• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA SISWA SMA N 11 YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SISTEM KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA SISWA SMA N 11 YOGYAKARTA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA

SISWA SMA N 11

YOGYAKARTA

TUGAS AKHIR

Di susun Oleh : Hengky Satriya (05.02.5714)

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM

YOGYAKARTA 2011

(2)
(3)

COMPUTERIZATION SYSTEM STUDENT AT SMA N 11 YOGYAKARTA

SISTEM KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA SISWA SMA N 11 YOGYAKARTA

Hengky Satriya

Jurusan Manajemen Informatika STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

Computerized data processing systems student at the school institution is one importantfactor that must be considered. In the normal processing of student data is oftenbecause of administrative difficulties which they have still use manual way so often creates obstacles. Number of data that must be processed in a short time, making inventories of students who do often inaccurate. In other words, agencies, schools will be able to easily and quickly find out the existenceof and changesin data if at any timewill be required, therefore we make application processing student data on the SMA N 11 yogyakarta. On scientific Writing will be equipped flowcharts, program structure anddesign of input and output.

Rapidly evolving computer tecnologyis very easy for developers to give a computerized system, because today more and more popping up the computers that are equipped with cheaper prices.

Computerized data processing students use the methods of data collection andprocessing of data, intended to simplify the administrative process both at the time of registration, new students, the class division. If any student can enter data into the computer and automatically processed in other to know the data collection process and the result we want.

(4)

1. Pendahuluan

1.1. Latar belakang

Di Era globalisasi sekarang ini, hampir semua kegiatan dilakukan dengan menggunakan komputer. Salah satu alasan mengapa mereka menggunakan komputer antara lain karena praktis dan efisien, alasan lainnya adalah dengan menggunakan komputer akan meminimalisasi kesalahan, apalagi dalam pengolahan data.

Cara seperti inilah yang akan dilakukan oleh SMAN 11 Yogyakarta. Sekolah yang berdiri sejak tahun 1989 ini masih menggunakan sistem manual untuk mengolah data siswanya, yakni dengan cara menuliskan nilai dan nama siswa pada kertas - kertas yang telah disediakan, hal ini tentulah kurang efektif, karena memerlukan banyak waktu. Selain efisien, pendataan dengan menggunakan komputer tentunya akan lebih teratur dan rapi, selain itu menggunakan komputer juga akan terasa lebih praktis dan mempersingkat waktu.

Pengolahan data sangat memegang peranan penting dalam pengelolaan sebuah sekolah, tetapi masih banyak sekolah-sekolah yang belum melakukan penataan data secara baik. Banyak data yang seharusnya diproses, tetapi kemudian akhirnya terbengkalai, sehingga data-data tersebut rusak dan sulit ditemukan kembali saat diperlukan, sedangkan data-data tersebut diperlukan untuk pengambilan keputusan. Komputer merupakan alat pengolah data yang tepat dengan akses ketelitian maupun kecepatan lebih dari akses kerja manusia. Oleh karena itu, penggunaan sistem terkomputerisasi menunjang kegiatan-kegiatan terutama dalam pengolahan data menjadi informasi yang dapat mempercepat pembuatan laporan, baik yang ditujukan untuk pemimpin maupun pihak lain yang berkepentingan, Maka dari itu saya mengambil judul.“SISTEM KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA SISWA PADA SMA N 11 YOGYAKARTA”

(5)

2. Dasar teori

2.1. Konsep dasar Teori

2.1.1. Defenisi Sistem

Sistem terbagi menjadi dua pendekatan, yaitu dilihat dari pendekatan sistem yang menekankan pada prosedurnya dan pendekatan sistem yang menekankan pada elemen/komponennya.

Sistem dilihat dari prosedurnya menurut Jerry FitzGerald, Ardra F. FitzGerald dan warren D. Stalling, Jr sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, bekumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu susunan sasaran yang tertentu (Jogiyanto, 2001).

Berdasarkan pada elemen/komponennya sistem merupakan kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu (Jogiyanto, 2001).

Definisi terhadap sebuah sistem banyak sekali namun yang paling mudah untuk dimengerti, sistem adalah sebuah aktifitas yang terjadi untuk mencapai tujuan, sedangkan untuk mengenali sebuah sistem harus memenuhi karakteristik sebuah sistem.

3. Tinjauan Umum

3.1. Gambaran Umum Organisasi

3.2. Visi dan Misi SMA N 11 Yogyakarta

3.3. Struktur Organisasi SMA N 11 Yogyakarta

3.4. Personi – Personil pelaksana Kegiatan Lembaga

Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di lembaga tersebut dibantu oleh beberapa komponen dan personil dengan tugas sebagai berikut :

1. Kepala Sekolah

Merupakan pimpinan lembaga yang menentukan manajemen lembaga, mengatur dan mempertanggung jawaban keberadaan lembaga.

Adapun tugas kepala sekolah sebagai berikut :

 Menentukan belajar mengajar, mengatur anggaran pendidikan dan melakukan pengawasan terhadap personil lembaga.

(6)

 Mempertanggungjawabkan keberadaan sekolah dan menjaga sistem ketahanan sekolah.

