29
METODOLOGI
3.1. Analisis Perusahaan 3.1.1. Profil Perusahaan
PT. Indofood Asahi Sukses Beverage merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang minuman non-alkohol. Perusahaan ini merupakan ekspansi usaha oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur TBK (“ICBP”) bekerja sama dengan Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte.Ltd. (“ASAHI”).
Dalam kegiatan bisnisnya PT. Indofood Asahi Sukses Beverage menggunakan jaringan komputer dalam kegiatan bisnisnya sehari – hari. Dimana jaringan ini berguna untuk menghubungkan antara perusahaan dengan induk perusahaan. Selain itu perusahaan menjalankan sistem SAP. Dimana perangkat mainframe milik perusahaan berada di Plaza Senayan, Sehingga perusahaan yang berada di The City Tower / ICBC Tower Sudirman memerlukan jaringan agar dapat terhubung dengan sistem yang berada di Plaza Senayan.
Selain itu sebagai perusahaan yang cukup besar, maka perusahaan ini juga memerlukan jaringan komputer yang banyak digunakan oleh karyawan untuk mengirimkan e-mail dengan rekan bisnisnya, baik dari dalam perusahaan atau pihak luar, atau melakukan browsing internet untuk mendukung pekerjaannya.
3.1.2. Visi Misi Perusahaan
PT. Indofood Asahi Sukses Beverage memiliki visi dan misi, yaitu : VISI
1. We aim to be a trusted and leading beverage company in Indonesia (kami bertujuan untuk menjadi perusahaan minuman terpercaya dan terkemuka di Indonesia).
MISI
1. To contribute towards creating a good health and wellness of the consumers
(untuk berkontribusi untuk menciptakan kesehatan yang baik dan kesejahteraan konsumen)
2. To continuously provide new value to the customers (untuk terus memberikan nilai baru kepada konsumen)
3. To continuously improve stakeholders values in sustainable manner, without compromising for future needs by focusing on economic,social and environmental foot prints
(untuk terus meningkatkan nilai stakeholders secara berkelanjutan, tanpa mengorbankan untuk kebutuhan masa depan dengan berfokus pada ekonomi, social dan lingkungan)
4. To continuously introduce meaningful innovation by adopting latest process andtechnology
(untuk terus memperkenalkan inovasi yang bermakna dengan mengadaptasi proses dan teknologi terkini)
Our Value is :
a. We give a top priority to quality and consumer satisfaction
(kami memberikan prioritas utama kepada kualitas dan kepuasan konsumen)
b. We always respect others
(kami selalu menghargai yang lain)
c. We create synergy and harmony with stakeholder
(Kami menciptakan sinergi dan harmoni dengan stakeholder / pemangku kepentingan)
d. We value creativity and technology
(kami menghargai kreatifitas dan teknologi)
3.1.3. Struktur Organisasi
Kerjasama dalam suatu perusahaan mutlak diperlukan untuk memajukan suatu perusahan. Agar sesama anggota dapat mengetahui dengan jelas dan benar tugasnya masing – masing, maka diperlukan
struktur organisasi yang baik dan jelas. Berikut ini adalah struktur organisasi PT. Indofood Asahi Sukses Beverage:
Gambar 3.1 Struktur Organisasi PT. Indofood Asahi Sukses Beverage
Berikut ini adalah tugas dan tanggung jawab divisi IT dalam perusahaan:
a.Mencari vendor IT untuk penyediaan perangkat IT pada perusahaan.
b. Membantu user dalam penggunaan IT di dalam perusahaan. c.Melakukan maintainance terhadap software dan hardware
yang digunakan di dalam perusahaan.
e.Mendesain rancangan database yang dibutuhkan di dalam pengerjaan proyek.
f.Melakukan pemasangan jaringan, client-server serta pemeliharaannya.
Berikut ini adalah Wewenang divisi IT dalam perusahaan:
a.Menentukan penggunaan software dan hardware yang akan digunakan di dalam perusahaan.
3.2. Sistem Berjalan
3.2.1. Struktur Jaringan yang Sedang Berjalan
Sistem jaringan yang sedang berjalan di perusahaan PT. Indofood Asahi Sukses Beverage adalah seperti pada gambar berikut ini:
Gambar 3.2 Topologi Jaringan Berjalan di PT. Indofood Asahi Sukses Beverage
Pada PT. Indofood Asahi Sukses Beverage saat ini keseluruhan jaringannya menggunakan teknologi LAN kecuali jaringan antara router PT. Indofood Asahi Sukses Beverage dengan induk usahanya yaitu PT.Indofood CBP. PT.Indofood Asahi Sukses Beverage dengan perusahaan induknya berada di dua tempat yang berbeda. Sehingga agar perusahaan dapat terhubung dengan perusahaan induknya menggunakan layanan internet dari telkom yang tersedia di kedua pengelola gedung.
