2 ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk modal sosial pedagang kuliner dalam memajukan usahanya. Selain itu peneliti juga ingin mengetahui bentuk peluang yang diperoleh dan tantangan yang dihadapi pedagang dalam usaha kulinernya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuliatitif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, kuesioner serta dokumentasi dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 13 orang yang terdiri dari pedagang kuliner, karyawan dari pedagang kuliner, masyarakat, petugas setempat dan pemerintah setempat. Serta 25 konsumen informan dengan menggunakan kuesioner, sebagai bentuk pendukung data yang telah diperoleh sebelumnya.
Hasil dari penelitian ini, yaitu Modal sosial yang terbentuk pada pedagang kuliner hanya terlihat pada karyawan, pemasok dan konsumen. Hubungan-hubungan ini menyangkut kepercayaan, jaringan, nilai dan norma yang saling memberikan keuntungan. Namun hubungan modal sosial pedagang kuliner tidak begitu telihat dengan sesama pedagang, masyarakat, petugas, pemerintah setempat. Peluang yang diperoleh memberikan keutungan terhadap pedagang kuliner sendiri. Sedangkan tantangan yang dihadapi, yakni kurangnya kreasiativitas dan inovasi pedagang kuliner, dan hubungan yang kurang harmonis dengan masyarakat, petugas dan pemerintah setempat, menimbulkan kerugian bagi pedagang kuliner sendiri dan kemajuan dari wisata kuliner.