2. Wakil Kepala Sekolah

Wakil kepala sekolah mempunyai tugas sebagai berikut :

 Melaksanakan tugas keseharian kepala sekolah bila berhalangan hadir

 Melaksanakan penyusunan jadwal pelajaran dan pembagian kelas  Melakukan penyusunan kegiatan belajar mengajar

 Membuat agenda pelaksanaan kegiatan belajar mengajar  Melakukan pengawasan kegiatan personil

3. Wali Kelas

Tugas wali kelas sebagai berikut :

 Melakukan pendidikan terhadap siswa pada kelasnya

 Melakukan pengolahan terhadap nilai setiap mata pelajaran dari guru bidang studi

 Melakukan koordinasi terhadap orang tua wali murid

 Melakukan penulisan dan pengolaahan rapor pada setiapa semester

4. Guru Mata Pelajaran

Tugas guru mata pelajaran adalah sebagai berikut :

Melakukan tugas pelaksanaan belajar mengajar untuk mata pelajaran pada masing-masing kelas

 Melakukan pengolahan nilai untuk mata pelajaran

 Membuat laporan terhadap pelaksanaan pendidikan untuk mata pelajarannya

5. Guru BP

Tugas Guru BP sebagai berikut :

 Melakukan pendidikan mental, sikap kedisilplinan siswa

 Melakukan hubungan dengan wali murid berkenaan dengan ketertiban siswa

 Mempertimbangkan kepada kepala sekolah atas dasar usulan dari wali kelas terhadap tindakan kepada siswa

(7)

 Sebagai pelaksana terhadap program ketahanan sekolah 3.5. Sistem Flowchart PEMB.DATA LAP. BUKU INDUK SISWA PEMB.DATA LAP.BUKU INDUK GURU PEMB.DATA LAP.BUKU PRESENSI PEMB.DATA LAP.BUKU PELAJARAN PEMB.DATA LAP.BUKU NILAI Data Siswa Pencatatan Data siswa Buku Induk Siswa Data Guru Pencatatan Data Guru

Buku Induk Guru

Data Presensi Pencatatan Data presensi Buku Presensi Data Pelajaran Pencatatan Data Pelajaran Buku Pelajaran Data Nilai Pencatatan Data Nilai Buku Nilai 3 2 Laporan 1

(8)

4. Pembahasan

4.1. Data Flow Diagram Yang Di Usulkan

(9)
(10)

4.2. Rancagan Basis Data

4.2.1. ERD (Diagram Entity Relationship)

(11)

5. Penutup

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan penulisan pada SMAN11 YOGYAKARTA bagian pengolahan data nilai siswa,maka dapat di simpulkan bahwa kelebihan dalam menggunakan sistem komputerisasi adalah sebagai berikut:

1. Informasi yang di hasilkan akan lebih berkualitas sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan.

2. Menghemat waktu dan tenaga untuk proses pengolahan data nilai siswa sehingga lebih efektif dan efisien,serta menghasilkan informasi yang lebih akurat.

(12)

5.2. Saran

Berdasarkan hasil kesimpulan diatas, sebagian bahan pertimbagan bagi SMAN11 YOGYAKARTA dalam meningkatkan kinerjanya, penulis mencoba memberikan saran berkaitan degan sistem baru tersebut, sebagai berikut:

1. Melakukan pertimbagan terhadap sistem yang di usulkan penulis sehingga sistem yang di usulkan dapat di pakai untuk proses pengolahan data nilai siswa

2. Penerapan sistem yang baru akan berjalan sesuai yang diinginkan apabila pihak yang di dalamnya dapat mendukung penerapan system baru.

Demikian kesimpulan dan saran yang penulis berikan,untuk penelitian berikutnya supaya lebih mengembangkan sistem yang diusulkan penulis agar lebih di sempurnakan lagi dan semoga sistem yang diusulkan dapat membantu dalam pengolahan data.

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Barry E. Cushing, Accounting Information Systems and Bussiness Organizations, Philippines: Addison Wesley Publishing Company, 1974, hal 8.

Frederick H. Wu, Accounting Information Systems, Theory and Practice, International Student Edition; Tokyo: McGraw-Hill Japan, 1984, hal 8.

Gordon B. Davis, management Information System: Conseptual Foundantion, Structure, and Development, International Student Edition; Tokyo: McGraw-Hill Kogakusha, 1974, hal. 5.

George M. Scoot, Principles of Managemen Information System, New York: McGraw-Hill, 1986, p.66.

John Burc, Gary Grundnitski, Information System Theory and Practice, Edisi keempat; New York: John Wiley & Sons, 1986 hal. 3.

M. A. Ineke Pakereng, teguh Wahyono, Sistem Basis Data Konsep dan Pendekatan Praktikum, (Graha Ilmu, 2004, hal 5.

Wahyudi Kumorotomo dan Agus Margono: Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi-organisasi public, Gajah Mada University, 1998 hal 13.

Referensi

Dokumen terkait

Maka dapat disimpulkan bahwa komputerisasi pengolahan data nilai siswa adalah proses pengolahan data nilai siswa dengan menggunakan sistem komputerisasi

sesuai dengan pekerjaan yang diiginkan SS S R TS STS 16 Saya mencari informasi karir dari internet SS S R TS STS 17 Saya berusaha mendapatkan informasi

1) Pola dan proses komunikasi yaitu Komunikasi dalam keluarga dikatakan berfungsi apabila dilakukan secara jujur, terbuka, melibatkan emosi, konflik selesai, dan ada

Distilasi vacuum dioperasikan pada tekanan kurang dari 1 atm dengan tujuan untuk menurunkan ttitik didih campuran (titik didih minyak kemangi sekitar 200 °C), menghindari

ASUS telah lama menjadi pemimpin dalam pertumbuhan tersebut dan walaupun memulainya sebagai produsen motherboard sederhana dengan mempekerjakan segelintir karyawan

Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Efektifitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining

atau corporate identity yang terpampang di kantor pusat, serta masyarakat yang turut serta terlibat dalam kegiatan dan aktivitas PR yang diadakan oleh Orang Tua Group,

Setelah dilakukannya penelitian yaitu perancangan dan pengujian sistem menggunakan metode Design thinking, peneliti dapat menarik kesimpulan yaitu proses awal yang