• Tidak ada hasil yang ditemukan

makalah petunjuk evolusi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "makalah petunjuk evolusi"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

A.

A. LaLatatar Br Belelakakanangg Evol

Evolusi usi merupmerupakan akan bangbangunan unan ilmu ilmu terbesaterbesar, r, dan dan perkemperkembanganbangannyanya sangat luas. Meliputi pokok bahasan yang beragam dan terdapat bagian-bagian sangat luas. Meliputi pokok bahasan yang beragam dan terdapat bagian-bagian yang agak ditakutkan. Para ahli biologi evolusi sekarang meneliti evolusi dari yang agak ditakutkan. Para ahli biologi evolusi sekarang meneliti evolusi dari  berbagai

 berbagai disiplin disiplin ilmu, ilmu, seperti seperti genetika genetika molekuler, morfologi molekuler, morfologi dan dan embriologi.embriologi. Mereka juga bekerja dengan peralatan yang beragam seperti dengan larutan Mereka juga bekerja dengan peralatan yang beragam seperti dengan larutan kimia di

kimia di dalam tabung reaksi, tingkadalam tabung reaksi, tingkah laku h laku hewan di hewan di hutan rimbahutan rimba, , fosil yangfosil yang dikoleksi dari daerah-daerah purbakala dan batu-batu karang atau dikoleksi dari daerah-daerah purbakala dan batu-batu karang atau gunung-gunung batu.

gunung batu.

Idea yang mudah dimengerti dan sederhana dari evolusi adalah seleksi Idea yang mudah dimengerti dan sederhana dari evolusi adalah seleksi al

alam am ((natunatural ral selectiselectionon, , kakarerena na dadapapat t didiujuji i se!se!arara a ililmimiah ah dadalam lam sesemumuaa lin

lingkugkungangan. n. IdeIdea a selseleksi eksi alam alam ini ini memeruprupakaakan n ideidea a yayang ng mammampu pu ditditerierimama semua ilmu, dan

semua ilmu, dan hanyhanya a teori ini teori ini yang diklaim bisa yang diklaim bisa mempmempersatukersatukan an pendpendapat- apat- pendapat berbeda

 pendapat berbeda dalam biologi. dalam biologi. "engan teori "engan teori ini berbagai ini berbagai temuan fakta temuan fakta yangyang ada di hutan hujan tropik, perubahan dan ma!am-ma!am warna yang terdapat ada di hutan hujan tropik, perubahan dan ma!am-ma!am warna yang terdapat di kebun botani, serta sekawanan hewan yang sementara bermain di daerah di kebun botani, serta sekawanan hewan yang sementara bermain di daerah  peternakan, dapat dijel

 peternakan, dapat dijelaskan. #easkan. #eori ini ori ini juga dapat digunakan untuk memahamijuga dapat digunakan untuk memahami asal

asal mumula la kehkehiduidupan pan melmelalualui i kimkimia-bia-bumi umi (( geochemistry dan proporsi gas geochemistry dan proporsi gas yang ada di atmosfer. $ebagaimana dinyatakan oleh

yang ada di atmosfer. $ebagaimana dinyatakan oleh Theodosius DobzhanskyTheodosius Dobzhansky seorang ahli evolusi di abad dua puluh, bahwa% &

seorang ahli evolusi di abad dua puluh, bahwa% &nothing in biology makesnothing in biology makes  sense expect in the light of evolution”

 sense expect in the light of evolution”.. Evolusi

Evolusiartinya perubahan-perubahan dalam bentuk dan tingkah lakuartinya perubahan-perubahan dalam bentuk dan tingkah laku organisme antara generasi ke generasi. 'entuk-bentuk organisme, pada semua organisme antara generasi ke generasi. 'entuk-bentuk organisme, pada semua level dari rantai

level dari rantai ") sampai bentuk morfologi yang makroskopik dan tingkah") sampai bentuk morfologi yang makroskopik dan tingkah lak

laku u sossosial ial yayang ng termtermodiodifikfikasi asi dardari i nennenek ek moymoyang ang selaselama ma proproses ses evoevoluslusi.i. Mesk

Meskipuipun n demdemikiikian, an, tidtidak ak semsemua ua perperubaubahan han dapdapat at diddidefenefenisikisikan an sebsebagaagaii evolusi.

evolusi. #

#eoeori-tri-teoreori i ilmilmiah iah terbterbaru aru serisering ng menmendordorong ong banbanyayak k konkontrotroverversi.si. *on

