• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Hydraulic Bench

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Hydraulic Bench"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

I.

I. TUJUANTUJUAN

1.

1. Menghitung debit actual (QMenghitung debit actual (Qaktualaktual) suatu aliran) suatu aliran

2.

2. Menentukan hubungan perubahan waktu (x) terhadap debit airMenentukan hubungan perubahan waktu (x) terhadap debit air 3.

3. Menentukan hubungan voluMenentukan hubungan volume air terhadap debit air actualme air terhadap debit air actual 4.

4. Menentukan hubungan volume air terhadap waktuMenentukan hubungan volume air terhadap waktu 5.

5. Mengetahui penerapanMengetahui penerapan  Hydraulic  Hydraulic BenchBench  didalam bidang Infrastuktur  didalam bidang Infrastuktur Lingkungan

Lingkungan

II.

II. PRINSIP PERCOBAANPRINSIP PERCOBAAN  Hydraulic Bench

 Hydraulic Bench adalah alat yang digunakan sebagai tempat sumber air adalah alat yang digunakan sebagai tempat sumber air dan pengaturan aliran air agar dapat diketahui debit actual aliran tersebut. dan pengaturan aliran air agar dapat diketahui debit actual aliran tersebut. Debit actual memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan dengan debit Debit actual memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan dengan debit teoritis. Mekanisme yang digunakan pada alay

teoritis. Mekanisme yang digunakan pada alay  Hydraulic  Hydraulic BenchBench adalahadalah  prinsip

 prinsip tuas tuas keseimbangan.keseimbangan.  Hydraulic  Hydraulic BenchBench dilengkapi dengan tuas yangdilengkapi dengan tuas yang menghubungkan beban dengan bak penampugan debit air. Tuas tersebut menghubungkan beban dengan bak penampugan debit air. Tuas tersebut dapat bergerak naik turun berdasarkan massa beban dan debit yang dapat bergerak naik turun berdasarkan massa beban dan debit yang mengalir, apabila tuas tersebut berada pada ketinggian seimbang setelah mengalir, apabila tuas tersebut berada pada ketinggian seimbang setelah diberi beban, maka massa debit air adalah tiga kali massa beban. diberi beban, maka massa debit air adalah tiga kali massa beban. Perbandingan ini diperoleh dari perbandingan antara lengan

Perbandingan ini diperoleh dari perbandingan antara lengan  Hydraulic Hydraulic  Bench

 Bench yang diletakkan beban (1 panjang len yang diletakkan beban (1 panjang lengan) dengan lengan keseluruhangan) dengan lengan keseluruhan (3 panjang lengan).

(3 panjang lengan).

III.

III. TEORI DASARTEORI DASAR  Hydraulic bench

 Hydraulic bench adalah alat yang digunakan sebagai tempat sumber air adalah alat yang digunakan sebagai tempat sumber air dan pengatur aliran air agar kita tahu debit aliran tersebut. Debit yang dan pengatur aliran air agar kita tahu debit aliran tersebut. Debit yang dihitung dalam percobaan adalah debit aktual. Dan biasanya hasilnya debit dihitung dalam percobaan adalah debit aktual. Dan biasanya hasilnya debit aktual lebih kecil dari pada debit teoritis

aktual lebih kecil dari pada debit teoritis. Hydraulic bench. Hydraulic bench  dilengkapi  dilengkapi dengan tuas yang menghubungkan beban dengan bak penampungan debit dengan tuas yang menghubungkan beban dengan bak penampungan debit air. Tuas tersebut dapat bergerak naik-turun berdasarkan massa beban dan air. Tuas tersebut dapat bergerak naik-turun berdasarkan massa beban dan debit

debit yang yang mengalir, mengalir, apabila apabila tuas tuas tersebut tersebut berada berada pada pada ketinggianketinggian seimbang setelah diberi beban, maka massa debit air tiga kali massa beban. seimbang setelah diberi beban, maka massa debit air tiga kali massa beban.

