KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDA Y AAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Jalan Insinyur Sutami 36A Kentingan Surakarta 57126 Telepon (0271) 646994, Faksimile (0271) 646655
Laman http//www.uns.ac.id
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 29 TAHUN 2020
TENTANG
PENDANAAN KEGIATAN SISTEM DARING BIDANG KEMAHASISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Menimbang
Mengingat
a. bahwa kampus Universitas Sebelas Maret merupakan tempat proses belajar mengajar dan salah satu pelaksanaan dari visi dan misi Universitas Sebelas Maret;
b. bahwa kegiatan kemahasiswaan sangat dengan perubahan dan perkembangan kompetisi global;
c. bahwa untuk akselerasi dan keberlanjutan kegiatan daring bidang kemahasiswaan diperlukan pendanaan;dan
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu membentuk Peraturan Rektor tentang Pendanaan Kegiatan Sistem Daring Bidang Kemahasiswaan.
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3687);
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,
TambahanLembaran Negara Nomor 4301);
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);
dinamis di era
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 148; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6245);
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502);
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 ten tang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500);
8. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1976 tentang Pendirian Universitas Negeri
Surakarta Sebelas Maret;
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2017 ten tang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret (Berita Negara Republik Indonesia tahun 2017 Nomor
1740); dan
10. Peraturan Rektor Universitas Sebelas Maret Nomor 15 Tahun 2020 tentang Biaya Komunikasi/Pulsa dan Biaya Transport pada Masa Darurat Covid-19 Universitas Sebelas Maret.
MEMUTUSKAN :
Menetapkan PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET TENTANG PENDANAAN KEGIATAN SISTEM DARING BIDANG KEMAHASISWAAN
BABI
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam peraturan rektor ini yang dimaksud :
a. Universitas adalah Universitas Sebelas Maret, selanjutnya disingkat UNS; b. Rektor adalah organ UNS yang memimpin penyelenggaraan dan pengelolaan
UNS;
c. Fakultas adalah himpunan sumber daya pendukung yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan akademik dan pendidikan profesi dalam satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. Program studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/ atau pendidikan vokasi di lingkungan UNS;
mahasiswa yang telah menyelesaikan program pendidikan awal ( setara dengan sarjana Sl) di lingkungan UNS;
f. Sekolah vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu di lingkungan UNS;
g. Dekan/Direktur adalah pimpinan Fakultas atau Sekolah/Pascasarjana di lingkungan UNS yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan pada masing-masing Fakultas atau Sekolah / Pascasarjana;
h. Sistem daring atau dalam jaringan adalah suatu sistem yang menggunakan komunikasi untuk rnenyampaikan dan rnenerirna pesan dengan atau melalui jaringan internet;
1. Bidang kernahasiswaan adalah bagian dari sistem pendidikan tinggi yang mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengaturan, pengelolaan, pengendalian dan pendanaan mahasiswa, serta evaluasi kegiatan ekstra kurikuler yang meliputi pengembangan penalaran, minat dan bakat;
j. Delegasi adalah perwakilan atau utusan suatu kelompok atau lembaga dengan proses penunjukan secara langsung atau tidak langsung maupun rnusyawarah;
k. Rapat koordinasi/pembinaan adalah pertemuan untuk menyelaraskan atau rnenyeirnbangkan kegiatan kerja dari satu pihak dengan pihak yang lain demi mencapai tujuan;
1. Rapat Kerja/ Musyawarah Anggota Ormawa adalah pertemuan untuk membahas masalah yang berkenaan dengan bidang yang dihadapi atau pertemuan antara anggota dan pengurus organisasi kemahasiswaan untuk menyusun rencana, koordinasi, pengelolaan, dan evaluasi program kerja; m. Seminar adalah suatu acara yang diselenggarakan guna menyampaikan
pemikiran ilmiah dari seorang pakar, peneliti, dan guru besar, dalam bentuk presentasi;
n. Simposium adalah penyampaian rangkaian pidato pendek di hadapan peserta. Terdapat beberapa pembicara dan isu yang diangkat pun selaras antara satu dengan yang lain;
o. Lokakarya/Workshop adalah kegiatan yang mempertemukan sekelompok orang dengan latar belakang keahlian, minat, atau profesi yang sama untuk berdiskusi pada suatu isu spesifik tertentu dan lebih menekankan pada pelatihan, dan tidak hanya sekedar diskusi verbal;
p. Konferensi adalah suatu pertemuan atau perundingan yang memungkinkan bagi seluruh orang yang hadir untuk memahami maupun menyetujui sutu diskursus;
q. Diseminasi adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran,
merrerirna, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut
r. Sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat;
s. Sarasehan adalah suatu aktivitas yang mempertemukan suatu kelompok tertentu untuk mendengarkan pendapat dari seorang ahli. Lazimnya, format pelaksanaan sarasehan adalah dialog interaktif dimana kedua belah pihak (peserta dan pakar) saling mendengar permasalahan dan opini satu sama lain;
t. DiskusiTerpumpun/ Focus Group Discussion adalah kegiatan dimana antara satu dengan orang lain terjadi pertukaran ide, gagasan, dan pendapat terkait topik tertentu guna mencapai pemahaman bersama yang holistik;
u. Diklat adalah akronim dari pendidikan dan pelatihan yang tujuannya adalah untuk meningkatkan pernahaman dan kemampuan seseorang dalam melakukan pekerjaan tertentu; dan
v. Kompetisi bidang penalaran, minat dan bakat adalah sebuah proses dimana ada dua atau lebih pihak yang saling berlomba lalu berbuat sesuatu demi mencapai kemenangan dalam bidang penalaran, minat dan bakat.