Router ICBP-Asahi terhubung dengan 1 switch utama yang terhubung dengan server dan dengan 5 switch yang terhubung dengan host. Host yang ada berujumlah 100 host yang digunakan oleh berbagai macam divisi.
Router yang digunakan menggunakan Router CISCO series 2900 dan switch manageable yaitu CISCO Catalyst 2960 24-Port. Di dalam jaringan LAN yang berjalan masih terkoneksi dengan cara plug and play.
3.2.2. Spesifikasi Perangkat Host yang Digunakan
Perangkat komputer yang digunakan pada perusahaan adalah PC Desktop Veriton X2611 Small Form Factor + LCD 18.5 yang dimana spesifikasinya sebagai berikut :
Tabel 3.1 Tabel Spesifikasi komputer yang digunakan
Specification Description
Operating system Genuine Windows 7 Professional Processor Intel® Core™ I-3 2130 (3M cache,
3.40 GHz)
Chipset Intel® H61 express Chipset System memory 2 GB DDR3 1066 MHz SDRAM
Hard drive 500GB Serial ATA
Optical Drive DVD None
Graphics Intel® integrated graphic solution featuring : -Intel®HD Graphics - Intel®Dynamic Video Memory Technology (Intel®DVMT) support – Microsoft® DirectX® 10 support Audio Embedded high-definition audio with
5.1 – Channel surround sound support
Speaker Internal Speaker
Networking Gigabit ethernet
Modem None
I/O Ports Front : – Four usb 2.0 Ports – High-Definition headphone and microphone Jacks back : -six usb 2.0 ports- PS/2 keyboard and mouse ports- ethernet (RJ-45) port- three audio ports- VGA port- DVI-D port – serial port – parallel port
Dimensions 101.5 (W) x 396.84 (D) x 266.5 (H) mm (with bezel)
Power Supply 220 watt
Special Keys & Control Acer USB keyboard and mouse Warranty 3 (three) years spare part and labour
Perangkat laptop yang digunakan pada perusahaan adalah notebook Toshiba C840-2003 dengan spesifikasi sebagai berikut :
Tabel 3.2 Tabel Spesifikasi Laptop yang digunakan
Specification Description
Processor Intel® Core™ I3 – 2370M processor (2.4GHz, 3M Cache)
Chipset Mobile Intel® 7 Series Express Chipset System Memmory 2048 MB DDR3 1333 MHz SDRAM
expandable to 16348MB
Monitor 14.0” WXGA HD Clear SuperView LED Backlight TFT display (16:9), Resolution 1.366 x 768
Graphics Intel® HD Graphics 4000
Hard Drive 500 GB (SATA) with shock absorbers Optical Drive DVD SuperMulti Double Layer Drive
(DVD RW)
Networking Bluetooth v4.0, integrated
802.11b/g/n, 10/100/1000 Mbps LAN Video Device Built-in web camera
I/O Expansion 2x usb 2.0, 1x usb 3.0, RGB, HDMI, Multi-Card Reader (Supports SD, SDHC, SDXC, Memory Stick®, Memory Stick Pro®, miniSD through adaptor, microSD through adaptor Battery 6 – cell lithium ion
Weight Starting from : 2.12 kg
Color Color : matt graphite
Warranty 3 year carry-in Local Limited Warranty (part & labor), 1- year (baterry carry-in)
Operating System Genuine windows® 7 professional Special keys & control Logitech Mouse USB
3.3. Analisis Masalah
3.3.1. Identifikasi Masalah dan Analisis Kebutuhan User
Jaringan pada PT. Indofood Asahi Sukses Beverage merupakan salah satu bagian penting bagi user di perusahaan dalam melakukan pekerjaannya sehari – hari. Dimana apabila terjadinya koneksi jaringan yang lambat, bahkan putusnya koneksi dapat mengurangi produktifitas pekerjaan karyawan dan perusahaannya.
Setelah mengamati sistem jaringan yang sedang berjalan di perusahaan PT. Indofood Asahi Sukses Beverage. Permasalahan yang dapat dilihat dalam jaringan perusahaan yang sedang berjalan ini yaitu :
1. Pada saat lalu lintas dalam jaringan padat, congestion sering terjadi pada jaringan PT. Indofood Asahi Sukses Beverage. Hal ini menyebabkan lambatnya pertukaran data antara host dan server, bahkan terkadang pengiriman data menjadi gagal diakibatkan hilangnya data saat pengiriman. Kendala tersebut terjadi karena banyaknya paket broadcast yang tidak terkontrol selama pertukaran data.
