• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Distribusi  Usia  Mahasiswi  Program  Studi  Pendidikan  Dokter  FK  Universitas  Udayana  Angkatan  2012,  2013,  2014  pada  Tahun  2015  (n=279)
Tabel  4.  Distribusi  Kejadian  Dismenorea  Primer  pada  Mahasiswi  Program  Studi  Pendidikan  Dokter  FK  Universitas  Udayana  Angkatan  2012,  2013,  2014 pada Tahun 2015 (n=279)
Tabel  6.  Hasil  Tabulasi  Silang  antara  IMT  dengan  Dismenorea  Primer  pada  Mahasiswi  Program  Studi  Pendidikan  Dokter  FK  Universitas  Udayana  Angkatan  2012,  2013,  2014  pada  Tahun  2015  (n=279)

Referensi

Dokumen terkait

Didapatkan 107 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana memiliki IMT pada kategori overweight dominan sebanyak 27 responden (25,2%),

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 107 responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang berusia 18-23 tahun didapatkan 2 orang (1,87%) dengan kategori

Kesimpulannya ada hubungan antara IMT dengan kejadian dismenorea primer pada remaja.Diharapkan pada remaja lebih memiliki perhatian lebih terhadap IMT atau status gizi serta

Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian ini, menunjukan bahwa dari 14 responden dengan berat badan kurang, mayoritas memiliki lama siklus menstruasi normal,

Derajat nyeri (dysmenorrhea) responden mengeluh nyeri sebanyak 63 responden (59,4%) dan didapatkan hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan dysmenorrhea pada

Hal ini berarti bahwa ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian premenstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo.. Hubungan

Pada penelitian ini didapatkan 2 dari 3 subjek yang menggunakan kombinasi OAINS saat dismenorea mengalami dispepsia dan pada uji statistik didapatkan bahwa tidak

Angka kejadian dismenorea yang tinggi dan stres sebagai faktor risiko dismenorea yang dapat terjadi pada mahasiswa kedokteran mendasari penulis melakukan penelitian