• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

i

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE

STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD), THINK PAIR SHARE (TPS), DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)

TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN

SMK NEGERI 4 SUKOHARJO.

SKRIPSI

Oleh:

DANANG BUDI PRASETYA K1512013

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA Oktober 2016

(2)

commit to user

(3)

commit to user

iii

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE

STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD), THINK PAIR SHARE (TPS), DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)

TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN

SMK NEGERI 4 SUKOHARJO.

Oleh:

DANANG BUDI PRASETYA K1512013

Skripsi

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Program Pendidikan Teknik Bangunan

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA Oktober 2016

(4)

commit to user

(5)

commit to user

(6)

commit to user

vi ABSTRAK

Danang Budi Prasetya. K1512013. Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatif Metode Student Team Achievement Division (STAD), Think Pair

Share (TPS), Dan Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Kelas X Teknik Gambar Bangunan Smk Negeri 4 Sukoharjo. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, September 2016.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbandingan hasil belajar kelas X TGB antara siswa dengan mendapat metode STAD dan metode TPS. (2) perbandingan hasil belajar kelas X TGB antara siswa dengan mendapat metode STAD dan metode NHT. (3) perbandingan hasil belajar kelas X TGB antara siswa dengan mendapat metode TPS dan metode NHT.(4) perbandingan keaktifan siswa belajar kelas X TGB ditinjau dari penggunaan metode STAD dan metode TPS. (5) perbandingan keaktifan siswa belajar kelas X TGB ditinjau dari penggunaan metode STAD dan metode NHT. (6) perbandingan keaktifan siswa belajar kelas X TGB ditinjau dari penggunaan metode TPS dan metode NHT.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknik Gambar

Bangunan (TGB) di SMK Negeri 4 Sukoharjo. Sampel yang dipilih adalah kelas X TGB A, X TGB B, X TGB C dengan teknik pengambilan sampel purposive

sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Quasi Eksperimental Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan tes untuk data

kemampuan kognitif siswa dan lembar observasi untuk data keaktifan siswa. Analisis data mengunakan uji t dengan taraf signifikansi 0,05.

Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, thitung (2,54) > ttabel(1,6866), siswa

yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif metode STAD lebih baik daripada metode TPS. Kedua, thitung (1,023) > ttabel (1,6866), siswa yang dibelajarkan

dengan model pembelajaran kooperatif metode STAD sama baiknya dengan metode NHT. Ketiga, thitung (1,954) > ttabel (1,6866), siswa yang dibelajarkan dengan

model pembelajaran kooperatif metode NHT lebih baik daripada metode TPS.

Keempat, Keaktiafan STAD < Keaktiafan TPS, keaktifan model pembelajaran

kooperatif metode TPS lebih baik daripada metode STAD. Kelima, Keaktiafan STAD > Keaktiafan NHT, hal ini menunjukkan hahwa model pembelajaran kooperatif metode STAD lebih baik daripada metode NHT. Keenam, Keaktifan TPS

> Keaktiafan NHT, hal ini menunjukkan hahwa model pembelajaran kooperatif metode TPS lebih baik daripada metode NHT.

Kata kunci : student team achievement division (STAD), think pair share (TPS), dan numbered heads together (NHT), keaktifan, hasil belajar

(7)

commit to user

vii ABSTRACT

Danang Budi Prasetya. K1512013. Comparison of Cooperative Learning Model Student Team Achievement Division (STAD), Think Pair Share (TPS), And Numbered Heads Together (NHT) Toward Participation And Learning Outcomes of Architecture Engineering (AE) X class in SMK Negeri 4 Sukoharjo. Essay, Surakarta : Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Surakarta University, September 2016.

This study aimed to determine (1) comparison of learning outcomes of AE X class between students getting STAD and TPS methods. (2) Comparison of learning outcomes of AE X class between students getting STAD and NHT methods. (3) Comparison of learning outcomes of AE X class between students getting TPS and NHT methods. (4) Comparison of students participation in AE X class based on using of STAD and TPS methods. (5) Comparison of students participation in AE X class based on using of STAD and NHT methods. (6) Comparison of students participation in AE X class based on using of TPS and NHT methods.

Population on this study was all students of Architecture Engineering (AE) X class in SMK Negeri 4 Sukoharjo. The selected samples were AE A X, AE B X, and AE C X classes by using the sampling technique, purposive sampling. This study used an experimental method with Quasi Experimental Design. Sampling was done by using test to acquire data of students' cognitive abilities and observation sheets to get the data of students participation. Analysis data used t test with significance level of 0.05.