(2)

 Hydraulic

 Hydraulic benchbench  merupakan alat untuk menghitung debit aktual. Cara  merupakan alat untuk menghitung debit aktual. Cara kerjanya adalah dengan mengalirkan air dalam suatu debit tertentu kedalam kerjanya adalah dengan mengalirkan air dalam suatu debit tertentu kedalam  pipa

 pipa terbuka terbuka alat alat ini. ini. Setelah Setelah air air dalam dalam pipa pipa berada berada pada pada debit debit yang yang stabil,stabil, air akan terus melaju menuju bak penampungan air. Bak penampungan air air akan terus melaju menuju bak penampungan air. Bak penampungan air saat kosong beratnya sama dengan beban penahan yang ada di sebelahnya. saat kosong beratnya sama dengan beban penahan yang ada di sebelahnya. Air akan masuk kedalam bak penampungan air tersebut. Setelah bak terisi Air akan masuk kedalam bak penampungan air tersebut. Setelah bak terisi air melebihi beban penahan, beban akan terangkat. Saat itu perhitungan air melebihi beban penahan, beban akan terangkat. Saat itu perhitungan waktu dimulai.

waktu dimulai.

Sumber :

Sumber : http://discoverarmfield.com/en/products/view/s16/hydraulic-flow-demonstrator http://discoverarmfield.com/en/products/view/s16/hydraulic-flow-demonstrator

Gambar 3.1

Gambar 3.1 Hydraulic Bench Hydraulic Bench

Sumber:https://dokumen.tips/documents/hydraulic-bench-55b111a5c31ec.html Sumber:https://dokumen.tips/documents/hydraulic-bench-55b111a5c31ec.html

Gambar 3.2

(3)

Keterangan bagian bagian

Keterangan bagian bagian hydraulic benchhydraulic bench::

 Pompa Pompa : : untuk untuk mengalirkan mengalirkan air air ke ke dalam dalam pipapipa 

 Kran pengatur debit : kran ini digunakan untuk mengatur debit airKran pengatur debit : kran ini digunakan untuk mengatur debit air yang diinginkan dalam percobaan, tetapi kran ini tidak memiliki yang diinginkan dalam percobaan, tetapi kran ini tidak memiliki skala.

skala. 

  Pipe Pipe  : Pipa untuk menyalurkan air menuju bak penimbangan. Pipa  : Pipa untuk menyalurkan air menuju bak penimbangan. Pipa  berwarna

 berwarna bening bening untuk untuk mengetahui mengetahui apakah apakah debit debit sudah sudah stabil stabil saatsaat waktu mulai dihitung

waktu mulai dihitung 

  Drain  Drain pipepipe ::  Drain  Drain pipepipe digunakan untuk mengalirkan air dari pipa digunakan untuk mengalirkan air dari pipa menuju bak penimbangan air.

menuju bak penimbangan air. 

  Measuring  Measuring tanktank : digunakan untuk menimbang banyaknya air yang: digunakan untuk menimbang banyaknya air yang dihasilkan oleh debit tersebut

dihasilkan oleh debit tersebut 

  Lower  Lower tanktank : menampung air yang dibuang dari bak penimbangan: menampung air yang dibuang dari bak penimbangan melalui

melalui drain valvedrain valve, untuk kemudian di gunakan kembali dalam, untuk kemudian di gunakan kembali dalam  proses pengaliran air melaluui pipa

 proses pengaliran air melaluui pipa 

  Drain valve Drain valve : untuk membuang air dari bak penimbangan : untuk membuang air dari bak penimbangan 

  Power  Power cut cut of of switchswitch : u: untuk ntuk menyalakan menyalakan dan dan mematikanmematikan hydraulichydraulic bench

bench 

  Bench supply valve Bench supply valve : untuk membuka dan menutup : untuk membuka dan menutup drain valvedrain valve 

 Weight beamWeight beam :  : untuk meletakan buntuk meletakan beban penahan eban penahan bak penimbangan bak penimbangan aiai

Fluida yang digunakan dalam Hydraulic Bench adalah sama dimana Fluida yang digunakan dalam Hydraulic Bench adalah sama dimana memenuhi persamaan kontinuitas dan persamaan aliran fluida (debit) memenuhi persamaan kontinuitas dan persamaan aliran fluida (debit) sebagai berikut : sebagai berikut : Q1=Q2 Q1=Q2 A1.v1 = A2.v2 A1.v1 = A2.v2 Massa air =

Massa air =     air . volume airair . volume air

Volume air = Q

(4)

Sehingga, Q

Sehingga, Q aktualaktual==

V air V air t rata−rata t rata−rata = = M air M air ρ air .t rata−rata ρ air .t rata−rata == .  .  ρ air .t

ρ air .t rata−ratarata−rata

Keterangan : Keterangan :

Q = debit aliran (m

Q = debit aliran (m33/s) /s) v v = = kecepatan kecepatan fluida fluida mengalir mengalir (m/s)(m/s) V = Volume fluida yang masuk (m

V = Volume fluida yang masuk (m33) ) A A = = luas luas penampang penampang pipa pipa (m(m22)) t = waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi tertentu (s)

t = waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi tertentu (s)

IV.

