Telaah Yuridis Sukuk Sebagai Instrumen Investasi Syariah
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada tanggal 7 Mei 2008 Pemerintah telah mensahkan Undang-Undang No.19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/SUKUK), ini adalah merupakan surat berharga Negara
Populasi dalam penelitian ini adalah investor Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).Penelitian ini menggunakan teknik convenience dengan ukuran sampel berkisar 30-500
Surat Berharga Syariah Negara Ritel (Sukuk Ritel) adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset
Surat berharga Syariah (sukuk) merupakan instrumen pasar modal yang berpotensi untuk dikembangkan baik sebagai alternatif investasi maupun pembiayaan, khususnya untuk
Surat Berharga Syariah Negara dengan cara bookbuilding di Pasar Perdana Dalam Negeri, adalah kegiatan penjualan SBSN kepada Pihak melalui Agen Penjual, dimana
Mata Uang Rupiah, Surat Berharga Syariah Negara ( SBSN) / Sukuk Negara Ritel Staf penjual yang berwenang dari PermataBank harus menjelaskan dokumen ringkasan produk
Berkaitan dengan hal tersebut, maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana pengaturan SBSN/SUKUK berdasarkan Undang-Undang No.19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah
Mata Uang Rupiah, Surat Berharga Syariah Negara ( SBSN) / Sukuk Negara Ritel Staf penjual yang berwenang dari PermataBank harus menjelaskan dokumen ringkasan produk