*ontrotroverversi si ini ini memmempunpunyai yai penpengargaruh uh berbermanmanfaat faat padpada a kemkemajuaajuan n ilmilmiahiah,, karenanya para ilmuan dengan pandangan-pandangan yang berbeda bekerja karenanya para ilmuan dengan pandangan-pandangan yang berbeda bekerja se!ara intensif untuk menemukan bukti-bukti yang dapat mendukung se!ara intensif untuk menemukan bukti-bukti yang dapat mendukung

idea-+ +

(2)

idea mereka. #eori evolusi organik dan teori seleksi alam (natural selection "arwin melandasi setiap aktivitas mereka. $ebagai ilmuan, mereka berusaha men!ari data-data yang dapat mendukung ataupun dapat membuktikan bahwa teori-teori terdahulu itu mungkin saja tidak benar. 'ukti-bukti ilmiah tertentu yang lebih dari + tahun terakhir mendukung pemikiran "arwin, dan merupakan bagian-bagian khusus dari ilmu biologi antara lain% (+ bukti  biogeografi, ( bukti paleontologi, ( bukti anatomi perbandingan, (/ bukti  perbandingan embriologi, dan (0 bukti molekuler. Penjelasan dari masing-masing bukti tersebut akan dikemukakan lebih lanjut. 'eberapa prinsip yang digunakan "arwin yang dianggap dapat memberikan petunjuk adanya evolusi antara lain adanya variasi di antara individu-individu dalam satu keturunan, adanya pengaruh penyebaran geografi, ditemukannya fosil-fosil diberbagai lapisan batuan bumi yang menunjukkan adanya perubahan se!ara berangsur-angsur, adanya homologi antara organ system pada makhluk hidup, adanya data sebagai hasil studi mengenai komparatif perkembangan embrio.

B. u!usan "asalah

"alam penyusunan makalah ini, masalah dirumuskan sebagai berikut% +. 'agaimanakah petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari biogeografi1 . 'agaimanakah petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari paleontologi1

. 'agaimanakah petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari anatomi  perbandingan1

/. 'agaimanakah petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari perbandingan embriologi1

0. 'agaimanakah petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari molekuler1

#. Tu$uan Penyusunan "akalah

Penyusunan makalah ini bertujuan untuk%

+. 2ntuk menjelaskan tentang petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari  biogeografi.

. 2ntuk menjelaskan tentang petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari  paleontologi.

. 2ntuk menjelaskan tentang petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari anatomi perbandingan.

/. 2ntuk menjelaskan tentang petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari  perbandingan embriologi.

(3)

0. 2ntuk menjelaskan tentang petunjuk dan bukti evolusi ditinjau dari molekuler.

D. "an%aat Penyusunan "akalah

Penyusunan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut.

+. Memperluas pengetahuan dan wawasan tentang petunjuk dan bukti adanya evolusi.

. $ebagai bahan pertimbangan untuk menyamakan persepsi tentang petunjuk dan  bukti adanya evolusi.

(4)

BAB II PE"BAHA&AN

A. Petun$uk dan Bukti Evolusi ditin$au dari Biogeogra%i

 Biogeografi adalah mempelajari distribusi geografi dari tanaman dan hewan. "engan mempelajari biogeografi kita dapat menjelaskan mengapa spesies-spesies berdistribusi, dan apa bentuk distribusi yang diperlihatkan mengenai habitat dan daerah asal mula mereka. "ari perjalanan "arwin mengelilingi dunia dengan 3.M.$.  Beagle, ia menemukan bahwa spesies tanaman dan hewan umumnya tidak berdistribusi jauh dari habitat yang  potensial. $tudi-studi mengenai biogeografi sejak "arwin dibuktikan  berulang-ulang oleh para ilmuan.

*esimpulan mendasar dari studi biogeografis memperlihatkan bahwa suatu spesies baru mun!ul pada satu tempat dan kemudian menyebar menuju keluar dari titik atau tempat asal. 'eberapa spesies kemudian menjadi lebih luas distribusinya, tetapi mereka tidak dapat melewati barier-barier alami yang terpisah daerah biogeografis yang besar. 4leh karena itu, meskipun lingkungan hidup sesungguhnya identik pada daerah biogeografis berbeda,  jarang ditempati oleh spesies yang sama. 'uktinya, setiap daerah geografi  besar di dunia (lihat gambar .+ mempunyai karakteristik kelompok tanaman dan hewan. $ebagai !ontoh, di )ustralia sema!am kanguru (marsupial  mempunyai kantong yang berperan sebagai tempat menyusui dan melindugi anaknya, pada daerah biogeografi yang lain kanguru (marsupial  hampir tidak  ditemukan. $elanjutnya, !atatan fosil setiap daerah menampilkan suatu garis evolusioner kejadian-kejadian biologis yang terpisah dari semua daerah-daerah lain. "engan setiap garis evolusioner, banyak fosil-fosil yang telah ditemukan dapat dibentuk atau disusun suatu spesies yang pernah hidup pada daerah tertentu.