IV. DATA AWALDATA AWAL Suhu awal : 25 Suhu awal : 25ooCC Suhu akhir : 26 Suhu akhir : 26ooCC Suhu rata-rata : 25,5 Suhu rata-rata : 25,5ooCC Massa beban : 2,5 kg Massa beban : 2,5 kg Tabel 4.1

Tabel 4.1 Data temperature terhadap massa jenis air Data temperature terhadap massa jenis air Temperat

Temperatur/Suhu ur/Suhu ((ooC) C) Massa Massa jenis jenis (kg/m(kg/m33))

0 999.9 0 999.9 5 1000 5 1000 10 999.7 10 999.7 20 998.2 20 998.2 30 995.7 30 995.7 40 992.2 40 992.2 50 988.1 50 988.1 60 983.2 60 983.2 70 977.8 70 977.8 80 971.8 80 971.8 90 965.3 90 965.3 100 958.4 100 958.4

(5)

Grafik 4.1

Grafik 4.1 Hubungan antara massa jenis air dan suhu Hubungan antara massa jenis air dan suhu

Berdasarkan grafik suhu terhadap massajenis air tersebut diperoleh Berdasarkan grafik suhu terhadap massajenis air tersebut diperoleh  persamaan :  persamaan : Y = -0,0036x Y = -0,0036x22

 – 

 – 

 0,0685x + 1000,5 0,0685x + 1000,5

Dimana factor x adalah sushu dan factor y adalah massa jenis air. Sehingga, Dimana factor x adalah sushu dan factor y adalah massa jenis air. Sehingga, massa jenis air (

massa jenis air (    ) air pada suhu 25,5) air pada suhu 25,5ooC yaitu :C yaitu :

Massa jenis = -0,0036 (25,5) Massa jenis = -0,0036 (25,5)22

 – 

 – 

 0,0685 (25,5) + 1000,5 0,0685 (25,5) + 1000,5 = -2,3409 = -2,3409

 – 

 – 

 1,74675 + 1000,5 1,74675 + 1000,5 = 996,412 kg/m = 996,412 kg/m33 Tabel 4.2

Tabel 4.2 Data yang diperoleh dari percobaan Data yang diperoleh dari percobaan Variasi Variasi debit air debit air t (s) t (s) tt11 tt22 tt33 ttrata-ratarata-rata 1 1 27,68 27,68 31,44 31,44 35,12 35,12 31,4131,41 2 2 45,28 45,28 50,87 50,87 45,65 45,65 47,2747,27 3 3 112,75 112,75 104,03 104,03 113,40 113,40 110,06110,06 y = -0.0036x y = -0.0036x22-- 0.060.0685x + 10085x + 1000.50.5 R² = 0.9993 R² = 0.9993 950 950 960 960 970 970 980 980 990 990 1000 1000 1010 1010 0 0 2200 4400 6600 8800 110000 112200    M    M    a    a    s    s    s    s    a    a    J    J    e    e    n    n    i    i    s    s     (     (     k     k   g   g     /     /   m   m    3    3     )     ) Suhu (oC) Suhu (oC) Massa jenis (kg/m3) Massa jenis (kg/m3)

(6)

V.

V. PENGOLAHAN DATAPENGOLAHAN DATA 

 Massa air = 3 x massa bebanMassa air = 3 x massa beban = 3 x 2,5 kg

= 3 x 2,5 kg = 7,5 kg = 7,5 kg 

 Volume air = massa air /Volume air = massa air /     airair

= 7,5 kg / 996,412 kg/m = 7,5 kg / 996,412 kg/m33 = 7,527 x 10 = 7,527 x 10-3-3mm33 = 7,527 x 10 = 7,527 x 10-3-3 m m33 

 QQaktualaktual = Volume air / t = Volume air / t rata-ratarata-rata

Q1 Q1 = = 7,527 7,527 x x 1010-3-3mm33/ 31,41 s/ 31,41 s = 2,396 x 10 = 2,396 x 10-4-4mm33/s/s Q2 Q2 = = 7,527 7,527 x x 1010-3-3mm33/ 47,27 s/ 47,27 s = = 1,592 1,592 x x 1010-4-4mm33/s/s Q2 Q2 = = 7,527 7,527 x x 1010-3-3mm33/ 110,06 s/ 110,06 s = 6,839 x 10 = 6,839 x 10-5-5mm33/s/s VI.