BAB II
TUJUAN DAN SASARAN Pasal2
Tujuan
Pendanaan kegiatan sistem daring bertujuan untuk: a. Mendorong proses pembelajaran yang berkualitas;
b. Menunjang pemenuhan kebutuhan kegiatan kemahasiswaan yang dinamis sesuai perkembangan era kompetisi global; dan
c. Mendukung upaya akselerasi dan keberlanjutan kegiatan sistem daring bidang kemahasiswaan.
Pasal 3 Sasaran
Sasaran Peraturan Rektor mi diperuntukkan bagi mahasiswa program vokasi/ sarjana/ pascasarjana/ spesialis.
BAB III RUANO LINGKUP
Pasal4
Ruang lingkup kegiatan kemahasiswaan yang dapat diajukan untuk memperoleh pendanaan meliputi:
a. Rapat koordinasi/pembinaan;
b. Rapat Kerja/ Musyawarah Anggota Ormawa; c. Lokakarya /Workshop; d. Seminar; e. Simposium; f. Konferensi; g. Diseminasi; h. Sosialisasi; i. Sarasehan; j. Diklat;
k. DiskusiTerumpun/ Focus Group Discussio, dan 1. Kompetisi bidang penalaran, minat dan bakat.
BAB IV PENDANAAN
Pasal 5 Sumber Dana
Sumber dana kegiatan sistem daring bidang kemahasiswaan diperoleh dari dana PNBP UNS dan/ a tau sumber lain yang tidak mengikat.
Pasal6 Besaran Dana
Besar dana yang diberikan untuk masing-masing kegiatan sistem daring bidang kemahasiswaan ditentukan berdasarkan jenis dan durasi seperti tercantum pada Lampiran Peraturan Rektor ini.
Pasal 7 Penerima Dana
Penerima dana adalah mahasiswa yang melaksanakan kegiatan sistem daring bidang kemahasiswaan.
Pasal 8
Persyaratan Perolehan Dana
Pengajuan dana kegiatan sistem daring bidang kemahasiswaan kepada Rektor /Dekan/Direktur, dengan melampirkan syarat-syarat sebagai berikut:
a. Surat Permohonan yang disetujui oleh Pembina Ormawa dan diketahui Wakil Dekan/Wakil Direktur/Kepala Biro Bidang Kemahasiswaan dan Alumni;
b. Proposal kegiatan yang disahkan oleh Dekan/Direktur/Kepala Biro Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; dan
c. Proposal dan bukti pelaksanaan bagi kegiatan yang telah dilaksanakan tidak lebih dari 3 (tiga) bulan.
BABV
PERTANGGUNGJAWABAN Pasal 9
1) Pelaksana kegiatan sis tern daring bertanggungjawab menyusun dan menyerahkan bukti/laporan kegiatan dengan batas waktu 1 (satu) bulan setelah selesai pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
2) Pertanggungjawaban seperti yang dimaksud pada ayat ( 1) diserahkan kepada Rektor / Dekan / Direktur.
BAB VI
KETENTUAN PENUTUP Pasal 10
1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur kemudian; 2) Peraturan Rektor ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
ditetapkan di : Surakarta pada tanggal : 27 Juli 2020
amal Wiwoho, S.H., M.Hum. 111081987021001
LAMPIRAN:
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR 29 TAHUN 2020
TENTANG PENDANAAN KEGIATAN DARING BIDANG KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
BESARAN PENDANAAN
KEGIATAN SISTEM DARING BIDANG KEMAHASISWAAN
No KEGIATAN DURASI TARIF KETERANGAN
(RD)
1 Rapat Koordinasi/ Pembinaan Maksimal Bia ya transfer 4 jam/hari pulsa belum
termasuk dalam tarif ini 2 Lokakarya/ Workshop/ Seminar/ Maksimal Maksimal
Pelatihan I Diseminasi I Sosialisasi 8 iam/hari
3 Rapat Kerja/ Musyawarah Anggota Maksimal 10.000/ Ormawa (Maks 50 orang, sekali setahun) 8 jam/hari jam/orang 4 Delegasi Lomba Sesuai
iadwal 5 Delegasi Non Lomba Sesuai iadwal
6 Bantuan insentif delegasi lomba tingkat Maksimal 200.000 Batas an provinsi/universitas (per lomba per pembiayaan
mahasiswa) maksimal 3 tim delegasi per kategori dan maksimal 3 mahasiswa per tim delezasi
7 Bantuan insentif delegasi lomba tingkat Maksimal 300.000 nasional (per lomba per mahasiswa)
8 Bantuan insentif delegasi lomba tingkat Maksimal 500.000 internasional (per lomba per mahasiswa)
9 Bantuan hadiah penyelenggaraan lomba Maksimal 5.000.000 tingkat nasional per kateaori
10 Bantuan hadiah penyelenggaraan lomba Maksimal 10.000.000 tingkat internasional per katezori
11 Bantuan operasional penyelenggara Maksimal 2.000.000 lomba/Lokakarya/ Seminar/ Simposium/
Pelatihan /Workshop/ Diseminasi /
Sosialisasi / Sarasehan / Diskusi Terum pun (Focus Group Discussion) tingkat nasional
12 Bantuan operasional penyelenggara lomba Maksimal 4.000.000 lomba/ Lokakarya/ Seminar/ Simposium /
Pelatihan/Workshop / Diseminasi / Sosialisasi / Sarasehan / Diskusi
Terpumpun (Focus Group Discussion) tiriakat internasional
ditetapkan di : Surakarta
pada tanggal : 27 Juli 2020
��5r.Tit/JJi;a�mal Wiwoho, S.H., M.Hum.