2. Dilihat dari topologi yang sedang berjalan pada PT. Indofood Asahi Sukses Beverage dimana semua host dikelompokkan dalam satu subnet atau satu segment, hal ini membuat keamanan jaringan dalam perusahaan menjadi kurang. Dengan kondisi seperti demikian, serangan-serangan dari dalam jaringan akan dapat dengan mudah terjadi.
3.3.2. Alternatif Usulan Pemecahan Masalah
Untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi pada PT. Indofood Asahi Sukses Beverage seperti yang telah dijelaskan, maka penulis menemukan beberapa alternatif solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut, antara lain :
1. Teknologi VLAN yang menggunakan inter-VLAN routing dengan One-Router-Inteface-per-VLAN dan VTP sebagai protokolnya.
2. Teknologi VLAN yang menggunakan inter-VLAN routing dengan Multilayer Switch dan VTP sebagai protokolnya. 3. Teknologi VLAN yang menggunakan inter-VLAN routing
dengan Router-on-a-stick dan VTP sebagai protokolnya.
3.3.3. Usulan Pemecahan Masalah
Untuk mengatasi masalah yang ada pada jaringan yang sedang berjalan, maka perlu dibuat suatu rancangan jaringan dengan sistem segmentasi yang lebih baik, karena broadcast domain pada jaringan dapat lebih terkontrol sehingga tidak membebani jaringan. Dengan segmentasi yang baik, maka pembatasan hak akses untuk setiap divisi dapat dilakukan lebih mudah. Keamanan untuk serangan dari dalam dapat lebih terkendali.
Virtual LAN atau biasa disebut VLAN merupakan teknologi dalam jaringan yang dapat melakukan segmentasi jaringan sehingga dapat memperkecil broadcast domain untuk mencegah paket di-broadcast secara percuma dan proses menghubungkan lalu lintas jaringan dari suatu VLAN ke VLAN lainnya disebut inter-VLAN routing. Virtual Trunking Protocol (VTP) merupakan protokol yang digunakan dalam optimalisasi karena pembuatan VLAN dapat dilakukan dengan hanya melakukan konfigurasi pada salah satu switch, sedangkan switch lainnya akan secara otomatis membuat VLAN yang sama.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, alternatif VLAN dengan One-router-interface-per-VLAN untuk inter-VLAN routing kurang efektif karena metode ini menggunakan 1 interface fisik pada router untuk dihubungkan pada 1 interface fisik pada switch. Dan setiap satu interface fisik pada switch ditetapkan sebagai satu static VLAN. Sehingga memerlukan banyak port di dalam router yang membuat dibutuhkannya tambahan modul untuk penerapannya dan memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Inter-VLAN routing yang dilakukan dengan menggunakan Layer 3 Switch atau biasa disebut dengan Multilayer Switch tidak dipilih sebagai alternatif solusi terbaik karena keterbatasan perangkat dalam
perusahaan. Dikarenakan harga Multilayer Switch yang tinggi dan untuk menekan biaya dalam pengembangan jaringan perusahaan, maka akan lebih baik jika memanfaatkan perangkat jaringan yang dimiliki saat ini dibandingkan membeli perangkat jaringan yang baru.
Alternatif solusi yang tersisa adalah rancangan Router-on-a-stick dalam proses inter-VLAN routing. Penulis memilih solusi ini sebagai solusi yang terbaik saat ini dikarenakan perusahaan memiliki semua perangkat yang dibutuhkan untuk menggunakan solusi ini. Perancangan inter-VLAN routing dengan menggunakan Router-on-a-stick memiliki beberapa unggulan dibandingkan solusi inter-VLAN yang lain, antara lain :
1. Konfigurasi yang dilakukan relatif mudah, karena menggunakan subinterface. Subinterface memungkinkan 1 interface fisik mempunyai beberapa virtual interface. Jadi, dalam router-on-a-stick, konfigurasi pada 1 interface router sudah dapat menjalankan inter-VLAN routing.
2. Menggunakan router-on-a-stick membuat troubleshoot atau proses pemecahan masalah dalam jaringan menjadi lebih mudah jika terdapat VLAN yang berhenti meneruskan lalu-lintas ke VLAN lain, karena pemeriksaan paling utama hanya perlu dilakukan pada subinterface yang kemungkinan besar penyebab utama kesalahan.
3. Menggunakan Router-on-a-stick akan menekan biaya yang dikeluarkan dibandingkan dengan membeli perangkat jaringan sebuah multi layer switch yang dapat bekerja pada layer 3.