VI. DATA AKHIRDATA AKHIR

Berdasarkan data awal yang diperoleh dari hasil percobaan dan data dari Berdasarkan data awal yang diperoleh dari hasil percobaan dan data dari hasil pengolahan data, diperoleh data akhir yaitu :

hasil pengolahan data, diperoleh data akhir yaitu : Tabel 6.1

Tabel 6.1 Hasil perhitungan debit actual dengan Hasil perhitungan debit actual dengan Hydraulic bench Hydraulic bench Variasi

Variasi Massa AirMassa Air (kg)

(kg)

tt

rata-ratarata-rata(s)(s) QQactualactual

H

H yd

ydrra

auli

ulic be

c bench

nch

 (m (m

3 3/s)/s) 1 7,5 1 7,5 31,4131,41 2,396 x 102,396 x 10-4-4 2 7,5 2 7,5 47,2747,27 1,592 x 101,592 x 10-4-4 3 7,5 3 7,5 110,06110,06 6,839 x 106,839 x 10-5-5 VII.

VII. ANALISA AANALISA A

Pada percobaan modul 01 ini digunakan alat bernama

Pada percobaan modul 01 ini digunakan alat bernama  Hydraulic bench Hydraulic bench sebagai wadah sumber air yang akan dihitung debit aktualnya. Variasi debit sebagai wadah sumber air yang akan dihitung debit aktualnya. Variasi debit air pada percobaan ini dilakukan sebanyak tiga kali. Penggunaan alat air pada percobaan ini dilakukan sebanyak tiga kali. Penggunaan alat

(7)

 Hydraulic bench

 Hydraulic bench yaitu dengan cara menyalakan pompa atau kran air terlebih yaitu dengan cara menyalakan pompa atau kran air terlebih dahulu, lalu air akan mengalir menuju

dahulu, lalu air akan mengalir menuju measuring tankmeasuring tank yang mempunyaiyang mempunyai drain valve

drain valve  untuk mengeluarkan air. Tutup  untuk mengeluarkan air. Tutup measuring tank measuring tank   agar air yang  agar air yang mengalir tertampung di dalamnya dan waktu dihitung saat beban terangkat mengalir tertampung di dalamnya dan waktu dihitung saat beban terangkat hingga beban turun ke garis atau posisi seimbang. Penghitungan waktu ini hingga beban turun ke garis atau posisi seimbang. Penghitungan waktu ini dilakukan sebanyak tiga kali untuk setiap variasi debit. Hal ini diharapkan dilakukan sebanyak tiga kali untuk setiap variasi debit. Hal ini diharapkan dapat memperkecil tingkat kesalahan yang diperoleh.

dapat memperkecil tingkat kesalahan yang diperoleh.

Sumber:https://dokumen.tips/documents/hydraulic-bench-55b111a5c31ec.html Sumber:https://dokumen.tips/documents/hydraulic-bench-55b111a5c31ec.html

Gambar 3.2

Gambar 3.2 Bagian-bagian Bagian-bagian Hydraulic Bench Hydraulic Bench

Prinsip yang digunakan oleh alat

Prinsip yang digunakan oleh alat hydraulic benchhydraulic bench  bekerja  bekerja dengandengan  prinsip bahwa

 prinsip bahwa massa air massa air sama dengan sama dengan 3 kali 3 kali massa beban. massa beban. Perbandingan iniPerbandingan ini didapatkan dari perbandingan lengan beban yang ada dengan lengan didapatkan dari perbandingan lengan beban yang ada dengan lengan keseluruhann di

keseluruhann di hydraulic benchhydraulic bench tersebut.tersebut. Pada praktikum ini diketahui bahwa L

Pada praktikum ini diketahui bahwa LBB : L : LAA = 3 : 1, sehingga: = 3 : 1, sehingga:

    ==     ℎ  ℎ  == 3 3 

Dari table dan grafik kerapatan terhadap suhu, dapat disimpulkan Dari table dan grafik kerapatan terhadap suhu, dapat disimpulkan  bahwa

 bahwa temperature temperature memiliki memiliki hubungan dengan hubungan dengan kerapatan, kerapatan, dimana dimana semakinsemakin tinggi temperatur air maka kerapatannya pun semakin kecil. Hal ini tinggi temperatur air maka kerapatannya pun semakin kecil. Hal ini disebabkan karena adanya penambahan volume air yang digunakan disebabkan karena adanya penambahan volume air yang digunakan sehingga membuat kerapatan air semakin kecil. Maka, semakin tinggi sehingga membuat kerapatan air semakin kecil. Maka, semakin tinggi temperature juga menyebabkan nilai debit juga meningkat.