'ukti-bukti observasi atau pengamatan memperkuat konsep bahwa seleksi alam berlaku, oleh kekuatan besar dari lingkungan sehingga mun!ul spesies baru yang hanya dapat hidup beradaptasi atau dapat menyesuaikan diri dengan kondisi topografinya maupun kondisi iklim disekelilingnya. $ebagai

(5)

 buktinya, apa yang dilihat "arwin ketika menemuakan bahwa spesies pada  pulau tertentu terhalang untuk berhubungan dengan spesies pada pulau-pulau dekat, dan bahwa spesies sepulau umumnya berhubungan dengan speseis terdekat yang hidup sedaratan. $ebaliknya, tidak ada bukti yang mendukung keberadaan sekelompok “island species” (spesies yang hanya ada pada pulau tertentu dengan karakteristik tertentu ditemukan dalam habitat-habitat pulau lain kemanapun kita mengelilingi dunia.

Pada tingkatan yang lebih spesifik, biogeografi menunjukkan banyak   bukti-bukti menyolok yang mengarah pada kejadian evolusi konvergen

(convergent evolution. 4rganisme-organisme pada kenyataannya mempunyai  biogeografi berbeda-beda, meskipun diturunkan dari keturunan nenek moyang yang sangat berbeda, memiliki kesamaan proses adaptasi pada habitat-habitat khusus. $ebagai !ontoh, tanaman kaktus (famili Cactaceae ditemukan di gurun pasir sebelah tenggara )merika 2tara, dan di gunung pasir )ndes, tetapi tidak ada dimanapun di tempat lain. "i samping itu habitat-habitat kering dan tandus di )frika ditempati oleh sekelompok tanaman dari famili  Euphorbiaceae. 5ontoh-!ontoh ini memperjelas teori kekuatan seleksi alam dimana terbentuk !iri-!iri atau bentuk-bentuk yang sangat sama oleh karena adaptasi pada lingkungan yang sama (lihat 6ambar .+.

0 'a!bar (.). "aerah-daerah biogeografi besar (mayor di dunia. "aerah biogeografi berbeda umumnya menunjukkan tanaman dan hewan berbeda. 7arna hitam pekat menunjukan beberapa barier alami (gurun pasir, gunung tinggi, dll memisahkan setiap daerah. 'arier-barier tersebut antara lain% (+ 6urun pasir )rabia dan $ahara8 ( Pegunungan yang sangat tinggi, termasuk gunung 3imalaya dan gunung an 9ing8 ( 9aut dalam diantara  pulau-pulau di Malay )r!hipelago (diperkenalkan oleh ).:. 7alla!e dan menulis mengenai barier ini8 dan lebih

dikenal dengan sebutan garis 7alla!e8 (/ #ransisi di antara dataran tinggi di sebelah selatan Me;i!o dan dataran tropis di )merika #engah. ($umber % <ohnson 9.6, +=>? % ?/0

(6)

9ebih jauh dijelaskan, dua tempat yang memiliki iklim yang sama  belum tentu keadaan flora dan faunanya sama, bahkan mungkin berbeda sama sekali. $ebagai !ontoh kepulauan 6alapagos dan kepulauan 5ape @erde mempunyai iklim yang sama tetapi flora dan faunanya berbeda. Alora dan fauna di kepulauan 6alapagos hampir sama dengan flora dan fauna yang terdapat di )merika $elatan.

"ihasilkannya + spesies burung Ain!h di kepulauan 6alapagos disebabkan oleh adanya penyebaran geografi. 'urung yang berasal dari )merika $elatan yang bermigrasi ke kepulauan 6alapagos ini menemukan lingkungan baru yang berbeda dengan lingkungan asalnya sehingga terbentuk  varian-varian yang sesuai dengan lingkungan yang baru dan terus  berkembang.

5ara penyebaran ini ada  ma!am yaitu penyebaran aktif dan  penyebaran pasif. Penyebaran aktif ialah penyebaran yang didorong oleh fa!tor-faktor dari dalam diri inidividu itu sendiri, misalnya perpindahan  populasi burung dari suatu tempat ke tempat lain untuk men!ari makanan8 sedangkan penyebaran pasif ialah penyebaran yang disebabkan oleh fa!tor-faktor lain, misalnya penyebaran buah kelapa oleh air. "alam melakukan  penyebaran itu banyak rintangan yang tidak dapat diterobos atau dilalui. <ika dapat diterobos lingkungan yang baru itu tidak memenuhi persyaratan bagi hidupnya, oleh karena itu baik penyebaran aktif maupun penyebaran pasif  tidak selalu berakibat perluasan daerah.