The results of the study were as follows. First, tarithmetic (2.54)> t table (1.6866),

students learned with cooperative learning model STAD method better than TPS method. Second, tarithmetic (1.023)> ttable (1.6866), students learned with cooperative

learning methods STAD method was as well as NHT method. Third, tarithmetic

(1.954) > ttable (1.6866), students learned with cooperative learning model NHT

method was better than TPS method. Fourth, participation of STAD > participation of TPS, participation of cooperative learning model STAD method is better than TPS method. Fifth, participation of STAD < participation of NHT, it shown that cooperative learning model STAD method is better than NHT method. Sixth, participation of NHT < participation of TPS, it shown that cooperative learning model TPS method is better than NHT method.

Keywords : student team achievement division (STAD), think pair share (TPS), dan numbered heads together (NHT), participation, Learning Outcomes

(8)

commit to user

viii MOTTO

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah dari hamba-hambanya hanyalah orang-orang yang berilmu.”

[Q.S. Fathir: 28]

“Tidak ada masalah yang tidak bisa terselesaikan, selama masih ada usaha untuk menyelesaikannya”

[ Penulis ]

“Sesulit apapun masalah yang engkau hadapi, hadapilah dengan berani bersama ridho Allah insya allah, insha allah hasil tidak akan menghianati usaha”

(9)

commit to user

ix

PERSEMBAHAN

Puji dan syukur selalu saya persembahkan kepada Allah 'Azza wa Jalla. Taburan cinta dan kasih sayang-Mu telah memberikanku kekuatan, membekaliku dengan ilmu. Atas karunia serta kemudahan yang Engkau berikan akhirnya skripsi yang sederhana ini dapat terselesaikan. Sholawat dan salam selalu terlimpahkan keharibaan Rasulallah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kupersembahkan karya sederhana ini kepada orang yang sangat kukasihi dan kusayangi karena Allah:

“Bapak, Ibu dan keluarga”

Skripsi yang sederhana ini kupersembahkan kepada bapak Sudjito, ibu Sumarni, Inggar Dwi Herlinawati dan keluarga besar mbah surono tercinta terima kasih untuk dukungannya. Tiada kata yang bisa menggantikan segala sayang, usaha, semangat, serta dukungan materi yang telah dicurahkan untuk penyelesaian skripsi ini.

“Sahabat terbaik saya Aulia Hapsari Juwita, Emas Desi Rahmawati dan Arif Sofarul Anwar yang selalu tak henti-hentinya memberikan dukungan hingga

terselesaikannya skripsi ini.”

“Keluarga Besar DEMA FKIP, BEM FKIP, IMAKIPSI, MAGOESTOS, Komunitas MP3 (Mahasiswa Pendidikan Pembaharu Produktif), HIMAPENSIL dan GENERASI ISLAMI” dari kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, penulis dapat

mengambil ilmu

“Teman-teman PTB Angkatan 2012 dan Almamater UNS yang Tercinta”

(10)

commit to user

x

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang memberi ilmu, inspirasi, dan kemuliaan. Atas kehendak-Nya peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD), THINK PAIR SHARE (TPS), DAN NUMBERED HEADS

TOGETHER (NHT) TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR

KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 4 SUKOHARJO”.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian dari persyaratan untuk mendapatkan gelar Sarjana pada Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Peneliti menyadari bahwa terselesaikannya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan, bimbingan, dan pengarahan dari berbagai pihak. Untuk itu, peneliti menyampaikan terima kasih kepada:

1. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Drs. Waluyo, M.Pd., selaku Pembimbing I, yang selalu memberikan motivasi dan bimbingan dalam penyusunan skripsi ini.

4. Anis Rahmawati, S.T., M.T., selaku Pembimbing II, yang selalu memberikan pengarahan dan bimbingan dalam penyusunan skripsi ini.

5. Kepala SMK Negeri 4 Sukoharjo, yang telah memberi kesempatan dan tempat guna pengambilan data dalam penelitian.

6. Ibnu Hambali, S.Pd., selaku Guru mata pelajaran Dasar Kopetensi Kejuruan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 4 Sukoharjo, yang telah memberi bimbingan dan bantuan dalam penelitian.

7. Para siswa SMK Negeri 4 Sukoharjo yang telah bersedia untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian ini.

8. Semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan skripsi ini yang tidak mungkin disebutkan satu persatu.

(11)

commit to user

xi

Peneliti menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan karena keterbatasan peneliti. Meskipun demikian, peneliti berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca dan pengembangan ilmu.