(8)

Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil percobaan dan hasil Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil percobaan dan hasil  pengolahan

 pengolahan data, data, terdapat terdapat beberapa beberapa variable variable lain lain yang yang dapat dapat dianilisisdianilisis hubungannya. Diantaranta yaitu hubungan antara debit air dengan waktu, hubungannya. Diantaranta yaitu hubungan antara debit air dengan waktu, hubungan volume air terhadap debit air, dan hubungan volume air terhadap hubungan volume air terhadap debit air, dan hubungan volume air terhadap waktu.

waktu.

Mencari Volume air (fluida) dengan: Mencari Volume air (fluida) dengan: V

V air air  = Q = Qaktualaktual x t x trata-ratarata-rata

Tabel 8.1

Tabel 8.1 Perhitungan Volume fluida Perhitungan Volume fluida t

t rata-rata rata-rata (s) (s) Q Q aktual aktual (m(m33/s)/s) Volume Fluida (m)Volume Fluida (m)

31,41 31,41 2,396 x 102,396 x 10-4-4 75,25836x 1075,25836x 10-4-4 47,27 47,27 1,592 x 101,592 x 10-4-4 75,25384x 1075,25384x 10-4-4 110,06 110,06 6,839 x 106,839 x 10-5-5 75,270034x 1075,270034x 10-5-5 a.

a. Hubungan waktu terhadap debit airHubungan waktu terhadap debit air Grafik 8.1

Grafik 8.1 Hubungan antara waktu terhadap debit air Hubungan antara waktu terhadap debit air

Berdasarkan rumus : Berdasarkan rumus :   ==    − − y = -0.0197x + 2.7963 y = -0.0197x + 2.7963 R² = 0.9145 R² = 0.9145 0 0 1 1 1 1 2 2 2 2 3 3 3 3 0 0 2200 4400 6600 8800 110000 112200    D    D    e    e     b     b   i   i   t   t     (     (   m   m    3    3     /     /   s   s     )     ) waktu (s) waktu (s)

(9)

Diperoleh bahwa hubungan antara waktu terhadap debit yaitu berbanding Diperoleh bahwa hubungan antara waktu terhadap debit yaitu berbanding terbalik. Pernyataan ini berarti bahwa apabila waktu yang dibutuhkan untuk terbalik. Pernyataan ini berarti bahwa apabila waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kesetimbangan besar, maka debit dari aliran tersebut kecil. mencapai kesetimbangan besar, maka debit dari aliran tersebut kecil. Berdasarkan data yang telah diubah menjadi garfik diatas, didapatkan nilai Berdasarkan data yang telah diubah menjadi garfik diatas, didapatkan nilai gradien negatif dari hasil regresi. Itu membuktikan bahwa adanya gradien negatif dari hasil regresi. Itu membuktikan bahwa adanya  perbandingan

 perbandingan yang yang negatif negatif (terbalik) (terbalik) antara antara sumbu sumbu y y (debit) (debit) dan dan sumbu sumbu xx (waktu). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh dari (waktu). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh dari  percobaan

 percobaan tersebut tersebut sama sama dan dan memenuhi memenuhi persamaan persamaan debit, debit, dimana dimana adanyaadanya  perbandingan terbalik.

 perbandingan terbalik.  b.

 b. Hubungan volume terhadap debit airHubungan volume terhadap debit air

Grafik 8.2

Grafik 8.2 Hubungan antara volume aair terhadap debit air Hubungan antara volume aair terhadap debit air

Berdasarkan rumus Q = V / t dapat diketahui bahwa adanya hubungan Berdasarkan rumus Q = V / t dapat diketahui bahwa adanya hubungan  perbandingan

 perbandingan lurus lurus antara antara debit debit dengan dengan volume. volume. Berdasarkan Berdasarkan rumusrumus tersebut, apabila volume diperbesar maka debit juga akan ikut membesar tersebut, apabila volume diperbesar maka debit juga akan ikut membesar atau bertambah. Namun, pertambahan debit ini tidak hanya dipengaruhi oleh atau bertambah. Namun, pertambahan debit ini tidak hanya dipengaruhi oleh volume saja, tetapi dipengaruhi juga oleh luas penampang alat yang volume saja, tetapi dipengaruhi juga oleh luas penampang alat yang mengairkan air tersebut serta kecepatan aliran itu sendiri. Hal tersebut sesuai mengairkan air tersebut serta kecepatan aliran itu sendiri. Hal tersebut sesuai dengan rumus debit yang juga dipengaruhi oleh kecepatan dan luas dengan rumus debit yang juga dipengaruhi oleh kecepatan dan luas  penampang yaitu Q = v.A.

 penampang yaitu Q = v.A.