B. Petun$uk dan Bukti Evolusi ditin$au dari Paleontologi

Informasi mengenai sejarah kehidupan di bumi, terdapat dalam !atatan fosil, koleksi bekas-bekas peninggalan bentuk-bentuk kehidupan yang telah punah. Ilmu yang mempelajari tentang fosil dan !atatan-!atatan fosil disebut *aleontologi.

). Pe!bentukan %osil

Aosil merupakan makhluk hidup atau sebagian dari makhluk hidup yang tertimbun oleh tanah, pasir, lumpur dan akhirnya membatu.

(7)

kadang hanya berupa bekas-bekas organisme. Pada umumnya fosil yang telah ditemukan terdapat dalam keadaan tidak utuh, yaitu hanya merupakan suatu bagian atau beberapa bagian tubuh makhluk hidup, (7idodo,dkk. %+0. Aosil-fosil dapat ditemukan berbagai ma!am lapisan bumi, sehingga penentuan umumnya didasarkan atas umur lapisan yang mengandung fosil-fosil itu. 2mumnya fosil yang terdapat di lapisan yang paling dalam, mempunyai umur yang lebih tua sedangkan umur fosil yang ditemukan pada lapisan yang lebih atas mempunyai umur yang lebih mudah. "engan membandingkan fosil-fosil yang ditemukan diberbagai lapisan bumi yaitu mulai dari sederetan fosil-fosil yang telah ditemukan dalam lapisan batuan bumi dari yang tua sampai ke yang muda. Menunjukkan ada perubahan yang terjadi se!ara berangsur-angsur, maka dapat disimpulkan bahwa fosil merupakan petunjuk adanya evolusi.

"ari semua organisme hidup, hanya sangat sedikit yang menjadi fosil, dan kebanyakan yang mengalami kehan!uran karena melewati  berbagai proses geologis. $ebagian besar organisme yang mati dimakan oleh binatang pemakan bangkai atau mengalami dekomposisi oleh bakteri dan jamur dekomposer. #ulang-tulang yang tersisa segera tereduksi dari debu oleh aksi dari air, sinar matahari dan angin. 4rganisme-organisme yang terlindung sehingga dapat menjadi !atatan fosil biasanya terkubur  dibawah sendimen segera setelah mereka mati. *etika organisme-organisme terkubur, mereka tidak mendapat oksigen dari luar sehingga  proses dekompisisi menjadi terhalang. 3al kebanyakan atau sering sekali

terjadi di bawah laut, dan sedikit sekali terjadi di daerah dataran tinggi yang kering. 3al ini yang menyebabkan lebih banyak organisme akuatik  atau yang hidup dekat laut menjadi fosil, dibandingkan dengan organisme yang hidup di daratan.

2mumnya, untuk menjadi fosil, suatu organisme harus memiliki  bagian-bagian tubuh yang kuat, sebagai !ontoh jaringan pelindung pada tanaman, !angkang ( shell  eksternal pada molluska, atau internal skeleton  pada vertebrata. <aringan tubuh yang lunak jarang dapat survive apabila

(8)

terkubur dalam sendimen, dan organisme yang tidak memiliki bagian- bagian tubuh yang kuat jarang ter!atat sebagai fosil.

Aosilisasi dapat terjadi dalam satu atau beberapa !ara. $alah satu di antaranya yaitu proses !ineralisasi, yaitu proses sirkulasi air di dalam sendimen di sekeliling organisme yang telah mati kemudian se!ara  perlahan-lahan melarutkan kalsium yang terdapat pada !angkang ( shell  atau tulang dan meninggalkan bekas lapisan mineral pada tempat tersebut. Material sisa atau bekas yang merupakan tiruan (replica dari organisme yang mengalami mineralisasi tersebut tersimpan lama dalam sendimen karang.

Aosilisasi juga terjadi ketika !angkang atau tulang yang lengkap tertanam di dalam lapisan sendimen di bawah permukaan air, kemudian meninggalkan bekas bentukan atau !etakan dari organisme tersebut. 'entukan atau !etakan tersebut merupakan fosil permukaan tubuh tiruan yang baik. $alah satu !ontoh bentukan atau !etakan yang terbentuk  menjadi fosil dapat dilihat pada (6ambar ..

'entuk fosil yang lain misalnya jejak kaki atau bekas kulit yang terbentuk pada lumpur basah kemudian akhirnya mengeras menjadi batuan karang lunak.