Surakarta, Oktober 2016

(12)

commit to user

xii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERN YATAAN KEASLIAN TULISAN ... ii

HALAMAN PENGAJUAN ... iii

HALAMAN PERSETUJUAN ... iv HALAMAN PENGESAHAN ... v ABSTRAK... vi ABSTRACT ... vii MOTO ... viii KATA PERSEMBAHAN ... ix

KATA PENGAN TAR ... x

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR TABEL... xv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 4

C. Pembatasan Masalah... 4

D. Rumusan Masalah ... 5

E. Tujuan Penelitian ... 6

F. Manfaat Penelitian ... 7

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS A. Kajian Pustaka ... 9

B. Kerangka Berfikir ... 25

C. Hipotesis Penelitian ... 27

BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian ... 29

B. Rancangan atau Desain Penelitian... 29

(13)

commit to user

xiii

D. Teknik Pengambilan Sampel... 31

E. Teknik Pengumpulan Data... 32

F. Validasi Instrumen Penelitian ... 33

G. Teknik Analisis Data ... 36

H. Prosedur Penelitian ... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data ... 49

B. Pengujian Persyaratan Analisis ... 70

C. Pengujian Hipotesis ... 72

D. Pembahasan Hasil Analisis Data ... 74

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Simpulan... 82

B. Implikasi ... 83

C. Saran ... 84

(14)

commit to user

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

Gambar 2.1 Pola Kerangka Berpikir ... 27

Gambar 3.1. Alur Prosedur Penelitian ... 48

Gambar 4.1 Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Pretest Siswa Pada Kelas X TGB A ... 51

Gambar 4.2. Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Pretest Siswa Pada Kelas X TGB B ... 52

Gambar 4.3. Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Pretest Siswa Pada Kelas X TGB C ... 53

Gambar 4.4. Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Pada Kelas X TGB A ... 55

Gambar 4.5. Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Pada Kelas X TGB B ... 56

Gambar 4.6. Histogram Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Pada Kelas X TGB C ... 57

Gambar 4.7. Histogram Hasil Observasi Siswa Pada Kelas X TGB A ... 60

Gambar 4.8. Histogram Hasil Observasi Siswa Pada Kelas X TGB B... 62

Gambar 4.9. Histogram Hasil Observasi Siswa Pada Kelas X TGB C ... 65

Gambar 4.10. Histogram Hasil Observasi Siswa Pada Kelas X TGB A,B dan C Sebelum penelitian ... 69

Gambar 4.11. Histogram Hasil Perbandingan Observasi Siswa Pada Kelas X TGB A,B daan C ... 70

Gambar 4.12. Histogram Hasil Perbandingan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas X TGB A,B daan C ... 75

Gambar 4.13. Histogram Hasil Perbandingan Kenaikan Keaktifan Siswa Pada Kelas X TGB ... 78

(15)

commit to user

xv

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman Tabel 2.1 Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 4

Sukoharjo Tahun Ajaran 2015/2016 ... 25

Tabel 3.1 Desain Penelitian... 30

Tabel 4.1 Deskripsi Data Pretest Kelas X TGB A... 50

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Hasil Pretest Siswa Pada Kelas X TGB A ... 50

Tabel 4.3. Deskripsi Data Pretest Kelas X TGB B ... 51

Tabel 4.4. Distribusi Frekuensi Hasil Pretest Siswa Pada Kelas X TGB B ... 51

Tabel 4.5. Deskripsi Data Pretest Kelas X TGB C ... 52

Tabel 4.6. Distribusi Frekuensi Hasil Pretest Siswa Pada Kelas X TGB C ... 53

Tabel 4.7. Deskripsi Data Posttest Kelas X TGB A ... 54

Tabel 4.8. Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Pada Kelas X TGB A ... 54

Tabel 4.9. Deskripsi Data Posttest Kelas X TGB B... 55

Tabel 4.10. Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Pada Kelas X TGB B ... 55

Tabel 4.11. Deskripsi Data Posttest Kelas X TGB C... 56

Tabel 4.12. Distribusi Frekuensi Hasil Posttest Siswa Pada Kelas X TGB C ... 57

Tabel 4.13. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Kelas X TGB A (Pertemuan ke-1) ... 58

Tabel 4.14. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Kelas X TGB A (Pertemuan ke-2) ... 59

Tabel 4.15. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Kelas X TGB B (Pertemuan ke-1) ... 60

Tabel 4.16. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Kelas X TGB B (Pertemuan ke-2) ... 61

Tabel 4.17. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Kelas X TGB C (Pertemuan ke-1) ... 63

Tabel 4.18. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Kelas X TGB C (Pertemuan ke-2) ... 64

Tabel 4.19. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran Expliced Instraction Kelas X TGB A ... 65

