang penggunaan kata penghubung dalam adjective clauses yang berfungsi sebagai subjek dengan benar1. Mahasiswa dapat menjawab pertanyaan

5  Macam keputusan Mahasiswa bisa menjelaskan  Mahasiswa memahami

Untuk keperluan itu jaringan harus bebas air dahulu (dehidrasi) dan karena parafin tidak dapat bercampur dengan alkohol harus diganti dengan bahan lain yang dapat tercampur