> 'a!bar (.(. Evolusi *onvergen (a famili Euphorbiaceae dan (b familiCactaceae. #anaman-tanaman ini diturunkan dari nenek moyang yang berbeda, memiliki proses adaptasi yang sangat sama untuk hidup pada lingkungan yang sangat kering. Mereka mempunyai batang yang basah yang dapat menyimpan air, daunnya mengalami reduksi, dan berbentuk seperti jarum. Ilustrasi ini menunjukan kekuatan seleksi alam ( natural   selection dalam mengatur pembentukan adaptasi pada lingkungan-lingkungan spesifik. ($umber % <ohnson

(9)

(. #ontoh #atatan +osil yang Lengka* ,Bukti Evolusi Pada -uda

Evolusi pada kuda merupakan suatu !ontoh klasik evolusi morfologi, yang sejarahnya ditelusuri dari !atatan fosilnya sejak Caman Eosin ( Eocene di )merika 2tara dan sedikit dari Eropa dan )sia. Aosil kuda termasuk !ukup lengkap, karena kuda hidup berkelompok dalam  jumlah yang !ukup besar, sehingga meninggalkan sejumlah besar fosil dari

Caman ke Caman.

*erabat kuda tertua adalah dari famili Paleotheriidae  (misalnya Tetraclaenodon dan  Phenacodus. amun demikian, pada umumnya golongan hewan ini juga diduga sebagai nenek moyang dari hewan  Perissodactyl  lainnya dan jarang sekali dikaitkan dalam diskusi mengenai

evolusi kuda.

Aosil kuda primitif ditemukan dalam jumlah besar yaitu yang diperkirakan hidup pada era Eosin ( Eocene di Eropa dan )merika 2tara.  amun pada !atatan fosil yang ditemukan menunjukkan bahwa pada era  berikutnya kuda di Eropa sangat jarang dan diduga punah pada era tersebut. <adi dapat disimpulkan bahwa evolusi kuda pada dasarnya terjadi di )merika 2tara, ke!uali Palaeotherium yang hanya terdapat di Eropa.

=

'a!bar (./ Aosil Trilobite dari 2tah tengah. Trilobite telah punah jutaan tahun dan hanya diketahui melalui !atatan fosil, tetapi jumlah spesiesnya sangat banyak sekali sebagaimana  banyaknya individu yang ditemukan. Meskipun !atatan fosilnya tidak lengkap, jumlah fosil Trilobite yang telah diidentifikasi mendekati /. spesies, beberapa masih dalam tahap  pertumbuhan juvenil. ($umber % <ohnson 9.6, +=>? % ?/>

(10)

Aosil-fosil kuda yang berumur lebih muda kadang-kadang ditemukan juga di daratan Eropa. 3al ini menunjukan bahwa keluarga kuda tidak   berevolusi di Eropa, tetapi pernah bermigrasi ke Eropa, sekitar lima kali di

masa lampau.

Aosil kuda tertua yang dikenal yakni Hyracotherium (Eohippus. 3ewan ini berukuran sebesar kan!il atau anjing dan tingginya hanya sekitar  !m. "iperkirakan kuda primitif ini memakan semak belukar  apabila ditinjau dari struktur giginya. 6iginya yang berjumlah  pasang dengan gigi geraham yang hanya terspesialisasi sedikit untuk menggiling makanan. *aki depannya terdiri dari empat jari dan satu rudimen, sedangkan kaki belakangnya mempunyai tiga jari dan dua jari rudimen.

(a (b

+ 'a!bar (.0(a 'entuk gigi dan kaki serta jari kaki yang mengalami evolusi. (b Per!abangan proses evolusi kuda. ($umber% 5ampbell, +==/.

(11)

9ebih jelasnya pada evolusi kuda terjadi perubahan sebagai berikut%

a Pertambahan dalam ukuran. 2kuran tubuh kuda bertambah mulai dari sebesar kan!il menjadi sebesar kuda akutual sekarang.

 b Pemanjangan kaki depan dan belakang. *aki kuda yang relatif  sebanding dengan tubuhnya seperti proporsi tubuh ku!ing atau anjing. ! :eduksi jari-jari lateral dan pembesaran jari tengah. Mula-mula jari

kaki berjumlah D buah, kemudian tereduksi menjadi satu jari saja.

d Punggung menjadi lurus dan datar. Punggung yang miring melekuk  dengan bagian dada lebih tinggi menjadi datar.

e 6igi seri melebar. 6igi seri yang semula serupa gigi mamalia lainnya menjadi lebar dan pipih untuk menggigit rumput.

f 6igi premolar berubah bentuk menjadi molar. 6igi geraham melebar  semua menggantikan fungsi menguyah menjadi menggiling.

g Pemanjangan dari tengkorak. #engkorak memanjang untuk  memperoleh bentuk kepala yang lebih ideal untuk menambah ke!epatan berlari.

h Pertambahan mahktota gigi dengan pertumbuhan bagian email. $esuai dengan fungsi dan jenis makanannya !ara menggiling makanan mengakibatkan mahkota gigi aus. 2ntuk menanggulangi kerusakan gigi, maka bagian mahkota gigi !ukup tebal untuk mengakomodasi keausan sampai kudanya berusia 0 tahun.

i @olume otak bertambah besar dan juga bertambah kompleks.  j :ahang bertambah lebar untuk mengakomodasi perubahan gigi.