0 0 0.00005 0.00005 0.0001 0.0001 0.00015 0.00015 0.0002 0.0002 0.00025 0.00025 0.0003 0.0003 0.00035 0.00035 0 0..000077552244 00..00007755339988    D    D    e    e     b     b   i   i   t   t     (     (   m   m    3    3     /     /   s   s     )     ) Volume (m Volume (m33))

(10)

Pada praktikum ini terdapat perbedaan, dimana variasi kecepatan Pada praktikum ini terdapat perbedaan, dimana variasi kecepatan dilakukan namun dalam volume yang sama. Hal ini dapat dilihat melalui dilakukan namun dalam volume yang sama. Hal ini dapat dilihat melalui grafik 8.2 maupun pada pengolahan data. Sehingga, dikarenakan tidak grafik 8.2 maupun pada pengolahan data. Sehingga, dikarenakan tidak terdapat variasi volume air menyebabkan grafik yang terbentuk yaitu hanya terdapat variasi volume air menyebabkan grafik yang terbentuk yaitu hanya garis vertical lurus keatas.

garis vertical lurus keatas.

c.

c. Hubungan antara volume dan waktuHubungan antara volume dan waktu

Grafik 8.3

Grafik 8.3 Hubungan antara volume air terhadap waktu Hubungan antara volume air terhadap waktu

Berdasarkan rumus V = Q.t iperoleh hubungan berbanding lurus antara Berdasarkan rumus V = Q.t iperoleh hubungan berbanding lurus antara volume dan waktu, yang berarti jika waktu diperbesar maka volume akan volume dan waktu, yang berarti jika waktu diperbesar maka volume akan menjadi

menjadi besar. besar. Dari hDari hasil percobasil percobaan yaan yang ang telah diptelah diplotkan lotkan ke gke grafik,rafik, diperoleh persamaan garis dengan gradien positif yang artinya adanya diperoleh persamaan garis dengan gradien positif yang artinya adanya  perbandingan positif (berbanding

 perbandingan positif (berbanding lurus) antara sumbu x dan sumbu y.lurus) antara sumbu x dan sumbu y.  Namun pada

 Namun pada percobaan percobaan di di atas, atas, besarnya besarnya volume volume konstan dalam konstan dalam setiapsetiap  percobaan.

 percobaan. Ini Ini dikarenakan dikarenakan persamaan persamaan perlakuan perlakuan dari dari variasi-variasi variasi-variasi debitdebit yaitu menggunakan beban 2,5 kg pada

yaitu menggunakan beban 2,5 kg pada  Hydraulic Bench Hydraulic Bench, maka volume air 3, maka volume air 3 kali berat beban adalah 7,5 kg.

kali berat beban adalah 7,5 kg.

Selama praktikum terdapat beberapa kesalahan yang mungkin saja Selama praktikum terdapat beberapa kesalahan yang mungkin saja dapat terjadi sehingga akan mempengaruhi keakuratan hasil yang diperoleh. dapat terjadi sehingga akan mempengaruhi keakuratan hasil yang diperoleh. Contohnya yaitu kesalahan dalam pengukuran suhu awal dan akhir dari Contohnya yaitu kesalahan dalam pengukuran suhu awal dan akhir dari

0.007524 0.007524 0.0075398 0.0075398 0 0 2200 4400 6600 8800 110000 112200    V    V   o    o     l     l   u   u   m   m    e    e   a    a   i    i   r    r     (     (   3   m   m   3     )     ) Waktu (s) Waktu (s)

(11)

fluida yang akan berpengaruh kedalam nilai dari massa jenis fluida. Selain fluida yang akan berpengaruh kedalam nilai dari massa jenis fluida. Selain itu kesalahan dalam kesigapan meletakkan beban saat tuas

itu kesalahan dalam kesigapan meletakkan beban saat tuas Hydraulic bench Hydraulic bench sudah naik sehingga hal tersebut akan berpengaruh kepada waktu sampai sudah naik sehingga hal tersebut akan berpengaruh kepada waktu sampai mencapai keseimbangan. Selain itu, kesigapan dalam menghentikan atau mencapai keseimbangan. Selain itu, kesigapan dalam menghentikan atau menjalankan

menjalankan  stopwatch stopwatch  yang kurang akan menyebabkan hasil yang  yang kurang akan menyebabkan hasil yang diperoleh menjadi jauh perbedaannya sehingga kekauratannya berkuarang. diperoleh menjadi jauh perbedaannya sehingga kekauratannya berkuarang.