(16)

commit to user

xvi

Tabel 4.20. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran

Expliced Instraction Kelas X TGB B ... 66 Tabel 4.21. Persentase Aspek Tiap Indikator Penerapan Model Pembelajaran

Expliced Instraction Kelas X TGB C ... 67 Tabel 4. 22. Perbandingan Hasil Observasi Pembelajaran Kooperatif ... 69 Tabel 4. 22. Ringkasan Hasil Uji Statistik dan Uji Tabel Uji Normalitas Data.... 71 Tabel 4.23 Hasil Uji Homogenitas ... 71 Tabel 4.24. Uji Hipotesis... 73 Tabel 4.5. Ringkasan Hasil selisih Hasil Belajar ... 74

(17)

commit to user

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

Lampiran 1. Silabus ...87

Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas X TGB A ... 91

Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas X TGB B ... 107

Lampiran 4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas X TGB C ... 122

Lampiran 5. Materi pembelajaran ... 138

Lampiran 6. K isi-kisi Pilihan Ganda... 144

Lampiran 7. K isi-kisi Observasi Keaktifan Siswa Metode STAD... 145

Lampiran 8. K isi-kisi Observasi Keaktifan Siswa Metode TPS ... 152

Lampiran 9. K isi-kisi Observasi Keaktifan Siswa Metode NHT... 158

Lampiran 10. Kisi-kisi Observasi Keaktifan Model Explicit Instruction ... 164

Lampiran 11. Soal Pilihan Ganda Pertemuan 1 ... 169

Lampiran 12. Soal Pilihan Ganda Pertemuan 2 ... 175

Lampiran 13. Lembar Jawab ... 181

Lampiran 14. Kunci Jawaban ... 182

Lampiran 15. Analisis butir Soal pertemuan 1 ... 183

Lampiran 16. Analisis butir Soal pertemuan 2 ... 185

Lampiran 17. uji Reliabilitas Pertemuan 1... 187

Lampiran 18. uji Reliabilitas Pertemuan 2... 188

Lampiran 19. Analisis Daya Beda Soal Pertemuan 1 ... 189

Lampiran 20. Analisis Daya Beda Soal Pertemuan 2 ... 190

Lampiran 21. Analisis Tingkat Kesukaran Butiran Soal Pertemuan 1 ... 191

Lampiran 22. Analisis Tingkat Kesukaran Butiran Soal Pertemuan 2 ... 192

Lampiran 23. Perhitungan Data Instrumen Penelitian ... 193

Lampiran 24. Hasil Observasi Keaktifan Metode STAD Pertemuan 1 ... 206

Lampiran 25. Hasil Observasi Keaktifan Metode STAD Pertemuan 2 ... 208

Lampiran 26. Hasil Observasi Keaktifan Metode TPS Pertemuan 1 ... 210

Lampiran 27. Hasil Observasi Keaktifan Metode TPS Pertemuan 2 ... 212

Lampiran 28. Hasil Observasi Keaktifan Metode NHT Pertemuan 1 ... 214

Lampiran 29. Hasil Observasi Keaktifan Metode NHT Pertemuan 2 ... 216 Lampiran 30. Hasil Observasi Keaktifan Model Explicit Instruction X TGB A 218

(18)

commit to user

xviii

Lampiran 31. Hasil Observasi Keaktifan Model Explicit Instruction X TGB B 220 Lampiran 32. Hasil Observasi Keaktifan Model Explicit Instruction X TGB C 222

Lampiran 33. Perbandingan Hasil Keaktifan ... 224

Lampiran 34. Perhitungan Prasyarat Analisis ... 225

Lampiran 35. Pengujian Hipotesis ... 247

Gambar

Tabel  4.20. Persentase  Aspek Tiap  Indikator  Penerapan  Model Pembelajaran

Referensi

Dokumen terkait

The Process of teaching literary translation: a case study at a state university in bandung Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Dalam Penulisan Ilmiah ini penulis ingin mengetahui seberapa pentingnya metode transportasi untuk proses pengalokasian pupuk pada CV. untuk memudahkan penyusunan dalam penulisan

[r]

Simpulan penelitian ini adalah melalui modifikasi media peluru plastik dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru gaya ortodoks pada siswa kelas VII B SMP N 1

memengaruhi dan membentuk individu e-lifestyle Valentine and Powers (2013) Generation Y Value and Lifestyle Segments Segmentasi Generasi Y One way anova Sampel :

yang kuat antara praktik pasien dengan waktu pelayanan diloket

Harga tersebut merefleksikan variasi dalam permintaan dan biaya secara geografis, kebutuhan segmen pasar, waktu pembelian, tingkat pemesanan, frekuensi pengiriman, garansi,

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa telah mengembangkan program