$elanjutnya, urutan terjadinya evolusi kuda hingga menjadi kuda aktual ( Euus diperkirakan melalui tahapan sebagai berikut% Eohippus borselia

Orohippus Epihippus Mesohippus bairdi  Meiohippus Parahippus Merychippus paniensis

 Pliohippus Equus. $elain itu, dikenal pula garis keturunan nenek  moyang kuda yang lain, misalnya%  !rchaentherium "!rchaeohippus# ⇐   Palaeotherium ⇐   !nchitherium ⇐   Hypohippus osborni ⇐   Hipparion

occidentale ⇐  Hippidium, namun jenis-jenis ini tidak ikut berperan dalam

(12)

evolusi yang menghasilkan Euus  kuda aktual (lihat 6ambar ./a dan ./b.

Mengapa terjadi perubahan evolusi pada kuda dalam hal ukuran dan jumlah jari kaki1 )lasan utamanya adalah karena tempat hidup kuda sangat menunjang untuk terjadinya proses evolusi yang begitu lengkap. Misalnya, kuda primitif hidup di hutan. 9ingkungan yang demikian ini memungkinkan  Eohippus yang ukurannya tubuhnya ke!il dapat menyelinap di antara semak belukar. "emikian pula bentuk atau pola giginya yang sesuai untuk menggigit semak belukar dan bukan rumput, di samping kaki dengan beberapa jari ikut membantu dalam mengais dan menggali akar-akar yang lunak.

Pada masa berikutnya, terjadi suatu perubahan pada permukaan  bumi. 3utan menjadi berkurang dan timbulah padang rumput yang luas. "engan demikian, makanan yang !o!ok untuk kuda sebelumnya hanya men!ukupi untuk menghidupi sejumlah ke!il kuda, sedangkan padang rumput merupakan suatu biotop baru dengan relung yang masing kosong. *emudian generasi kuda berikutnya ini memanfaatkan relung tersebut. 2ntuk dapat beradaptasi dengan baik, terjadi evolusi pada kaki yaitu menjadi lebih panjang, jumlah jari yang lebih sedikit yang !o!ok untuk  kehidupan di padang rumput. 3al ini sangat berbeda dengan keadaan di lantai hutan yang penuh tertutupi oleh akar dan ranting. "engan  berkurangnya jari, postur tubuh dan tengkorak menjadi lebih ideal sehingga mereka dapat berlari-lari dengan lebih mudah dan lebih !epat. 'entuk tubuh seperti ini memungkinkan mereka dapat menghindari diri dari predator se!ara lebih efektif.

"emikian pula ukuran tubuh yang lebih besar se!ara tidak  langsung menolong mereka dari pemangsa (predator yang berukuran tubuh lebih ke!il. <ika ukuran tubuh kuda tetap sebesar kan!il atau anjing, maka predator dengan mudah dapat memangsa mereka yang berjumlah sangat banyak dan hidupnya berkelompok-kelompok. 6igi yang sebelumnya !o!ok untuk merebut semak belukar, tidak diperlukan lagi. $ebaliknya, kini diperlukan suatu gigi yang lebih lebar dan mahkota

(13)

emailnya !ukup tebal untuk menggigit dan mengunyah rumput. 6igi tersebut sesuai untuk mengunyah rumput karena mengan-dung kadar  silikat yang tinggi.

#. Petun$uk dan Bukti Evolusi ditin$au dari Anato!i Perbandingan

Pendekatan untuk menginterpretasi bukti-bukti paleontologi adalah

anato!i *erbandingan. Para ahli anatomi perbandingan men!oba menemukan persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan antara struktur  dasar ( fundamental structure organisme hidup. Mereka mempelajari bentuk- bentuk struktur dasar setiap kelompok organisme. $ebagai !ontoh, semua hewan vertebrata memiliki struktur dasar yang sama, yakni% suatu kerangka utama penyanggah tengkorak dan tulang belakang8 tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru, tertan!ap pada tulang belakang8 sepasang organ tambahan8 dan sistem peredaran darah, pernafasan atau respirasi,  pen!ernaan, pengeluaran yang sama.

Para ahli anatomi membandingkan !iri-!iri anatomi hewan masa kini, tetapi studi perbandingan anatomi kerangka lebih penting bagi para  paleontologi karena bukti-bukti fosil anatomi yang tersusun hampir semua

adalah metrial rangka.

+

'a!bar (.1 $truktur 3omologi pada beberapa vertebrata. $emua tetrapod moderen mempunyai  pentada!tyl dasar (lima digit struktur lengannya. Misalnya, forelimb pada burung, manusia, ikan paus, dan kelelawar, semuanya mempunyai struktur dasar yang sama, tetapi mempunyai fungsi yang berbeda. ($umber% :idley, +==B % 0/.