Terdapat perbedaan antara debit aktual (Q aktual) dengan debit teoritis Terdapat perbedaan antara debit aktual (Q aktual) dengan debit teoritis (Q teoritis). Perbandingan Q aktual dengan Q teori

(Q teoritis). Perbandingan Q aktual dengan Q teori tis disebut dengan Ctis disebut dengan Cdd atau atau

koefisien discharge. Q aktual didapatkan dari hasil percobaan dengan koefisien discharge. Q aktual didapatkan dari hasil percobaan dengan menghitung volume air dan waktu. Perhitungan volume dipengaruhi oleh menghitung volume air dan waktu. Perhitungan volume dipengaruhi oleh temperatur air saat percobaan. Temperatur air yang diukur berbeda saat awal temperatur air saat percobaan. Temperatur air yang diukur berbeda saat awal dan akhir percobaan, sehingga dalam perhitungan digunakan temperatur dan akhir percobaan, sehingga dalam perhitungan digunakan temperatur rata-rata. Selain itu, hal yang membedakan nilai Q actual dengan Q teoritis rata-rata. Selain itu, hal yang membedakan nilai Q actual dengan Q teoritis yaitu adanya Headloss. Karena pada kenyataannya fluida ideal itu tidak ada. yaitu adanya Headloss. Karena pada kenyataannya fluida ideal itu tidak ada.

VIII.

VIII. ANALISA BANALISA B

Contoh-contoh aplikasi

Contoh-contoh aplikasi  Hydraulic  Hydraulic benchbench  pada  pada bidang bidang InfrastrukturInfrastruktur Lingkungan yaitu diantaranya :

Lingkungan yaitu diantaranya :

1. Hydraulic Bench merupakan alat untuk skala laboratorium untuk 1. Hydraulic Bench merupakan alat untuk skala laboratorium untuk  pengukuran

 pengukuran kecepatan kecepatan maupun maupun debit debit sederhana sederhana secara secara teoritis. teoritis. HyraulicHyraulic  bench

 bench biasanya biasanya dihubungkan dihubungkan langsung langsung ke ke alat-alat alat-alat fluida fluida lainnya lainnya sepertiseperti venturi meter, orificemeter, rotameter,dll.

venturi meter, orificemeter, rotameter,dll.

2. Dalam dunia teknik lingkungan khususnya pengolahan limbah, Hidraulic 2. Dalam dunia teknik lingkungan khususnya pengolahan limbah, Hidraulic Bench merupakan alat pembanding seberapa telitinya debit limbah yang Bench merupakan alat pembanding seberapa telitinya debit limbah yang dialirkan dari suatu aliran secara aktual bila dibandingkan dengan hasil dialirkan dari suatu aliran secara aktual bila dibandingkan dengan hasil  perhitungan

 perhitungan secara secara teoritis. teoritis. Jadi, Jadi, Hydraulic Hydraulic bench bench mendasari mendasari seberapaseberapa akuratnya antara yang ditemui di lapangan dengan hasil yang kita akuratnya antara yang ditemui di lapangan dengan hasil yang kita  perhitungkan

 perhitungkan secara secara teoritis teoritis atau atau dapat dapat dikatakan dikatakan juga juga alat alat penguji penguji yangyang sederhana.

(12)

3. Hydraulic Bench juga dapat digunakan dalam mendesain alat ukur debit 3. Hydraulic Bench juga dapat digunakan dalam mendesain alat ukur debit PDAM agar dapat diketahui debit maksimum dan minimumnya dan dengan PDAM agar dapat diketahui debit maksimum dan minimumnya dan dengan  begitu

 begitu dapat dapat diketahui diketahui berapa berapa banyak banyak pasokan pasokan yang yang digunakan digunakan konsumenkonsumen agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hydraulic bench ini digunakan agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hydraulic bench ini digunakan  pada reservoir.

 pada reservoir.

IX.