(14)

*esamaan dasar dalam struktur yang diturunkan dari nenek  moyang yang umum disebut struktur homolog . 9ebih jelasnya, homologi adalah struktur dasar sama yang diturunkan se!ara genetik dari nenek  moyang yang umum tetapi kemudian memiliki fungsi yang berbeda. $uatu !ontoh homologi yang baik adalah tulang lengan depan vertebrata (6ambar .0. $emua vertebrata seperti burung, ikan paus, dan manusia mempunyai struktur dasar tulang lengan depan yang sama kemudian melewati proses perubahan (evolusi dari nenek moyang yang umum, kemudian menampilkan fungsi yang berbeda.

3omologi adalah alatorgan tubuh yang asal filogenetik serta struktur dalamnya pada dasarnya sama, namun fungsinya dapat berlainan, misalnya sirip ikan paus fungsinya untuk berenang diperairan sehingga organ ini menyesuaikan dengan tempat hidupnya di air, homolog dengan kaki depan anjing atau kuda yang fungsinya untuk berjalan. $ayap burung fungsinya untuk terbang, sedangkan tangan manusia untuk memegang. *arena arah evolusinya berbeda-beda, maka terjadilah perubahan adaptif  yang berbeda-beda pada organ sehingga fungsi organ tersebut menjadi  berbeda. 3omologi alat-alat tubuh pada berbagai mahluk hidup ini

merupakan petunjuk tentang adanya evolusi.

*onsep lain dari anatomi perbandingan yaitu analogi. )nalogi adalah menunjukkan fungsi yang sama, tetapi mempunyai struktur dasar  yang berbeda. Misalnya sayap burung dengan sayap serangga mempunyai fungsi yang sama tetapi struktur dasarnya berbeda. 'urung mempunyai kerangka tulang sayap sedangkan serangga mempunyai sayap yang tersusun dari lapisan kitin yang keras, tetapi keduanya berfungsi untuk  terbang (6ambar .0.

)natomi perbandingan yang juga diidentifikasi yakni  struktur  vestigial . $truktur vestigial adalah struktur-struktur tertentu yang tidak   berkembang terus pada beberapa organsime, tetapi dalam perkembangan

selanjutnya berfungsi lain. $truktur vestigial termasuk rudimentasi, sayap  pada mutan vestigial ( $rosophila melanogaster  kekurangan penglihatan

(15)

 pada hewan-hewan penghuni gua, gigi geraham manusia, tulang ekor pada manusia (pada mamalia yang lain ekornya tumbuh memanjang.

D. Petun$uk dan Bukti Evolusi ditin$au dari E!briologi Perbandingan

*alau ditinjau dari perkembangan embrio pada hewan multiseluler, akan dijumpai kenyataan bahwa perkembangan mulai dari Cigot menunjukan  bentuk yang hampir sama. Misalnya perkembangan pada blastula, grastrula,

namun dalam perkembangan selanjut-nya berbeda satu dengan yang lain sehingga bentuk dewasanya menjadi sangat berbeda. 5ontohnya perbedaan antara ikan, salamander, kura-kura, ayam, babi, sapi, kelin!i dan mansuia sungguh sangat berbeda, namun semua dimulai dari blastula dan grastrula serta embrio yang hampir sama.

Mengenai perkembangan embrio *arl von 'aer, menyatakan bahwa% (a sifat-sifat umum mun!ul paling awal kemudian diikuti sifat-sifat khusus8 (b perkembangan dimulai dari yang umum sekali, kemudian kurang umum, dan akhirnya ke sifat-sifat yang khusus8 (! hewan yang satu memisah se!ara  progresif dari hewan yang lain8 (d dalam perkem-bangannya hewan-hewan multiseluler bentuk embrionya sama, tetapi kemudian pada saat dewasa  bentuknya menjadi berbeda-beda. 6ambar .? berikut ini, menunjukan  perkembangan yang dinyatakan oleh *arl von 'aer tersebut, walaupun

gambar ini tidak dimulai dari tahap blastula dan grastrula.

+0

'a!bar (.2 $truktur )nalog. (a $ayap burung mempunyai kerangka yang kuat8 (b sayap serangga yang hanya tersusun oleh lapisan kitin. $truktur analog mempunyai fungsi yang sama tetapi struktur dasarnya berbeda. ($umber% <ohnson 9.6, +=>? % ?0B.

(16)

3ubungan perkembangan embrio dengan evolusi dinyatakan oleh Ernst 3ae!kel, bahwa ontogeny adalah phylogeny yang dipersingkat. 4ntogeni adalah seluruh perja-lanan perkembangan dan sejarah hidup suatu individu. Phylogeny adalah sejarah kekerabatan dalam proses evolusi. Ia menyebutnya sebagai teori rekapitulasi atau teori biogenetik.

E. Petun$uk dan Bukti Evolusi ditin$au dari "olekuler

"i samping kesamaan yang ditemukan pada struktur-struktur anatomi,  para ahli biokimia juga menemukan banyak kesamaan pada tingkatan molekuler. *enyataannya semua organsime hidup memiliki materi genetik 

+B

'a!bar (.3 Embriologi perbandingan dari ikan, salamander, kura-kura, ayam, babi, sapi, kelin!i dan manusia.

(17)

(") yang hampir sama, mengunakan kode-kode genetik yang sama, dan memiliki molekul berenergi tinggi ()#P.

$ebagai materi genetik, ") berfungsi mulai dari perkembangan awal setiap organisme. $ejak diketahui bahwa transfer sifat-sifat keturunan dan kontrol genetik melalui "), memberi kemajuan yang efektif dan efisien, dan terjadi perubahan dimana seleksi alam tidak banyak lagi disukai, tetapi  beralih ke mekanisme hereditas.

*esamaan struktur protein menjadi perhatian khusus para ilmuan dalam mem-pelajari evolusi. Para ahli biokimiawi menemukan urutan asam amino dari molekul protein. "ari informasi ini, gen-gen dapat disusun karena diketahui bahwa asam amino dalam protein, berhubungan dengan nukleotida-nukleotida yang terdapat dalam molekul "). 3al ini memungkinkan studi genetik dilakukan untuk mengkaji proses evolusi.

Penelitian-penelitian di bidang molekuler sangat menunjang  perkembangan pengetahuan evolusi. *ajian-kajian evolusi dewasa ini lebih  banyak ditinjau dari segi biokimiawi, genetika, dan molekuler.

(18)

BAB III PENUTUP

A. -esi!*ulan

+. 'iogeografis memperlihatkan bahwa suatu spesies baru mun!ul pada satu tempat dan kemudian menyebar menuju keluar dari titik atau tempat asal. . Informasi mengenai sejarah kehidupan di bumi, terdapat dalam !atatan

fosil, koleksi bekas-bekas peninggalan bentuk-bentuk kehidupan yang telah punah. Ilmu yang mempelajari tentang fosil dan !atatan-!atatan fosil disebut paleontologi

. Pendekatan untuk menginterpretasi bukti-bukti paleontologi adalah anatomi perbandingan. Para ahli anatomi perbandingan men!oba menemukan persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan antara struktur dasar ( fundamental structure organisme hidup. *esamaan dasar  dalam struktur yang diturunkan dari nenek moyang yang umum disebut struktur homolog.

/. Perkembangan embrio pada hewan multiseluler, akan dijumpai kenyataan  bahwa perkembangan mulai dari Cigot menunjukan bentuk yang hampir 

sama. "imana hubungan perkembangan embrio dengan evolusi, yaitu ontogeny adalah phylogeny yang dipersingkat.

0. $emua organsime hidup memiliki materi genetik (") yang hampir  sama, mengunakan kode-kode genetik yang sama, dan memiliki molekul  berenergi tinggi ()#P dan ") berfungsi mulai dari perkembangan awal

setiap organisme B. &aran

+. Mengetahui peninggalan-peninggalan sejarah sehingga memudahakan kita menghubungkan dengan materi evolusi, bagaiamana perkembangan- perkembangan evolusi di bumi ini

. )gar kita sebagai manusia mampu menjaga peninggalan-peninggalan sejarah

(19)

DA+TA PU&TA-A

5ampbellFs. Biology, rd Ed. #he 'enjamin5ummings Publishing 5ompany,In!.

"arwin 5harles,The %rigin of &pecies. ew Gork% )venel 'odes. +=?=.

7idodo. 9estari, 2mi. )min. Mohamad. .  Panduan  Bela'ar   Evolusi. "irektorat <enderal pendidikan #inggi.

Gusuf, frida maryati. B,  Bahan  !'ar (ata )uliah Evolusi. <urusan 'iologi Aakultas Matematika dan IP). 2nversitas negeri gorontalo

Gambar

gambar ini tidak dimulai dari tahap blastula dan grastrula.

Referensi

Dokumen terkait

terakumulasi di organ tubuh ikan badukang (Arius caelatus dan Arius maculatus) hingga ke tulang sirip keras melalui sirkulasi darah merah. Sebagian logam berat di air terserap

terakumulasi di organ tubuh ikan badukang (Arius caelatus dan Arius maculatus) hingga ke tulang sirip keras melalui sirkulasi darah merah. Sebagian logam berat di air terserap

Meristik adalah ciri yang berkaitan dengan jumlah bagian tubuh ikan, misalnya jumlah sisik pada garis rusuk, jumlah jari-jari keras dan lemah pada sirip punggung