IX. KESIMPULANKESIMPULAN

Percobaan modul ini bertujuan untuk mengetahui debit actual suatu Percobaan modul ini bertujuan untuk mengetahui debit actual suatu fluida dengan menggunakan tiga variasi kecepat yang berbeda pada alat fluida dengan menggunakan tiga variasi kecepat yang berbeda pada alat  Hydraulic

 Hydraulic benchbench  sehingga diperoleh beberapa waktu yang berbeda-beda  sehingga diperoleh beberapa waktu yang berbeda-beda untuk selanjutnya diolah untuk mendapatkan nilai debit actual.

untuk selanjutnya diolah untuk mendapatkan nilai debit actual. Tabel 9.1

Tabel 9.1 Data debit actual setiap variasi kecepatan Data debit actual setiap variasi kecepatan

Variasi

Variasi Q Q aktual aktual (m(m33/s)/s) 1 1 2,396 x 102,396 x 10 -4 -4 2 2 1,592 x 101,592 x 10 -4 -4 3 3 6,839 x 106,839 x 10 -5 -5

Berdasarkan hasila analisis dari rumus, diperoleh hubungan antara Berdasarkan hasila analisis dari rumus, diperoleh hubungan antara waktu terhadap debit ar yaitu berbanding terbalik, hubungan antara volume waktu terhadap debit ar yaitu berbanding terbalik, hubungan antara volume air terhadap debit air berbanding lurus, dan hubungan antara volume air air terhadap debit air berbanding lurus, dan hubungan antara volume air terhadap waktu juga berbanding lurus. Namun, hubungan tersebut tidak terhadap waktu juga berbanding lurus. Namun, hubungan tersebut tidak hanya berdasarkan rumus Q = V/t tetapi juga berdasarkan kecepatan aliran hanya berdasarkan rumus Q = V/t tetapi juga berdasarkan kecepatan aliran dan luas penampang aliran yaitu Q = v.A.

dan luas penampang aliran yaitu Q = v.A.

Percobaan kali ini dapat di aplikasikan di berbagai alat ukur seperti Percobaan kali ini dapat di aplikasikan di berbagai alat ukur seperti venturimeter, rotameter, orifacemeter lalu dapat diaplikasikan pada alat ukur venturimeter, rotameter, orifacemeter lalu dapat diaplikasikan pada alat ukur PDAM untuk pengukuran

PDAM untuk pengukuran headlossheadloss yang digunakan dalam sistemyang digunakan dalam sistem  pengolahan air minum, pada turbin

 pengolahan air minum, pada turbin reaksi, turboreaksi, turbo pump pump dan turbo dan turbo blower blower .. X.

X. DAFTAR PUSTAKADAFTAR PUSTAKA 

(13)

2 Oktober 2017 2 Oktober 2017 

 www.academia.edu/6427305/Vikositaswww.academia.edu/6427305/VikositasDiakses pada 3 Oktober 2017Diakses pada 3 Oktober 2017 

 http://www.ocean.itb.ac.id/wp-

http://www.ocean.itb.ac.id/wp-content/uploads/2016/10/50639_Modul-Mekflu.pdf 

content/uploads/2016/10/50639_Modul-Mekflu.pdf Diakses pada 3Diakses pada 3

Okttober 2017 Okttober 2017

Gambar

Gambar 3.1 Hydraulic Bench  Hydraulic Bench
Tabel 4.1 Data temperature terhadap massa jenis air  Data temperature terhadap massa jenis air Temperat
Grafik 4.1 Hubungan antara massa jenis air dan suhu  Hubungan antara massa jenis air dan suhu

Referensi

Dokumen terkait

Orang percobaan (OP) melangkah naik dan turun pada bangku hardvard setinggi 19 inci. OP dalam test ini hanya mampu naik turun bangku selama 130 detik dengan irama yang

Pada saat di hijamah, posisi pasien tidak boleh bergerak turun naik dengan. sekian banyak

Fungsi dari pengukuran debit aliran adalah untuk mengetahui seberapa  banyak air yang mengalir pada suatu sungai dan seberapa cepat air tersebut mengalir dalam

Seorang  nelayan  merasakan  perahunya  dihempas  gelombang  sehingga  perahu  bergerak  naik turun.  Waktu  yang  diperlukan  untuk  bergerak  dari  puncak  ke 

Laju alir distilat berpengaruh terhadap kecepatan air bergerak turun di silinder luar separator relatif terhadap kecepatan minyak nilam bergerak naik dalam air yang

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak turun yang menunjukan pergerakan MEDC dalam potensi koreksi.. Dengan

Berdasarkan hasil tersebut diperoleh 7 indikator utama yang digunakan dalam analisis untuk setiap pembangkit yaitu Pengoptimalan perangkat komputer untuk perintah naik turun

• Ketika obyek bergerak ke atas, nilai y naik, kerja yang dilakukan oleh gaya gravitasi negatif, dan energi potensial gravitasi naik • Ketika obyek bergerak ke bawah, nilai y turun,